BANDUNG (Aswajanews.id) – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) pengamanan VVIP memimpin tugas operasi pengamanan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana ke Kab. Bandung, Jum’at (19/07/2024).
Kunker Presiden Jokowi di Kab. Bandung dalam rangka untuk menghadiri pembukaaan pertandingan sepak bola Piala Presiden tahun 2024 yang diselenggarakan di Stadion Sijalak Harupat Soreang Kab. Bandung.
Untuk menjamin keamanan VVIP, Pangdam III/Slw bersama Kapolda Jabar mengecek langsung lokasi kedatangan di Stasiun KCIC Padalarang, rute darat yang akan dilalui serta pusat kegiatan di Stadion Sijalak Harupat Soreang Kab. Bandung.
Kodam III/Slw mengerahkan sekitar 2.034 personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri dan Instansi terkait lainnya yang tersebar diseluruh lokasi kunjungan maupun sepanjang rute yang dilalui. Pasukan cadangan TNI-Polri juga disiagakan selama kegiatan berlangsung.
Selama pelaksanaan pengamanan, Pangdam III/Slw tidak henti-hentinya mengecek dan memberikan arahan kepada seluruh personel agar tidak lengah dan menjadikan kegiatan sebagai tugas rutin, namun sebagai sebuah tugas baru yang penuh kehormatan dan menuntut tanggungjawab seluruh unsur.
“Berikan rasa aman dan nyaman kepada Bapak Presiden Joko Widodo selama melaksanakan kegiatan di Kab. Bandung. Kita harus menjamin semuanya agar dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ucap Pangdam. (Pendam III/Siliwangi)
Upacara pembukaan MPLS di SMP NU Al Fattah Tegalgandu Brebes
BREBES (Aswajanews.id) – “Hari ini saya melihat kalian semua sebagai peserta didik dengan wajah yang gembira mencerminkan generasi yang siap untuk mewujudkan cita cita masa depan. Sebagai peserta didik yang akan menjalani proses pembelajaran di SMP NU Al Fattah menjadi bagian langkah untuk menempuh cita cita yang mulia. Oleh karena itu semangat yang baru menjadi modal utama dalam meraih asa masa depan kalian semua,” kata H. Musyaffa, Lc selaku Ketua Yayasan Al Fattah Tegalgandu Brebes saat menjadi Pembina Upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Upacara pembukaan MPLS di SMP NU Al Fattah Tegalgandu Brebes
“Untuk mewujudkan sekolah berprestasi salah satunya lingkungan sekolah kita agar terhindar dari bullying (perundungan). Sesama teman di sekolah ini tidak boleh melakukan bullying. Hal ini sangat penting agar kalian semua belajar di SMP NU Al Fattah betul betul merasa nyaman dan senang. Oleh karena itu saya sampaikan stop bullying untuk seluruh siswa SMP NU Al Fattah,” tegas Gus Syafa panggilan akrab H Musyaffa alumni Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri.
Musyaffa, Lc Ketua Yayasan Al Fattah Tegalgandu Brebes saat menjadi Pembina Upacara pembukaan MPLS
“Proses pembelajaran yang aman dan nyaman di lingkungan SMP NU Al Fattah menjadi bagian dari langkah untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Karena dengan aman dan nyaman maka kalian akan memiliki semangat yang tinggi untuk belajar. Oleh karena itu kita berusaha untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas,” pungkas Ketua Yayasan Al Fattah yang sebentar lagi akan dilantik menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.
Upacara pembukaan MPLS di SMP NU Al Fattah yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 22 Juli 2024 diikuti oleh seluruh dewan guru dan peserta didik baru serta peserta didik kelas 8 dan 9. Untuk tahun Pelajaran 2024/2025 seluruh peserta didik SMP NU Al Fattah sebanyak 288 siswa. Mereka berasal dari desa sekitar wilayah Kec Larangan dan Wanasari. SMP NU Al Fattah Tegalgandu juga menyediakan asrama Pondok Pesantren Putra Putri. Saat sekarang santri yang sudah mondok di Pesantren Al Fattah sejumlah 67 santri. *(Red)
NU desa Tegalgandu memberikan santunan kepada keluarga Almarhum Abdul Hamid
BREBES (Aswajanews.id) – Pengurus Ranting NU desa Tegalgandu Kec Wanasari Kab Brebes memberikan santunan kepada warganya yang meninggal. Program santunan tersebut bersumber dari koin NU yang dikumpulkan dari warga NU. Salah satu tasarufnya adalah untuk santunan kematian. Program ini sangat baik dan bermanfaat untuk warga NU.
“Alhamdulillah sore ini NU desa Tegalgandu bisa memberikan santunan kepada keluarga Almarhum Abdul Hamid yang meninggal tadi sore kira kira jam 14.00 Wib. Sudah menjadi program NU Tegalgandu untuk memberikan santunan kepada warganya yang meninggal. Hal ini menjadi bagian keterpanggilan kita bersama untuk mewujudkan rasa peduli kepada warganya yang mendapatkan musibah kematian,” kata Ust Sodikin saat memberikan santunan pada hari Senin 22 Juli 2024 di kediaman Almarhum Abdul Hamid.
“Kami mengumpulkan koin NU dari warga masyarakat dan manfaatnya kembali kepada nahdliyyin. Melalui koin NU ini masyarakat banyak merasakan manfaatnya. Terutama bagi warga NU yang mendapatkan musibah kematian. Oleh karena itu kita terus bergerak mengkampanyekan koin NU pada setiap pertemuan NU ranting Tegalgandu Kec Wanasari,” imbuh Ust Sodikin.
Santunan NU tersebut diterima oleh Ibu Solikha selaku Istri Al Marhum Abdul Hamid. Ia menyampaikan terima kasih kepada NU Tegalgandu yang telah memberikan santunan. ” Matur nuwun atas santunan dari NU Tegalgandu,” kata Solikha yang disaksikan oleh Sekretaris MWC NU Wanasari Akhmad Sururi.
Selaku Sekretaris MWC NU mengapresiasi kepada ranting NU Tegalgandu yang melaksanakan program santunan warga NU. “Kami mengapresiasi kepada pengurus NU Tegalgandu yang menjalankan program santuan kematian. Ini sangat berguna untuk membantu warga NU yang kebetulan mendapat musibah kematian. Program ini sudah dilaksanakan hampir semua ranting di wilayah Kec Wanasari,” kata Akhmad Sururi.
Dalam kesempatan tersebut Akhmad Sururi juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Abdul Hamid sebagai warga NU yang pernah menjadi anggota Banser. “Kami turut berdukacita cita yang mendalam atas wafatnya Abd Hamid yang pernah menjadi anggota Banser. Kebetulan dia teman saya saat menimba ilmu di MTs As Salafiyah Sitanggal. Semoga Al Marhum Khusnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan,” ucap Akhmad Sururi yang didampingi beberapa teman alumni MTs As Salafiyah Sitanggal. *(Red)
BANDUNG (Aswajanews.id) – Bertempat di halaman Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara memimpin upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64 berlangsung pada hari Senin, 22 Juli 2024, dimana Upacara Peringatan diikuti oleh seluruh Pegawai Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Kejaksaan Negeri Kabupateng Bandung dan Kejaksaan Negeri Cimahi.
Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H.
Dalam sambutannya Kajati Jabar menyampaikan 7 Perintah Harian Jaksa Agung Rl tahun 2024 yaitu sebagai berikut :
Bangun budaya kerja yang terencana, procedural, terukur, dan akuntabel dengan terwujudnya kepatuhan internal dan mitigasi risiko untuk mencapai tujuan organisasi.
Gunakan hati nurani dan akal sehat sebagai landasan di dalam melaksanakan tugas dan kewenangan.
Wujudkan soliditas melalui kesamaan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak guna mengakutalisasikan prinsip een en ondelbaar.
Benahi pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas secara efektif.
Jadikan Pembinaan, Pengawasan, dan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan sebagai trisula penggerak perubahan sekaligus penjamin mutu pelaksanaan tugas secara profesional dan terukur.
Laksanakan penegakan hukum yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Persiapkan arah kebijakan Institusi Kejaksan dalam Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045.
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-64. “Akselerasi Kejaksaan Untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”. *(Sumber: Penkum Humas Kejati Jabar)
BREBES (Aswajanews.id) – “Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Beberapa memilki amanat dari Baznas Kab Brebes untuk membentuk UPZ Masjid Jami di desa desa. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menjadi amanat Undang Undang tentang Zakat. Hal tersebut agar proses pelaksanaan dan pendistribusian zakat, infak dan Shodakoh dilindungi oleh Undang-undang. Untuk UPZ ini tidak berarti menyetorkan duit ke Baznas tapi Baznas hanya menerima laporan keuangan berkala dan proses pendampingan pengelolaan zakat di tingkat masjid. Oleh karena itu nanti seluruh masjid Jami diharapkan bisa terbebas UPZ,” kata H Bahrul Ulum selaku Ketua Satu dihadapkan peserta Rakercab DMI Kecamatan Songgom.
Rakercab PC DMI Kecamatan Songgom Kab Brebes
Lebih lanjut H Ulum mengatakan bahwa dengan terbentuknya UPZ Masjid Jami maka setiap pengurus UPZ berhak untuk mengikuti pelatihan pengelolaan zakat yang diselenggarakan oleh Baznas Brebes. Ini sangat penting agar dalam pengelolaan zakat dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan negara. Termasuk dalam proses distribusi untuk marbot dan operasional lainnya agar secara legal. Jadi sekali lagi untuk UPZ tidak menyetorkan uang hasil zakat ke Baznas tapi hanya melaporkan keuangan perolehan dan distribusi zakat baik secara online atau offline. Nanti akan mendapatkan bimbingan tentang teknis pelaporan oleh Baznas, lanjut H.Ulum.
“Oleh karena itu dalam Rakercab PC DMI Kecamatan Songgom hari ini agar bisa merumuskan dan mengagendakan pembentukan UPZ masjid khususnya masjid yang belum terbentuk UPZ nya. Bagi masjid yang sudah berafiliasi dengan Lazisnu dan Lazismu makan untuk menjadi kewenangan Ormas yang menaunginya. Lazisnu untuk NU dan Lazismu untuk Muhammadiyah,” imbuh H Ulum.
Rakercab PC DMI Kecamatan Songgom Kab Brebes
Senada dengan H. Ulum beberapa hari yang lalu Akhmad Sururi selaku Sekretaris PD DMI Brebes dihadapkan peserta Rakercab PC DMI Kecamatan Banjarharjo juga menyampaikan amanat dari Baznas Brebes untuk membentuk UPZ di masjid Jami yang add di setiap desa.
Rakercab Kec Songgom yang bertempat di masjid Sajidin dihadiri oleh Ketua PD DMI Kab Brebes, Kyai Imam Dardiri, beberapa Ketua juga hadir, H Bahrul Ulum, H Mabruri, wakil bendahara H Tobroni, Sekretaris Akhmad Sururi beserta Wakil Sekretarus Oval Marom dan beberapa pengurus bidang, Kustoro WHY, Miftahudin dan Eti Marningsih.
Rakercab PC DMI Kecamatan Songgom dipimpin langsung oleh Ketuanya H Taufik. Beberapa usulan dari bidang disampaikan sebagai program khusus untuk kecamatan Songgom. *(Red)
Ratusan santri berbakat mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) III Kabupaten Banyumas
BANYUMAS (Aswajanews.id) – Ratusan santri berbakat, para juara PORSADIN Tingkat Kecamatan se-Kab Banyumas, berkumpul sebagai peserta utuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) III Kabupaten Banyumas.
Kegiatan yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Banyumas, dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Drs. H. Joko Wiyono MR, M.Si., mewakili Pj Bupati Banyumas dan Kepala Kantor Kemenag Banyumas yang diwakili oleh Kasi PD Pontren H. Noval Iskandar, SH.I., Sabtu (13/07/2024).
Ratusan santri berbakat mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin)
Pembukaan PORSADIN ditandai dengan penyematan Id Card Peserta oleh Kepala Dindik Banyumas, dilanjutkan dengan pelaksanaan pawai Ta’aruf peserta PORSADIN yang diikuti 17 kontingen dari 26 DPAC FKDT se-Kab Banyumas, dengan mengambil titik start dari SMP Ma’arif NU 1 Kemranjen menuju lokasi kegiatan di MDT Nuururohman Sirau Kemranjen.
Kepala Dindik Banyumas Joko Wiyono, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran DPC FKDT Banyumas beserta seluruh pihak yang telah bersinergi, sehingga kegiatan Porsadin ini dapat terselenggara. Semoga kegiatan ini dapat menjadi pemantik dan motivasi bagi kemajuan olah raga dan seni di Kabupaten Banyumas.
“Dengan adanya Porsadin ini, anak-anak dapat terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat, sekaligus menambah wawasan, ketrampilan dan pengalaman, sehingga dapat terhindar dari pengaruh negatif HP dan ketergantungan pada HP yang saat ini merebak,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pendidikan juga berpesan kepada orang tua dan guru untuk dapat terus mendukung dan terus berusaha memfasilitasi anak dalam memupuk bakat dan minat mereka dibidang apapun yang positif dengan dukungan bapak ibu semua, anak tentu akan lebih percaya diri dan termotivasi untuk mencapai impian mereka.
Pesan dari Kepala Dinas Pendidikan untuk para peserta, agar dapat mengikuti Porsadin dengan semangat, jangan mudah tersulut emosi, patuh peraturan yang ada serta selalu menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran pertandingan, Selamat bertanding dan selalu junjung tinggi sportifitas.
“Porsadin merupakan ajang pencarian bakat, sekaligus prestasi bagi santri Diniyah Takmiliyah, untuk menggali serta mengembangkan potensi santri dalam bidang olahraga dan seni, sesuai bakat dan minat mereka,” tutupnya.
Sebelumnya, Ketua DPC FKDT Kab. Banyumas dalam sambutanya menyampaikan, terima kasih kepada panitia, semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, dengan semua sumbang sihnya ikut mensukseskan terselenggaranya Porsadin tahun ini, Selamat datang kepada semua kontingan dan para Undangan yang hadir, dan panitia telah menyiapkan 15 mata perlombaan yang di pertandingan 11 cabang seni dan 4 cabang olah raga.
“Tema porsadin tahun ini adalah “Jayakan Negeri Dengan Budi Pekerti dan Santri Diniyah yang berprestasi”, Selamat berlomba jaga sportifitas, dan bagi peserta yang menjadi juara 1 akan menjadi delegasi kontingen DPAC FKDT Kabupaten Banyumas, pada kegiatan PORSADIN VII DPW FKDT Jawa Tengah yang akan dilaksanakan di Kabupaten Banjarnegara pada bulan Oktober 2024,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua FKDT Kecamatan Karanglewas Ikhsanudin, saat dihubungi awak media melalui jaringan telpon Ahad (14/07/2024), menjelaskan melalui ajang ini pula akan semakin mempererat persahabatan di antara santri Diniyah Takmiliyah, karena mengajari kita bagaimana bersabar, rendah hati, percaya diri dan sportif,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi serta sarana meningkatkan potensi dan kemampuan yang dimiliki, sehingga dapat mencetak para pelajar dan santri yang dapat membawa harum Kabupaten Banyumas di tingkat provinsi maupun nasional.
“Mudah-mudahan dengan adanya dukungan dari Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama, kegiatan ini dapat terus berlangsung secara berkelanjutan,” harapnya.
Pembukaan Porsadin III, dihadiri Pj Bupati Banyumas yang kehadiranya diwakili oleh kepala Dindik Kab. Banyumas, DPRD Banyumas, Kemenag, PCNU, PD Muhammadiyah Banyumas, Forkopimcam, KUA, Ketua dan Pengurus MWC NU beserta Banom dan Lembaga NU stempat, Ketua dan Pengurus DPC FKDT, PAC FKDT, Kepala MA/SMA, MTs/SMP, MI/SD Setempat, Pengasuh, Pimpinan Pondok Pesantren dan Madin Se Kec Kemrajen beserta dewan guru, para dermawan dan sponsor ship, serta tamu undangan lainya.
Dan Sebagai Juara Umum Kontingen dari DPAC Kec Cilongok, Posisi Juara Ke-1 dari DPAC FKDT Kec Cilongok, disusul Juara Ke-2 dari DPAC FKDT Kec Kemranjen dan Juara Ke-3dari DPAC FKDT Kec Karanglewas. *(Red)
PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Pengurus Rayon Bahurekso Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan acara Bimbingan tes BTQ dan sharing perkuliahan dengan tujuan untuk membantu dan membimbing calon mahasiswa baru agar dapat menjawab ketika ada tes BTQ dari kampus.
Acara bimbingan tes BTQ yang bertempat di MWC NU Kajen, dengan tema ‘Membaca dengan hati, Menulis dengan iman, Membangun hubungan yang mendalam dengan Al Quran’ pada hari Sabtu (20/7/2024) atau bertepatan pada 13 Muharram 1446.
Bimbingan tes BTQ di MWC NU Kajen Pekalongan
Acara tersebut dihadiri sebanyak 140 peserta yang berasal dari mahasiswa FUAD khususnya, baik dari jalur SPAN maupun UM. “Adanya placement tes BTQ yang diadakan oleh PMII Rayon Bahurekso ini merupakan bentuk dari rasa ķasih dan sayang kepada mahasiswa baru,” ujar Abdul Adhim, M.Pd., selaku pemateri pertama tentang tajwid dan makhorijul huruf.
Saat materi kedua tentang sharing perkuliahan yang diisi oleh Najmul Afad, M.A berbicara tentang orientasi berfikir mahasiswa baru supaya mengetahui dan paham dengan civitas akademika kampus.
“Terakhir pesan dari saya, bahwa kalian semua (baca: peserta) tetap semangat menggapai tujuan dan yang paling penting bisa beradabtasi dengan lingkungan, serta bisa berproses menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ucap Ketua Pelaksana Placement Tes BTQ, Kholirrohman. *(Kontributor: Lutfi Maulana)
BREBES (Aswajanews.id) – Musancab Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPAC FKDT) Kecamatan Sirampog Brebes yang dilaksanakan pada hari Ahad,22 Juli 2024 memilih kembali Kyai Abdul Karim sebagai Ketua untuk masa khidmat 2024 – 2029. Terpilihnya Kyai Abdul Karim untuk masa khidmat berikutnya setelah bakal calon atas nama Masruroh menyatakan tidak bersedia menjadi ketua. Sementara dalam ketentuan tata tertib pemilihan ketua menyebutkan calon ketua harus menyatakan kesediaannya secara lisan dihadapkan peserta Musancab. Bakal Calon yang memenuhi persyaratan sebagai calon ketua hanya dua yaitu Masruroh dan Kyai Abdul Karim.
Musancab DPAC FKDT Kecamatan Sirampog Brebes
Sementara Masruroh menyatakan tidak bersedia, dan Kyai Abdul Karim bersedia, maka pimpinan sidang dalam hal ini Ketua DPC FKDT Kab Brebes, Akhmad Sururi memutuskan Kyai Abdul Karim sebagai ketua terpilih.
“Sebagai pimpinan sidang bahwa berdasarkan ketentuan yang termaktub dalam tatib Musancab FKDT Sirampog yang telah disepakati, maka kami putuskan sebagai Ketua FKDT Kec Sirampog adalah Kyai Abdul Karim. Hal tersebut berdasarkan ketentuan yang termaktub dalam tatib sebagaimana telah kita sepakati bersama, Al Fatihah,” ucap Akhmad Sururi dihadapkan peserta Musancab FKDT Sirampog yang dilaksanakan di MTs Ma’arif desa Kaligiri Kec Sirampog Brebes.
Musancab DPAC FKDT Kecamatan Sirampog Brebes
Sebelumnya Ketua DPC FKDT Kab Brebes menuturkan, FKDT sebab organisasi memiliki legal standing yang disebut dengan AD ART. Amanat dalam dalam AD ART masa khidmat kepengurusan dari semua tingkatan selama lima tahun. Oleh karena itu tingkat Kecamatan setiap lima tahun sekali menyelenggarakan Musancab untuk memilih ketua dan jajaran pengurus lainnya serta menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama lima tahun yang telah berjalan. Namun demikian karena kepengurusan yang menjabat di FKDT bersifat khidmah, maka tidak seperti dengan Kepala Desa yang dibatasi dengan dua periode, sesudahnya tidak bisa dipilih kembali. Ketua FKDT tidak dibatasi dengan dua periode, artinya bisa dipilih kembali dalam Musancab.
“Oleh karena itu Ketua hari ini bisa dilanjutkan untuk masa khidmat berikutnya. Saat sekarang perkembangan FKDT sudah baik, dan berharap kedepan untuk lebih baik dengan indikasi meningkatnya kualitas pendidikan Madin dan kuantitas semakin bertambah. Kita sudah berusaha agar ijazah Madin menjerial salah satu lampiran untuk PPDM SMP Negeri. Itu menjadi bagian ikhtiar untuk mendongkrak kuantitas murid Madin,” kata Ketua DPC FKDT Brebes.
Saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban, Kyai Abdul Karim menegaskan bahwa FKDT sebagai ormas yang memiliki sanad yang jelas secara hirarkis. Oleh karena itu niati berkhidmat memberikan pelayanan untuk peningkatan mutu pendidikan Madin. Termasuk pembentukan KKG atau MGMP untuk menyusun dan merumuskan konsep evaluasi dan kurikulum Madin. Ini sangat penting agar dalam proses pembelajaran dan evaluasi memiliki standarisasi.
Hadir dalam Musancab FKDT Sirampog Sekretaris DPC FKDT,Moh Toha, Bendahara Sanuri dan Wakil Bendahara Warim,SH. Seluruh Kepala Madin se Kec Sirampog hadir dalam kesempatan tersebut dan mengucapkan Selamat atas terpilihnya Kyai Abdul Karim sebagai ketua FKDT Kecamatan Sirampog. *(Red)
Pembekalan Rakercab DMI Kecamatan Banjarharjo di aula masjid besar Al Husna
BREBES (Aswajanews.id) – “Selain sebagai tempat ibadah, masjid bisa menjaga pusat peradaban umat. Untuk menjadi pusat peradaban maka pergerakan pengurus masjid harus melakukan inovasi dan menggerakkan jamaah untuk berperan aktif. Salah satu pilar yg yang memperkuat peradaban adalah ta’lim. Oleh karena itu masjid tidak boleh kosong dari kegiatan ta’lim. PD DMI Kab Brebes memilki kegiatan yang menjadi icon masjid di Brebes “Ngaji Bareng bersama DMI.” Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun peradaban,” kata Akhmad Sururi saat mengawali pembekalan pada Rakercab DMI Kecamatan Banjarharjo di aula masjid besar Al Husna.
Pembekalan Rakercab DMI Kecamatan Banjarharjo di aula masjid besar Al Husna
Menurut Sekertaris PD DMI Kab Brebes, sudah saat masjid di Brebes melakukan pergerakan untuk imarotul masjid secara masif. Makna imaroh itu sendiri tidak sebatas banyaknya jama’ah, namun lebih dari itu kita kegiatan yang memberikan pencerahan melalui kajian keagamaan menjadi sangat penting. Kita kembangkan fungsi masjid lebih luas dengan optimalisasi imaroh, idaroh dan ri’ayatul masjid. Keterlibatan semua pengurus dengan tupoksinya akan menjadi kekuatan untuk melakukan perubahan lebih baik.
“Kehadiran pengurus PC DMI Kecamatan menjadi pelayan masjid jami di desa desa. Oleh karena itu komitmen berkhidmat untuk menggerakkan masjid harus menjadi prioritas. Dalam menggerakkan masjid dibutuhkan kesabaran dan pemahaman yang cukup tentang kemasjidan. Sehingga kedepan masjid betul betul dapat makmur serta jama’ah dapat dimakmurkan oleh masjid,” tambah Sekretaris PD DMI Brebes.
Sururi mengungkapkan ada beberapa masjid yang masih memiliki pemahaman bahwa infaq shodaqoh masjid hanya boleh untuk pembangunan. Bahkan ada bendahara yang menyimpan duit infaq jama’ah Jumat sampai njamur dan tidak berlaku karena sangat hati hatinya. Puluhan tahun duit tersebut tidak disentuh ( dihitung) sehingga setelah dihitung ada yang sudah njamur dan tidak berlaku. Padahal sekarang kan ada bank untuk menyimpan duit lebih aman. “Kedepan perlu kita berikan pemahaman bahwa imarotul masjid tidak sebatas bangunan fisik yang bagus dan indah. Namun kegiatan yang positif untuk meningkatkan pemahaman keagamaan itu juga menjadi bagian makna imarotul masjid,” kata alumni Lirboyo.
Sekertaris PD DMI Kab Brebes, Akhmad Sururi
Akhmad Sururi menegaskan bahwa kepengurusan DMI di manapun tingkatkannya dengan sistem kolektif kolegial. Hal ini sama dengan pengurus masjid atau DKM Masjid. Artinya pola yang kita kembangkan dengan keterlibatan semua personal pengurus, mereka merasa bertanggung jawab dan terpanggil sesuai dengan tupoksinya. “Jadi seorang ketua masjid tidak boleh merangkap bendahara dan sekretaris. Kedepan pengurus masjid harus profesional dan memahami management organisasi. Ini menjadi bagian dari langkah untuk menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat,” pungkas Akhmad Sururi.
Rakercab PC DMI Kecamatan Banjarharjo yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2024 dihadiri oleh jajaran pengurus PD DMI Kab Brebes. Ketua PD DMI Kab Brebes,Kyai Imam Dardiri hadir dan memberikan sambutan dihadapkan peserta Rakercab. Adapun paparan tentang perencanaan program kerja dengan sekian menu program yang inovatif disampaikan oleh H Bahrul Ulum selaku Wakil Ketua.
Beberapa pengurus lainnya yang hadir,H Muhlason selaku Bendahara,H Tobroni selaku Wakil Bendahara, Miftahudin dan Kustoro WHY sebagai anggota bidang PD DMI Kab Brebes.
Adapun jajaran PC DMI Kecamatan Banjarharjo yang hadir dalam kesempatan tersebut, Mustasyar, Ketua H Dudung Abd Fatah, beberapa pengurus harian dan seksi seksi yang tercantum dalam SK kepengurusan PC DMI Kecamatan Banjarharjo. *(Red)
SEMARANG (Aswajanews.id) – Putri dari suku Oburauw, Barbalin Naomi Kubewa menjadi satu-satunya calon Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) yang mewakili dari Polda Papua Barat di proses seleksi tingkat panitia pusat. Mantan pasukan pengibar bendera ini ingin membuktikan perempuan dari Papua mampu mengabdi kepada negeri lewat Polri.
Putri dari suku Oburauw, Barbalin Naomi Kubewa
Barbalin atau yang akrab disapa Lin merupakan gadis kelahiran Jayapura 22 Mei 2005. Dia merupakan keturunan dari campuran dua suku di Indonesia. Ayahnya asli suku Oburauw dan ibunya suku Sunda.
“Saya merupakan gadis dari dua suku berbeda. Bapak saya suku di Papua, Oburauw. Ibu saya suku dari Jawa tepatnya Sunda,” kata Lin.
Dia besar di Papua Barat, sejak kecil dia cukup rajin hingga ketika bersekolah di SMA N 2 Kaimana, dia ditunjuk menjadi pemegang baki Bendera Merah Putih di tingkat Provinsi Papua Barat pada HUT RI ke-77 tahun 2022. Dia sangat bangga karena menjadi orang pertama yang mewakili sekolahnya menjadi Paskibra tingkat provinsi. Setahun sebelumnya dia juga menjadi Paskibra di tingkat daerah, Kaimana.
“Motivasi saya ikuti tes Akademi Kepolisian, saya punya tekad besar mengabdi kepada nusa dan bangsa dan saya pilih Polri,” tegasnya.
Anak pertama dari lima bersaudara pasangan Royce Elizon Kubewa dan Ernawati Atmaja memang sudah bercita-cita menjadi polisi sejak kecil. Kemampuan akademis Dan fisik terus dia latih.
Lin punya kemampuan bahasa Inggris yang sangat fasih. Bahkan dia juga punya prestasi bernyanyi dan menangkan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di daerahnya. Dia sudah berupaya keras untuk bisa melalui segala proses seleksi Catar Akpol tahun 2024.
“Saya ingin membuktikan bahwa calon Taruni Papua juga bisa, calon Taruni Papua juga mampu, khususnya dari Kabupaten saya, Kaimana,” tegasnya.
Lin merupakan salah satu dari 7 catar yang dikirim dari Polda Papua Barat dan satu-satunya Calon Taruni dari sana. Dia dan 491 Catat lainnya kini menjalani delesi tingkat panitia pusat dan terjadwal dengan agenda wawancara PSI dan PMK hingga hari Sabtu (20/7). Sidang kelulusan tingkat panitia pusat akan digelar hari Senin 29 Juli 2024 mendatang. (*)
Dewan Guru, Staf dan Karyawan di bawah naungan Yayasan Al Fattah Tegalgandu Kec Wanasari Kab Brebes ziarah makam Aulia Jawa Tengah dan Jawa Barat
BREBES (Aswajanews.id) – Dalam rangka mengawali khidmah untuk lembaga pendidikan seluruh Dewan Guru, Staf dan Karyawan di bawah naungan Yayasan Al Fattah Tegalgandu Kec Wanasari Kab Brebes melakukan ziarah di makam Aulia Jawa Tengah dan Jawa Barat. Ziarah yang dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juli 2024 diawali di makam Sunan Gunung Jati Cirebon dan dilanjutkan ke makam Sunan Kudus, Al Maghfurlah Mbah Arwani dan Sunan Kalijaga Kadilangu Demak.
Dewan Guru, Staf dan Karyawan Yayasan Al Fattah Tegalgandu Wanasari Brebes ziarah makam Aulia Jawa Tengah dan Jawa Barat
Selaku pimpinan Yayasan Al Fattah, H. Musyaffa, Lc mengungkapkan bahwa Ziarah ini sudah menjadi program Yayasan dalam rangka untuk mencari keberkahan sekaligus washilah kepada para Wali Alloh untuk mewujudkan cita-cita lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Al Fattah. ” Kami menghaturkan terima kasih kepada seluruh dewan guru,staf karyawan yang telah meluangkan waktu untuk bersama melakukan ziarah sebagai washilah untuk keberkahan hidup kita sekaligus untuk mewujudkan cita-cita lembaga pendidikan Al Fattah. Kita menyakini bahwa washilah doa memiliki kekuatan yang dahsyat,” kata Gus Syafa panggilan akrab pimpinan Yayasan Al Fattah yang sebentar lagi akan dilantik menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa.
Lebih jauh Gus Syafa menuturkan bahwa yayasan yang bergerak dibidang pendidikan dan pesantren saat ini sudah dua tahun menerima santri putra dan putri.Tahun Pelajaran 2024/2025,SMP NU Al Fattah seluruhnya mencapai 288 peserta didik. Sebagian ada yang mondok di Pesantren. Hari ini kita ziarah ke Makam Al Maghfurlah Mbah Arwani Al Khafid menjadi bagian ikhtiar dan washilah agar pesantren kami bisa mencetak ahli Qur’an.
Dalam kesempatan tersebut Moh Adnin selaku koordinator kegiatan Ziarah menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Yayasan Al Fattah yang mengajak guru dan staf karyawan berziarah.
“Dengan berziarah bisa merasakan energi ruhani dengan berwashilah di makam para Wali. Lebih dari itu ini kesempatan yang sangat baik disaat liburan sekolah formal melaksanakan ziarah yang menjadi tradisi NU,” kata Moh Adnin yang menjabat Kepala SMP NU Al Fattah.
Salah seorang Dewan guru mengungkapkan rasa bahagia bisa berziarah bersama dengan Ketua Yayasan Al Fattah. “Di tengah kesibukan Beliau yang saat sekarang sebagai Ketua Fraksi PKB dan sebentar lagi dilantik menjadi DPRD Jateng bisa menyempatkan waktu bersama kita. Semoga Beliau senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam berkhidmat kepada rakyat sebagai anggota legislatif,” kata Akhmad Sururi. *(Red)
Anggota Panwaslu Pringkuku Helmy Yusuf Evendi menyampaikan sejumlah catatan evaluasi tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit)
PACITAN (Aswajanews.id) – Panwaslu Kecamatan Pringkuku Kab Pacitan menyampaikan sejumlah catatan evaluasi tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit). Sejumlah catatan tersebut disampaikan langsung oleh Anggota Panwaslu Kecamatan Pringkuku Helmy Yusuf Evendi saat mengikuti rapat evaluasi tahapan Coklit untuk Pilkada Serentak 2024 yang dilaksanakan oleh PPK Kecamatan Pringkuku di pendopo kecamatan, Jumat sore (19/7/2024).
Anggota Panwaslu Pringkuku Helmy Yusuf Evendi menyampaikan sejumlah catatan evaluasi tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit)
“Pertama kami mengapresiasi kerja Pantarlih yang sampai hari sudah merampungkan coklit, namun kami juga memiliki catatan selama melakukan uji petik dan patroli kawal hak pilih di lapangan kami menemukan beberapa kesalahan yang dilakukan oleh Pantarlih. Contohnya kesalahan penulisan pada stiker, stiker belum ditandatangani oleh Pantarlih dan beberapa kesalahan lain, sebagai upaya pencegahan langsung kami berikan saran perbaikan lisan agar segera ditindalanjuti dan alhamdulilah informasi yang kami dapat dari PKD di desa semua saran perbaikan sudah ditindaklanjuti oleh Pantarlih,” papar Helmy.
Rapat Evaluasi Tahapan Coklit untuk Pilkada Serentak 2024 di pendopo kecamatan, Jumat sore (19/7/2024)
Helmy Yusuf Evendi mengungkapkan, Panwaslu Pringkuku senantiasa melakukan upaya pencegahan. Hal ini kata Helmy, berkaca dari pengalaman di Pemilu tahun 2024 yang lalu yang tergolong sukses untuk wilayah Pringkuku. “Karena hal – hal kecil bisa saja menjadi potensi dipermasalahkan sehingga kami memastikan bahwa semua harus sesuai tatacara, mekanisme dan prosedur yang sudah diatur oleh regulasi yaitu PKPU dan UU Pemilihan, langkah ini juga sudah kami lakukan pada tahapan Pemilu 2024 dan alhasil pelaksanaan tergolong sukses dan harapanya pemilihan serentak 2024 juga harus sukses,” kata Helmy.
Di kesempatan tersebut Helmy juga mengungkapkan, bahwa Panwaslu Kecamatan Pringkuku akan terus bersinergi dalam mengawal setiap tahapan pada Pemilihan Serentak tahun 2024 mendatang. *(Red)
KARAWANG (Aswajanews.id) – Apel pagi kali ini tampak berbeda dari sebelumnya, warga SMP Negeri 4 Kotabaru Karawang serentak mengucapkan Deklarasi Anti Perundungan pada Juli 2024 di halaman sekolah.
Bullying atau perundungan di dunia pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terselesaikan. Kegiatan ini merupakan bukti nyata dan komitmen sekolah untuk memerangi perundungan dan memastikan bahwa sekolah merupakan tempat yang aman dan nyaman bagi siswa.
Deklarasi tersebut dibacakan oleh perwakilan siswa kelas VII Periode (2024 – 2025).
Perwakilan siswa maju bersama-sama membacakan deklarasi yang selanjutnya diikuti oleh seluruh warga SMP Negeri 4 Kotabaru . Adapun isi Deklarasi Anti Perundungan yang diucapkan diantaranya:
KAMI AKAN MENGHARGAI TEMAN DAN MENGHORMATI GURU
KAMI AKAN MENGHILANGKAN PERUNDUNGAN
KAMI AKAN MENGHARGAI PENDAPAT TEMAN
KAMI AKAN MEMBANTU SAAT TEMAN MENGALAMI KESULITAN
KAMI AKAN PEDULI TERHADAP TEMAN
KAMI AKAN MENYEBARKAN PESAN-PESAN POSITIF SECARA LANGSUNG ATAU MELALUI MEDIA SOSIAL
KAMI TIDAK AKAN MENYEBARKAN BERITA KEBOHONGAN BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN DI MEDIA SOSIAL
KAMI TIDAK AKAN MELAKUKAN BODY SHAMING/ PERUNDUNGAN FISIK PADA TEMAN
KAMI TIDAK AKAN MEMANGGIL TEMAN DENGAN PANGGILAN YANG TIDAK MEMBUAT NYAMAN
KAMI TIDAK AKAN MEMBENTAK TEMAN
KAMI TIDAK AKAN MELAKUKAN TINDAKAN KEKERASAN KEPADA TEMAN, BAIK SECARA FISIK MAUPUN PSIKIS
KAMI TIDAK AKAN MENGHINA DAN MENCEMOOH, BAIK SECARA PERORANGAN, MAUPUN BERKELOMPOK, KEPADA SIAPAPUN DI LINGKUNGAN SEKOLAH
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 4 Kotabaru Ahmad Fadloli berharap Deklarasi Anti Perundungan tidak dijadikan seremonial belaka, tapi harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan menjadi tonggak awal menuju sekolah anti perundungan. (Ahmad Z)
Pengerjaan proyek galian pipa memakan hampir separuh badan jalan dan amblas, mengakibatkan pengguna jalan terganggu
INDRAMAYU (aswajanews.id) – Proyek galian pipa PDAM di sepanjang jalan Mundu-Kedokanbunder yang dikerjakan oleh PT Prastama banyak menuai polemik dari berbagai kalangan. Pasalnya, pengerjaan proyek galian pipa tersebut memakan hampir separuh badan jalan, hal ini mengakibatkan pengguna jalan terganggu serta hampir separuh jalan tersebut amblas akibat dampak dari galian.
Aniyah salah satu pengguna jalan yang hampir terjatuh dari motor bersama anaknya akibat matrial pemadatan dan pengerjaan galian di malam hari menyampaikan kekesalannya. “Saya hampir terjatuh dikarenakan kaget ada kegiatan galian dimalam hari, saya meminta kepada pihak kontraktor untuk memberikan penerangan pada rambu rambu jika lembur pada malam hari,” katanya.
Sedangkan menurut salah satu pelaksana dari pihak KSO. Prastama Abyasa, Rizal melalui by phone menuturkan bahwa pihak PT sudah berkoordinasi dengan pihak Bina Marga. “Persoalan jalan yang rusak atau amblas itu akan segera diperbaiki, menurut info bahwa akan ada perbaikan jalan sepanjang ruas jalan provinsi Mundu – Gopala oleh Dinas Bina marga dan untuk kegiatan lembur itu dikarenakan kami kejar target,” tuturnya.
Budi AS subkor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa barat Wilayah Pelayanan VI saat ditemui dikantornya menjelaskan persoalan perjanjian dengan pelaksana galian pipa PDAM di jalan provinsi Mundu – Gopala itu terkait perbaikan jalan yang rusak akibat galian tersebut sepenuhnya tanggungjawab pelaksana kegiatan galian bukan oleh dinas.
“Kami dari Dinas Bina Marga Provinsi sudah memberikan surat teguran beberapa kali kepada pihak pelaksana yaitu PT Prastama Abyasa dan juga melakukan pemanggilan akan tetapi pihak pelaksana terkesan mengabaikan surat teguran dari kami, kami meminta pihak pelaksana supaya secepatnya memperbaiki jalan yang rusak, dikarenakan kondisi jalan sudah sangat membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.
“Terkait penjelasan salah satu pelaksana bahwa dinas yang akan memperbaiki itu salah besar, yang akan memperbaiki ya pelaksana kegiatan itu sendiri, sebagaimana yang tercantum di dalam surat perjanjian,” tambahnya. (Herman Tongol)
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi di dalam kereta Whoosh, di Jakarta, Jumat (19/7/2024). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
JAKARTA (Aswajanews.id) – Presiden RI Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat, Jumat, menggunakan moda transportasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh.
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi di dalam kereta Whoosh, di Jakarta, Jumat (19/7/2024). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
“Di Jawa Barat, Presiden dan Ibu Iriana diagendakan melakukan peresmian turnamen sepak bola Piala Presiden Tahun 2024 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden M. Yusuf Permana dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (19/7/2024).
Berdasarkan keterangan, Presiden dan Ibu Negara tiba sekitar pukul 13.40 WIB di Stasiun KCJB Whoosh Halim, Jakarta Timur.
Keduanya disambut Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Didiek Hartantyo, dan Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi.
Presiden dan Iriana kemudian langsung menuju Lantai 2 untuk menempelkan kartu di portal masuk, lalu naik ke peron di Lantai 3. Presiden dan Ibu Iriana tampak duduk di gerbong pertama kereta dengan nomor perjalanan G5901 rute Stasiun Halim-Stasiun Tegalluar yang berangkat tepat pada pukul 13.47 WIB.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam kunjungan kerja ini, yaitu Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Rudy Saladin, Komandan Paspampres Mayjen TNI Achiruddin, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden M. Yusuf Permana. *(Biro Pers Sekretariat Presiden)
Kasubag TU Kemenag Bandung Barat, Mochamad Ikbal menjadi pembina apel pagi pada Senin (15/7/24)
Kab. Bandung Barat (Aswajanews.id) – Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, Mochamad Ikbal menjadi pembina apel pagi pada Senin (15/7/24) di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat. Dalam amanatnya Ikbal meminta seluruh pegawai Kantor Kementeian Agama Kabupaten Bandung Barat untuk terus mendukung seluruh program prioritas demi tercapainya keberhasilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat.
Kasubag TU Kemenag Bandung Barat, Mochamad Ikbal menjadi pembina apel pagi pada Senin (15/7/24)
“Jadikanlah apel ini sebuah tanggung jawab bukan sebuah beban. Jadikanlah apel ini sebuah kewajiban bukan sebuah beban,” ujar Ikbal.
Selain itu Ikbal mengatakan bahwa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat mempunyai target pensertifikasian tanah wakaf sekitar 480 dengan realisasi sampai dengan tanggal 12 Juli 2024 sebanyak 350 sertifikat. Ruislag tanah wakaf sebanyak 14 bidang yang berada di Kecamatan Rongga 13 bidang dan Kecamatan Cipongkor. Sedangkan Wajib Halal Oktober mempunyai target 656.
“Atas nama lembaga kami minta doa dan dukungannya, mudah-mudahan Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Bandung Barat bisa merealisasikan target yang diamanatkan oleh pimpinan baik tingkat Kanwil maupun tingkat Pusat,” ujar Ikbal.
Dalam kesempatan ini juga Ikbal mengatakan terkait relisasi dan implementasi Pakta Integritas, dimana capaian Pakta Integritas itu menjadi bahan Rakor Tingkat Kanwil.
“Mohon dibantu dan suport terkait dengan realisasi sesuai dengan indikatornya,” ujar Ikbal.
Lebih lanjut Ikbal menyampaikan terkait proses dan progress pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi pada Kantor Kementerian Agama Kab. Bandung Barat.
“Kami mohon bantuan rekan-rekan Ketua Pokja yang telah diamanatkan dan di SKkan untuk mulai berlari karena bulan September harus mengejar target terkait dengan implementasi ZI WBK di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, sesuai dengan perjanjian kinerja dan Pakta Integritas,” ujar Ikbal. *(Kontributor: Netty)
JAKARTA (Aswajanews.id) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka-bukaan strategi yang akan ditempuh Indonesia untuk menjadi negara maju. Hal ini dia ungkapkan saat wawancara dengan media asing asal Jerman Deustche Welle atau DW. Topik wawancara mengenai potensi Indonesia menjadi kekuatan global dan capaian satu dekade terakhir.
“Saya menjelaskan bahwa tidak banyak negara di dunia mampu mencapai status negara maju dan berpendapatan tinggi, sebagian besar negara di dunia tertahan di status middle income -sehingga muncul terminologi Middle Income Trap,” ucap Sri Mulyani melalui akun instagram @smindrawati, dikutip Kamis (18/7/2024).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Untuk mencapai negara berpendapatan tinggi dan menjadi negara maju, Sri Mulyani mengatakan, diperlukan empat hal. Pertama ialah investasi Sumber Daya Manusia (SDM). Indonesia menurutnya telah mengalokasikan anggaran 20% untuk pendidikan sesuai konstitusi dan reformasi pendidikan serta kesehatan telah dan sedang dilakukan.
Kedua, ialah pembangunan infrastruktur dilakukan untuk mengejar ketertinggalan (infrastruktur gap) dan mendorong produktivitas serta mobilitas masyarakat. Sedangkan yang ketiga, melakukan transformasi ekonomi dengan kebijakan hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah.
“Dan keempat membangun institusi dan tata kelola yang baik dan bersih, sehingga policy yang baik dapat dieksekusi dan dilaksanakan secara efektif,” tegasnya.
Untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, reformasi APBN dan Keuangan Negara ia tekankan juga menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dari upaya pembangunan Indonesia.
“Dunia dan suasana geopolitik makin kompleks Indonesia terus berupaya mencapai cita-cita menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya. *(Red)
H. Sahrul Gunawan, S.E., M.Ag menghadiri Talkshow Kepemudaan dan Kepemimpinan di Universitas Teknologi Bandung, Rabu (17/07/2024)
KOTA BANDUNG (Aswajanews.id) – Wakil Bupati Bandung H. Sahrul Gunawan, S.E., M.Ag menghadiri kegiatan Talkshow Kepemudaan dan Kepemimpinan yang dihadiri mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Teknologi Bandung, Rabu (17/07/2024).
Berbagai topik dan diskusi mencuat dalam forum tersebut. Salah satunya mengenai teknologi dalam kaitannya dengan pembangunan dan peran pemuda di dalam pembangunan.
H. Sahrul Gunawan, S.E., M.Ag menghadiri Talkshow Kepemudaan dan Kepemimpinan di Universitas Teknologi Bandung, Rabu (17/07/2024)
Talkshow yang dilaksanakan pada Rabu, 17 Juli 2024 di Lt. 4 Gedung A Universitas Teknologi Bandung itu berlangsung seru.
“Sangat menarik bisa berbagi dan berdiskusi tentang kepemudaan dan kepemimpinan di Universitas Teknologi Bandung,” ujar Sahrul.
“Terima kasih banyak atas kesempatannya, banyak masukan dari mahasiswa yang bermanfaat bagi masyarakat Kab. Bandung khususnya,” lanjutnya lagi.
Menurut Sahrul harus ada serapan dari apa yang mahasiswa teliti dan harus menjadi bagian yang penting dalam kemajuan desa, untuk itu harus difasilitasi dan disiapkan agar nantinya bisa terpakai.
Sahrul sangat mengapresiasi Universitas Teknologi Bandung dengan menyebut mahasiswa UTB “Muda, Kreatif, Alus pisan”.
Mantan Bupati Bandung Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol mengapreasi pengelolaan UTB dengan adanya program mahasiswa ke Jepang, menurutnya ini merupakan hal yang positif. Selain itu ada juga program pengabdian di desa binaan. “Kalau dulu TNI masuk desa sekarang ada UTB masuk desa” ujarnya.
Lebih lanjut menurut Dadang Naser, UTB masuk desa harus bisa pengabdian di desa binaan, untuk itu desa binaan harus diperluas.
Muchammad Naseer, S.Kom., M.T, Rektor UTB mengungkapkan bahwa visi misi diadakannya kegiatan ini karena 10 juta gen Z sekolah tidak kerja pun tidak maka penting untuk mendapat pendidikan mengenai kepemimpinan di kalangan pemuda ini. Itu yang menjadi harapan dari kegiatan ini.
Dirinya merasa senang dengan adanya tokoh-tokoh pemimpin bangsa hadir di UTB dimana para mahasiswa memerlukan role model akan konsep kepemimpinan. Setiap pemimpin punya karakter masing-masing, konsep kepemimpinan mana yang akan diikuti mahasiswa. Menurutnya ini bisa memberikan semangat pada mereka untuk melihat para pemimpin ini mempunyai sepak terjang yang sama dengan mereka sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama.
Lebih lanjut rektor UTB juga mengapresiasi Pemerintah Kab. Bandung yang sudah memberikan perhatian kepada UTB. Adanya perjanjian- perjanjian kerjasama dengan pemerintah Kab. Bandung dan diharapkan bisa memperkuat kerjasama tersebut. Selain itu ada bantuan dari pemerintah Kab. Bandung untuk mahasiswa berupa beasiswa yang disebut BESTI (Beasiswa Ti Bupati) yang merupakan Beasiswa Pendidikan Perguruan Tinggi bagi masyarakat yang memiliki prestasi di bidang akademik dan menghafal Al-Qur’an. *(Red/JBS)
Malam santunan Muharram bertempat di Masjid Jami’ An-Nur Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kab Pekalongan, Selasa (16/7/2024)
PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) beserta Badan Otonom (Badon) NU Desa karangjompo mengadakan malam santunan Muharram bertempat di Masjid Jami’ An-Nur Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Selasa (16/7/2024).
Malam santunan Muharram bertempat di Masjid Jami’ An-Nur Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kab Pekalongan, Selasa (16/7/2024)
Ketua PRNU Ustadz Fahrodin menyampaikan, kriteria penerima santunan terbagi beberapa macam. Diantaranya Yatim-piatu, Yatim dan Piatu saja, Yatim dan Piatu sambung dan anak dengan keadaan khusus.
“Dan pembagian nominal santunannya juga berbeda-beda pula berdasarkan kategorinya masing masing. Dan, alhamdulillah donasi terkumpul sebesar Rp 33.300.000,” ujarnya.
Ketua Fatayat NU Karangjompo Hj Faridah sekaligus mewakili panitia menyampaikan rasa syukurnya dapat berkumpul bersama para pengurus NU dan Banom lain di tengah-tengah calon penerima santunan.
“Kami ucapkan terimakasih pula kepada segenap donatur dan masyarakat yang telah memberikan rezekinya, serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara malam ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, Hj Faridah memberikan pesan kepada anak-anak yang akan mendapatkan santunan agar nantinya setelah mendapatkan uang santunan dipergunakan untuk sesuatu yang bermanfaat.
“Adik-adik, nanti setelah mendapatkan uang, uangnya digunakan untuk hal-hal yang berguna ya? jangan untuk beli top-up misalnya. Mendingan untuk beli buku atau perlengkapan sekolah. Sekarang kan masuk tahun ajaran baru, jadinya kan tepat. Atau untuk beli jajan lainnya selain top-up,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Karangjompo Sumari menuturkan harapannya tentang acara itu. “Semoga acara seperti ini bisa berjalan istiqomah di tahun-tahun berikutnya dan bisa ditingkatkan lagi segala sesuatunya,” harapnya.
Di hubungi terpisah, Ketua Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDS RA) Karangjompo, Ustadz Faliqul isbah juga berpesan kepada anak-anak penerima santunan untuk rajin belajar, giat beribadah dan santun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Karena masyarakat dan para donatur yang telah memberikan infaq santunan berharap agar mereka menjadi anak sholih sholihah,” tuturnya.
Ustadz Faliq mengingatkan pula kepada keluarga calon penerima santunan bahwa pengingat terbaik bagi mereka (anak-anak penerima santunan) adalah keluarga sebagai orang terdekat mereka, untuk selalu tanpa bosan mengajarkan, mengingatkan nilai baik kepada mereka.
“Jika pemenuhan harapan masyarakat tidak dilakukan atau bahkan diabaikan, maka lambat laun masyarakat akan kurang respek dan bisa jadi puncaknya adalah mal kepercayaan,” imbuhnya.
Kegiatan ini dilaksanakan setelah isya’, dengan diawali pembacaan dzikir bersama oleh jama’ah yang hadir sebagai pra-acaranya. Lalu dilanjutkan dengan beberapa sambutan. Kemudian, acara dilanjutkan dengan penyerahan amplop oleh masing-masing perwakilan pengurus kepada para penerima hak santunan. *(Kontributor: Yusuf Bahtiar, Khairul Anwar)
Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H membuka acara Sidang Perwalian Anak dibawah Umur dan Launching aplikasi Sistem Informasi Perwalian Anak, Kamis (18/7/2024)
BANDUNG (Aswajanews.id) – Bertempat di Pondopo Walikota Bandung Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H membuka acara Sidang Perwalian Anak dibawah Umur dan Launching aplikasi Sistem Informasi Perwalian Anak di Pendopo Kota Bandung, pada Kamis 18 Juli 2024. Acara ini terselenggara atas kerjasama antara Jaksa Pengacara Negara Kejari Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung dan Pengadilan Agama Kota Bandung.
Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H membuka acara Sidang Perwalian Anak dibawah Umur dan Launching aplikasi Sistem Informasi Perwalian Anak, Kamis (18/7/2024)
Acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-64 tahun 2024. Sidang perwalian anak yang diselenggarakan diluar ruang pengadilan ini merupakan yang pertama di Indonesia. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan Launching Aplikasi Sistem Informasi Perwalian Anak.
Hadir dalam acara tersebut Kajari Kota Bandung dan seluruh unsur Forkopimda Kota Bandung dan masyarakat yang berantusias untuk menyaksikan jalanya sidang perwalian anak.
Dalam sambutanya Kajati Jabar menyampaikan bahwa Hari Bhakti Adhyaksa yang kita peringati setiap tahunnya adalah momentum yang sangat penting bagi kita, para insan Adhyaksa, untuk merenungkan kembali peran dan tanggung jawab kita dalam penegakan hukum dan keadilan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan ini, Kejaksaan mengambil langkah nyata untuk melindungi hak-hak anak, terutama dalam kasus perwalian, yang merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial.
Kejaksaan sebagai institusi yang memiliki kewenangan untuk menyelesaikan semua permasalahan hukum negara/ pemerintah melalui bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara dapat melakukan penegakan hukum di bidang keperdataan sebagaimana diatur Pasal 30 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 Tentang Kejaksaan Republik Indonesia.
Kajati mengatakan, dengan diselenggarakanya kegiatan ini di Pendopo Kota Bandung bertujuan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat, instansi terkait khususnya lembaga kesejahteraan sosial anak yang ada di wilayah Kejari Kota dan Kabupaten Bandung karena peran Kejaksaan didalam penegakan hukum keperdataan terkait perwalian ini tidak diketahui oleh masyarakat.
Kajati juga menambahkan bahwa kita semua berkumpul disini dalam rangka melihat langsung peran kami Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam penegakan keperdataan permohonan perwalian anak dimana kegiatan penegakan hukum ini kami lakukan dalam rangka penegakan kewibawaan negara atau pemerintah dan kepentingan hukum yang memiliki implikasi publik dengan tujuan keadilan, kepastian hukum sekaligus kemanfaatan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama Kajati juga secara resmi melakukan launching Aplikasi Sistem Informasi Perwalian Anak (SI-WALI), dengan tujuan untuk membantu anak-anak Indonesia untuk mendapatkan perlindungan, keadilan dan kepastian hukum dengan memastikan anak-anak mendapatkan orang yang tepat dalam menjalankan kekuasaan asuh sebagai orang tua terhadap anak.
Walikota Bandung Ir Bambang Tirtoyuliono, MM juga mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kejaksaan yang menginisiasi acara tersebut. Pj. Walikota Bandung berharap dengan diadakanya acara ini dapat membuka cakrawala pengetahuan masyarakat mengenai hak perwalian anak. *(Kasi Penkum Kejati Jabar)