Google search engine
Beranda blog Halaman 207

Ditlantas Polda Jabar Olah TKP Kecelakaan Mobil Dinas Bupati Kuningan

0
Petugas dari Ditlantas Polda Jabar saat melakukan olah TKP kejadian kecelakaan lalu lintas di Kuningan, Selasa (4/4/2023)

KUNINGAN (Aswajanews.id) – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan mobil dinas Bupati Kuningan untuk mengetahui secara rinci peristiwa yang mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia.

“Kami melakukan olah TKP, tujuannya agar mendapatkan gambaran yang jelas dan rinci terkait kejadian kecelakaan tersebut,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar Ajun Komisaris Besar Polisi Lalu Wira Sutriana di Kuningan, Selasa (4/4/2023).

Menurutnya, olah TKP digelar dengan melakukan reka ulang menggunakan mobil Traffic Accident Analysis yang ditempatkan tepat di lokasi kecelakaan mobil dinas Bupati Kuningan.

Wira melanjutkan alat tersebut melakukan scanning digital dengan hasil yang keluar berupa animasi, namun hasil analisisnya baru bisa diketahui dalam waktu satu pekan.

“Kami belum dapat menyimpulkan karena masih dalam lidik, paling ceoat dalam waktu satu minggu sudah bisa melihat hasilnya,” tuturnya.

Kecelakaan yang melibatkan mobil dinas Bupati Kuningan Acep Purnama terjadi pada Senin (3/4) sekitar pukul 13.30 WIB yang diduga karena sopir mobil dinas mengantuk. Satlantas Polres Kuningan menetapkan spor berinisial UK (49) sebagai tersangka karena kelalaiannya saat berkendara hingga mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Tersangka sudah diamankan di Polres Kuningan untuk mempertanggungjawabkan kelalaiannya tersebut.

“Sopir pribadi bupati kami tetapkan sebagai tersangka karena kelalaiannya mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” kata Kasatlantas Polres Kuningan AKP Vino Lestari.

Vino menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan urine, tersangka UK dipastikan negatif dari narkoba maupun obat terlarang lainnya. *(Ant)

Bupati Kuningan Kecelakaan Maut, 3 Orang Tewas Sopir Amankan Diri ke Mapolres

0
Wajah Bupati Kuningan H Acep Purnama yang terlihat pucat setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan maut

KUNINGAN (Aswajanews.id) – Mobil dinas Toyota Hilux 4×4 berpelat E 8888 Y yang ditumpangi Bupati Kuningan H. Acep Purnama terlibat kecelakaan maut di Jalan RE Martadinata, Sindang Agung, Kuningan, Senin (3/4/2023) siang. Sebanyak tiga orang dilaporkan tewas akibat kecelakaan ini dan satu orang mengalami luka berat.

Udin Sarnudi (42 tahun), saksi mata yang melihat langsung kecelakaan saat terjadi sekira pukul 14.00 mengatakan, awalnya mobil yang membawa Acep Purnama melaju kencang dari arah Ciwaru-Luragung menuju Kota Kuningan.

Kemudian secara tiba-tiba, mobil tersebut oleng ke kanan dan langsung menabrak pengendara motor. Dia tidak tahu persis berapa jumlah pemotor yang tertabrak.

Usai kejadian, tambahnya, Bupati Kuningan Acep Purnama langsung turun dari mobil dinas tersebut dan menolong para korban.

Menurut Udin Sarnudin, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian, tiga korban meninggal dunia tersebut sudah dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

“Korbannya (yang meninggal dunia) ada tiga orang kalau tidak salah, sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Udin kepada awak media, Senin (3/4/2023) sore.

 “Tadi saya lihat sendiri ada pak Acepnya, sopirnya ada, terus kayaknya ada asistennya,” ujar dia.

Mobil dinas Bupati Kuningan terlibat kecelakaan maut di Jalan RE Martadinata, Sindang Agung, Kuningan

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden kecelakaan tersebut.

Terkait tidak adanya sopir saat itu, Kepala Bagian Forkopimda Kuningan, Deni Komara kepada wartawan memberikan tanggapan.

Ketiadaan sang sopir saat di lokasi kejadian, menurut Deni, adalah karena sopir langsung berlari menuju ke Mapolres Kuningan.

“Tadi sopir bukan kabur. Dia pergi ke Polres Kuningan,” kata Deni.

Selain itu, menurut Deni, kondisi sopir saat itu mengalami syok. Sebab usai kejadian, banyak warga yang langsung berdatangan hingga lokasi kejadian perkara dipenuhi kerumunan warga.

“Pas kejadian sopir merasa syok, massa langsung berkerumun menolong korban yang 3 orang yang ada di kolong mobil, sopir yang dalam keadaan syok mengamankan diri ke kantor polisi di antar oleh mobil BPBD yang tepat ada di belakang mobil pak bupati pas kejadian,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, petugas dari Dinas Perhubungan Kuningan, Satuan Polisi Pamong Praja Kuningan tampak sudah berada di lokasi kejadian. Mereka terlihat mengevakuasi kendaraan yang rusak setelah ditabrak dan mengatur arus lalu lintas yang sempat macet. (*)

Pejabat Negara dan ASN se-Indonesia Terikat Aturan Berikut, Wajib Tahu

0
Menurut Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB Nomor 13/2014, pejabat publik dilarang bergaya hidup mewah

Aksi sejumlah pejabat negara yang pamer gaya hidup mewah menjadi sorotan akhir-akhir ini. Bermula dari anak pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy Satrio, yang bergaya hidup mewah.

Sejumlah nama pejabat lain pun ikut terseret, seperti Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto hingga keluarga Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono. Padahal, menurut Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB nomor 13/2014, pejabat publik dilarang bergaya hidup mewah.

SE tersebut berisi tentang gerakan hidup sederhana bagi para pejabat publik untuk mewujudkan pemerintahan yang baik.

Ada lima langkah untuk mewujudkan hal tersebut, yakni:

  1. Membatasi jumlah undangan resepsi penyelenggaraan acara seperti pernikahan, tasyakuran dan acara sejenis lainnya maksimal 400 undangan dan membatasi jumlah peserta yang hadir tidak lebih dari 1.000 orang
  2. Tidak memperlihatkan kemewahan dan/atau sikap hidup yang berlebihan serta memperhatikan prinsip-prinsip kepatutan dan kepantasan sebagai rasa empati kepada masyarakat
  3. Tidak memberikan karangan bunga kepada atasan atau sesama pejabat pemerintahan
  4. Membatasi publikasi advertorial yang menggunakan biaya tinggi
  5. Meneruskan Surat Edaran ini kepada seluruh jajaran instansi di bawahnya sampai dengan unit organisasi terkecil untuk melaksanakan dan mematuhi ketentuan dalam Surat Edaran ini secara konsisten dan sungguh-sungguh.

Kemudian, ada pula kode etik yang mengatur tentang hidup sederhana bagi para ASN dan pejabat publik.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 tahun 2004 tentang Kode Etik PNS.

Dalam PP tersebut menyebutkan bahwa etika dalam bermasyarakat meliputi salah satunya adalah mewujudkan pola hidup sederhana.

Pasal 11 huruf h PP 42 Tahun 2004 juga menyatakan ASN harus berpenampilan sederhana, rapi, dan sopan.

Apabila melanggar, ASN akan menerima sanksi moral sanksi moral yang dibuat secara tertulis dan dinyatakan oleh pejabat pembina kepegawaian. Sanksi tersebut berupa pernyataan secara tertutup atau terbuka, dengan menyebutkan jenis pelanggaran kode etik yang dilakukan.

Selain itu, ASN yang melanggar kode etik juga bisa mendapatkan hukuman disiplin atau tindakan administratif sesuai peraturan perundang-undangan atas rekomendasi Majelis Kode Etik yang dibentuk pada setiap instansi dan ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian yang bersangkutan.

Sementara itu, para ASN termasuk PNS dan PPPK wajib melaporkan segala bentuk harta kekayaan yang dimiliki melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). *(Red)

Polisi Amankan Mobil Berisi Jutaan Butir Petasan Siap Dikirim ke Jakarta

0
Berbagai jenis petasan dibuat di Kabupaten Indramayu dan akan dikirim ke Jakarta Utara

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Unit Reskrim Polsek Lohbener jajaran Polres Indramayu Polda Jabar menyita jutaan butir petasan siap edar. Berbagai jenis petasan tersebut itu diketahui dibuat di Kabupaten Indramayu dan akan dikirim ke Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyimpan, menimbun bahan baku pembuatan petasan yang akibatnya dapat menimbulkan ledakan besar yang dapat merusak bangunan serta menghilangkan korban jiwa.

“Kami akan melakukan tindakan tegas dan razia jika tetap memperjual belikan atau mengedarkan petasan karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam beribadah,” ungkap Ibrahim Tompo.

Kapolres Indramayu Polda Jabar AKBP M Fahri Siregar mengatakan, pelakunya kini sudah diamankan, masing-masing berinisial DS (43) warga Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang dan MKDN (41) warga Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu.

Mereka menyelundupkan petasan dalam jumlah besar itu menggunakan kendaraan Pick Up Nopol E 8550 RB.

“Pelaku berikut barang bukti sudah kami amankan dan bawa ke Polsek Lohbener Polres Indramayu Polda Jabar untuk dilakukan proses hukum yang berlaku,” ujarnya Senin (3/4/2023).

Barang bukti petasan siap edar itu terdiri dari 100 bal petasan yang dibungkus kertas coklat. Isinya terdapat 1 juta butir petasan jenis korek, 9 ribu petasan jenis jarasan atau sawahan.

Selain itu, ada pula petasan jenis bola asap sebanyak 40 dus berisikan 7.200 butir, kupu-kupu 5 dus berisikan 21.000 butir. Adapun penangkapan pelaku, diceritakan Kompol Nurani berawal dari laporan warga.

Pada Sabtu (1/4/2023) sekitar pukul 17.00 WIB, piket siaga unit Reskrim Polsek Lohbener Polres Indramayu Polda Jabar mendapat laporan tersebut. Warga itu melaporkan ada kendaraan mencurigakan yang diduga habis memuat petasan dalam jumlah besar.

“Mendapat laporan tersebut kami pun saat itu langsung bergegas menuju lokasi yang dimaksud pelapor,” ujarnya.

“Berbekal informasi warga, akhirnya kami berhasil menemukan kendaraan pick up yang digunakan pelaku,” katanya.

Kendaraan itu langsung diberhentikan Polisi di Jalur Pantura Indramayu di Desa/Kecamatan Lohbener. Polisi pun lalu melakukan penggeledahan dan ditemukan jutaan butir petasan yang disembunyikan pelaku dibalik terpal biru.

“Mereka membawa barang bukti dengan cara menutupnya rapat dengan terpal biru,” jelas Kapolres. (Bid Humas)

Anas Bebas 10 April, Kornas Jari: Kami Akan Ketemu Melepas Rindu

0
Anas Urbaningrum, Mantan Ketua Umum Partai Demokrat tidak lama lagi akan menghirup udara segar

JAKARTA (Aswajanews.id) – Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tidak lama lagi akan menghirup udara segar, setelah menjalani masa hukuman di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Koordinator Nasional (Kornas) Jaringan Indonesia (Jari), Yayat Y. Biaro mengatakan, Anas Urbaningrum dijadwalkan akan bebas pada tanggal 10 April 2023.

“Bertepatan dengan 19 Ramadhan 1444 Hijriah, kawan-kawan Jari akan berjumpa melepas kerinduan dengan Anas Urbaningrum, kawan dan sahabat kita,” kata Yayat dalam keterangan tertulisnya, pada Minggu (2/4).

Ia mengatakan, rekan-rekan Jari bakal memecah rindu yang sudah dipendam lama karena selama ini terhalang ketidakadilan dan penjegalan politik dengan cara yang dzalim.

Yayat menambahkan, Kornas Jari terbentuk karena menyadari Anas telah menjadi korban kriminalisasi.

“Satu dekade lalu kami berhimpun dalam Jaringan Indonesia karena terpanggil oleh satu kesadaran, menemani Anas yang dihempaskan oleh tangan kotor kekuasaan, dikriminalisasi, dan dipenjarakan,” katanya.

Setelah bebas nanti, kata Yayat lagi, kalau takdir keadilan pasti akan datang menghampiri mantan anggota DPR RI tersebut.

“Bagai menapaki anak tangga dari takdir keadilan yang pasti akan datang. Hukum harus tegak bersama keadilan, bukan dengan mengabaikan keadilan,” katanya. (*)

Pererat Silaturahmi, GEA ITB 2010 Gelar Buka Puasa dan Tarawih Bersama

0

DEPOK (Aswajanews.id) – Alumni Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG) “GEA” Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2010 akan mengadakan buka puasa dan tarawih bersama pada hari Kamis (6/4/2023) di Pempek Winda, Kota Depok, Jawa Barat.

Ketua Organizing Committee, Aditya Setiabudi, mengatakan semua alumni GEA ITB 2010 diundang ke acara tersebut.

“Ya, semua diundang, 17 orang sudah konfirmasi hadir fisik,” ujar Adit saat dihubungi wartawan, Ahad (2/4/2023).

Acara yang dilaksanakan mulai pukul 17.00 WIB ini akan diawali kuliah tujuh menit (kultum) menjelang adzan Maghrib oleh Petranusa Sofihatma, business leader dan motivator.

“Menu takjil utamanya pempek Palembang aneka varian mulai kapal selam sampai lenggang. Selain itu ada juga aneka gorengan dan minuman segar,” jawab Adit ketika ditanya menu buka puasa.

Setelah selesai berbuka puasa dan menunaikan salat Maghrib, acara akan dilanjut dengan salat Isya dan tarawih bersama.

Sebagai upaya menjaring sebanyak mungkin alumni untuk hadir, acara ini dilakukan secara hybrid (offline dan online) melalui platform Zoom yang dapat diakses melalui pranala: https://bit.ly/bukberGEA2010.

One Way Mulai 18 April, Puncak Mudik 2023 Diperkirakan pada 19-21 April

0
Puncak arus mudik Lebaran atau Idulfitri 1444 H akan terjadi pada 19 - 21 April 2023

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pihak Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) memperkirakan puncak arus mudik Lebaran atau Idulfitri 1444 H akan terjadi pada 19 – 21 April 2023. Untuk itu POLRI akan menyiapkan strategi guna kelancaran arus lalu lintas pemudik pada ruas-ruas jalan utama, salah satunya dengan mmenggunakan sistem satu arah (one way).

“Kami pihak kepolisian akan memberlakukan sistem one way pada tanggal 18 April mulai dari KM 72 hingga KM 414 karena puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran,” kata Kepala Divisi Humas POLRI Irjen Pol. Sandi Nugroho di Jakarta, Minggu (2/4/2023) dikutip Antara.

Dijelaskan Sandi Nugroho, pihak POLRI bersama Kementerian Perhubungan dan pemangku kepentingan terkait seperti pengelola jalan tol telah melakukan survei situasi arus lalu lintas saat mudik dan arus balik Lebaran 2023. Sementara untuk arus balik dibagi dalam dua periode, yakni periode pertama tanggal 24 – 25 April 2023, dan, periode kedua dari tanggal 29 April sampai dengan 1 Mei 2023.

“Menghadapi arus balik nanti juga akan diberlakukan sistem one way, mulai dari KM 414 hingga KM 72,” kata dia melengkapi keterangannya.

Dipaparkan Sandi, pihak kepolisian sudah menentukan beberapa titik krusial yang berpotensi masalah saat terjadi lonjakan mudik Lebaran 2023, antara lain jalur tol Trans Jawa, jalur tol ke arah Jawa Tengah, di mana Tol Cipali menjadi titik krusial, baik arus mudik maupun arus balik.

Selanjutnya Sandi menyebutkan, di rest area Sumatera dan Jawa, dan untuk jalur Sumatera, ada di Indralaya-Palembang, sementara untuk rest area jalur Jawa berada di Tol Cipali.

“Sementara untuk di Pelabuhan Merak dari pengalaman tahun lalu, angkutan lebaran sempat terjadi kepadatan,” terang dia.

Disebutkan pula, titik krusial lainnya yang menjadi perhatian adalah jalur arteri di Jawa. Kemudian, jalur utama yang digunakan roda dua dan alternatif roda empat juga berpotensi terjadinya kepadatan. Terkait hal itu, memungkinkan terjadinya kecelakaan serta gangguan kamtibmas.

Sementara itu, untuk lokasi wisata pada saat Lebaran, juga diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung.

“Bila terjadinya kemacetan, kami akan mengurai kemacetan dengan melakukan rekayasa lalu-lintas yakni contraflow, oneway dan juga ganjil-genap,” jelas dia.

Terakhir disebutkan, guna kelancaran arus mudik dan arus balik pada Lebaran tahun 2023 ini, POLRI akan menggelar Operasi Ketupat 2023 dengan mengerahkan sebanyak 148.211 personil POLRI.

Kekuatan tersebut dengan melibatkan personel dari Mabes POLRI sebanyak 1.240 personil, Polda 91.153 personil dan instansi terkait sebanyak 55.818 personil. (*)

Peneliti Unpas : Dirut dan Dewas Paling Bertanggungjawab Soal Kasus Kredit Macet BPR KR

0
Acuviarta Kartabi, Peneliti Ekonomi Universitas Pasundan Bandung

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Angka kredit macet pada Bank Perkreditan Rakyat Karya Remaja (BPR KR) Indramayu tergolong sangat besar untuk bank setara BPR di tingkat Kabupaten. Jumlahnya bahkan disebut terbesar di Indonesia. Berdasarkan update terbaru, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan kredit macet di BPR KR Indramayu melampaui angka Rp230 miliar lebih.

Kasus kredit macet pada Bank Perkreditan Rakyat Karya Remaja (BPR KR) Indramayu menyita perhatian banyak pihak. Berbagai tanggapan dilayangkan, salah satunya dari peneliti ekonomi Universitas Pasundan, Bandung.

Peneliti ekonomi Universitas Pasundan, Bandung, Acuviarta Kartabi, mengaku terkejut dengan angka kredit macet yang sangat besar di BPR KR Indramayu.

Acuviarta mengatakan harus segera dilakukan pemulihan untuk melindungi likuiditas BPR KR agar kembali sehat. Dalam pandangannya, kasus kredit macet secara organisasi menjadi tanggung jawab penuh Direktur Utama (Dirut) dan Dewan Pengawas (Dewas).

Dirut sebagai pengendali, dianggap lalai. Sementara Dewas sebagai orang yang ditugasi mengawasi juga memiliki andil dalam pengawasan melekat karena kecolongan.

“Dirut dan Dewas harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi di BPR KR Indramayu. Apalagi uangnya tidak sedikit,” tegas Acuviarta, Jum’at (31/3/2023).

Sebelumnya, OJK Kantor Cirebon mengungkap terjadinya kredit macet di BPR KR Indramayu. Jumlahnya sangat fantastis.

Kredit macet tersebut berdampak buruk bagi bank serta berimbas panjang bagi nasabah penyimpan. Dan sejatinya, kredit macet terjadi akibat adanya dugaan permainan kotor oknum Direksi BPR KR dengan debitur nakal.

Gurita kredit macet yang mendera BPR KR bahkan ditengarai terjadi sejak lama, jauh sebelum Nina Agustina menjadi Bupati Indramayu. Terungkap dalam pemeriksaan, modus yang digunakan para pengemplang duit nasabah itu bermacam-macam. (Tim Publikasi Diskominfo Indramayu)

Tiga Nama Disebut Menjadi Biang Kerok Kredit Macet di BPR KR Indramayu

0
Update terbaru OJK menyatakan, angka kredit macet melampaui angka Rp230 miliar

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Kemelut kredit macet yang mendera Bank Perkreditan Rakyat Karya Remaja (BPR KR) Kabupaten Indramayu memang menyita perhatian. Hal ini dikarenakan jumlah kredit macet jumlahnya fantastis untuk ukuran BPR tingkat kabupaten.

Angka kredit macet BPR KR Indramayu awalnya hanya Rp29 miliar pada 2021. Angka ini melonjak tajam menjadi Rp141 miliar di tahun 2022. Namun update terbaru OJK menyatakan, angka kredit macet melampaui angka Rp230 miliar. Fantastis.

Angka kredit macet di BPR KR Indramayu bahkan disebut-sebut terbesar di Indonesia. Kasus yang terjadi di BPR setingkat kabupaten di daerah lain angkanya jauh di bawah angka kredit macet di BPR KR Indramayu.

Angka sebesar itu merupakan perhitungan akhir jumlah uang yang dikemplang debitur nakal. Dampaknya, uang milik nasabah penyimpan tak bisa diambil karena kas BPR KR Indramayu mengendap dalam kasus kredit macet.

Direktur Operasional BPR KR Indramayu, Bambang Supena menyatakan, terjadinya kredit mecat sebesar Rp230 miliar dikarenakan adanya permainan dari beberapa oknum. Ada tiga orang yang disebut sebagai biang kerok tersebut.

Dua nama disebut sebagai mantan direksi dan satu nama disebut staf bagian kredit. Mereka adalah mantan Direktur Utama (Dirut) berinisial S, telah ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dan mantan Direktur Operasional berinisial MAA, sudah tak lagi menjabat. Sementara seorang lainnya adalah mantan staf bagian kredit berinisial VA.

Ketiga nama yang disebut Bambang diduga menjadi otak dari kasus kredit macet tersebut. Mereka, jelas Bambang, bersekongkol membuat skenario pencairan kredit untuk debitur yang kini masuk dalam kelompok penunggak angsuran. Skenario yang dibuat berupa akal-akalan, memanipulasi agunan dan pemohon kredit.

“Mereka yang tahu persis bagaimana alur kredit bisa cair tanpa mekanisme yang benar. Semua akal-akalan ketiga orang yang saya sebut tadi. Jadi mereka lah yang harus bertanggung jawab terhadap timbulnya kredit macet,” jelas Bambang. (Tim Publikasi Diskominfo Indramayu)

Ops Cempaka Krakatau2023, Polres Metro Amankan 11 Kasus Curat

0
Kapolres Kota Metro, AKBP Heri Sulistyo Nugroho tengah menunjukan sejumlah barang bukti hasil Ops Cempaka Krakatau

LAMPUNG (Aswajanews.id) – Polres Kota Metro, Lampung berhasil mengungkap sejumlah kasus pada rangkaian Operasi Cempaka 2023.

Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Iptu Mangara Panjaitan, S.T.K., S.I.K dan Kasi Humas Polres Metro AKP Suliyani mengatakan, Operasi Cempaka telah dilaksanakan Polres Metro dan jajaran selama 14 hari. “Mulai dari tanggal 17 s/d 30 Maret 2023, dengan sasaran penyakit masyarakat (pekat),” ungkapnya.

Secara rinci, Kapolres menyebutkan, sebanyak 11 kasus berhasil diungkap yaitu Curat 1 kasus, Curas 1 kasus, Tipu gelap 1 kasus, Perjudian 4 kasus, Penganiayaan 1 kasus, Pengeroyokan 1 kasus, sajam 1 kasus dan pemerasan 1 kasus dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 17 orang dan BB (barang bukti) ratusan botol miras berbagai merk, sajam, beberapa unit Handphone, uang tunai dll,” ungkap AKBP Heri.

“Operasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh lapisan warga masyarakat, serta memelihara keamanan dan ketertiban (harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Metro,” ucap Heri.

Untuk itu, Heri menghimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan jika ada hal yang dianggap mengganggu ketertiban atau kegiatan yang merupakan penyakit masyarakat

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut melaporkan jika ada penyakit masyarakat di lingkungan nya seperti perjudian,narkoba,prostitusi ataupun aktivitas yang mengganggu ketertiban lainnya, tujuannya yaitu agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” tutup Kapolres. (Red)

Yakinkan Yalimo Aman dan Kondusif, Satgas YR 142/Kj Bersinergi dengan Polres Gelar Sweeping Gabungan

0
Patroli dan sweeping gabungan secara serentak di 2 Distrik wilayah Kabupaten Yalimo yaitu Distrik Elelim dengan Pos Kotis Elelin dan Disitrik Apahapsili dengan Pos Apter Apahapsili

YALIMO (Aswajanews.id) – Demi terus menjaga situasi agar tetap kondusif, Satgas Yonif Raider 142/KJ melalui Pos Kotis Elelim dan Pos Apahapsili bersama dengan Polres Yalimo melaksanakan Patroli dan sweeping Gabungan di wilayah Distrik Elelim dan Distrik Apahapsili, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (01/4/2023).

Dalam keterangannya, Dansatgas Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Esnan Haryadi menyampaikan bahwa untuk terus menciptakan rasa aman dengan situasi dan kondisi yang kondusif, bersama dengan Polres Yalimo melaksanakan Patroli dan Sweeping Gabungan.

Patroli dan sweeping Gabungan di wilayah Distrik Elelim dan Distrik Apahapsili, Kabupaten Yalimo

“Patroli dan sweeping gabungan ini kita lakukan secara serentak di 2 Distrik wilayah Kabupaten Yalimo yaitu Distrik Elelim dengan Pos Kotis Elelin dan Dsitrik Apahapsili dengan Pos Apter Apahapsili Satgas Yonif Raider 142/KJ,” jelas Dansatgas Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Esnan Haryadi.

“Ini kita lakukan pada awal bulan April 2023 dan dalam pelaksanaan ibadah puasa bulan suci Ramadhan bagi umat Islam demi mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan. Apa saja hal-hal yang tidak kita inginkan, baik itu peredaran Narkoba dan penyelundupan benda-benda terlarang, baik Itu Miras, senjata dan lain sebagainya,” imbuh Dansatgas.

Lebih lanjut Dansatgas Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Esnan Haryadi berharap situasi Kamtibmas dan keadaan yang sudah kondusif tetap selalu terjaga.

Dalam pelaksanaan Patroli dan sweeping Gabungan dari Polres Yalino dipimpin oleh Kabag Ops Polres Yalimo AKP Lambertus Limbong dan turut hadir dari Pos Kotis Satgas Perwira Seksi Intelijen Lettu Inf Sahrul Rozi dan Danpos Apahapsili Letda Inf Edwin Harianja. *(Papen Satgas Yonif Raider 142/KJ)

Kemenag Hapus PT NSWM sebagai Penyelenggara Umrah Buntut Tipu Jemaah

0
Polisi telah menetapkan tiga orang tersangka. Yakni Mahfudz Abdulah alias Abi (52) dan istrinya Halijah Amin alias Bunda (48) sebagai pemilik PT NSWM, dan Hermansyah (59) sebagai direktur utama perusahaan

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Agama (Kemenag) berjanji akan menindak PT Naila Syafaah Mandiri Wisata (NSWM) milik Mahfudz Abdulah alias Abi (52), yang diduga melakukan penipuan kepada jemaah. Terkini, Kemenag sudah menghapus perusahaan tersebut sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) buntut kasus tersebut.

“Dari kemarin PT NSWM sudah kita take down dari daftar PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) di seluruh aplikasi kita,” kata Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Ibadah Haji Khusus Kementerian Agama, Mujib Roni, Sabtu (1/4/2023).

Mujib mengatakan dengan demikian perusahaan tersebut di-blacklist dari semua aplikasi umrah yang terdaftar di Kementerian Agama.

“Artinya sudah tidak muncul dalam seluruh aplikasi, Siskopatuh, Umrah Cerdas dan Haji Pintar. Dan kami sudah lama menonaktifkan username dan password-nya dalam sistem pelaporan kita (Siskopatuh),” ujarnya.

Mujib menambahkan, Senin (3/4) pekan depan pihaknya juga akan berkoordinasi terkait langkah selanjutnya terhadap PT NSWM. Dia memastikan Kementerian Agama akan segera memberikan sanksi kepada perusahaan tersebut.

“Senin akan kita rapatkan bersama unsur pimpinan dan Insya Allah minggu depan ini sanksi dalam bentuk keputusan Menteri Agama sudah terbit,” imbuhnya.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka. Yakni Mahfudz Abdulah alias Abi (52) dan istrinya Halijah Amin alias Bunda (48) sebagai pemilik PT NSWM, dan Hermansyah (59) sebagai direktur utama perusahaan.

Ketiganya dijerat dengan Pasal 126 juncto Pasal 119 A Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah sebagaimana diubah dalam Pasal 126 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan/atau denda Rp 10 miliar.

Pengungkapan Kasus

Kasus ini terungkap setelah Satuan Tugas (Satgas) antimafia umrah Polda Metro Jaya menerima laporan dari Kementerian Agama (Kemenag).

“Jadi korban melapor ke Konjen di Arab Saudi, mereka terlunta-lunta tidak bisa pulang ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah umrah,” ujar Dirkrimum Polda Metro Kombes Hengki kepada wartawan, Senin (27/3).

Jemaah tersebut rata-rata terlunta-lunta di Arab Saudi selama sembilan hari. Jemaah tersebut bahkan ada yang tidur di jalanan. Selain itu, ada korban yang tidak dapat berangkat ke Tanah Suci sama sekali. Laporan korban ke konjen tersebut kemudian diteruskan ke Kemenag. Pihak Kemenag kemudian melaporkan hal ini ke Polda Metro Jaya. (*)

Irjen Kemenag Minta Petugas Layani Jamaah Haji Lansia dengan Baik

0
Irjen Kemenag RI, Dr. Faisal Ali Hasyim. (Foto: Kemenag)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama (Kemenag), Dr H Faisal Ali Hasyim, SE MSi CA CSEP, meminta dengan tegas kepada semua petugas haji daerah untuk benar-benar melayani jamaah haji lanjut usia (lansia) dengan baik pada saat musim haji nanti.

Penegasan itu disampaikan mengingat jamaah haji lansia pada tahun ini lebih banyak dan pelayanannya harus menjadi prioritas.

Secara nasional, total jamaah haji reguler sebanyak 190.897 orang dengan jamaah lansia 10.166 orang. Sedangkan jamaah haji dari Aceh 4.108 orang dengan jamaah lansia 219 orang

“Penekanan saya kepada teman-teman, kalau ada petugas haji tidak siap melayani lansia, lebih baik mundur. Pak Menteri juga menekankan seperti itu berkali-kali. Dan alhamdulillah saya melihat persiapan teman-teman sudah sesuai dengan tahapan yang sudah direncanakan,” kata Faisal.

Faisal menyampaikan hal tersebut seusai memantau kesiapan Asrama Haji Embarkasi Aceh dalam rangka penyambutan jamaah haji tahun 2023 pada Jumat (31/3/2023).

Kedatangan Faisal didampingi Plt Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Ahmad Yani SPdI, Kabag TU Drs H Marzuki A MA, Kabid PHU Drs H Arijal, MSi, Kepala UPT Asrama Haji, H Ali Amran Abbas MM, dan pegawai lain.

“Seperti kita ketahui bersama, haji tahun ini paling banyak lansia. Di Aceh sendiri ada 219 lansia. Tentu penekanan Pak Menag bahwa lansia ini harus mendapatkan perhatian yang cukup sehingga penanganan juga berbeda dengan jamaah yang lain,” ujar Faisal lagi.

Faisal menerangkan pemantauan itu dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi Menag Yaqut Cholil Qoumas yang meminta Inspektorat Jenderal Kemenag mengawal secara baik proses penyelenggaraan haji tahun ini agar berjalan dengan baik sesuai dengan direncanakan.

“Jadi Pak Menteri Agama menekankan pentingnya tata kelola penyelenggaraan haji, itu menjadi konsen kita bersama. Agar pada akhirnya layanan kepada jamaah haji bisa betul-betul kita berikan dengan tingkat kepuasan seperti tahun lalu,” ungkap dia.

“Di mana indeks kepuasan jamaah haji cukup tinggi. Dan tahun ini juga kita berharap, kepuasan jamaah haji juga meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” tambah putra kelahiran Beureunuen, Pidie, ini.

Mengingat layanan bagi jamaah haji lansia menjadi prioritas, Faisal meminta secara khusus kepada petugas Asrama Haji agar tidak menyamakan layanan yang diberikan kepada jamaah haji lansia dengan jamaah haji lain.

“Karena lansia, tentu kondisi fisik sudah menurun daripada usia yang lebih muda. Oleh karena itu penempatan kamar, proses pada saat kedatangan, proses mereka menunggu, tentu harus mendapat perlakuan khusus.

Tidak boleh disamakan dengan jamaah haji yang lain. Para lansia diberikan pelayan spesial daripada jamaah haji lain,” pesannya.

Di samping itu, Faisal juga mengingatkan semua jamaah haji yang akan berangkat untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, bukan hanya fisik, tapi juga mental. Karena haji sesungguhnya bukan hanya masalah ibadah, tapi fisik, juga harus dipersiapkan dengan baik.

“Mulai sekarang saya berharap jamaah bisa mempersiapkan diri secara fisik seperti olahraga yang teratur, makan yang sehat, dan tentunya menjaga kesehatan. Saya berharap tidak ada jamaah haji Aceh yang gagal berangkat tahun ini karena faktor kesehatan yang tidak mendukung atau faktor lain yang tidak kita harapkan,” harap Faisal. (*)

Pemdes Jabong Realisasikan Dana Desa TA 2023 untuk Peningkatan Infrastruktur Jalan Desa

0
Peningkatan jalan hotmix di Kampung Cikalong Desa Jabong, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang

SUBANG (Aswajanews.id) – Pemdes Jabong tengah merealisasikan dana desa tahun anggaran 2023 Tahap I untuk infrastruktur berupa peningkatan jalan hotmix. Hal itu ntuk menunjang kelancaran akses transportasi masyarakat yang bisa meningkatkan roda perekonomian di Desa Jabong, Kecamatan Pagaden, Pemerintahan Desa (Pemdes) Jabong yang terus menggenjot pembangunan infrastruktur di setiap pelosok terus digencarkan pasca covid 19 yang mengguncang dunia sebelumnya.

Berbagai pembangunan yang dibiayai Oleh Dana Desa (DD), yang pemberdayaannya selalu mengutamakan warga masyarakat desa Jabong tersebut, dengan melaksanakan pengaspalan jalan hotmix yang berlokasi di Kampung Cikalong RT.022/008. Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Desa Jabong Bapak Amo dan Babinkamtibmas Desa Jabong Aiptu Ade Muhidin, Jum’at (31/3/2023).

Pelaksanaan kegiatan pekerjaan hotmix ini dilaksanakan oleh TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Desa Jabong dengan warga masyarakat sekitar baik tingkat RT maupun RW, sehingga pekerjaanya sangat bermanfaat untuk warga masyarakat. Peningkatan infrastuktur jalan hotmix dengan volume 270 M X 3 M dan 65 M X 2 M, dengan ketebalan 3 CM, dengan anggaran sebesar Rp 122.015.000,- yang terbagi di dua titik pengerjaan.

Sementara menurut Kepala Desa Jabong Bapak Amo, saat diwawancarai menyampaikan, meskipun pembangunan infrastuktur desa yang memang belum maksimal karena terkendala dengan keterbatasan anggaran apalagi pas jaman merebaknya Virus Corona di tahun sebelumnya.

“Untuk itu saat ini pembangunan terus dilakukan secara bertahap, Berdasarkan hasil dari Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes),” terangnya.

Lanjutnya karena segala aktivitas masyarakat dalam sektor ekonomi itu tentu membutuhkan pembangunan infrastruktur yang memadai. Salah satunya yakni akses jalan Keberadaan jalan desa dan jalan lingkungan yang layak tentunya akan berdampak pada kelancaran tranportasi dan ekonomi khususnya warga masyarakat desa Jabong dan umumnya warga masyarakat luas.

Ia Berharap kepada pemerintahan Pemda Subang khususnya Dinas PUPR Subang agar secepatnya merealisasikan pengajuan yang sudah hampir empat kali diajukan namun sampai saat ini belum ada realisasinya.

“Karena akses jalan utama atau jalan poros menuju pasar tradisional Subang dan penghubung antara desa Jabong dengan Kelurahan Sukamelang Kecamatan Subang jalannya rusak dan acur,” pintanya. *(Akim)

RUU Kesehatan Menghadirkan Harapan Lebih Baik

0
Koalisi Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) memberikan dukungan terhadap RUU Kesehatan (Omnibus Law)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Puluhan pasien di RSUD Pasar Minggu dengan sabar menunggu antrean untuk pemeriksaan di salah satu poliklinik rawat jalan.

Pada umumnya layanan kesehatan di DKI Jakarta jauh lebih baik pada saat ini dibanding daerah lain. Indikatornya dari antrean pasien yang tak terlalu panjang.

Meskipun demikian, secara Nasional, layanan kesehatan memang masih perlu ditingkatkan. Masih ada puskesmas di daerah yang tenaga dokternya baru tersedia pada hari-hari tertentu.

Atau bahkan ada pasien yang harus menempuh perjalanan berjam-jam dari rumahnya agar bisa mendapatkan pelayanan dokter.

Rasio jumlah dokter dibanding jumlah penduduk secara Nasional masih belum ideal, yakni 0,42 dokter per seribu penduduk. Padahal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mematok rasio ideal satu negara adalah satu dokter per seribu penduduk.

Pada kenyataannya perguruan tinggi swasta dan negeri sudah meluluskan ribuan tenaga dokter. Hanya saja, tidak semua lulusannya kemudian terjun sebagai dokter.

Salah satu dugaan kurangnya jumlah tenaga dokter adalah akibat sulitnya mengantongi surat tanda registrasi (STR) dan surat izin praktik (SIP) dari organisasi profesi. Tanpa mengantongi itu semua, maka dokter tidak akan bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, berangkat dari keprihatinan itu, sejumlah dokter lantas mendirikan organisasi Forum Dokter Pejuang STR dan Diaspora (Forum Dokter Susah Praktik) sebagai bentuk perjuangan terhadap nasib mereka.

Tak hanya dokter, tenaga farmasi dan perawat juga menghadapi persoalan serupa. Kesulitan untuk mendapat pengakuan kompetensi dari organisasi profesi membuat banyak lulusan yang tidak bisa segera menerapkan ilmu yang didapat.

Berlindung di balik keselamatan pasien, membuat dokter dan tenaga kesehatan terpaksa masih harus menjalani tahapan panjang, sebelum bisa menerapkan ilmu yang didapat.

Sungguh dilematis, di tengah banyaknya tenaga dokter yang siap untuk memberikan pelayanan,  namun di sisi lain masih banyak daerah yang kekurangan dokter dan tenaga kesehatan.

Harapan Lebih Baik

RUU Kesehatan (Omnibus Law) diharapkan menjadi jawaban atas kesulitan yang dihadapi tenaga kesehatan di lapangan, terutama terkait penerbitan STR dan SIP oleh organisasi profesi.

Kehadiran RUU Kesehatan ini mendapat dukungan dari sembilan organisasi yang tergabung dalam Koalisi Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI), yakni PDSI (Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia), PASI (Perkumpulan Apoteker Seluruh Indonesia), Farmasis Indonesia Bersatu (FIB), Forum Dokter Pejuang STR, Diaspora (Forum Dokter Susah Praktik), Tim Pemerhati Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan Indonesia, Lembaga Pemerhati Perawat Indonesia (LPPI), Masyarakat Farmasi Indonesia (MFI), dan KAMPAK (Kesatuan Aksi Memperjuangkan Profesi Apoteker Kuat).

Juru bicara KTKI dr. Erfen Gustiawan menyatakan dukungannya terhadap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar segera menerbitkan RUU Kesehatan (Omnibus Law) mengingat langkah ini selaras dengan perjuangan dokter dan tenaga kesehatan selama ini.

Sesuai usulan di dalam RUU Kesehatan agar STR dibuat seumur hidup, seperti halnya KTP dan dihapuskannya SIP, yang hal ini juga dilakukan sejumlah negara lain, dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan.

KTKI mengingatkan hampir Rp160 triliun devisa negara yang hilang di bidang kesehatan apabila persoalan yang dihadapi tenaga kesehatan tidak kunjung diperbaiki.

Terkait hal itu, KTKI juga mendukung kebijakan yang menyebutkan bahwa organisasi tenaga kesehatan tidaklah tunggal agar tenaga kesehatan dapat memilih organisasi yang terbaik demi tercapainya pelayanan dan kesehatan masyarakat.

Sedangkan Ketua Umum Persatuan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyanto mengatakan hadirnya RUU Kesehatan membuat perjuangan dokter selama ini mendapat dukungan dan tidak lagi merasa sendirian.

Regulasi, bagi PDSi juga dibutuhkan bagi dokter-dokter lulusan luar negeri agar bisa mendapatkan perlakuan setara ketika membuka praktik di Indonesia. Harapannya RUU Kesehatan bisa mengakomodir hal-hal seperti itu agar pelayanan kesehatan di dalam negeri dapat ditingkatkan. Hal senada juga diungkap Wakil Ketua Umum PDSI Prof. dr. Deby Vinski yang mengatakan RUU Kesehatan juga mengatur agar organisasi profesi kesehatan tidak lagi menjadi wadah tunggal, tujuannya agar tenaga kesehatan dapat memilih yang terbaik demi tercapainya pelayanan paripurna terhadap masyarakat.

Inovasi

Hadirnya UU Kesehatan yang baru diharapkan dapat melepaskan belenggu tenaga kesehatan dalam melakukan inovasi di bidang kesehatan. Hal ini bertujuan agar Indonesia tidak lagi diserbu dengan produk-produk impor di bidang kesehatan.

Ketua Perkumpulan Apoteker Seluruh Indonesia (PASI) Brigjen Pol Mufti Djusnir, M.Si, Apt mengatakan sejauh ini belum ada undang-undang yang bisa mengayomi profesi apoteker dan dengan hadirnya UU Kesehatan diharapkan apoteker bisa lebih memiliki peran.

Terkait produk impor, PASI berharap dengan hadirnya UU Kesehatan, apoteker bisa berkontribusi memberikan arahan agar tidak terjadi penyalahgunaan obat.

Mufti yang juga menjabat Kelompok Ahli Badan Narkotika Nasional RI ini mengatakan sejak merdeka, pengobatan di Indonesia tidak kalah dengan luar negeri, bahkan dalam pengobatan, profesi apoteker berperan untuk memberi rekomendasi kontra indikasi dan efek samping, termasuk produk impor.

Sedangkan Ketua Umum Farmasi Indonesia Bersatu Apt Merry Patrilinila berharap penyederhanaan terhadap praktik profesi apoteker serta menjauhkan pengenaan biaya-biaya yang membebani selama ini.

Biaya-biaya seperti itu sudah ada sejak masuk menjalani profesi itu, sehingga membuat tenaga apoteker tidak mempunyai pilihan lain untuk menurutinya. Dengan hadirnya berbagai wadah organisasi profesi akan membuat lulusan apoteker memiliki banyak pilihan, dalam arti mencari wadah yang tidak mencekik, tetapi bisa memperjuangkan nasib mereka.

Memang harus diakui banyak dari kebijakan terpusat sebelumnya membuat banyak lulusan kedokteran atau farmasi yang terpaksa menyudahi praktiknya untuk menggantung ijazah dan menggeluti profesi di luar yang ditekuni selama ini.

Oleh karena itu hadirnya RUU Kesehatan ini diharapkan bisa memberikan jawaban bagi terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan dan pelayanan fasilitas kesehatan yang berkualitas untuk seluruh negeri.

Hadirnya UU Kesehatan ini juga diharapkan bisa menghapus adanya dugaan makelar atau calo dalam praktik dunia kesehatan selama ini, sehingga tenaga kesehatan ke depan benar-benar dapat menerapkan ilmu dengan lebih profesional. *(Ant)

Tahap 1, Kemenag Siapkan Rp73 Miliar Tunjangan Khusus 9.043 Guru Madrasah

0
Direktur GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam, Muhammad Zain

JAKARTA (Aswajanews.id) – Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama akan segera menyalurkan Tunjangan Khusus bagi guru Raudhatul Athfal (RA) dan madrasah di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) Indonesia. Total ada Rp73 miliar anggaran yang disiapkan untuk 9.043 guru dan tenaga kependidikan (GTK) RA dan madrasah pada pencairan tahap pertama ini.

“Kita targetkan penyaluran ini sudah bisa dilakukan pada April 2023,” terang Direktur GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam, Muhammad Zain, di Jakarta, Rabu (29/3/2023).

Pria yang akrab disapa Zain ini berharap, Tunjangan Khusus ini mampu meminimalisasi kesenjangan antara guru yang bertugas di kota dengan yang bertugas di daerah terpencil. Proses pemberian bantuan akan dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai amanat undang-undang.

“Kesejahteraan tenaga pendidik di mana pun tempat tugasnya merupakan amanat undang-undang. Hal ini dimaksudkan agar guru-guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan prestasi belajar peserta didik, memotivasi guru untuk mengembangkan kompetensi, profesionalitas, kinerja dan kesejahteraan guru,” tutur Zain.

“Ini menjadi bagian dari kebijakan afirmatif bagi para GTK, sesuai karakteristik dan kondisi daerah, tempat mereka bertugas, mulai dari daerah terbelakang, daerah dengan kondisi masyarakat adat yang terpencil, daerah perbatasan dengan negara lain, daerah yang mengalami bencana alam, bencana sosial, atau daerah yang berada dalam keadaan darurat lain,” terangnya.

Tunjangan Khusus ini diberikan sebesar Rp1.350.000 per bulan. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Juknis Nomor 182 Tahun 2023 tentang Pemberian Tunjangan Khusus bagi Guru Raudlatul Atfal dan Madrasah Tahun Anggaran 2023. Juknis ini dapat diakses melalui simpatika.kemenag.go.id.

“Kami mengimbau Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi untuk mengintruksikan kepada seluruh kepala seksi madrasah atau pendidikan Islam di wilayahnya agar segera menginformasikan kepada guru-guru di wilayahnya,” pungkas Zain.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha GTK Madrasah, Ajang Pradita meminta para guru lebih memperhatikan pengisian data di akun Simpatika masing-masing. “Atribut data yang sangat krusial yaitu Nama Lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama Ibu Kandung, Tempat Lahir dan Tanggal Lahir, harus sesuai dengan KTP dan KK. Jika tidak sesuai verifikasi sistem Dukcapil, maka akan tertolak dalam pembentukan nomor rekening penerima bantuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ajang menyampaikan bahwa tata kelola pemberian tunjangan khusus pada Direktorat GTK Madrasah terus ditingkatkan. Hal ini guna mewujudkan penyaluran tunjangan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah. (Humas)

Jalin Silaturahmi, 600 Pelaku Pariwisata di Pantura Ikuti Bukber

0
600 Pelaku Pariwisata di Pantura Ikuti Buka Bersama yang diadakan oleh Bakpia Jogkem Grup

PEMALANG (Aswajanews.id) – Bakpia Jogkem Grup menggelar buka puasa bersama (Bukber) dan silaturahmi dengan para pelaku Pariwisata di wilayah pantai Utara Jawa (Pantura) meliputi Pemalang, Pekalongan, Brebes, Batang, dan Tegal.

Acara ini dihadiri sekisar 600 pelaku pariwisata dari Travel Agent, Crew Bus, PO Bus Pariwisata, Tour Leader dan Guide ikut hadir dalam giat tersebut di Hotel Regina Pemalang, Rabu (29/3/2023).

“Kegiatan buka bersama dengan para pelaku pariwisata itu bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahmi, persahabatan dan kebersamaan,” kata Arya Aryanto, Dirut  Jogkem Bakpia.

Arya menambahkan, Penting membangun kepercayaan ke semua pihak, bagi kami sebagai pondasi awal untuk menuju kerjasama yang solid.

Ia berharap, dengan adanya kerjasama yang solid kesemua pihak kedepanya bisa lebih mudah untuk mengembangkan usaha.

“Kami mengapresiasikan kepada semua yang hadir dalam giat ini dan berterima kasih atas dukungan, support dan partisipasinya kepada para pelaku pariwisata yang memberikan donasi, sehingga kegiatan bisa berlangsung sukses,” ujarnya.

Dia berharap dengan diselenggarakan kegiatan ini mudah-mudahan bisa bermanfaat. Pada kegiatan itu juga dibagikan Doorprize berbentuk Sembako  untuk para pemenang undian. (Rd)

Kapolri Mutasi Ratusan Personel, 7 Kapolda Alami Pergantian

0
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran terhadap ratusan perwira baik pati hingga pamen di lingkungan Polri. Tercatat, ada 473 personel yang dimutasi dan dirotasi jabatannya.

Keputusan mutasi itu tertuang dalam 4 surat telegram rahasia (TR) dengan nomor ST/712/III/Kep./2023, ST/713/III/Kep./2023, ST/714/III/Kep./2023 dan ST/715/III/Kep./2023. Semuanya tertanggal 27 Maret 2023 dan ditandatangani Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo membenarkan perihal mutasi dan rotasi yang dilakukan Kapolri. Menurutnya, mutasi dan rotasi jabatan adalah hal yang biasa dalam organisasi Polri.

“Jadi pada hari ini Pak Kapolri mengeluarkan 4 TR mutasi. Dari TR mutasi tersebut, jumlah keseluruhan yang mengalami rotasi dan mutasi ada 473 personel,” kata Dedi, Rabu (29/3/2023).

Dari ratusan personel yang dimutasi, 7 Kapolda mengalami pergantian. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mendapatkan promosi jabatan menjadi Kabaharkam Polri. Ia menggantikan Komjen Arief Sulistyanto yang memasuki pensiun.

Pengganti Irjen Fadil menjadi Kapolda Metro Jaya yakni Irjen Karyoto yang sebelumnya menjadi Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kemudian Kapolda Jawa Barat akan dijabat oleh Irjen Pol Akhmad Wiyagus. Irjen Akhmad akan menggantikan Irjen Pol Suntana yang memasuki purnatugas.

Lalu Kapolda Lampung yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Akhmad Wiyagus akan digantikan oleh Irjen Pol Helmy Santika. Posisi Helmy Santika yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Gorontalo akan diisi Irjen Pol Angesta Romano Yoyol.

Lalu, Kapolda Kalimantan Barat akan dipimpin oleh Brigjen Pol Pipit Rismanto. Dilanjutkan dengan posisi Kapolda Sulawesi Selatan yang sebelumnya dijabat Irjen Nana Sudjana akan berganti ke Irjen Pol Setyo Boedi Moemponi Harso.

Ada Kapolda Sulawesi Tengah yang akan dijabat Irjen Pol Agus Nugroho. Irjen Agus menggantikan Irjen Rudy Sufahriadi yang dimutasi sebagai Pati Lemdiklat Polri.

Selain mutasi Kapolda, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar juga dimutasi sebagai pati Densus 88 Antiteror Polri Komjen Boy memasuki masa pensiun.

Jenderal bintang tiga lainnya yang mengalami mutasi dan rotasi adalah Komjen Rycko Amelza Dahniel dimutasi sebagai pati Densus 88 Antiteror Polri. Jabatan sebelumnya Komjen Rycko yaitu Kelemdiklat Polri akan diisi oleh Komjen Purwadi Arianto. *(Humas)

Polres Cirebon Kota Musnahkan 211.588 Butir Mercon

0
Kapolres Cirebon Kota AKBP Indra Ariek Sentanu bersama jajaran Forkopimda memusnahkan barang bukti hasil operasi penyakit masyarakat di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/3/2023)

CIREBON (Aswajanews.id) – Kepolisian Resor Cirebon Kota (Ciko), Jawa Barat, memusnahkan sebanyak 211.588 butir petasan, 19.078 botol minuman keras (miras) berbagai merek, 675 knalpot bising, dan lainnya dalam Operasi Penyakit Masyarakat yang dilakukan menjelang Ramadhan.

“Barang bukti yang kami musnahkan ini merupakan hasil operasi penyakit masyarakat,” kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Indra Ariek Sentanu di Cirebon, Kamis.

Selain petasan dan miras, ada juga sediaan farmasi tanpa izin sebanyak 34.981 butir jenis Trihex, Tramadol, serta Dextro. Selanjutnya, 11,4 gram sabu-sabu, 46,46 gram tembakau gorilla, tiga botol berisi cairan yang mengandung ganja, dan 675 knalpot bising.

Pihaknya berharap, pemusnahan miras hingga knalpot bising tersebut bertujuan, agar momen Ramadhan berjalan aman tanpa gangguan tindak kriminal, sehingga kondusifitas Kota Cirebon tetap terjaga.

“Kami tidak akan pernah berhenti menggelar razia miras, bahkan operasi pekat ini bakal dilaksanakan rutin di wilayah hukum Polres Cirebon Kota,” tuturnya.

Pemusnahan seluruh barang bukti hasil operasi penyakit masyarakat tersebut berlangsung di Balai Kota Cirebon, yang dilakukan dengan cara dilindas menggunakan setum, kemudian dialirkan langsung ke saluran pembuangan.

Selanjutnya untuk pemusnahan petasan dengan cara direndam ke dalam air, membakar narkoba dan obat keras terbatas, dan memotong knalpot bising menggunakan gerinda.

Ariek mengatakan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil operasi sejak sebelum hingga sepekan pertama Ramadhan.

“Pemusnahan barang bukti dalam rangka menciptakan stabilitas dan keamanan wilayah,” katanya. *(Ant)

Presiden Jokowi Imbau tidak Saling Menyalahkan Soal Batalnya Piala Dunia U-20

0
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan pernyataan terkait Piala Dunia U-20 2023 dari Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (30/3/2023)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memahami masyarakat kecewa atas pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20/2023, namun dirinya mengimbau agar semua pihak jangan saling menyalahkan hal tersebut.

Melalui tayangan pernyataan dari Maros, Sulawesi Selatan, yang disiarkan kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Kamis, Presiden menekankan bahwa dirinya turut merasakan kekecewaan dan kesedihan atas keputusan tersebut.

“Saya pun sama, merasakan hal itu, kecewa dan sedih. Tapi jangan menghabiskan energi untuk saling menyalahkan satu sama lain,” kata Jokowi.

Presiden menyampaikan bahwa dirinya menerima laporan dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengenai keputusan FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Kepala Negara meminta seluruh pihak untuk tetap menghormati keputusan tersebut sembari memetik pelajaran.

Menurut Presiden, sebagai bangsa yang besar, Indonesia harus berani menatap ke depan dan tidak terpaku untuk menengok peristiwa yang sudah terjadi.

“Jadikan hal ini sebagai pembelajaran berharga bagi kita semuanya, bagi persepakbolaan nasional Indonesia,” ujarnya.

Presiden memerintahkan Ketua Umum PSSI agar terus melakukan upaya maksimal agar Indonesia terhindar sanksi dari FIFA. “Termasuk, kesempatan untuk menjadi tuan rumah ajang-ajang internasional lainnya,” kata Jokowi.

Sebagaimana diketahui, FIFA memutuskan mencoret Indonesia dari status tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 pada Rabu (29/3) malam. *(Ant)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts