Google search engine
Beranda blog Halaman 158

Dibacakan Wadan Kodiklatal, Ini Amanat Panglima TNI

0
Wakil Komandan (Wadan) Kodiklatal Laksda TNI Eko Wahjono membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto

SURABAYA (Aswajanews.id) – “Saya berharap agar TNI sebagai garda terdepan dan benteng terakhir bangsa Indonesia, senantiasa waspada dan dapat bersikap adaptif terhadap segala perkembangan lingkungan strategis demi keutuhan NKRI”. Demikian ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam amanatnya yang dibacakan Wakil Komandan (Wadan) Kodiklatal Laksda TNI Eko Wahjono saat memimpin Upacara Bendera Rutin Bulanan pada tanggal 17 Juli tahun 2024 yang diikuti seluruh Prajurit dan PNS Kodiklatal bertempat di Lapangan Laut Maluku Kodiklatal Bumimoro Surabaya, Rabu (17/07/2024).

Wakil Komandan (Wadan) Kodiklatal Laksda TNI Eko Wahjono membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto

Lebih jauh Panglima TNI juga mengingatkan dengan adanya  peristiwa serangan dan ancaman Siber  belakangan ini, hendaknya menjadi pemicu bersama untuk mengevaluasi bahwa  tantangan global semakin dekat dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Hal ini menjadi motivasi bagi institusi TNI untuk terus membenahi diri melalui upaya  peningkatan kemampuan sumber daya  manusia, meningkatkan kewaspadaan, dan terus memperkuat sistem pertahanan Siber   milik TNI.

Selain itu, Jenderal Bintang Empat yang memimpin TNI ini, memerintahkan kepada Keluarga Besar TNI tidak ada lagi yang terlibat dalam judi online dalam bentuk apapun.  Setiap personel yang terlibat judi online tentunya akan diproses dan dikenakan sanksi  tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan TNI.

“Saya perintahkan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk senantiasa berpegang teguh pada pedoman Netralitas TNI yang telah ditentukan dan mengoptimalkan sinergitas TNI-Polri, beserta seluruh komponen bangsa lainnya,” tegasnya.

“Khusus bagi Prajurit TNI yang sedang  melaksanakan tugas untuk Misi PBB dan di  wilayah rawan konflik Papua serta pengamanan Wilayah Batas Negara, Saya  berpesan agar tetap semangat dan bekerja  dengan niat ibadah, loyal, tulus dan ikhlas dalam melaksanakan tugasnya,” tandas Jendral Agus Subiyanto di akhir amanatnya.

Tampak hadir para Pejabat Utama (PJU) Kodiklatal mengikuti Upacara Bendera yang digelar di Kodiklatal. *(Dinas Penerangan Kodiklatal)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pangdam IM Menyambut Kembali Kedatangan Presiden Joko Widodo Transit di Provinsi Aceh

0
Kunjungan singkat Presiden RI Joko Widodo yang melaksanakan transit di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blangbintang, Aceh Besar, Kamis (17/07/24) dini hari

BANDA ACEH (Aswajanews.id) – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr(Han)., bersama Pj. Gubernur Aceh Bustami Hamzah, S.E., M.Si., Kapolda Aceh Irjen Pol. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H., Danlanal Sabang Kolonel (P) Gita Muharam, M.Sc., Danlanud SIM Kolonel Pnb Edi Sasmoyo, M.Han., menyambut kembali kedatangan Presiden Rebublik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang melaksanakan transit di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blangbintang, Kab. Aceh Besar, pada Kamis (17/07/24) dini hari.

Kunjungan singkat Presiden RI Joko Widodo yang melaksanakan transit di Bandara Sultan Iskandar Muda, Kamis (17/07/24) dini hari

Kunjungan singkat ini merupakan bagian dari agenda kerja Presiden Joko Widodo untuk melaksanakan transit sejenak di Provinsi Aceh setelah kembali dari Abu Dhabi, UEA dalam rangka kunjungan kerjanya menemui Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan Al Nahyan (MBZ) yang membahas berbagai upaya peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi yang strategis.

Kehadiran Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal bersama dengan pejabat daerah menunjukkan sinergi dan kerja sama yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menyambut kunjungan singkat Presiden RI. Hal ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan dan koordinasi dalam menjaga keamanan serta memajukan pembangunan di Provinsi Aceh.

Kegiatan penyambutan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi seluruh masyarakat Aceh untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Kunjungan singkat ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, serta menunjukkan komitmen bersama dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera di masa depan. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Disdik Depok: Siswa Dianulir PPDB Masuk Sekolah Swasta

0
Sekretaris Disdik Depok Sutarno

DEPOK (Aswajanews.id) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Jawa Barat, memastikan 51 calon peserta didik yang dianulir penerimaannya di SMAN saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur Prestasi Rapor dapat bersekolah di swasta.

“Kami tentunya memfasilitasi anak-anak agar dapat bersekolah di swasta. Ini merupakan langkah pertama yang kami lakukan agar anak-anak tersebut bisa bersekolah,” kata Sekretaris Disdik Depok Sutarno di Depok, Kamis (18/7/2024).

Sekretaris Disdik Depok Sutarno

Sutarno menjelaskan hingga Rabu (17/7) pukul 16.00 WIB ada tiga siswa yang belum dapat bersekolah dan pihaknya akan membantu untuk dapat sekolah swasta sesuai dengan keinginan mereka.

“Kami terus memantau agar 51 siswa ini dapat bersekolah secepatnya. Jangan sampai mereka tidak dapat sekolah,” kata Sutarno.

Menurutnya, jika anak-anak tersebut sudah mau bersekolah di swasta, maka tidak masalah dengan psikologisnya. “Namun semuanya tetap kami pantau, evaluasi, dan monitoring terus agar anak-anak dapat bersekolah,” ujarnya.

Sutarno juga menjelaskan bagi pihak-pihak yang melakukan kecurangan dalam PPDB melalui jalur Prestasi Rapor tersebut akan mendapat sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kalau dari tatanan kepegawaian, nanti ada hal-hal harus dilakukan pembinaan atau sanksi, maka akan dilakukan tindakan sesuai aturan kepegawaian,” katanya. *(Red/Ant)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Asrori Terpilih Kembali Secara Aklamasi Menjadi Ketua DPAC FKDT Kersana

0
Musancab DPAC FKDT Kecamatan Kersana, di Madin Miftahul Huda desa Limbangan Kec Kersana, Ahad (14/7/2024)

BREBES (Aswajanews.id) – Bertempat di Madin Miftahul Huda desa Limbangan Kec Kersana musyawarah anak cabang (Musancab) Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPAC FKDT) Kecamatan Kersana dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 14 Juli 2024. Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Madin se-Kec Kersana memilih kembali secara aklamasi Ust Asrori sebagai Ketua DPAC FKDT Kecamatan Kersana untuk masa khidmat 2024 – 2029. Delegasi masing masing Madin sepakat dan bulat menunjuk kembali Asrori sebagai Ketua FKDT Kersana karena sudah jelas dan pasti bisa melaksanakan tugas dan khidmat dengan sebaik baiknya.

Musancab DPAC FKDT Kecamatan Kersana, di Madin Miftahul Huda Limbangan Kersana, Ahad (14/7/2024)

Dalam kesempatan tersebut selaku Ketua DPC Kab Brebes Akhmad Sururi mengatakan bahwa kepengurusan FKDT secara periodik harus melaksanakan Musancab untuk tingkat Kecamatan. Hal tersebut bertujuan untuk mengevaluasi dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama lima tahun. Dengan demikian akan diketahui progres FKDT selama lima tahun. Lebih dari itu Musancab sebagai forum musyawarah tertinggi di tingkat kecamatan memiliki wewenang untuk menyusun program kegiatan lima tahun kedepan.

“Melalui forum ini kita bersama bisa urun rembug untuk program lima tahun kedepan. Program tersebut tentu lebih menitikberatkan terhadap pada mutu dan kualitas pendidikan Madin. Oleh karena itu inovasi dan gagasan untuk kemajuan kegiatan FKDT sangat dibutuhkan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan Madin. Hal ini sangat penting mengingat lembaga pendidikan Madin itu mencetak manusia dengan ragam karakteristik yang membutuhkan metodologi untuk mencapai tujuan pendidikan. Lain halnya dengan pabrik yang mencetak barang, contohkan pabrik sepatu dengan merek tertentu.  Tentu hasil dari pabrik tersebut semua sepatu dengan merek tersebut tidak ada perbedaan. Pendidikan Madin menggarap peserta didik dengan ragam kecerdasan yang dimiliki tentu outputnya miliki kecerdasan yang berbeda. Oleh karena itu disinilah fungsi FKDT untuk melakukan pendampingan kepada Madin agar proses pembelajaran pada akhirnya bermuara pada tujuan pendidikan diniyah,” kata Akhmad Sururi.

Musancab DPAC FKDT Kecamatan Kersana, di Madin Miftahul Huda Limbangan Kersana, Ahad (14/7/2024)

Kembali kepada Musancab, Ketua DPC FKDT Kab Brebes menegaskan bahwa  amanat AD ART, masa periode DPAC FKDT Kecamatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dengan tidak terbatas dua periode. Hal tersebut karena FKDT lembaga yang mengedepankan khidmah kepada komunitas Madin, sehingga tidak terbatasi dengan satu atau dua periode. Berbeda dengan jabatan Bupati, Gubernur dan Kepala Desa yang dibatasi dengan dua kali periode. ” Oleh Karena itu mari kita niati berkhidmat memberikan pelayanan terbaik untuk Madin. Insya Allah dengan berkhidmat hidup akan berkah,” pungkas alumni Lirboyo.

Setelah sambutan pengarahan oleh Ketua DPC FKDT Kab Brebes, dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban yang disampaikan oleh Ust Misbahudin selaku sekretaris DPAC FKDT Kecamatan Kersana. Setelah LPJ dinyatakan diterima oleh semua peserta Musancab, dilanjutkan dengan Sidang Pemilihan yang dipimpin langsung oleh Akhmad Sururi selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes.  Dalam forum tersebut seluruh peserta sepakat (aklamasi) menunjuk Asrori untuk melanjutkan sebagai Ketua DPAC FKDT Kecamatan Kersana untuk masa khidmat 2024 – 2029. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Sekretaris PD DMI Brebes : Mengelola Masjid Berlandaskan pada Fiqih Masjid

0
Rapat DKM Masjid Baiturohim Jagalempeni Selatan, Selasa 16 Juli 2024

BREBES (Aswajanews.id) – “Sebagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan keberadaan masjid tidak bisa dilepaskan dari Fiqih Masjid. Hal tersebut karena Ibadah pasti bersinggungan dengan hukum Fiqih. Oleh karena itu apapun yang berhubungan dengan kemasjidan tidak lepas dari landasan Fiqih Masjid. Contohnya kesucian lantai masjid tentu harus dijaga karena secara Fiqih terkait erat dengan sahnya sholat. Petugas sholat Jum’at juga bersentuhan dengan Fiqih, didalamnya ada Khotib dan Imam yang harus faham tentang Fiqih Jumat. Ini penting untuk menjadi pengetahuan kita bersama. Sehingga amaliah ibadah yang kita lakukan di masjid memiliki sumber landasan Fiqih yang jelas,” tutur Akhmad Sururi saat memberikan Sambutan Pengarahan pada acara Rapat DKM Masjid Baiturohim Jagalempeni Selatan, Selasa 16 Juli 2024.

Rapat DKM Masjid Baiturohim Jagalempeni Selatan, Selasa 16 Juli 2024

Lebih jauh Sururi memaparkan bahwa banyak hal ihwal tentang masjid yang harus difahami oleh pengurus masjid. Imarah, idaroh dan ri’ayah masjid menjadi satu paket pengetahuan yang wajib bagi pengurus. Tata kelola manajemen masjid dengan struktur kepengurusan yang ada diharapkan bisa menempatkan diri serta bertanggung jawab atas tugas masing-masing.

Sekretaris PD DMI Kab Brebes menambahkan bahwa disamping pemahaman Fiqih Masjid nilai nilai etika atau akhlak juga harus kita junjung tinggi. Oleh karena itu dalam forum yang mulia ini mari kita berfikir untuk kemaslahatan umat dengan kesantunan yang kita kedepankan. Akhlak atau sikap dalam pergaulan kita sehari sehari mencerminkan kepribadian kita sebagai orang Islam. Kita yakin dengan akhlak by dan sikap yang baik dan tulus maka tujuan dan visi masjid Jami Baiturohim akan berjalan dengan lancar.

Menyinggung tentang petugase sholat Jum’at Sekretaris DMI Brebes mengharapkan seluruh petugas sholat Jum’at khususnya Khotib memiliki kompetensi yang mumpuni.  Oleh karena itu kita memasang Khotib di masjid kita minimal sudah diketahui kemampuan dalam menyampaikan pesan keagamaan dihadapan jama’ah. Ini sangat penting agar Khotib betul betul memiliki kesiapan mental untuk tampil dihadapan jama’ah.

Rapat DKM Masjid Baiturohim Jagalempeni Selatan, Selasa 16 Juli 2024

Dihadapkan seluruh peserta Rapat alumni Lirboyo Abbky tahun 2000 menegaskan kembali pentingnya pemahaman Fiqih bagi orang orang yang berkecimpung dengan kemasjidan. Apa yang kita putuskan yang menjadi kebijakan pengurus masjid agar tidak berbenturan dengan aspek yuridis Islam atau Fiqih. Soal jamaah misalnya diharapkan sebagai Imam disamping memiliki kriteria yang ternai dalam kitab Fiqih juga ma’mun atau jama’ah yang mengikuti imam tidak membenci Imam tersebut. Hal ini ditegaskan dalam beberapa referensi Fiqih bahwa hukumnya makruh bagi seorang yang menjadi imam, sementara mayoritas jamaah membencinya. Hukum makruh ini memang tidak membatalkan sholat atau jama’ahnya, tapi akan mengurangi fadilah jamaah. Lain halnya kalau yang benci kepada imam tersebut hanya sedikit, maka tidak dhukumi makruh.

Rapat DKM Masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan yang dilaksanakan di aula masjid dihadiri oleh Ketua Ta’mir Masjid, H. Mansur Amin, wakil ketua H   Abi Muzaki, Bendahara Drs Jaelani, wakil bendahara Moh Nasir dan beberapa pengurus badan Otonom lingkungan masjid. Dalam kesempatan tersebut juga hadir Ketua Ranting NU Jagalempeni Selatan, Ust Lukman Hakim, marbot masjid, Ust Samroni dan Ust Suhirman selaku anggota Seksi Keagamaan. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Sekretaris MWCNU Wanasari : Peringatan Asyura di Masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan Menjadi Tradisi NU

0
Peringatan Asyura di Masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – “Malam ini kita berkumpul untuk peringatan Asyura sebagai bagian dari tradisi Nahdlatul Ulama. Tradisi sudah mengakar di kalangan masyarakat dengan memanjatkan doa khusus Asyuro dan dilanjutkan dengan Slametan. Dulu saat saya masih kecil Al Marhum H. Jamburi atau Mbah Perlot (Mantan Kades) setiap bulan Syuro atau Muharam pasti menyelenggarakan acara “Sedekah Bumi” dengan nanggap gamelan. Gamelan itu sendiri memiliki makna dalam kehidupan sebagaimana dikembangkan oleh Kanjeng Wali Sunan Kalijaga. Oleh karena itu tradisi peringatan Asyura ini harus dilestarikan,” kata Akhmad Sururi selaku Sekretaris MWC NU Wanasari saat memberikan Sambutan pada peringatan Asyura di Masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan.

