Google search engine
Beranda blog Halaman 251

Bupati Sumedang: NU Diharapkan jadi Spritual dan Solusi Ekonomi Umat

0

Sumedang (Aswajanews.id) – Nahdlatul Ulama (NU) diharapkan tidak hanya fokus berperan membina umat dari segi keagamaan, tetapi juga turut berperan dalam menguatkan ekonomi umat. Harapan tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat menghadiri hari lahir (Harlah) ke-96 NU di Aula PCNU Sumedang, Senin (31/1/2022) malam.

“Tantangan NU ke depan tidaklah semakin ringan tetapi akan semakin komplek. Saya harap, selain fokus membina umat dari segi keagamaan, NU juga fokus menguatkan ekonomi umat,” ucap Bupati.

Bupati Dony mengatakan, berdasarkan hasil survei, dari 1.000 sampel 77 desa di 26 kecamatan, pengikut NU di Sumedang saat ini mencapai 60 persen dari jumlah penduduk di Sumedang.

Jumlah tersebut, kata Bupati, harus bisa dimanfaatkan sebagai potensi untuk menguatkan ekonomi umat dengan cara memanfaatkan teknologi informasi. “NU harus punya database yang lengkap dan terintegrasi. Nanti kita bisa masuk ke dalam rantai pasokan digital. Produsen dan konsumennya dari NU sehingga punya marketplace tersendiri. Insyaallah ekonomi pun akan maju,” ungkapnya.

Sejalan dengan tema Harlah NU ke 96 “Merawat Jagat dan Membangun Peradaban”, Bupati berpesan agar NU harus tetap menjadi bagian perekat bangsa atau ‘paku bumi’ di tengah-tengah keberagaman suku bangsa dan agama di Indonesia.

“NU hadir menjadi perekat bangsa dan bagian penting dalam mempertahankan NKRI, Islam rahmatan lilalamin, sebagai rahmat bagi semesta alam,” tutur Bupati.

Dia pun mengajak, kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota PCNU untuk tetap menjaga kondusifitas dan mempertahankan NKRI melalui Islam yang berpaham Ahlusunah wal jamaah.

“Dengan berpahamkan Islam Ahlusunah wal jamaah, NU lebih mengedepankan tasamuh, tawasut, tawazun serta i’tidal dalam menegakkan amal maruf nahyi munkar,” kata Bupati Dony.

Ditempat sama, Ketua PCNU Sumedang KH. Idad Istidad mengatakan, peringatan Harlah NU menjadi sebuah pondasi dalam meneruskan perjuangan NU ke depan.

Oleh karenanya, ia menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut bersama-sama menjaga dan merawat kondusifitas di tengah-tengah pluralistas Sumedang.

“Terima kasih kepada Bupati, Forkopimda dan seluruh pimpinan partai politik dan keagamaan yang telah bersama-sama ikut menjaga dan merawat kondusifitas, pluralistas di Sumedang,” ujar KH Idad.

Sementara itu, Kapolres Sumedang Eko Prasetyo Robbyanti dalam testimoninya merasa terbantu dengan suasana Kamtibmas dan kondusifitas yang diciptakan umat muslim di Kabupaten Sumedang, khususnya warga NU.

“Terima kasih atas peran NU dalam menjaga kondusifitas. Semoga ke depan lebih ditingkatkan lagi,” kata Kapolres.

Eko menambahkan, perlu adanya sinergitas ulama dengan pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi seperti masalah Omicron, masalah ekonomi, Kantibmas dan permasalahan lainnya.

Menurut Kapolres, NU dapat menjadi motor penggerak umat mengatasi berbagai persoalan tersebut, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan syiar Islam di bumi Sumedang.

“Saya ucapkan selamat harlah NU ke-96. Semoga NU menjadi motor pengerak umat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Syiar Islam di bumi Sumedang,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Forkopimda, Rois Suriah PCNU Sumedang KH. Kholil, Wakil Sekretaris PW PCNU Aceng Muhyi, pimpinan Ormas Keagaman dan Partai Politik dan pengurus badan otonom NU sepert Muslimat NU, Fatayat NU, GP Anshor dan IPNU/IPPNU Sumedang. (Riks/RB)

Dua Kapolres di Jajaran Polda Jabar Resmi Berganti

0

Bandung (Aswajanews.id)  Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Suntana, M.Si memimpin pelaksanaan upacara serah terima jabatan Kapolres Kuningan Polda Jabar dan Kapolres Ciamis Polda Jabar. Upacara serah terima jabatan tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Selasa (8/2/2022).

AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc. Eng yang sebelumnya sebagai Kapolres Ciamis Polda Jabar mendapat promosi jabatan menjadi Kabag Dalprogar Rorena Polda Jabar. Posisinya digantikan oleh AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro S.I.K., S.H., M.T. yang sebelumnya menjabat sebagai Akreditor Madya Div Propam Polri.

Kemudian AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya S.I.K., M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Kuningan Polda Jabar mendapat promosi jabatan sebagai Kapolres Lampung Tengah Polda Lampung. Posisinya digantikan AKBP Dhany Aryanda S.I.K. yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Metro Gambir Polres Jakarta Pusat Polda Metro Jaya.

Kapolda Jabar mengatakan bahwa serah terima jabatan yang telah dilaksanakan merupakan bagian dari siklus pembinaan SDM Polri yang telah disusun dan dijalankan secara terencana, terpola dan terprogram sesuai kebijakan pimpinan Polri dan kebutuhan organisasi. Dengan demikian pada setiap pelaksanaan serah terima jabatan, maka di dalamnya dituntut komitmen, dedikasi dan tanggung jawab serta loyalitas pejabat yang bersangkutan, untuk dapat melaksanakan peran, tugas serta fungsi yang diamanahkan oleh Allah SWT, yang sekaligus sebagai kepercayaan dari pimpinan Polri, yang harus dilaksanakan secara professional, akuntabel serta penuh rasa tanggung jawab.

“Kepada Kapolres yang baru, saya mengucapkan selamat atas promosi jabatan yang telah dipercayakan, dan diharapkan dapat melanjutkan prestasi serta kinerja yang telah dilaksanakan oleh pejabat lama, jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk membuktikan kualitas dan kompetensi serta selalu memberikan kontribusi positif untuk kemajuan organisasi, sehingga Polri semakin dipercaya masyarakat,” tutur Kapolda Jabar.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Suntana M.Si menjelaskan bahwa untuk mewujudkan kinerja organisasi yang baik harus didukung dengan sosok pimpinan kesatuan yang mampu dalam segala aspek, terutama kepemimpinan yang memiliki karakter kuat, visioner serta mampu menerapkan tindakan kreatif, inovatif serta transparan, akuntabel dan professional sesuai dengan kebijakan pimpinan Polri dalam mewujudkan personel yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas Transparansi Berkeadilan). (Humas Polda Jabar)

Jelang Mudik Lebaran, Ormas PBB Kab Bandung Gelar Vaksinasi Massal

0

Soreang (Aswajanews.id) – Memasuki puasa Ramadhan hari ke-6, Sabtu (9/4/2022), Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) DPC Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Mako Pasgat Lanud Sulaiman menggelar vaksinasi massal. Dengan menerapkan protokol kesehatan, vaksinasi yang diadakan di kantor Sekretariat Ormas PBB Jl. Bhayangkara No.2 Soreang tersebut memberikan vaksin dosis I, II dan III (booster) untuk masyarakat sekitar Soreang Kabupaten Bandung.

Vaksinasi yang dilaksanakan Ormas Pemuda Batak tersebut untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam upaya percepatan pencapaian vaksinasi massal terutama pemberian dosis 3 (booster) mendekati mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah.

Erwin R Damanik, Ketua Ormas PBB Kab Bandung yang juga kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPW Jawa Barat kepada wartawan mengatakan, vaksinasi massal gratis yang diadakan kali ini dengan target 500 dosis untuk masyarakat Soreang Kabupaten Bandung.

“Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, DPC PBB membantu program pemerintah untuk percepatan vaksinasi covid-19 dosis ke-2 dan ke-3. Adapun jenis vaksin yang disuntikan kepada warga adalah jenis Pfijer dan Astrazeneca,” ujarnya.

 

Pada kegiatan itu dihadiri pula Pabandya Komsos Spotdirga Mako Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Tjepat) TNI AU, Letkol Pas MR Sitompul yang juga turut menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mengajak saudara dan keluarga untuk datang ke tempat tempat pelayanan pemberian vaksin yang disediakan oleh pemerintah.

“Vaksin ini aman, halal karena itu ajak teman dan saudara untuk ke tempat pelayanan pemberian vaksinasi gratis,” imbau Sitompul.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster lantaran menjadi salah satu syarat mudik 2022. *(Elisa Nurasri)

UU TPKS Resmi Disahkan DPR, Ini Poin-poin Pentingnya, Rakyat Wajib Tahu

0

Jakarta (Aswajanews.id) – Setelah penantian panjang selama 6 tahun, akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) menjadi undang-undang.

Pengesahan ini berlangsung dalam rapat paripurna DPR yang digelar pada Selasa (12/4/2022).

Pengesahan ini bertujuan untuk memberikan payung perlindungan bagi korban kekerasan seksual.

Poin Penting UU TPKS 

Ketua Panitia Kerja RUU TPKS Willy Aditya menilai UU TPKS adalah undang-undang yang berpihak dan berperspektif pada korban.

Ia turut menerangkan bahwa UU TPKS mengatur victim trust atau dana bantuan korban.

Yakni kompensasi yang diberikan negara kepada korban kekerasan seksual jika pelaku kekerasan seksual tidak bisa membayar restitusi.

Terdapat 10 poin penting dalam UU TPKS yang perlu diperhatikan, yakni sebagai berikut :

1. Setiap perilaku pelecehan seksual termasuk dalam kekerasan seksual 

Dalam Pasal 4 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan tindakan non fisik berupa isyarat, tulisan, dan/atau perkataan kepada orang lain yang berhubungan dengan bagian tubuh seseorang dan terkait dengan keinginan seksual, dipidana karena pelecehan seksual non fisik.

Hukuman yang diberikan kepada pelaku yakni pidana penjara paling lama 9 bulan dan/atau pidana denda paling banyak Rp 10 juta.

 2. Melindungi korban revenge porn 

Pada Pasal 4 ayat 1 UU TPKS, disebutkan ada sembilan tindak pidana kekerasan seksual berdasarkan UU TPKS yakni

– pelecehan seksual non fisik

– pelecehan seksual fisik

– pemaksaan kontrasepsi

– pemaksaan sterilisasi

– penyiksaan seksual

– pemaksaan perkawinan

– eksploitasi seksual

– perbudakan seksual

– kekerasan seksual berbasis elektronik.

Untuk kekerasan seksual berbasik elektronik ini termasuk revenge porn atau penyebaran konten pornografi dengan modus balas dendam kepada korban.

Dengan adanya UU TPKS ini, korban revenge porn dilindungi oleh hukum.

3. Pemaksaan hubungan seksual bisa dikenai denda dan pidana 

Pada Pasal 6, disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan perbuatan memaksa orang lain menggunakan alat kontrasepsi dengan kekerasan atau ancaman kekerasan bisa dipidana karena pemaksaan sterilisasi dengan pidana penjara paling lama 9 tahun dan/atau denda Rp 200 juta.

4. Pemaksaan perkawinan 

Ketentuan pidana bagi pelaku pemaksaan perkawinan tertuang di dalam Pasal 10 UU TPKS.

Pada Pasal 10 Ayat (1) UU TPKS dijelaskan, setiap orang secara melawan hukum memaksa, menempatkan seseorang di bawah kekuasaannya atau orang lain, atau menyalahgunakan kekuasaannya untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perkawinan dengannya atau dengan orang lain, dipidana karena pemaksaan perkawinan.

Dalam UU ini, pelaku bisa terancam pidana paling lama 9 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 200 juta.

5. Pelaku tidak hanya dikenai pidana dan denda 

Dalam Pasal 11, dijelaskan bahwa selain pidana penjara dan pidana denda, pelaku TPKS dapat dijatuhi pidana tambahan berupa:

– Pencabutan hak asuh anak atau pengampunan

– Pengumuman identitas pelaku

– Perampasan keuntungan yang diperoleh dari tindak pidana, dan/atau

– Terakhir adalah pembayaran Restitusi

Restitusi adalah pembayaran ganti kerugian yang dibebankan kepada pelaku atau pihak ketiga berdasarkan keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, atas kerugian material atau immaterial yang diderita Korban atau ahli warisnya.

6. Korporasi yang melakukan TPKS bisa dikenai pidana dan denda 

Pihak korporasi yang melakukan TPKS dapat dikenai denda sekitar Rp 200 juta sampai Rp 2 miliar.

Hal ini disebutkan dalam Pasal 13.

Selain itu, korporasi dapat dijatuhi pidana tambahan berupa:

– Pembayaran Restitusi Pembiayaan pelatihan kerja

– Perampasan keuntungan yang diperoleh dari TPKS

– Pencabutan izin tertentu penutupan seluruh atau sebagian tempat usaha dan/atau kegiatan koperasi

– Terakhir, pembubaran korporasi

7. Keterangan saksi/korban dan 1 alat bukti sudah cukup menentukan terdakwa 

Adapun Pasal 20, menjelaskan bahwa dengan hanya keterangan saksi dan/atau korban TPKS dan 1 alat bukti yang sah, seseorang dapat ditetapkan menjadi terdakwa.

Berikut adalah alat bukti yang sah dalam pembuktian TPKS yakni:

– Keterangan saksi

– Keterangan ahli

– Surat

– Petunjuk

– Keterangan terdakwa

– Alat bukti lainnya berupa informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan

8. Korban berhak mendapatkan restitusi dan layanan pemulihan 

Pada Pasal 24, disebutkan, korban TPKS berhak mendapatkan restitusi dan layanan pemulihan.

Jika pelaku tidak mampu membayar Restitusi, maka pelaku dikenai pidana penjara pengganti paling lama 1 (satu) tahun.

Restitusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa:

– Ganti kerugian atas kehilangan kekayaan atau penghasilan

– Ganti kerugian yang ditimbulkan akibat penderitaan yang berkaitan langsung sebagai akibat tindak pidana

– Selanjutnya, penggantian biaya perawatan medis dan/atau psikologis, dan/atau

– Ganti kerugian atas kerugian lain yang diderita korban sebagai akibat tindak pidana

9. Korban TPKS peroleh pendampingan 

Dalam UU TPKS Pasal 27 sampai Pasal 29, korban atau setiap orang yang mengetahui atau menyaksikan terjadinya TPKS bisa melaporkan kepada kepolisian, UPTD PPAD, atau lembaga penyedia layanan, baik di tempat korban berada maupun di tempat kejadian perkara.

Selanjutnya, UPTD PPAD atau lembaga penyedia layanan wajib memberikan pendampingan dan layanan yang dibutuhkan korban.

Selain itu, lembaga tersebut bertugas membuat laporan kepada kepolisian.

10. Tidak ada restorative justice 

Penyelesaian perkara tindak pidana kekerasan seksual tidak akan bisa menggunakan pendekatan restorative justice.

Pendekatan restorative justice sendiri adalah penyelesaian suatu perkara dengan menitikberatkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korban.

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Eddy Hiariej.

“Tidak boleh menggunakan pendekatan restorative justice,” tegas Eddy Hiariej, dikutip Kamis (14/4/2022).

Sehingga upaya-upaya penyelesaian dengan uang dapat dihindari. (Stv)

Ungkap Kasus Viral Tawuran Remaja di Genuk

0

SEMARANG (Aswajanews.id) – Polrestabes Semarang adakan press release Ungkap Kasus Viral Tawuran Remaja di Genuk. Kegiatan Press Release tersebut dilaksanakan di ruang lobby Polrestabes Semarang yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K, M.I.K. Rabu (20/04/2022) Pkl 15.00 WIB.

“Disampaikan kepada awak media bahwa tersangka berinisial CIA, RF beserta ke-6 (enam) temannya adalah pelaku yang sedang berkumpul di lapangan daerah Semarang sambil meminum-minuman keras,” ungkapnya.

Adapun kronologis kejadian bermula pukul : 02.30 wib  para pelaku berkeliling menggunakan 3 (tiga) sepeda motor Jenis satria FU warna putih, Honda Vario warna hitam dan Honda Scoopy  warna putih. Sambil menunggu sahur, sesampainya di Genuk Kota Semarang para pelaku melihat segerombolan anak-anak remaja yang sedang nongkrong didepan gerbang, namun begitu para pelaku datang mereka berdiri seolah-olah akan menyerang dan memberikan ancaman.

Kemudian para pelaku mengeluarkan 1 (satu) buah senjata tajam jenis parang bergagang kayu  sepanjang 60 cm  warna hitam yang yang di simpan di tebeng motor yang dia kendarai sedangkan pelaku yang lain mengeluarkan 1 (satu) buah senjata tajam jenis parang tanpa gagang  sepanjang 50 cm warna putih  dan 1 (satu) buah bambu sepanjang 30 (tiga) puluh selanjutnya para pelaku mengejar anak-anak remaja sambil membawa senjata tajam tersebut yang mereka bawa namun mereka melarikan diri.

Adapun Barang Bukti yang sudah di dapatkan berupa, 1 (satu) buah senjata tajam jenis parang tanpa gagang sepanjang 50 cm warna putih, 1 (satu) buah senjata tajam jenis parang bergagang kayu sepanjang 60 cm warna hitam dan 1 (satu) buah bambu sepanjang 30 (tiga puluh) cm.

“Untuk tersangka atau pelaku dikenakan dalam rumusan pasal sebagaimana yang di maksud Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat RI No. 12 tahun 1951,” ucapnya. (Bidhumas)

Polres Tubaba Polda Lampung Membentuk Tim Satgas Anti Begal

0

TUBABA (Aswajanews.id) – Polres Tulang Bawang Polda Lampung, membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Begal guna memberikan rasa aman bagi masyarakat terutama jelang Idhul Fitri 1443 H.

Satgas beranggotakan personil Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang Barat dan Polsek jajaran tersebut, berjumlah 15 personil, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Fredy Aprisa, S.H,M.H.

Setelah terbentuk, Satgas akan langsung melakukan penanggulangan segala bentuk gangguan Kamtibmas khususnya C3 (Curat, Curas dan Curanmor).

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi,S.I.K, M.M, yang diwakili Waka Polres Kompol Zulkarnain, S.E, S.H, M.H menjelaskan, pembentukan satgas merupakan salah satu terobosan Polri dalam menanggulangi segala tindak kejahatan khususnya Aksi begal.

“Hal ini sejalan dengan instruksi Kapolda Lampung Irjen Pol Drs Hendro Sugiatno, agar menindak tegas semua pelaku begal,” ujarnya usai memimpin apel pembentukan satgas di mapolres setempat, Jum’at (22/4/22) pagi.

Setelah terbentuk, lanjut Waka polres, Satgas ini selama 24 jam telah siap menerima informasi dan siap melakukan tindak lanjut pemberantasan pelaku begal. Selain itu, personil yang terdaftar dalam satgas sudah memiliki kemampuan khusus dan dilengkapi dengan peralatan yang memadai.

“Satgas akan melakukan tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan yang meresahkan dan membahayakan masyarakat,” terangnya.

Upaya pemberantasan begal, diakui Waka Polres perlu dukungan segenap masyarakat. Salah satunya dengan memberikan informasi kepada Polisi apabila mengetahui adanya tindak kejahatan.

Untuk posko anti begal terdapat 2 pos yang terletak di Perbatasan Tiyuh daya sakti dan Perbatasan tiyuh penumangan.

“Apabila masyarakat mengetahui adanya suatu tindak pidana bisa menghubungi nomor pengaduan 081379211141, pasti langsung kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Selain itu, Waka Polres mengaku siap memberikan hadiah bagi masyarakat yang berani melawan pelaku begal. Meskipun demikian, Zulkarnain menjelaskan masyarakat juga harus tetap waspada, tidak asal melawan dan tentu harus penuh perhitungan. Tetapi yang terpenting adalah hindari tempat-tempat yang memang dinilai rawan kriminalitas seperti jalan yang sepi atau jika bepergian hendaknya juga tidak sendirian jika harus melintasi jalan yang sepi.

Artinya kata Waka Polres menghindari kejahatan jauh lebih penting daripada kita harus benar-benar melawan begal yang biasanya sudah siap dengan segalanya. “Kecuali terpaksa dan diperkirakan mampu ya harus dilawan,” kata Waka Polres. (Fnd)

Jelang Pocari Sweat Run, Yana Minta Prokes Diperhatikan

Bogor (aswajanews.id) – Atlet menembak asal Kota Bogor, Dewi Laila Mubarokah berhasil menyabet medali emas untuk Indonesia di SEA Games, Vietnam, Senin (16/5/2022). Medali itu didapat Dewi Laila di nomor Women’s 10m Air Rifle. Dia berhasil menyumbangkan medali emas untuk Indonesia ke-20 dengan mengalahkan tujuh pesaingnya ketika bertanding di Hanoi National Sport Training Center, Vietnam.

Dia tampil apik saat membidik sasaran dengan menorehkan skor 247.0. Dewi Laila berhasil mengalahkan wakil dari Vietnam, Thanh Thao Phi di posisi kedua dengan 246.2 dan penembak Thailand, Chanitta Sastwej yang meraih perunggu dengan 224.6.

Sebelumnya, Dewi Laila juga berhasil menyumbangkan satu medali perak di nomor 10m Air Rifle Wanita Beregu. Dia berada satu tim bersama Citra Dewi Resti asal Cimahi dan Monica Daryanti asal Kabupaten Tangerang. “Dewi Laila Mubarokah mendapatkan medali emas setelah sebelumnya waktu itu gagal berangkat ke PON Papua di detik-detik terakhir. Hasil ini dilakukan sangat luar biasa untuk membuktikan bahwa dia masih pantas berada di papan atas atlet menembak elite Indonesia,” kata Ketua KONI Kota Bogor, Benninu Argoebie.

Ben sapaannya menyatakan, hasil ini merupakan pencapaian terbaik dan juga merupakan ‘tabungan’ untuk menghadapi Porprov ke depan, dimana hari ini posisi atlet-atlet menembak Jawa Barat ada di posisi atas 1,2 dan 3. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Herry Karnadi merasa bangga dengan ukiran prestasi atlet asal Kota Bogor tersebut yang tampil di SEA Games, Vietnam dengan hasil memuaskan.

“Dan sebagai apresiasi tentunya pemkot akan menyiapkan bonus sebagaimana yang sudah diatur dalam perwali. Diharapkan akan menyemangati atlet yang lain dari cabang yang lain, khususnya dari Kota Bogor,” katanya.(Prokompim).

 

 

Dukung Smart Economy, Pemerintah kabupaten Rembang Luncurkan Sipuma

REMBANG (aswajanews.id) – Pemerintah Kabupaten Rembang meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pelayanan UMKM Maju (Sipuma) di aula lantai IV Kantor Bupati, Selasa (17/5/2022). Di mana, melalui aplikasi tersebut, dapat memberi kemudahan dalam mengakses informasi seputar UMKM, termasuk fasilitasi pengurusan berbagai perizinan.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Dindagkop UMKM) Kabupaten Rembang M Mahfudz menyampaikan, di aplikasi Sipuma terdapat beberapa informasi yang dapat diakses masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Mulai dari informasi pelayanan, pelatihan, event, dan pemasaran.

Selain itu, lanjut Mahfudz, dalam aplikasi Sipuma juga ada fitur layanan informasi izin usaha, layanan pangan industri rumah tangga (PIRT), layanan hak kekayaan intelektual (Haki), layanan halal, dan layanan usaha non-perseorangan. Adanya informasi tentang sejumlah perizinan tersebut, diharapkan dapat memberikan petunjuk dan pengetahuan bagi yang ingin mengurusnya.

Ditambahkan, masyarakat juga akan mendapatkan bimbingan dari pendamping jika kesulitan dalam mengurus izin tersebut. Adanya fitur Halo UMKM, juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berkonsultasi seputar UMKM.

“Melalui pelayanan berbasis digital ini, masyarakat akan lebih mudah memperoleh atau mendapat layanan, khususnya UMKM. Jadi, bisa mengakses program dan kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM. Ataupun upaya untuk memperoleh perizinan,” terangnya.

Lebih lanjut, Mahfudz menerangkan, Sipuma merupakan aplikasi berbasis website. Sehingga, nanti akan terintegrasi dengan Rembang smart city.

Dijelaskan, untuk mengakses Sipuma, masyarakat bisa masuk atau login menggunakan nomor induk kependudukan (NIK). Aplikasi tersebut, ke depannya akan dikembangkan untuk menampilkan produk-produk hasil dari UMKM Rembang. Harapannya, Sipuma terus berkembang dan selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan pelaku UMKM.

Senada, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Rembang Prapto Raharjo menambahkan, Sipuma merupakan salah satu bagian smart city, khususnya dalam mendukung smart economy.

“Smart city dengan berbagai aplikasinya, tujuannya adalah layanan publik. Masyarakat akan mendapatkan kemudahan-kemudahan mengakses layanan dan informasi, seperti Sipuma,” terang Prapto.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengapresiasi atas diluncurkannya aplikasi Sipuma. Melalui aplikasi itu, para pelaku UMKM bisa lebih mudah mengakses informasi maupun mengembangkan usahanya.

Menurutnya, UMKM merupakan pilar penting dalam pertumbuhan perekonomian di Rembang, yang memiliki hampir 100 ribu orang pelaku UMKM. Sehingga, dibutuhkan kemudahan akses informasi dan pelayanan bagi pelaku UMKM, untuk menunjang percepatan peningkatan kualitas usahanya.

“UMKM ini menjadi prioritas di dalam perekonomian kita. Karena UMKM ini di samping mampu bertahan, juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terang bupati.

kominfo Rembang

BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

Bogor (aswajanews.id) Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis Hotel Bogor Raya, Jalan Golf Estate, Danau Bogor Raya, Kota Bogor, Kamis (19/5/2022).

Kegiatan sosialisasi yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah dan dihadiri seluruh bendahara pengeluaran OPD ini terkait update peraturan terbaru Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

“Peraturan baru ini sebenarnya sudah diterapkan dan sosialisasi ini untuk lebih mendalami regulasi terbaru secara lengkap dan jelas karena Pemerintah Kota Bogor mempunyai kewajiban menyetorkan pajak sekaligus pertemuan rutin dalam rangka rekonsiliasi, pembinaan dan pendampingan terkait proses pengelolaan keuangan,” ujar Kepala BKAD Kota Bogor, Denny Mulyadi.

Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, para bendahara merupakan orang-orang yang terpercaya dan dipercaya pengguna anggaran atau pimpinan OPD. Diakuinya saat ini Pemkot Bogor masih kesulitan mencari bendahara, karena bendahara mempunyai spesifikasi tertentu.

“Sulit untuk mencetak bendahara-bendahara baru, karena bapak ibu merupakan hasil dari pengalaman berpuluh-puluh tahun dan ini satu potensi,” ujarnya.

Sekda menuturkan, ada beberapa hal yang harus terus-menerus dikembangkan bendahara karena setiap tahun selalu ada aturan baru. Sehingga bendahara harus terus update dan memegang teguh aturan. Menurutnya, aturan itu bisa dikuasai jika dipelajari dan dibaca. Ia menekankan agar bendahara jangan sampai terjebak dan melakukan kesalahan.

Tak hanya mempelajari peraturan, bendahara harus memahami akuntansi dasar, harus teliti, mengingat bendahara mempunyai kewenangan melakukan evaluasi sebelum pencairan anggaran, harus disiplin membuat laporan, memahami DPA. Pasalnya, jika tidak disiplin, laporan keuangan bisa mengalami keterlambatan dan mengakibatkan keterlambatan lainnya.

“Bendahara harus loyalitas dan harus siap disukai dan tidak disukai. Karena bendahara mempunyai fungsi strategis, harus menyimpan uang, melaporkan, menatalaksanakan dan mempertanggungjawabkan, semua pekerjaan berisiko dan saya berharap kinerja bapak ibu bisa terus diperbaiki,” ujar Sekda.(Prokompim).

Kota Bandung Dinobatkan Sebagai Kota Dengan Makanan Tradisional Terbaik di Asia

(Aswajanews.id) – Kota Bandung dinobatkan sebagai salah satu kota dengan makanan tradisional terbaik di Asia versi Taste Aatlas Awards 2021.

Bandung sukses meraih posisi kelima dalam Taste Atlas Awards 2021 untuk kategori “Kota Terbaik di Asia untuk Makanan Tradisional”. 

Bandung mendapatkan poin 4,39 setelah Bangkok, Hongkong, New Delhi, dan Seoul. 

Sebelumnya, Kota Bandung juga meraih peringkat ketujuh di dunia dengan kategori “Kota Terbaik di Dunia untuk Makanan Tradisional”.

Ada sekitar 16 makanan dan dua minuman lokal khas Bandung yang masuk ke dalam rekomendasi Tasteatlas melalui laman resminya

Sajian kuliner khas Bandung yang jadi favorit adalah batagor, mi kocok, kupat tahu, dan soto Bandung. 

Batagor dan mi kocok merupakan makanan tradisional Bandung yang mendapatkan skor tertinggi yaitu 4.5.

Sementara untuk minuman, Bajigur dan Bandrek masuk dalam rekomendasi Taste Atlas.

Bukan tanpa alasan, Bandung dikenal sebagai kota dengan masakan dan jajanan terbaik yang bisa memanjakan lidah para penikmatnya.

Taste Altas merupakan situs asal Kroasia yang fokus mengulas soal makanan tradisional, resep lokal, dan restoran autentik dari seluruh dunia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno menyambut bangga dinobatkannya Kota Bandung menjadi Kota Terbaik di Asia untuk Makanan Tradisional.

Menurutnya, masuknya Kota Bandung sebagai kota kuliner terbaik di Asia bisa meningkatkan geliat pariwisata.

“Semoga dengan masuknya Kota Bandung di daftar kota dengan kuliner terbaik di Asia bisa meningkatkan jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara untuk datang ke Bandung dan mencicipi langsung kuliner terbaiknya,” ujar Sandiaga Uno dilansir melalui Instagram akun Pesona Indonesia.

Selain itu, kata dia, hal ini juga dapat mendorong proses pemulihan ekonomi serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

“Dengan begitu kita akan mendorong kebangkitan ekonomi dan peluang usaha serta lapangan kerja yang seluas-luasnya,” kata dia. (rob)

Ganjar Kembali Cek Tanggul Laut Jebol

0
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali meninjau beberapa titik yang tergenang rob

SEMARANG (Aswajanews.id) – Penanganan jangka pendek pada tanggul laut yang jebol sudah dikerjakan. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan selain sumber luberan pada tanggul jebol, penanganan rob tinggi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang juga dilakukan pada titik-titik lain yang berpotensi terjadi luberan air pasang.

Selasa (24/05/2022) siang, Ganjar kembali meninjau beberapa titik yang tergenang rob. Dia menjelaskan saat ini penanganan telah berlangsung.

“Iya kalau jangka pendek beberapa tanggul yang kemarin bahasa ramainya di publik itu jebol kita cari. Karena sebenarnya kalau menutup itu jauh lebih cepat,” kata Ganjar saat meninjau lokasi terdampak rob di Kampung Ujung Laut, RT 01/RW 01, Kelurahan Bandarharjo, Kota Semarang, Selasa 24/05/2022.

Khusus penanganan di Kampung Ujung Laut itu, Ganjar meminta agar membuat tanggul di antara PT Janata Marina Indah dengan PT Optima Sinergi Comvestama. Sebab di tempat itu terdapat titik luapan air laut.

“Ini ketemu masyarakat, ini teman saya, dia tahu di daerah sini ternyata kemarin coba kita tutup jebolnya di sana, agak panjang. Tapi kalau kita lihat titiknya ternyata di sini lebih dekat. tanahnya sudah ada, ini tinggal dikeruk. Maka saya minta dikerjakan sebelum jam 1 karena hari ini kemungkinan akan naik lagi. Kalau ini bisa kita cegah hari ini insyaallah di sana bisa terkendali,” kata Ganjar.

Usai dari Kampung Ujung Laut dan sekitar Pos I Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Ganjar juga melihat kondisi tembok penahan/tanggul yang jebol di kawasan PT Pinnacle Apparels. Ganjar bersama rombongan BBWS, Dinas PSDA, dan Pelindo menuju lokasi menggunakan kapal karet milik Basarnas. Kemudian berlanjut menuju ke dermaga Tambaklorok.

“Kita minta dari BBWS, PSDA Provinsi, dan Kota kalau ada sistem instrumen untuk kita memantau, mengetahui titik-titik yang kemarin bocor. Apakah karena jebol apa karena limpasan. Sehingga masyarakat kita kasih early warning atau peringatan dini kepada masyarakat dengan harapan masyarakat siaga,” katanya.

Pemantauan tersebut juga untuk mengetahui titik-titik kebocoran air pasang di sepanjang wilayah Pantura. Ganjar berharap ada gambar dari udara sehingga diketahui koordinat titik yang mengalami kebocoran.

“Dalam kondisi emergency kita musti show off. Peralatan, manusia, dan sumber dayanya digerakkan sejak tadi malam. Terima kasih kawan-kawan di kabupaten/kota dengan provinsi semua bekerja sama termasuk dari masyarakat yang membantu,” ungkap Ganjar.

Sementara untuk penanganan jangka panjang sudah ada beberapa penanggulangan yang sudah dilakukan. Misalnya di Pekalongan ada tanggul laut yang masih berjalan. Lalu di sekitar Semarang-Demak ada tol yang sedang dikerjakan termasuk sebagai penahan rob.

“Di Pekalongan umpama tanggul lautnya masih jalan, yang di sini tol Semarang-Demak itu juga kita coba untuk menghalau itu. Memang musti ada regulasi yang cukup ketat di area coastel ini, pinggiran ini. Kalau bangunannya masih mengambil air tanah cukup tinggi ya kita akan mengalami ini terus,” jelas Ganjar. (Humas Jateng)

Sekretaris Bappilu PSI Jabar Ajak Anak Muda untuk Nyaleg

0
I Gede Ngurah Eka, Sekretaris Bappilu PSI Jabar

BANDUNG (Aswajanews.id) – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat mulai mempersiapkan diri untuk menatap kontestasi politik 2024. Dengan target mendapatkan 1 Fraksi disetiap daerah di Jawa Barat, PSI bergerak cepat untuk mulai memanaskan mesin politiknya.

Demi bisa memuluskan langkah tersebut, PSI Jabar mengajak anak muda untuk terlibat dalam pencalegan bersama PSI. Hal ini diungkapkan oleh I Gede Ngurah Eka, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PSI Jabar yang juga politisi muda PSI.

“Anak muda akan jadi penentu masa depan bangsa ini, oleh karenanya anak muda di Jawa Barat harus berani mengambil peran untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik,” terang Eka.

Ia mengatakan bahwa partainya akan terus konsisten menjadi partainya anak muda dengan semangat anti korupsi dan anti intoleransi. Hal itu didukung dengan kebijakan PSI “Tanpa Mahar” dalam proses seleksi Bacaleg ini.

“PSI selamanya akan berusaha mewujudkan politik yang bermartabat dan berkeadilan. Untuk itu saya mengajak anak muda Jabar untuk bersama-sama menebar kebajikan, merawat keragaman, dan meneguhkan solidaritas,” tutup Eka.

Saat ini PSI telah membuka pendaftaran bakal calon legislatif 2024. Pendaftaran dapat dilakukan melalui http://psi.id/daftar-bacaleg-psi/. *(Elisa Nurasri)

Dua Hari Pasca Rob Tinggi, Ganjar Akan Audit Bangunan di Pesisir

0
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan dua langkah penanganan rob Tinggi yang melanda pesisir utara

SEMARANG (Aswajanews.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan dua langkah penanganan rob Tinggi yang melanda pesisir utara. Selain penyelesaian penambalan tiga titik lokasi tanggul jebol, ganjar juga akan mengaudit seluruh bangunan di pesisir khususnya di kawasan pelabuhan Tanjung Mas.

Pernyataan itu disampaikannya usai meninjau kawasan Tambak Lorok, Kota Semarang, Rabu (25/5). Petugas BBWS dan Kementerian PUPR di lokasi, langsung melaporkan progres penanganan rob.

“Bocorannya ada tiga yang sudah ditambal satu pak. Ini kita percepat terus untuk menambal dua titik yang lain,” ujar salah seorang petugas berompi Kementrian PUPR kepada Ganjar.

Perwakilan Kementrian PUPR bernama Adek itu mengatakan, selain penanganan jangka pendek tersebut juga akan dilaksanakan audit pada bangunan-bangunan di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

“Yasudah, kerja bagus semua. Semoga bisa segera tertangani. Temen-temen, ini (penanggulan sementara) dipercepat ya. Kalau bisa hari ini selesai. Makasih yaa,” kata Ganjar pada para pekerja.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan dua hari pasca banjir rob yang melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas ternyata ditemukan setidaknya tiga titik luberan. Sejak kemarin, penanganan sementara telah dilakukan.

“Jadi ternyata ditemukan satu tanggul lagi yang bocor. Kemarin kan kita nemu dua, satu sudah diselesaikan kemarin dua jam, saya terimakasih kawan-kawan bekerja sangat cepat,” katanya.

Mantan anggota DPR itu menjelaskan, saat ini para petugas juga tengah berupaya menyelesaikan penanganan pada tanggul yang bocor sepanjang 20 meter. Ganjar juga memantau ketinggian air laut sampai tadi malam sudah rendah.

“Kemudian hari ini kerjasama dengan masyarakat, saya dilihatkan tadi pagi koordinasi dengan warga dan kepolisian bagus, semuanya ikut sekarang dikerjakan,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, setelah tiga titik tanggul bocor selesai ditangani akan sangat membantu untuk mencegah. Ganjar juga setuju dengan ide dari BBWS untuk mengaudit bangunan yang ada di sekitar pesisir laut.

“Kalau itu nanti auditnya bagus aman ya jalan, kalau nggak ya segera kita perbaiki,” tandasnya.

Seperti diketahui, Senin (23/5) terjadi banjir rob di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kenaikan ketinggian air laut serta bocornya sejumlah tanggul jadi sebab rob masuk deras dan menggenangi ke kawasan pelabuhan. (Humas Jateng)

Konser di Kota Bandung Diizinkan, Berikut Aturannya

Bandung (Asawajanews.id) – Konser atau acara seni/musik/dan budaya yang digelar di ruang terbuka atau outdoor diperbolehkan kembali digelar di Kota Bandung.

Hal itu menyusul terbitnya Peraturan Wali Kota nomor 44 Tahun 2022 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Wali Kota Bandung nomor 33 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Kota Bandung.

Dalam Perwal tersebut disebutkan kegiatan/aktivitas event dan/atau konser seni/musik/budaya hingga meeting, Incentiev, conferencing dan exhibitions.

Dalam pelaksanaan di dalam ruangan atau di luar ruangan diperbolehkan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19 secara ketat.

Ketentuan Event atau konser dalam ruangan;

– Ruangan kapasitas 2000 orang dihadiri paling banyak 500 orang
– Ruangan dengan kapasitas 1000 orang sampai 2000 orang dihadiri paling banyak 400 orang
– Ruangan dengan kapasitas 600 orang sampai 1000 orang dihadiri paling banyak 250 orang.
– Untuk ruangan dengan kapasitas kurang dari 600 orang, paling banyak dihadiri 40 persen dari kapasitas ruangan.

Sedangkan aturan atau batasan jumlah penonton di ruang terbuka adalah:

– Venue dengan luas 15.000 meter persegi paling banyak dihadiri 2.500 orang.
– Venue dengan 10.000 meter persegi paling banyak dihadiri 1.500 orang
– Venue 5.000 meter persegi paling banyak dihadiri 1.000 orang
– Venue 1.000 meter persegi paling banyak dihadiri 500 orang
– Veneu di bawah 1.000 meter persegi paling banyak di hadiri 250 orang.

Sementara untuk latihan seni budaya maksimal 20 orang per sesi dengan kapasitas ruangan minimal untuk 100 orang.

Pengelola fasilitas atau penanggung jawab acara wajib melakukan skrining dengan aplikasi peduli lindungi. Juga panitia, kru dan talent wajib negatif antigen. (yan)

——>(Diskominfo)

Peletakan Batu Pertama, Pangdam IV/Dip Sebut Kawasan Wiratama untuk Kesejahteraan Masyarakat Jateng

0

SEMARANG (aswajanews.id) – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono secara simbolis melakukan Ground Breaking (Peletakan Batu Pertama) dalam proyek pembangunan Kawasan Wiratama, yang berlokasi di Komplek Wiratama Kodam IV/Diponegoro, Senin (23/05/2022).

Dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Kodam IV/Diponegoro, tujuan pembangunan proyek di atas lahan delapan hektar tersebut ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jateng, sebab kawasan tersebut nantinya akan didirikan bangunan dua lantai dengan berbagai fasilitas, diantaranya Pujasera, Kios UMKM, Plaza, Area Spot Swafoto, Agrowisata, sarana ibadah dan tentunya dengan dilengkapi lahan parkir yang cukup luas.

Sesuai dengan salah satu butir dari Tujuh Perintah Harian Kasad, Pangdam mengatakan bahwa hal tersebut merupakan bentuk implementasi Kodam IV/Diponegoro dalam melakukan tindakan yang berdampak pada kesejahteraan rakyat sehingga akan menumbuhkan kecintaan terhadap TNI AD.

“Pembangunan Kawasan Wiratama ini dilandasi oleh keinginan Kodam IV/Diponegoro untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jateng. Letaknya juga sangat strategis sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi, baik oleh para prajurit beserta keluarganya, maupun masyarakat umum,” ungkapnya Jenderal Bintang Dua tersebut.

Diharapkan dengan dibangunnya Kawasan Wiratama, selain dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat, juga dapat menjadi sarana interaksi sosial sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial Kodam IV/Diponegoro terhadap masyarakat sekitar guna menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, peletakan batu pertama pembangunan Kawasan Wiratama, saya nyatakan secara resmi dimulai,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Pangdam turut mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu merealisasikan pembangunan proyek no tersebut, khususnya kepada para donatur dan PT. Venti Mulia Perkasa. (Pendam IV/Dip)

Lantik Empat Penjabat Kepala Daerah, Ganjar: Jaga Integritas, Kerja Profesional

0
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik empat Penjabat (Pj) kepala daerah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Minggu (22/5/2022).

SEMARANG (Aswajanews.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik empat Penjabat (Pj) kepala daerah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Minggu (22/5/2022). Ia mengingatkan agar keempatnya menjaga integritas, bekerja secara profesional, dan punya gerakan antikorupsi.

Empat penjabat kepala daerah yang dilantik antara lain, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, MM sebagai Penjabat Walikota Salatiga. Kepala Dispermasdesdukcapil Provinsi Jawa Tengah Tri Harso Widirahmanto, SH sebagai Penjabat Bupati Banjarnegara. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Edy Supriyanta, ATD, SH, MM sebagai Penjabat Bupati Jepara. Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Drs. Lani Dewi Rejeki, MM sebagai Penjabat Bupati Batang.

“Ada empat yang kita siapkan dan tadi pagi saya komunikasi dengan Mendagri. Beliau mem-briefing kepada kami untuk memberikan rambu-rambu kepada para penjabat ini,” kata Ganjar ditemui usai pelantikan.

Ganjar menjelaskan, rambu-rambu tersebut diberikan karena kewenangan empat Penjabat Kepala Daerah tersebut berbeda dengan Kepala Daerah dari hasil pilkada. Maka Penjabat Bupati/Walikota tidak boleh mengganti dan tidak boleh mencabut izin agar stabilitas pemerintahan bisa berjalan. Termasuk netralitas dal Pilkada dan harus menyiapkan Pilkada berikutnya dengan baik.

“Saya minta untuk menjaga integritas karena banyak (contoh) yang kemudian bermain-main. Layani masyarakat dengan baik, karena mereka semua PNS saya minta kerja dengan baik, kerja yang profesional. Saya peringatkan juga semua punya gerakan antikorupsi. Ini kan bisa jadi dua tahun (menjabat),” jelasnya.

Ganjar juga mengingatkan kepada keempat penjabat agar memiliki nomor yang bisa diakses rakyat sehingga bisa lebih cepat dalam melayani masyarakat. Penjabat Bupati/Walikota juga harus memberikan laporan setiap tiga bulan dan dilakukan evaluasi.

“Report (laporan) yang ada akan kita evaluasi. Jadi kalau kerjanya bagu ya terus, kalau tidak maka kita akan usulkan nanti untuk mereka dievaluasi. Pesan paling penting itu. (Humas)

Krisis Listrik di Tanjab Barat, HMI Bersama Aliansi Masyarakat Geruduk Kantor PLN Kuala Tungkal

0
Sekretaris HMI Cabang Tanjab Barat, Aqmal dalam orasinya mengungkapkan bahwa akibat seringnya padam listrik yang tidak menentu ini sehingga banyak alat elekronik rusak dan mengganggu aktifitas perekonomian masyarakat

KUALATUNGKAL (Aswajanews.id) – Tidak stabilnya kondisi listrik di Kabupaten Tanjungjabung Barat dalam beberapa bulan terakhir, hal itu membuat gerah masyarakat yang menilai pelayanan PLN Rayon Kualatungkal sangat buruk.

Menyuarakan aspirasi masyarakat tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjab Barat bersama Aliansi Masyarakat Peduli Listrik Tanjab Barat melakukan aksi demonstrasi didepan Kantor PLN Rayon Kualatungkal dan dikantor Bupati Tanjab Barat. Senin, (2305/2022).

Sekretaris HMI Cabang Tanjab Barat, Aqmal dalam orasinya mengungkapkan bahwa akibat seringnya padam listrik yang tidak menentu ini sehingga banyak alat elekronik rusak dan mengganggu aktifitas perekonomian masyarakat.

“Terhadap krisis listrik di Kabupaten Tanjungjabung Barat ini kami minta pihak PLN serius menyelesaikan permasalahan listrik ini, dan kepada Bupati Tanjab Barat tegas dalam menangani persoalan ini,” sebutnya.

Selain ini, masa juga menuntut gantirugi terhadap kerusakan barang elektronik akibat listrik padam secara tidak menentu tersebut. “Kami minta PLN juga bertanggungjawab akibat kerusakan barang elektronik masyarakat in,” tegasnya.

Saat ini puluhan masa demonstran memasuki aula kantor Bupati untuk menyampaikan keluhannya agar permasalahan listrik di Tanjab Barat segera diatasi. (YS)

Pemkot Bandung dan Pussenkav TNI AD Bangun Kolam Retensi

Kota Bandung kembali memiliki kolam retensi.

Bandung (Aswajanews.id) – Kota Bandung kembali memiliki kolam retensi. Kali ini berada di kawasan militer tepatnya di Pusat Kesenjataan Kaveleri (Pussenkav), Jalan Cikuray Simpang, Kecamatan Lengkong.

Kolam rentensi tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Wakil Komandan Pussenkav, Brigadir Jenderal TNI Hendrikus Joko Rianto, Senin 23 Mei 2022.

Dengan luas 1.500 meter persegi, mampu menampung air dengan kapasitas 3.000 liter. Tak hanya itu, kolam retensi ini pun memiliki kedalaman 3,5 meter.

“Pengerjaan kolam ini swakelola oleh dinas. Alhamdulilah luasnya 1.500 meter persegi, kapasitasnya 3000 liter, menyelesaikan masalah banjir yang biasa terjadi di Jalan Martanegara dan Turangga,” tutur Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan TNI sangat luar biasa. Terlebih di dalam kota yang luasnya terbatas.

“Ini jarang terjadi kerjasama instansi militer dengan pemerintah. Mudah-mudahan seperi ini bisa ditingkatkan menyelesaikan permasalahan ditingkat lainnya,” ujar Yana.

Ia memastikan, dalam keterbatasan, pemerintah berupaya semaksimal mungkin dalam penanganan banjir.

Pasalnya, kolam retensi menjadi salah satu solusi untuk mencegah atau mengurangi luapan air ketika volume meningkat.

“Beberapa titik sering terjadi banjir, kita coba selesaikan di tengah keterbatasan anggaran yang kami miliki,” ujarnya.

“Nanti kolam retensi Jalan Bima tahun ini segera difungsikan, untuk menyelesaikan genangan (air) di Kota Bandung. Saat ini faktanya beberapa genangan air terjadi walaupun curah hujan tinggi itu relatif surutnya cepat,” beber Yana.

Yana optimis dengan kolaborasi mampu mewujudkan upaya yang menjadi target. Seperti kali ini, hasil kolaborasi berbuah manis menciptakan kolam retensi juga ruang publik untuk masyarakat.

“Ikhtiar kita terus, kira punya keterbatasan tapi tidak pernah berhenti berinovasi juga kerjasama,” ujarnya.

Selain anggaran, Yana mengatakan lahan menjadi keterbatasan untuk hal tersebut.

“Selain anggaran, lahan salah satu kendala juga. Apalagi lahan kan di tengah kota terbatas, kalau pengadaan berat (anggarannya),” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Komandan Pussenkav, Brigadir Jendral TNI Hendrikus Joko Rianto menyampaikan ucapan terima kasih atas kolaborasi yang dilakukan. Hal ini menjadi bukti pemerintah dengan TNI mampu menghasilkan kebermanfaatan yang baik.

“Kami mendukung penuh kolam retensi, seperti diketahui letak geografis Kota Bandung pada ketinggian 768 meter di atas permukaan laut, mengakibatkan Bandung punya curah hujan tinggi. Hal ini berdampak menyebabkan genangan air dan bahkan banjir,” jelasnya.

“Sebagai upaya Pemkot Bandung untuk mengantisipasi ini dengan kolam retensi juga sumur sesapan air yang fungsinya penampungan air berasal dari curah hujan,” bebernya.

Ia berharap kawasan tersebut menjadi menfaat bagi masyarskst juga lingkungan asrama Pussenkav.

“Makasih kepada pak wali sudah mewujudkan pembangunan kolam ini di lingkungan asrama Pussenkav. Akan bermanfaat bagi prajurit dan masyarakat yang tinggal disini,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pusenkav bagian instansi TNI AD, berada di Kota Bandung ikut mendukung program yang dilaksanakan Pemkot Bandung terutama bidang pembangunan.

“TNI AD hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Didi Ruswandi menjelaskan, kolam retensi ini yang ke-8 di Kota Bandung.

“Totalnya dengan ini sudah 8. Sudah bisa optimal untuk mengatasi banjir kalau ibaratnya hujan itu 1 drum kita itu baru kolam retensi 2 ember. Masih banyak ruang untuk membentuk itu,” katanya. (Diskominfo)

Pemkot Bandung Harap Apoteker Bantu Produk UMKM Nonmedis

Bandung (Aswajanews.id) – Sebagai pelayan masyarakat, apoteker diharapkan bisa menjadi salah satu pengungkit ekonomi di Kota Bandung. 

Oleh karenanya, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap agar UMKM bisa ikut menitipkan produk-produknya di apotek.   

“Jika berkenan, kami berharap UMKM bisa menitipkan produk-produknya di apotek Bapak dan Ibu semua. Sebab, UMKM ini paling tahan terhadap krisis pandemi. Kami terus mendorong dan alhamdulillah sudah mulai ada pemulihan ekonomi,” ujar Yana saat silaturahmi bersama Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kota Bandung, Minggu, 22 Mei 2022.

Selaras dengan harapan Yana, Ketua PC IAI Kota Bandung, Yena Iskandar menuturkan, para apoteker juga dinilai perlu mengembangkan diri melalui cipta produk UMKM nonmedis.

“Saya juga telah audiensi dengan Pak Wali Kota untuk menciptakan market baru di apotek bagi produk-produk UMKM. Supaya bisa mendorong juga apoteker ini membuat produk nonmedis karena sampai sekarang kita masih terbatas di ranah produksi obat,” ungkap Yena.

Ia menambahkan, para apoteker di Kota Bandung juga bisa ikut mengambil peran dalam mengedukasi para pedagang kaki lima di sekolah-sekolah Kota Bandung terkait makanan yang bermutu dan berkualitas.

“Apalagi sekarang mulai merebak penyakit hepatitis yang kita juga tidak tahu sumbernya dari mana. Tapi yang pasti, salah satunya dari makanan. Jadi, inilah peran apoteker untuk ikut mengedukasi,” imbuhnya.

Sampai saat ini, tercatat 2.615 anggota apoteker yang tergabung dalam PC IAI Kota Bandung. 

Yena berharap, dengan jumlah anggota yang cukup besar ini, peran apoteker bisa semakin lebih luas untuk masyarakat Kota Bandung. (Diskominfo)

 

Kirab Panji & Mahkota Sumedang Larang Digelar Dalam Rangka Hari Jadi Sumedang ke-444

0
Dewan Kebudayaan Sumedang, Kawargian Kraton Sumedang Larang, Lembaga Adat, Organisasi Budaya, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Majelis Taklim menggelar acara Kirab Panji dan Mahkota Kraton Sumedang Larang

Sumedang (Aswajanews.id) – Dalam rangka memperingati hari jadi kota Sumedang yang ke 444, Pemda Sumedang, Dewan Kebudayaan Sumedang, Kawargian Kraton Sumedang Larang, Lembaga Adat, Organisasi Budaya, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Majelis Taklim menggelar acara Kirab Panji dan Mahkota Kraton Sumedang Larang, Minggu dan Senin (15-16/05/2022).

Kegiatan Kirab Panji dan Mahkota Kraton Sumedang Larang dimulai sekitar pukul 8.00 Wib Hari Minggu (15/05/2022) dengan titik awal berangkat dari Pendopo Kantor Kecamatan Darmaraja, kemudian melewati rute Kecamatan Cisitu, Kecamatan Situraja dan istirahat di Kecamatan Ganeas.

Hari kedua Senin (16/05/2022), Kirab dilanjutkan dari Kantor Kecamatan Ganeas menuju Kecamatan Sumedang Utara dan berakhir di Bale Agung Srimanganti Gedung Negara Sumedang

Hadir dalam acara kirab tersebut Dewan Kebudayaan Sumedang, Paguyuban Seniman dan Budayawan Sumedang, Jabursilan Kerta Pesona Kabupaten Sumedang, turut serta membantu unsur pengamanan dengan menyertakan 25 personil anggotanya.

Hadir pula perwakilan dari para Adipati beberapa wilayah diantaranya Cianjur, Sukapura, Cirebon, Subang, Garut, Bogor dan tokoh masyarakat adat Jawa Barat YM.H.Muh.Rohkim selaku Pemangku Gunung Nusantara dari Senopati Agung Kraton Purwonyoto Gunung Lawu turut menghadiri acara Kirab, saat dimintai tanggapan terkait acara ini menyampaikan :

Pertama, akan mempersatukan silaturahmi antar anak bangsa yang kaitannya dengan kerajaan-kerajaan.

Kedua, akan memperkaya budaya masing masing, intinya Kebhineka Tunggal Ika an ini sudah saatnya kerajaan-kerajaan ini bangkit untuk membangun bangsanya dengan cara mempersatukan budaya yang satu dengan yang lainnya.

Ketiga, kegiatan ini akan di tiru oleh kerajaan kerajaan lain sebagai giat nusantara, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai Budayanya.

“Apalagi kita ini ada sekian ratus bahasa dan sekian ratus budaya dan sebagainya, ini adalah moment yang tepat, semoga kerajaan kerajaan yang lain melakukan hal yang sama dengan cara dan adat budayanya masing masing, sehingga nanti akan muncul dengan budayanya,” ujar tokoh masyarakat adat Jawa Barat.

Karena menurutnya, jika budayanya tidak dilestarikan maka generasi penerusnya jelas tidak ada, makanya dari Sumedang ini dimulai dan akan diikuti oleh kerajaan kerajaan kecil lainnya, tidak hanya di Solo, Jogja.

“Saya mewakili Sepuh pini sepuh baik itu Pemangku Gunung Nusantara, baik itu mewakili dari Kraton Purwonyoto Gunung Lawu sangat berterima kasih atas terselenggara nya acara ini,” pungkasnya.

Lebih lanjut R. Suwondo selaku Ketua Umum Lidik Krimsus RI yang juga sebagai Panglima Keluhuran Galuh Pakuan Padjadjaran menyampaikan, dengan dilaksanakannya Kirap Pandji dan Mahkota Sumedang Larang merupakan Budaya Sejarah Bangsa, sehingga peninggalan upacara Kirab Pandji dan Mahkota Pusaka memberikan kisah cerita bahwa konon peradaban suatu wilayah di Sumedang leluhur kita pernah mengalami Kemasyhuran dan Kejayaan.

“Kita semua patut mendukung dan menyalakan lilin pelita kehidupan untuk terus menggali dan mengasah sejarah sebagai dasar kesadaran dan kepedulian kita untuk mengelola dan melestarikan warisan budaya (Heritage) ditanah Nusantara,” tutupnya. (Ik)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts