Google search engine
Beranda blog Halaman 219

Ketika Gatotkaca Jadi Pemimpin Upacara HAB Kemenag

0
Pemimpin upacara peringatan HAB ke-77 Kemenag mengenakan kostum wayang Gatotkaca

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Peserta upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-77 Kemenag Sumedang memakai baju adat. Pemimpin upacara peringatan HAB ke-77 Kemenag menegakan kostum wayang Gatotkaca. Bupati Dony Ahmad Munir bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan HAB Kemenag di lapang Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa (3/1/2023).

Bupati mengaku bangga karena pada peringatan HAB ke-77 para pegawai Kemenag berpakaian adat.

“Pemimpin upacaranya memakai baju Gatotkaca dan peserta upacara mengenakan baju adat. Ini wujud keragaman untuk persatuan,” kata Bupati Dony Ahmad Munir.

Bahkan bupati juga memanggil peserta upacara yang memakai baju adat terbaik dipanggil. “Untuk yang memakai baju adat terbaik dari sudut pandang saya yang ada di depan, saya beri penghargaan,” kata bupati.

Dalam kesempatan tersebut bupati juga mengajak jajaran Kemenag Sumedang agar peringatan HAB ke 77 ini untuk menjadi momentum dalam terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat dan terus menjaga kerukunan umat untuk Indonesia Hebat sesuai tema HAB ke-77. Tak lupa bupati juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kemenag Sumedang atas kerjasamanya selama ini dalam membangun Sumedang Simpati.

“Mudahan mudahan segala perjuangan pegawai Kemenag selama ini dalam mendukung Sumedang Simpati dibalas Allah SWT,” jelasnya.

Upacara peringatan HAB ke-77 tampak dihadiri para pegawai dilingkungan Kemenag Sumedang yang menggunakan pakaian adat. Selain itu tampak pula unsur muspida, Sekda Herman Suryatman dan sejumlah undangan lainnya. Selain membacakan sambutan Menteri Agama RI KH Yaqut Kholil Qoumas, secara khusus mengucapkan selamat HAB ke-77 kepada pegawai di lingkungan Kemenag Sumedang. (*)

Eks Dirjen Kemendag Divonis Tiga Tahun Penjara

0
Suasana sidang vonis perkara korupsi persetujuan ekspor minyak sawit mentah dan produk turunannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (4/1/2023)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indra Sari Wisnu Wardhana divonis tiga tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi persetujuan ekspor minyak sawit mentah dan produk turunannya, termasuk minyak goreng.

“Menjatuhkan pidana kepada Indra Sari Wisnu Wardhana dengan pidana 3 tahun dan denda Rp100 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama dua bulan,” ujar Ketua Majelis Hakim Liliek Prisbawono Adi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu.

Mejelis hakim menilai Indra Sari terbukti bersalah berdasarkan dakwaan subsider dari jaksa penuntut umum, yakni dari Pasal 3 juncto Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Dalam menyusun putusan tersebut, majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan.

Terkait dengan hal yang memberatkan, di antaranya, majelis hakim menilai perbuatan terdakwa tidak mendukung pemerintah memberantas korupsi. Sementara itu, hal yang meringankan adalah Indra dinilai tidak menikmati hasil kejahatan, belum pernah dihukum, dan punya tanggungan keluarga.

Sebelumnya pada Kamis (22/12/2022), jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung menuntut Indra Sari dengan hukuman 7 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Dalam kesempatan itu, jaksa mendakwa Indra Sari berdasarkan dakwaan primer dari Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Akan tetapi, majelis hakim tidak menilai Indra Sari terbukti bersalah atas dakwaan primer tersebut sehingga ia hanya dijatuhi vonis tiga tahun penjara. Pasal 2 ayat (1) UU Tipikor berbunyi setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp200.000.000 dan paling banyak Rp1 miliar.

Atas putusan tersebut, Indra Sari dan tim kuasa hukum serta jaksa penuntut umum menyatakan akan berpikir-pikir selama tujuh hari dalam mengajukan banding. (Ant)

Kejagung Usung Penegakan Hukum Humanis di Tahun 2023

0
Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin membuka kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan RI di Jakarta, Rabu (4/1/2023)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Mengawali tahun 2023, Kejaksaan Agung RI menggelar rapat kerja nasional dengan mengusung penegakan hukum humanis sebagai salah satu tema besarnya.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dalam pembukaan Rakernas Kejaksaan RI 2023 di Jakarta, Rabu mengatakan makna penegakan hukum humanis adalah penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan dilaksanakan dengan memperhatikan keadaan sekitar serta memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat secara profesional.

Ia menggarisbawahi, humanis bukan berarti tunduk pada tekanan yang mempengaruhi kualitas, namun cermat dalam menyerap nilai keadilan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat.

“Sudah tidak perlu disanksikan lagi bahwa penegakan hukum memegang peranan penting guna terwujudnya peningkatan ekonomi,” katanya.

Menurut dia, kondisi penegakan hukum suatu negara apabila dapat dilaksanakan secara efektif, maka pembangunan ekonomi akan mudah dilaksanakan.

“Namun, jika hukum tidak memiliki efektivitas maka penerapannya, dapat dipastikan akan berdampak buruk terhadap pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Oleh karenanya, lanjut Burhanudin, Kejaksaan melalui pelaksanaan tugas dan kewenangannya secara humanis diharapkan mampu mendukung terwujudnya transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Rakernas Kejaksaan RI 2023 mengusung tema “Kejaksaan andal, penegakan hukum humanis, serta transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan”.

Pelaksanaan rapat kerja ini, kata Burhanuddin, pada masing-masing kelompok kerja (pokja) akan membahas permasalahan secara teknis, antara lain capaian kinerja tahun 2022, optimalisasi sumber penganggaran, antisipasi Kejaksaan pascapengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru, finalisasi rancangan peraturan Presiden tentang susuran organisasi dan tata kerja, serta persiapan untuk kepindahan ke Ibu Kota Negara (IKN).

Dalam rangka mendukung transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, Kejaksaan telah melakukan berbagai kegiatan, di antaranya pendampingan serapan anggaran dalam rangka menanggulangi atau menekan inflasi daerah; pendampingan dan pengamanan proyek strategis nasional dan daerah; serta menjaga iklim investasi yang kondusif dengan melakukan reorientasi dan tata kelola proses investasi yang mudah, cepat, dan tidak berbiaya.

“Andal memiliki arti dapat dipercaya, dalam konteks kelembagaan maka Kejaksaan merupakan lembaga yang mampu diberikan suatu kepercayaan terhadap pelaksanaan tugas, fungsi, maupun kewenangannya secara konsisten dan terukur,” kata Burhanuddin. (Ant)

Nasehat Kyai Jazuli Karangmalang Yang Melekang

0
Makam Kiai Jazuli Karangmalang Brebes Jawa Tengah

Kyai Jazuli Karangmalang merupakan salah satu pengasuh pondok pesantren tertua yang ada di Kabupaten Brebes. Sebagaimana yang disampaikan Kiai Tohari, salah satu santri yang menjadi teman penulis ketika ngaji dengan Kiai Subhan Ma’mun di Masjid Agung Brebes dan Luwungragi.

Menurut Kyai Tohari Pondok Pesantren yang diasuh oleh Kiai Jazuli bernama APPIK (Asrama Pondok Pesantren Karangmalang) memiliki santri ribuan yang berasal dari Brebes dan luar daerah Brebes.

Kiai Toha panggil keseharian beliau, ketika bercerita pada penulis penuh semangat. Walaupun beliau sudah tidak mudah lagi.  Sosok Kiai yang lahir pada 31 Desember 1951, dari Sitanggal Larangan Brebes, dapat dikatakan sosok Kiai yang enerjik.  Diusia yang 72 tahun masih suka mengendari sepeda motor sendiri dalam setiap perjalanannya. Baik ketika mengaji bersama penulis maupun bersilaturahmi ke Cirebon dan Bumiayu.

Beliau juga masih ingat ketika menjadi Santri Kiai Jazuli saat berumur 12 – 17 Tahun. Karena beliau mondok pertama lima tahun, kemudian pindah kepondok pesantren dan kembali lagi ke Kiai Jazuli. Berarti mondok awal sekitar tahun 1960 an.

Menurut Kiai Toha, banyak asrama yang berdiri di sekeliling rumah Kiai Jazuli. dan beliau sendiri menunjukan tempat dimana dulu menjadi salah satu santrinya Kiai Jazuli.

Kenal dan berbicara dengan Kiai Toha, sangat menyengkan. Beliau memiliki prinsip hidup yang selalu bersemangat dan terlihat sehat selalu, karena beliau menerapkan prinsip hidup yang rilek, penuh humor, suka bersilaturahmi dan ziarah.

Menurut Kiai Toha, Kiai Jazuli merupan menantu dari kyai Zarkasih, sebagai pendiri awal pondok pesantren.  Kyai Jazuli asli dari Karangsuwung cirebon dan masih keturunan dari sunan Gunung Jati. Sedangkan putra Kiai Zarkasi yang ikut mempejuangkan dakwa Islam di pondok pesantren adalah Kyai Kurdi.

Beberapa nasehat dari Kiai Jazuli yang Kiai Toha sampaikan pada penulis setelah berziarah di makam Kiai Jazuli adalah :

Kiai Jazuli berpesan, kalau memiliki doa harus diamalkan, apalagi memiliki ilmu harus diamalkan pula. Sehingga doa-doa yang Kiai Tohari dapatkan dari Kiai Jazuli, sering diceritakan pada penulis saat ngaji maupun waktu saat duduk-duduk menunggu ngaji.

Kiai Jazulipun berpesan pada santrinya. Ketika bersilahturahmi dengan saudara maupun teman yang sudah berkeluarga, dan didapatkan suaminya tidak ada, maka janganlah memasuki rumahnya, nanti dikhawatirkan menimbulkan fitnah.

Kyai Jazuli kalau mengajar Alfiyah sambil tepuk tangan untuk menyemagati para santri yang sedang hafalan nadhom Alfiyah ibnu Malik. Sama seperti santri sekarang kalau awal masuk kelas dan hafalan bait-bait nadhom, juga ada yang main musik dengan alat seadanya.  Wallahu ‘alam bishowab.

Lukmanrandusanga (3/1/2023)

Jalan-jalan ke Tanah Abang, Jokowi Tak Lagi Pakai Masker

0
Jokowi tak bermasker di Tanah Abang

JAKARTA (Aswajanews.id) – Di hari kedua 2023, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus). Jokowi mengungkapkan dirinya melihat optimisme pada sektor ekonomi usai kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diakhiri.

“Saya ingin melihat sektor riil itu bergerak seperti apa. Karena ini adalah pasar bagi produksi-produksi yang ada di daerah-daerah. Kalau di sini turun, di sini berhenti, artinya produksinya juga berhenti juga turun,” ucap Jokowi di lokasi, Senin (2/1/2023).

“Saya melihat dan ingin agar optimisme itu kembali di tahun 2023 karena di tahun 2022 juga sebuah tahun yang tidak mudah. Sebelumnya juga jauh dari kemudahan sehingga kita harapkan di tahun 2023 ada optimisme karena PPKM sudah dicabut,” sambung dia.

Jokowi juga berinteraksi dengan para pedagang. Nampak mantan Gubernur DKI Jakarta ini tak memakai masker.

Tak Hanya Kali ini Jokowi Tak Bermasker

Jika diperhatikan dalam sejumlah kesempatan, Jokowi memang sering tak menggunakan masker saat kunjungan kerja ke beberapa tempat belakangan ini. Misalnya ketika mengunjungi Pasar Cigombong, Bogor, Jawa Barat (Jabar) 23 Desember lalu.

Lalu saat meresmikan pengembangan Stasiun Manggarai, 26 Desember 2022, juga tak terlihat masker medis menutupi hidung dan mulutnya. Ada lagi momen Jokowi tanpa memakai masker, yaikni saat melantik Laksamana M Ali sebagai Kepala Staf Angkatan laut di Istana Negara.

Momen teranyar Jokowi tak bermasker sebelumn ke Tanah Abang adalah saat mengumumkan pencabutan kebijakan PPKM jelang akhir 2022.

Menkes Sebut Jokowi Merasa Sehat

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan keputusan Jokowi tak bermasker dalam sejumlah kesempatan belakangan waktu ini kemungkinan karena merasa sehat. Budi menilai Jokowi hendak menunjukkan partisipasinya di tengah masyarakat usai kebijakan PPKM dicabut.

“Kembali lagi itu Bapak Presiden menunjukkan bahwa memang partisipasi masyarakat atau kesadaran masyarakat itu penting, beliau mungkin merasa beliau sehat,” kata Budi kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Namun Budi tetap menganjurkan pemakaian masker di kerumunan dan ruangan tertutup. Terlebih jika ada yang sakit batuk.

“Saya nggak tahu apakah pasarnya tadi apakah terbuka atau tertutup, kalau itu terbuka beliau merasa ‘ah aman-aman saja’. Tapi memang saya sih, kalau misalnya kerumunan, ruangan tertutup, ada orang batuk saya anjurkan,” tutur Budi. ***

Wakil Gubernur Pimpin Upacara HAB ke-77 di Kanwil Kemenag Jabar

0
Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, menjadi Inspektur Upacara HAB ke-77 Kementerian Agama yang digelar di Parkir Timur Kanwil Kemenag Jawa Barat, Jl. Jenderal Sudirman No. 644 Kota Bandung

BANDUNG (Aswajanews.id) – Wakil Gubernur Jawa Barat, KH. Uu Ruzhanul Ulum, menjadi Inspektur Upacara Hari Amal Bhakti ke-77 Kementerian Agama yang digelar di Parkir Timur Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat, Jl. Jenderal Sudirman No. 644 Kota Bandung pada Selasa (03/01/2023). Nampak hadir serta meriah seluruh ASN Kanwil Kemenag Prov. Jabar yang menjadi peserta upacara mengenakan pakaian adat nusantara. Hal ini berdasarkan arahan dari Kementerian Agama RI dalam Surat Edaran Nomor 42 Tahun 2022.

HAB ke-77 Kemenag RI tahun ini dengan mengangkat tema Kerukunan Umat Untuk Indonesia Hebat ini, berjalan lancar dan penuh hikmat. Dalam upacara tersebut, Wagub membacakan pesan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, pada sambutan peringatan HAB Ke-77 ini. Ia mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk memperbaiki niat pengabdian dan pelayanan kepada umat.

“Jadikan peringatan HAB Ini sekaligus sebagai penanda sejarah panjang pengabdian Kementerian Agama dalam melayani seluruh umat beragama se-Indonesia,” demikian ajak Menag dalam sambutan yang dibacakan itu.

“Tepat pada hari ini keluarga besar Kementerian Agama memperingati HAB ke-77. Semuanya diajak untuk mengenal, memahami dan meresapi atau bertanya kembali mengapa dan untuk apa Kementerian Agama yang dulu bernama Departemen Agama ini dilahirkan pada 1946,” ungkap Wagub yang juga biasa disebut sebagai Panglima Santri Jawa Barat.

Wagub menyampaikan bahwa Kementerian Agama mendapatkan lebih dari 22 penghargaan pada tahun 2022. Pada HAB ke-77 tahun 2023, Kemenag mencanangkan tagline Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat. Tugas berat mesti ditunaikan oleh seluruh ASN Kementerian Agama.

“Kerukunan sangat fluktuatif dan dinamis. Kerukunan sering menguji kita, lebih-lebih menjelang Pemilu 2024. Sejatinya, kerukunan adalah prasyarat pembangunan nasional. Pembangunan membutuhkan stabilitas, dan stabilitas dapat terwujud bila antar masyarakat rukun dan damai,” katanya.

Lebih lanjut, dalam sambutan disebutkan bahwa peringatan HAB ke-77 ini jadikan momentum untuk meningkatkan soliditas organisasi.

Selepas memberikan sambutan, Uu langsung menyematkan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sepuluh orang ASN Kanwil Kemenag Jabar dengan masa pengabdian 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun. (Kontributor : Shinta)

Awali Tugasnya Sebagai Dandim Kab. Bandung, Letkol Inf Hamzah Budi Susanto Sambangi Tokoh Agama dan Pemerintahan

0
Dandim disambut oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Burdah, KH. Ahmad Busyiri Muslim di kediaman. Selanjutnya dilaksanakan pemakaian sorban oleh Pimpinan Ponpes kepada Dandim

KAB. BANDUNG (Aswajanews.id) – Letkol Inf Hamzah Budi Susanto, S.E., Dandim 0624/Kab. Bandung melakukan silaturahmi dengan tokoh agama dan pemerintahan setelah melaksanakan sertijab pada tanggal 28 Desember 2022 lalu dari Letkol Arh Dhama Noviang Jaya.

Demikian disampaikan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen kepada awak media di Media Center Kodam III/Slw Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung, Jabar, Selasa (03/01/2023).

“Kemarin Senin (02/01/2023), Dandim 0624/Kab. Bandung didampingi Pasi Intel Kapten Inf Toto Toha menyambangi Kantor Kecamatan Kutawaringin dalam rangka silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri,” ujarnya.

Lanjut dikatakannya, kedatangan orang nomor 1 di Kodim Kabupaten Bandung yang merupakan lulusan Akmil 2003 tersebut di Kantor Kecamatan, disambut langsung oleh Camat Kutawaringin Gamber Irmawan beserta jajaran.

Pada kesempatan itu Dandim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Kutawaringin atas kerjasamanya yang telah terjalin dengan baik. Selain itu Dandim juga menyampaikan bahwa Kodim 0624/Kab. Bandung dan jajarannya siap membantu pemerintahan Kecamatan dalam berbagai kegiatan pengembangan yang sudah diprogramkan demi membantu kesejahteraan warga masyarakat khususnya warga Kecamatan Kutawaringin.

Hal tersebut disambut baik oleh Camat Kutawaringin Gamber Irawan dan dirinya merasa senang atas kesediaan Dandim membantu mengembangkan wilayahnya.

Selepas mengunjungi Kantor Kecamatan Kutawaringin, Dandim 0624/Kab Bandung selanjutnya menyambangi Pondok Pesantren Al – Burdah di Jalan Raya Cipatik Soreang.

Pada kunjungan ke Pondok Pesantren Al Burdah, Dandim disambut oleh Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) KH. Ahmad Busyiri Muslim di kediaman, selanjutnya dilaksanakan pemakaian sorban oleh Pimpinan Ponpes kepada Dandim.

Letkol Inf Hamzah di awal sambutannya mengucapkan rasa syukur karena dapat melaksanakan silaturahmi di Ponpes Al – Burdah, Dandim pun menyampaikan bahwa menjalin komunikasi itu sangat baik, karena dibalik komunikasi yang baik pasti ada hikmah yang mendalam. Jelasnya.

“Kami dari Kodim berkomitmen untuk menjalin komunikasi melalui silaturahmi dengan tokoh agama seperti sekarang ini, dengan terjalinnya silaturahmi akan melahirkan kebersamaan dan kebersamaan itu tidak melihat perbedaan,” ungkap Dandim.

Di kesempatan yang sama Pimpinan Ponpes Al Burdah KH. Ahmad Busyiri Muslim menghaturkan rasa syukur dan terima kasih karena bisa melaksanakan silaturahmi dengan Dandim di Ponpesnya.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Dandim Kab. Bandung, kami semua berharap agar hubungan dengan Kodim semakin kompak dan solid, baik dalam kegiatan sehari-hari maupun kegiatan lainnya,” ucap KH. Ahmad Busyiri Muslim

Kapendam menambahkan, silaturahmi dan perkenalan ini menjadi agenda Dandim 0624/Kab. Bandung dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah oleh Kodim 0624/Kab Bandung, Pemerintah, Tokoh Agama dan masyarakat. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Diprotes Buruh, Ini Isi Perppu Cipta Kerja soal Upah hingga Pekerja Kontrak

0
Ilustrasi demo buruh

JAKARTA (Aswajanews.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Cipta Kerja pada 30 Desember 2022 kemarin.

Menanggapi hal ini, Presiden Partai Buruh/Ketua Serikat Buruh Said Iqbal menyatakan Partai Buruh, KSPI, dan organisasi serikat buruh lainnya menolak isi Perppu Nomor 2 tahun 2022. Hal ini karena isi dari Perppu Cipta Kerja dianggap merugikan buruh.

“Partai Buruh, KSPI, dan organisasi serikat buruh, serikat petani, menolak atau tidak setuju dengan isi Perppu nomor 2 tahun 2022 tentang omnibus law undang-undang cipta kerja. Tapi terhadap pilihan pembahasan hukumnya, Partai Buruh dan organisasi serikat buruh bersepakat memilih Perppu, bukan dibahas di pansus badan legislasi DPR RI,” ucap Said Iqbal dalam konferensi pers, Minggu (1/1/2022).

Ada beberapa hal yang diprotes oleh pihak buruh, salah satunya mengenai skema penetapan upah minimum. Pada pasal 88C ayat 1 disebutkan bahwa gubernur yang wajib menetapkan upah minimum provinsi. Gubernur juga dapat menetapkan upah minimum kabupaten/kota.

“Penetapan Upah minimum kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan dalam hal hasil penghitungan Upah minimum kabupaten/kota lebih tinggi dari Upah minimum provinsi,” bunyi pasal 88C ayat 3, dikutip Minggu (1/1/2022).

Pada ayat 4 dan 5 disebutkan bahwa upah minum tersebut ditetapkan berdasarkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan yang datanya bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik.

“Dalam hal kabupaten/kota belum memiliki Upah minimum dan akan menetapkan Upah minimum, penetapan Upah minimum harus memenuhi syarat tertentu,” bunyi ayat 6.

Untuk ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penetapan upah minimum akan diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Lalu di pasal 88D dijelaskan bahwa upah minimum akan dihitung dengan menggunakan formula yang mempertimbangkan variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu. Ketentuan lebih lanjut mengenai formula penghitungan Upah minimum diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Menariknya dalam Pasal 88F disebutkan bahwa dalam keadaan tertentu pemerintah dapat menetapkan formula penghitungan Upah minimum yang berbeda dengan formula penghitungan Upah minimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 88D ayat (2).

Pekerja Kontrak

Omnibus Law UU Cipta Kerja menimbulkan sederet kontroversi, salah satunya terkait perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) atau pekerja kontrak. Kini dalam Perppu Cipta Kerja hal itu juga kembali dituangkan.

Ketentuan terkait PKWT atau pekerja kontrak sendiri salah satunya tertuang pada Pasal 59 yang telah diubah. Dalam ayat 1 disebutkan bahwa PKWT hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu.

Pekerjaan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya;
  2. pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama;
  3. pekerjaan yang bersifat musiman;
  4. pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan; atau
  5. pekerjaan yang jenis dan sifat atau kegiatannya bersifat tidak tetap.

Di ayat 2 disebutkan bahwa PKWT tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap. Ketentuan lebih lanjut mengenai jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaan, jangka waktu, dan batas waktu PKWT diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Dalam Perppu Cipta Kerja juga mengubah Pasal 61. Misalnya di ayat 1 disebutkan bahwa perjanjian Kerja berakhir apabila:

  1. Pekerja/Buruh meninggal dunia;
  2. Berakhirnya jangka waktu Perjanjian Kerja
  3. Selesainya suatu pekerjaan tertentu;
  4. Adanya putusan pengadilan dan/atau putusan lembaga penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap; atau
  5. Adanya keadaan atau kejadian tertentu yang dicantumkan dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama yang dapat menyebabkan berakhirnya Hubungan Kerja. ***

Aturan Terbaru Jokowi: Pesangon PHK Maksimal 9X Gaji

0
Presiden Jokowi telah menandatangani Perpu Nomor 2 Tahun 2022 demi melaksanakan UU Cipta Kerja yang ditetapkan inkonstitusional oleh Mahkamah Konstitusi

JAKARTA (Aswajanews.id) – Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 2022 demi melaksanakan Undang-undang Cipta Kerja yang ditetapkan inkonstitusional oleh Mahkamah Konstitusi.

Perpu Ciptaker itu pun telah memuat berbagai peraturan yang telah dibahas dalam undang-undang sebelumnya, termasuk ihwal pesangon bagi para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kendati begitu, terlihat tidak ada perubahan ketentuan bila dibandingkan UU Ciptaker. Urusan pesangon ini diatur Perpu itu dalam Pasal 156 ayat 1. Ketentuan besaran uang pesangonnya ditetapkan pada ayat 2 pasal itu, sedangkan pada ayat 3 nya membahas tentang besaran uang penghargaan masa kerja yang juga bisa diberikan ke pekerja yang terkena PHK.

“Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja, pengusaha wajib membayar uang pesangon dan/atau uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima,” dikutip dari Perpu Ciptaker, Minggu (1/1/2023).

Pekerja yang terkena PHK paling sedikit mendapatkan 1 bulan upah, yaitu berupa pesangon untuk mereka yang masa kerjanya kurang dari 1 tahun.

Hak paling besar bisa didapatkan oleh pekerja yang sudah 24 tahun bekerja yaitu berupa pesangon 9 bulan gaji bagi mereka dengan masa kerja 8 tahun atau lebih dan penghargaan 10 bulan gaji untuk mereka dengan masa kerja 24 tahun atau lebih.

Untuk besaran uang pesangon, masih sama dengan yang tertera dalam UU Cipta Kerja, yaitu:

masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun, 1 (satu) bulan upah;

masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 (dua) tahun, 2 (dua) bulan upah;

masa kerja 2 (dua) tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 (tiga) tahun, 3 (tiga) bulan upah;

masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 (empat) tahun, 4 (empat) bulan upah;

masa kerja 4 (empat) tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 (lima) tahun, 5 (lima) bulan upah;

masa kerja 5 (lima) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 6 (enam) tahun, 6 (enam) bulan upah;

masa kerja 6 (enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 (tujuh) tahun, 7 (tujuh) bulan upah;

masa kerja 7 (tujuh) tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 (delapan) tahun, 8 (delapan) bulan upah;

masa kerja 8 (delapan) tahun atau lebih, 9 (sembilan) bulan upah.

Sedangkan uang penghargaan masa kerja ditetapkan sebagai berikut:

masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 (enam) tahun, 2 (dua) bulan upah;

masa kerja 6 (enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 (sembilan) tahun, 3 (tiga) bulan upah;

masa kerja 9 (sembilan) tahun atau lebih tetapi kurang dari 12 (dua belas) tahun, 4 (empat) bulan upah;

masa kerja 12 (duabelas) tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 (lima belas) tahun, 5 (lima) bulan upah;

masa kerja 15 (lima belas) tahun atau lebih tetapi kurang dari 18 (delapan belas) tahun, 6 (enam) bulan upah;

masa kerja 18 (delapan belas) tahun atau lebih tetapi kurang dari 21 (dua puluh satu) tahun, 7 (tujuh) bulan upah;

masa kerja 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih tetapi kurang dari 24 (dua puluh empat) tahun, 8 (delapan) bulan upah;

masa kerja 24 (dua puluh empat) tahun atau lebih, 10 (sepuluh) bulan upah.

Sedangkan uang penggantian hak yang seharusnya diterima meliputi: cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur; biaya atau ongkos pulang untuk pekerja/buruh dan keluarganya ke tempat pekerja/buruh diterima bekerja; hal-haI lain yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama.

“Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberian uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur dalam Peraturan Pemerintah,” tulis Perpu itu.

Perlu diingat juga, dalam Pasal 157 ayat 1 perpu itu ditetapkan pula komponen upah yang digunakan sebagai dasar perhitungan uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap yang diberikan kepada pekerja/ buruh dan keluarganya. ***

Kapolda Kalbar Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 813 Personel

0
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Suryanbodo Asmoro memimpin upacara korp raport kenaikan pangkat personel Polri periode 1 Januari 2023

PONTIANAK, KALBAR (Aswajanews.id) – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Suryanbodo Asmoro memimpin upacara korp raport kenaikan pangkat personel Polri periode 1 Januari 2023 di Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar, Senin (2/1/2023).

Dilaporkan dalam upacara korps raport kenaikan pangkat tersebut sebanyak 813 personel, diantaranya 228 Perwira, 579 Bintara dan 6 PNS Polri.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro melalui Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol Raden Petit Wijaya, mengatakan, kenaikan pangkat merupakan penghargaan atas kinerja dan dedikasi pada periode tertentu serta sebagai amanah dari Yang Maha Kuasa, maka harus disyukuri dengan harus menunjukan kualitas atau mutu serta kapasitas pengabdian kepada negara.

“Bahwa dengan pengabdian yang terbaik maka diiringi konsekuensi kenaikan jabatan diikuti hak-hak lainnya, serta menjadi tauladan bagi personel lainnya,” ujar Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro melalui Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol Raden Petit Wijaya

Sekarang sudah memasuki agenda tahun 2023 – 2024 dimana memasuki ranah politik, Polri harus menjaga nama baik guna Polri dapat menjalankan tugasnya dengan baik karena kepercayaan masyarakat adalah tolak ukur keberhasilan Polri.

Terdapat 3 poin yang menjadi strategi memajukan nama baik Polri sesuai dengan program Quick Wins antara lain : Optimalisasi kegiatan interaksi di masyarakat, Optimalisasi manajemen media, untuk menyampaikan hasil kerja Polri dan Zero penyimpangan, menjadi hal penting karena situasi saat ini sedikit penyimpangan yang belum tentu benar maka timbul opini yang mengakibatian keterpurukan Polri.

“Maka saya minta agar betul-betul laksanakan strategi Quick Wins serta jangan menghindar apabila masyarakat meminta tolong atau bertanya karena sudah menjadi tugas utamanya,” ungkap Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro melalui Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol Raden Petit Wijaya

Terakhir, kenaikan pangkat juga sebagai momen meningkatkan kualitas dari personel, istri dan keluarga. Ingatkan pada keluarga agar selalu menjaga marwah citra Polri. (Asep NS)

Cafe Flona Keren di Bandung Yang Hits Banget

0
Cafe Flona, tempat favorit bagi para pemburu kuliner di Jalan Setiabudi No. 176 B, Kota Bandung, tepatnya di depan Kampus NHI

BANDUNG (Aswajanews.id) – Cafe kekinian menjadi tempat favorit bagi para pemburu kuliner. Dengan nongkrong di kafe ada banyak hal yang bisa dilakukan. Mulai dari bersantai hingga berdiskusi ringan sambil menikmati aneka menu yang ditawarkan.

Karenanya, sekarang ini banyak bermunculan cafe – cafe kekinian terutama di kota-kota besar. Tempatnya didekorasi semenarik mungkin sehingga sering dijadikan sebagai spot-spot berfoto untuk diunggah di media sosial.

Kota Bandung juga tak terlepas dengan café-cafe kekinian tersebut. Salah satunya Cafe Flona, Jalan Setia Budi No. 176 B, Kota Bandung, tepatnya di depan Kampus NHI. Café ini unik, karena selain menjual tanaman hias, juga menyediakan makanan dan minuman serta menjadi wadah kreatifitas anak muda bandung. Dikatakan unik, karena memiliki konsep berbeda dibanding Cafe yang sudah ada di Bandung. Cafe Flona menyuguhkan hiburan Stand Up Komedi Anyun Cadel.

Cafe Flona, tempat favorit bagi para pemburu kuliner di Jalan Setiabudi No. 176 B, Kota Bandung, tepatnya di depan Kampus NHI

“Kafenya berkonsep modern dengan sedikit ornamen Jawa. Dibuat konsep demikian karena di Bandung sendiri dikenal dengan keindahan alamnya yang masih asri dengan udara yang sangat sejuk serta menyuguhkan makanan, minuman dengan harga terjangkau. Kebetulan juga di Bandung belum ada konsep restoran atau kafe yang seperti ini,” kata salah satu pengunjung kepada awak media, Sabtu (31/12/2022).

Ia mengatakan, selain tempat nongkrong yang menarik perhatian, juga tersedia menu-menu makanan dan minuman yang enak.

Selain itu, Cafe Flona juga menawarkan harga yang terjangkau untuk setiap menu yang ditawarkan. Karenanya kafe unik tersebut diharapkan dikunjungi banyak orang, khususnya kaum milenial. (Tarunah/Elisa Nurasri)

 

 

Persiapan Menghadap Presiden Bupati Sumedang Diundang Mensesneg

0
Bupati Dony Ahmad Munir diundang Mensesneg Pratikno ke Rumah Dinas di Kompleks Widya Chandra Jakarta untuk mengeksplorasi transformasi digital dan penanganan stunting berbasis digital

JAKARTA (Aswajanews.id) – Bupati Dony Ahmad Munir diundang Menteri Sekretaris Negara Pratikno ke Rumah Dinas di Kompleks Widya Chandra Jakarta untuk mengeksplorasi transformasi digital dan penanganan stunting berbasis digital di Kabupaten Sumedang, Sabtu (31/12/2022). Pertemuan tersebut dihadiri juga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Bupati Dony menjelaskan, tugas pemerintahan adalah menyejahterakan masyarakat. Untuk itu, Pemda Kabupaten Sumedang memacu transformasi digital agar pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik lebih akseleratif, sehingga masyarakat makin sejahtera. “Dengan digital, kinerja pelayanan dan pembangunan jauh lebih baik. Contohnya dalam penanganan stunting, tahun 2018 angka stunting Kabupaten Sumedang 32,2 % (SSGI). Setelah diintervensi platform digital Sistem Informasi Penanganan Stunting Terintegrasi (SIMPATI), angka stunting menurun tajam menjadi 8,2 % (Bulan Penimbangan Balita) tahun 2022,” kata Dony.

Praktik baik tansformasi digital dan penanganan stunting di Kabupaten Sumedang mendapatkan apresiasi dari Presiden. Karena itu, sebagai persiapan sebelum dipresentasikan kepada Presiden, Bupati Sumedang diundang Mensesneg ke Jakarta. “Praktik baik Sumedang ini kita dalami. Nanti dilaporkan ke Bapak Presiden dan akan direplikasi ke daerah lainnya. Dari Sumedang untuk Indonesia,” ujar Pratikno.

Menteri Kesehatan menyampaikan kekagumannya atas kinerja Pemda Kabupaten Sumedang dalam penanganan stunting. “Implementasi digitalisasi Pemda Kabupaten Sumedang, khususnya di bidang kesehatan dalam penanganan stunting ini sangat bagus. Jadi saya minta izin ke pak bupati kalau boleh nanti ilmunya ditularkan ke kabupaten/kota yang lain,” kata Budi. [*]

Presiden Jokowi: Mari Songsong Harapan dan Peluang Baru 2023

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Presiden RI Joko Widodo mengajak semua pihak menyambut harapan, tantangan dan peluang baru di tahun 2023.

“Mari menyongsong harapan, tantangan dan peluang yang baru. Tetap bersama melangkahi ambang tahun 2023 menuju Indonesia yang maju,” kata Jokowi dalam deskripsi unggahan di media sosial Instagram @jokowi, yang dikutip di Jakarta, Ahad.

Dalam unggahan di akun media sosial itu tampak animasi Jokowi sedang menulis buku dengan latar berbagai pembangunan infrastruktur dan transportasi yang telah dicapai, dan juga tulisan Selamat Tahun Baru 2023.

Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) juga mengajak seluruh pihak menatap tahun baru 2023 dengan tekad membawa Indonesia melangkah maju, melalui cuitan akun Twitter resminya, @jokowi, pada Sabtu (23/12).

Presiden mengutarakan bahwa banyak hal datang silih berganti sepanjang tahun 2023 yang memberi banyak pelajaran.

“Apa yang patut kita kenang dari tahun 2022 yang segera kita tinggalkan? Banyak. Ada yang menggembirakan, tak sedikit pula yang kurang menyenangkan. Semua datang silih berganti, memberi pelajaran, sekaligus menguatkan dan semakin mempersatukan,” cuit Presiden.

Presiden juga mengingatkan bahwa Indonesia berhasil melewati masa pandemi dan ancaman resesi lewat perekonomian yang tumbuh positif.

Sementara itu, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengajak seluruh pihak tetap bersemangat mengerjakan pembangunan di Indonesia pada tahun baru 2023.

“Dalam menyongsong Tahun Baru 2023, mari tetap bersemangat mengerjakan pembangunan di negeri tercinta kita Indonesia dengan terus memupuk optimisme dan keyakinan akan hari esok yang lebih baik,” ujar Wapres dalam tayangan video yang diunggah melalui akun Instagram @setwapres.ri, yang dipantau di Jakarta, Minggu.

Ma’ruf Amin menyampaikan dengan pertolongan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, niscaya ikhtiar dan kerja keras bangsa akan berbuah kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat.

“Selamat tahun baru 2023 bagi kita semua, tetaplah menjaga protokol kesehatan, termasuk dalam merayakan pergantian tahun ini, demi keselamatan kita bersama,” ujar Wapres.

Ia berdoa semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi semua upaya bangsa untuk membangun Indonesia yang damai dan sejahtera. (Ant)

Satpol PP Garut Bongkar Gudang Penyimpanan Minuman Beralkohol Siap Diedarkan

0
Petugas mengangkut botol minuman beralkohol dari gudang kawasan Perumahan Nusa Indah, Kabupaten Garut, Jawa Barat

GARUT (Aswajanews.id) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut, Jawa Barat berhasil membongkar gudang penyimpanan minuman beralkohol di Kompleks Perumahan Nusa Indah, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu dini hari, yang akan diedarkan menjelang malam pergantian tahun di kota itu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bambang Hafid di Garut, Sabtu, mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat adanya gudang penyimpanan minuman beralkohol, selanjutnya dilakukan penggerebekan dan ditemukan ribuan botol minuman beralkohol berbagai merek.

“Kita amankan ribuan botol miras (minuman keras) dalam satu gudang yang berlokasi di kawasan Tarogong Kidul, kita sita miras dari berbagai merek, dari yang paling murah hingga yang paling mahal,” katanya.

Ia menyampaikan operasi pemberantasan minuman beralkohol pada momentum menjelang Tahun Baru merupakan instruksi langsung dari Bupati Garut Rudy Gunawan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Seluruh minuman beralkohol itu, kata dia, langsung diangkut ke Markas Satpol PP Garut untuk dijadikan barang bukti dan selanjutnya akan dimusnahkan.

Ia menyampaikan hasil pemeriksaan sementara bahwa minuman beralkohol itu akan diedarkan pada malam pergantian tahun di wilayah Garut.

Dia menjelaskan hasil dari penggerebekan gudang minuman beralkohol merupakan yang terbesar dibandingkan dengan hasil operasi beberapa bulan sebelumnya. “Ini salah satu distributor skala terbesar, tentu ini menjadi kado sebelum pergantian tahun baru,” kata Bambang.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu aktif melaporkan apabila di lingkungannya menemukan ada penjualan minuman beralkohol karena keberadaannya memberikan dampak buruk dan berbahaya.

“Miras itu berbahaya bagi siapapun dan ini (operasi pemberantasan miras) akan terus berlanjut,” katanya. (Ant)

PPKM Resmi Dicabut, Pemerintah Tetap Himbau Masyarakat Terapkan Prokes

0
Bupati Garut, Rudy Gunawan

GARUT (Aswajanews.id) – Pemerintah Pusat telah resmi menghentikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh Indonesia. Hal ini tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 pada Masa Transisi Menuju Endemi.

Meski aturan PPKM telah dicabut, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, hingga tetap mengimplementasikan penggunaan aplikasi PeduliLindungi tat kala memasuki fasilitas publik.

Selain itu, dalam Inmendagri ini juga masyarakat didorong untuk tetap melakukan vaksinasi dosis primer (dosis 1 dan 2) dan dosis lanjutan (booster) secara mandiri maupun terpusat di tempat-tempat umum.

Gubernur, Bupati, dan Wali Kota pun diinstruksikan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan secara ketat terhadap pencegahan dan pengendalian Covid-19 di wilayahnya, termasuk melakukan asesmen indikator Covid-19 untuk menilai laju penularan dan kapasitas respon.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, Sabtu (31/12/2022) menyatakan, setelah adanya pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPMK) oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pihaknya menegaskan bahwa Satgas Covid-19 khususnya di Kabupaten Garut tidak dibubarkan dan akan tetap memberikan arahan bilamana terdapat keramaian yang cukup banyak di ruangan tertutup.

“Kalau di ruangan terbuka itu tidak jadi masalah sudah dalam keadaan normal, tapi di tertutup kita tetap normal tapi menggunakan masker, jadi nanti akan ada pemberitahuan-pemberitahuan misalnya sekarang kalau mau menggunakan gedung yang milik pemerintah daerah misalnya Islamic Center,” katanya. (Diskominfo)

Universitas Yarsi Bakal Kirim Dokter Muda Belajar di RSUD Arjawinangun

0
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag menyambut baik kerjasama RSUD Arjawinangun dengan Universitas Yarsi Jakarta

KABUPATEN CIREBON (Aswajanews.id) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun, menjalin kesepakatan kerjasama dengan Universitas Yarsi Jakarta dalam bidang kesehatan.

Kerjasama yang dilakukan salah satunya, yaitu Yarsi akan mengirimkan dokter muda untuk belajar di RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya, dengan adanya kerjasama ini bisa meningkatkan pelayanan rumah sakit kepada masyarakat.

“Kerjasama ini juga bisa meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan dan penyakit, serta pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Imron, Rabu (28/12/2022).

Rektor Universitas Yasri, Prof. dr. Fasli Jalal Ph.D menuturkan, kerjasama dengan RSUD Arjawinangun ini merupakan bagian dari pendidikan kedokteran bagi mahasiswa Yasri.

Ia menjelaskan, bahwa dalam pendidikan kedokteran terdapat pendidikan akademik dan profesi. Untuk pendidikan profesi inilah, diperlukan rumah sakit yang bisa mendidik dan memberikan pengalaman terhadap para calon dokter.

“Pendidikan profesi itu berbasis rumah sakit,” kata Fasli.

Dipilihnya RSUD Arjawinangun sebagai tempat belajar bagi calon dokter dari Universitas Yasri, dikarenakan di rumah sakit ini, memiliki jumlah tempat tidur pasien yang cukup banyak.

Karena menurutnya, dengan banyaknya tempat tidur yang ada, menunjukkan tingginya jumlah pasien yang bisa diterima di rumah sakit ini.

“Sehingga, ini merupakan lahan praktek yang luas bagi mahasiswa. Mereka bisa menemukan banyak jenis penyakit untuk dipelajari dan dianalisa,” kata Fasli.

Ia menyebut, ada sembilan rumah sakit lainnya di Indonesia yang sudah bekerjasama dengan Yasri dalam hal yang sama.

Pihaknya juga mengaku siap untuk bekerjasama dalam hal lainnya dengan RSUD Arjawinangun ini. Salah satunya adalah, terkait profesi dokter spesialis.

“Karena sekarang, kami mulai membuka pendidikan spesialis,” kata Fasli.

Sementara itu, Direktur RSUD Arjawinangun dr. H. Bambang Sumardi MM. MARS menuturkan, bahwa kerjasama ini memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah pengembangan teknologi kedokteran.

Karena menurut Bambang, perkembangan teknologi kedokteran sangat cepat. Sehingga dengan adanya dokter muda yang akan belajar di RSUD Arjawinangun ini, bisa membantu meningkatkan pemahaman terkait perkembangan teknologi kedokteran.

“Karena nanti, kami juga bisa mendapatkan update ilmu yang lebih cepat,” ujar Bambang.***

Bunga untuk Pasien dan Nakes, Yana: Semangat Sehat Sambut 2023

0
Wali Kota Bandung Yana Mulyana memberikan bunga kepada pasien di RSUD Bandung Kiwari, Sabtu 31 Desember 2022 malam

BANDUNG (Aswajanews.id) – Wali Kota Bandung Yana Mulyana memberikan bunga kepada pasien di RSUD Bandung Kiwari, Sabtu 31 Desember 2022 malam. Ia menyebut, sekuntum mawar yang diberikannya merupakan simbol semangat bagi pasien yang harus menghabiskan malam tahun baru di rumah sakit.

“Saya memberikan bunga kepada pasien di RSUD Bandung Kiwari sebagai bentuk semangat. Semoga para pasien lekas sembuh dan dapat terus menjaga kesehatan,” ujar Yana.

Selain para pasien, Yana juga membagikan bunga kepada para tenaga kesehatan yang bertugas di malam pergantian tahun menuju 2023.

Ia optimis fasilitas dan pelayanan di RSUD Bandung Kiwari bisa lebih baik. Sehingga mampu melayani keluhan masyarakat Kota Bandung terkait kesehatan.

“Ya tapi tetap harapannya jangan sampai terpakai (fasilitas kesehatannya),” ucap Yana.

Sebelumnya, Yana melakukan monitoring malam tahun baru melalui Area Traffic Control System (ATCS) dan Bandung Command Center (BCC). Ia memastikan malam pergantian tahun di Kota Bandung berlangsung aman dan kondusif.

Ia juga berharap 2023 menjadi semangat baru untuk pembangunan Kota Bandung menuju kota yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis.

“Insyaallah di 2023 ada peningkatan infrastruktur di Kota Bandung dengan tujuan untuk kenyamanan,” ujarnya. (Dans)

Malam Pergantian Tahun 2023 di Kota Bandung Aman dan Kondusif

0
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memantau sejumlah titik jelang pergantian tahun melalui Area Traffic Control System (ATCS) dan Bandung Command Center (BCC), Sabtu 31 Desember 2022 malam

BANDUNG (Aswajanews.id) – Malam pergantian tahun di Kota Bandung berjalan aman dan kondusif. Hal itu terlihat saat Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memantau sejumlah titik jelang pergantian tahun melalui Area Traffic Control System (ATCS) dan Bandung Command Center (BCC), Sabtu 31 Desember 2022 malam.

Yana menyebut, dari pantauan lebih dari 600 CCTV, lalu lintas di Kota Bandung terpantau lancar. Keramaian terkonsentrasi di satu titik di kawasan Alun-alun Bandung dan Jalan Asia Afrika.

“Dari pantauan secara keseluruhan, Kota Bandung aman dan terkendali,” ujar Yana.

Jelang pergantian tahun, terjadi peningkatan kendaraan di beberapa gerbang masuk tol di Kota Bandung.

Tertinggi yaitu di gerbang Tol Moh. Toha sebanyak 33.303 kendaraan. Berikutnya Pasteur (28.274 kendaraan), Pasirkoja (22.247 kendaraan), Buahbatu (19.895 kendaraan), dan Gedebage (18.567 kendaraan).

Hasil perhitungan dari ATCS, terdapat 100.856 mobil dan 34.728 sepeda motor yang melintas di jalan kota Bandung sepanjang 31 Desember 2022.

Melalui pengeras suara, Yana sempat memberikan imbauan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Silahkan masyarakat untuk merayakan pergantian tahun dengan tertib dan jaga protokol kesehatan,” ujar Yana di ruangan ATCS.

“Terima kasih sudah tertib. Selamat menikmati pergantian tahun dengan aman dan nyaman,” imbuhnya.

Yana berharap, pergantian tahun dapat memberikan spirit baru untuk pembangunan sehingga dapat mewujudkan Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis.

“Insyaallah di Tahun 2023 akan ada peningkatan infrastruktur di Kota Bandung tujuan tentu untuk kenyamanan,” ungkapnya.

Pantauan Humas Kota Bandung terjadi keramaian kendaraan di beberapa jalan protokol kota Bandung.

Jalan Asia-Afrika dan seputar kawasan alun-alun ke arah Banceuy ada perlambatan kendaraan dan masyarakat yang berjalan kaki.

Sedangkan di kawasan Gedebage selatan terjadi penumpukan akibat ada warga berkunjung ke Masjid Raya Al Jabbar. (Dans)

Gusdurian Brebes Gelar Do’a Bersama Lintas Agama

0
Komunitas Gusdurian Pemersatu Brebes menggelar ngopi toleransi dan doa lintas agama, sekaigus haul ke-13 Gus Dur

BREBES (Aswajanews.id) – Komunitas Gusdurian Pemersatu Brebes menggelar ngopi toleransi dan doa lintas agama, sekaigus haul ke-13 Gus Dur dengan mengangkat tema mengenang Gus Dur merawat perdamaian di PAUD Al Auni, Sengon Kulon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Kamis Malam (29/12).

Dalam acara tersebut, dihadiri oleh perwakilan dari tokoh agama, yakni Tokoh Orang Muda Katolik Paroki Gereja Santa Fatima Tanjung Bang Zai, Tokoh Vihara, Tokoh Kong Hu Cu se-Kabupaten Brebes.

Ketua pelaksana kegiatan, Kang Sepri Sarwo Pitu mengatakan kegiatan tersebut untuk merelevansikan yang telah Gus Dur ajarkan, yaitu tentang kesetaraan toleransi dan perdamaian kemanusiaan.

“Gus Dur pernah bilang, yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan. kita bisa liat sendiri bahwa, masing-masing diantara kita duduk sama rata dan saling menebarkan kebaikan dan kasih sayang,” ujarnya.

“Yang dimaksud Toleransi itu tidak semata-mata kemudian mencampur adukan keyakinan, akan tetapi lebih pada pengaplikasian dari Sila ke-3 Pancasila yaitu Persatuan Indonesia. Semoga kegiatan seperti ini akan terus berlangsung dan menjadi regenerasi bagi Gusdurian Brebes sesuai dengan 9 nilai utama Gus dur,” ujarnya.

Moh. Syafiq Yunensa, Demisioner Gusdurian UIN Walisongo Semarang, sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan Ngopi toleransi menyampaikan Gusdurian merupakan sebuah kata kerja yang bukan hanya mengagumi tetapi lupa dengan berbagai pemikiran dan gerakan-gerakan yang telah dilalui Gus Dur, maka juga harus meneladani perilaku Gus Dur.

“Banyak hal yang bisa kita gali dari sosok Gus Dur yang dikenal sebagai Bapak Pluralisme, dan Gusdurian menjadi salah satu komunitas yang terus berkomitmen untuk membangun dan mendampingi masyarakat sipil,” pungkasnya. (Pewarta: A’isy Hanif Firdaus)

Gubernur Jabar Resmikan Masjid Raya Al Jabbar

0

BANDUNG (AswajaNews.id) – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akhirnya meresmikan Masjid Raya Aljabbar, Jumat, 30 Desember 2022. “Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, dengan memohon rido Alloh agar memberikan rahmat dan hidayahNya, saya Ridwan Kamil mewakili masyarakat Jabar dan Pemerintah Provinsi Jabar dengan ini meresmikan penggunaan Masjid Raya Al Jabbar Provinsi Jawa Barat,” kata Ridwan Kamil.

Ia berharap ketika masyarakat Jabar berkunjung ke Masjid Raya Aljabbar bisa memuliakan dengan kegiatan yang bermaslahat. Tak hanya itu, selain memuliakan, masyarakat juga bisa mendapatkan ilmu baru ketika berkunjung ke museum sejarah Nabi yang menghadirkan juga sejarah Islam di Jabar.

Bangunan megah masjid kebanggaan masyarakat Jawa Barat, menurut Kang Emil menjadi cikal bakal perkembangan peradaban Islam di Jawa Barat. Gubernur juga menjelaskan, bahwa di zaman dulu (zaman Rasulullah) masjid hanya beratapkan daun-daun pelepah kurma. Namun, hari ini di tanah Jawa Barat telah hadir masjid dengan bangunan yang kokoh dan megah untuk dimakmurkan.

Ribuan masyarakat Jabar yang mayoritas ibu-ibu majelis taklim, terlihat antusias mengikuti acara peresmian. Mereka, menggunakan dress gamis berwarna putih dengan kerudung berwarna-warni sesuai dengan kelompok Majelis Taklimnya. Ibu-ibu tersebut, berasal dari area Bandung Raya seperti Cimahi, Kabupaten Bandung dan daerah lainnya. Selain itu, ada yang berasal dari Tasikmalaya, Cirebon dan Bogor.

Masjid Raya Al-Jabbar menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat dan termegah di Asia Tenggara. Nama aljabbar sendiri diambil dari asmaul husna.  Al-Jabbar bermakna Zat Yang Maha Memaksa. Alloh subhanahu wa taala memaksakan kehendak-Nya kepada siapa dan apa saja, sehingga tak ada suatu apapun kecuali kehendak Alloh pasti menembusnya.

Arsitektur ikonik dengan bangunan mesjid berbentuk setengah lingkaran serta desain menara masjid yang kontemporer menjadi keunikan sekaligus kebanggaan tersendiri dari masjid yang berlokasi di wilayah Cimincrang Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.

Masjid ini merupakan masjid megah bergaya kontemporer yang dibangun di atas lahan seluas 25 hektare yang dilengkapi banyak fasilitas yang akan menjadikan masjid di kawasan Bandung Timur ini sebagai pusat edukasi Islam, wisata religi dan ruang interaksi publik representatif warga Jawa Barat bahkan ASEAN.

Masjid Aljabbar ini memiliki kapasitas sekitar 30.000 orang, dengan rincian 10.000 orang di area dalam dan 20.000 orang di area plaza.

Secara keseluruhan, Al Jabbar tidak hanya sekadar masjid. Proyek kedua dari bangunan tersebut adalah museum Rasulullah dan sejarah Islam nusantara serta Jawa Barat yang terletak di lantai dasarnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya menyebut pembangunan Masjid Raya Al Jabbar memiliki sejarah panjang sejak tahun 2015 yang saat itu menjadi Wali Kota Bandung. Masjid Raya Al-Jabbar juga merupakan perjalanan panjang selama kurun waktu lima tahun. Mulai dari pembebasan tanah tahun 2015, kemudian tahun 2017 mulai pelaksanaan pembangunan hingga tahun 2022.

Emil, sapaan akrabnya, bertindak sebagai arsitek dari Masjid Raya Al Jabbar. Proses groundbreaking dilakukan di era Gubernur Ahmad Heryawan. Menurutnya, Desain masjid aljabbar ini paling rumit dari sedikitnya 50 masjid yang sudah didesain olehnya.

“Bukan kebetulan, masjid ini memiliki latar belakang matematis yaitu Al Jabbar dan juga Jabbar, bisa dikaitkan dengan singkatan dari Jawa Barat. Mari, kita makmurkan masjid ini,” ucapnya.
Selain itu, terdapat 27 pintu yang menyimbolkan 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat yang disimbolkan oleh desain batik setiap Kota dan Kabupatennya.

Masjid yang juga populer dengan sebutan ‘Masjid Terapung’ ini juga dikelilingi danau retensi sebagai penyerap air yang datang dari utara menuju selatan kawasan Kota Bandung.

Masjid Al Jabbar akan dikelola oleh Dewan Kemakmuran Masjid atau DKM yang diketuai langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Secara ex-officio wakil ketua DKM Al Jabbar juga akan dijabat oleh Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan ketua harian diisi oleh Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmadja. Kemudian pengurus DKM-nya yaitu perwakilan 27 aktivis muslim dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Gubernur Ridwan Kamil menargetkan untuk dua hingga tiga tahun pertama pengelolaan Masjid Al Jabbar masih menggunakan APBD Jabar. Namun tahun keempat masjid ini akan mandiri secara ekonomi.

Dari awal pembangunan, Masjid Al Jabbar memang sudah dikonsepkan mandiri ekonomi seperti halnya rumah sakit.

Pendapatan dari masjid nantinya tidak akan masuk ke APBD tapi langsung dikelola sendiri dan akan dikonsepkan seperti Masjidil Haram dari segi pengelolaan hingga memiliki pegawai yang mayoritas untuk warga lokal. *(Elisa Nurasri)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts