Beranda Nusantara Pelantikan dan Raker PAC IPNU/IPPNU Wanasari : Teteg, Ajeg dan Jejeg

Pelantikan dan Raker PAC IPNU/IPPNU Wanasari : Teteg, Ajeg dan Jejeg

Hari ini Sabtu, 13 Mei 2023 akan berlangsung Pelantikan dan Rapat Kerja PAC IPNU/IPPNU masa khidmah 2023 – 2025. Acara sakral Pelantikan akan dilaksanakan pagi hari dan dilanjutkan Rapat Kerja Pengurus sampai hari Ahad 14 Mei 2023.

Penulis sedianya mau hadir pagi Sabtu, namun ternyata ada agenda mendadak harus mengisi acara Halal bi Halal DPC FKDT Kebumen. Akhirnya hanya bisa menulis sebagai badal (ganti) atas ketidak hadiran secara fisik pada acara Pelantikan PAC IPNU IPPNU Wanasari.

Sebagai pengurus yang akan dilantik pada hari ini, tentu sudah mempersiapkan diri untuk berkhidmah untuk IPNU IPPNU. Pelantikan itu bukan sekedar formalitas serimonial namun menjadi titik awal membangun komitmen khidmah kepada organisasi.

Pelantikan dan Raker dengan tajuk” Teteg, Ajeg dan Jejeg ” menjadi tema yang sangat memiliki makna untuk keberlangsungan organisasi kader NU. Ketiga kata bahasa jawa tersebut diterjemahkan menjadi, memiliki keyakinan yg kuat dalam berpegang teguh pada ajaran Aswaja, ajeg dengan tetap istiqomah dalam berkhidmah kepada NU dan jejek tegak lurus dalam menghadapi segala persoalan hidup.

Mereka yang menjadi pengurua akan menjalankan amanat konferensi sebagai forum tertinggi tingkat PAC IPNU IPPNU. Konferensi bukan sekedar memilih dan menyusun pengurus baru sebagai kelanjutan kepemimpinan, akan tetapi memilliki tugas dan amanat menjalankan program organisasi.

Oleh karena kita yakin mereka (rekan dan rekanita) sudah memliki sikap “teteg” alias keyakinan yang kuat untuk mengawal amanat koferensi sampai akhir masa jabatan. Ini sangat7 penting sebagaimana tersebut mukodimah Imriti, Wakullu man lam ya’ taqid lam yantafi’ (Setiap orang yang tidak memliki keyakinan yang teguh maka hidupnya tidak bermanfaat).

Sikap “teteg” ini menjadi pondasi yang kuat untuk membangun sebuah komitmen khidmah kepada organisasi. Teteg dengan keyakinan yang kuat bahwa khidmah di IPNU/IPPNU akan membawa keberkahan hidup. Lebih dari itu “Teteg” merupakan sikap yang terbangun karena pengetahuan yang didapatkan melalui proses belajar.  Disinilah “belajar” menjadi kebiasaan bagi kader IPNU IPPNU. Dengan belajar bisa mendapatka pengetahuan sebagai bekal dalam menjalankan roda organisasi dengan keyakinan yang kuat atau “teteg”.

Ajeg dengan istiqomah dalm berkhidmah menjadi kekuatan untuk memperkuat dan membesarkan organisasi. Dalam bahasa agama “ajeg” diterjemahkan dengan istiqomah, mentapi suatu keadaan. Istiqomah dalam berkhidmah dengan niat ibadah menjadi sikap para pengurus yang menjadi suri tauladan bagi anggotanya.

Mewujudkan “jejeg” dengan bersama sama akan menjadi kekuatan yang utuh dalam berorganisasi. Jejeg yangi diartikan dengan “tegak lurus” atau dalam idiologi Aswaja disebut dengan “ta’adul”. Tidak lemah, tidak mudah condong kekanan atau kekiri dan lurus menuju jalan ridlonya Alloh dengan tetap bepegan teguh pada nilai nilai agama Islam.

Melalui tema “Teteg, Ajeg lan Jejeg”, semoga kepengurusan yang akan dilantik hari ini memiliki keyakinan yang teguh untuk meningkatan kapasitas organisasi. Senantiasa ajeg atau istiqomah dalam berkhidmad dalam organisasi dilandasi dengan niat ibadah. Rekan dan rekanita Pengurus bersikap “jejeg” tegak lurus dalam menghadapi situasi dan kondisi terkait dengan perkembangan sosial, politik dan budaya.

Mewujudkan tiga kata (Teteg, Ajeg dan Jejeg) dalam satu irama pergerakan organisasi diburuhkan soliditas dan ketulusan dalam berkhidmat. Oleh karena itu, belajar, berjuang dan bertaqwa harus menjadi komitmen kolektif organisasi.

Selamat dan Sukses  untuk Pelantikan dan Raker PAC IPNU IPPNU Wanasari Masa Khidmah 2023 – 2025.