Peringatan Asyura di Masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan Brebes

“Banyak peristiwa sejarah penting yang terjadi saat 10 Muharam. Nabi Nuh As beserta dengan pengikutnya selamat dan mendarat setelah banjir bandang. Nabi Ibrahim diselamatkan dari kobaran api saat dihukum oleh Raja Namruj. Nabi Yunus keluar dan selamat setelah ditelan ikan paus Nun. Nabi Adam diterima taubatnya setelah makan buah khuldi, dan masih banyak lain peristiwa yang terjadi saat sepuluh Muharam,” sambung Akhmad Sururi.

Sururi mengajak jama’ah untuk melakukan puasa dan memperbanyak ibadah lainnya saat bulan Muharam. Karena bulan Muharam termasuk bulan yang dimuliakan dari 4 bulan yang disebutkan dalam Al Qur’an. Untuk mecapai kemuliaan tersebut maka jangan sia siakan malam sepuluh Muharam. Amalan lain yang bisa dilakukan bagi seorang suami agar memberikan nafkah yang lebih untuk keluarganya.

“Dengan memberikan nafkah kepada keluarga, istri dan anak anak secara khusus di bulan Muharam insya Allah hidupnya berkah,” lanjut alumni Lirboyo.

“Wiridan dan doa yang kita baca merupakan tradisi NU yang harus terus dihidupkan di masjid kita. Karena dengan wiridan secara berjamaah berarti kita semua melaksanakan imarotul masjid. Sedekah tumpeng yang diberikan oleh jamaah malam ini akan menjadi pahala. Semoga semuanya akan menerangi kita semua besok di alam barzah,” pungkas Akhmad Sururi.

Peringatan Asyura di Masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan Brebes

Acara yang digelar di masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan diikuti oleh jamaah lingkungan masjid dan tokoh agama setempat. Hadir dalam kesempatan tersebut,H Mansur Amin selaku Ketua Ta’mir Masjid, beberapa tokoh yang juga hadir antara lain Ust Akhmad Suduri, Ust Samroni yang membaca doa Asyuro, Ust Suharto selaku badan Otonom lingkungan masjid  dan beberapa jamaah Ibu ibu lingkungan masjid Jami Baiturohim. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nurudin Idris Kedawon Adakan Apel MPLP

0
Apel MPLP di lapangan Pesantren Tahfidzul Qur'an Nurudin Idris Brebes, Senin (15/07/2024)

BREBES (Aswajanews.id) – Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an Nurudin Idris Brebes melaksanakan apel MPLP (Masa Pengenalan Lingkungan Pesantren) yang diikuti oleh seluruh dewan asatidz/asatidzah dan staf beserta santriwan santriwati. Apel ini dilaksanakan di lapangan pesantren sebagai tanda pembuka kegiatan santri baru kelas 7 SMP dan 10 SMA Tahfidzul Qur’an Nurudin Idris, Senin (15/07/2024).

Apel MPLP di lapangan Pesantren Tahfidzul Qur’an Nurudin Idris Brebes, Senin (15/07/2024)

Muhammad Zuhri, S.Pd.Gr selaku pembina apel mengucapkan selamat datang kepada seluruh santri baru yang berjumlah 344 santri. Mereka merupakan santri-santri pilihan yang patut bersyukur karena dari 600 santri yang mendaftar hanya 344 santri yang diterima.

“Patut disyukuri kalian semua disini, karena kalianlah orang-orang pilihan yang diterima dari 600 pendaftar,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa dengan acara MPLP ini harapannya semua santri baru dapat mengenali lingkungan pesantren, dan dapet menjalin relasi yang baik dengan teman seangkatan maupun kakak tingkatnya.

MPLP ini dilaksanakan selama 3 hari, dengan berbagai kegiatan diantaranya pemberian materi Pra Juz’Amma (sebelum mulai menghafal ayat Al-Qur’an), materi Adab Seorang Santri serta diselingin dengan dinamika kelompok dan lain sebagainya supaya santri tidak merasa bosan selama kegiatan. (Kontributor: Azkiyatun Danifatussunah)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Sekretaris PD DMI Brebes : DMI Memiliki Amanat Imarotul Masjid

0
Sekretaris DMI Kab Brebes, Akhmad Sururi

BREBES (Aswajanews.id) – Dewan Masjid Indonesia memiliki amanat untuk imarotul masjid. Imaroh itu sendiri bukan hanya sebatas bangunan fisik, tapi lebih dari itu bagaimana agar jamaah masjid semakin banyak, dan bisa mengembangkan fungsi masjid untuk ta’lim dan ta’dib. Alhamdulillah di masjid Jami At Taqwa Jagalempeni sudah ada kegiatan rutin pengajian setiap malam Ahad yang diasuh oleh Gus Zani. Ini menjadi bagian dari imarotul masjid yang harus kita pertahankan sampai kapanpun,” kata Akhmad Sururi selaku Sekretaris DMI Kab Brebes saat memberikan sambutan pada kegiatan Santunan Yatim Piatu dan Peringatan Asyura pada hari Rabu, 16 Juli 2024.

Sekretaris DMI Kab Brebes, Akhmad Sururi

Sururi mengungkapkan, tentang imarotul masjid teringat dengan buku biografinya Al Maghfurlah KH Maemun Zubair. Pada suatu cara Beliau meminta KH Subhan Ma’mun (Mustasyar PD DMI Brebes) agar membedah ma’na “ya’muru masajid” sebelum naik panggung. Dengan cerdas dan tepat, bahwa dengan kata ya’muru memiliki faedah meramaikan masjid tidak terbatas pada menghiasi bangunan secara fisik. Namun imaroh termasuk meramaikan dengan jama’ ah dan kegiatan yang maslahat untuk jama’ah termasuk kegiatan pengajian atau ta’lim dan kegiatan sosial lainnya.

Oleh karena itu menurut Akhmad Sururi, saat sekarang kita berkumpul di masjid dalam rangka santunan yatim piatu juga merupakan bagian dari imarotul masjid. Lebih dari itu kepedulian kita bersama terhadap anak yatim menjadi bukti bahwa kita tidak medustakan agama. Karen orang yang mendustakan agama adalah mereka yang tidak memperdulikan anak yatim dan fakir miskin, sebagaimana disebutkan dalam surat Al Ma’un.

Senada dengan Akhmad Sururi, selaku Ketua Ta’mir Masjid Jami At Taqwa juga menegaskan bahwa sebagai seorang muslim tidak cukup dengan ibadah ritual saja, namun juga harus diimbangi dengan ibadah sosial seperti kegiatan menyantuni yatim piatu. “Tahajjudnya tiap malam, lima waktu berjamaah, akan tetapi kalau dirinya riya dan tidak memperhatikan tetangga yang miskin dan yatim maka tidak termasuk golongan yang tercatat ahli surga,” kata Kyai Susilo selaku Ketua Ta’mir Masjid Jagalempeni.

Sebelumnya Akhmad Taftazani selaku Ketua PC DMI Kecamatan Wanasari menyampaikan bahwa kegiatan Peringatan Tahun Baru Hijriyah dan Santunan Yatim Piatu merupakan kegiatan kerjasama antara PC DMI dan Ta’mir Masjid Jagalempeni serta beberapa jam’iyah. “Kami mengajak bersinergi dengan pengurus masjid, NU serta lembaga jam’iyah untuk kegiatan hari ini. Al hamdulillah, bisa kompak dan sukes terselenggara kegiatan pada hari ini,” kata Gus Zani panggilan akrab Akhmad Taftany yang juga menjadi anggota Majlis Pengsuh Pondok Pesantren As Syamsuriyyah Jagalempeni.

Acara Santunan Yatim Piatu yang diselenggarakan atas kerjasama Ta’mir Masjid Jagalempeni, Jam’iyah Ibu ibu dan PC DMI Kecamatan Wanasari dihadiri oleh Nyai Nafisatul Khoiriyah selaku anggota DPRD Kab Brebes terpilih dari PKB. Hadir juga dalam kesempatan tersebut, KH Nubkhatul Fikri selaku Pengasuh PP As Syamsuriyyah dan beberapa tokoh masyarakat lingkungan setempat.

Ikut menyaksikan acara tersebut dan memberikan sambutan Ketua PD DMI Kab Brebes, Kyai Imam Dardiri disamping H Bahrul Ulum selaku wakil ketua, H Tobroni sebagai wakil bendahara dan beberapa pengurus PD DMI Kab Brebes. Bertindak selaku penceramah dalam kegiatan tersebut Kyai Nawawi dari Sawojajar yang menjabat sebagai Kartib MWCNU Wanasari. (Red)

Operator Penggiat Keagamaan se-Kab Brebes Mengikuti Sosialisasi SIMDA PENGAMAN

0
Sosialisasi aplikasi Sistem Manajemen Data Penggiat Keagamaan (SIMDA PENGAMAN)

BREBES (Aswajanews.id) – Sebanyak 100 operator dari perwakilan FKDT, Badko LPQ, FKPP dan JQH se-Kab Brebes mengikuti sosialisasi aplikasi Sistem Manajemen Data Penggiat Keagamaan (SIMDA PENGAMAN). Aplikasi ini merupakan inovasi yang dilakukan oleh Bagian Kesra Setda Brebes untuk mempermudah dan mempercepat proses pendataan guru Madin, TPQ, Guru Ngaji dan Hafid Hafidzah yang mendapatkan bantuan secara rutin setiap tahun.

Sosialisasi aplikasi Sistem Manajemen Data Penggiat Keagamaan (SIMDA PENGAMAN)

“Dengan aplikasi ini (SIMDA PENGAMAN) akan mempermudah para penggiat keamanan untuk mengirimkan data secara online. Jadi sekarang setiap guru Madin dan TPQ tidak lagi membawa berkas atau dokumen ke kantor kami. Mereka cukup mengupload melalui aplikasi yang telah disediakan. Hari ini mereka mendapatkan pelatihan cara mengupload data personal,” kata Mas Faiq Kasubag Keagamaan Kesra Setda Brebes.

Lebih jauh Faiq menegaskan bahwa aplikasi ini menjadi bagian yang terpenting dalam proses pendataan bagi penggiat keagamaan yang akan menerima insentif pada tahun anggaran 2024. Mulai tahun 2024 proses pendataan dengan menggunakan aplikasi ini semoga bisa dilaksanakan dengan baik serta sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan.

Dalam kesempatan tersebut selaku nara sumber dari Dinas Kominfo Kab Brebes memaparkan cara mengupload satu persatu dari KTP, SK dan dokumen lainnya. “Untuk proses upload bisa mulai latihan dalam beberapa hari. Adapun untuk validasi Agustus agar sudah selesai,” kata Muhamad Rohmat dari Dinas Kominfo Brebes.

Selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes Akhmad Sururi mengatakan bahwa operator FKDT Kecamatan semuanya sudah menguasai IT. Sehingga tidak banyak mengalami kesulitan untuk memahami aplikasi untuk pendataan guru Madin. “Alhamdulillah untuk operator kecamatan sudah bisa menguasai aplikasi SIMDA PENGAMAN, tinggal nanti masing masing kecamatan menyampaikan kepada operator Madin. Semoga target yang diminta oleh Kesra agar tanggal 25 Agustus 2024 bisa diselesaikan dengan lancar dan sukses,” kata Akhmad Sururi.

“Saat sekarang Madin harus melek IT agar bisa mengakses beberapa bantuan. Termasuk insentif untuk guru Madin di Kab Brebes juga sekarang dengan model aplikasi. Sama halnya dengan nanti insentif dari Kementerian Agama RI juga juga menggunakan aplikasi SIKAP. Tanpa memahami beberapa aplikasi dalam dunia IT kita bisa ketinggalan. Namun demikian tentu hal ini jangan sampai mengurangi ketulusan kita sebagai guru Madin yang mengajarkan agama Islam anak anak,” pungkas Akhmad Sururi.

Kegiatan sosialisasi SIMDA PENGAMAN yang dilaksanakan di aula kantor KPT Kab Brebes pada hari Selasa, 16 Juli 2024 dihadiri oleh Plh Kesra Setda Brebes, Bapak Nadirin dan Kasubag Keagamaan Bapak Faiq serta beberapa staf Kesra. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Ketua BADKO LPQ Kab Brebes H. Miftahudin Al Khafid, Ketua JQH Kab Brebes dan KH Khoiron Al Khafid. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kuwu Desa Tenajar Kidul Faat Nurafiat Diberhentikan Sementara dari Jabatannya

0

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Tuntutan masyarakat desa Tenajar Kidul kecamatan Kertasemaya kabupaten Indramayu yang menginginkan dinonaktifkannya Kuwu Faat Nurafiat sebagai Kuwu desa Tenajar Kidul akhirnya direspon oleh bupati Indramayu Nina Agustina dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Bupati Indramayu nomor : 100.3.3.2/kep.235/DPMD/2024. tentang Pemberhentian Sementara Kuwu Faat Nurafiat Sebagai Kuwu Desa Tenajar Kidul.

Hal ini menimbang bahwa berdasarkan surat dari camat Kertasemaya nomor : 100.3.3.2/0471/kec, tanggal 14 Juni 2024, hal tindaklanjut permohonan penonaktifan Kuwu Tenajar Kidul kecamatan Kertasemaya dan bahwa berdasarkan ketentuan pasal 31 ayat (2) huruf b, huruf c, huruf d, huruf h, dan huruf i Jo pasal 38 huruf a, huruf b, huruf c dan huruf f peraturan daerah kabupaten Indramayu nomor 4 tahun 2017 tentang pemerintah desa Jo pasal 10 dan pasal 24 ayat (1) peraturan bupati Indramayu nomor 9.3 tahun 2019 tentang tata cara pemberhentian Kuwu dan/atau penjabat kuwu, Kuwu diberhentikan sementara karena tidak melaksanakan kewajiban dan melanggar larangan sebagai Kuwu.

Dengan dikeluarkannya surat pemberhentian sementara Kuwu Faat Nurafiat dengan memperhatikan laporan hasil audit dengan tujuan tertentu atas dugaan penyimpangan pelaksanaan kegiatan fisik yang belum diselesaikan/dikerjakan yang bersumber dari Dana Desa tahap III TA.2023 pada desa Tenajar Kidul Kecamatan Kertasemaya nomor: 700.1.2.1/168/irbansus/itkab tanggal 29 Mei 2024.

Dengan dikeluarkannya surat pemberhentian sementara Kuwu Faat Nurafiat, hal ini disebabkan karena Kuwu Faat tidak melaksanakan kewajiban sebagai Kuwu dan melanggar larangan sebagai Kuwu, pemberhentian sementara ini berlaku selama tiga bulan, terhitung tanggal ditetapkannya surat keputusan bupati yakni 15 Juli 2024. (Herman/Tongol)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pj Bupati Sumedang Minta Jangan Ada Perundungan Saat MPLS

0
Pj Bupati Yudia Ramli meninjau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Sumedang, Senin (15/7/2024)

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli meninjau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Sumedang, Senin (15/7/2024). Pj Bupati Yudia berdialog dengan para siswa baru dan guru, serta memantau jalannya kegiatan MPLS termasuk dalam sesi sesi perkenalan, ice breaking, dan pembekalan terkait aturan dan budaya sekolah.

Pj Bupati Yudia Ramli meninjau MPLS di SMPN 1 Sumedang, Senin (15/7/2024)

“Saya sangat mengapresiasi MPLS ini. Dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan saya berharap para siswa baru merasa diterima dan nyaman di lingkungan sekolah barunya, seperti rumah kedua,” ujar Pj Bupati Yudia.

Menurutnya, MPLS ini sangat penting dalam memperkenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru dan membangun kebersamaan di antara siswa dan guru. Ia juga menekankan agar tidak ada perundungan atau perpeloncoan terhadap peserta didik dalam MPLS.

“Saya harap tidak ada lagi praktik perploncoan seperti jaman dulu. Saya minta kepada kepala sekolah beserta jajaran guru untuk mengawasi agar mereka bisa merasa nyaman berada di sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Sumedang Edeng Sutarya menuturkan, MPLS di SMP Negeri 1 dilaksanakan selama tiga hari penuh dari hari Senin-Rabu (15-17 Juli 2024).  MPLS ini diikuti seluruh peserta didik baru kelas VII dengan jumlah 362 orang yang terdiri dari laki-laki 162 orang perempuan 180 orang.

“Kegiatan ini diikuti 362 siswa baru. Beberapa kegiatan dalam MPLS diantaranya pendidikan karakater dan profil pelajar pancasila, cara belajar efektif, penggunaan IT, stop bullying, unjuk kabisa, talkshow dll,” katanya. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Dugaan Korupsi Pasar Cigasong, Kejati Jabar Tahan Mantan Pj Bupati Bandung Barat

0
Kejati Jabar melakukan penahanan terhadap Mantan Pj Bupati Bandung Barat

BANDUNG (Aswajanews.id) – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat setelah melakukan pemeriksaan selama kurang lebih 8 jam melakukan penahanan terhadap tersangka AL dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kekuasaan/kewenangan secara sistematis dalam kegiatan bangun guna serah (Build, Operate and Transfer/BOT) Pasar Sindang Kasih Cigasong Kabupaten Majalengka. Penahanan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan (Tingkat Penyidikan) Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Surat Nomor: Print-1677/M.2.5/Fd.2/07/2024 tanggal 15 Juli 2024 Jo Print-1516/M.2/Fd.2/06/2024 Tanggal 26 Juni 2024.

Tersangka AL sewaktu menjabat sebagai Inspektur IV pada Kementrian Dalam Negeri mengkondisikan proses lelang dan menerima sejumlah uang baik tunai maupun transfer ke rekening pribadinya dan keluarganya, yang diberikan beberapa kali untuk mengganti keperluan selama pengurusan dalam pembuatan peraturan Bupati Majalengka tentang pedoman pelaksanaan pemilihan mitra pemanfaatan barang milik daerah berupa bangun guna serah, oleh tersangka INA melalui tersangka AN dan AL juga meminta untuk memasok kebutuhan material tertentu dalam proyek kegiatan pembangunan Pasar Sindangkasih Cigasong tersebut.

Menurut Aspidsus Kejati Jabar Dr. Dwi Agus Afrianto, S.H., M.H pada hari Senin 15 Maret 2024 dilakukan upaya paksa penahanan terhadap salah satu tersangka, yaitu atas inisial AL. Saat ini yang bersangkutan kita lakukan upaya paksa selama 20 hari terhitung mulai tanggal 15 Juli 2024 sampai dengan tanggal 03 Agustus 2024 di Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandung.

Kepada tersangka AL dikenakan Pasal 5, Pasal 12 huruf e, Pasal 11, Pasal 12 B Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. *(Sumber: Penkum Humas Kejati Jabar)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kejari Indramayu Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Air Terjun Buatan

0
Tersangka berinisial RR saat dibawa ke Kejari Indramayu, Senin (15/7/2024)

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu, Jawa Barat kembali menetapkan satu tersangka baru yakni pria berinisial RR dalam kasus tindak pidana korupsi proyek pembangunan objek wisata air terjun buatan di daerah itu.

Kasi Intel Kejari Indramayu Arie Prasetyo di Indramayu, Senin, mengatakan bahwa tersangka merupakan seorang direktur dari perusahaan swasta yang menjadi penyedia jasa pekerjaan pada proyek tersebut.

“Tersangka dengan inisial RR selaku pihak swasta atau Direktur di PT RDC. Pihak ini menjadi penyedia pada pekerjaan pembuatan prasarana tebing air terjun buatan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Indramayu tahap kelima di tahun 2019,” katanya.

Tersangka berinisial RR saat dibawa ke Kejari Indramayu, Senin (15/7/2024)

Sebelumnya, kata dia, tim penyidik telah mengumpulkan alat bukti yang cukup sehingga ditemukan adanya perbuatan melawan hukum.

Ia menyebutkan tindakan tersebut berupa tidak adanya kesesuaian dalam pengadaan barang atau jasa dengan harga maupun volume yang digunakan pada proyek pembuatan objek wisata air terjun di Indramayu.

Menurut Arie, penetapan RR sebagai tersangka pun didukung dengan adanya laporan hasil audit kerugian negara pada proyek itu yang nilainya mencapai Rp1.189.871.205.

“Atas dasar tersebut, Kejari Indramayu melakukan tindakan hukum dengan kembali menetapkan satu orang tersangka,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa tersangka saat ini menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Indramayu selama 20 hari ke depan.

Arie menambahkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, RR disangkakan Pasal 2 ayat (1) Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Ancaman hukumannya paling lama 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar,” ucap dia.

Sebelumnya pada Kamis (4/7), Kejari Indramayu telah menetapkan eks Kepala Disbudpar setempat berinisial C sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi pembangunan objek wisata air terjun buatan.

Tersangka C, terindikasi melakukan korupsi dengan nilai sekitar Rp1,1 miliar pada pembangunan tahap kelima prasarana air terjun buatan di Indramayu tahun 2019. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Turunkan Angka Laka Lantas, Polresta Bandung Gelar Operasi Patuh Lodaya

0
Turunkan Angka Laka Lantas, Polresta Bandung Gelar Operasi Patuh Lodaya

BANDUNG (Aswajanews.id) – Selama dua pekan sejak 15 hingga 28 Juli 2024, jajaran Satlantas Polresta Bandung menggelar Operasi Patuh Lodaya 2024.

Turunkan Angka Laka Lantas, Polresta Bandung Gelar Operasi Patuh Lodaya

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo seusai gelar apel pasukan mengatakan, selama Operasi Patuh Lodaya 2024, pihaknya lebih mengedepankan edukasi.

“Yang dikedepankan adalah edukasi, penegakan hukum secara etle, tidak stationer,” katanya. Senin, 15 Juli 2024.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menurunkan angka kecelakaan lalulintas (Laka Lantas), menurunkan fatalitas dari pada kecelakaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, adapun sasaran pada Operasi Patuh Lodaya ini adalah kendaraan yang muatan berlebih, kecepatan berkendara, melawan arus dan pelanggaran lain yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

“Selain itu kita juga akan tindak bagi pengendara yang berkendara sambil merokok, memainkan handphone,” tuturnya.

Selain itu, selama Operasi Patuh Lodaya di wilayah Kabupaten Bandung. Satlantas Polresta Bandung juga memberikan edukasi ke sekolah-sekolah.

“Kami juga melakukan edukasi kesekolah-sekolah, dimana kita lihat tadi. Banyak sekali peralatan-peralatan atau brosur-brosus yang sifatnya adalah edukasi,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Polresta Bandung sekaligus menggelar penandatanganan MOU kepada 6 Rumah Sakit. Dimana bertujuan untuk penanganan korban kecelakaan.

“Sehingga tidak ada keraguan bagi korban kecelakaan lalu lintas untuk dapat ditangani segera oleh rumah sakit yang bersangkutan,” kata Kusworo.

“Ada enam rumah sakit yang kita tandatangani bersama Dinas Kesehatan dan Jasa Raharja. Enam rumah sakit ini ada Otista, Hermina Soreang, RS Cicalengka, Majalaya dan lainnya,” tambahnya.

“Jaminan segera ditangani, secara tepat dan bisa dilaksanakan dengan BPJS. Rumah Sakit tersebut juga langsung berkomunikasi dengan Jasa Raharja, sehingga Jasa Raharja bisa segera jemput bola terhadap korban kecelakaan berdasarkan laporan polisi dan keterangan berita acara kepolisian yang menyatakan bahwa ini layak untuk diberikan bantuan dari Jasa Raharja,” pungkasnya. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

H Muhadi Santuni 100 Yatim Piatu dan Ajak Mereka Gembira

0
Bahagia Bersama Anak Yatim (BBAY) berlangsung pada Sabtu 13 Juli 2024

BREBES (Aswajanews.id) – Sebanyak 100 anak yatim piatu dari Kab Brebes mendapatkan santunan sekaligus mereka diajak bergembira dengan berenang di kolam renang are hotel Grand Dian Guci Tegal.  Kegiatan yang dibesut dalam acara “Bahagia Bersama Anak Yatim” (BBAY) berlangsung pada hari Sabtu 13 Juli 2024. Beberapa ormas penggerak dalam kegiatan tersebut meliputi PD DMI Kab Brebes, NU, LAZISMU, Baznas dan MUI Kab Brebes.

Bahagia Bersama Anak Yatim (BBAY) berlangsung pada Sabtu 13 Juli 2024

Dalam kesempatan tersebut selaku koordinator kegiatan H Bahrul Ulum mengatakan bahwa kegiatan BBAY merupakan tindaklanjut amanat H Muhadi Setiabudi saat peringatan tahun Baru Islam di Pendopo Brebes beberapa hari yang lalu.

“Santunan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari seorang pengusaha sukses dari Kab Brebes. Santunan yang diberikan kepada 100 Yatim Piatu menjadi bagian dana CSR dari beberapa perusahaan yang menjadi miliik Beliau. Oleh karena kami menghaturkan terima kasih kepada Bapak H Muhadi Setiabudi yang telah berkenan mengajak yatim piatu bergembira dengan santunan dan menikmati kolam renang di area hotel Grand Dian Guci Tegal,” kata H Ulum selaku Wakil Ketua PD DMI Brebes saat memberikan sambutan pada acara penyerahan Santunan dari  H Muhadi Setiabudi.

Selaku Pimpinan Perusahaan Dedi Jaya Group H Muhadi Setiabudi yang diwakili oleh Manager Hotel Grand Dian Guci, Dedy Heru menyampaikan terima kasih kepada seluruh yatim piatu yang telah hadir dalam kegiatan santunan hari ini. “Apa yang kamu berikan jangan dilihat dari segi nilai rupiahnya, namun kita lebih melihat kepada ketulusan seorang H. Muhadi Setiabudi dalam menyantuni yatim piatu dan mengajak mereka berwisata. Kami merasa senang dan bahagia berkumpul bersama dengan anak yatim padat hari ini,” tutur Mas Dedy didampingi oleh beberapa staf manajer Grand Dian Guci Tegal.

Kegiatan “Bahagia Bersama Anak Yatim” diberangkatkan dengan dua armada bus Dedy Jaya dimulai dengan pelepasan oleh Ketua PD DMI Kab Brebes di area Islamic Center Brebes. Perjalanan yang tempuh kurang lebih dua jam dari Brebes menuju    hotel Grand Dian Guci diikuti oleh beberapa pendamping dari beberapa lembaga dan ormas keagamaan di Kab Brebes. Pedamping dari DMI Kab Brebes antara lain, Auval Marom, H Tobroni, Mba Mutia dan Kustoro WHY.

Sementara dari Baznas Brebes diwakili oleh Imam Sofwan dan beberapa stafnya, perwakilan DPC FKDT Kab Brebes diwakili oleh Warim, delegasi MUI oleh H Muhlason dan kordinator LAZISMU Brebes.

Rangkaian kegiatan di area hotel di mulai renang bersama yang dipandu oleh Kustoro WHY.  Setelah itu dilanjutkan dengan makan siang bersama dan seremonial yang dipimpin oleh Akhmad Sururi selaku Sekretaris PD DMI Kab Brebes. Acara diakhiri dengan doa oleh Ust Kholidin dan dilanjutkan dengan foto bersama di area tangga sekitar hotel Grand Dian Guci. Saat foto bersama mereka mengucapkan dengan serentak, H Muhadi, berkah dan bermanfaat untuk umat, hotel Grand Dian Guci   Tegal, oke. Mereka tepuk tangan dengan bergembira ria. *(Red/Nas)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Ketahuan Curang saat PPDB Jabar, 225 Calon Siswa Didiskualifikasi

0
Plh Kepala Disdik Jawa Barat, Ade Afriandi

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pelaksanaan dua tahap penerimaan peserta didik baru atau PPDB di Jawa Barat sudah tuntas. Dari hasil verifikasi terungkap kecurangan yang dilakukan oleh calon peserta didik tersebar di enam kabupaten dan tiga kota di Jabar.

Pelaksanaan PPDB di Jawa Barat berjalan lancar dan tak terdampak gangguan pada layanan Pusat Data Nasional (PDN). Di luar hal itu, Dinas Pendidikan Jabar mengungkap kecurangan PPDB di tiga kota dan enam kabupaten.

Sebanyak 225 calon peserta didik baru dianulir dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 Jawa Barat. Para peserta kedapatan berbuat curang dengan melanggar aturan seperti membuat KK palsu hingga mark up nilai rapor. PPDB Jabar yang digelar dua tahap dari 3 Juni hingga 9 Juli 2024 ini tidak berjalan mulus.

Plh Kepala Disdik Jawa Barat, Ade Afriandi

Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat menemukan banyak pelanggaran selama proses pendaftaran berlangsung.Sebanyak 225 calon peserta didik yang dianulir sendiri ditemukan dalam tahap satu dan dua. Adapun untuk tahap satu ada sebanyak 223 yang dianulir, sementara untuk tahap dua ada sebanyak dua orang yang kedapatan melakukan mark up nilai.

“Total ada 225 orang,” ujar Ade saat dikonfirmasi, Kamis (11/7/2024).

  1. Jumlah peserta yang dianulir dipastikan bisa terus bertambah

Ade menuturkan, jumlah itu sendiri masih bisa bertambah, karena saat ini tim bidang pengawasan masih melakukan pemeriksaan terhadap berkas calon peserta didik yang mendaftarkan di tahap II. “Tapi hari ini bidang pengawasan PPDB sedang melakukan pemeriksaan di satuan Pendidikan untuk tindak lanjuti pengaduan kalau terbukti ada pelanggaran berkaitan prestasi rapor ya tentu dianulir,” katanya.

Ade memastikan, langkah menganulir peserta PPDB sendiri masih belum bisa dipastikan akan berlaku hingga batas waktu tertentu. Mengingat saat ini tim masih melakukan pemeriksaan guna meminimalisir terjadinya siswa-siswi yang masuk ke sekolah tujuan dengan cara curang.”Jumlah pasti masih dalam pemeriksaan,” katanya.

  1. Masih ada label sekolah favorit di PPDB 2024

Ade tidak menampik mengenai masih banyaknya orangtua yang hendak mengelabui panitia dan satuan Pendidikan dengan membuat dokumen palsu seperti Kartu Keluarga (KK) agar diterima dalam PPDB tahap I yaitu zonasi. Sehingga jumlahnya mencapai 223 peserta yang dianulir.

Di sisi lain, fenomena label sekolah favorit pun masih ada. Dari jumlah itu, Ade mengatakan, kasus yang paling mencolok yaitu di SMAN 3 dan 5 Kota Bandung, di mana ada sebanyak 94 peserta didik yang dianulir.

Sebelumnya, memang kedua SMA ini tergolong favorit dan telah menghasilkan beberapa alumni para publik figur seperti Ridwan Kamil dan Atalia Praratya, hingga aktor kawakan Almarhum Didi Petet, dan sederet pesohor lainnya.

“SMAN 3 Bandung per tanggal 19 Juni ada 42 calon peserta didik yang dianulir, terus bertambah 25 orang, total 67. SMAN 5 Bandung per tanggal 19 Juni ada 21 orang dianulir, skarang ditambah enam jadi total 27 orang. Secara keseluruhan peserta didiskualifikasi di dua SMAN ini ada 94 orang,” ujar Ade.

Ade menuturkan, temuan ini berawal dari salah satu peserta yang dianulir pada PPDB tahap I karena menggunakan KK palsu, setelah itu sang peserta melaporkan beberapa peserta lainnya. Sekolah kemudian melakukan verifikasi dan terbukti alamat domisili tidak sesuai.

“Satu peserta dianulir kemudian menyamping bahwa ada temanya menggunakan pola seperti ini, akhirnya kami lakukan verifikasi ulang terkait nama muncul dan dari dua sekolah ini dibantu dari tim direksi Satpol PP dan Polisi Militer,” ujarnya.

Secara sistem, Ade menjelaskan, para peserta yang didiskualifikasi ini lolos dan masuk melalui jalur zonasi. Namun, pada saat verifikasi ulang oleh satuan Pendidikan ditemukan tidak kesesuaian.”Bahwa mereka walaupun KK-nya valid tapi domisili tidak sebenarnya itu diperkuat oleh ketua RW di mana mereka seolah-olah berdomisili di situ. Ternyata valid ketua RT tidak kenal orang tersebut. Jadi nebeng KK. Dan lebih luar biasanya ada KK tapi tempatnya kantor,” kata dia.

Peserta yang dianulir ini sudah berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 9 Tahun 2024. Ade memastikan, 94 orang calon peserta didik baru ini sudah dinyatakan tidak lolos.

“Berdasarkan rapat dewan guru memutuskan status diterima calon peserta didik dimaksud didiskualifikasi menjadi tidak diterima,” katanya.

Sementara untuk dua orang yang dianulir dalam PPDB tahap dua ini terjadi di salah satu sekolah negeri di Kabupaten Sumedang. Siswa yang dianulir ini kedapatan me-mark up nilai SMP anaknya agar bisa masuk sekolah tujuan.

“Saya dapat informasi dari pihak sekolah, bahwa ada yang aneh mengenai hasil nilai dua orang ini, akhirnya tim verifikasi datang ke SMP siswa dan terjadi perbedaan nilai, kemudian keduanya bertemu dengan pihak sekolah dan dianulir,” ungkapnya.

  1. Ada oknum APH dan LSM titip kursi dengan jumlah yang banyak

Selain kecurangan, dalam PPDB ini Disdik Jabar turut mendapati oknum pejabat, Aparat Penegak Hukum (APH) hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang hendak menitipkan kursi ke sekolah tertentu.Ade mengatakan, titipan kursi ini dilakukan para pejabat dan APH hingga LSM dengan langsung meminta kepadanya hingga satuan Pendidikan.

“Bukan ditemukan, tapi ada (mencoba menitipkan). Jangankan ke kepala sekolah, ke wakil kepala sekolah juga ada, ke saya juga ada (yang mencoba menitipkan), itu juga lengkap ya dari APH sampai juga ormas, LSM,” ujar Ade.

Ade menuturkan, dalam praktiknya para oknum ini mencoba menitipkan beberapa calon siswa ke sekolah tertentu. Meski begitu, praktik ini sendiri bisa dicegah selama proses PPDB tahap I dan dua yang telah selesai digelar sejak akhir 3 Juni hingga 5 Juli 2024.”Tapi ada yang satu orang itu (menitipkan) 168 siswa. Ada yang satu orang titipanya sepuluh, ada yang 20, ada yang 40, ada yang seratusan,” ujarnya.

  1. Orangtua murid menyayangkan terjadinya pelanggaran ini

Melihat kondisi ini, Panji Ramadan, orangtua calon peserta didik baru di Kota Badadung, mengaku kaget dengan banyaknya peserta yang dianulir karena berbuat curang. Dia sendiri lolos menyekolahkan anaknya ke salah satu SMKN di Kota Bandung dengan jalur zonasi.

“Sangat miris masih menggunakan kecurangan, karena pada dasarnya kalau tidak bisa jangan dipaksakan, masih bisa ke sekolah lain dan swasta juga bagus,” kata Panji.

Meski begitu, dia tidak memungkiri ada beberapa kendala yang cukup membuat orangtua murid kelimpungan dalam PPDB 2024 di Jabar. Salah satunya server yang sempat down.

“Server pada awal PPDB tidak bisa diakses sehingga kelimpungan. Tapi alhamdulilah sudah aman,” kata dia.

  1. Bey memastikan akan melaporkan kecurangan ke Kemendikbudristekdikti

Sementara, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin akan melaporkan hasil evaluasi PPDB tahap I ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristekdikti). Kasus pemalsuan KK dan masih adanya label sekolah favorit diharapakan menjadi catatan untuk kementerian.Menurutnya, selama proses PPDB Jabar tahap I kemarin kecurangan berupa pemalsuan KK ditemukan di beberapa sekolah yang labelnya masih favorit. Hal itu dipastikan akan dilaporkan langsung ke Mendikbudristekdikti, Nadiem Makarim.”Kami akan laporkan ke Kemendikbudristekdikti bahwa tujuan zonasi itu untuk memeratakan sekolah kan asalnya tapi ternyata paradigma itu masih tidak bisa, tidak mudah merubah sekolah favorit,” ujar Bey, Selasa (25/6/2024).Dalam PPDB 2024 ini Pemprov Jabar serius dalam memberantas jual beli kursi dan siswa-siswi titipan. Hal ini diperkuat dengan adanya penandatanganan fakta integritas Pemprov Jabar bersama OPD dengan aparat penegak hukum, panitia dan satuan Pendidikan. *(Berbagai sumber)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kabupaten Banjarnegara Siap Wujudkan PORSADIN Jawa Tengah Sukses

0
Rapat bersama antara DPW FKDT Jawa Tengah dan SKPD serta DPC FKDT Kab Banjarnegara, di aula Sekda Banjarnegara, Jumat (12/7/2024)

BANJARNEGARA (Aswajanews.id) – Perhelatan komunitas Madin tingkat Jawa Tengah akan digelar pada bulan September 2024 di Kab Banjarnegara. Berbagai persiapan sudah dilaksanakan dengan beberapa pertemuan termasuk Rapat bersama dengan SKPD di lingkungan Kab Banjarnegara. Bertempat di aula Sekda Banjarnegara pada hari Jumat, 12 Juli 2024 digelar rapat bersama antara DPW FKDT Jawa Tengah dan SKPD serta DPC FKDT Kab Banjarnegara.

Rapat bersama antara DPW FKDT Jawa Tengah dan SKPD serta DPC FKDT Kab Banjarnegara, di aula Sekda Banjarnegara, Jumat (12/7/2024)

Sekretaris DPW FKDT Jawa Tengah saat membuka Rapat berharap besar suksesnya kegiatan Porsadin dengan meriah dan penuh hikmah. “Melalui rapat ini kami berharap kegiatan Porsadin tingkat Jawa Tengah yang diselenggarakan di Banjarnegara bisa berjalan dengan sukses dan meriah serta penuh hikmah. Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa pejabat Pemda, hasilnya sepakat bersama untuk membantu suksesnya Porsadin tingkat Provinsi. Oleh karena itu hari ini kita akan berbagi tugas secara teknis. Ada beberapa kegiatan yang menjadi wilayah Pemda dan bagian yang menjadi wilayah tanggung jawab DPW FKDT Jawa Tengah,” imbuh Gus Zahid.

Dalam kesempatan tersebut Ketua DPW FKDT Jawa Tengah,Kyai Abdul Rohman menyampaikan terima kasih kepada Pemda Banjarnegara yang menyatakan siap untuk menerima program DPW FKDT. “Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemda Banjarnegara yang telah siap untuk melaksanakan program DPW FKDT. Sesungguhnya Porsadin menjadi ajang untuk mempererat ukhuwah antar Madin se Jawa Tengah. Hal teknis tentang kepanitiaan nanti kami serahkan kepada Ketua Panitia Pengarah untuk memimpin rapat hari ini,” kata Kyai Abdul Rohman.

Saat memimpin rapat Akhmad Sururi memaparkan tahapan mulai   perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. “Hari ini menjadi bagian dari perencanaan dengan rapat bersama dengan SKPD di Banjarnegara yang merupakan tindak lanjut audiensi kemarin dengan Pj Bupati. Oleh karena itu hari ini adalah pertemuan awal kami dengan SKPD untuk membahas teknis kegiatan mulai upacara pembukaan, pelaksanaan lomba dan penutupan. Untuk pertemuan berikutnya nanti akan kita libatkan beberapa instansi lainnya terkait yang secara detail pelaksanaan kegiatan. Kami menghaturkan terima kasih kepada Kemenag yang diwakili oleh Kasi PD Pontren, Kabag Kesra, Kesbangpol, Satpol PP, dan Dinas Kominfo. Kehadiran kita semua semoga akan menjadi awal kesuksesan Porsadin,” kata Akhmad Sururi. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

5 Anggota Polisi Berprestasi Terima Penganugerahan Hoegeng Award 2024

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Panglima Komando Operasi Udara I Marsekal Muda TNI Mohammad Nurdin mewakili Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. menghadiri Awarding Night Hoegeng Award tahun 2024 bertempat di Ballroom The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2024).

Malam Penganugerahan Hoegeng Award yang diprakarsai oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. tersebut dilaksanakan sebagai ajang penghargaan persembahan Detikcom bersama Polri kepada sosok Polisi teladan baik dari sisi integritas, inovasi yang dibuat, hingga kepada mereka yang memberikan dedikasi tertinggi di area pedalaman maupun perbatasan.

Dalam malam Penganugerahan Hugeng Award serta hiburan-hiburan yang terselenggaran tersebut merupakan spirit kebanggaan Polri dalam rangka perayaan HUT Bhayangkara ke-78.

Penganugerahan penghargaan Hoegeng Award diberikan kepada 5 anggota Polisi yang berprestasi, dengan berdasarkan lima kategori yaitu Polisi Inovatif, Polisi berdedikasi, Polisi berintegritas, Polisi pelindung perempuan dan anak, serta Polisi tapal batas dan pedalaman.

Adapun 5 Polisi yang memperoleh penghargaan yaitu Polisi berdedikasi yang diperoleh Iptu Madeambo (Kasat Binmas Polres Jayapura),

Polisi inovatif yang diperoleh AKP Reza Pratama Ramdani Yusuf (Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara),

Polisi pelindung perempuandan anak/kelompok rentan yang diperoleh AKBP Rio Wahyu Anggoro (Kapolres Bogor)

Polisi penjaga tapal batas dan pedalaman yang diperoleh Bripka Septinus Arui (Bhabinkamtibmas Kampung Ayambori, Manokawari, Papua Barat),

Polisi berintegritas yang diperoleh AKBP Sri Wahyuni (Kabag Gadik Sepolwan Lemdikat Polri. Kemudian dilaksanakan pemberian penghargaan khusus untuk Kapolri dan Keluarga Hoegeng dari Pimpinan Trans Media Bapak Chairul Tanjung.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Panglima TNI, Jaksa Agung RI, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menkominfo, Wakil Menteri Agama, Menteri PAN-RB, Menteri Perdagangan, Sekjen Kementerian SDM, Wakil Ketua MPR RI, Kapolda Metro Jaya, Aspers Kasal, Wakil Ketua Komisi III DPR dan Kapoksahli Pangdam Jaya. (Autentikasi : Pen Koopsud I)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Fungsi dan Masa Jabatan Ketua RT Terbaru Seluruh Indonesia

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Ketua RT sendiri termasuk dalam salah satu jenis Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). LKD adalah wadah partisipasi masyarakat, sebagai mitra Pemerintah Desa, ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat Desa. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.

Berdasarkan aturan tersebut, disebutkan bahwa Ketua RT merupakan bagian dari pengurus LKD.

Melansir dari Hukumonline, Sabtu (13/7/2024), pengurus LKD memegang jabatan selama 5 tahun terhitung sejak tanggal ditetapkan.

Pengurus LKD dapat menjabat paling banyak 2 kali masa jabatan secara berturut-turut atau tidak secara berturut-turut. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.

Berdasarkan aturan tersebut, disebutkan bahwa Ketua RT merupakan bagian dari pengurus LKD.

Sebagai informasi, ketua RT memiliki beberapa tugas di antaranya membantu Kepala Desa dalam bidang pelayanan pemerintahan.

Kemudian membantu Kepala Desa dalam menyediakan data kependudukan dan perizinan. Sebagai LKD, ketua RT juga mempunyai fungsi yang secara umum meliputi:

  1. Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat
  2. Menanamkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan masyarakat
  3. Meningkatkan kualitas dan mempercepat pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat desa
  4. Menyusun rencana, melaksanakan, mengendalikan, melestarikan, dan mengembangkan hasil pembangunan secara partisipatif
  5. Menumbuhkan, mengembangkan, dan menggerakkan prakarsa, partisipasi, swadaya, serta gotong royong masyarakat
  6. Meningkatkan kesejahteraan keluarga
  7. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pengamat Prediksi Kaesang akan dapat Dukungan KIM untuk Maju di Jateng

0
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pengamat politik dari Universitas 17 Agustus 1945 Fernando Emas memprediksi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep bakal memperoleh dukungan dari partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2024.

Dia mengatakan PSI hanya memiliki dua kursi di DPRD Jawa Tengah, sedangkan syarat pencalonan harus didukung oleh koalisi yang memiliki 22 kursi DPRD. Menurutnya dukungan kursi parlemen itu bakal datang dari KIM.

“Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN dan Partai Demokrat akan membuka peluang untuk mendukung Kaesang mengikuti kontestasi pilkada Jawa Tengah,” kata Fernando dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (12/7/2024).

Menurutnya dukungan itu bakal diperoleh mengingat putra bungsu Presiden Joko Widodo itu memiliki peluang besar di Jawa Tengah, berdasarkan survei tingkat elektabilitas di daerah tersebut.

Berdasarkan hasil survei LSI, elektabilitas Kaesang mengungguli Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi. Di mana Kaesang memperoleh 15,9 persen, sementara Ahmad mengantongi 12,9 persen.

“Kaesang yang berdasarkan beberapa hasil lembaga survei hasilnya cukup memuaskan,” kata dia.

Selain itu, menurutnya sosok yang sangat berpeluang menjadi pasangan Kaesang adalah Ahmad Luthfi. Menurutnya hal itu cukup memungkinkan walaupun kini keduanya sedang dalam persaingan ketat.

“Ahmad Luthfi bersaing dengan Kaesang. Sehingga ada upaya coba menduetkan keduanya,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep meminta publik bersabar soal keputusan karier politiknya untuk maju di Jakarta atau Jawa Tengah pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024.

“Mengenai saya tadi, Jakarta atau Jawa Tengah, sabar,” kata Kaesang dalam konferensi pers saat kunjungan ke Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta, Senin (8/7).

Selain itu, dia menyatakan bersyukur bahwa survei elektabilitasnya cukup baik di Jawa Tengah. Dia juga bakal mempertimbangkan pernyataan kakaknya, yakni Wakil Presiden Terpilih Pemilu 2024 Gibran Rakabuming Raka yang mengusulkan agar dirinya maju di Jawa Tengah. *(Ant)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts