Google search engine
Beranda blog Halaman 258

Lebaran dengan Pangan Yang Cukup

0
Oleh : Entang Sastraatmadja

Lebaran sebentar lagi. Tidak lebih dari 3 hari ke depan, kita akan merayakan Hari Lebaran. Muhamadiah sudah menetapkan tanggal 2 Mei 2022. Pemerintah sendiri baru akan memutuskan setelah Sidang Isbath tanggal 1 Mei 2022. Atas gambaran ini, boleh jadi Hari Lebaran untuk tahun ini akan bersamaan antara Muhammadiah dengan Pemerintah, sekali pun awal puasa nya berbeda.

Lebaran tahun ini memang berbeda dengan tahun lalu. Kali ini Pemerintah membolehkan masyarakat untuk mudik. Padahal, pada tahun lalu Pemerintah dengan tegas melarang mudik. Walau tahun ini kita “diwarning” cukup keras untuk mentaati aturan mudik yang cukup ketat, namun hal itu mesti nya jangan menyurutkan niat kita untuk beribadah secara khusu.

Lebaran diawali dengan puasa Ramadhan. Selama sebulan penuh, kita dituntut untuk mensucikan diri. Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Kita wajib mengisi nya dengan sikap dan perbuatan yang mengarah pada kesalehan. Semua perilaku buruk harus ditendang jauh-jauh dalam kehidupan. Kita perlu membuktikan bahwa upaya mensucikan diri adalah bagian dari tugas kita selaku manusia.

Satu persoalan yang sering menjadi kerisauan kita adalah terkait dengan ketersediaan bahan pangan menjelang tiba nya hari Lebaran. Pemerintah memberi jaminan kebutuhan bahan pangan pokok menjelang bulan ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri aman dan cukup terkendali. Keterangan yang disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasir Limpo memberi keyakinan kepada kita tentang data yang memperkuat penjaminan diatas.

Menteri Pertanian mengatakan ketersediaan relatif aman untuk komoditas beras, jagung, bawang merah, cabai merah, daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng. Ketersediaan komoditas tersebut diperkirakan dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri. Sementara stok kedelai, bawang putih, daging sapi, dan gula konsumsi pemenuhannya selain produksi dalam negeri juga dari substitusi impor.

Ketersediaan bahan pangan pokok, memang telah menjadi perhatian Pemerintah menjelang tiba nya Hari Besar Keagamaan Nasional. Setiap tahun Pemerintah Daerah selalu melakukan Rapat Koordinasi antara Satuan Kerja Pemerintah Daerah dengan kalangan Dunia Usaha, Asosiasi dan Komunitas. Hal ini dilakukan, karena Pemerintah terkadang was-was, sekira nya bahan pangan pokok tidak tersedia. Terlebih-lebih bila kelangkaan bahan pangan ini diikuti oleh meroket nya berbagai harga pangan di pasaran. Pemerintah sendiri, tidak melarang para petani untuk memperoleh untung dalam memasuki hari Lebaran ini. Tapi, Pemerintah juga berkewajiban melindungi konsumen agar harga di pasar tidak membebani nya.

Itu sebab nya, penting dicarikan formula bagaimana Pemerintah mampu menciptakan harga yang wajar dan berkeadilan. Disinilah kita butuh kajian dan perhitungan yang cukup matang, sehingga antara tuntutan produsen dan konsumen bahan pangan memperoleh tingkat kepuasan yang sama.

Salah satu langkah yang diupayakan Pemerintah selama ini adalah dengan memperkuat posisi ketersediaan bahan pangan yang berkualitas. Menurut Undang Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, ketersediaan pangan dicapai melalui peningkatan produksi dalam negeri dan penguatan cadangan pangan. Apa pun yang terjadi, Pemerintah terekam akan berjuang keras untuk mencukupi bahan pangan.

Lewat Rapat Koordinasi menjelang HBKN di berbagai tingkatan Pemerintahan, termasuk menjelang hari Lebaran ini, Pemerintah tampak ingin memotret bagaimana sesungguh nya kondisi ketersediaan pangan yang ada. Apakah sudah terpenuhi atau belum. Pemerintah sendiri, tentu tidak ingin kecolongan.

Di sisi lain, sekarang ini, ada nuansa baru yang digarap Pemerintah. Rupa nya Pemerintah tidak mau lagi dicap hanya tampil selaku “pemadam kebakaran” dalam mensolusikan ketersediaan bahan pangan ini. Kesan semacam ini, memang sudah cukup lama melekat. Pemerintah seperti yang kesulitan untuk melepasnya.

Oleh karena nya, kita dapat cermati, sejak jauh-jauh hari menjelang Lebaran, Pemerintah sudah melakukan ancang-ancang untuk merumuskan nya lewat pendekatan deteksi dini. Hal ini jelas merupakan langkah yang cukup baik untuk menghilangkan kesan selaku pemadam kebakaran.

Kesiap-siagaan menghadapi lonjakan harga beberapa hari menjelang hari Lebaran tiba, tentu harus diantisipasi jalan keluar nya. Berdasarkan pengalaman selama ini, pada situasi ini, memang sudah ditengarai kenaikan harga beberapa harga bahan pangan tersebut bakal terjadi. Kita sendiri tidak boleh memungkiri atas fenomena yang terjadi.

Tinggal sekarang bagaimana kita mencari solusi terbaik nya, agar kenaikan harga tersebut masih berada dalam posisi yang wajar. Inilah yang sulit. Istilah wajar, tentu akan terkait dengan kaidah keadilan.

Dilemanya, para produsen, seperti petani, peternak, pekebun, pembudi-daya ikan, nelayan, petani hutan dan lain sebagai nya, pasti mendambakan keuntungan yang optimal. Namun di sisi yang lain, kita pun harus menghormati aspirasi konsumen, yang menuntut agar harga masih dapat terjangkau.

Apalagi di era pandemi covid 19, daya beli masyarakat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Para pekerja banyak yang dirumahkan. Karyawan swasta banyak diatur ulang jam kerja nya. Bahkan beberapa kalangan wiraswasta pun banyak yang gulung tikar, karena tidak tumbuh nya perekonomian nasional, yang sangat berdampak nyata terhadap perkembangan perekonomian daerah.

Pangan menjelang Lebaran, memang harus dikelola secara cerdas, baik yang menyangkut ketersediaan atau pun tingkat harga yang terjadi di masyarakat. Pemerintah tidak boleh lagi memainkan peran sebagai pemadam kebakaran, tapi sudah saat nya Pemerintah menerapkan “early warning system”.

Bila hal ini dapat digarap dengan baik, kita optimis, ketersediaan dan harga bahan pangan akan dapat dikendalikan. Ke arah sanalah sebaik nya pola pikir kita tujukan. ***

PSI Gelar Kegiatan Bazar Murah Ramadhan di Kota Cirebon

0
DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Cirebon menggelar pasar murah di 2 kelurahan di Kecamatan Harjamukti, Minggu (26/4).

CIREBON (Aswajanews.id) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Cirebon menggelar pasar murah di 2 kelurahan di Kecamatan Harjamukti, Minggu (26/4). Sebanyak 500 paket sembako disiapkan bagi warga yang membutuhkan.

Sekretaris PSI Kota Cirebon Peter Nobel mengatakan, kegiatan pasar murah digelar untuk menyemarakkan bulan Ramadhan yang kini tinggal beberapa hari lagi berlalu. Selain itu, kegiatan tersebut juga ditujukan untuk membantu masyarakat.

“Jadi setelah kemarin kita sukses dengan program pasar murah minyak goreng, kini kita menggelar untuk sembako. Karena di bulan Ramadhan ini, kebutuhan akan sembako juga meningkat,” ungkapnya.

Peter menjelaskan, paket sembako yang dijual kepada masyarakat tersebut dibanderol dengan harga yang jauh lebih hemat dibanding harga normal. Setiap paket berisi antara lain beras 3 kg, gula, mi instan dan lainnya, Itu hanya ditebus Rp20 ribu saja.

“Kegiatan ini di bawah Biro Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Karena memang sasarannya adalah perempuan dan ibu-ibu yang jompo, janda atau yang mempunyai anak yatim. Jadi, kemarin, yang beli juga rata-rata ibu-ibu semua,” ungkapnya.

Peter berharap, semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat. Selain sebagai aksi berbagi berkah selama bulan suci Ramadan, kegiatan ini juga untuk mendekatkan para pengurus DPD dan DPC PSI Kota Cirebon kepada masyarakat di lingkungan mereka.

“Kami bersyukur bahwa dari 500 paket yang kami sediakan, ludes dibeli oleh masyarakat. Kami menambahkan 3 kg beras gratis kedalam paket,” pungkasnya.

Ketua Pemberdayaan Perempuan & Anak PSI Cirebon, Wiwin Christian sedang membagikan bantuan paket sembako kepada warga

Ketua Pemberdayaan Perempuan dan Anak PSI Kota Cirebon, Wiwin Christian bersama ketua PSI kota Cirebon Rubin Christian menambahkan, kegiatan ini semata-mata ingin memberikan bukti nyata PSI hadir dan bekerja untuk rakyat, terutama mendekati Hari Raya Idul Fitri yang harga kebutuhan menjadi meningkat. *(Denisa/Red)

Sambut Idul Fitri, Mayjen TNI Widi Prasetijono Bagikan Logistik untuk Personel Kodam IV/Diponegoro

0
Pangdam Mayjen TNI Widi Prasetijono memberikan logistik secara simbolis kepada perwakilan personel Kodam IV/Diponegoro di Lounge Diponegoro, Makodam IV/Diponegoro

Semarang (Aswajanews.id) – Sambut Idul Fitri 1443 H/2022 M, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono memberikan logistik secara simbolis kepada perwakilan personel Kodam IV/Diponegoro di Lounge Diponegoro, Makodam IV/Diponegoro, Jl. Perintis Kemerdekaan, Watu Gong, Kamis (28/04/2022).

Logistik berupa beras tersebut merupakan bantuan dari Indika Foundation sejumlah 40 Ton yang diberikan kepada seluruh Prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro dalam rangka menyambut Idul Fitri 1443 H/2022 M.

Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan terimakasih atas bantuan tersebut. Diharapkan bantuan ini bisa dimanfaatkan para prajurit dan PNS untuk mendukung kebutuhan menjelang hari raya. “Manfaatkan bantuan ini dengan semaksimal mungkin,” ungkap Pangdam.

Pada momentum tersebut, Pangdam juga mengingatkan kepada seluruh Prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro untuk menumbuhkan kepekaan sosial maupun kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Misalnya memberikan bantuan ekonomi kepada lembaga sosial seperti rumah zakat.

“Bila perlu kalau masih kurang lagi serahkan ke rumah zakat yang membutuhkan, kalau tentang kegiatan ibadah kita tidak perlu diceritakan ke orang lain, cukup Tuhan yang tau,” imbuh Pangdam.

Berkaitan dengan cuti Idulfitri, Pangdam juga menekankan kepada para Prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro agar senantiasa menjaga keamanan personel maupun materiil, sopan santun berlalu lintas dengan tidak arogan saat perjalanan. Memaksimalkan waktu untuk bersilaturahmi dengan keluarga, tidak melakukan pelanggaran dan kembali tepat waktu.

“Hati-hati di jalan, apabila ada permasalahan jangan ragu-ragu untuk berkomunikasi,” pungkas Pangdam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Parwito, Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mirza Agus, S.I.P., Kapok Sahli Pangdam Brigjen TNI Joko Triyanto, S,E., M.M., Para Asisten, Pa Liaison, Kabalakdam serta Dandim 0733/KS Letkol Inf Honi Havana M.MDS. (Pendam IV/Dip)

Warga Perbaiki Sendiri Jalan Rusak Jelang Arus Mudik Lebaran

0
Alasan keselamatan, sekumpulan warga dengan sukarela memperbaiki dan menutup jalan raya yang rusak dan berlubang, Rabu (27/4/2022).

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Menjelang puncaknya arus mudik lebaran, sekumpulan warga dengan sukarela memperbaiki dan menutup jalan raya yang rusak dan berlubang, Rabu (27/4/2022). Lokasinya di Kawasan Bundaran Tugu Patung Mangga tepatnya di depan kantor Kodim 0616, Pekandangan, Kec. Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Inisiatif warga tersebut patut mendapat apresiasi dan penghargaan. Mereka merasa prihatin, sehingga harus segera bertindak melihat pembiaran oleh pemerintah daerah dengan kondisi jalan yang rusak dan berlobang. Ironisnya, lokasi jalan yang berlubang itu tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Indramayu.

Pemerintah khususnya dinas terkait (PUPR) seolah olah tutup mata dengan kondisi jalan yang rusak dan berlubang tersebut yang dapat membahayakan keselamatan nyawa pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Sebagaimana dikatakan salah seorang warga yang enggan disebut namanya. Menurutnya, banyak kasus kecelakaan terjadi akibat jalan berlubang. Jalan yang rusak itu bisa membuat kendaraan rusak atau pengendara motor yang terjatuh.

Dikatakannya, ternyata pemerintah bisa dituntut karena membiarkan jalan rusak dengan alasan membuat ketidakyamanan di jalan, sekaligus membahayakan nyawa. Karena harus kita akui kalau kontur jalan yang buruk sering membuat kasus kecelakaan di jalan raya terjadi hingga merenggut nyawa.

“Jika ada kondisi yang tidak memungkinkan untuk perbaikan langsung, seharusnya pemerintah melalui Dinas PUPR melayangkan pemberitahuan terlebih dahulu, jangan terlihat seperti mengabaikan atau membiarkan karena warga negara juga membayar pajak untuk itu,” ujarnya.

Diketaui, kenyamanan di jalan raya jelas adalah sebuah kebutuhan dan pemerintah bisa dikenai sanksi jika rakyat menggugat kecelakaan yang ditimbulkan akibat jalan rusak. Soal hukuman juga sudah dijelaskan pada pasal 273 UU No. 22 Tahun 2009.

Soal sanksi yang dapat diberikan kepada pemerintah, 6 bulan penjara atau denda paling banyak 12 juta rupiah. Hukuman ini dapat berlaku ketika pemerintah mengabaikan jalan rusak dan mengakibatkan luka ringan atau kendaraan yang rusak akibat jalan itu. Sedangkan luka berat dapat dikenakan denda hingga 24 juta rupiah dan penjara 1 tahun. Sementara itu, jika korban meninggal dunia, pemerintah dapat dituntut penjara selama 5 tahun dengan denda sampai 120 juta rupiah. Sehingga jelas, harus langsung diperbaiki.

Jika belum bisa diperbaiki, pemerintah memiliki kewajiban untuk memasang rambu dan tanda jalan. Pemberitahuan ini wajib dipasang, dan jika terlihat seperti mengabaikan, maka pemerintah bisa dituntut karena membiarkan jalan rusak selama 1,5 tahun penjara. *(Snt/Red)

Bupati Bogor Ade Yasin Ditangkap KPK, Diduga Terkait Suap

0
Bupati Bogor Ade Yasin saat kena OTT KPK bersama beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat

JAKARTA (Aswajanews.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Jawa Barat. Dalam kegiatan tangkap tangan itu, KPK menangkap Bupati Bogor Ade Yasin dan beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat. Dia ditangkap KPK terkait dugaan kasus suap.

“Kegiatan tangkap tangan ini dilakukan karena ada dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dimintai konfirmasi, Rabu (27/4/2022).

KPK juga mengamankan beberapa pihak dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat (Jabar). Dia belum menjelaskan detail berapa orang yang ditangkap.

“Di antaranya Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya,” ucapnya.

Para pihak yang diamankan KPK itu masih berstatus terperiksa. KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak.

“KPK segera menentukan sikap atas hasil tangkap tangan dimaksud. Perkembangannya akan disampaikan lebih lanjut,” ujar dia.

Ali mengatakan, operasi tangkap tangan itu dilakukan sejak Selasa (26/4/2022) malam hingga Rabu pagi.

Ade Yasin Dikutip dari laman bhayangkari.or.id, Ade Yasin yang lahir pada 29 Mei 1968 ini merupakan istri dari seorang polisi. Ia menikah dengan Aiptu H Yanwar Permadi yang bertugas di Polres Bogor. Pasangan ini dikaruniai dua orang anak.

Sebelum terjun ke dunia politik, Ade Yasin berprofesi sebagai pengacara yang membela masyarakat tidak mampu dan termarginalkan selama 11 tahun. Ade terjun ke dunia politik tahun 2008 melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Nasib Ade Yasin ternyata mirip dengan sang kakak, Rachmat Yasin. Keduanya sama-sama berujung ditangkap KPK.

Rachmat dicokok dalam OTT KPK terkait kasus suap sebesar Rp 4,5 miliar dalam tukar-menukar kawasan hutan PT Bukit Jonggol Asri (BJA). Rachmat ditangkap KPK pada 7 Mei 2014 malam hari. *(Red)

Pembina DPP Pujakesuma Komjen Pol Drs Agus Andrianto Salurkan 10.000 Paket Sembako Ramadhan 1443 H

0
Sebanyak 10.000 paket sembako disalurkan Pembina DPP Pujakesuma Komjen Pol Drs. Agus Andrianto

MEDAN (Aswajanews.id) – Berbagi Ramadhan 1443 H, sebanyak 10.000 paket sembako disalurkan Pembina DPP Pujakesuma Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, bertempat di gudang Bun-Bun Cafe Jl.Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Pendistribusian 10.000 paket sembako berupa beras, gula dan minyak diserahkan secara simbolis oleh Eko Sopianto, SE Ketua DPP Pujakesuma, Rabu (27/04/22).

Komjen Pol Drs. Agus Andrianto melalui Prof. Hj. Sri Susilawati,SH. PhD selaku Wakil Dewan Pembina DPP Pujakesuma dalam kesempatan sambutannya menyampaikan pesan “agar di bulan suci Ramadhan kita harus banyak berbuat kebaikan dan membantu saudara saudara kita yg tidak mampu,” katanya.

Dikesempatan yang sama, Eko Sopianto, SE Ketua DPP Pujakesuma mengatakan, Terimakasih yang tak terhingga atas bantuan dan perhatian yang diberikan Dewan Pembina terhadap Pengurus DPP, DPW, DPD dan Masyarakat Pujakesuma di Sumatera Utara.

“Kegiatan ini adalah sebagai jembatan kemurahan dan kebaikan dari bapak pembina akan menyalurkan semua bantuan paket sembako itu kepada kaum dhuafa sehingga kehadiran Pujakesuma dapat dirasakan di tengah tengah masyarakat,” jelasnya.

Kiranya bantuan yang diberikan lanjut Eko, dapat meringankan kebutuhan masyarakat ekonomi lemah pada kondisi Pandemi dan kelangkaan minyak serta kenaikan harga menjelang Lebaran Idul Fitri.

Ketua DPP Pujakesuma tersebut berharap, untuk Pengurus DPW dan DPD dapat membagi tepat sasaran. “Mohon maaf karena bantuan ini blom bisa menyentuh secara menyeluruh DPW Insyaallah Tahun depan program ini akan dibuat pada seluruh DPW mulai Aceh sampai Lampung,” tutup Eko Sopianto dalam sambutannya.

Senada apa yang disampaikan Ketua DPP Pujakesuma, Ketua DPW Pujakesuma Sumut H.Khairum Rijal, ST MM turut menyampaikan terimakasih atas perhatian dan bantuan Ketua Dewan Pembina komjen Pol Agus Andrianto yang telah memberikan bantuan kepada warga Pujakesuma melalui DPD Pujakesuma Kabupaten/Kota.

“Bantuan ini sangat menyentuh bagi warga yg kesulitan ekonomi saat pandemi ini dan mewakili segenap warga Pujakesuma, para dhuafa, fakir miskin, pengurus panti asuhan dan yatim piatu yang menerima bantuan mengucapkan terimakasih dan mendoakan agar pintu rezeki Ketua Dewan Pembina komjen Pol Agus andrianto  terbuka semakin lebar dan memiliki karir tugas yang baik untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.

Keterkaitan kegiatan tersebut dibenarkan Joko Susilo, AMD Bendahara DPP Pujakesuma kepada Kru Delinews24.net.

“Benar bang, kegiatan berbagi sembako kita lakukan hari ini dari Pujakesuma, bantuan sendiri sebanyak 10.000 paket yang langsung diberikan oleh Dewan Pembina kita Bapak Komjen Pol Drs.Agus Andrianto,” kata Joko Rabu sore (27/04/22).

Berdasarkan keterangan yang didapat awak media dari Bendahara Umum DPP Pujakesuma Joko Susilo, Amd, terdata 10.000 bantuan untuk pengurus yang menerima adalah :

  1. DPP Pujakesuma
  2. DPW Pujakesuma Sumut
  3. DPW Wanita Pujakesuma Sumut
  4. DPW Generasi Muda Pujakesuma Sumut
  5. Generasi Mahasiswa Pujakesuma
  6. 25 DPD Pujakesuma kab/kota

7.Dhuafa, Fakir miskin, kelompok anak yatim, panti asuhan, anak berkebutuhan khusus dan warga Pujakesuma yang memiliki masalah ekonomi. (Rizky Zulianda)

Bupati Winarti Rolling Jabatan Eselon II dan III di Lingkup Pemkab Tulang Bawang

0
Bupati Tulang Bawang Dr Hj Winarti SE MH melaksanakan penyegaran di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang

TUBA (Aswajanews.id) – Bupati Tulang Bawang Dr Hj Winarti SE MH melaksanakan penyegaran di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang. Tercatat 9 pejabat yang dilantik pada kesempatan hari ini. Diantara pejabat tinggi Pratama tersebut terdapat Lusiana M.AP yang menjadi Asisten III Bupati Bidang Administrasi Umum, Dr (Cand) Dedy Palwadi AP.,MM dilantik menjadi Kadis PTSP, Dra. Desia Kesumayuda M.Si menjadi Kadis Kominfo, M. Puncak Setiawan, SP.,MM menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Tulang Bawang dan Hariyanto SE,.M. Ec.Dev hijrah ke Dinas PUPR Kabupaten Tulang Bawang, Dst.

Bupati Tulang Bawang hadir didampingi oleh Sekretaris Daerah kabupaten Tulang Bawang, Forkopimda plus Kabupaten Tulang Bawang, pejabat tinggi Pratama di lingkup Pemerintah kabupaten Tulang Bawang.

Dalam kesempatan ini Bupati menyampaikan beberapa hal, diantaranya harapan bupati agar pelantikan ini menjadi berkah bagi keluarga dan menjadi semangat baru dalam pengabdian kepada kabupaten Tulang Bawang.

“Semoga apa yang sudah ditentukan oleh Tim Baperjakat dan Saya membawa kebaikan untuk karier bapak ibu serta kebaikan untuk seluruh keluarga, amin yarobbal alamin,” ujar Bupati Winarti membuka sambutannya.

Bupati Tulang Bawang Dr Hj Winarti, SE MH menilai bahwa pelantikan kali ini merupakan bentuk penyegaran dalam sistem administrasi pemerintahan, semoga ini membawa hal positif dan segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Bertugas secara profesional dalam pelayanan masyarakat sehingga mampu bersinergi dengan 25 program BMW Tulang Bawang.

“Saya berpesan utk terus bergotong royong melaksanakan amanah 25 program BMW Tulang Bawang dengan baik dan profesional sehingga Visi misi kabupaten Tulang Bawang menjadi kabupaten yang aman mandiri dan sejahtera benar benar dapat terwujud amin yarobbal alamin,” pungkas Bupati Winarti menutup sambutan nya. Acara dilaksanakan dengan prokes Covid-19 ketat. (Diskominfo)

Patroli Bersenjata Polres Blora Sasar Daerah Rawan Jelang Lebaran

0
Polres Blora melalui Satuan Samapta intensif menggelar patroli bersenjata laras panjang

BLORA (Aswajanews.id) – Untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di kabupaten Blora terutama menjelang Idulfitri tahun 2022. Polres Blora Polda Jawa Tengah melalui Satuan Samapta, (Sat Samapta) intensif menggelar patroli bersenjata laras panjang. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan jalanan di wilayah setempat.

Adapun sasaran patroli Sat Samapta diantaranya adalah jalan raya yang rawan kejahatan, objek vital, kompleks perkantoran dan pemukiman penduduk, kawasan kantor perbankan serta pertokoan dan di tempat-tempat yang dianggap rawan gangguan kamtibmas lainnya.

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH melalui Kasat Samapta AKP Kusnio,SE mengatakan patroli Sat Samapta terus dilakukan dengan sasaran daerah daerah rawan untuk mengantisipasi terjadinya tidak kejahatan jalanan, seperti perampokan, penjambretan dan pencurian kendaraan bermotor serta tindak kejahatan lainnya terutama pada jalur jalur yang dilalui oleh para pemudik.

“Patroli ini sebagai salah satu bentuk pelayanan Polri terhadap masyarakat terutama para pemudik yang melintas sekaligus dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman menjelang hari Lebaran,” kata Kasat Samapta, Rabu (27/04/2022).

“Patroli ini terus digencarkan dengan harapan nantinya bisa mencegah terjadinya tindak kriminalitas, sehingga wilayah Kabupaten Blora tetap aman dan kondusif,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait pentingnya disiplin protokol kesehatan. “Selain patroli dengan kendaraan roda empat, kita juga gelar patroli dengan kendaraan roda dua. Harapanya adalah keamanan dan kenyamanan warga masyarakat di Blora,” pungkas Kasat Samapta. (Bidhumas)

Jelang Idul Fitri, Polres Purbalingga Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Petasan

0
Polres Purbalingga Musnahkan Miras dan Petasan Hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan

PURBALINGGA (Aswajanews.id) – Polres Purbalingga melaksanakan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) dan petasan menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah. Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolres Purbalingga, Rabu (27/4/2022).

Total yang dimusnahkan yaitu 2.223 botol miras berbagai merk dan 233 liter miras jenis tuak. Sedangkan petasan yang dimusnahkan berjumlah 5.176 butir berbagai ukuran.

Kapolres Purbalingga AKBP Era Johny Kurniawan mengatakan hari ini dilakukan pemusnahan barang bukti miras dan petasan. Barang bukti tersebut merupakan hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan selama Ramadhan menjelang Idul Fitri.

“Total ada 2.223 botol miras, 233liter tuak dan 5.176 butir petasan yang hari ini dimusnahkan,” jelasnya.

Disampaikan bahwa kadang miras sebagai pemicu tindak pidana seperti perkelahian maupun tindak kekerasan. Oleh sebab itu, kami lakukan razia miras yang hasilnya dimusnahkan pada hari ini, demi menciptakan situasi kondusif selama ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Razia miras tidak hanya dilakukan saat ini saja, namun akan dilakukan secara berkelanjutan dengan harapan mendukung situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Purbalingga,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Ketua FKUB Purbalingga KH Nurkholis Masrur menyampaikan apresiasi atas pemusnahan barang bukti miras dan petasan yang dilakukan Polres Purbalingga. Dia berharap dengan pemusnahan miras dan petasan mampu mendukung situasi keamanan di Purbalingga.

“Menurut kaca mata agama, Rosulullah bersabda minuman keras merupakan puncak segala macam kesalahan atau kemaksiatan. Maka kami mendukung upaya yang dilakukan oleh Polres Purbalingga demi situasi Kabupaten PurbaIingga yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Kegiatan pemusnahan miras dan petasan dihadiri Forkopimda, tokoh masyarakat dan tokoh agama Kabupaten PurbaIingga. Dilakukan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti miras oleh Kapolres Purbalingga dan Forkopimda.

Pemusnahan miras dilakukan dengan dihancurkan menggunakan kendaraan berat. Sedangkan petasan dimusnahkan dengan cara direndam dalam air hingga menghilangkan potensi ledakan. (Bidhumas)

Polres Purbalingga Gelar Doa Bersama Kelancaran Operasi Ketupat Candi 2022

0
Polres Purbalingga menggelar kegiatan Doa Bersama untuk Indonesia dalam rangka menghadapi Operasi Ketupat Candi tahun 2022

Purbalingga (Aswajanews.id) – Polres Purbalingga menggelar kegiatan Doa Bersama untuk Indonesia dalam rangka menghadapi Operasi Ketupat Candi tahun 2022, Selasa (26/4/2022) sore. Kegiatan dilaksanakan di halaman Kantor Satlantas Polres Purbalingga, dengan tema Bersama dalam Keberagaman Memohon Keamanan dan Kelancaran Operasi Ketupat Candi 2022 Polres Purbalingga.

Selain doa bersama, dilakukan juga pemberian santunan bagi anak yatim piatu. Santunan diberikan untuk 50 anak yatim piatu dari Ponpes Arrohman Kalikabong, Ponpes Al Amanah Assalafiyah Kalimanah, Panti Asuhan Siti Jamilah Penambongan, LPW Darut Taqwa Brobot dan Panti Asuhan Nurul Istiqomah Babakan.

Kapolres Purbalingga AKBP Era Johny Kurniawan mengatakan, doa bersama ini diselenggarakan untuk berdoa memohon kasih karunia Allah, agar dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2022 dapat berjalan dengan aman dan lancar. Harapannya bisa dijauhkan dari bencana atau marabahaya sehingga Polres Purbalingga bisa menjalankan amanah tugas pengamanan dengan baik.

“Kami berharap dengan doa bersama ini para petugas pengamanan bisa diberikan kekuatan, kemampuan dan kesehatan sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pengamanan Operasi Ketupat Candi 2022,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, selain itu hari ini dilakukan pemberian santunan bagi anak yatim piatu. Hal ini merupakan bentuk rasa syukur personel Polres Purbalingga untuk menyisihkan sebagian rezeki, bagi anak yatim-piatu yang membutuhkan uluran tangan.

“Dari rezeki yang diterima ada hak orang lain yang harus disalurkan kepada yang membutuhkan. Ini merupakan wujud kepedulian Polres Purbalingga karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ucap Kapolres.

Doa bersama diisi tausiah oleh KH Alimudin dari Purwokerto. Dalam tausiahnya menyampaikan diantaranya tugas kepolisian adalah tugas yang mulia. Oleh sebab itu, menurutnya melaksanakan tugas dengan baik dalam memberikan pelayanan masyarakat sama halnya dengan ibadah yang akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Kegiatan doa bersama diikuti oleh seluruh pejabat utama Polres Purbalingga, para kapolsek dan perwakilan anggota dari masing-masing bagian, satuan dan Polsek. Selain itu, kegiatan diikuti oleh pengurus Bhayangkari Cabang Purbalingga. (Bidhumas)

Kasdam IV/Diponegoro Rapat Bersama Forkopimda Jateng Bahas Pengamanan Lebaran 2022

0
Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Parwito mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jateng

SEMARANG (Aswajanews.id) – Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Parwito mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jateng, bertempat di kantor Gubernur Jawa Tengah, Jl. Pahlawan No. 9, Mugassari, Rabu (27/04/2022).

Tidak hanya membahas arus mudik dan balik pada lebaran 2022 wilayah Jateng, Rakor yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. tersebut juga membahas tentang kesiapan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait dengan penyiapan stok bahan pangan selama Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M.

Berkenaan hal tersebut, Kasdam mengatakan bahwa Kodam IV/Diponegoro telah menyiapkan langkah-langkah dalam rangka mendukung Polda Jateng menciptakan kondusifitas wilayah selama lebaran. Beberapa hal yang dilakukan diantaranya adalah berkoordinasi dengan instansi terkait, menyiagakan personel untuk pengamanan serta antisipasi bencana alam.

Selain itu Kodam IV/Diponegoro juga akan menempatkan aparat teritorial dan intelijen di masing-masing daerah guna melakukan deteksi dini dan cegah dini serta lapor cepat terkait dengan aksi terorisme. Melaksanakan pendisiplinan protokol kesehatan, memastikan kesiapan hingga ketersediaan rumah sakit untuk tempat isolasi.

Saat ini sebanyak 554 personel Kodam IV/Diponegoro diperbantukan (BKO) kepada Polda Jateng dalam rangka mendukung Operasi Ketupat Candi 2022.

“Sebanyak 5.290 personel juga telah disiagakan dalam menciptakan kondusifitas dan kenyamanan pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M nantinya,” ungkap Kasdam IV/Diponegoro.

Selain Kasdam IV/Diponegoro, acara tersebut juga dihadiri oleh Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto, S.H, M.M., Irwasda Polda Jateng Kombes. Pol. Drs. Untung Sudarto, Kajati Jateng Andi Herman, SH, MH Ketua DPRD Jateng H. Bambang Kusriyanto, B.Sc., serta seluruh unsur Forkopimda terkait. (Pendam IV/Dip)

Serahkan SK Tenaga Non PNS, Saply TH Sampaikan Selamat dan Apresiasinya

0
Penyerahan piagam penghargaan dan santunan dari PGRI Kabupaten Mesuji bagi tenaga pendidik dan Kependidikan non PNS usia diatas 60 Tahun dan Pembagian SK pengangkatan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Non PNS di lingkungan Pemkab Mesuji

Mesuji Lampung (Aswajanews.id) – Acara penyerahan piagam penghargaan dan santunan dari PGRI Kabupaten Mesuji bagi tenaga pendidik dan Kependidikan non PNS usia diatas 60 Tahun dan Pembagian Surat Keputusan (SK) pengangkatan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Non PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji Tahun 2022, diadakan diruang aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mesuji, pada hari Rabu (27/04/22).

Dihadiri oleh Saply TH selaku Bupati Mesuji, Wakil Bupati Mesuji, Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji,  Staf ahli, para asisten dan Kepala perangkat daerah di lingkup pemerintah Kabupatren Mesuji.

Mengawali sambutannya Bupati Mesuji Saply TH menyampaikan selamat serta terimakasih kepada saudara-saudara yang telah menerima Surat Keputusan (SK) Tenaga Non PNS, Apresiasi setinggi-tingginya kepada para penerima penghargaan serta santunan bagi tenaga pendidik dan kependidikan Non PNS yang diatas usia 60 tahun.

“Saya berharap kepada saudara-saudara yang telah menerima SK sebagai Tenaga Non PNS Kabupaten Mesuji hendaknya dapat mensyukurinya dan dapat menunjukkan kinerja yang optimal di perangkat daerahnya masing-masing,” harapnya.

“Untuk itu Saya minta kepada saudara-saudara agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional dalam memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat, serta patuhi hari kerja dan jam kerja. Bagi yang melanggar kedisiplinan tentu akan kita berikan sanksi, antara lain berupa teguran, hingga sanksi pemberhentian sesuai aturan yang berlaku,” lanjutnya.

“Melalui kesempatan yang berbahagia ini, saya kembali mengingatkan kepada kita semua bahwa kita ini adalah pelayan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Mesuji ada dikarenakan ada masyarakatnya. Untuk itu, berikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat tanpa membeda-bedakan,” tutupnya. (Ys)

Tinjau Kalikangkung, Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Berkendara dalam Kondisi Lelah Demi Keselamatan

0
Sigit menyempatkan untuk menyapa langsung masyarakat yang melaksanakan mudik di pintu Tol Kalikangkung. Ia berdialog dengan warga untuk memastikan perjalanan mudiknya dalam kondisi aman dan lancar.

SEMARANG (Aswajanews.id) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta stakeholder lainnya meninjau langsung Pos Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 untuk memastikan kesiapan pelayanan mudik Lebaran 2022.

Dalam tinjauannya kali ini, Sigit menyempatkan untuk menyapa langsung masyarakat yang melaksanakan mudik di pintu Tol Kalikangkung. Ia berdialog dengan warga untuk memastikan perjalanan mudiknya dalam kondisi aman dan lancar.

“Dari Jakarta ya, hati-hati diperjalanan ya. Semoga terus lancar dan nyaman perjalanan mudiknya,” kata Sigit saat berdialog dengan salah satu pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, Rabu (27/4/2022).

Selain melakukan upaya mencegah terjadinya kemacetan pada mudik tahun ini, Sigit menekankan, kepolisian dan seluruh stakeholder terkait lainnya juga fokus memprioritaskan faktor keselamatan bagi para pemudik.

Sigit mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik untuk tidak memaksakan perjalanannya apabila sudah merasa lelah. Mantan Kabareskrim Polri ini berharap, pemudik bisa memanfaatkan pos pelayanan yang telah disediakan untuk melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanannya.

“Telah disiapkan rest-rest area yang bisa digunakan masyarakat pada saat sudah mengemudi dan melampaui jam, atau ketahanannya. Kita imbau bisa istirahat sejenak di rest area yang tentunya disitu sudah ada pos pelayanan terpadu, pos pelayanan bagi masyarakat. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan pos pelayanan yang ada untuk refreshing sebentar,” ujar eks Kapolda Banten itu.

Pos pelayanan itu, kata Sigit, juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melaksanakan Ishoma, seperti membatalkan puasa ataupun melaksanakan sahur. Pasalnya, pos-pos tersebut juga menyiapkan takjil ataupun santapan sahur bagi para warga yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halamannya masing-masing.

“Ini juga untuk meyakinkan masyarakat dalam kondisi keadaan selalu prima dalam melaksanakan perjalanannya. Ini kita mohon untuk diinformasikan,” ucap Sigit.

Disisi lain terkait dengan upaya dan strategi mengantisipasi kemacetan saat puncak arus mudik, Sigit menuturkan bahwa, khusus di wilayah Jawa Tengah, telah disiapkan empat jalur alternatif selain jalan tol yang dapat dilalui oleh masyarakat. Yakni, jalur pantai utara, pantai selatan, arteri, dan jalur di wilayah selatan.

“Jadi itu alternatif-alternatif yang disiapkan bagi masyarakat yang tentunya juga perlu kita infokan kepada masyarakat. Sehingga kemudian bisa memilih berbagai jalur alternatif di luar jalur tol yang dipersiapkan,” tutur Sigit.

Tak hanya itu, pada pengecekan langsungnya kali ini, Sigit juga telah menerima laporan melalui simulasi Tactical Floor Game (TFG) dari personel kepolisian dalam menyiapkan kebijakan rekayasa lalu lintas one way serentak yang akan dimulai pada 28 April 2022 sejak pukul 17.00 hingga 24.00 WIB.

“Hari ini tadi kita lihat untuk Jawa Tengah peningkatannya masih belum terlalu besar. Laporan dari tadi malam sekitar enam sampai tujuh persen. Namun berdasarkan informasi yang kita lihat, karena kita juga memiliki beberapa kesiapan termasuk pemantau yang bisa kita lihat di Command Center secara Real Time. Saat ini arus sudah terlihat mulai padat di wilayah Losari, sehingga tentunya berbagai kesiapan harus kita laksanakan,” papar Sigit.

Tak lupa, Sigit meminta kepada seluruh personelnya untuk aktif menyampaikan informasi terkait kondisi terkini dari pelaksanaan mudik kepada masyarakat melalui saluran media. Dengan informasi secara cepat dan tepat, kata Sigit, diharapkan masyarakat dapat mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.

“Tadi juga kita minta informasi terkait masalah mudik betul-betul bisa disiapkan. Sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik bisa dapatkan informasi dari kepolisian langsung maupun melalui  kerjasama dengan radio atau televisi terdekat. Sehingga informasi terkini terkait kondisi arus mudik ini bisa terinformasikan dan masyarakat kemudian bisa sesuaikan kegiatannya berdasarkan informasi yang diberikan secara Real Time,” jelas Sigit.

“Hal-hal itu kita harapkan bisa membantu untuk mengurangi kepadatan sekaligus juga kita harapkan bisa mengurangi risiko kecelakaan yang tentunya akan menjadi hal-hal yang berdampak pada situasi yang ada di jalur mudik,” tambah Sigit sekaligus mengakhiri. (Bidhumas)

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Kapolri Cek Kesiapan Polda Jateng Mengantisipasi Arus Mudik

0
Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.meninjau secara langsung kesiapan Polda Jateng dalam menghadapi potensi kemacetan arus mudik Idul Fitri 1443 H/2022 M

SEMARANG (Aswajanews.id) – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono bersama Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P., dan Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H, S.St, M.K., sambut kedatangan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. di Lanumad Ahmad Yani Semarang, Rabu (27/04/2022).

Berangkat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Kedatangan orang nomor satu Kepolisian ke Jateng bertujuan untuk meninjau secara langsung kesiapan Polda Jateng dalam menghadapi potensi kemacetan arus mudik Idul Fitri 1443 H/2022 M guna memberikan kelancaran dan keamanan kepada masyarakat Jateng selama pelaksanaan mudik.

Dalam hal tersebut Kapolri mengecek secara langsung jalur mudik wilayah Jateng melalui Pos Terpadu GT Kalikangkung KM 414, dilanjutkan memonitoring CCTV kendali lalu lintas Se-Jateng. Orang nomor satu Kepolisian tersebut juga menerima paparan dari Dirlantas Polda Jateng terkait dengan perkembangan situasi lalu lintas.

Selain melakukan upaya mencegah terjadinya kemacetan pada mudik tahun ini, Kapolri menekankan, kepolisian dan seluruh stakeholder terkait lainnya juga fokus memprioritaskan faktor keselamatan bagi para pemudik.

Kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik, Kapolri menghimbau agar tidak memaksakan perjalanan dan apabila sudah merasa lelah dan jangan sungkan untuk memanfaatkan pos pelayanan yang telah disediakan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

“Telah disiapkan rest-rest area yang bisa digunakan masyarakat pada saat sudah merasa lelah. Kita imbau bisa istirahat sejenak di rest area yang tentunya disitu sudah ada pos pelayanan terpadu, pos pelayanan bagi masyarakat. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan pos pelayanan yang ada untuk refreshing sebentar,” ujarnya.

Selain itu Kapolri juga menekankan kepada jajarannya untuk selalu aktif menyampaikan informasi terkait kondisi terkini dari pelaksanaan mudik kepada masyarakat melalui saluran media, sehingga diharapkan dengan informasi yang cepat dan tepat, masyarakat dapat mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas. (Pendam IV/Dip)

Berhasil Lakukan Pembinaan Kepada WBP, Kanwil Kemenkumham Jateng Raih Penghargaan

0
Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng A Yuspahruddin menerima penghargaan dari Dirjen Pemasyarakatan Reynhard Saut Poltak Silitonga pada acara Syukuran Menuju 58 Tahun Pemasyarakatan di The Sultan Hotel and Residence Jakarta, Selasa (26/04).

SEMARANG (Aswajanews.id) – Upaya Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah dalam mendorong Unit Pelaksana Teknisnya untuk melakukan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berbuah manis.

Kanwil Kemenkumham Jateng dinilai berhasil menjalankan program tersebut, setidaknya bila dilihat dari penghargaan yang diterima hari ini.

Kanwil Kemenkumham Jateng ditetapkan sebagai Kantor Wilayah dengan produk penjualan terbanyak se-Indonesia dalam program One Day One Prison Product yang diusung Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham.

Penghargaan itu diterima langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng A Yuspahruddin dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reynhard Saut Poltak Silitonga pada acara Syukuran Menuju 58 Tahun Pemasyarakatan yang berlangsung di The Sultan Hotel and Residence Jakarta, Selasa (26/04).

Sebagai informasi, One Day One Prison Product merupakan gerakan promosi terhadap produk hasil karya WBP di Lapas dan Rutan, yang targetnya adalah adanya penjualan produk-produk tersebut setiap hari.

Program bertujuan untuk mendukung dan meningkatkan serta mengapresiasi produktivitas warga binaan melalui pembelian produk hasil karya mereka. Selain itu juga ikut menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 15 persen kepada negara.

Ditemui selepas kegiatan, Kakanwil Kemenkumham Jateng A Yuspahruddin menjelaskan makna dari diterimanya penghargaan tersebut. “Oleh karena itu saya mengapresiasi pada Unit Pelaksana Teknis yang telah berhasil menjual produknya,” ujarnya memberikan pujian.

“Tingkatkan terus, kalau misalnya kegiatan ini terus berlangsung maka saya yakin warga binaan ini bisa sejahtera, petugasnya juga bisa sejahtera, karena dia telah berproduksi dan produksinya dibeli di luar, artinya mereka semua akan mendapatkan keuntungan baik material dan secara moral,” ungkapnya menambahkan.

Yuspahruddin juga mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti bahwa Lapas dan Rutan di Jawa Tengah telah berhasil menjalankan program pembinaan.

“Artinya dengan penghargaan ini bisa disimpulkan bahwa pembinaan warga binaan di Jawa Tengah telah berhasil. Karena salah satu parameter keberhasilan pembinaan WBP adalah banyak WBP yang produktif dan banyaknya karya yang diproduksi,” jelasnya.

Diketahui juga, pada acara itu Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang dianugerahi 2 penghargaan sekaligus, yakni UPT terbaik pertama dalam melakukan pembinaan terhadap WBP dan UPT terbaik kedua yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba ke dalam Lapas dan Rutan se-Indonesia. Atas prestasi jajarannya Kakanwil Kemenkumham Jateng mengutarakan harapannya.

“Harapannya untuk yang lainnya (Lapas dan Rutan di Jawa Tengah), saya berharap nanti, tahun ini Lapas di Jawa Tengah seluruhnya, sudah bisa menyukseskan programnya BNN bahwa Lapas yang bersinar, bersih dari narkoba” katanya berharap.

“Yang kedua seluruh Lapas dan Rutan kita ini harusnya selalu bisa melaksanakan pembinaan, bisa selalu berproduksi, karena WBP merupakan tenaga kerja yang besar, yang potensial, yang bila tidak diberikan pelatihan mereka menjadi tenaga kerja yang sia-sia,” pungkasnya menutup keterangan. (Bid Humas)

Kapolda Jateng Jamin Kelancaran Arus Mudik Jalur Selatan

0
Kapolda mengecek kesiapan di Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2022 di Pos Pam Sampang Kabupaten Cilacap

CILACAP (Aswajanews.id) – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengunjungi Cilacap saat melakukan pengecekan Pos Pengamanan dan jalur mudik di sepanjang jalur selatan Provinsi Jateng. Hadir didampingi sejumlah pejabat utama, Kapolda mengecek kesiapan di Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2022 di Pos Pam Sampang Kabupaten Cilacap.

Dalam keterangan persnya, Kapolda menjelaskan bahwa Pospam Sampang akan menjadi tulang punggung jalur mudik wilayah Selatan-Selatan.

“Jalur ini menerima arus mudik dari arah Pejagan, Tegal, Slawi yang mengarah ke Banyumas hingga Cilacap. Jalur nanti akan kita pecah apabila terjadi kepadatan penuh, agar di wilayah Selatan-Selatan tidak terjadi adanya crowded,” ujar Kapolda.

Selanjutnya juga akan disiapkan drone, yang berfungsi untuk memantau prioritas jalur yang akan diurai.

Guna menjamin kelancaran arus di Jalur Selatan, Kapolda juga memerintahkan jajaran untuk memberikan yang terbaik pada masyarakat. “Jangan ada wilayah yang crowded. Tidak boleh terjadi kemacetan total. Rekayasa lalu lintas sudah kita siapkan dan sudah digladikan dibawah arahan teknis dari Dir Lantas,” tegas Ahmad Luthfi.

Sementara itu, Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro menghimbau seluruh pemudik untuk mematuhi peraturan lalu lintas guna terciptanya mudik aman dan mudik sehat.

“Apabila saat mudik dengan menempuh perjalanan yang cukup panjang dan jauh, silahkan ada beberapa pos-pos Polisi yang memberikan pelayanan, kalau sudah cape agar segera istirahat, kemudian tetap patuhi Protokol Kesehatan,” tuturnya.

Menindaklanjuti penekanan Kapolda Jateng guna menjamin kemanan saat arus mudik dan balik, disampaikan juga bahwa Polres Cilacap telah mengantisipasi beberapa titik rawan kejahatan. Pihaknya tidak segan untuk memberikan tindakan tegas dan terukur bagi para pelaku kejahatan.

“Kita akan memberikan tindakan tegas dan terukur khusus bagi penjahat-penjahat yang bisa mengancam jiwa maupun nyawa masyarakat, tentunya dengan ketentuan kita sudah memberikan peringatan dan himbauan sesuai prosedur,” tegas Eko Widiantoro. (Bidhumas)

Polres Pekalongan Salurkan BLT Minyak Goreng kepada Ribuan Penerima Manfaat

0
Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng, Senin (25/4/2022).

PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Saat ini pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng untuk masyarakat yang berhak agar meringankan pembelian minyak goreng yang harganya sedang tinggi. Besaran BLT minyak goreng, yakni Rp.300.000, adapun untuk wilayah Kabupaten Pekalongan disalurkan melalui Polres Pekalongan.

“Pada hari ini Polres Pekalongan kembali melakukan penyaluran bantuan dari pemerintah yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam hal ini pembagian minyak goreng yang berjumlah 1.994,” ucap Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H, Senin (25/4/2022).

Selain melaksanakan penyaluran bantuan pemerintah yakni paket minyak goreng lanjut Kapolres, kita juga melaksanakan vaksinasi. Jadi kita siapkan tempat vaksinasi untuk masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi, baik vaksinasi 1,2 dan 3 (booster).

Pemerintah pun menargetkan, BLT minyak goreng harus sudah tersalurkan seluruhnya dalam waktu satu minggu sebelum Idul Fitri. Artinya, pemerintah dan TNI-Polri memiliki waktu dua minggu untuk menyalurkan BLT minyak goreng.

Adapun penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng yang dilakukan Polres Pekalongan akan dilaksanakan selama empat hari, mulai dari tanggal 25 s/d 28 April 2022 kepada ribuan warga masyarakat Kabupaten Pekalongan.

AKBP Arief menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan cara penelusuran ke tempat (on the spot) dalam mencari calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng dari pemerintah. Penelusuran langsung dilakukan ke Pedagang Kaki Lima (PKL) serta pemilik warung kecil yang merupakan sasaran program bantuan tersebut.

“Kita on the spot ke lapangan, sehingga kita mendapat data riil, mana pedagang yang benar-benar akan kita berikan,” ujar AKBP Arief.

Menurutnya, cara ini efektif dan tepat sasaran karena bisa langsung melihat kondisi PKL dan pemilik warung yang sekiranya cocok mendapat BLT minyak goreng. Cara lain, yang juga digunakan, melalui komunitas pedagang.

“Sehingga menunjukkan beberapa pedagang di sana, pedagang di sini, sehingga mempermudah kita secara teknis, sehingga sasaran yang kita dapatkan bisa dapat kita dapatkan,” terang dia.

Selain dua cara tadi, Polres Pekalongan juga memanfaatkan jaringan Polres di berbagai wilayah. Tak ketinggalan, pihaknya juga bekerja sama dengan kepala desa hingga dinas-dinas pemerintah daerah, imbuhnya. (Bid Humas)

PLTU Batubara Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat Diduga Mencemari Lingkungan

0
Direktur Eksekutif Yayasan Srikandi Lestari, Sumiati Surbakti pada diskusi krisis iklim serta nonton bareng film "Bara Hitam" di Jalan Dr. Manysur Medan, Minggu (24/4/2022)

MEDAN (Aswajanews.id) – Oligarki PLTU Batubara Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat diduga mencemari lingkungan di pangkalan susu. Hal ini mengakibatkan rusaknya kualitas air dan udara sehingga terganggunya kesehatan anak-anak yang tinggal di lingkungan sekitar di ring 1. Maka Yayasan Srikandi Lestari mengagas dan melakukan diskusi krisis iklim serta nonton bareng film “Bara Hitam”, Minggu (24/4/2022) di Jalan Dr. Manysur, Medan.

Didalam diskusi ini, Direktur Eksekutif Yayasan Srikandi Lestari, Sumiati Surbakti menjelaskan bahwa sudah 44 persen terjadi perubahan iklim seperti kesehatan di lokasi PLTU Batubara di Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, sehingga berdampak kepada masyarakat yang mengalami penyakit kulit hingga kepada anak-anak.

“Kita mengkampayekan agar menghentikan proyek PLTU Batubara yang ada dilangkat, serta memberikan solusi yang kami tawarkan adalah sinar matahari sebab karena energi ini saat baik dan merupakan ciptaan Allah,” jelas Sumiati Surbakti dalam diskusi serta launching Sekolah Energy Bersih untuk anak-anak yang terdampak lingkungan.

Bahkan Sumiati Surbakti juga mengutarakan bahwa pihaknya telah melakukan pengamatan hingga menggunakan satelit bahwa disana, tidak ada bak penampung abu, yang seharusnya pihak PLTU Batubara harus menyediakan bak penampung abu di dalam jarak sekitar 2,5 Kilometer di sekitar lokasi.

“Kami sudah pastikan dengan satelit bahwa dilokasi PLTU Batubara Pangkalan Susu tidak ditemukan bak penampung abu, dan Amdal yang dikeluarkan juga seharusnya juga ada saringan abu sebab PLTU ini setiap harinya mengeluarkan abu sekitar 2,5 ton perharinya,” sebut Sumiati Surbakti.

Selanjutnya dari Fossil Free yang diwakilkan oleh Rimba Nasution yang merasakan dampaknya yang terjadi di lokasi PLTU Batubara yang berada di Kabupaten Langkat ini, sangat tragis dan menakutkan sebab, anak-anak disekitar lokasi mengalami ganguan kesehatan dengan mengalami sekujur tubuhnya gatal-gatal hingga tangan para anak-anak  untuk belajar tidak bisa menulis.

“Demi uang mengancurkan lingkungan, demi uang merusak masa depan. Sebab suasana di PLTU sangat mengerikan, maka kasus PLTU Batubara di Sumatera dari Aceh hingga Lampung hampir sama kasus sama,” ungkap Rimba Nasution dalam diskusi ini.

Bukan hanya itu saja, jelas Rimba Nasution pernah merasakan hujan tapi panas, panas tapi hujan, maka itulah suasana krisi iklim yang terjadi yang dirasakan bila lingkungan sudah tercemar.

“Kalau kita sadari kita bisa memperbaiki dengan tangan pemerintah, tapi bila tidak juga kita bisa meminta atau membangkang untuk tidak membayar pajak kepada pemerintah,” beber Rimba Nasution dengan tegas.

Maka dalam diskusi ini juga, hadir dari Psikologis yang juga Dosen di Universitas Politeknik Negeri Medan, Atika mengungkapkan bahwa isu lingkungan di dalam isu politik tidak terlalu penting dan tidak populer.

“Ekonomi ekspolistasi, siapa yang diuntungkan tentu sejumlah elit, dan yang pasti dirugikan adalah kelompok orang miskin,” jelas Atika dalam pemaparannya yang dihadiri dari para aktifis lingkungan yang ada di Sumatera Utara. *(Rizky Zulianda)

Wakil Walikota Padangsidimpuan Buka Webinar di Kantor BPJS Ketenagakerjaan

0
Wakil Walikota Padangsidempuan kembali lagi membuka kegiatan webinar ketenagakerjaan bagi non ASN Kementerian Agama di Kantor Jamsostek

Padangsidempuan, Sumut (Aswajanews.id) – Wakil Walikota Padangsidempuan kembali lagi membuka kegiatan webinar ketenagakerjaan bagi Non ASN Kementerian Agama di Kantor Jamsostek, Jalan Imam Bonjol No 34 Kota Padangsidimpuan, Selasa (26/4/2022).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan, Sanco Simanullang mengucapkan berterimakasih kepada Pemko Padangsidimpuan dan perwakilan Kementerian yang telah meluangkan waktunya untuk berkunjung dalam rangka pembukaan kegiatan itu di kantor Jamsostek.

“Selama dua hari berturut-turut, Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota saling susul untuk membuka kegiatan di kantor kami. Ini merupakan dukungan yang luar biasa untuk membakar semangat kami dalam percepatan perlindungan bagi seluruh masyarakat dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Terimakasih kepada Pemko Sidimpuan,” ucap Sanco.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Walikota Padang Sidimpuan, Ir Arwin Siregar MM dalam saat membuka webinar, menghimbau kepada seluruh masyarakat  menjadi ikut peserta Jamsostek.

“Baik yang bekerja di sektor formal seperti badan usaha/pemberi kerja maupun informal seperti mitra delivery, petani dan lainnya untuk segera mendaftarkan diri dan pekerjanya ke dalam jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutur Arwin.

“Hanya dengan iuran sebesar Rp16.800/bulan, kita sudah terlindungi dari resiko sosial ekonomi yang disebabkan kecelakaan kerja maupun kematian. Jaminan kematian sebesar Rp42 juta, ini sungguh membantu,” imbuhnya.

Ia mengaku, Pemko Padangsidimpuan sedang merencanakan program besar untuk melindungi para pekerja rentan seperti Bilal Mayit, Guru Sekolah Minggu, serta pekerja keagamaan lainnya sebanyak kurang lebih 5.000 orang.

Perlindungan Jamsostek menurut Wawako, sangat penting karena salah satu tujuan adanya BPJS Ketenagakerjaan adalah menjadi ‘jaring pembatas’ masyarakat agar tidak menambah angka kemiskinan baru, pasca wafatnya pencari nafkah.

“Bayangkan saja, apabila ada seorang pekerja dengan 2 orang anak mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan kematian. Keluarga tidak hanya mendapatkan santunan kematian sebesar 48 kali upah yang dilaporkan, 2 orang anak yang ditinggalkan itu juga mendapatkan beasiswa sampai dengan selesai Pendidikan Strata I. Ini luar biasa,” ungkap Wawako.

Kepala Tata Usaha Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan Kasman mengungkapkan akan melakukan berbagai upaya dan perencanaan guna mewujudkan pendaftaran bagi seluruh pegawai non ASN.

“Tindak lanjutnya akan segera kami sampaikan kepada pimpinan. Kebetulan hari ini ada kegiatan vaksinasi, jadi beliau titip salam dan diwakilkan kepada kami,” katanya.

Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan, Yuliandi Sahputra didampingi Account Representative BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan, Yuswiriadi pada penutupan kegiatan menyampaikan siap memproses pendaftaran para guru Non ASN

Kementerian Agama menjadi peserta baru.

Di sela-sela kegiatan, Sarma Siregar, ahli waris tenaga kerja almarhum Ardiansyah yang merupakan karyawan PLN dan meninggal dunia 22 Juni 2020, menerima manfaat pensiun sebesar Rp655.950 per bulan.

“Betul, ahli waris menerima manfaat pensiun seumur hidup, karena selama ini ikut program jaminan pensiun. Program lengkap kita Jaminan Kecelakaan Kerja, Kematian, Hari

Tua, dan Pensiun. Sangat banyak manfaatnya kalau ikut program lengkap,” jelas Kepala Bidang Pelayanan Freddy Panggabean.

Ditambahkan Freddy, ahli waris almarhum juga menerima Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta ditambah hasil tabungan Jaminan Hari Tua dan akumulasi pengembangan sebesar Rp33.503.840. (Humas)

Lewat Radio, Polres Pekalongan Sosialisasikan Rekayasa Lalulintas Ganjil Genap dan One Way Saat Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran

0
Polres Pekalongan mensosialisasikan rekayasa lalulintas ganjil genap dan One Way yang akan dilaksanakan pada saat arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2022 lewat Radio RKS-FM Kajen, Senin (25/4/2022)

PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Puncak arus mudik tahun ini diperkirakan akan terjadi pada 28 April sampai 30 April 2022. Karena itu, untuk mengantisipasi lonjakan pemudik di waktu yang bersamaan, Polres Pekalongan mensosialisasikan rekayasa lalulintas ganjil genap dan One Way yang akan dilaksanakan pada saat arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2022 lewat Radio RKS-FM Kajen, Senin (25/4/2022).

Dalam kegiatan Talk Show tersebut bertindak sebagai narasumber Kanit Kamsel Satlantas Polres Pekalongan Ipda Teguh S dan Kasubsi PIDM Sihumas Ipda A Tamerin, S.H.

Dijelaskan Ipda Teguh bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bakal menggelar Operasi Ketupat 2022 dalam rangka pengamanan situasi Lebaran Tahun 2022. Operasi Ketupat 2022 akan digelar selama 12 hari mulai 28 April sampai 9 Mei 2022.

Dan Sebagai informasi, pemerintah akan menerapkan sistem ganjil genap dan one way (satu arah) dari Gerbang Tol Cikampek Km 47, Gerbang Tol Kalikangkung Km 414, sampai dengan Gerbang Tol Halim.

Sistem ganjil genap dan one way sendiri akan diberlakukan pada saat masa arus mudik dan arus balik pada tanggal 28 April-1 Mei 2022 dan 6-8 Mei 2022. Untuk pelaksanaan sistem tersebut serta perpanjangan waktunya bersifat situasional sesuai dengan diskresi kepolisian.

Ipda Teguh juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik dengan berkendara sepeda motor agar tidak membawa muatan berlebihan saat melakukan perjalanan mudik lebaran 1443 Hijriah. Sebab membawa muatan berlebihan menggunakan sepeda motor bisa membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengendara yang lain.

Sementara itu, Kasubsi PIDM Sihumas Ipda A Tamerin, S.H., menjelaskan, untuk mewujudkan Mudik yang aman dan sehat, pihaknya mengimbauan kepada masyarakat untuk melakukan vaksin booster, sebagai salah satu upaya bersama agar tetap sehat dan menekan penyebaran kasus Covid-19.

“Dan untuk mendukung percepatan vaksinasi, Polres Pekalongan juga akan menggelar vaksinasi Drive Thru dengan harapan nantinya dapat menjangkau para pendatang maupun pemudik dari luar kota yang belum tersentuh vaksin dosis 1, 2 maupun Booster,” ujar Ipda Tamerin.

Operasi Ketupat Candi 2022 adalah operasi kemanusian untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran dan juga dalam rangka mengantisipasi kerawanan tindak kejahatan saat masa lebaran. (Bid Humas)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts