Google search engine
Beranda blog Halaman 218

Apel Siaga 5000 Pasukan Banser Menjelang Pelantikan PCNU Brebes

0
Apel Siaga dalam rangka ikut memeriahkan rangkaian acara pelantikan PCNU Kabupaten Brebes Masa Khidmat 2022-2027.

BREBES (Aswajanews.id) – PC GP Ansor Kabupaten Brebes, Sabtu (7/1/2023) menggelar Apel Siaga dalam rangka ikut memeriahkan rangkaian acara pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Brebes Masa Khidmat 2022-2027.

Acara Apel Akbar 5000 pasukan ini sekaligus ajang untuk mempererat silaturahmi dan konsolidasi kader Brebes secara besar-besaran. Acara berlangsung di Alun-alun Brebes, Sabtu (7/1/2023).

Acara Apel bertajuk “Pagar Baja, Gerakan Kita” Kasat Koryon Bumiayu, Samsul Ma’arif menyampaikan kegiatan Apel siaga ini untuk memperkokoh dan memperat silaturrahmi dari berbagai anggota Ansor dan Banser se-kabupaten Brebes.

Hal yang sama, dikatakan oleh Ketua PC GP Ansor Brebes, Ahmad Munsip menyampaikan bahwa mari bersama-sama kita sukseskan acara pelantikan PCNU Kabupaten Brebes Masa Khidmat 2022-2027 dari awal hingga selesai dan komitmenkan untuk kawal para kyai-kyai NU kita.

“Semoga tidak ada halangan dan hambatan selama kegiatan pelantikan PCNU dengan aman dan khidmat,” pungkasnya. (A’isy Hanif Firdaus/LTN NU Brebes)

Ansor Brebes Lakukan Screening Pra Diklatsus Bagana-Basada

0
PC GP Ansor Brebes melaksanakan screening atau tahap penyaringan bagi para calon peserta pendidikan dan Diklatsus Banser

BREBES (Aswajanews.id) – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Ansor Brebes melaksanakan screening atau tahap penyaringan bagi para calon peserta pendidikan dan pelatihan khusus (Diklatsus) Barisan Ansor Serba Guna (Banser) bidang tanggap bencana (Bagana) dan Banser Husada (Basada) di Aula Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Kedawon, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Rabu (11/01/23).

“Screening Diklatsus Bagana dan Basada ini bertujuan untuk meningkatkan kader aktif bermasyarakat, melatih skill atau kemampuan Anggota Banser untuk lebih meningkatkan kapasitas diri dalam bidang kesehatan dan medis serta tanggap bencana alam semata-mata menjadi relawan tangguh demi sebuah wujud berkhidmat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Nahdathul Ulama (NU),” ujar Kasat korcab Banser Brebes Subkhan.

“Diklatsar Banser Satkorcab Banser Brebes rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20-21-22 Januari 2023 mendatang di SMK NU 03 Larangan,” tuturnya.

Ketua PC GP Ansor Brebes, Ahmad Munsip mengatakan diklatsus ini menjadi tempat pendidikan bagi kader-kader Barisan Ansor Serba Guna (Banser) yang akan digabungkan menjadi satu unit khusus sebagai bekal untuk khidmat di tengah-tengah masyarakat jika terjadi bencana alam serta tragedi kemanusiaan, maka Banser yang telah mengikuti Diklatsus ini dapat dengan sigap ikut andil dalam pertolongan ketika hal itu terjadi di lapangan.

Ahmad Munsip berharap, Banser Bagana dan Basada dapat menjadi garda terdepan untuk membantu masyarakat terhadap kejadian bencana alam di wilayah Kabupaten Brebes khususnya, mulai dari penanggulangan, pada saat kejadian, maupun pada saat pascakejadian.

“Bagi peserta yang nantinya dinyatakan lolos maka momentum diklatsus ini cukup langka tidak mesti 1 tahun dilaksanakan, tentu harus melalui hasil rekomendasi dari pimpinan wilayah maka harus bersungguh-sungguh sehingga akan mendapatkan pengetahuan ilmu baru untuk lebih siap maksimalkan diri berkhidmah dimasyarakat. Pesan Ketua PC GP Ansor Brebes,” ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, jumlah total calon peserta yang telah mendaftar sejumlah 225 peserta yang berasal dari 17 kecamatan se-kabupaten Brebes serta dari luar cabang, Misalnya Kabupaten Cilacap, Kabupaten Tegal, dan beberapa daerah lainnya. (Pewarta: A’isy Hanif Firdaus/LTN NU PCNU Brebes)

Menelusuri Jejak Kyai Kampung di Brebes

0
Oleh : Akhmad Sururi (Wakil Ketua LTN PCNU Brebes)

Istilah Kyai kampung pertama dimunculkan oleh Gus Dur. Sebuah gelar yang disematkan kepada tokoh ahli agama di kampung atau desa yang masih belum terkontaminasi oleh budaya kota. Sosok Kyai kampung yang memiliki sejuta kekuatan moral dan potret ketauladanan serta sumber pencerahan, dalam berbagai rentang kehidupan, Kyai Kampung akan selalu menjadi  rujukan di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan bimbingan spiritual, kehidupan dan ketenangan jiwa.

Ada beberapa  makna menggunakan nama “Kyai Kampung” ?

Pertama kampung itu dapat diistilahkan desa lebih kecil lagi dukuh. Jadi secara geografis Kyai Kampung tinggal di pedesaan yang jarang tersentuh oleh budaya metropolis atau kultur kota yang kemewahanya dan perilaku hedonisme menjadi kecendrungan yang utama.

Sedangkan kepribadian Kyai Kampung lebih mengedepankan kesederhanaan hidup dan ketawadlu’an dalam bersikap. Sehingga model Kyai kampung ini dapat disebut dengan Kyai Tasawuf yang kental dengan kehidupan zuhud, jauh dari kemewahan duniawi dan sangat sederhana.

Secara kultur Kyai kampung, tentu lebih dekat dengan masyarakat bawah (grassroot) karena hampir setiap harinya berkhidmat kepada masyarakat. Mulai ngajar ngaji anak- anak, memiliki majlis ta’lim untuk pembejaran agama para orang tua, mimpin jam’iyah manaqib dan kegiatan sosial keagamaan lainnya. Bahkan mengobati orang sakit juga tidak bisa lepas dari Kyai Kampung dengan minta air atau jampi jampi tertentu.

Kedua Kyai Kampung adalah tokoh agama yang menjadi panutan dalam kehidupan. Semisal saja dalam kegiatan, orang mau pindah rumah, hajatan, bangun rumah semua minta harinya ke Kyai Kampung. Minta doa agar diberikan keberkahan hidup, anaknya supaya shalih dan shalihah, perdagangannya agar laris sampai semua persoalan apapun agar dapat selesai melalui Kyai Kampung.

Kehadiran ke rumah Kyai kampung ditengah tengah masyarakat tanpa ada prosedur yang ketat semacam protokoler. Bahasa yang Kyai kampung merakyat, senang menyapa masyarakat sekitar. Sehingga masyarakatpun merasakan kehadiran sosok kyai kampung menjadi tentram. Dalam kehidupan keseharian Kyai kampung tidak pernah menyalahkan dan menggunakan bahasa yang kasar atau menyakitkan. Tuturkatanya menentramkan dan menyejukan.

Ketiga, Kyai Kampung tidak mengikuti arena permainan politik baik politik praktis atau politik desa dalam kontestasi Pilkades. Murni semua hidupnya adalah pengabdian untuk masyarakat dan umat tidak untuk kepentingan politik. Kalaupun ada yang didekati oleh calon legislatif atau calon kepala desa, semuanya diterima dengan baik, tanpa membedakan (netral).

Keempat, dalam Ubudiyah Kyai Kampung selalu Istiqomah ibadah dan berpegang teguh pada fatwa gurunya (pengasuh pesantren ketika Mondok). Perilaku kesehariannya merupakan cerminan dari kitab tasawuf, mulai Bidayatul Hidayah sampai dengan Kitab Ihya Ulumuddin. Namun tidak jarang Kyai Kampung yang menyembunyikan kitab-kitab nya, saat di pesantren.  Baru ketahuan memiliki koleksi kitab banyak setelah wafat.

Kelima, Kyai Kampung selalu berpegang teguh pada prinsip yang kuat . Dalam hal Tauhid misalnya sangat hati-hati dalam memberikan pengajian yang bertema tauhid. Begitu juga ketika memberi fatwa hukum yang bersumber dari kitab Fiqih lebih memilih qaul yang jumhurul ulama.

Dari sekian ciri Kyai kampung yang telah disebutkan di atas, dari sisi status Kyai Kampung ada yang disebut dengan Kyai NU Struktural karena sebagai pengurus NU dan Kyai NU kultural karena amaliah dan tradisinya dengan amaliah NU namun tidak menjadi pengurus NU di kampungnya.

Baik Kyai Kampung Struktural atau Kultural kalau kita telusuri di sudut- sudut Kampung wilayah Brebes  jumlahnya lebih dari satu orang. Brebes yang terbagi menjadi 17 kecamatan, 5 kelurahan, dan 292 desa, tentu sangat banyak sosok Kyai Kampung telah wafat sekian tahun mendahului kita.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua, untuk meneladani para Kyai Kampung yang telah berhasil membangun masyarakat beragama dengan ketekunan dan ketulusannya mereka berkhidmat kepada masyarakat. Sebagai salah satu langkah untuk meneladani maka perlu menggali jejak kiprah para Kyai Kampung di kabupaten Brebes. Semoga dengan mengali jejak para Kyai Kampung kita dapat mentauladaninya dan meneruskan perjuangannya. Aamiiin

Camat Bangodua Tinjau Budidaya Cabai di Desa Mulyasari

0
Pemerintah Kecamatan Bangodua monitoring terhadap potensi daerah di bidang pertanian

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya bersama dengan Kepala Desa Mulyasari, Kasnita, Koordinator Penyuluh Pertanian BPP Bangodua, Ahmad Jaenal Fudoli serta Ketua Kelompok Tani (Poktan) Karya Mulya, Yanto meninjau lokasi budidaya tanaman cabai milik kelompok Tani Karya Mulya yang ada di Desa Mulyasari Kecamatan Bangodua, Rabu (11/1/2023).

Tinjauan tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Bangodua sebagai bentuk monitoring terhadap potensi daerah di bidang pertanian salah satunya komoditas tanaman cabai merah yang menjadi komoditas strategis Desa Mulyasari selain komoditas padi.

Camat Bangodua RM Wahyu Adhiwijaya mengatakan, dengan luas lahan 1700 meter persegi yang diusahakan petani dapat menghasilkan 203 kg cabai merah dalam 2 kali panen serta sudah dipasarkan ke pasar lokal yakni Pasar Jatibarang serta ke pasar luar Indramayu seperti Pasar Caringin yang ada di Kota Bandung dengan harga Rp.24000/kg saat ini.

“Alhamdulillah budidaya cabai merah yang ada di Desa Mulyasari menjadi salah satu komoditas strategis yang memiliki pangsa pasar yang menjanjikan,” katanya.

Wahyu Adhiwijaya menjelaskan, dengan adanya kunjungan tersebut petani merasa senang atas perhatian yang diberikan pemerintah dan lebih termotivasi untuk mengembangkan usahanya sehingga dapat memperoleh pendapatan yang lebih besar guna memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Budidaya cabai tersebut dari segi kualitas pertumbuhan dan hasil sudah baik namun perlu dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.

Wahyu Adhiwijaya berharap, hasil produksi dari budidaya cabai Desa Mulyasari dapat terus dikembangkan sekaligus ditingkatkan sehingga memiliki pasar yang semakin luas sehingga petani pembudidaya dapat semakin sejahtera serta sebagai upaya mendorong ketahanan pangan daerah.

“Semoga budidaya ini semakin berkembang sehingga kehidupan para petani lebih sejahtera serta mendorong upaya ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu yang diharapkan hal tersebut menjadi salah satu upaya yang dilakukan berbagai pihak dalam mewujudkan Indramayu yang Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat),” pungkasnya. (Diskominfo Indramayu)

Tampung Aspirasi Petani, Pemcam Widasari Adakan Rakor Bersama BPP Widasari

0
Pemcam Widasari menyelenggarakan Rapat Koordinasi bidang pertanian guna mendapatkan hasil pertanian maksimal di kantor BPP Widasari, Selasa (10/1/2023).

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Widasari menyelenggarakan Rapat Koordinasi pada bidang pertanian guna mendapatkan hasil pertanian maksimal di kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Widasari, Selasa (10/1/2023).

Hadir pada kegiatan tersebut Camat Widasari Sidik Tri Hartono, Kepala UPTD Pertanian Widasari, Kepala BPP Widasari serta diikuti oleh para ketua Kelompok Tani seluruh Wilayah Kecamatan Widasari.

Dalam kesempatannya, Sidik Tri Hartono mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan Rakor ini adalah untuk menampung permasalahan yang selama ini dialami petani di wilayah Kecamatan Widasari serta memberikan informasi kepada petani mengenai distribusi Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) terutama urea bersubsidi.

Sidik Tri Hartono menambahkan, dalam kegiatan ini juga akan diberikan informasi mengenai pembuatan serta penggunaan Kartu Tani juga usaha tani. Kartu Tani merupakan sarana akses layanan perbankan terintegrasi yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman hingga kartu subsidi e-wallet.

“Dengan menggunakan Kartu Tani, petani bisa mendapat kepastian ketersediaan pupuk di kios-kios yang telah ditunjuk untuk penyaluran pupuk bersubsidi,” ujarnya.

Selanjutnya, dalam rakor ini juga diberikan sosialisasi mengenai pengendalian hama tikus dengan sistem gropyokan (Red: teknik pengendalian tikus sawah dengan melakukan pembongkaran lubang-lubang aktif sarang tikus) dan racun tikus.

Sidik Tri Hartono menyarankan kepada kelompok tani dalam pengendalian hama tikus agar menggunakan musuh alami seperti memanfaatkan kucing dalam memerangi hama tikus.

“Kepada kelompok tani untuk mencoba melatih dan memanfaatkan kucing dalam memerangi hama tikus,” ungkapnya.

Menurut Sidik Tri Hartono bahwa kegiatan Rakor ini sangat penting untuk hasil pertanian karena perencanaan dan kewaspadaan dini dalam menghadapi hama penyakit tanaman dapat dilakukan lewat rakor ini.

“Kegiatan ini sangat penting untuk hasil pertanian yang maksimal, karena perencanaan kebutuhan sarana pertanian dan kewaspadaan dini dalam menghadapi hama penyakit tanaman dapat dilakukan lewat kegiatan ini,” ujarnya.

Beliau berharap dengan pertanian yang tertata dan maju akan mewujudkan ketahanan pangan bagi NKRI.

“Saya berharap kedepan dengan pertanian yang tertata dan maju akan mewujudkan ketahanan pangan bagi NKRI,” harapnya. (Tim Publikasi Indramayu)

Selesaikan Permasalahan Saluran Irigasi, Petani Desa Tugu dan PT. Nindya Karya Lakukan Musyawarah

0
Petani Desa Tugu bersama dengan perwakilan dari PT. Nindya Karya (Persero) melaksanakan kegiatan musyawarah yang difasilitasi oleh pihak kepolisian

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Petani Desa Tugu bersama dengan perwakilan dari PT. Nindya Karya (Persero) melaksanakan kegiatan musyawarah yang difasilitasi oleh pihak kepolisian guna mencari solusi terkait dengan permasalahan saluran irigasi yang ada di Blok Talang Desa Tugu, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Senin (9/1/2023).

Bertempat di Kantor Desa Tugu, musyawarah tersebut dihadiri oleh Forkopimcam Lelea, Kepala Desa Tugu Zainal Arifin, Kabag Ops Polres Indramayu Kompol Ginting Sumantri beserta jajaran, Anggota DPRD Kab. Indramayu Fraksi Gerindra Muhamad Ali Akbar, PHPU BBWS Cimancis (Cimanuk Cisanggarung) Wildaniah, Kepala BPP Pertanian Kecamatan Lelea Suharto, Perwakilan Petani Desa Tugu Tarmo bersama 20 orang petani Desa Tugu.

Ginting Sumantri mengatakan, tujuan pihaknya memfasilitasi musyawarah ini adalah untuk mencari solusi terkait dengan adanya permasalahan tentang pengairan di Desa Tugu yang merupakan dampak dari adanya pembangunan proyek yang dikelola oleh PT. Nindya Karya (Persero).

“Kegiatan ini kami laksanakan guna mempertemukan kedua belah pihak antara petani dan pengelola proyek guna mencari solusi permasalahan irigasi,” ujarnya.

Selain itu, Muhamad Ali Akbar selaku perwakilan masyarakat menyampaikan, pembangunan proyek yang sedang berlangsung mengakibatkan terganggunya saluran irigasi sehingga debit air yang disalurkan melalui saluran irigasi untuk mengairi sawah tidak mencukupi.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, debit air yang disalurkan untuk mengairi sawah masih belum mencukupi kebutuhan air sehingga masyarakat meminta agar pihak pelaksana proyek dapat menambah jumlah pipa (paralon) atau menggantinya ke yang lebih besar dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan air serta memperbaiki saluran tersier yang rusak dengan menggunakan excavator,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Lapangan PT. Nindya Karya (Persero) Yoga, dan Ragil selaku HSE PT. Nindya Karya (Persero) menuturkan, terkait masalah pipa (paralon) pengairan untuk sawah di Desa Tugu sudah dilakukan mediasi pada Jum’at (30/12/2022) di balai desa yang dihadiri pihak terkait. Saat ini, PT. Nindya Karya (Persero) sedang melakukan pencarian valve di Jakarta untuk proses penambahan pipa tersebut.

“Kami sudah mempersiapkan jumlah penambahan pipa namun masih ada kekurangannya sehingga masih menunggu,” imbuhnya.

Sementara itu KBO Sat Intelkam Polres Indramayu Iptu Agus Suwartono berpesan kepada masing-masing pihak yang hadir untuk dapat menerima saran dan masukan sehingga dapat diperoleh solusi terbaik guna menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Dilaksanakannya kegiatan musyawarah ini diharapkan dapat menemukan hasil untuk kepentingan masyarakat dan tidak memberatkan pihak PT. Nindya Karya (Persero),” pesannya.

Hal senada juga disampaikan Camat Lelea, Achmad Fauzie Romdhon yang turut mengikuti jalannya musyawarah. Achmad Fauzie mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menemukan solusi terbaik yang dapat menyelesaikan apa yang selama ini dikeluhkan warga. Dirinya berharap agar hasil dari musyawarah ini dapat segera direalisasikan untuk mencegah adanya gejolak yang timbul di masyarakat.

Dari hasil musyawarah yang telah dilaksanakan diperoleh sebuah surat kesepakatan yang ditandatangani kedua belah pihak yang berisi perbaikan dan normalisasi irigasi tersier, penambahan pipa, serta perbaikan jembatan. Setelah musyawarah selesai, kedua belah melakukan pengecekan ke lokasi saluran irigasi guna meninjau kondisi yang ada. (Diskominfo Indramayu)

Tegakkan Perda Pelarangan Mihol, Satpol PP-Damkar Indramayu Sita Ribuan Botol

0
Satpol PP-Damkar Kabupaten Indramayu rutin menggelar operasi, salah satunya melaksanakan kegiatan penindakan gangguan trantibum

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Dalam upaya menegakkan peraturan daerah (Perda), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Indramayu rutin menggelar operasi. Salah satunya melaksanakan kegiatan penindakan gangguan trantibum dalam rangka penegakan Perda dan Perkada di wilayah Kabupaten Indramayu.

Seperti yang dilakukan pada Senin (9/1/2023). Satpol PP-Damkar Kabupaten Indramayu melakukan razia minuman beralkohol (mihol) di wilayah Kecamatan Haurgeulis.

Kepala Satpol PP-Damkar Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso mengatakan, kegiatan ini didasari Perda Kabupaten Indramayu Nomor 7 Tahun 2005 jo. Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pelarangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Indramayu dan Perda Kabupaten Indramayu Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tibum dan Tranmas serta Linmas.

Teguh menyatakan, razia ini selain untuk menegakkan Perda, juga untuk menjamin keamanan masyarakat dari efek samping yang mungkin ditimbulkan akibat mengonsumsi mihol. Selain itu tujuan utamanya adalah untuk mewujudkan daerah yang kondusif menuju Indramayu yang Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat (Bermartabat).

Pada operasi kali ini, Satpol PP-Damkar Kabupaten Indramayu berhasil menyita ribuan botol dari beberapa toko yang kedapatan menjual/memperdagangkan/mengedarkan/menyimpan mihol. Dari satu toko di desa Mekarjati disita 1.057 botol, dari 3 toko di Desa Sukajati disita 400 botol, dan dari satu toko di Desa Sumbermulya disita 623 botol mihol berbagai merk/jenis dan ukuran.

Pelaksanaan operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP-Damkar Kabupaten Indramayu Teguh Budiarso dengan didampingi oleh Kabid Tibum Tranmas Eko Prawoto, Kasi Operasi dan Pengendalian Kodim Abdullah, Kasi Kerjasama AC Harman, S.IP, Kasi Pengembangan Kapasitas Rujito, Kasi Bina Potensi Masyarakat/PPNS Muh. Ali, Subkoor Sapras Rokmani S, dan PPNS Khaerul AP, Edi Junaedi, Karwin, Hartaman, serta 8 orang anggota Satpol PP.

Sementara itu Ketua MUI Kecamatan Haurgeulis, H. Lutfie Haras menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang telah melakukan operasi mihol melalui Satpol PP-Damkar Kabupaten Indramayu.

“Terima kasih Satpol PP Kabupaten Indramayu yang telah melakukan operasi miras dan mihol di Kecamatan Haurgeulis. Semoga ini menjadi langkah kita bersama untuk mewujudkan Indramayu Bermartabat lebih baik lagi,” ujarnya. (Diskominfo Indramayu)

Hasil Melimpah, Mentan SYL dan Wabup Aep Panen Raya Perdana Padi di Karawang

0
Mentan SYL melakukan panen raya perdana padi awal 2023 bersama Wabup Karawang, Aep Syaepuloh di Desa Ciptamarga, Kecamatan Jayakerta, Senin (9/1/2023).

KARAWANG (Aswajanews.id) – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan panen raya perdana padi awal 2023 bersama Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh di Desa Ciptamarga, Kecamatan Jayakerta, Senin (9/1/2023).

Panen raya di awal tahun 2023 ini merupakan salah satu langkah Kementerian Pertanian bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang untuk memastikan produksi beras nasional terpenuhi.

Mentan SYL mengaku puas dengan hasil produksi padi di Jayakerta. Dari luas 2.000 hektar, mampu menghasilkan 8 ton per hektarnya.

“Tentu ini memastikan kalau produksi di Karawang baik, maka produksi daerah lainnya juga baik. Karena Karawang menjadi ukuran keberhasilan produksi padi Indonesia,” kata Mentan.

Ia menambahkan, target produksi bisa mencapai 4 juta ton dengan luas 1,4 juta hektar pada Maret-April 2023 nanti. Hal ini tentu merupakan kabar baik untuk ketahanan pangan nasional.

“Kita berharap penanaman tiga kali setahun, yaitu padi-padi-palawija atau sebaliknya. Kemudian kita pun perkuat sistem logistik pangan,” katanya.

Upaya peningkatan produksi komoditas pertanian khususnya padi, lanjut dia, pemerintah menyiapkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pembangunan pertanian tidak lagi semata-semata dengan menyalurkan bantuan input produksi yang dibutuhkan petani, tapi dengan KUR petani dapat meningkatkan produksi secara maju, mandiri dan modern.

Sementara itu, Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengatakan, petani mengucapkan banyak terima kasih karena bantuan pertanian di tahun 2022 untuk Kabupaten Karawang sangat luar biasa.

Adapun luas panen padi Kabupaten Karawang di bulan Januari 18.103 hektar, produktivitasnya mencapai 8 ton per hektar dengan harga gabah petani menguntungkan petani Rp 6.000 sampai 6.100 per kilogram.

“Dan hari ini ada bantuan benih padi 500 hektar, mesin power trasher. Kami berharap Kabupaten Karawang terus menjadi penyokong kebutuhan beras nasional,” ungkapnya. (Diskominfo)

Kasal Laksamana Muhammad Ali Dampingi Panglima TNI Hadiri Peresmian Polda Papua

0
Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali bersama para Kepala Staf Angkatan Lainnya mendampingi Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menghadiri peresmian Markas Polda Papua oleh Kapolri

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama para Kepala Staf Angkatan Lainnya mendampingi Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menghadiri peresmian Markas Polda Papua oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Koya Tengah, Jayapura, Provinsi Papua, Minggu (08/01) kemarin.

Panglima TNI Laksamana Yudo mengatakan bahwa, pembangunan Mapolda baru di Papua adalah salah satu dari sekian banyak upaya pemerintah untuk terus membangun Papua. “Pembangunan infrastruktur di Papua merupakan sebuah tantangan sekaligus peluang yang harus terus di dorong bersama. Menjadi tantangan karena kondisi geografis dan konektivitas di beberapa wilayah di Papua masih cukup menyulitkan, akan tetapi tidak boleh menyerah karena pembangunan juga merupakan peluang untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan taraf hidup dan perekonomian di Papua,” kata Panglima TNI.

Gedung baru ini diharapkan mampu menimbulkan semangat baru dan kebanggaan, tidak hanya untuk rekan-rekan Polri yang berdinas di Polda Papua, namun juga untuk segenap masyarakat Papua. Mapolda Papua di Kota Koso dibangun di atas lahan seluas 4,2 hektar, sedangkan luas bangunannya mencapai 15.000 meter persegi.

Selain menghadiri Peresmian Mapolda Papua, kunjungan ini juga untuk memenuhi janji Panglima TNI untuk meninjau wilayah-wilayah di Indonesia rawan konflik bersama para Kepala Staf Angkatan dan Kapolri. Papua menjadi salah satu wilayah yang menjadi tujuan peninjauan tersebut selain wilayah Natuna Utara. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI saat serah terima jabatan Kasal di Lapangan Trisila Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap Jakarta Timur, tanggal 29 Desember 2022 lalu.

Selain melaksanakan peresmian Mapolda Papua, pada malam harinya Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Kepala Staf Angkatan dan pimpinan TNI-Polri mengikuti jamuan makan malam bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda Papua di Mako Polda Papua baru Koya Tengah, Jayapura. *(Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Laut)

Kakanwil Kemenkumham Jabar Kunjungi Lapas Kelas IIA Cikarang

0
Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, R. Andika Dwi Prasetya, melakukan kunjungan ke Lapas Kelas IIA Cikarang

CIKARANG PUSAT (Aswajanews.id) – Kepala Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, R. Andika Dwi Prasetya, melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bekasi, di Desa Pasirtanjung Cikarang Pusat, pada Senin (09/01/2022) malam.

Dalam monitoring tersebut Kakanwil Kemenkumham Jabar, melakukan pengontrolan di seluruh area pelayanan, blok hunian dan area kegiatan kerja Lapas Kelas IIA Cikarang.

Selain itu, Andika Dwi Prasetya memberikan pengarahan dan penguatan tugas dan fungsi bagi petugas pemasyarakatan sekaligus monitoring dan evaluasi pelayanan publik di Lapas Kelas IIA Cikarang.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat menjalin silaturahmi antara Kanwil dengan Unit Pelaksana Teknis yang merupakan keluarga besar,” ujarnya.

Andika menambahkan, Lapas Cikarang memiliki potensi yang harus dijaga, tidak hanya menjadi icon tetapi menjadi unggulan demi mewujudkan 8 Resolusi Menkumham Tahun 2023.

“Masing masing Kasi dan Kasubsi, baik di Lapas Cikarang maupun Bapas Bekasi, pada Februari nanti diminta untuk mempresentasikan inovasi terkait tugas pokok dan fungsi,” jelasnya

Lapas Cikarang dan Bapas Bekasi, lanjutnya, tidak hanya berkoordinasi, tetapi ke depannya diharapkan bisa berkolaborasi dengan lapas/rutan di seluruh indonesia. Salah satunya, dapat menggunakan produk unggulan dari Lapas Cikarang seperti set lunch box.

Andika berharap, kunjungannya ke Lapas Cikarang diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kedisiplinan petugas pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Cikarang. *(Kontributor : Tata Jaelani)

Dinkes Kabupaten Bekasi Terbitkan Edaran Antisipasi Keracunan Makanan Mengandung Nitrogen Cair

0
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah

CIKARANG PUSAT (Aswajanews.id) – Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mengantisipasi kejadian keracunan makanan mengandung nitrogen cair atau LN2 dengan menerbitkan surat edaran terkait pelaporan darurat medis menyusul temuan kasus di beberapa daerah.

“Pemerintah pusat menetapkan kasus keracunan makanan ini sebagai kejadian luar biasa, maka kami segera lakukan langkah antisipasi,” kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Senin (9/11).

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menerbitkan surat edaran bernomor KS.02.02.00714/DINKES/2022 tentang pelaporan kasus kedaruratan medis dalam penggunaan nitrogen cair pada makanan.

Alamsyah mangatakan edaran ini menindaklanjuti surat Kementerian Kesehatan RI nomor SR:01.07/111.5/67/2023 tanggal 3 Januari 2023, perihal kedaruratan medis dalam penggunaan nitrogen cair pada makanan.

Alamsyah menjelaskan, kejadian luar biasa ini diawali konsumsi jajanan pasar ciki kebul (cikbul) nitrogen yang mengakibatkan kasus keracunan khususnya pada anak.

Pihaknya merespon dengan menjalankan fungsi pelaporan serta pemantauan terhadap kemungkinan terjadi kasus serupa di wilayah Kabupaten Bekasi.

Seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bekasi diminta untuk melaporkan apabila terdapat temuan kasus keracunan pangan cikbul tersebut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi membuka layanan pelaporan melalui Tim Surveilans di nomor 085817417568 (Andi Suhandi) atau Tim Kerja Pelayanan Rujukan Lain Dinkes Kabupaten Bekasi di nomor 0821116888973 (Ece Sucipto).

Pihaknya juga melakukan pemantauan kasus secara intensif sebagai tindak lanjut temuan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat terkait 28 kasus keracunan yang dialami anak-anak di wilayah Tasikmalaya dan Kota Bekasi.

Alamsyah merinci dari total 28 kasus keracunan itu, delapan pasien disebut bergejala, 19 tanpa gejala, dan sisanya langsung dirujuk ke sejumlah rumah sakit terdekat.

Di Kabupaten Tasikmalaya ditemukan 24 kasus dengan tujuh kasus bergejala, 16 tanpa gejala, dan satu dirujuk ke rumah sakit. Sementara di Kota Bekasi empat kejadian dengan satu pasien bergejala dan tiga tanpa gejala. Pasien yang keracunan berusia empat hingga 13 tahun.

“Semoga di Kabupaten Bekasi tidak ada gejala seperti keracunan cikbul ini, dan waspada untuk orang tua selalu mengawasi anak agar tidak jajan sembarangan,” terangnya. *(Kontributor : Andre M Jafar)

Siswa MAN 2 Pangandaran Juara BLA International Championship 4

0
Siswa MAN 2 Pangandaran berjaya dalam pertandingan pencak silat Bandung Lautan Api (BLA) International Championship 4

PANGANDARAN (Aswajanews.id) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi madrasah asal Kabupaten Pangandaran. Memasuki awal tahun pelajaran semester 2, siswa MAN 2 Pangandaran berjaya dalam pertandingan pencak silat Bandung Lautan Api (BLA) International Championship 4 yang diselenggarakan oleh Sayap Rajawali, di GOR Futsal ITB Jatinangor, Sumedang.

“Saya sangat bangga atas torehan prestasi para siswa madrasah, utamanya di awal semester seperti saat ini,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, H. Badruzaman, Senin (09/01/2023).

“Semoga semakin menambah semangat untuk membuktikan bahwa siswa madrasah hebat bermartabat,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Bandung Lautan Api International Championship 4 tahun 2023 yang diselenggarakan pada tanggal 06-08 Januari 2023 merupakan ajang menyalurkan minat dan bakat para pesilat dan memberikan kesempatan bagi para pencinta silat dan atlet pemula untuk bisa meraih prestasi yang seluas-luasnya.

Adapun para siswa MAN 2 Pangandaran yang berhasil meraih juara, antara lain :

  1. Saepul Mi’raz (XI KEAGAMAAN) juara 1 kelas E putra SLTA
  2. Irfan Burhanudin (X MIPA 2) juara 1 kelas E putra SLTA
  3. Imas Setiawati (XI MIPA 1) juara 1 kelas A Putri SLTA
  4. Zian Madani (X MIPA 2) juara 2 kelas C putra SLTA
  5. Mida Nurmayunita (XI MIPA 1) juara 3 kelas A putri SLTA
  6. Hengki Herwandi (X MIPA 1) juara 3 kelas C putra SLTA

*(Kontributor : Didah)

Nilai-nilai Beragama Melaut di Garut

0
Kepala Kanwil, H. Ajam Mustajam beserta jajarannya bersama Stafsus usai menyambut para pejalan kaki yang asyik dan gelar budaya di Panggung Kehormatan beralih ke Panggung Gembira

GARUT (Aswajanews.id) – Keluarga Besar Kementerian Agama se-Jawa Barat tumpah menjadi lautan manusia membanjiri Alun – Alun Kabupaten Garut mengikuti Jalan Asyik Harmoni Beragama dan Karnaval Budaya Jawa Barat, 7/1/2023.

Gelaran dilaksanakan dalam rangkaian puncak kegiatan memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 77 tingkat Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat.

Sekitar 9000 peserta dari Pegawai Kementerian Agama se-Jabar memadati badan jalan sejauh 3 km berkarnaval melintasi panggung kehormatan dengan mempragakan budaya, hasil usaha serta kekayaan di daerahnya masing-masing.

Menempati panggung kehormatan hadir Staf Khusus (Stafsus) Kementeria Agama RI, KH. Muhammad Nuruzaman bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jawa Barat, Drs. H.Ajam Mustajam M.Si. didampingi Kabag TU, Drs. H. Mohammad Ali Abdul Latief M.Ag., Para Kabid, Pembimas dan Subkoordinator Kanwil Kemenag Jabar.

Kepala Kanwil, H. Ajam Mustajam beserta jajarannya bersama Stafsus usai menyambut para pejalan kaki yang asyik dan gelar budaya di Panggung Kehormatan beralih ke Panggung Gembira.

Penguatan Nilai Budaya

Ajam menyampaikan hahwa Gelaran ini bertujuan, sebagai penguatan nilai-nilai kehidupan umat beragama, dimana hadir semua umat beragama, hidup bersama bergandeng tangang untuk menatap masa depan yang maju dan lebih haik, ajaknya.

Panitia menghimpun para peserta di Alun-Alun Garut dan menyelenggarakan bazar 60 UMKM yang hadir dijajakan di sekitarnya, juga panggung gemilang dengan menghadirkan seniman Gita KDI asli asal Kabupaten Garut.

Dipanggung Gembira usai melaksanakan karnaval, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Cece Hidayat M.Si. sebagai Panitia Ketua yang mengumumkan potensi Garut yang kaya budaya dan tempat wisata yang luar biasa.

Dikatakanya, sebenarnya budaya tidak pernah bersinggugan dengan agama, budaya sejalan dengan agama sehingga masyarakat menerima dan Islam pun menerima budaya adat tersebut.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Garut, dr. Heldi Budiman, unsur Porkopimda Garut, para Kepala Dinas Vertikal, Kepala Dinas dilingkungan Setda Kab. Garut, Pejabat Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jabar, para Kepala Kantor Kementerian Agama se-Jabar, mengundang tamu 7 Gereja Pemuka, Pendeta dan Vihara serta tokoh masyarakat lainnya. (Kontributor : Asep Naja Somantri)

Kuota Haji 2023 Sebanyak 221 Ribu, Tidak Ada Pembatasan Usia

0
Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menandatangani kesepakatan penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M

JEDDAH (Aswajanews.id) – Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menandatangani kesepakatan penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M. Kesepakatan tersebut ditandatangani hari ini oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas bersama Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah di Jeddah.

Ikut menyaksikan, Ketua Komisi VIII Ashabul Kahfi, Dirjen Penyenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah. Hadir juga Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar Ali, Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo dan Ishfah Abidal Aziz, serta Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.

Dalam kesempatan itu, Menag juga menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk Yang Mulia Raja Salman dan Pangeran Muhammad Bin Salman. Selama ini, Indonesia dan Arab Saudi menjalin hubungan yang sangat erat.

“Alhamdulillah misi haji 2023 dimulai. Saya hari ini menandatangani kesepakatan haji dengan Menteri Haji Saudi. Kuota haji Indonesia tahun ini sebesar 221.000 jemaah,” jelas Menag di Jeddah, Minggu (8/1/2023).

“Kuota itu terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler, dan 17.680 jemaah haji khusus. Adapun untuk petugas, tahun ini kita mendapat 4.200 kuota,” sambungnya.

Selain tentang kuota, kesepakatan ini juga mengatur tentang pendaratan (landing) pesawat di Jeddah dan Madinah, serta beberapa kebijakan terbaru terkait pelayanan ibadah haji.

Menag mengatakan, dalam pembicaraan dengan Menteri Haji Saudi disepakati juga tidak adanya pembatasan usia. Sebagaimana diketahui, karena pandemi, pemerintah Arab Saudi membatasi usia jemaah haji. Saat itu, Saudi menerapkan syarat usia jemaah haji 2022 di bawah 65 tahun.

“Sesuai kesepakatan, tahun ini sudah tidak ada pembatasan usia jemaah haji,” tegas Menag. “Artinya, jemaah 65 tahun ke atas juga dapat berangkat haji tahun ini,” lanjutnya.

Tambahan Kuota

Pertemuan dengan Menteri Tawfiq juga dimanfaatkan Gus Men, panggilan akrab Menag Yaqut, untuk melobi tambahan kuota bagi Indonesia. Gus Men mengatakan bahwa antrean jemaah haji Indonesia sangat panjang. Gus Men berharap ada tambahan kuota bagi Indonesia sehingga bisa mengurangi jumlah antrean jemaah haji.

“Semua tentu bergantung pada kebaikan hati Yang Mulia Raja Salman, Pangeran Muhammad Bin Salman, dan Bapak Menteri Haji,” ujar Gus Men.

Menteri Tawfiq mengaku sangat senang untuk bisa memberikan tambahan kuota jemaah haji Indonesia. Apalagi, Indonesia adalah negara penting bagi Saudi. Namun, lanjut Tawfiq, saat ini negaranya tetap mengedepankan kenyamanan dan keselamatan jemaah haji.

“Kenyamanan dan keselamatan ini prioritas. Namun saya katakan, Indonesia akan selalu mendapatkan prioritas dalam memperoleh kuota tambahan,” tuturnya.

“(Mungkin) ada negara yang mengurangi jemaah hajinya sehingga kuota bisa diberikan ke Indonesia. Semua tentu sudah rindu berhaji (dalam kondisi normal),” sambungnya.

Tawfiq menambahkan tentang terus berjalannya transformasi pelayanan jemaah haji di Arab Saudi. Menurutnya, saat ini sudah tidak ada lagi muassasah, namun penyenggaraan haji dilakukan oleh syarikah atau perusahaan. Ada enam syarikah (perusahaan) yang ditunjuk dalam pelaksanaan layanan ibadah haji tahun ini. Setiap negara, termasuk Indonesia, dapat memilih syarikah dalam menyiapkan layanan.

“Sehingga akan ada kesempatan untuk mendapatkan harga terbaik. Saya juga meminta agar perjanjian dibuat dengan detail, agar dapat memberikan layanan terbaik juga,” jelas Tawfiq.

“Jika detail, ini akan menjadi pegangan ketika syarikah melanggar. Jika mereka melanggar, kami bisa memberikan sanksi,” katanya lagi.

Menurut Tawfiq, para syarikah akan dihadirkan dalam Muktamar Haji, 9 Januari 2023. Sehingga, setiap negara bisa menilai langsung kesiapan dan tawaran layanan yang mereka siapkan. Dalam muktamar tersebut juga akan digelar pameran beberapa produk layanan haji dan seminar perhajian.

Menag Yaqut menyampaikan terima kasih karena Indonesia diajak terlibat sejak awal dalam proses haji 2023, termasuk undangan menghadiri Muktamar Haji. Menag mengapresiasi langkah transformasi yang dilakukan Saudi dalam penyelenggaraan ibadah haji. Transformasi itu mengarah pada penyelenggaraan haji yang lebih profesional. (Sumber : Humas Kementerian Agama RI)

871 ASN di Kabupaten Cirebon Memasuki Masa Pensiun Pensiun

0
Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag menyerahkan surat keputusan pensiun kepada sejumlah ASN

KABUPATEN CIREBON (Aswajanews.id) – Sebanyak 871 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon, akan memasuki masa pensiun. Jumlah tersebut, termasuk juga para ASN yang akan memasuki pensiun pada akhir tahun ini.

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag mengatakan bahwa pada hari ini, pihaknya menyerahkan surat keputusan pensiun kepada sejumlah ASN tersebut. Dengan diserahkannya surat keputusan pensiun saat ini, akan lebih mempercepat proses administrasi, bagi ASN yang akan pensiun pada akhir tahun nanti.

“Walaupun pensiunnya bukan bulan ini, tapi diserahkannya sekarang. Biar nanti ketika sudah masuk masa pensiun, bisa langsung pensiun,” ujar Imron saat menghadiri acara Pembekalan dan Penyerahan Surat Keputusan Pensiun bagi Calon Purna Bhakti PNS Tahun 2023 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di Aula BKPSDM Kabupaten Cirebon, Kamis (5/1/2023).

Imron berharap, bahwa pensiun adalah hanya sekadar administrasi belaka. Namun pengabdian terhadap masyarakat, tetap dilaksanakan dan dilanjutkan. Karena menurutnya, masih banyak masyarakat yang membutuhkan figur-figur terbaik dilingkungannya.

Selain itu, Imron juga meminta kepada selurun ASN yang memasuki masa pensiun, untuk tetap membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon. Para pensiunan ASN ujar Imron, harus menjadi contoh masyarakat, untuk bisa bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon lebih baik.

“Para pensiunan ASN ini, harus bisa menjadi contoh masyarakat dan harus tetap membantu Pemkab Cirebon,” kata Imron.

Menjelang masuknya tahun politik, Imron juga berpesan kepada seluruh pensiunan ASN, untuk bisa membimbing dan membina masyarakat sekitarnya, untuk tidak terpecah belah, karena adanya perbedaan pilihan atau pandangan.

Imron menuturkan, tahun politik menjadi waktu yang cukup rawan terjadinya perpecahan dan perselisihan antar masyarakat. Oleh karena itu, ia sangat berharap peran dari para pensiunan ASN ini, untuk bisa menjaga kondusivitas ditengah masyarakat.

“Pensiunan ASN ini harus menjadi contoh perubahan dan perekat bangsa, terutama menjelang tahun politik,” kata Imron.***

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Resmi melaunching Mars 1 Abad NU

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melaunching Mars 1 Abad Nahdlatul Ulama dengan tajuk “Merawat Jagat, Membangun Peradaban” bertempat di Lobi Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Jum’at (6/1/23).

Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf Menyampaikan Liriknya mars 1 Abad NU di tulis langsung oleh KH. Ahmad Musthofa Bisri (Gus Mus) didalamnya memuat semua hal yang berkaitan dengan perayaan peringatan 1 abad NU.

Isi didalam rangkaian Mars tersebut diantaranya; dasar perjuangan, visi perjuangan dan momentum 1 abad NU, untuk lagunya di gubah oleh musisi kondang, H. Tohpati Ario Hutomo sekaligus gitaris jazz yang sangat terkenal dengan pernah meraih berbagai gelar penghargaan. “Diharapkan, dengan di launchingnya Lagu Mars 1 Abad NU akan menambah keberkahan akan dikenal oleh seluruh masyarakat di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Mustasyar PBNU, KH. Ahmad Mustofa Bisri mengatakan membulatkan tekad tentang amal baik yang bersifat organisasi, kemasyarakatan dan kemanusiaan semuanya tercantum dalam lirik Mars Satu Abad Nahdlatul Ulama. Membangun peradaban baru dengan memohon ridlo Allah Ta’ala. Ucap Kiai Musthofa Bisri dalam sambungan ZOOM.

Pewarta: A’isy Hanif Firdaus, S.Ag. (LTN NU Brebes)

Moral Agama dan Etika Politik

0
Oleh : Akhmad Sururi

Mendiskusikan ” Politik ” menjelang pemilu sangat menarik. Disebut menarik karena tema politik semakin dekat pemilu semakin banyak tema dan judul yang bisa didiskusikan dalam prespektif berbagai disiplin ilmu. Hal tersebut karena politik bukan hanya bersinggungan dengan satu disiplin ilmu akan tetapi bisa kita hubungkan dengan berbagai disiplin ilmu.

Sebagai orang beragama tetap akan mengaitkan politik dengan agama yang menjadi diskursus sejak dulu menjelang kemerdekaan RI sampai hari ini menjelang pemilu bahkan mungkin sampai kapanpun. Politik dan agama akan menjadi tema yang tidak pernah habis digali oleh akademisi, politisi, pengamat politik dan tokoh agama.

Warga Negara Indonesia dalam hidup bernegara tidak lepas dari politik, karena ada hak politik (memilih dan dipilih) dan partisipasi politik. Keduanya tentu akan sangat punya makna bila melalui proses edukasi yang baik sehingga berujung kepada kesantunan dalam politik (politik yang bermoral).

Politik yang bermoral mayoritas semua politisi sangat memahami. Adapun persoalan implementasi dalam pergerakan di lapangan tentu sangat variatif. Adapun politik menghalalkan segala macam cara kadang menjadi rumus untuk mencapai tujuan dengan membabi buta.

Inilah bermula dalam istilah bahwa politik adalah perebutan kekuasaan (bahasa halusnya ” bagi bagi kekuasaan).  Sehingga sebagai manusia yang secara kodrati memiliki anasir ” nafsu” maka siapapun yang bergerak pada wilayah politik ingin menjadi penguasa.

Keinginan menjadi penguasa ini yang seringkali melepaskan etika politik dengan dalih ” kalau tidak begini maka tidak bisa menjadi penguasa atau menjadi pemenang dalam kontestasi”.  Dalam hal ini akhirnya agama yang berbasis moral tidak menjadi spirit dalam pergerakan politik. Parameter “halal” yang menjadi dogma agama bergeser menjadi budaya “boleh” dalam tafsir politik untuk mencapai tujuan yang lepas dari kaidah agama.

Padahal agama hadir ditengah tengah manusia bukan sekedar urusan dunia dengan hukum taklifnya seorang hamba. Lebih dari itu taklif yang berhubungan dengan syariat sangat berhubungan dengan kehidupan akhirat kelak.

 Maka nilai teologi dalam berpolitik mestinya menjadi sandaran tidak lantas ditinggalkan. Ketika paradigma teologi menjadi pijakan seorang dari politik tentu tidak akan mudah terjebak kepadaa sikap diameter antara agama dan politik.

Sikap diameter ini yang memunculkan pemahaman seakan bahwa agama hanya urusan akhirat ( sakral) sementara  politik adalah urusan dunia (profan) yang sama sekali tidak terkait. Memisahkan agama dan politik sama halnya memisahkan etika  dengan kehidupan.  Dan kalau kehidupan sudah lepas baru etika tentu akan terjadi kerusakan bangsa.

Oleh karena itu politik dan agama merupakan simbiosis mutualisme. Politik tanpa moral agama akan menjadi rusak. Kehidupan beragama  tanpa politik menjadikan ritual ibadah dan kegiatan agama tidak menemukan ketenangan dan ketenteraman (kondusif).

Dengan demikian kesantunan dalam berpolitik harus menjadi pijakan para politisi. Moral agama menjadi pegangan dalam ekspansi politik menuju sukses pemilu 2024. Kemenangan yang ditempuh dengan meninggalkan etika politik adalah kemenangan kamuflase yang akan berujung kurang baik di akhir.

Mewujudkan bangsa yang aman, tentram, adil, makmur dan sejahtera menjadi cita cita bersama semua elemen bangsa. Para politisi sebagai garda terdepan yang mengusung kebijakan negara sangat berperan dalam hal tersebut.

Semoga pemilu 2024 berlangsung dengan santun, damai dan terjaga dari konflik yang memecah belah bangsa. Komitmen menjadi NKRI harus menjadi kekuatan bersama untuk mewujudkan Indonesia kuat dan hebat. ***

Satgaspam VVIP Optimal, Kunker Wapres di Cianjur Aman

0
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo menyambut Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Jawa Barat

CIANJUR (Aswajanews.id) – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo menyambut Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Jawa Barat dalam rangka mengecek progres penanganan dampak gempa Cianjur, Rabu (04/01/2023).

Dengan menempuh perjalanan darat, Wapres beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin dan rombongan berangkat dari Kediaman Wapres, Jalan Diponegoro No. 2, Jakarta Pusat menuju Kab. Cianjur.

Agenda kunjungan kerja Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin ke Jawa Barat diawali dengan  mengunjungi Pesantren Al-Bahjah Cianjur, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kebupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kedatangan Wapres disambut oleh Pangdam III/Slw, Wakil Gubernur Jabar, Wakapolda Jabar, Danrem 061/SK, Kabinda Jabar, Dandim 0608/Cjr, Bupati Cianjur, Kapolres Cianjur, Danyonif Raider 300/BJW, Danyonif 310/KK, Danyonif 315/ GRD serta Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cianjur. Pada kesempatan tersebut Wapres melakukan peninjauan renovasi Ponpes akibat gempa dan menyerahkan bantuan rekontruksi 69 Ponpes terdampak gempa Cianjur dari BAZNAS.

Selepas dari Ponpes Al-Bahjah, Wapres beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin melanjutkan kunker ke Kampung Gunung Lanjung 2 RW 07, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan disambut Menteri Sosial RI, Camat Cugenang, dan Kepala Desa Cijedil.

Di Kampung Gunung Lanjung 2 tersebut, Wapres melaksanakan peninjauan korban terdampak gempa bumi serta membagikan bantuan sembako dan bantuan dari Kementerian Sosial bagi korban yang meninggal dunia sebesar 15 juta rupiah kepada 105 orang ahli waris. Bantuan diberikan secara simbolis kepada 5 orang perwakilan. Selain itu juga diserahkan bantuan kepada Pemda Kab. Cianjur sebesar 9 miliar rupiah.

Selanjutnya Wapres dan rombongan menuju ke tempat relokasi pembangunan Rumah Khusus Tahan Gempa (RTG) Teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) bagi Warga korban Gempa Bumi di Ds. Sirnagalih Kec. Cilaku Kab. Cianjur, kehadiran Wapres disambut oleh Dirjen Perumahan Kementerian PUPR.

Terkait progres pembangunan RTG per tanggal 3 Januari 2023 di Ds. Sirnagalih Kec. Cilaku, sebanyak 188 unit lokasi siap bangun, 164 unit RISHA terinstal lengkap, 164 unit tertutup atap dan 91 unit selesai 100%. Sedangkan capaian progres RTG di Ds. Murnisari Kec. Mande yaitu 43 unit lokasi siap bangun, 14 unit RISHA terinstal lengkap dan 4 unit tertutup atap.

Rangkaian kegiatan Wapres di wilayah Kab. Cianjur diakhiri dengan melaksanakan transit di Istana Kepresidenan Cipanas Jl. Raya Cipanas No. 105 Cipanas Kec. Cipanas Kab. Cianjur.

Kehadiran Pangdam III/Slw yang juga sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) selama Kunker Wakil Presiden RI di Provinsi Jawa Barat (Kab. Cianjur) adalah untuk memberikan jaminan keamanan, ketertiban dan kenyamanan selama berlangsungnya Kunker tersebut.

Sejak H-1 sampai dengan selesainya rangkaian kegiatan kunjungan kerja Wapres ke Kab. Cianjur, Pangdam III/Slw terus memantau pelaksanaan pengamanan yang dilakukan oleh prajurit TNI dan Polri serta unsur instansi terkait lainnya agar tidak terjadi kesalahan dalam melaksanakan tugas, selama kegiatan berjalan dengan aman. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Mobil Klinik Hewan Inovasi Pangdam III/Siliwangi Siap Melayani Kesehatan Hewan

0
Mobil jenis Van direnovasi dengan apik oleh teknisi berpengalaman di bawah arahan Pangdam III/Slw dan drh. Anang Dwiatmoko menjadi mobil klinik hewan

BANDUNG (Aswajanews.id) – Bermula dari kepeduliannya terhadap kesehatan hewan, Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo ciptakan mobil klinik hewan. Ide cemerlang ini mendapat support dari dokter senior, drh. Anang Dwiatmoko dengan langsung memberikan pendampingan dalam pembuatan mobil klinik hewan tersebut.

Hal tersebut dibenarkan Kapendam III/Slw saat dikonfirmasi via telepon seluler kepada awak media, Jum’at (06/01/2023).

“Mobil jenis Van direnovasi dengan apik oleh teknisi berpengalaman di bawah arahan Pangdam III/Slw dan drh. Anang Dwiatmoko menjadi mobil klinik hewan,” ujar Kapendam.

Lanjutnya, mobil klinik hewan inovasi Pangdam III/Slw, dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti kamar mandi dan bathtub, juga beberapa perlengkapan lainnya seperti kulkas, mikroskop, alat USG, meja operasi, tiang infus, serta beberapa laci yang digunakan untuk menyimpan obat – obatan dan storage untuk keperluan klinik.

Selain itu, sambung Kapendam, mobil klinik hewan juga dilengkapi medical check up, vaksinasi dan steril sehingga model layanan ini banyak diminati oleh konsumen.

Sementara itu, Anang Dwiatmoko selaku dokter hewan senior dalam operasional mobil klinik hewan tersebut didampingi oleh dua dokter hewan muda yakni Kania Rifa Iradatya dan Kharisma Dwi Veteriananta.

“Tujuan kami mendirikan ini karena masih banyak daerah atau area yang belum terjamah pelayanan dokter hewan sehingga dengan mobil klinik hewan ini bisa mendekatkan atau memudahkan klien di daerah atau area tersebut mendapatkan pelayanan untuk kesehatan hewan kesayangannya,” ujar Anang Dwiatmoko.

Pangdam berharap mobil klinik hewan ini dapat membantu mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan hewan piaraannya tanpa harus mendatangi tempat pelayanan kesehatan hewan. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Kades Tidak Boleh Berhentikan Perangkat Desa Sembarangan

0
Kabid DPMD Kabupaten Sumedang, H. Nuryadin menyarankan agar para kepala desa terpilih tidak sembarang mengganti perangkat desa tanpa didasari aturan

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Kepala Bidang Pemerintah Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang, H. Nuryadin menyarankan agar para kepala desa terpilih tidak sembarang mengganti perangkat desa tanpa didasari aturan. “Ada aturan-aturan yang mendasari terkait pergantian perangkat desa. Jadi tidak bisa semena-mena, misal janji politik ke masyarakat,” ujar Nuryadin.

Sebab, kata dia, untuk memberhentikan perangkat desa, harus memenuhi unsur sebagai mana yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Berdasarkan pasal 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, perangkat desa itu bisa diberhentikan apabila yang bersangkutan meninggal dunia, berhenti sendiri (mengundurkan diri), atau diberhentikan. “Sekarang, untuk memberhentikan perangkat desa ini tidak mudah seperti pada saat masih jabatan periodisasi. Kades memang boleh menghentikan perangkat desanya, tapi tidak boleh sembarangan karena harus sesuai dengan ketentuan pasal 5 Permendagri Nomor 67 tahun 2017,” katanyanya.

Nuryadin menyarankan agar para kades terpilih hendaknya bisa mengarahkan perangkat desanya dengan menunjukan kiinerjanya agar antara kades dan perangkat bisa sinkron dalam menjalankan pemerintahan. (nsa)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts