Google search engine
Beranda blog Halaman 198

Kepala Kemenag: Akan Saya Tindak Penyuluh Agama yang Tidak Netral

0
Kepala Kemenag Garut, Dr. H. Cece Hidayat, M.Si menerima piagam penghargaan dari Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro, SH, SIK sebagai Penasihat Da'i Kamtibmas

GARUT (Aswajanews.id) – Kepala Kemenag Garut, Dr. H. Cece Hidayat, M.Si menghadiri acara halal bi halal sekaligus pengukuhan  Da’i Kamtibmas se-Kabupaten Garut yang digelar Polres Garut di Aula Polres Garut, Selasa (16/05/2023).

Ditemui usai acara, Cece mengapresiasi kegiatan ini, sebagai bentuk sinergitas polri dengan da’i, dimana ia mengungkapkan bahwa sinergitas dan kolaborasi ini diyakini sangat efektif dan akan berdampak positif dalam penanganan kamtibmas.

“Keterlibatan da’i dalam urusan Kamtibmas sebagai langkah produktif, karena terkait kamtibmas ini bukan hanya tugas polisi, akan tetapi dibutuhkan peran aktif dari masyarakat terutama orang yang ditokohkan” ungkap Cece.

Lebih lanjut Cece mengkonfirmasikan bahwa pihaknya akan melakukan supervisi dan pembinaan terhadap seluruh penyuluh agama yang ambil bagian sebagai Da’i Kamtibmas. Ia pun berharap seluruh penyuluh agama bisa turut serta dalam persoalan Kamtibmas sesuai dengan tugas dan fungsi yang melekat padanya.

Pada kesempatan itu, Cece pun mengajak seluruh jajarannya untuk menjaga Kamtibmas menjelang pemilu, yang memang dianggap sangat rawan dan berpotensi terganggu.

“Hati-hati bagi siapa pun penyuluh agama PNS atau P3K yang secara terang-terangan terlibat politik praktis, atau menyalahgunakan tugas fungsinya untuk kepentingan politik, akan saya tindak”, tegas Cece.

Dalam acara tersebut juga Kapolres Garut menyerahkan piagam penghargaan kepada para tokoh yang didaulat sebagai penasihat da’i kamtibmas, mereka adalah Kepala Kemenag Garut, H. Cece Hidayat, Ketua PCNU Garut, KH. Atjeng Abdul Wahid, Rais PCNU Garut, KH. Rd. Amin Muhyidin, serta Da’i Kondang KH. Jujun Junaedi. (Asep NS/Red)

Meneguhkan Komitmen Kapolda Papua Barat Atas Perkara Pelanggaran Hak Anak

0
Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait dalam keterangan persnya kepada sejumlah media di kantornya di Jakarta, Rabu (17/05).

JAKARTA (Aswajanews.id) – Meningkatnya berbagai kasus pelanggaran hak anak termasuk kejahatan seksual terhadap yang dilakukan orang terdekat dilingkungan terdekat di wilayah hukum provinsi Papua Barat, Kabupaten dan kota belakangan ini mendorong Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Tahi Hamonangan Silitonga meneguhkan komitmen penanganan perkara anak tidak tebang pilih.

Mengingat kasus kekerasan dan pelanggaran hak anak anak di Provinsi Papua Barat sudah masuk kategori zona merah darurat kekerasan terhadap anak, dalam kondisi inilah  mendorong Kapolda Papua Barat  berkomitmen melindungi anak dan menegakkan hukum sekalipun dilakukan orang terdekat anak, baik orangtua kandung, orang tua sambung, tokoh masyarakat dan adat, Paman, Abang atau kerabat dekat anak dan seisi rumah.

Komitmen ini telah ditunjukkan Kapolda Papua Barat dan jajaran Direskrimum dalam menindaklajuti setiap laporan masyarakat terhadap berbagai bentuk bentuk pelanggaran hak anak termasuk mengambil ahli kasus dugaan pembunuhan salah satu anggota Polisi yang bertugas  sebagai Brimob di Sorong, yang diduga oleh istrinya sendiri dan disaksikan anak kandungnya sendiri dari Polres Sorong ke Polda Papua Barat dengan menjerat pelaku dengan pasal pembunuhan berencana, serta respon berbagai kasus pelanggaran hak anak yang dilapokan masyarakat,  demikian disampaikan Arist.

Lebih jauh Arist Merdeka Sirait menjelaskan Komitmen Kapolda Papua Barat dan jajaran DIreskrimum dan sat reskrim merupakan aksi penegakan hukum untuk melindungan anak.

“Penanganan kasus kejahatan dan kekerasan terhadap anak di wilayah hukum Polda Papua Barat tidak tebang pilih dan tidak ada kata damai dalam setiap penyelesaian perkara termasuk pelakunya orang terdekat anak,” sambung Arist.

Dengan demikian, tidaklah berlebihan jika Kapolda Papua Barat beserta jajaran Direskrimum dan opsnal penyidik di Polda Palua Barat di berikan apresiasi dan penghargaan atas kerja cepat dalam penanganan kasus baik ajak sebagai pelaku dan korban.

Oleh sebab itu, untuk membangun gerakan penegakan hukum (Gakum) untuk kasus pelanggaran hak anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai institusi independen Perlindunga Anak di Indonesia segera akan melakukan kunjungan kerja ke Polda Papua Barat dan Gubernur Papua Barat untuk membangun Gerakan Memutus Mata rantai Kekerasan terhadap anak berbasis keluarga dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu dan untuk mewujudkan komitmen penegakan hukum atas perkara pelanggaran hak anak di Palua Barat, dalam rangkaian Hari Anak 2023 pertengahan Juni 2023, Komnas Perlindungan Anak akan memberikan Penghargaan atas komitmen dan kepedulian terhadap perlindungan Anak dan akan melaukan dialog dengan tokoh tokoh adat kepala suku Papua, jelas Arist dalam keterangan persnya. *(Elisa Nurasri / Red)

Ruang Kelas Ambruk di SD Kebonsari 4 Jember Butuh Perhatian Pemerintah

0
Sudah lama ruangan kelas SDN Kebonsari 4 ambruk, sampai saat ini belum ada perbaikan

JEMBER (aswajanews.id) – Satu ruang kelas di sekolah dasar (SDN) Kebonsari 4 di Jln Letjend Sutoyo Nomor 36 Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur ambruk dan belum mendapat sentuhan perbaikan dari pemerintah setempat. Akibatnya, siswa harus menumpang di kelas lain.

“Sementara siswa belajarnya berbagi ruang kelas. Kami berusaha tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan baik,” tutur Sri Slasmini, Kepala SDN Kebonsari 4 ketika ditemui Pelitaindo.news, Rabu (16/5/2023).

Ia menambahkan, sebelumnya tim survei Pemkab Jember telah meninjau kondisi SDN Kebonsari 4. Namun sampai saat ini, belum ada perbaikan yang dilakukan hingga ruang kelas di SD tersebut ambruk.

“Kami berharap pemerintah terkait khususnya dinas pendidikan untuk segera memberikan perhatian dengan memperbaiki ruang kelas,” harapnya.

Kepala SD kebonsari 4, Sri Sulasmini, mengatakan sudah lama ruangan kelas itu ambruk. Dia berharap sekolah tempat dirinya mengajar segera diperbaiki agar tidak perlu menumpang di kelas lain. “Semoga segera diperbaiki agar sekolahnya enak dan aman,” ujar Sri Sulasmini. (Erman)

Pelantikan MWC NU Jatibarang, Gus Sholah Sampaikan Pesan Khidmah untuk NU

0
Pelantikan MWC NU Jatibarang masa khidmah 2023-2028 di Desa Kendawa Kec. Jatibarang Kab. Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Pelantikan MWC NU Jatibarang yang bertempat di Desa Kendawa Kec. Jatibarang Kab. Brebes bersamaan dengan lailatul ijtima dihadiri oleh KH. Solahudin Masruri (Gus Sholah) selaku Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Brebes.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini beliau menyampaikan tugas khusus sebagai pengurus Nahdlatul Ulama. Yaitu khidmah dengan terus menjalankan jamiyyah rutin Nahdlatul Ulama seperti lailatul ijtima dan istighosah di setiap ranting-ranting yang ada.

Pada saat ini tugas pengurus bukan hanya berfokus pada jamiyahnya saja, tetapi fokus pada lingkungan sekitar yang perlu harus dibenahi dan dipulihkan seperti bidang pendidikan, ekonomi dan sosial kemanusiaan.

KH Solahudin Masruri mengatakan, para pengurus Nahdlatul Ulama sudah harusnya mandiri secara ekonomi, pendidikan, dan sosial. Ini dibuktikan dengan adanya sekolah-sekolah NU, fasilitas perekonomian NU dan bentuk-bentuk kepedulian yang dibentuk oleh NU untuk NU dan Oleh NU.

“Kita sebagai pengurus NU harus melihat bahwa ada beberapa hal yang harus kita sentuh seperti pendidikan NU yang masih tertinggal harus kita dompleng agar naik daya minatnya, maka hendaknya bagi bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian mendidik anak-anak pelajar harus sudah dipersiapkan mulai dari sekarang dengan mengambil peran ikut andil aktif dalam memajukan kemandirian nahdlatul ulama. Seperti bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan bidang lainnya,” ujarnya.

Sebagai pidato penutupnya beliau KH Solahudin Masruri menyampaikan bahwa kita sebagai kader NU tidak usah khawatir kalau kita bergandengan tangan dan bersatu dari ranting sampai ke pusat. Karena didalam rombongan ini kita sedang berjalan dan perjalanan menuju keridhaan Allah Swt. Langkah dan ikhtiar kita merawat tradisi yang ada di Nahdlatul Ulama ada bimbingan para kiai-kiai yang terus akan mendoakan dan meridhai langkah gerak kita masing-masing.

“Maka, jangan pernah melupakan akan perjuangan orangtua kita dahulu, para pendiri dan muasis termasuk orang-orang yang bersejarah dalam mendirikan jamiyyah Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

Hadir dalam Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Jatibarang masa khidmah tahun 2023-2028 para nahdliyin dari kalangan muslimat, fatayat, pelajar NU, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Banser serta beberapa Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama seperti Sekretaris PCNU Drs. H. Zaenudin, Wakil Tanfidziyah H. Imam Royani, Wakil Sekretaris Drs. Afifullah, Sekretaris LTN Naufal Husni, MH serta beberapa tamu undangan dari kepolisan dan TNI. *(Pewarta: Handika Naufal Husni/Sekretaris LTN NU Brebes)

PN Sorong Menghadirkan Anak Sebagai Saksi Mahkota Kematian Ayahnya

0
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait

JAKARTA (Aswajanews.id) – Untuk membongkar tabir kematian misterius Brigadir Polisi  Yose F Siahaan Anggota Brimob Detasemen I Sorong yang diduga dilakukan istri  teman selingkuh ibunya yang terjadi 29 Agistus 2018 di salah satu perimajan di Kota Sorong  hari ini Rabu (17/05) PN Sorong menggelar sidang untuk mendengarkan  saksi mahkota yang biasa dipanggil O (10). Anak satu-satunya dari pasangan terduga pelaku A dan Brigpol Yose sebagai saksi mahkota melalui sidang Daring yang difasilitasi Kejari Jakarta Selatan.

Sidang tertutup untuk umum yang hanya saksi terlindung didampimgi oleh keluarga dan LPSK ini berjalan lebih dari dua jam persidangan sebelum mendengarkan saksi dari keluarga Pdt. Rudy Siagian oppung (kakek) saksi anak yang selama ini mengasuh terlindung semenjak acaranya meninggal.

Sidang saksi mahkota anak yang dipimpin hakim majelis Beauty Dietje Elisabet Sima Tauw, SH, MH memandang perlu untuk mendengar saksi anak yang melihat, mendengar atas peristiwa untuk digali keterangannya yang dihadirkan Jaksa penuntut umum.

Peristiwa kematian BrigPol Yose Siahaan semula dilaporkan istriya kepada Polisi tanggal 29/08/2018 bahwa Brigpol Yose meninggal akibat gantung diri dengan seutas kabel listrik di pintu rumahnya namun menurut keterangan saksi anak bahwa kematian ayahnya bukanlah karena gantung diri melainkan karena dianiaya, diipukul kepalanya di bagian belakang yang diduga dilakukan teman selingkuh ibunya lalu diseret dan digantung dengan kabel listrik di pintu seolah-olah korban gantung diri.

Setelah peristiwa kematian Brigpol.Yose Siahaan dilaporkan ke Polisi da setelah Polisi menemukan dua alat bukti yang cukup termasuk keterangan ahli dam Forensik Msbes Polri dan pemeriksaan dari Kompolnas kemudian di akhir bulan Agustus 20l9 istri  dan selingkuhannya  oleh Polres Sorong ditetapkan sebagai tersangka namun terduga pelaku tidak ditangkap dan tidak ditahan karena menurut penasehat hukum yamg konon lebih  dari 30 pengacara yang menilai status tersangkah tidak memenuhi unsur bukti sehingga status tersangkah tidak sah dan tidak perlu ditahan, Jelas Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait kepada sejumlah media di Jakarta usai menghadiri sidang tertutup melalui daring di Kejari Jakarta Selatan Rabu (17/05).

Arist melanjutkan, mengingat tidak ditemukannya saksi yang melihat dan mendengarkan kejadian pembunuhan itu untuk sekian kalinya berkas perkara dikembalikan oleh Kajari Sorong,

Berjalan dengan waktu berkas perkara akhirnya parkir di Polres Sorong dan hampir-hampir saja berkas perkaranya dihentikaan, tambah Arist.

Lebih lanjut Arist Merdeka menjelaskan, setelah mempelajari berkas perkara itu, akhirnya Komnas Perlindungan Anak melakukan investigasi terhadap perkara ini dengan mendatangi penyidik Polres Sorong, Kasipidum Kejari Sorong serta Kapolda Papua Barat dan para pemangku kepentingan anak di Papua Barat untuk memastikan perkara ini berlanjut dan menyepakati menghadirkan saksi anak sebagai saksi mahkota setelah diperiksa oleh tim psikolog  imdependen dari LPSK dan Komnas Perlindimgan Anak yang kemudian berkas pekaranya ditarik dan diambil alih berkas perkaranya ke Polda Papua Barat untuk ditangani, barulah kasus ini berjalan.

Setelah berkas perkaranya ditangani Direskrimum Polda Papua Barat dan telah pula memeriksa saksi mahkota Anak, akhirnya dua tersangka ditahan dan berkasnya dilimpahkan ke Kejari Sorong dengan sangkahan melanggar ketentuan pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP, subside kedua Pasal 35 jo pasal 55 dan pasal 56 KUHP kemudian dengan UU RI No. 23 tahun 2004 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau  pidana hukuman sekurang-kurannya hukuman mati dan pengadilan sedang berjalan memasuki pemeriksaan saksi termasi saksi mahkota anak, jelas Arist.

Untuk mengawal proses hukum ini mulai dari pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum dan putusan Majelis Hakim PN Sorong akan menurunkan Tim Litigasi dan Advokasi untuk Rehabilitasi Sosial Anak  Komnas Perlindungan Anak di Sorong dan Manokwari, untuk memastikan perkara ini berjalan berkeadilan bagi korban dan pelaku, Komnas Perlindungan meminta masyarakat Papia Barat untuk ikut mengawalbran memantau sidang kasus kematian Brigpol Yose Siahaan agar peristiwa yang sama tidak terjadi, dan meminta Majelis Hakim PN Sorong memutus perkara ini seadil-adilnya, pinta Arist. (Red)

Berdayakan Masyarakat Melalui Cafe BUMDes, Jayalaksana Siap Jadi Desa Terbaik di Indramayu

0
Kesiapan Desa Jayalaksana menjadi yang terbaik itu terlihat pada penilaian lomba desa tingkat Kabupaten Indramayu, Rabu (17/5/2023).

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Desa Jayalaksana Kecamatan Kedokan Bunder Indramayu memiliki inovasi yang sangat luar biasa dalam pemberdayaan masyarakat yang bisa bermuara pada kesejahteraan rakyat.

Inovasi tersebut yakni memberdayakan BUMDes dengan mengelola cafe dengan konsep jajanan rakyat yang memanfaatkan eks bangunan pasar tradisional Desa Jayalaksana.

Dengan keunggulan BUMDes ini, Desa Jayalaksana siap menjadi desa terbaik di Kabupaten Indramayu. Kesiapan Desa Jayalaksana menjadi yang terbaik itu terlihat pada penilaian lomba desa tingkat Kabupaten Indramayu, Rabu (17/5/2023).

Ketua Tim Penilai Lomba Desa, Tati Rahmawati mengungkapkan, pihaknya sangat terkesan dengan penilaian yang dilakukan di Desa Jayalaksana tersebut. Pasalnya, baru pertama kali tim disambut di bangunan BUMDes yang sangat bagus dan mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakatnya.

Keberadaan BUMDes tersebut diharapkan memiliki dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat melalui fasilitasi UMKM untuk mengembangkan usahanya.

“Ini sangat luar biasa keren, dan kami baru pertama kali disambut dan melihat bangunan BUMDes yang sangat representatif seperti ini,” kata Tati yang merupakan Sekdis DPMD Kabupaten Indramayu yang disambut tepuk tangan oleh undangan yang hadir.

Tati menambahkan, beberapa penilaian yang dilakukan pada lomba desa tersebut yakni pemerintahan, kewilayahan, dan pemberdayaan masyarakat serta inovasi desa.

Sementara itu Kuwu Jayalaksana, H. Warno mengatakan, selain BUMDes yang mengelola café, inovasi lainnya untuk pemberdayaan masyarakat yaitu melalui pemberdayaan UMKM yang dimotori oleh para kader PKK, Posyandu dan KB berupa Keripik Tumpi. Kemudian juga saat ini terus mempromosikan UMKM millenial berupa Nastar Mangga Gedong Gincu yang jadi andalan Desa Jayalaksana.

“Semua konsep pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Desa Jayalaksana baik secara ekonomi maupun sosial,” kata Warno.

Camat Kedokan Bunder, Atang Suwandi mengatakan, pihaknya terus mendorong desa-desa lainnya untuk melakukan inovasi terutama untuk tata pemerintahan, layanan publik, maupun pemberdayaan masyarakat.

“Kita berharap setelah Desa Cangkingan, Desa Jayalaksana juga menjadi desa terbaik di Kabupaten Indramayu,” tegas Atang. (Herman/Tongol)

992 KPM Desa Bangodua Terima Bantuan Beras

0
Penerima PKH dan BPNT menerima bantuan beras 10 kg di Aula Kantor Desa Bangodua

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Pendistribusian pangan beras dari Badan Pangan Nasional/Nasional Food Agency (NFA) melalui Perum Bulog kepada penerima PKH dan BPNT tersebut diselenggarakan di Aula Kantor Desa Bangodua.  PT. Pos Indonesia bersama Pemerintah Desa Bangodua Kecamatan Bangodua Indramayu dengan jumlah penerima 992 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bantuan berupa beras yang masing-masing penerima mendapatkan bantuan seberat sepuluh kilo gram/10 kg, Alhamdulillah kegiatan pagi ini berjalan dengan aman tertib dan lancar. Warga juga nampak gembira dengan adanya program tersebut, Rabu (17/05/2023).

Kepala Desa Bangodua Agus Syarifudin, juga mengimbau kepada masyarakat agar dalam pelaksanaan pembagian beras dari Bulog kepada PKH dan BPNT tetap mengikuti prosedur pengambilan yang telah ditentukan.

Kepala Desa Bangodua sangat berterima kasih dengan adanya bantuan tersebut. “Semoga dengan adanya bantuan yang sudah diberikan oleh pemerintah bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat, khusunya Masyarakat desa Bangodua,” ungkapnya. (Prapto/Herman Tongol)

Pembangunan MTsN 13 Indramayu, Kepsek Mengaku Tidak Tahu Menahu Terkait Pihak Penyedia Kontruksi

0
MTsN 13 Indramayu yang berlokasi di Jl. Citra Indah No. 3, Sukagumiwang, Kec. Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat kini tengah dilakukan Pembangunan RKB sebesar Rp3,3 Miliar

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 13 Indramayu kini tengah dilakukan penambahan Pembangunan Gedung Kelas Baru (RKB) tahun 2023 sebesar Rp3,3 Miliar yang diperoleh Dari Kementerian Agama Kanwil Provinsi Jawa Barat, Rabu (17/05/2023).

Adapun pembangunan dilakukan melalui mekanisme tender melibatkan pihak ketiga selaku penyedia jasa konstruksi CV Sarana Nusaraya Alamat Desa Tenajar Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu Jawa Barat, selaku pemenang tender dengan penawaran kurang lebih sebesar Rp3,1 Milyar. Adapun nomor kontrak yakni B-10821/Kw.10/Ks.01.7/03/2023.

Lebih lanjut, Tim Pelitaindo.news mencoba menggali informasi langsung ke lokasi dan melihat sejauhmana pekerjaan pembangunan gedung ruang kelas baru itu berjalan.

Saat dilokasi, terlihat pekerjaan diprediksi sudah mencapai progres 20 persen. Namun terlihat sejumlah pekerja dan tukang bangunan tidak mengindahkan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yakni Alat Pelindung Diri (APD) seperti, Helm Keselamatan, Sabuk atau tali keselamatan, sepatu safety, sepatu pelindung, Masker dan lain sebagainya.

Padahal di RUP Pembangunan Ruang Kelas Baru MTs Negeri 13 Indramayu didalamnya menjelaskan tentang pelaksanaan kontruksi harus sesuai dengan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Terlihat juga, para pekerja disinyalir tidak didampingi oleh konsultan pengawas dari PT Prabu Cipta Teknik yang sudah ditunjuk oleh pihak Kementerian Agama Kanwil Provinsi Jawa Barat dengan Mou anggaran sebesar Rp 165,9 juta.

Sementara jangka waktu pekerjaan fisik dilakukan selama 150 hari kalender terhitung sejak ditandatanganinya SPMK.

Disisi lain, Kepala MTs Negeri 13 Indramayu, Dudi Iswandi Rahman menyampaikan, terkait pelaksanaan pembangunan, pihak tidaknya tidak tahu menahu. Karena mekanisme, langsung dari Pihak Kementerian Agama Kanwil Provinsi Jawa Barat yang melakukan seleksi penyedia atau pihak ketiga.

“Untuk CV (penyedia) apanya tuh, sekolah tidak tahu sama sekali,” ujarnya di ruangan kerjanya, Rabu (17/05/2023).

Namun, dirinya mengungkapkan bahwa ada seseorang yang pernah datang yang menyebutkan bahwa dirinya kontraktor asal Cirebon.

“Untuk namannya saya lupa, cuman pas datang bilangnya kontraktor dari Cirebon,” ungkapnya.

Diketahui untuk peletakan batu pertama pelaksanaan pembangunan gedung kelas baru MTsN 13 Indramayu dilakukan pada sekitar tanggal 11 April 2023 atau 10 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.

Sementara berita ini diterbitkan, pihak CV Sarana Nusaraya selaku pelaksana pembangunan belum memberikan keterangan resmi. (Sanaji/Red)

Ketua Fraksi PKB : MDT Membutuhkan Penguatan Regulasi

0
Pertemuan Silaturahmi Syawalan sekaligus kordinasi persiapan acara Halal bi Halal Guru Madin se Kab Brebes di kediaman Abuya Soleh, Senin (15/5/2023)

BREBES (Aswajanews.id) – Madrasah Diniyah di Kab Brebes sangat membutuhkan penguatan regulasi dalam hal ini adalah Perda Madin. Kita sudah delapan tahun memperjuangkan Perda Madin, namun sampai sekarang belum berhasil. Hal tersebut karena kekuatan politik yang direpresentasikan kursi anggota DPRD Brebes belum bisa mendukung sepenuhnya terhadap Perda Madin yang sudah ditunggu oleh komunitas Madin se-Kab Brebes.

Regulasi dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang Madin sangat penting. Sebagai alumni Pesantren merupakan beban moral bagi kami untuk memperjuangkan harapan Madin se-Kab Brebes. Kelestarian Madin betul betul agar bisa terjaga demi generasi penerus perjuangan ulama.

“Kemarin kita menemukan di Losari dan Ketanggungan ada 2 Madin yang bubar. Satu Madin karena muridnya tidak ada, satunya lagi karena gurunya tidak ada. Ini sebuah keprihatinan yang besar bagi kita selaku muslim,” tutur Musyaffa selaku Ketua Fraksi PKB DPRD Kab Brebes saat sowan di kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Jatibarang.

Di hadapan Abuya Soleh Basalamah, Politisi Alumni Ploso menceritakan beberapa bulan yang lalu bahwa dirinya pernah ditelpon oleh DPW PKB Jawa Tengah perihal full day school untuk SMP dan SD. Kalau Madin (MDT) tidak dikuatkan dengan regulasi sudah pasti akan tergerus dengan munculnya kebijakan full day school. Karena sekolah sampai sore, anak pasti sudah capek dan tidak mungkin sekolah Madin malam hari.

“Kita tidak ingin pendidikan keagamaan menjadi korban karena lebih mengedepankan pendidikan formal,” imbuh Sekretaris DPC PKB Brebes.

Menanggapi hal tersebut, Abuya Soleh Muhammad Basalamah, sangat mendukung dengan langkah-langkah yang akan diperjuangkan oleh PKB untuk kepentingan MDT di Brebes.

“Saya sangat mendukung santri untuk terjun didunia politik dalam rangka mengamankan kepentingan pendidikan keagamaan Islam termasuk Pesantren dan Madrasah Diniyah di Kab Brebes,” ujarnya.

Di hadapan Ketua Fraksi PKB, yang didampingi Ketua DPC FKDT Kab Brebes dan tokoh agama H Asmuni, Abuya Soleh sangat mengharapkan para politisi santri yang memiliki keberpihakan kepada pendidikan keagamaan Islam. “Beliau mendoakan semoga perjuangan untk memperkuat regulasi MDT di Kab Brebes,” imbuh Abuya.

Pertemuan yang berlangsung di ruang tamu kediaman Abuya Soleh pada hari Senin, 15 Mei 2023 merupakan Silaturahmi Syawalan sekaligus kordinasi   persiapan acara Halal bi Halal Guru Madin se Kab Brebes. (Ahmad Sururi)

Syawalan Penuh Berkah, PRNU Kedawon-Brebes Gelar Halal Bihalal

0
PRNU Dukuh Kedawon Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes menggelar acara Halal Bihalal, Ahad (14/05/2023)

BREBES (aswajanews.id) – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Dukuh Kedawon Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes menggelar acara Halal Bihalal. Acara yang diikuti oleh seluruh badan otonom Nahdlatul Ulama Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU-IPPNU ini telah rutin diadakan setiap tahun setelah melaksanakan puasa di bulan Ramadhan silam, ratusan Nahdliyin antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.

“Kegiatan ini mutlak dalam upaya membangun kerukunan dan sinergi antar tokoh agama, masyarakat dengan Pengurus NU. Tentunya, sebagai Pengurus NU Ranting Kedawon berharap kegiatan Halal Bihalal kita berkumpul dalam suatu majelis yang semoga dapat membawa keberkahan dan mendapatkan ridlo dari Allah SWT juga terus berupaya membina masyarakat yang majemuk, kuat dengan tradisi maupun amaliyah NU untuk bersama-sama dalam membangun NU Kedawon yang lebih baik,” ujar Rois Tanfidziyah PRNU Ustadz H. Sya’roni IKA pada acara Halal Bi Halal di Aula Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Kedawon, Ahad (14/05/2023).

Ust. H Sya’roni mewakili Pengurus Ranting NU Kedawon meminta maaf apabila banyak kesalahan dan kekurangan dalam menjalankan setiap kebijakan dan program-program yang selama ini sudah kita laksanakan bersama-sama.

“Mari kita melangkah kedepan, banyak tugas dan program yang perlu kita laksanakan yang tentunya akan berkelanjutan,” paparnya.

Program KOIN NU (Kotak Infak Nahdlatul Ulama) menjadi program NU Kedawon untuk membantu meringankan beban keluarga yang kurang mampu dan santunan kematian. “Monggo Bapak Ibu sekalian supaya bersama-sama mensukseskan program KOIN NU ini,” ucapnya.

“Bapak, Ibu Sahabat-sahabat sekalian kita berkhidmat di NU janganlah setengah-setengah, mari kita laksanakan penuh dengan ketulusan dan totalitas, InsyaAllah kita akan mendapatkan keberkahan dari para Muassis NU,” pesannya.

Ust H. Sya’roni IKA Rais Tanfidziyah PRNU Kedawon

Kiai Haji Syarifuddin, dari Kabupaten Tegal yang bertindak sebagai pengisi tausiyah mengingatkan kepada semua nahdliyin yang hadir untuk tetap mengikuti dakwah ala Nahdlatul Ulama. Sebab banyak bertebaran di media sosial maupun dunia nyata tentang dakwah-dakwah yang tidak santun dan malah memperkeruh keadaan.

Beliau menyampaikan, jadi orang janganlah suka jengkelan, aja dugalan, mari hilangkan dendam, dengki kepada sesama manusia.

Kiai Syarifuddin atau Kiai Santri Ndeso menjelaskan pula Asal mula adanya pertemuan halal bi halal ini pertama kalinya dicetuskan oleh KH. Wahab Hasbullah sebagai respon atas curhat dari Ir. Soekarno atas berbagai kejadian dan ketimpangan yang terjadi diberbagai wilayah pasca kemerdekaan Republik Indonesia dengan tujuan untuk saling merangkul dan merajut kembali persaudaraan hingga erat.

Kiai Syarifuddin atau Kiai Santri Ndeso dari Kabupaten Tegal

Diakhir tausyiah Kiai Syarifuddin mengajak jamah Nahdliyin Bermunajat kepada Allah SWT dan sowan ngarso ndalem kanjeng Nabi Muhammad SAW melalui dzikir Ala NU.

Pada kesempatan tersebut turut hadir juga Rais Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Larangan KH. Athoillah Sofyan, Rais Syuriah PRNU Kedawon Kiai Abdul Muhit, Rais Tanfidziyah PRNU Ustadz H. Sya’roni Ika serta Badan Otonom Muslimat NU, GP Ansor-Banser, Fatayat NU, IPNU-IPPNU, Jamiyyah Qurro Wal Huffadz.

(Pewarta: A’isy Hanif Firdaus/Pengurus LTN NU PCNU Kabupaten Brebes)

Plt Bupati Mansur Perintahkan Jajarannya Tingkatkan Nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah

0
Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat

PEMALANG (Aswajanews.id) – Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan nilai maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi. Hal itu dikatakan Mansur saat membuka kegiatan Penilaian Risiko Kecurangan (Fraud Risk Assesment/FRA) oleh BPKP Perwakilan Jawa Tengah di salah satu hotel di Pemalang, Senin (15/5/2023).

Bukan tanpa sebab Mansur memerintahkan hal tersebut, menurutnya, berdasarkan penilaian cepat maturitas SPIP Terintregrasi tahun 2022, Kabupaten Pemalang masih dalam kategori berkembang (level 2). “Rinciannya yaitu nilai Maturitas SPIP sebesar 2.066, nilai Manajemen Risiko (MRI) sebesar 1.378 dan nilai Indeks Efektifitas Pengendalian Korupsi (IEPK) sebesar 1.383,” ungkapnya.

Beberapa arahan Plt Bupati untuk meningkatkan nilai SPIP Terintegrasi antara lain, Bappeda sebagai Unit Manajemen Resiko Kabupaten Pemalang diminta segera melaksanakan manajemen risiko dengan mengidentifikasi dan menganalisa risiko strategis tingkat pemerintah daerah, beserta rencana tindak pengendaliannya dan juga mengkoordinasikan pelaksanaan manajemen risiko di tingkat perangkat daerah.

Kepala perangkat daerah agar melakukan proses identifikasi dan analisis risiko mencakup risiko strategis dan risiko operasional tingkat perangkat daerah, beserta rencana tindak pengendaliannya.

“Dengan dilaksanakannya manajemen risiko baik di tingkat pemerintah daerah maupun di tingkat perangkat daerah, diharapkan akan diketahui risiko fraud/ kecurangan pada program/kegiatan, sehingga akan memudahkan dilakukan pengendalian atas risiko fraud tersebut,” sambungnya.

Lebih jauh, menurutnya, rencana tindak pengendalian atas risiko fraud ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan oleh TAPD, dalam prioritas penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2023/APBD TA 2024.

Kesempatan yang sama, Inspektur Kabupaten Pemalang Eko Edi Prihartanto mengatakan, tujuan diadakan kegiatan yaitu membantu perangkat daerah dalam mengidentifikasi dan menganalisa risiko kecurangan, sesuai dengan program dan kegiatan terkait.

Kemudian juga untuk membantu perangkat daerah, dalam menetapkan langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan oleh manajemen atas risiko yang telah teridentifikasi, dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

Peserta kegiatan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang dengan menghadirkan kepala perangkat daerah dan sekretaris. Adapun narasumber yaitu Korwas Investigasi II BPKP Perwakilan Jawa Tengah Jumanto.

Dikutip dari laman www.bpkp.go.id, SPIP merupakan sistem yang memastikan organisasi melakukan pengendalian atas segala kemungkinan yang akan menghambat pencapaian sasaran organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Seluruh Instansi pemerintah diwajibkan untuk mengimplementasikan SPIP sebagai upaya memastikan pencapaian tujuan organisasi sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang SPIP.

Maturitas SPIP diukur menggunakan level 0-5. Semakin tinggi nilai maturitas SPIP menunjukkan kualitas penyelenggaraan SPIP yang semakin baik. Kualitas penyelenggaraan SPIP dianggap baik ketika penilaian maturitas minimal level 3. (*)

DPC PPP Kabupaten Bandung Mendaftarkan 55 Bacaleg

0
DPC PPP Mendaftarkan 37 Persen Perwakilan dari Perempuan

KAB BANDUNG (Aswajanews.id) – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bandung melakukan pendaftaran 55 orang bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU Kabupaten Bandung pada Sabtu (13/5/2023).

Meski sudah melakukan pendaftaran, 55 nama tersebut bisa berubah, mengingat antusiasme tinggi dari masyarakat yang ingin menjadi bacaleg melalui PPP.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bandung, Didin Saepudin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bandung yang mendaftarkan dirinya menjadi bacaleg melalui PPP. Hal tersebut membuat jumlah pendaftar bacaleg di setiap daerah pemilihan (dapil) melebihi kuota yang telah disediakan.

“Ada dapil yang melebihi kuota, ada yang waiting list, jadi harus ada proses selanjutnya,” ujar Didin usai melakukan proses pendaftaran bacaleg di KPU Kabupaten Bandung, Sabtu 13 Mei 2023.

Didin menyebut, dengan adanya masyarakat yang belum terkoordinir, kemungkinan ada pergantian bacaleg. Hal tersebut bisa dilaksanakan karena sudah terdapat aturannya.

“Kemungkinan ada yang diganti, karena ada calon yang mau masuk juga. Ada aturannya, bulan September ini bisa ada penggantian calon juga,” ujarnya.

“Jadi kami harus objektif menentukan calon di setiap dapil,” tambahnya.

Dijelaskan Didin, dari 55 orang bacaleg PPP yang sudah didaftarkan ke KPU Kabupaten Bandung, 37 persennya merupakan perwakilan perempuan.

Dalam Pemilu 2024 mendatang, ia menargetkan PPP bisa mendapatkan setiap kursi DPRD Kabupaten Bandung di masing-masing dapilnya.

“Targetnya, kami optimis 1 dapil 1 kursi, untuk dapil 6 dua kursi,” pungkas Didin Saefudin. (*)

Pendaftaran Bacaleg Ditutup, 3 Parpol Dipastikan Tak Ikut Pileg 2024 di Pessel

0
KPU Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatera Barat

PESSEL (Aswajanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) resmi menutup rangkaian pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) tingkat Kabupaten Pessel pada Minggu (14/05/2023) pukul 23.59 WIB.

Tercatat sebanyak 15 partai politik peserta pemilu mendaftarkan bacalegnya untuk bertarung pada Pileg 2024 di Pessel.

“Partai politik peserta pemilu ada 18 partai politik dan sampai dengan hari ini, hari terakhir pendaftaran bakal calon anggota DPRD hanya terdapat 15 partai politik peserta pemilu 2024 yang sudah sudah hadir dan mendaftarkan bakal calon anggota DPRDnya ke KPU Pessel,” kata Koordinator Divisi Teknis dan Perencanaan KPU Pessel, Yon Baiki.

Yon Baiki mengatakan, sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu, terutama dalam Pasal 247 ayat 2, daftar bakal calon legislatif baik pusat maupun daerah paling lambat didaftarkan 9 bulan sebelum pemungutan suara. Pemungutan suara, ditetapkan pada 14 Februari 2024, sehingga 14 Mei 2023 adalah akhir masa pendaftaran tersebut.

Adapun dalam proses pendaftaran, Yon Baiki menjelaskan bahwa parpol harus memastikan dokumen persyaratan yang disampaikan lengkap.

Batas akhir pendaftaran bacaleg adalah pukul 23.59 WIB. Proses pendaftaran bacaleg tersebut sudah dimulai sejak tanggal 1 Mei 2023. Selanjutnya, KPU Pessel akan melakukan verifikasi dokumen yang sudah diserahkan oleh masing-masing parpol.

“Tanggal 15 itu sudah tidak dapat lagi untuk melengkapi lagi. Nah untuk besok mulai tanggal 15 (Mei) kegiatan yang dilakukan KPU adalah penelitian atau verifikasi dokumen persyaratan bakal calon,” kata Yon Baiki.

Yon Baiki menambahkan, parpol peserta pemilu yang telah mendaftarkan Bacalegnya tersebut adalah : PKS, Partai Nasdem, PDIP, PKB, PBB, Partai Hanura, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PPP, Partai Gerindra, Partai Ummat, PSI, Partai Perindo dan terakhir Partai Gelora yang mendaftarkan Bacalegnya pada pukul 23.33 WIB.

Sedangkan parpol yang tidak mendaftarkan bacalegnya sampai dengan batas waktu terakhir pukul 23.59 WIB sebanyak 3 parpol yaitu PKN, Partai Garuda dan Partai Buruh. Ketiga parpol tersebut sudah dipastikan tidak dapat mengikuti pileg 2024 di Pessel.

“Kemudian, terkait Partai Gelora yang mengalami kendala pada silon dan mendaftarkan bacalegnya secara manual, kita terima dokumennya dengan catatan harus melakukan unggah dokumen persyaratan administrasi bacaleg paling lambat 2×24 jam setelah dokumen pengajuan bacaleg dinyatakan diterima oleh KPU,” kata Yon Baiki.

Yon Baiki menjelaskan, hal tersebut sesuai dengan surat Ketua KPU RI No. 476/PL.01.4-SD/05/2023 Tanggal 13 Mei 2023 perihal pengajuan bakal calon anggota DPRD Provinsi/DPRD kabupaten/kota dalam hal terjadi kendala dalam Silon. (Red)

GPRI Resmi Layangkan Surat ke Pemkab Cirebon, Sikapi Tender APBD 2023

0
LSM GPRI DPC Kabupaten Cirebon resmi berkirim surat kepada Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Cirebon

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Lembaga Swadaya Masyarakat Gempar Peduli Rakyat Indonesia (LSM GPRI) DPC Kabupaten Cirebon resmi berkirim surat kepada Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (15/05/2023).

Adapun Surat resmi LSM GPRI DPC Cirebon nomor 004/SP/DPC/LSM-GPRI/V/2023 yang ditujukan ke Kepala Bagian Pengadaan Barang Kabupaten setempat, perihal surat Permintaan Keterbukaan Informasi Publik terkait kualitas Pemenang dan Pengawasan pada Tender Proyek Insfratruktur APBD 2023.  Khususnya untuk 31 rencana Pembangunan Jalan yang sudah ditetapkan perusahaan pemenangnya. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris LSM GPRI DPC Kabupaten, Tri Karsohadi, bahwa surat yang dikirimkan yakni memastikan apakah para pemenang tender memiliki kelayakan untuk melakukan pelaksanaan pembangunan.

Adapun soal kelayakan yang dimaksudnya mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2023 meliputi, Dokumen standar K4 para pemenang tender, Dokumen Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dan Bukti antisipasi Kecelakaan konstruksi meliputi; Dokumen rencana program sosialisasi SMKK di proyek konstruksi; Laporan penerapan rencana Keselamatan Konstruksi (RKK); Bukti Pembayaran Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenegakerjaan dan Bukti Penyelenggaraan Badan Penyelenggaraan sosial Kesehatan atau Bukti Asuransi Kesehatan. Kemudian permintaan selanjutnya yakni, perihal informasi perencanaan pengawasan; persiapan pengawasan; waktu pelaksanaan pengawasan; anggaran pengawasan; sumber daya manusia pelaksanaan pengawasan dan metode pengawasan.

“Kami tidak ada tujuan lain, tentu tujuan kami yakni supaya Kabupaten Cirebon itu bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, terlebih pada sektor pengadaan barang dan jasa itu sangat rawan terjadi,Red,” ujarnya, saat diwawancarai di  Kantor  Bupati Cirebon.

Pria disapa akrab Tri menambahkan, bahwa ia juga ingin membuktikan apakah slogan, “Cirebon Katon” yang diunggul-unggulkan oleh Bupati Cirebon itu bukan hanya sekedar kalimat tanpa disertai oleh fakta.

“Salah satunya itu, kami ini menguji sejauh mana slogan yang di unggul-unggulkan oleh Bupati Cirebon, tentu kalau permintaan informasi publik ini dapat terealisasi maka kami selaku masyarakat memberikan apresiasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut tentang surat permintaan informasi ungkap Tri, semata-mata dilakukan hanya untuk menghindari adanya persengkongkolan tender sebagaimana telah tertuang pedoman pasal 22 Tentang persengkongkolan dalam tender yang berdasarkan pada UU Nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Dan, UU No.31 Tahun 1999 jo UU No.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta UU No.8 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negera yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Selain itu yakni ada undang – undang Keterbukaan Informasi Publik yang didalamnya menjamin hak warga negara untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik dan proses pengambilan keputusan publik serta alasan pengambilan keputusan publik. Andaikata, misal, Pemkab Cirebon tidak mengabulkan ya kami berhak untuk melayangkan gugatan ke Komisi Informasi,” tegasnya. (Sanaji)

Ulama se-Priangan Timur Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo di Pemilu 2024

0
Deklarasi dukungan dan do’a bersama di Pondok Pesantren Cipasung, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (14/5/2023)

TASIKMALAYA (Aswajanews.id) – Himpunan Santri Nusantara (Hisnu) bersama 1.000 ulama se-Priangan Timur deklarasi dukungan dan do’a bersama untuk kemenangan calon presiden Ganjar Pranowo. Doa bersama dilakukan di Pondok Pesantren Cipasung, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (14/5/2023).

Koordinator Nasional Hisnu, Yusuf Hidayat mengatakan, lewat deklarasi dukungan kali ini para ulama akan berkomitmen dan tanggungjawab untuk memenangkan Ganjar dalam Pilpres 2024.

“Alhamdulillah, hari ini diikuti 1.000 kiai, ajengan, ustaz, bu nyai se-Priangan Timur untuk menyatakan dukungan dan doa untuk Pak Ganjar. Setelah deklarasi, para ulama punya komitmen dan tanggung jawab bergerak kepada para alumni serta jemaahnya,” ujar Yusuf Hidayat.

Yusuf menyebut, para ulama memberikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah itu secara ikhlas di Ponpes Cipasung. Sebab, Ponpes Cipasung juga memiliki sejarah panjang terhadap bangsa dan negara.

“Pak Ganjar didukung oleh para ulama karena memiliki kedekatan akidah secara NU. Sosoknya bisa diterima semua kalangan, bukan hanya pesantren dan santri namun di luar itu karena memiliki banyak prestasi dan kesantunannya,” ungkapnya.

Sementara, Pimpinan Ponpes Cipasung KH Ubaidillah Ruhiyat mendoakan Ganjar agar sukses dan menang dalam kontestasi Pilpres 2024.

“Kami ulama se-Priangan Timur ingin dan bermunajat kepada Allah SWT. Mudah-mudahan calon presiden kita Bapak Haji Ganjar Pranowo nanti dalam Pilpres sukses, ada kemenangan, dan dalam ridho Allah SWT,” kata KH Ubaidillah.

KH Ubaidillah kembali menegaskan, seluruh ulama yang hadir dalam kesempatan ini telah sepakat mendukung dan mendorong Ganjar sebagai presiden 2024.

“Insyaallah semua yang hadir pada hari ini siap mendukung beliau menjadi presiden,” pungkasnya.

Adapun para ulama se-Priangan Timur membacakan deklarasi, yang terdiri dari empat poin. Antara lain:

Pertama, Bertekad mengawal NKRI, pancasila, dan UUD 1945.

Kedua, Siap menyukseskan Pilpres 2024 yang konstitusional, adil, jujur, dan bermartabat.

Ketiga, Berkomitmen mendukung capres 2024 yang nasionalis, religius, dan melanjutkan program-program pembangunan yang berkelanjutan.

Keempat, Sepakat mengusung dan mendukung, sekaligus menyukseskan Bapak Ganjar Pranowo sebagai presiden republik Indonesia 2024. (*)

Target 1 Fraksi, PSI Pemalang Daftarkan Bacaleg

0
Siswoyo Ketua DPD PSI Pemalang menyerahkan berkas bacaleg kepada Komisioner KPU

PEMALANG (aswajanews.id) – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Pemalang resmi mendaftarkan bacalegnya ke KPUD Pemalang Jl. Ahmad Yani Selatan No.59, Mulyoharjo pada Minggu (14/5/2023) sore. Rombongan bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Kab Pemalang yang dipimpin Ketua DPD Siswoyo disambut oleh Ketua KPU Mustaghfirin beserta para Komisioner dan Bawaslu sekira pukul 17.00 WIB.

Diketahui, pendaftaran calon anggota DPR, DPRD dan DPD telah resmi dibuka selama dua pekan penuh sejak 1-14 Mei 2023.

Ketua KPU Mustaghfirin mengatakan, penyerahan berkas pendaftaran dari PSI paling tercepat, tidak ada kendala dalam koreksi data dan diterima oleh KPU. Menurutnya, PSI tidak ada kendala dalam input kelengkapan dokumen persyaratan di aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Dia mengatakan jika berkas bacaleg yang didaftarkan partai belum lengkap maka KPU akan memberikan waktu perbaikan di tahapan verifikasi administratif yang akan dilakukan mulai 15 Mei-23 Juni 2023.

Siswoyo Ketua DPD PSI Pemalang mengatakan, DPD PSI Kabupaten Pemalang sudah mendaftarkan 23 bacaleg. Pada Pemilu 2024 nanti, diharapkan PSI mendapatkan 5 kursi dari enam dapil yang ada di Kabupaten Pemalang.

“Target kami tidak muluk-muluk, 5 kursi atau satu fraksi di Pemilu 2024. Mudah-mudahan dengan bacaleg yang ada sekarang sebagai kader terbaik PSI target tersebut dapat terealisasi,” ujarnya kepada wartawan didampingi Sekretaris Bro Warnanto.

Bacaleg PSI Kab Pemalang

Sementara itu, Nuridin Bacaleg dari Dapil 3 (Petarukan-Ampelgading) yang baru kali ini terjun ke dunia politik dan bergabung di partai millenial yang menginginkan adanya perubahan di Kabupaten Pemalang. Ia menilai bahwa selama ini PSI menunjukkan sikap yang konsisten mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan menjadi partai politik (parpol) yang terus menyampaikan semangat antikorupsi dan anti-intoleransi. (Red)

Mansur Hidayat : Pendidikan Kunci Menuju Pemalang Maju dan Madani

0
Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat

PEMALANG (Aswajanews.id) – Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat menghadiri acara silaturahmi dan halal bi halal bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pemalang di Pendopo Kabupaten Pemalang, Minggu (14/5/2023).

Selain silaturahmi dan halal bi halal, acara tersebut juga mengadakan diskusi dengan tema “Sinergitas Umat Menyongsong Peradaban Madani dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia”, menghadirkan narasumber dari dua organisasi keagamaan besar, yaitu Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah.

Mansur menyambut baik diskusi bersama dua organisasi besar tersebut. Menurut Mansur diskusi kolaborasi antara NU dan Muhammadiyah merupakan salah satu langkah dan inovasi yang baik.

“Dua organisasi besar di Kabupaten Pemalang diskusi berkolaborasi bagaimana kita punya peradaban yang madani,” ujar Mansur.

“Kalau kita masyarakat Pemalang semuanya guyub rukun, bersinergi untuk membangun Pemalang, Saya punya keyakinan Pemalang kedepan akan semakin sejahtera,” lanjutnya.

Namun menurut Mansur, masalah pendidikan merupakan faktor utama yang membuat kemajuan di Pemalang terhambat. Masih banyaknya anak malas berangkat ke sekolah dan keadaan ekonomi adalah hal yang mempengaruhi.

“Saya dan Panjenengan manusia yang beruntung bisa sekolah sampai mahasiswa, di Pemalang masih banyak manusia yang kurang beruntung, pendidikan dasar 12 tahun saja masih belum terpenuhi,” ujarnya.

“Saya percaya salah satu yang meningkatkan kemakmuran ekonomi, kesehatan itu masalah pendidikan, kalau masih rendah masih agak berat untuk menuju Pemalang madani,” imbuhnya.

Untuk itu mansur mengajak untuk bersama-sama mensukseskan wajib belajar dua belas tahun. Mansur membandingkan dengan daerah lain, dibsana anak yang kurang mampu banyak yang sekolah hingga perguruan tinggi karena faktor kemauan dan semangat yang kuat antara anak dan orang tua.

Lebih lanjut upaya Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mengatasi masalah pendidikan telah dituangkan dalam Perda Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pemalang Tahun 2021 – 2026, wajib belajar 12 tahun ditetapkan sebagai salah satu prioritas pembangunan pendidikan.

Gerakan Njuh Sekolah Maning adalah program yang dijalankan sejak Tahun 2021, merupakan upaya agar anak mau kembali bersekolah dan sampai saat ini masih terus dilanjutkan sampai menjangkau seluruh Desa dan Kelurahan di Kabupaten Pemalang. (Diskominfo)

Mansur Ajak Jajarannya, Pemdes dan Masyarakat Gaungkan Semangat Anti Korupsi

0
Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat membuka kegiatan bimbingan teknis Desa Anti Korupsi

PEMALANG (aswajanews.id) – Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat membuka kegiatan bimbingan teknis Desa Anti Korupsi yang diikuti oleh Kepala Desa se-Kabupaten Pemalang di Balai Desa Bojongnangka Kecamatan Pemalang, Kamis (11/5/2023).

Dalam sambutannya, Mansur mengajak jajarannya baik pemerintah daerah, pemerintah desa serta masyarakat untuk menggaungkan semangat anti korupsi, suap dan gratifikasi.

“Mari bersinergi, bekerjasama dan bergotong royong mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, efisien, transparan dan bebas dari korupsi,” ujar Mansur.

Mansur berharap program Desa Anti Korupsi harus benar-benar dilaksanakan secara serius sehingga membentuk karakter anti korupsi dalam tiap individu maupun organisasi.

Mansur juga menghimbau agar pemerintah desa memanfaatkan teknologi informasi yang ada, supaya meminimalisir terjadinya pertemuan langsung yang berpotensi menjadikan suap dan gratifikasi.

“IT mempermudah kita bekerja dan mengurangi kontak langsung yang beresiko suap gratifikasi. Kontrol dan cek lapangan, apakah sudah sesuai spesifikasi dan setelah itu laporan (administrasi) apa sudah benar,” tandasnya.

Sekretaris Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, Nur Rohmat menyampaikan kegiatan bimtek bertujuan untuk menyediakan sarana bagi Kepala Desa dalam menerapkan desa anti korupsi serta mengoptimalkan pencegahan korupsi di Desa.

“Memberikan pemahaman mendalam pemenuhan indikator desa anti korupsi dan menerapkan anti korupsi pada tata kelola pemerintahan desa,” ujar Nur Rohmat

Kemudian Tim KPK RI Andhika Widiarto menuturkan, dengan adanya dana desa sejak Tahun 2014, ternyata banyak Kepala Desa yang ditangkap penegak hukum baik kejaksaan maupun kepolisian. Hal tersebut yang menjadikan dasar pembentukan program Desa Anti Korupsi.

“Dua hal mendasar, pertama memang niat korupsi, lalu kedua karena ketidaktahuan dari perangkat atau kades dalam mengelola dana desa. Fungsi indikator desa anti korupsi ini adalah untuk memperbaiki administrasi dan pelibatan masyarakat,” ujar Andhika.

Kegiatan bimbingan teknis dilakukan secara hybrid dengan hadir secara langsung sejumlah Kepala Desa dan perangkatnya, dan juga dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting yang diikuti oleh seluruh Kades se-Kabupaten Pemalang.

Hadir dalam kegiatan Inspektur Pemalang Eko Edi Prihartanto, Plt. Kadisb Kominfo Joko Ngatmo dan Camat Pemalang Sis Muhammad. Adapun sebagai narasumber Tim KPK RI Andhika Widiarto, Lidya Fidaradongkir dan Ahmad Ikhsan. (Diskominfo)

Polda Jawa Barat Siagakan Personel Amankan Uji Fungsi Kereta Cepat

0
Polda Jawa Barat beserta pihak KCIC mengecek jalur kereta cepat

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyiagakan personel di sejumlah titik di kawasan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) guna mengamankan kegiatan uji fungsi tahap awal kereta cepat itu pada 15 Mei 2023.

Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan bahwa pengamanan itu guna mendampingi pihak KCIC demi meminimalisasi kelemahan dari segi keamanan selama proses uji fungsi (commissioning test).

“Dengan demikian, pada saat uji coba nanti tidak lagi ditemukan kendala teknis dan pengamanan yang dapat menimbulkan permasalahan,” kata Ibrahim di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/5/2023).

Sebelumnya pihak Polda Jawa Barat juga telah melakukan pengecekan jalur kereta cepat itu. Pengecekan dengan menggunakan kereta inspeksi dari Stasiun Tegalluar (DK 143) Kabupaten Bandung hingga Stasiun Karawang.

Pengecekan jalur itu, kata dia, kurang lebih sepanjang 100 kilometer. Hasilnya masih ada beberapa kendala yang bisa menghambat pembangunan.

“Maka dari itu, harus dibenahi karena akan dilakukan uji coba,” kata dia.

Saat ini, kata Ibrahim, pihaknya masih terus mengumpulkan data-data kendala tersebut untuk keperluan analisis dan membuat rencana pengamanannya.

Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) meminta masyarakat untuk turut serta menjaga kelancaran proses salah satu tahapan penting operasional Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB), yaitu commissioning test atau tes fungsi.

Untuk membantu kelancaran proses tersebut, masyarakat diminta tidak beraktivitas di jalur KCJB karena berpotensi membahayakan pelaksanaan commissioning test. (Ant)

PSI Dukung Sumedang sebagai Puseur Budaya Sunda

0

SUMEDANG (aswajanews.id) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kab. Sumedang resmi menyerahkan daftar Bakal Calon Legisliatif (Bacaleg) ke KPUD Sumedang, Jumat (12/5/2023). PSI merupakan partai ke-6 yang mendaftarkan Bacaleg-nya.

Dikatakan oleh Firman, Ketua DPD PSI Kab. Sumedang, PSI merupakan partai yang satu pemahaman dengan Presiden Jokowi. “Kami tegak lurus dengan pimpinan di atas, dengan Presiden, yang anti politik uang dan intoleransi. Dan kami optimis akan ada kader dari partai kami yang masuk ke Legislatif di pemilu kali ini,” terang Firman.

Ulung, Sekretaris DPD PSI Kab. Sumedang mengatakan bahwa Bacaleg dari partai PSI didominasi oleh kader milenial. Meski demikian, isu kearifan lokal atau budaya menjadi salahsatu yang akan terus didorong melalui ruang legislatif.

“Kader-kader kami anak muda, penuh motivasi, dan kami pun akan terus mendorong Sumedang sebagai Puseur Budaya Sunda. Terlebih saat ini Sumedang tengah menjalani rangkaian hari jadi. Kami ucapkan selamat hari jadi untuk Sumedang ke-445,” papar Ulung.

Dokumen yang telah diserahkan ke KPUD Sumedang tengah diverifikasi. Diketahui, keterwakilan perempuan yang mengharuskan paling sedikit 30% dari bakal calon pun terpenuhi. Tercatat 34 laki-laki dan 16 perempuan, atau 50 orang yang menjadi Bacaleg PSI Kab. Sumedang. *(Elisa Nurasri / Red)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts