Google search engine
Beranda blog Halaman 241

Pemkab Indramayu Permudah Investor Masuk

0
Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar ketika meresmikan Rumah Makan Ampera yang menjadi bagian dari Graha Land Group di Jl. Raya Tambak Desa Tambak Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, Jum’at (12/8/2022).

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan akan membuka lebar-lebar karpet merah bagi investor untuk menanamkan sahamnya di Indramayu. Hal itu dikatakan Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar ketika meresmikan Rumah Makan Ampera yang menjadi bagian dari Graha Land Group di Jl. Raya Tambak Desa Tambak Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, Jum’at (12/8/2022).

Diungkapkan Bupati Nina Agustina, pihaknya merasa bersyukur akhirnya Rumah Makan Ampera bisa berdiri di Kabupaten Indramayu, sehingga menjadi sesuatu yang baik untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pokoknya yang penting syukur Alhamdulillah. Ini merupakan salah satu jalan kenaikan PAD dari Rumah Makan Ampera. Dan bagaimanapun ini untuk investasi di Indramayu,” katanya.

Bupati Nina menambahkan, pihaknya siap menghamparkan karpet merah atau kemudahan segala regulasi atau syarat bagi investor yang akan mendirikan usahanya di Kabupaten Indramayu.

“Kita berikan Red Karpet. Kita buka seluas-luasnya tapi dengan syarat ketentuan yang berlaku. Saya mengucapkan selamat kepada Pak Yogi dan Pak Sigit. Terima kasih banyak,” tambahnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan memberikan kemudahan bagi investor dalam mengurus segala persyaratan yang harus dipenuhi pelaku usaha adalah terdaftar dalam Online Single Submission (OSS) atau sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik, Nomor Induk Berusaha (NIB) maupun Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Sementara itu CEO Land Group menyampaikan Yogi Kurniawan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu yang memberikan kemudahan atas diresmikannya Rumah Makan Ampera. Yogi juga menyampaikan terima kasih kepada pihak terkait yang telah memberikan kemudahan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman perbankan dan para kepala dinas yang sudah memberikan kemudahan. Kita berkomitmen memberikan sesuatu nilai yang positif,” katanya.

Diungkapkan Yogi, berdirinya Rumah Makan Ampera berkat kemudahan dari Bupati Indramayu Nina Agustina sehingga sangat diharapkan bisa menjadi pemantik bagi investor lainnya untuk menanamkan sahamnya di Indramayu.

“Ampera sebelumnya sudah pernah diajak oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu, tetapi sekarang kepemimpinan Ibu Bupati Nina Agustina kita bisa berdiri. Semoga ini menjadi tolak ukur untuk investasi di Indramayu dan kondisinya terus membaik,” ungkapnya. (Elisa Nurasri/SR)

Erick Thohir Dorong Transaksi Digital di Pasar Induk Caringin Bandung

0
Menteri BUMN Erick Thohir mengunjungi Pasar Caringin, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022).

BANDUNG (Aswajanews.id) – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong adanya transaksi digital di Pasar Induk Caringin, Bandung, Jawa Barat, supaya membawa banyak manfaat bagi pedagang dan perbankan dalam mendorong tingkat inklusi keuangan di Indonesia.

“Saya apresiasi program Bank Mandiri yang menginisiasi Livin’ Pasar di Pasar Caringin ini. Kemarin dilakukan di Pasar Beringharjo, Yogyakarta,” ujarnya saat berkunjung ke Pasar Induk Caringin Bandung dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, digitalisasi pasar yang mensinergikan pemerintah pusat, daerah, dan regulator memberi dampak positif berupa peningkatan kegiatan transaksi nontunai ke depan, sehingga akan banyak pedagang dan pelaku UMKM naik kelas.

Dalam kunjungan ke Pasar Caringin, Erick menyempatkan diri berdialog dengan beberapa pedagang pasar induk swasta terbesar di Bandung tersebut; di antaranya Rizal, anak muda berusia 27 tahun yang meneruskan usaha orang tuanya berjualan buah-buahan; Muhammad, pedagang jengkol dalam partai besar, hingga Saedah yang menjual sayuran secara grosir.

Mereka mewakili 1.530 pedagang di Pasar Caringin yang sudah menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS) Livin’ Usaha Bank Mandiri untuk bertransaksi.

Dalam kesempatan itu, Erick juga menyaksikan penandatangan nota kesepahaman antara Bank Mandiri dengan Badan Pengelola Pusat Perdagangan Caringin (BP3C) untuk penerapan transaksi digital di pasar tersebut. *(Ant)

Cuti Dianggap Mangkir, Pekerja Gugat PT. Dawee Printing Indonesia

0
Bernard Simamora dan para staf kantor hukum BSDR

Bandung, aswajanews.id – Bermula dari penggunaan hak cuti salah seorang karyawan, yang disetujui HRD Manager PT. Dawee Printing Indonesia, namun di-cancel pimpinan perusahaan yang berstatus Tenaga Kerja Asing (TKA) berbuntut Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, akhirnya pekerja mendaftarkan gugatannya di Pengadilan Hubungan Industrial Bandung.

Setelah melalui tiga kali perundingan bipartit, yang dilanjutkan dengan serangkaian perundingan tripartit di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, semuanya tidak mencapai penyelesaian, akhirnya gugatan pekerja didaftarkan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, dengan nomor 160/Pdt.Sus-PHI/2022/PN.Bdg, Jumat (11/8/2022) oleh kuasa hukumnya, Lisda Yusriani, SH didampingi Ilma Puspanusa, SH para advokat pada Kantor Hukum Bernard Simamora dan Rekan (BS&R).

Menurut Bernard Simamora, S.Si, S.IP, SH, MH, MM, pada dasarnya hak cuti yang digunakan kliennya pada bulan Desember 2021 itu adalah hak normatif pekerja yang diatur undang-undang, dan memperoleh ijin yang sah dari atasan langsung pekerja dan HRD Manager PT. Dawee Printing Indonesia, Yusak Sutrisno. Namun, meskipun sudah mengeluarjan ijin cuti tertulis, Yusak Sutrisno kemudian merujuk keputusan Mr. Kim Soo Hoon selaku atasan HRD Manager yang hanya memberikan ijin cuti 1 hari saja. Berbekal ijin cuti tertulis HRD Manager itu, pekerja mengikuti upacara adat orangtuanya di Tana Toraja, Sulawesi, yang berlangsung berhari-hari. Tak disangka, pekerja menerima surat bahwa dirinya dikwalifikasikan HRD Manager PT. Dawee Printing Indonesia mengundurkan diri, alias PHK dengan hak uang pisah.

Persoalannya, menurut Bernard Simamora, Mr. Kim Soo Hoon sendiri berstatus Tenaga Kerja Asing yang tentu saja tidak mempunyai kewenangan di bidang kepersonaliaan sebagaimana dalam Pasal 46 ayat (1) UU Nomor 13 Tahun 2003 yang menyatakan, “tenaga kerja asing dilarang menduduki jabatan yang mengurusi personalia dan/atau jabatan-jabatan tertentu”. Hal itu juga diatur dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 349 Tahun 2019 Tentang Jabatan Tertentu yang dilarang diduduki oleh Tenaga Kerja Asing. Itu sebabnya, surat cuti kliennya sah dan berlaku.

Dalih pihak PT. Dawee Printing Indonesia menggunakan Pasal 168 ayat (1) UU Nomor 13 Tahun 2003 yang berbunyi, “Pekerja/buruh yang mangkir selama 5 (lima) hari kerja atau lebih berturut-turut tanpa keterangan secara tertulis yang dilengkapi dengan bukti yang sah dan telah dipanggil oleh pengusaha 2 (dua) kali secara patut dan tertulis dapat diputus hubungan kerjanya karena dikualifikasikan mengundurkan diri.”, dan ayat (2) berbunyi, “Keterangan tertulis dengan bukti yang sah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus diserahkan paling lambat pada hari pertama pekerja/buruh masuk bekerja”, tidak berlaku dalam kasus ini. Pernyataan pihak PT. Dawee Printing Indonesia “dikwalifikasikan mengundurkan diri” menurut Bernard Simamora, tidak memenuhi unsur sehingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dialami kliennya harus batal demi hukum.

Mediator pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, A. Dwi Kora, SE, melalui surat Anjuran resmi yang diterima pihak pengusaha dan pekerja menganjurkan agar PHK dibatalkan, namun hal itu tidak diindahkan pihak pengusaha. Menurut Dwi Kora, cuti adalah hak pekerja yang harus diijinkan oleh pihak perusahaan apabila pekerja mengajukan kepada perusahaan untuk melaksanakan hak cutinya. Dwi Kora menambahkan, mengacu kepada pasal 155 Undang Undang nomor 13 tahun 2003, selama putusan lembaga penyelesaian perselisihan belum ditetapkan, maka pihak perusahaan wajib membayar upah dan hak-hak lainnya kepada pekerja.

Ilma Puspanusa menambahkan, karena PHK yang dialami kliennya adalah, maka pihak PT. Dawee Printing Indonesia wajib membayar hak-hak normatif kliennya sesuai dengan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 yaitu uang pesangon sebesar 2 kali ketentuan Pasal 156 ayat (2), Uang Penghargaan Masa Kerja sebesar 1 kali ketentuan Pasal 156 ayat (3), dan Uang Penggantian Hak Sebesar 1 kali ketentuan Pasal 156 ayat (4) ditambah dengan upah selama proses Pemutusan Hubungan Kerja berlangsung hingga adanya putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Inti gugatan kami kira-kira seperti itu. Selanjutnya kami berhara pemeriksaan perkara berjalan baik dan berharap majelis hakim mengabulkannya”, tandas Lisda sambil beranjak melakukan pendaftaran gugatannya di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu, 11 Agustus 2022 lalu. (Anas)*

Pemprov Jabar Terus Bantu Kegiatan Keagamaan

0
Pengucapan Syukur dan Pembubaran Kontingen Pespawari Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Hotel Grand Pasundan Bandung, Rabu (10/8/2022) malam

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mudah-mudahan dapat membantu pembiayaan lebih besar lagi untuk tim Pesparawi Jabar saat mengikuti kompetisi di tingkat nasional. Namun begitu, diharapkan juga untuk menjalin silaturahmi sesering mungkin dengan berbagai elemen, agar ada perhatian dalam bentuk kontribusi.

Demikian dikatakan Kepala Biro Kesra Pemprov Jabar, Drs. Barnas Adjidin, saat memberi sambutan pada acara Pengucapan Syukur dan Pembubaran Kontingen Pespawari Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Hotel Grand Pasundan, Rabu (10/8/2022) malam.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Kanwil Kementerian Agama Jabar, Drs.H. Ajam Mustajam; Plt. Pembimas Kristen Dr. H. Ohan Burhan, M. PD; Ketua Panitia Keberangkatan Tim Pesparawi Nasional ke-13 Pendeta Berlinson Situmorang; anggota DPR RI Nico Siahaan dan anggota DPRD Kota Bandung Uum Kanuwija.

Pespawari adalah kegiatan agama yang bersifat ritual. Kegiatan seperti ini tentu tidak hanya Pesparawi, tapi ada kegiatan ritual yang juga dilaksanakan umat agama lainnya. Pemprov Jabar senantiasa berupaya agar umat beragama di Jabar mendapatkan pelayanan yang semestinya.

Barnas mengatakan, kehadiran tim Pespawari dari Jabar di ajang tingkat nasional itu, tentu bukan semata-mata untuk meraih kemenangan. Akan tetapi ada momen penting lainnya, yaitu ajang silaturahmi bagi umat Kristiani yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

“Untuk meraih medali kejuaraan, bukanlah perkara mudah. Karena di Indonesia terdapat 37 provinsi. Jadi, kalau bisa meraih juara keempat saja, itu sudah bagus. Tinggal tingkatkan lagi prestasinya untuk meraih posisi lebih baik,” tuturnya.

Lokasi Papua Barat tidaklah mudah untuk dicapai. Harus menggunakan sarana transportasi yang biayanya cukup besar. Kondiri tersebut harus diperhatikan secara seksama. Karena itu harus menabung dari sekarang, rajin silaturahmi kepada banyak orang yang mempunyai potensi untuk membantu.

Banyak Tantangan

Sementara itu Ketua Panitia Keberangkatan Tim Pesparawi Nasional ke-13 dari Jabar, Pendeta Berlinson Situmorang, mengungkapkan, dengan segala keterbatasan dan berbagai persoalan yang ada, kontingen Jawa Barat telah mengikuti Pespawari Tingkat Nasional ke-13 di Yogyakarta. Di tengah tantangan dan situasi pandemik yang masih terus ada.

“Saya ingat ketika LPPD mulai membentuk panitia pemberangkatan di bulan November 2021. Setelah itu panitia mulai menjalankan tugasnya melakukan audisi pertama pada akhir tahun 2021. Dilanjutkan dengan audisi kedua di awal Tahun 2022. Dengan berbagai keterbatasan, akhirnya panitia bisa membentuk kontingen dan memberangkatkan total 285 orang,” tuturnya.

Terdapat 12 kategori yang diikuti kontingen Jawa Bara dan berhasil meraih juara untuk tiga kategori. Kita semua bersyukur atas semua pencapaian ini. Biarlah semuanya dikembalikan untuk hormat dan kemuliaan bagi nama Tuhan. Pencapaian itu tidak bisa diraih dengan sendirinya, tapi melibatkan banyak pihak. “Kami mewakili panitia ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantu kami,” kata Berlinson. *(Kontributor : Eva Nurwidiawati)

Kakanwil Harapkan Tim Pesparawi Jabar Juara Lagi di Papua Barat

0
Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Drs. H. Ajam Mustajam

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Drs. H. Ajam Mustajam, memberika apresiasi atas keberhasilan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Jabar meraih juara di ajang Pesparawi Nasional ke-13 di Yogjakarta pada 19-26 Juni 2022 yang lalu. Semoga prestasinya terus meningkat, sehingga mampu meraih posisi lebih baik lagi.

“Kami mengucapkan selamat kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Kerja kerasnya telah mengharumkan nama Jawa Barat,” kata Ajam saat memberi sambutan pada Acara Pengucapan Syukur dan Pembubaran Kontingen Pespawari Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat, di Hotel Grand Pasundan Bandung, Rabu (10/8/2022) malam.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Biro Kesra Pemprov Jabar, Drs. Barnas Adjidin; Plt. Pembimas Kristen Dr. H. Ohan Burhan, M. PD; Ketua Panitia Keberangkatan Tim Pesparawi Nasional ke-13 Pendeta Berlinson Situmorang; anggota DPR RI Nico Siahaan dan anggota DPRD Kota Bandung Uum Kanuwija.

Menurut Ajam, setelah berkompetisi di Yogyakarta, maka semangat harus terus dipacu untuk berjuang di acara serupa yang akan berlangsung di Papua Barat pada 2025 mendatang. DIharapkan pada ajang tersebut tim dari Jabar akan mendapatkan kemenangan yang lebih gemilang.

“Jadi selama kita masih bernafas dan masih ada angan-angan serta harapan masa depan yang lebih baik, maka teruslah berjuang. Terus berpacu untuk meraih kemenangan di Papua Barat nanti. Tidak ada kata menyerah. Orang yang gagal adalah orang yang tidak dapat melakukan sesuatu,” ujanya.

Ajam menyadari, persiapan untuk mengikuti Pespawari Nasional 2022 itu dilaksanakan dengan serba keterbatasan waktu, keterbatasan latihan, juga keterbatasan biaya. Meski demikian, patut bersyukur kontingen Jawa Barat walaupun belum menjadi juara umum, tapi telah menjadi juara yang luar biasa.

“Jadi patut rasanya, kalangan agama apapun, baik Muslim, Kristen, Budha Hindu atau agama lainnya, yang membawa nama baik Jawa Barat mendapatkan penghargaan dari Pak Gubernur Jabar. Karena kontingen ini sudah membawa Jawa Barat menjadi juara batin,” tuturnya.

Kalau juara lahir, sudah sering diraih warga Jabar, seperti juara PON yang berlangsung di Papua beberapa waktu lalu. Akan lengkah lagi jiga bisa meraih juara batin di Papua Barat tahun 2025 mendatang. Semoga tim Pespawari Jabar menjadi juara umum nanti. Tetapi dengan syarat, biayanya juga harus di tambah dari Pemprov Jabar.

“Atas nama Kakanwil Kemenag Jabar mengucapkan terimakasih kepada semu ang terlibat di Pesparawi, sehingga dapat mengharumkan Jawa Barat, walaupun belum menjadi juara umum. Itu menjadi penghargaan yang luar biasa buat kami. Semua perjuangan dan langkah para kontingen sangat tidak mudah. Tentunya memerlukan kerja keras dari semua pihak,” katanya.

Ia menekankan, mulai dari sekarang kontingen dan semua pihak harus bekerja keras untuk menjadi kontingen terbaik. Selain itu, diharapkan pula Pemprov Jabar memberikan bantuan dana lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Semoga semuanya d berikan kesehatan dan kekuatan, sehingga melahirkan putra putri yang terbaik untuk meraih kemenangan. (Kontributor : Eva Nurwidiawati)

Pemkab Bandung Luncurkan “Pom Minyak Goreng” untuk Mudahkan Akses Warga

0
Bupati Bandung Dadang Supriatna mencoba mengoperasikan "Pom Mini Minyak Goreng" di Desa Cibeunying, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung meluncurkan “Pom Mini Minyak Goreng” agar memudahkan akses warga di Desa Cibeunying, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kepada minyak goreng curah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Kabupaten Bandung, Jabar, Jumat, mengatakan penjualan minyak goreng curah menggunakan mesin pom tersebut merupakan cara baru agar masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga miring.

“Kita launching Pom Mini Minyak Goreng curah di I-Warung, sebagai upaya dan solusi memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Dadang.

Pom mini itu menjual minyak goreng curah seharga Rp13.500 per liter. Namun, kata dia, tidak ada batas minimal pembelian bagi masyarakat untuk membeli minyak goreng curah di pom mini tersebut.

“Nanti transaksi belanja bukan hanya bisa per liter saja, tapi bisa disesuaikan, bisa setengah liter, bisa Rp3.000, juga, sesukanya warga,” kata dia. Dengan konsep tersebut, ia berharap kehadiran pom minyak goreng tersebut bisa meringankan beban kebutuhan bahan pokok masyarakat.

Untuk saat ini, menurutnya pom minyak goreng tersebut baru tersedia di lokasi tersebut yang berada di Kecamatan Cimenyan. Namun, ia berharap kecamatan-kecamatan lainnya bisa memiliki hal yang serupa.

Selain itu, menurutnya kehadiran pom tersebut otomatis bisa mengontrol takaran penjualan minyak goreng kepada masyarakat. Sehingga jika masyarakat membeli minyak goreng satu liter, maka yang didapat yakni benar-benar sebanyak satu liter.

“Kalau satu liter, ya satu liter, tidak ada manipulasi dan sebagainya, semua terkontrol dan Insya Allah terjamin,” kata dia. (Humas Pemkab Bandung)

Pemkot Bandung Upayakan Tak Ada Kabel Udara di Jalan Utama pada 2023

0
Wali Kota Bandung Yana Mulyana memotong kabel yang menjuntai di udara di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengupayakan tidak ada lagi kabel udara yang menjuntai di sejumlah ruas jalan utama Kota Bandung pada 2023 guna meningkatkan kerapian kota.

Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan sejauh ini ada 13 ruas jalan yang diupayakan tidak ada lagi kabel udara. Adapun nantinya kabel-kabel yang terpasang di tiang listrik itu bakal ditanam di tanah dengan sistem ducting.

“Sampai saat ini ada 13 ruas. Termasuk nanti yang lain juga akan dilakukan oleh BUMD Kota Bandung yang di luar 13 ini. Mudah-mudahan ini semakin mempercepat penyelesaian ducting dan penurunan kabel-kabel di Kota Bandung,” kata Yana di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Adapun kini penerapan tersebut sudah mulai di lakukan di ruas Jalan Ir H Djuanda (Dago). Dalam waktu dekat, menurutnya ruas jalan yang bakal menerapkan sistem ducting adalah Jalan Jalan LLRE Martadinata dan Jalan Ahmad Yani.

Menurutnya Pemkot Bandung juga berkoordinasi dengan PLN untuk mengecek dampak dan risiko terkait penerapan ducting pada kabel listrik. “Sehingga perlu kehati-hatian. Selain itu, karena tidak teranggarkan tahun ini, mereka harus menganggarkan dulu untuk semua prosesnya,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Yayan A Brilyana mengatakan pihaknya tidak bisa secara langsung memotong kabel yang ada di udara tanpa menyiapkan ruang untuk ducting.

Sehingga, kata dia, proses penurunan kabel itu membutuhkan waktu guna menghindari gangguan fasilitas publik.

“Harus tersambung dulu. Jangan sampai kita putus kabelnya ternyata internet, CCTV, Wi-fi juga putus. Jadi dipastikan semua beroperasi normal dulu. Ini yang memakan waktu,” kata Yayan. (Humas Pemkot Bandung)

PWNU Jabar Apresiasi Langkah Polri Ungkap Kasus Pembunuhan Brigadir J

0
KetuaTanfidziyah PWNU Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad

BANDUNG (Aswajanews.id) – KetuaTanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat KH Juhadi Muhammad mengapresiasi langkah cepat Polisi Republik Indonesia (Polri) terkait penetapan mantan Kadiv Propam Polri Irjend Ferdy Sambo sebagai tersangka atas kasus pembunuhan Brigadir J beberapa waktu lalu. Menurutnya, proses hukum harus terus dijalankan dengan baik dan tidak pandang bulu.

“Ini tentu menjadi kabar baik bagi kita semua, bahwa siapapun yang melanggar harus dihukum sesuai dengan ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku,” jelasnya pada, Rabu (10/8/2022).

Kiai Juhadi juga memaparkan, ketegasan Polri dalam memutuskan perkara tersebut harus dijadikan pelajaran.“Jadikan semua ini pembelajaran, bahwa sejatinya kita sebagai umat islam harus membiasakan kebenaran dan bukan malah sebaliknya.” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kiai asal Indramayu tersebut berharap agar kepolisian bisa terus menjadi garda terdepan dalam menindak tegas siapapun orang yang melanggar hukum.

“Semoga, langkah tegas yang diambil oleh pihak Polri bisa terus dijaga dengan baik agar masyarakat Indonesia bisa terus menjaga keamanan dari ancaman orang-orang yang ingin merongrong persatuan dan kesatuan di NKRI yang kita cintai ini baik dari dalam maupun luar, sesuai dengan tugas dan fungsi polri yakni melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat” pungkas Kiai Juhadi. (Elisa Nurasri)

Menkeu Sri Mulyani Mendadak Sampaikan Kabar Tak Sedap, Sangat Serius

0
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani

JAKARTA (Aswajanews.id) – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani sampaikan kabar buruk soal kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sedang mengalami shock yang besar.

Menurutnya, gejolak ekonomi global membuat harga komoditas seperti minyak, pangan, hingga pupuk melonjak naik.

“Jika harga yang masuk ke Indonesia sudah melonjak, rakyat tentu saja tidak akan mampu untuk membayarnya,” ujar Sri Mulyani dalam Podkabs di YouTube Sekretariat Kabinet, Selasa (9/8).

Imbasnya, kata dia, APBN mau tak mau harus menyerap shock yang besar tersebut.

“Harga minyak naik, harga pangan naik, pupuk naik. Kalau harga minyak langsung masuk ke Indonesia melonjak, rakyat pasti enggak akan mampu. Makanya shock yang besar ini kita absorb,” ungkapnya.

Padahal, kata dia, untuk menjadi fiscal tools yang baik, APBN harus sehat.

Namun pada kenyataannya, APBN terkadang harus bekerja keras sebagaimana yang terjadi pada masa pandemi dua tahun ini.

Menurutnya, hal itu menjadi dilema lantaran APBN harus tetap sehat agar dapat melindungi rakyat dan ekonomi namun di sisi lain APBN terkadang perlu bekerja sangat keras untuk menjadi shock absorber.

Di samping itu, tantangan internal dalam melaksanakan APBN yaitu bagaimana Kementerian Keuangan harus mampu mengelola APBN.

Menkeu mengatakan dari sisi penerimaan seperti pajak, bea dan cukai, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP), harus bekerja sesuai dengan potensi ekonomi.

“Kalau ada potensi pajak ya memang harus diterima. Jangan sampai bocor, nggak boleh korupsi,” bebernya.

Demikian halnya dari sisi belanja kementerian/lembaga juga harus dilakukan secara baik.

Oleh karena itu, menurut dia tantangan internal dalam melaksanakan APBN yaitu desain yang baik dan eksekusi yang harus baik pula.

“Kita harus melihat kondisi ekonomi. Kita tidak boleh ‘Oh APBN harus begini’, kan tidak boleh begitu. Very dynamic apa yang disebut volatility itu juga harus kita bisa jaga,” pungkas Sri Mulyani. (kabardarimenkeu)

Tunggu Tanggal Mainnya, Kyai Kondang Hadir di Kalisat

0
Almukarom KH Saiful Bahri Misrai, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Ledok Ombo Jember Jawa Timur

JEMBER (Aswajanews.id) – Masyarakat Muslim di Indonesia umumnya menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan Barzanji dan pengajian. Maulid Nabi adalah peringatan satu peristiwa bersejarah yaitu hari lahirnya junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah, warga Dusun Prasaen 1, RT 003 RW 009, Desa Glgahwero Kalisat Jember Jawa Timur akan menggelar pengajian umum. Acara yang diprakarsai Ketua RT Bpk Rian itu Insya Allah akan dilaksanakan pada hari Senin (malam Selasa), tanggal 11 Oktober 2022 pukul 20.00 WIB, bertempat di halaman rumah Bpk Rian.

Rencananya, pengajian umum tersebut akan menghadirkan penceramah Mubaligh kondang Almukarom KH Saiful Bahri Misrai, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Ledok Ombo Jember Jawa Timur. Ceramahnya enak didengar tidak membosankan yang barengi humor membuat Jemaah tidak jenuh sehingga pesan-pesan moral yang disampaikannya mudah dimengerti dan dipahami.

Rian mengajak masyarakat Kalisat dan sekitarnya untuk menghadiri pengajian umum tersebut dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. “Semoga peringatan Maulid Nabi ini menjadi pengingat untuk meneladani dan mengamalkan ajaran beliau. Kita selalu berharap mendapatkan syafaat Rasulullah dengan meneladani akhlak beliau,” ungkapnya. *(Abdul Wafi)

Owner Fitri Nata De Coco Penuhi Undangan DLH Kab. Bandung, Ikuti Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Limbah

0

Kab. Bandung (Aswajanews.id) – Satu Minggu pasca kunjungan Kasie P3HL DLH Kab Bandung, owner Fitri Nata De Coco Dudung Abdul Rohman didampingi Pimpinan Redaksi Penajournalis Asep NS dan Sutisna selaku Humas Jurnalis Mitra Polda Jabar (JMPJ), penuhi undangan dari DLH Kab. Bandung yang diterima oleh Muhamad Helmy S, SH., sebagai Analis Hukum Lingkungan di ruang kerjanya di kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Rabu (10/8/2022).

Diterima dengan ramah tamah dan penuh dengan penjelasan yang dapat memberikan wawasan serta ilmu yang dapat menambah pengetahuan di bidang lingkungan dan limbah. Terlihat Dudung Abdul Rohman sangat memahami penjelasan yang disampaikan oleh M. Helmy S. SH.

Disampaikan oleh Muhammad Helmy, tujuan kami mengundang bapak yaitu selain perintah dari pimpinan kami, juga menindaklanjuti hasil kunjungan Kasie P3HL ke lokasi perusahaan bapak, juga agar bapak mendapatkan bimbingan dan pelatihan dalam pengelolaan limbah hasil produksi yang bapak kelola.

“Ini juga bentuk kepedulian kami di bidang pelatihan dan arahan, agar pada saat bapak berinvestasi dapat juga mematuhi peraturan serta memahami cara pengolahan limbah sebelum dibuang langsung ke media sungai,” ungkap Helmy.

“Kami pun akan mengarahkan agar bapak untuk menempuh kelengkapan administrasi dibidang pengelolaan limbah hasil produksi, agar pada saat kedepannya perusahaan bapak bertambah pesat semuanya sudah ditempuh dan lengkap sesuai peraturan dan perundang-undangan yang ditentukan,” ujarnya.

“Tidak perlu khawatir terkait adanya penutupan tempat usaha, dikarenakan selama masih kooperatif dan mengikuti pelatihan serta pembinaan, terkecuali meskipun sudah memiliki surat perizinan akan tetapi tidak paham dalam pengolahan limbah, serta tidak mau mengikuti pelatihan atau pembinaan, barulah kami menempuh dengan cara pendekatan kepada pihak yang berwenang untuk melakukan tindakan penutupan serta memberhentikan usahanya,” tambahnya.

“Selain bapak telah menempuh perijinan melalui sistem OSS, bapak juga sudah ada itikad baik untuk pembenahan bak penampungan limbah, maka jika bapak masih kebingungan didalam pengolahan limbah industrinya, kami akan bantu arahkan untuk kerjasama dengan pihak ketiga yang sudah piawai mengelola limbah makanan, yaitu Tirtawening,” tukasnya.

Melalui juru bicara (Pendamping) nya yaitu Asep NS, yang juga sebagai Pimpinan Redaksi Penajournalis.com, ” Saya mewakili pak Dudung, yang mana juga telah menjadi keluarga besar di media kami (sebagai Staf Redaksi), mengucapkan banyak terimakasih atas undangan ini, semoga bisa memberikan wawasan serta ilmu terkait pengelolaan limbah hasil produksi “.

“Sebelum adanya kunjungan dari Badega Lingkungan serta Kasie P3HL DLH Kab. Bandung, sebenarnya sudah ada itikad untuk pembenahan sementara meskipun belum paham sepenuhnya, itu sudah terlihat pada saat kunjungan tempo hari “.

“Dikarenakan diperusahaan media kami, siapapun yang tergabung dan sebagai pengusaha di kesehariannya, harus mengikuti arahan kami agar menempuh berbagai perijinan dan pelatihan-pelatihan dari dinas-dinas terkait “.

“Pada saat mengikuti seminar jurnalistik yang digelar oleh Polda Jabar di Hotel Grand Pasundan Bandung, 3 (Tiga) tahun silam, kami yang tergabung di Jurnalis Mitra Polda Jabar (JMPJ), itu mendapatkan arahan dari mentor-mentor yang berkompeten dibidangnya masing-masing, yaitu untuk membantu mengarahkan masyarakat yang memiliki usaha kecil-menengah agar menempuh perijinan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di NKRI,” tambah Asep.

“Dengan adanya bimbingan dan arahan ini, Staf Redaksi kami (pak Dudung) merasa menjadi warga negara yang diperhatikan disaat kebingungan dalam pengolahan limbah hasil produksi nya dikarenakan selama ini belum ada solusi yang tepat untuk itu “.

“Saya pun mendukung terkait semua yang telah disampaikan untuk pak Dudung, dan siap bersinergi satu sama lainnya dengan azas kemitraan,” pungkas Asep NS. (Sutisna)

Kisah Rina Marlina Atlet Bulutangkis asal Tasikmalaya

0
Atlet Bulutangkis asal Tasikmalaya, dari ART, Tukang Ojek Hingga Mewakili Indonesia SEA Games 2022

Atlet pebulutangkis tunggal putri Indonesia Rina Marlina patut diacungi jempol. Pasalnya, atlet bulutangkis asal Tasikmalaya ini tak pernah diperhitungkan banyak orang, dengan postur tubuhnya yang kecil dari ukuran normalnya para atlet.

Melansir PB Djarum, Rina Marlina diasuh dan dibesarkan oleh seorang ibu saat ia berusia 10 tahun, setelah bapaknya meninggal dunia.

Tak banyak yang istimewa dalam kehidupan sehari-harinya, bahkan setelah ia putus sekolah, Rina harus membantu ibunya mencari nafkah. Hingga menjadi asisten rumah tangga dan tukang ojek pernah ia lakoni.

Hari-hari ia lalui, selanjutnya ia mencoba bermain bulutangkis dengan memakai raket dari piring yang berbahan seng, dikarenakan saat itu ia tak mampu untuk beli sebuah raket.

Dikutip akun Facebook @Dauman Hury dikatakannya, bahwa tempat Rina berlatih ketika dikampung di Tasikmalaya yaitu di GOR Pak Munir yang tak jauh dari rumahnya.

‘Inshaallah, saya kenal banget dengan atlet ini, maupun kedua orang tuanya. Tempat berlatihnya ketika dikampung di GOR Pak Munir yang tak jauh dari rumahnya,” ujar akun @Dauman Hury melalui lamannya, Kamis (4/8/2022).

Dalam kesempatan sama, dituturkannya sungguh Allah maha besar, sungguh tidak sulit memudahkan jalan bagi hambanya. Selamat untuk Rina Marlina serta untuk ibunya.

“Jika tidak salah ia tetangga ketika saya di Tasikmalaya, tepatnya Sukasirna Ciakar, Kecamatan Cibereum, Kota Tasikmalaya,” jelasnya.

Terpisah, prestasi Rina Marlina di atlet bulutangkis langsung melejitkan namanya khususnya atlet bulutangkis di Provinsi Jawa Barat, hingga di kelas tunggal putri SH6, ia berhasil menyabet medali emas Paperda pada tahun 2018.

Berikutnya juga, Rina kembali sukses dan membawa medali emas untuk kedua kalinya di ajang pelatnas bulutangkis di tahun 2019.

Prestasinya tak diragukan lagi, mantan asisten rumah tangga dan tukang ojek ini, kembali menjuarai dan menyumbangkan medali emas di ajang Papernas Jawa Barat tahun 2021.

Saat ini, atlet bulutangkis peraih tiga medali emas Rina Marlina mewakili atlet bulutangkis tunggal putri SH6 Indonesia, semoga Rina dapat mengibarkan bendera Merah Putih di turnamen Asean Games 2022. Juga mewujudkan mimpi-mimpi dan niatnya untuk memberangkatkan ibunya umroh. (*)

Long March Buruh dan Gerakan Massa

0
Gerakan Aksi Sejuta Buruh Tuntut Hapuskan UU Omnibuslaw Selamanya

JAKARTA (Aswajanews.id) – Jumhur Hidayat, Ketua Umum Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dengan massa aliansi aksi sejuta buruh (AASB), aliansi dari 40 serikat buruh, telah memasuki Jakarta pada hari ini, Rabu (10/8/22).

Massa bergerak ditandai awalnya long march dari Gedung Sate, Bandung, selama 5 hari dipimpin Sunarti, tokoh buruh perempuan dan Jumhur Hidayat ikut bergabung long march dari Karawang. Tuntutan kaum buruh adalah hapuskan UU Omnibuslaw selamanya. UU ini adalah alat penindasan kaum oligarki kepada buruh. Pula, UU Omnibuslaw ini melawan konstitusi UUD’45. Hal ini telah saya bahas sebelumnya dalam tulisan “Pemberontakan Kaum Buruh”.

Gerakan massa buruh yang berpusat di Jakarta dan menyebar di berbagai daerah Indonesia, dengan Long March yang dipimpin Sunarti, ketua serikat buruh SBSI92, dan Jumhur, mengandung makna penting dalam dua hal, pertama, long march itu adalah simbol dari sebuah penderitaan. Sebuah perjuangan tidak mungkin mencapai makna yang dalam jika sang pemimpin tidak mengalami penderitaan.

Hal ini dilakukan Nabi Muhammad ketika Long March dari Madinah ke Mekkah ketika melakukan aksi pembebasan/perebutan Ka’bah, di masa lalu. Hal ini dilakukan Mao Ze Dong juga ketika melakukan Long March sejauh 9000 KM di China untuk pembebasan China dari kaum Nasionalis Kuomintang dan juga Long March pejuang Siliwangi, dari Bandung Ke Jogyakarta di masa kemerdekaan Indonesia, serta juga Long March santri Ciamis ke Jakarta dalam aksi 212 tempo hari. Perjuang dengan penderitaan dilakukan untuk menunjukkan spirit atau ruh perjuangan itu sendiri, agar massa rakyat meyakini bahwa perjuangan ini tidak ada jalan kembali.

Makna kedua, perjuangan dengan massa rakyat yang besar menunjukkan adanya tuntutan pengembalian makna “mass society”, sebuah konsep di mana masyarakat dikembalikan dari alienasi (keterasingan), di mana kumpulan massa rakyat berbasis/bersifat individualistik/atomistik menjadi masyarakat yang berbasis komunalitas.

Merujuk pada Erick Fromm, cendikiawan Frankfurt, keterasingan manusia dalam masyarakat terjadi karena industrialisasi dan modernisasi yang begitu pesat. Keterasingan juga di bahas oleh Karl Marx, yang mengatakan bahwa manusia hanya menjadi robot robot atau instrumental dalam industri. Manusia telah kehilangan kemanusiaannya.

Menatap ke depan

Krisis kemanusiaan dalam konteks Indonesia saat ini sudah demikian parah. Negara berkembang ke arah yang salah, di mana negara berfungsi untuk melayani kepentingan penguasa. Penguasa, khususnya aparat yang berkuasa, telah berkomplot untuk mengakumulasi kekuasaan, kekuatan dan kekayaan untuk kepentingan segelintir elit saja. Contoh terakhir terkait pembunuhan Brigadir Joshua, yang melibatkan banyak jenderal, semakin meyakini kita bahwa hukum dan keadilan semakin kehilangan makna.

Pada sisi lain massa rakyat terjebak dalam pertarungan hidup hari demi hari. Kaum buruh selama pandemi telah kehilangan penghasilan dan pekerjaan yang layak. Gaji tergerus inflasi, harga harga kebutuhan pokok dan BBM meroket tinggi. Mereka harus mengeluarkan keringat lebih banyak lagi untuk bisa bertahan hidup.

Gerakan Jumhur dkk dengan aksi sejuta buruh dan Long March tentunya akan mendorong adanya spirit kemanusiaan buruh untuk membangun solidaritas kemanusiaan. Disamping itu kaum buruh akan mampu membangun front besar rakyat vis a vis melawan arogansi segelintir elit.

HOS Tjokroaminoto, Sukarno dan Tan Malaka sudah menggariskan perjuangan massa rakyat, di masa lalu, adalah sebuah keniscayaan. Maksudnya agar negara dibangun untuk kepentingan rakyat semesta, bukan segelintir penguasa dan cukong. Saat ini Jumhur dkk kembali menghadirkan massa rakyat buruh untuk membangun “mass society”, sebuah masyarakat Indonesia yang sosialistik, yang saling mencintai dan berkeadilan sosial. *(Sumber : Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle)

Soal Capres, PSI Tunggu Masukan Jokowi

0
Ketum PSI Giring Ganesha (tengah), Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie (kiri) dan Sekretaris Dewan Pembina Raja Juli Antoni (kanan) berjalan meninggalkan ruangan usai menyerahkan berkas pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024 di gedung KPU, Jakarta, Rabu (10/8/2022). (Foto: ANTARA)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku bakal meminta masukan Presiden Jokowi terkait calon presiden (capres) yang akan mereka usung di 2024 nanti. Meskipun, PSI menyatakan bahwa mereka masih belum memiliki capres pasti sambil menunggu kegiatan rembuk rakyat guna menentukan sosok yang akan mereka usung.

“Insya Allah capresnya PSI pasti capresnya Pak Jokowi atau capresnya Pak Jokowi pasti capresnya PSI,” kata Sekretaris Dewan Kabinet PSI, Raja Juli Antoni (RJA) di Jakarta, Rabu (10/8/2022).

RJA menjelaskan, masukan Jokowi diperlukan lantaran PSI mengaku beridiri setelah terinspirasi dari sosok mantan wali kota Solo tersebut. Dia melanjutkan, sebabnya langkah politik PSI akan selaras dengan sikap atau rekomendasi yang diberikan Jokowi.

RJA mengatakan, sejauh ini PSI memiliki sembilan nama kandidat yang akan mereka dukung. Meski tidak menungkapkan kesembilan nama tersebut, namun sosok-sosok dimaksud bakal dikerucutkan lagi nantinya melalui rembuk rakyat tersebut.

“Votingnya sampe November. Belum pasti tanggalnya. Yang pasti sebelum tutup bulan November insya Allah nanti hasilnya diumumkan. Jadi itu voting rakyat. Rakyat yang voting dan memberikan masukan,” katanya.

PSI daftar ke KPU bersamaan dengan partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Meskipun, mereka menegaskan kalau waktu pendaftaran yang bersamaan itu tidak direncanakan.

“Tidak ada janjian mau daftar bareng saya malah bertanya apakah ini tanda-tanda alam, gitu tadi. Apakah ini tanda-tanda alam bahwa akan berkoalisi dengan KIB,” katanya.

Terkait koalisi, PSI mengaku masih membuka komunikasi dengan partai manapun. Dia mengaku sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik kecuali Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Semua partai kita berkomunikasi dengan PDIP dengan Gerindra dengan PKB dengan semuanya, PKS belum. Nasdem komunikasi. Komunikasi semua,” katanya. *(ROL)

Hari Ini, PSI dan KIB Daftar Calon Peserta Pemilu 2024 ke KPU

0
Giring Ganesha, Grace Natalie dan Raja Juli Antoni (RJA) beserta rombongan tiba di KPU untuk mendaftar partai sebagai peserta Pemilu 2024

JAKARTA (Aswajanews.id)Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengonfirmasi bahwa empat partai politik akan datang mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pemilu 2024 pada Rabu (10/8/2022).

“Terkait dengan agenda Partai politik untuk mendaftar kepada KPU sebagaimana surat yang mereka sampaikan kepada kami, hari, Rabu 10 Agustus 2022 satu partai yaitu Partai Solidaritas Indonesia atau PSI akan daftar pada pukul 09.00 WIB,” ujar Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI Idham Holik, Selasa (9/8/2022) malam.

Jauh-jauh hari, PSI sudah mengumumkan bahwa hari ini dipilih sebagai hari pendaftaran sebab dianggap hari baik, yaitu Rabu Pon.

“Berikutnya, Partai Golkar pada pukul 10.00 WIB, Partai Amanat Nasional pukul 10.00 WIB, dan Partai Persatuan Pembangunan pada pukul 10.00 WIB,” lanjut Idham.

Sebagai informasi, Golkar, PAN, dan KIB telah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu. Koalisi ini rencananya akan menggelar pawai dari Bundaran HI sebelum tiba di kantor KPU RI.

Sebelumnya, tren partai politik mendaftarkan diri bersama-sama ke KPU sebelumnya juga sudah dilakoni PKB dan Gerindra Senin (8/8/2022) lalu. Kedua partai rencananya akan mengesahkan koalisi mereka pads Rapimnas Gerindra akhir pekan nanti.

Sejauh ini, 18 partai politik telah mendaftar ke KPU RI sejak hari pertama pendaftaran dibuka yaitu Senin (1/8/2022).

Sebanyak 13 pendaftar sudah melengkapi berkas pendaftaran kepada KPU RI, yaitu PDI-P, PKP, PKS, PBB, Perindo, Nasdem, PKN, Garuda, Demokrat, Gelora, Hanura, Gerindra, dan PKB.

Lima partai politik lain belum melengkapi berkas persyaratan, yaitu Partai Republikku Indonesia, Partai Reformasi, Prima, dan Pandai, serta Partai Demokrasi Rakyat Indonesia. (*)

Kepulangan Jamaah Haji Kloter 38 Tiba di Kabupaten Subang

0
Sebanyak 136 jamaah haji kloter 38 JKS asal Kabupaten Subang tiba di wisma haji pada Selasa, (9/8) siang.

SUBANG (Aswajanews.id) – Sebanyak 136 jamaah haji kloter 38 JKS asal Kabupaten Subang tiba di wisma haji pada Selasa, (9/8) siang.

Sebelumnya, ratusan jamaah haji kloter 38 JKS tersebut disambut langsung oleh Bupati Subang di Rumah Makan Sindang Reret Karawang.

Menurut laporan dari Kasi Bimas Islam Kemenag Subang Edi Wijaya, terdapat satu jamaah yang dinyatakan meninggal dunia asal Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang.

“Dari total 137 orang terdapat satu orang yang meninggal dunia dari Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang sehingga yang bisa pulang pada saat ini dari kloter 38 sebanyak 136 orang,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan tim kesehatan Embarkasi, jamaah haji kloter 38 Kabupaten Subang dinyatakan negatif dari Covid-19 namun pihaknya mengimbau kepada para jamaah agar beristirahat cukup di rumah.

Tampak tangis bahagia dan kerinduan para jamaah haji saat bertemu kembali dengan keluarga tercinta setelah melakukan ibadah lebih dari satu bulan lamanya di Tanah Suci.

“Alhamdulillah, senang, sedih bercampur terus alhamdulillah bisa bertemu lagi  keluarga dengan sehat,” ujar Agus, salah satu jamaah haji asal Kabupaten Subang.

Selain itu, jamaah haji lainnya yaitu Lilis, berharap calon jamaah haji yang belum berangkat dan tertunda akibat pandemi bisa segera melakukan ibadah haji dengan lancar. *(Diskominfo)

Kabupaten Garut Jadi Tuan Rumah Pengajian Rutin TP PKK Jabar

0
TP PKK Kabupaten Garut menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pengajian Rutin TP PKK Provinsi Jawa Barat. Pengajian dipusatkan di Masjid Baitul Marjan Perumahaan Intan Regency, Tarogong Kidul, Garut, Selasa (9/8/2022).

GARUT (Aswajanews.id) – Tim Penggerak Pemberdaayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Garut menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pengajian Rutin TP PKK Provinsi Jawa Barat. Pengajian dipusatkan di Masjid Baitul Marjan Perumahaan Intan Regency, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (9/8/2022).

Dalam pengajian rutin yang mengusung tema “Meneladani Perempuan Terbaik Sepanjang Masa Dalam Memaknai Kemerdekaan Bangsa” ini, dihadiri secara langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman, di mana, pada sambutannya ia mengatakan bahwa pengajian ini sangat berpengaruh dan bermakna bagi bapak-bapak maupun bagi ibu-ibu TP PKK yang hadir secara langsung dan virtual.

“Karena tentu hasil dari pembinaan ini akan kita amalkan, akan kita laksanakan, sekaligus akan kita sampaikan juga kepada saudara-saudara kita yang tidak hadir, maupun saudara-saudara kita di tingkat kecamatan maupun di tingkat desa,” ujarnya.

Menurutnya, tema yang diambil dalam pengajian ini sangat menarik, apalagi jika dihubungkan dengan bulan Muharam. Ketika bulan Muharam ini, imbuh dr. Helmi, pihaknya maupun pimpinan daerah yang lainnya, banyak mendapatkan undangan terkait dengan acara Muharaman.

“Tapi undangan kali ini spesial, karena Muharaman diselenggarakan oleh Ibu-ibu Tim Penggerak PKK, tentu ini sangat spesial dengan tema yang spesial, makanya kalau kita lihat perjalanan bagaimana hijrahnya nabi dari Mekkah ke Madinah, ada peran sentral ibu-ibu di sini, terutama kalau kita lihat yang pertama ibu-ibu yang mampu memberikan dorongan motivasi kepada bapak-bapak,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, dalam sambutannya mengajak jamaah pengajian untuk menghadirkan semangat juang kemerdekaan yang tahun ini sudah mencapai 77 tahun.

“Mari kita meneladani bagaimana wanita-wanita di zaman pada waktu itu berjibaku dengan ranah perjuangannya masing-masing. Seperti Asiyah, Siti Maryam, Khadijah, Fatimah Azahro, Aisyah, dan juga masih banyak lagi perempuan-perempuan hebat lainnya dan semua perempuan-perempuan ini sukses,” tuturnya.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh TP PKK Jabar atas inisiasi kegiatan ini, serta mengapreasi Kabupaten Garut yang telah menjadi tuan rumah yang luar biasa dalam pelaksanaan pengajian hari ini.

Hadir secara langsung, Ketua 1 Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Jabar, Lina Marlina Ruzhan, di mana ketika memberikan sambutan ia memaparkan bahwa pengajian ini adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh TP PKK Jabar.

Awalnya, imbuh Lina, pengajian ini diselenggarakan di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Barat, dan dihadiri oleh 25 orang, hingga akhirnya terus berkembang serta bisa dihadiri oleh kurang lebih 1.500 orang. Namun, Lina mengungkapkan kegiatan ini sempat terhenti akibat adanya wabah Pandemi Covid-19 yang melanda.

“Akhirnya bagaimana caranya kita teh pandemi tapi tolabul ilmi faridhotun ala kuli muslimin eta mah da kedah nya, tidak berhenti dengan pandemi, terus justru salah satu hikmahnya ketika pandemi adalah kita masih bisa mencari ilmu lewat medsos, menggunakan media sosial, menggunakan teknologi yang ada dengan virtual,” ungkap Lina.

Atas hal tersebut, Lina kemudian meminta izin kepada Ketua TP PKK Jabar untuk melakukan pengajian keliling di setiap kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat.

“Kenapa? karena tugas Pokja 1 adalah tugasnya memastikan pengajian-pengajian di seluruh Jawa Barat ini makmur, pengajian-pengajian di seluruh Jawa Barat ini diisi dengan penuh tidak hanya oleh ibu-ibu, tapi juga oleh bapak-bapak,” katanya.

Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Garut, Diah Kurniasari, meyampaikan rasa terima kasihnya kepada TP PKK Jabar atas kepercayaannya menjadikan Garut sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Pengajian Rutin ini.

Ia menilai melalui pengajian rutin ini ada tujuan yang ingin dicapai, salah satunya yakni meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Apalagi dalam pelaksanaan Pokja 1 didalamnya ada program untuk menambah ilmu pengetahuan di bidang agama.

“Hadirin yang saya hormati terselenggaranya kegiatan ini atas bantuan dan perhatian semua pihak, maka itu kami mengucapkan banyak terimakasih atas dukungannya, dan memohon maaf apabila ada kekurangan pada hari ini khususnya kepada Pokja 1 Jawa Barat,” tandasnya.

Dalam pengajian rutin yang diselenggarakan secara hybrid ini, diikuti oleh sebanyak 126 lebih peserta yang hadir secara langsung  sebagai perwakilan dari TP PKK kecamatan se – Kabupaten Garut, serta 386 orang yang hadir secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, perwakilan TP PKK dari kabupaten/kota se-Jawa Barat. (Diskominfo)

Ini Peran 4 Tersangka Penembakan Brigadir J, Ferdy Sambo sebagai Pembuat Skenario dan Penyuruh

0
Kabareskrim Polri telah menetapkan empat tersangka pada kasus penembakan terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, termasuk Irjen Pol Ferdy Sambo. (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA (Aswajanews.id) Polisi telah menetapkan empat tersangka pada kasus penembakan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat, termasuk Irjen Pol Ferdy Sambo.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menjelaskan peran keempat tersangka pada kasus tersebut.

Agus mengatakan, selama proses penyidikan yang dilakukan, Bareskrim Polri telah menetapkan empat orang tersangka.

“Pertama, Bharada RE. Kedua, Bripka RR. Ketiga, tersangka KM. Terakhir, Irjen Pol FS,” jelasnya dalam konferensi pers di Mabes Polri yang disiarkan langsung oleh Kompas TV, Selasa (9/8/2022).

Menurutnya, Bharada E alias Richard Eliezer berperan sebagai pelaku penembakan terhadap Brigadir J.

“Tersangka RR turut membantu dan menyaksikan penembakan terhadap korban, KM turut membantu dan menyaksikan penembakan korban.”

“Irjen Pol FS menyuruh melakukan dan menskenario peristiwa seolah-olah terjadi peristiwa tembak-menembak di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga,” imbuh Agus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan keempat tersangka dan perannya masing-masing, kata dia, penyidik menerapkan pasal 340 subsider Pasal 338, juncto Pasal 55, 56 KUHP.

“Dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun.”

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, tim khusus menemukan bahwa tidak ditemukan fakta peristiwa tembak-menembak. Yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Brigadir J.

“Yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Saudara J yang mengakibatkan Saudara J meninggal dunia, yang dilakukan oleh Saudara RE atas perintah saudara FS,” jelasnya.

Listyo menambahkan, pengajuan diri sebagai justice collaborator (JC) oleh Bharada E membuat peristiwa itu semakin terang.

Selain menyuruh Bharada E untuk menembak Brigadir J, menurut Kapolri, Ferdy Sambo juga menembak ke dinding menggunakan senjata milik Brigadir J.

Tujuannya adalah membuat kesan bahwa telah terjadi peristiwa tembak-menembak di antara Bharada E dan Brigadir J.

“Untuk membuat seolah-olah telah terjadi peristiwa tembak-menembak, saudara FS melakukan penembakan dengan senjata milik saudara J ke dinding berkali-kali.”

“Untuk membuat kesan seolah telah terjadi tembak-menembak,” imbuh Kapolri.

Mengenai apakah Ferdy Sambo menyuruh atau terlibat langsung dalam penembakan? Ia mengatakan saat ini tim masih melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan pihak terkait.

“Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara, dan timsus telah menetapkan saudara FS (Ferdy Sambo) sebagai tersangka, terkait pasal apa yang disangkakan akan dijelaskan secara khusus oleh Kabareskrim.” *(Sumber Kompas TV)

Ferdy Sambo Ditetapkan Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka.

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan penanganan terbaru kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka.

“Timsus menetapkan Saudara FS sebagai tersangka,” kata Jenderal Sigit di kantornya, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (9/8/2022).

Kapolri belum menjelaskan pasal yang disangkakan kepada Ferdy Sambo. Sebelumnya, Polri telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni Bharada Richard Eliezer (E), Brigadir Ricky Rizal, dan K.

Bharada E disangkakan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan 56. Sementara itu, Brigadir Ricky disangkakan Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 dan 56, yakni pembunuhan berencana. Belum diketahui lebih lanjut pasal yang disangkakan terhadap K.

Penetapan tersangka dilakukan usai Tim Khusus memeriksa saksi-saksi dan barang bukti seperti alat komunikasi hingga rekaman CCTV. Sebagai informasi, Brigadir J tewas setelah mengalami tujuh luka tembakan. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (8/7) di rumah dinas Kadiv Propam Polri di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jaksel. Awal mula kasus mencuat, Brigadir J disebut terlibat baku tembak dengan Bharada Richard Eliezer. Saat itu disebutkan baku tembak keduanya diawali Brigadir J yang diduga melecehkan istri eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Sebulan kasus berlalu, muncul narasi lain dari informasi awal yang diungkap. Narasi baru ini muncul dari Polri, Komnas HAM, maupun pihak Bharada E. Kini narasi baku tembak tak berlaku lagi setelah Bharada E dijerat pasal pembunuhan.

25 Polisi Diproses Etik

Polri menangani kasus tewasnya Brigadir J lewat dua jalur, yakni proses pidana dan penindakan pelanggaran etik. Proses pidana ditangani tim khusus dan penindakan pelanggaran etik ditangani Inspektorat Khusus (Itsus).

Selain itu, ada 25 polisi yang diproses etik oleh Itsus karena diduga melakukan pelanggaran etik dalam kasus tewasnya Brigadir J. Sebanyak 15 orang dari mereka telah dimutasi, termasuk Irjen Ferdy Sambo.

Ke-25 polisi ini terdiri atas 3 perwira tinggi (pati) bintang satu, 5 orang pangkat kombes, 3 orang pangkat AKBP, 2 orang pangkat kompol, 7 orang pangkat perwira pertama (pama), serta 5 orang bintara dan tamtama.

Polri juga melakukan uji balistik dalam kasus ini. Polri juga membawa sejumlah orang ke tempat khusus selama pendalaman kasus. Salah satunya Irjen Ferdy Sambo, yang dibawa ke Mako Brimob. *(Divisi Humas Polri)

Denpom III/2 Garut Gelar LKKB Tingkat SD Hingga SMA Sederajat se-Kabupaten Garut

0
Bupati Garut mengapresiasi dan berterimakasih kepada Komandan Denpom (Dandenpom) III/2 Garut, Letkol Cpm (k) Wiana Warsanah, beserta seluruh jalaran, yang telah menggagas acara LKBB ini

GARUT (Aswajanews.id) – Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka secara resmi Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) Denpom III/2 antar sekolah Tingkat SD/sederajat, SMP/sederajat dan SMA/sederajat se-Kabupaten Garut, yang dipusatkan di Lapangan Oto Iskandar Dinata atau Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (6/8/2022). Acara ini sendiri diinisiasi Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/2 Garut.
Dalam kegiatan ini, Bupati Garut mengapresiasi dan berterimakasih kepada Komandan Denpom (Dandenpom) III/2 Garut, Letkol Cpm (k) Wiana Warsanah, beserta seluruh jalaran, yang telah menggagas acara LKBB ini. Apalagi menurut Bupati Garut, kegiatan ini bisa memberikan motivasi kedisiplinan sejak dini terhadap anak-anak.

“Baris-berbaris pada hakekatnya adalah mendisiplinkan tubuh kita, mengikuti satu aturan secara teratur, dan ini akan mempengaruhi pola pikir dari anak anak, terutama anak anak SD,” ujar Bupati Garut.

Ia berharap LKBB ini mampu menjadi kegiatan yang berkesinambungan setiap tahun oleh Denpom III/2 Garut. Walaupun, dulunya dari sekitar tahun 2014 Denpom III/2 Garut ini rutin melaksanakan pertandingan voli.

“Sekarang di zaman Ibu Dandenpom ini bisa menyelenggarakan kegiatan baris-berbaris, dan ini (harapannya) bisa dilaksanakan setiap tahun dengan jumlah peserta yang lebih banyak dengan hari yang lebih banyak, sehingga anak anak mempersiapkan diri untuk berlatih mengikuti perlombaan ini, dan pada intinya kita berharap dampak dari kegiatan ini adalah meningkatnya kedisiplinan kalian semua,” katanya.

Ia juga menilai pelaksanaan LKBB ini merupakan wujud dari kepedulian TNI dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, khususnya bagi para peserta LKBB.

“Juga dalam rangka meningkatkan yang berhubungan dengan bagaimana kita melatih diri menjadi bagian untuk  menyehatkan tubuh kita, mendisiplinkan tubuh kita dan juga adalah bagaimana kita membuat team work ini yang sangat penting kebersamaan team work kalau lima orang satu peserta tidak bagus maka akan membuat tidak bagus,” ucap Bupati Garut.

Sementara itu, Dandenpom III/2 Garut, Letkol CPM (K) Wiana Warsanah, menuturkan LKBB terselenggara dalam rangka memperingat ulang tahun ke- 76 Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD)  yang jatuh pada tanggal 22 Juni lalu, juga dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tanggal 17 Agustus nanti.

“Terselenggaranya (lomba) PBB ini tujuannya untuk meningkatkan kebersamaan, di samping itu kita ada sinergitas antara kami selaku POMAD dengan masyarakat, kita mengadakan acara kegiatan Lomba PBB, agar anak-anak mempunyai atau kegiatan yang positif biar mereka lebih disiplin dalam kegiatan dan meningkatkan istilahnya cinta tanah air,” tutur Dandenpom III/2 Garut.

Melalui LKBB ini, lanjut Wiana, diharapkan bisa menjadikan peserta menjadi seorang pemuda atau pemudi yang bisa meningkatkan kedisiplinan terutama dalam baris-berbaris, dan juga mampu meningkatkan kecintaan peserta kepada bangsa dan negara.

“Kebetulan kegiatan ini akan dilaksanakan tiap tahun karena pialanya Piala Bergilir Bupati dan Piala tetapnya dari Denpom,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Juara 1 tingkat SMA LKBB Denpom III/2 Garut dari SMAN 6 Garut, M. Ardhan Sarbeni, mengaku dirinya merasa sangat senang sekali bisa meraih prestasi ini. Apalagi, menurutnya karena informasi terkait lomba ini mendadak, persiapan yang dilakukan oleh regunya hanya berkisar 1 minggu lebih saja.

“Harapannya ke depannya semoga di event-event selanjutnya kita bisa meraih prestasi lebih baik, lebih ditingkatkan, lebih bisa banyak membawa prestasi untuk nama baik sekolah SMA Negeri 6 Garut tercinta,” tandasnya.

Dalam LKBB ini jumlah peserta terdiri dari 30 regu tingkat SD/sederajat, 25 regu tingkat SMP/sederajat, dan 23 regu tingkat SMA/sederajat.

Berikut daftar pemenang LKBB Denpom III/2 Garut tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA Tahun 2022 :

Tingkat SD/MI

– Juara 1 SDN 3 Giriawas

– Juara 2 SDN Sukamerang

– Juara 3 SDN 1 Limbangan Barat

– Harapan 1 SDN 3 Pakuwon

– Harapan 2 SD Kartika

– Harapan 3 SD IT Persis Tarogong 2

– Harapan 4 SDN 2 Mandalasari

– Harapan 5 SD Muhammadiyah 4

– Juara Favorit SDN 6 Regol

– Komandan Terbaik SD IT Persis Tarogong 2

– Kostum Terbaik SDN Karamatwangi B

– Formasi Terbaik SDN 3 Pakuwon

Tingkat SMP/MTs

– Juara 1 SMPN 3 Garut

– Juara 2 SMPN 1 Cisurupan

– Juara 3 SMPN 2 Tarogong Kidul

– Harapan 1 SMPN 1 Cilawu B

– Harapan 2 SMPN 2 Garut

– Harapan 3 SMPN 1 Garut

– Harapan 4 SMPN 3 Bayongbong

– Harapan 5 SMPN 1 Tarogong Kaler

– Favorit SMPN Plus Sukaraja

– Komandan Terbaik SMPN 1 Cilawu B

– Kostum Terbaik SMPN Tarogong Kaler

– Formasi Terbaik SMPN 3 Garut

Tingkat SMA/SMK/MA

– Juara 1 SMAN 6 Garut

– Juara 2 SMAN 18 Garut

– Juara 3 SMAN 19 Garut

– Harapan 1 SMKN 9 Garut

– Harapan 2 SMAN 4 Garut

– Harapan 3 SMKN 4 Garut

– Harapan 4 SMAN 16 Garut A

– Harapan 5 SMKN 10 Garut

– Favorit SMAN 8 Garut

– Komandan Terbaik SMKN 9 Garut

– Kostum Terbaik SMAN 19 Garut

– Formasi Terbaik SMAN 4 Garut

*(Diskominfo)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts