Google search engine
Beranda blog Halaman 151

Petahana Kab Bandung Ikut Pilkada, Pemerhati: Sesuai Regulasi Wajib Mundur!

0
Direktur Jamparing Institute Dadang Risdal Azis

Kab. Bandung (Aswajanews.id) – Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3/2314/SJ Yang Mengatur Agar Petahana Aau Incumbent Mengundurkan Diri, Jika Kembali Mencalonkan.

Pemerhati kebijakan publik Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyoroti soal adanya perbedaan perlakukan regulasi pejabat jabatan politik pemerintahan yang maju di Pilkada.

Perbedaan perlakuan tersebut kentara antara petahana kepala daerah dengan anggota DPRD yang menjadi kontestan di Pilkada.

Dalam beberapa referensi, jabatan politik merupakan jabatan dari hasil proses politik yakni Pemilu, baik Pilpres maupun Pileg dan Pilkada. Berbeda halnya dengan pejabat karier yang notabene merupakan jabatan seorang PNS dalam roda pemerintahan.

Direktur Jamparing Institute Dadang Risdal Azis

Direktur Jamparing Institute Dadang Risdal Azis mengatakan, adanya perbedaan pelakuan regulasi kontestan Pilkada ini, perlu ada pendalaman komprehensif pembuat undang-undang.

Sebab, lanjut ia, jika petahana maju di Pilkada, hanya cukup mengajukan cuti kampanye. Sedangkan bagi anggota DPRD yang menjadi peserta Pilkada, harus mengundurkan diri dari jabatannya. Hal itu ia ungkapkan menyikapi adanya 3 pejabat politik Kabupaten Bandung yang saat ini maju di Pilkada 2024. Yakni Dadang Supriatna, Sahrul Gunawan, dan Gun Gun Gunawan. Dadang Supriatna saat ini menjabat Bupati Bandung 2019-2024. Sedangkan Sahrul Gunawan sebagai Wakil Bupati Bandung. Kemudian Gun Gun Gunawan belum lama ini baru menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung 2024-2029.

“Adanya perbedaan perlakuan regulasi untuk petahana dan anggota legislatif yang menjadi kontestan Pilkada, perlu pendalaman komprehensif. Hal itu untuk menghindari dan meminimalisir konflik kepentingan,” ungkap Dadang, Rabu (4/9/2024).

Ia melanjutkan, payung hukum jika petahana cukup mengajukan cuti kampanye jika menjadi peserta Pilkada di daerah yang sama, tertuang dalam beberapa aturan. Yakni Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Kemudian Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah. Juga tertuang dalam PKPU Nomor 3 Tahun 2017, PKPU Nomor 4/2017 juncto PKPU 11/2020.

“Dalam regulasi itu, petahana yang maju menjadi kontestan Pilkada di daerah yang sama wajib mengajukan cuti kampanye. Sedangkan untuk anggota legislatif, harus mengajukan surat pengunduran diri setelah adanya penetapan dari bakal calon menjadi calon Bupati-Wakil Bupati Bandung,” tuturnya.

Regulasi Petahana di Kontestasi Pilkada, Apakah Cukup Cuti, Berhenti, atau Lepas Jabatan?

Seperti kita ketahui, KPU menetapkan calon kepala daerah untuk Pilkada Kabupaten Bandung pada 22 September 2024. Sedangkan masa kampanye mulai 25 September hingga 23 November 2024.

Dadang juga menyoroti soal adanya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3/2314/SJ. Regulasi itu meski hanya berbentuk surat edaran, mengatur tentang pengunduran diri Penjabat Gubernur dan Penjabat Bupati/Walikota pada Pilkada 2024.

“Regulasi ini mengatur agar petahana atau incumbent yang akan mengikuti Pilkada, perlu mengundurkan diri. Tujuannya memberikan keadilan bagi anggota DPR, DPD, DPRD serta PNS, TNI/Polri dan pegawai BUMN/BUMD yang juga wajib mundur jika maju di Pilkada,” ujarnya.

Menurut Mendagri, lanjut Dadang, wakil kepala daerah akan mengisi kekosongan petahana yang maju di Pilkada.

Masih dalam regulasi itu, Dadang juga menjelaskan, jika wakil kepala daerah juga maju dalam Pilkada, maka Mendagri menunjuk penjabat sementara.

“Saya sepakat dengan maksud Mendagri mengeluarkan regulasi dalam Pilkada ini, petahana juga harus berhenti. Sekarang kan tidak, hanya cuti. Ini kan tidak fair,” ujar Dadang.

Sebagai informasi, kontestasi Pilkada Kabupaten Bandung, saat ini dipastikan ada dua pasangan bakal calon. Mereka yakni pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb dan pasangan bakal calon lainnya yaitu Sahrul Gunawan-Gun Gun Gunawan. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Wujudkan Sinergitas, TNI-POLRI Apel Gelar Pasukan Gabungan Dalam Rangka ISF dan Operasi Tribrata Jaya

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Agus Hariadi, M.Han., selaku Pangkogabpadpam (Panglima Komando Gabungan Terpadu Pengamanan) bersama Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Drs. Imam Widodo, M.Han., sebagai Kaops Polri memimpin Apel Gelar Pasukan Gabungan dalam rangka Operasi Pengamanan International Sustainability Forum (ISF) Tahun 2024 dan Operasi Tribrata Jaya Tahun 2024, bertempat di Lapangan Apel B3, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (02/09/2024).


Apel Gelar Pasukan Gabungan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan setiap individu, satuan tugas dan komando operasi yang telah bersinergi dan membentuk kerjasama tim secara profesional sesuai tugas dan tanggungjawab masing-masing. Kegiatan ISF Tahun 2024 berlangsung pada tanggal 5-6 September 2024. Sedangkan Operasi Tribrata Jaya Tahun 2024 berfokus pada kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam amanatnya yang dibacakan oleh Pangkogabwilhan I menyatakan bahwa tugas pengamanan ISF 2024 ini merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi prajurit TNI. “Kalian akan menjadi etalase dan tampilan profil seluruh prajurit TNI yang harus memberikan kesan terbaik dan mengagumkan bagi para tamu negara. Tunjukkan profesionalisme dan jiwa humanis kalian sebagai prajurit TNI,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dankorbrimob Polri membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menerangkan bahwa pada kesempatan ini telah diberikan kepercayaan untuk melakukan pengamanan terhadap dua kegiatan sekaligus. “Kita harus tetap menunjukkan kinerja dan pengabdian terbaik kita, semua yang hadir di sini harus bangga karena menjadi bagian dari sejarah untuk melakukan pengamanan peristiwa yang sangat penting bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sebanyak 4.300 prajurit TNI dan 4.730 personel Polri beserta Alutsista lengkap, telah disiapkan untuk mengamankan kedua agenda penting tersebut. Selain TNI-Polri, beberapa unsur pendukung akan mengamankan jalannya kegiatan seperti Dishub, Satpol PP, Damkar/BPBD dan unsur Pemerintah Daerah lainnya.

(Sumber: Kabidpenum Puspen TNI)

Selamat Jalan Sosok Ibu yang telah Sukses Mendidik Anak-anaknya

0

BREBES (Aswajanews.id) – Ahad tanggal 1 September 2024, dini hari Jagalempeni  berduka. Kabar meninggalnya Ibu Marwati binti Khadir atau yang akrab dipanggil Mbah Marwah, Ibu kandung Kepala Desa Jagalempeni diumumkan ba’ da sholat subuh oleh H Abi Muzaki.  Menurut penuturan anaknya Abd Gholib Hasbullah, Mbah Marwah diperkirakan meninggal sekitar jam 2 malam. Al marhumah saat meninggal dipangkuan anaknya Abd Gholib Hasbullah, setelah sore harinya berobat ke dokter setempat.

“Almarhumah sudah lama menderita sakit, karena sudah sepuh dengan usus 81 tahun. Menurut deteksi dokter, Ibu meninggal karena penyakit jantung. Saat menghembuskan nafas terakhir ada dipangkuan saya, dan sangat tidak terasa karena seperti tidur biasa,” kata Mas Gholib, adik kandung Akhmad Tajuddin, Kepala Desa Jagalempeni.

Al Marhumah adalah sosok Ibu yang telah sukses mengantarkan anak anaknya menjadi orang sukses. Anak pertama,Drs Hamin saat sekarang menjadi Guru di MI Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan sekaligus Imam Sholat Jum’at. Anak yang kedua Akhmad Tajuddin menjadi Kepala Desa Janegara. Selanjutnya Abd Gholib Hasbullah yang menjadi pegawai PKH Kec Wanasari dan aktivis organisasi. Paling terakhir Fahmi Ismail saat sekarang menjadi Sekretaris DPC Gerindra Kab Brebes.

Sebagai sosok Ibu yang bisa mendidik anak anak sampai sarjana, Al Marhumah Marwati hidup dengan sederhana. Sekalipun anak anaknya semua sudah sukses, namun dalam kehidupannya tidak banyak menggantungkan kepada anaknya. Menikmati hidup di masa tuanya Al Marhumah menempati rumah asli bersama dengan Mas Gholib. Sehari hari saat masih sehat kegiatannyan tidak lepas dari ibadah dan mengaji.

Kyai Masruri selaku tokoh agama setempat menyaksikan Mbah Marwah, rajin ngaji di majlis ta’lim. Mushola yang ada didepan dirumahnya menjadi saksi bahwa Mbah Marwah rajin ngaji sejak dulu saat Al Maghfurlah KH Yusuf Temukerep Larangan membuka majlis ta’lim di mushola tersebut.

Lebih dari itu Mbah Marwah sangat rajin berdzikir dan membaca Qur’an. Apalagi saat bulan Ramadhan hari harinya selalu nderes Qur’an. Beliau  ngaji Qur’an sejak masih kecil. Karena itu anak anaknya semua juga mahir membaca Qur’an.

Selamat jalan Mbah Marwah sosok Ibu yang sangat memperhatikan pendidikan anak anaknya. Al Fatihah.

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kapolsek Kedokanbunder Lakukan Langkah Antisipatif Cegah Tawuran Pelajar

0
Kapolsek Ipda Tasim, S.IP. sosialisasi pencegahan kenakalan remaja di SMPN 1 Kedokanbunder

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Kapolsek Kedokanbunder, Polres Indramayu Polda Jabar, Ipda Tasim, S.IP., mengambil langkah antisipatif untuk mencegah tawuran antar pelajar di wilayahnya dengan melakukan sosialisasi langsung di SMPN 1 Kedokanbunder, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Selasa (3/9/2024).

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, IPDA Tasim menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan antar pelajar dan menghindari tindakan kekerasan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Langkah ini kami ambil untuk memastikan bahwa pelajar di wilayah Kecamatan Kedokanbunder memahami dampak negatif dari tawuran dan memilih jalan damai dalam menyelesaikan konflik.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kapolsek Kedokanbunder, Ipda Tasim, menekankan bahwa peran aktif kepolisian dalam memberikan edukasi kepada pelajar sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, para pelajar dapat lebih memahami pentingnya menjaga kedamaian dan tidak terpengaruh oleh provokasi yang dapat memicu tawuran,” tambahnya.

Ipda Tasim juga mengajak para guru dan orangtua untuk berperan aktif dalam mengawasi serta membimbing anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif.

“Kerjasama semua pihak, termasuk pihak sekolah dan orang tua, sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya tawuran pelajar di wilayah kita,” pungkasnya. (Prapto)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil Jabar II Siap Memenangkan Sahrul Gunawan-Gun Gun Gunawan

0

SOREANG (Aswajanews.id) – Anang Susanto, anggota DPR RI Fraksi Golkar asal daerah pemilihan (Dapil) Jabar II siap memenangkan pasangan Sahrul Gunawan-Gun Gun Gunawan pada Pilkada 27 November 2024 mendatang. Seperti diketahui, pasangan Sahrul Gunawan – Gun Gun Gunawan merupakan bakal calon bupati dan wakil Bupati Bandung periode 2024-2029.

Pasangan Sahrul-Gun Gun diusung Partai Golkar, PKS dan beberapa partai non parlemen untuk ikut kontestasi dalam pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2024.

Anang Susanto pernah menjabat ketua DPRD Kabupaten Bandung periode 2014-2019, dan lolos ke Senayan untuk mewakili warga Kabupaten Bandung dan Bandung Barat di DPRD RI.

Selama menjadi anggota DPR RI, Anang Susanto Sukes mendorong pembangunan di Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan sukses mengimplementasikan semua aspirasi masyarakat melalui berbagai program.

Anang Susanto merupakan politisi senior partai Golkar, meniti karier politiknya. Sehingga, berhasil menghimpun ratusan ribu warga kabupaten Bandung melalui Bahana (Balad Haji Anang Susanto).

Seperti diketahui Anang Susanto berdomisili di Wilayah Kecamatan Banjaran, yang berada di daerah pemilihan (Dapil) VII Kabupaten Bandung.

Dapil VII Kabupaten Bandung sendiri, meliput kecamatan Banjaran, Arjasari, Pameungpeuk, Cimaung dan Pangalengan.

Menghadapi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Anang Susanto memastikan suara Bahana akan diberikan untuk pasangan Sahrul Gunawan – Gun Gun Gunawan.

“Pasti, suara yang didapat bahana akan diberikan kepada Sahrul-Gun Gun. Maka, Paslon Alus Pisan akan menguasai suara dapil VII Kabupaten Bandung,” kata Anang kepada wartawan, Selasa 3 September 2024.

Anang Susanto berhasil berhasil meregenerasi-kan politiknya kepada kedua anaknya, sehingga yang satu sukses menjadi anggota DPRD Jabar dan satu lagi menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, karier politik saya diikuti oleh anak-anak. Mereka ingin ikut mengabdikan diri kepada masyarakat, dan sekarang terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung dan anggota DPRD Jabar,” akunya.

Politisi partai Golkar tersebut, berharap kepada pasangan Sahrul-Gun Gun bisa membawa perubahan untuk Kabupaten Bandung yang lebih baik sesuai harapan masyarakat.

“Saya optimis Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung yang diusung partai Golkar dan PKS itu, bisa membawa Kabupaten Bandung MENAWAN Alus Pisan,” harapnya.

Oleh karena itu, untuk memenangkan pasangan Sahrul-Gun Gun di Pilkada nanti, Anang Susanto mengintruksikan seluruh BAHANA bergerak untuk kemenangan Paslon MENAWAN Alus Pisan.

“Tentu, kami akan menggerakkan BAHANA untuk memenangkan pasangan Sahrul Gunawan – Gun Gun Gunawan menjadi Bupati Bandung periode 2024-2029,” pungkasnya. *(JBS)

Rapat Paripurna DPRD Karawang Usulan Pimpinan DPRD Periode 2024-2029

0

KARAWANG (Aswajanews.id) – DPRD Kabupaten Karawang melaksanakan Rapat Paripurna (Rapur) dengan agenda tentang Pengumuman Usulan Pengangkatan Pimpinan DPRD Kabupaten Karawang masa jabatan 2024-2029, bertempat di Gedung Sidang DPRD Kabupaten Karawang, Selasa (3/9/2024).

Usulan pimpinan DPRD Kabupaten Karawang sebagai berikut :

  1. Ketua : H. Endang Sodikin, SPd.I., S.H., M.H.
  2. Wakil I : H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H.
  3. Waikl II : Dian Fahrud Jaman.
  4. Wakil III : H. Tatang Taufik.

Sementara berdasarkan informasi yang didapatkan, berikut pimpinan fraksi-fraksi di DPRD Karawang :

  1. Ketua Fraksi Partai Gerindra Ajang Supandi.
  2. Ketua Fraksi Partai Demokrat Pendi Anwar.
  3. Ketua Fraksi Nasdem Mulyadi.
  4. Ketua Fraksi PKS Mumun Maemunah.
  5. Ketua Fraksi Amanat Golkar Asep Syaripudin.
  6. Ketua Fraksi PDI-P Natala Sumedha.
  7. Ketua Fraksi PKB Mulyana.

(Red)

Daftar 120 Anggota DPRD Jabar Terpilih yang Dilantik di Gedung Merdeka Hari Ini

0
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 120 Anggota DPRD Jabar 2024-2029 di Gedung Merdeka, Senin, 2 September 2024. (Humas DPRD Jabar)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Sebanyak 120 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat telah dilantik dan diambil sumpahnya hari ini, Senin, 2 September 2024 di Gedung Merdeka,  Kota Bandung. Pada waktu yang sama, 120 Anggota DPRD Jabar masa jabatan 2019-2024 mendapatkan SK pemberhentian.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 120 Anggota DPRD Jabar 2024-2029 di Gedung Merdeka, Senin, 2 September 2024. (Humas DPRD Jabar)

Berikut daftar 120 Anggota DPRD terpilih yang dilantik hari ini:

Partai Gerindra

  1. Buky Wibawa, M.Si, Dapil Jabar I
  2. Taufik Hidayat, S.H., M.H, Dapil Jabar II
  3. Tobias Ginanjar Sayidina, S.A.P, Dapil Jabar III
  4. Abdul Karim, S.H, Dapil Jabar IV
  5. Hj. Lina Ruslinawati, Dapil Jabar V
  6. Ricky Kurniawan, Lc, Dapil Jabar VI
  7. Prasetyawati, M.M, Dapil Jabar VI
  8. Rizaldy D. Priambodo, Dapil Jabar VII
  9. Pradi Supriatna, S.Kom., M.M.S.I, Dapil Jabar VIII
  10. Holik Qodratulloh, M.Si, Dapil Jabar IX
  11. Irpan Haeroni, S.M, Dapil Jabar IX
  12. Gina Fadlia Swara, S.E., M.M, Dapil Jabar X
  13. Maula Akbar Mulyadi Putra, S.I.Pol, Dapil Jabar X
  14. Heri Ukasah Sulaeman, Sp.D., M.H, Dapil Jabar XI
  15. Andhika Surya Gumilar, Dapil Jabar XI
  16. H. Daddy Rohanady, Dapil Jabar XII
  17. George Edwin Sugiharto, S.I.P, Dapil Jabar XII
  18. Tina Wiryawati, S.H, Dapil Jabar XIII
  19. Dede Kusdinar, Dapil Jabar XIV
  20. Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.B.A, Dapil Jabar XV

Partai Golkar

  1. M.Q. Iswara, Dapil Jabar I
  2. Agung Yansusan Sudarwin, S.Ag., S.T, Dapil Jabar II
  3. Ahmad Hidayat, S.I.Kom, Dapil Jabar II
  4. Edi Rusyandi, Dapil Jabar III
  5. Deden Nasihin, Dapil Jabar IV
  6. Phinera Wijaya, S.E, Dapil Jabar V
  7. Samsul Hidayat, S.H, Dapil Jabar VI
  8. Fetty Anggraenidini, S.H., M.H, Dapil Jabar VII
  9. Farabi El Fouz A. Rafiq, Sp.A, M.Kes, Dapil Jabar VIII
  10. Ade Puspitasari, S.Sos., M.B.A, Dapil Jabar VIII
  11. Akhmad Marjuki, S.M., M.M, Dapil Jabar IX
  12. Anne Ratna Mustika, S.E, Dapil Jabar X
  13. Reynaldi Putra Andita Budi Raemi, S.I.P, Dapil Jabar XI
  14. Yomanius Untung, S.Pd, Dapil Jabar XI
  15. Hilal Hilmawan, S.I.P., M.I.P, Dapil Jabar XII
  16. Taufik Hidayat, S.H, Dapil Jabar XII
  17. Dudy Pamuji, S.E., M.Si, Dapil Jabar XIII
  18. Hj. Euis Ida Wartiah, M.Si, Dapil Jabar XIV
  19. Yod Mintaraga, Dapil Jabar XV

PKS

  1. Siti Muntamah S. A. P, Dapil Jabar I
  2. Tedy Rusmawan, A.T., M.M, Dapil Jabar I
  3. Jajang Rohana, S. Pd.I, Dapil Jabar II
  4. Sri Dewi Anggraini, Dapil Jabar III
  5. R.K. Dadan Surya Negara, S.P, Dapil Jabar IV
  6. H. Yusuf Maulana, Dapil Jabar V
  7. Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos, Dapil Jabar VI
  8. Dedi Aroza, S.Ag., M.Si, Dapil Jabar VI
  9. Iwan Suryawan, S.Sos, Dapil Jabar VII
  10. Lilis Nurlia, Dapil Jabar VIII
  11. Elly Farida, Dapil Jabar VIII
  12. Iin Nur Fatinah, A.Md, Dapil Jabar VIII
  13. Hj. Cucu Sugiarti, S.I.P., M.Pd, Dapil Jabar IX
  14. Budiwanto, S.Si., M.M, Dapil Jabar X
  15. H. Encep Sugiana, Dapil Jabar XI
  16. Junaedi, S.T, Dapil Jabar XII
  17. Didi Sukardi, S.E, Dapil Jabar XIII
  18. Ahab Sihabudin, S.H.I, Dapil Jabar XIV
  19. K. H. Tetep Abdulatip, Dapil Jabar XV

PDI Perjuangan

  1. Rafael Situmorang, S.H, Dapil Jabar I
  2. Nia Purnakania, S.H., M.Kn, Dapil Jabar II
  3. Tuti Turimayanti, Dapil Jabar III
  4. H. Tom Maskun, M.Pd, Dapil Jabar IV
  5. Muhammad Jaenudin, S.Ag , M.H, Dapil Jabar V
  6. Doni Maradona Hutabarat, S.H, Dapil Jabar VI
  7. Ahmad Faisyal Hermawan, S.E., M.M, Dapil Jabar VIII
  8. Christin Novalia Simanjuntak, S.H., M.Kn, Dapil Jabar IX
  9. Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M, Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar X
  10. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., M.M, Dapil Jabar XI
  11. Bayu Satya Prawira, S.H, Dapil Jabar XI
  12. Ono Surono., S.T, Dapil Jabar XII
  13. Bambang Mujiarto, S.T, Dapil Jabar XII
  14. Diah Fitri Maryani, S.E., M.M, Dapil Jabar XII
  15. Ika Siti Rahmatika, S.E, Dapil Jabar XIII
  16. Memo Hermawan, Dapil Jabar XIV
  17. Arip Rachman, S.E., M.M, Dapil Jabar XV

PKB

  1. Acep Jamaludin, S.Hum, Dapil Jabar I
  2. Humaira Zahrotun Noor, Dapil Jabar II
  3. Asep Syamsudin, S.Ag, Dapil Jabar II
  4. Asep Suherman, Dapil Jabar IV
  5. Hasim Adnan, S.Ag, Dapil Jabar V
  6. Dindin Abdullah Ghozali, Dapil Jabar VI
  7. Faizin, S.E, Dapil Jabar VIII
  8. Muhamad Rochadi, Dapil Jabar IX
  9. Rahmat Hidayat Djati, M.Ip, Dapil Jabar X
  10. Taufik Nurrohim, S.Psi, Dapil Jabar XI
  11. Tobroni, S.Pd., M.Pd, Dapil Jabar XII
  12. Muhammad Asyrof Abdik, S.Hub.Int, Dapil Jabar XII
  13. Maulana Yusuf Erwinsyah, Dapil Jabar XIII
  14. Aceng Malki, Dapil Jabar XIV
  15. Lillah Sahrul Mubarok, S.Sos, Dapil Jabar XV

Partai NasDem

  1. Mamat Rachmat, M.Si, Dapil Jabar I
  2. Hj. Tia Fitriani, Dapil Jabar II
  3. Onnie Soerono Sandi, S.E, Dapil Jabar IV
  4. Rizky, Dapil Jabar VI
  5. Siti Qomariyah, S.I.P, Dapil Jabar IX
  6. Sabil Akbar, M.I.P. – Dapil Jabar X
  7. Sri Wahyuni Utami, S.T. – Dapil Jabar XII
  8. Heri Rafni Kotari, S.T, Dapil Jabar XIII

Partai Demokrat

  1. Sugianto Nangolah, S.H., M.H, Dapil Jabar I
  2. Saeful Bachri, S.H., M.A.P, Dapil Jabar II
  3. Yamin, S.I.P, Dapil Jabar IV
  4. Dede Candra Sasmita, S.Ag, Dapil Jabar VI
  5. Ronny Hermawan, S.H, Dapil Jabar VIII
  6. Jenal Aripin, Dapil Jabar X
  7. Zulkifly Chaniago, B.E, Dapil Jabar XI
  8. Hj. Ratnawati, M.K.K.K, Dapil Jabar XII

PAN

  1. Nisya Ahmad, Dapil Jabar II
  2. Dessy Susilawaty, S.Pd.I, Dapil Jabar V
  3. Permadi Dalung, S.E., M.M, Dapil Jabar VI
  4. M. Hasbullah Rahmad, S.Pd., M.Hum, Dapil Jabar VIII
  5. Raden Tedi, S.T, Dapil Jabar XI
  6. Supriatna Gumilar, Dapil Jabar XIII
  7. Budi Mahmud Saputra, S.E, Dapil Jabar XV

PPP

  1. Dedi Damhudi, Dapil Jabar V
  2. Muhamad Romli, A.Md, Dapil Jabar VI
  3. Zaini Shofari, S.H.I., M.I.Kom, Dapil Jabar XI
  4. Arief Maoshul Affandy, Dapil Jabar XIII
  5. Aten Munajat, Dapil Jabar XIV
  6. Uden Dida Efendi, Dapil Jabar XV

PSI

  1. Iwan Koswara, S.Pd.I, Dapil Jabar VIII

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-79, Kajati Jabar Launching Aplikasi E-Magang

0
Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H Launching Aplikasi E-Magang

BANDUNG (Aswajanews.id) – Bertepatan dengan peringatan hadi lahir Kejaksaan ke-79 bertempat di Aula R. Soeprapto Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H meresmikan peluncuran Aplikasi E-Magang pada Senin 2 September 2024. Acara tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H Launching Aplikasi E-Magang

Dalam sambutanya Kajati Jabar menyampaikan bahwa saat ini Kejaksaan telah genap berusia 79 (tujuh puluh sembilan) tahun. Meski demikian peringatan hari lahir Kejaksaan baru pertama kali di selenggarakan paska diberlakukannya Keputusan Jaksa Agung 4 Nomor 196 Tahun 2023 tentang Hari Lahir Kejaksaan RI. Penentuan dan penetapan hari lahir kejaksaan pada tanggal 2 september 1945 tidak ditentukan secara tiba-tiba. Melalui hasil penelitian panjang dari para ahli sejarah yang bekerja sama dengan Kejaksaan untuk menelusuri, menemukan, dan mengumpulkan arsip-arsip nasional yang tersebar di dalam maupun di luar negeri, terutama di Belanda.

Kajati menambahkan Kejaksaan merupakan institusi yang memiliki peran vital dalam penegakan hukum di indonesia. Sebagai garda terdepan dalam upaya menjaga keadilan dan menegakkan supremasi hukum, kita dituntut untuk selalu profesional, berintegritas, dan berpihak pada kebenaran. Pada momentum peringatan Hari Lahir Kejaksaan ini Kajati mengajak  untuk menjadikan sebagai waktu untuk introspeksi diri dan mengevaluasi sejauh mana kita telah berkontribusi untuk bangsa dan negara.

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, Kejaksaan dituntut untuk terus berinovasi dan beradaptasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Oleh karena itu, pada kesempatan ini dengan penuh rasa bangga saya memperkenalkan Aplikasi E-Magang Kejati Jabar. Aplikasi ini merupakan inovasi terbaru dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya mahasiswa yang akan menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan.

Kajati Berharap melalui aplikasi e-magang ini dapat memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam bidang hukum, sehingga mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman langsung dalam penerapan hukum di lapangan, hukum yang berkeadilan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut Kajati juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Jawa Barat atas dedikasi dan kerja kerasnya selama ini. Terakhir Kajati mengajak kepada seluruh insan Adhyaksa untuk senantiasa menjaga semangat kebersamaan, soliditas, dan integritas dalam setiap langkah yang terlah ditempuh.

Kajati mengajak untuk menjadikan momen ini sebagai titik tolak untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Menutup sambutanya Kajati mengucapkan selamat Hari Lahir Kejaksaan RI ke-79 Tahun 2024, dan selamat atas peluncuran aplikasi e-magang Kejati Jabar. *(Kasi Penerangan Hukum)

Saka Amal Bakti Kota Bandung Ikuti Perkemahan Harmoni Beragama Tingkat Jawa Barat

0
Kepala Kemenag Kota Bandung, H. Abdurahim, S.Ag., M.Si., bersama peserta Kemah Harmoni

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pramuka Satuan Karya (Saka) Amal Bakti Kemenag Kota Bandung mengikuti Perkemahan Harmoni Beragama ke-3 di Bumi Perkemahan Lokabina Pangandaran, 29 Agustus s.d 1 September 2024. Kota Bandung mengirimkan 4 regu yang terdiri dari 2 regu putra dan 2 regu putri perwakilan dari MAN 1 dan MAN 2 Kota Bandung.

Perkemahan Saka Amal Bakti tingkat Provinsi Jawa Barat kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Selain untuk mempersiapkan Generasi Emas tahun 2045, perkemahan ini membawa 3 pesan penting untuk diwujudkan oleh Gerakan Pramuka, Yaitu; Pertama, hentikan aksi bullying Dimana pun berada. Kedua, Pramuka aktif memberantas judi online dan game online. Menurut penelitian saat ini yang terjerat judi online tidak hanya usia dewasa, tetapi anak-anak sekolah sudah menjadi korban. Ketiga, mengajak para peserta untuk hidup berdampingan dalam kerukunan walaupun berbeda keimanan.

Kepala Kemenag Kota Bandung, H. Abdurahim, S.Ag., M.Si., bersama peserta Kemah Harmoni

Kepala Kemenag Kota Bandung, H. Abdurahim, S.Ag., M.Si., sangat mengapresiasi kegiatan Perkemahan Saka Amal Bakti dengan mengangkat isu-isu aktual tentang permasalahan yang sedang terjadi saat ini di tengah masyarakat. Diantaranya, aksi bullying, judi online dan pinjaman online (pinjol) yang sudah memakan banyak korban.

Dikatakan H. Abdurahim, salah satu materi kegiatan dalam Perkemahan Saka Amal Bakti yaitu pencegahan judi online sejalan dengan upaya pemerintah dalam pemberantasan judi online melalui Satgas Pemberantasan Judi Online yang dibentuk berdasarkan Kepres Nomor 21 tahun 2024.

“Sosialisasi pencegahan judi online harus terus dilakukan dengan sasaran masyarakat luas dan pelajar khususnya, melalui kegiatan Gerakan Pramuka,” ujarnya.

“Perjudian online yang saat ini sedang marak, sangat merusak tatanan ekonomi, moral bangsa, dan mental anak-anak,” imbuhnya.

Ketua Panitia Drs. H. Usep Saepudin Muhtar, M.Pd.

Ketua Panitia Drs. H. Usep Saepudin Muhtar, M.Pd., dalam sambutannya pada acara pembukaan mengatakan, Kegiatan Pramuka Tingkat Jawa Barat ini diikuti 1756 peserta yang terdiri dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan swasta, pramuka non muslim, Pembina pendamping dan panitia.

Menurutnya, eksistensi Saka Amal Bakti Kementerian Jawa Barat bisa menjadi solusi terhadap permasalahan-permasalahan generasi muda saat ini terutama dalam pembentukan karakter dan menguatkan jatidiri bangsa, sehingga anggota Saka Amal Bakti mampu menjadi pelopor penggerak pencegahan game dan perjudian onlie. *(Red/Nas)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Susunan Kabinet Prabowo-Gibran Beredar di Medsos, Ini Kata Sekjen Gerindra

0
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di kediaman Prabowo di Hambalang, Kab Bogor, Jumat (30/8/2024). ANTARA

Kabupaten Bogor (Aswajanews.id) – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menjawab soal susunan kabinet Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang banyak beredar di media sosial (medsos).

Muzani usai pembukaan Rapimnas Gerindra di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, tidak membantah juga tidak membenarkan susunan kabinet yang beredar itu.

Menurut dia, penempatan menteri pada pemerintahan periode 2024-2029 merupakan hak prerogatif Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selaku presiden terpilih.

“Saya tidak begitu paham apakah valid atau tidak, karena itu hak prerogatif Pak Prabowo,” ujar Muzani.

Ia menjelaskan bahwa Prabowo sudah melakukan perbincangan terbatas dengan Gibran dan sejumlah pimpinan partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk menentukan siapa saja yang akan ditunjuk menjadi menteri kabinet Prabowo-Gibran.

“Kalau Pak Prabowo sudah mengajak ngomong dengan orang terbatas, saya kira iya, dengan Mas Gibran, dengan partai partai koalisi. Tapi seberapa jauh intensitas dan hasil dari pembicaraan tersebut saya tidak ikut,” ujarnya.

Muzani mengaku belum mengetahui siapa saja figur yang akan masuk dalam kabinet Prabowo-Gibran.

“Siapa saja yang akan dipasang untuk menjadi menteri A, untuk posisi B saya tidak mengikuti,” kata Muzani. (*)

Ormas Sapu Jagat Vs Pemuda Pancasila Bentrok

0

CIANJUR (Aswajanews.id) – Ormas Pemuda Pancasila (PP) dengan Sapu Jagat terjadi bentrok di Kampung Cipeundey, Desa Cipeyem, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (30/8/24) sekira pukul 17.00 WIB.

Bentrokan kedua yang cukup parah terjadi Jalan Raya Cianjur-Bandung tepatnya di Kampung Leuweunglame, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Informasi yang dapat dihimpun, bentrokan Pemuda Pancasila dengan Sapu Jagat itu diduga berawal dari kelompok debt collector juga sebagai anggota ormas Sapu Jagat merampas motor yang sedang dipakai salah seorang anggota Pemuda Pancasila.

Selang satu hari tepatnya Jumat 30 Agustus 24 sekitar pukul 11.00 WIB sekelompok anggota ormas Pemuda Pancasila mendatangi rumah salah seorang anggota debt collector dan menghakiminya dengan cara kasar, tak terima diperlakukan seperti itu maka beberapa orang anggota Sapu Jagat mendatangi Markas PP sekitar pukul 17.00 WIB.

Belum sampai ke tempat tujuan, di tengah Jalan Raya Cianjur-Bandung dihadang kelompok Pemuda Pancasila dan terjadi baku hantam hingga mengakibatkan beberapa orang dari kedua belah pihak mengalami luka serius.

Bentrokan antara Pemuda Pancasila dan Sapu Jagat itu membuat anggota polisi dan TNI terlihat kewalahan untuk merelai terjadinya bentrok, karena tidak sebanding antara anggota keamanan dengan anggota kedua ormas yang sedang bentrok.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yongki Dilatha, mengatakan pihaknya sudah menerjunkan puluhan personel untuk mengendalikan situasi di lokasi kejadian.

Dia mengaku masih mendalami terkait pemicu terjadinya bentrokan. Beberapa orang pun tengah dimintai keterangan.

“Pemicunya masih kami dalami. Termasuk jumlah pasti korban akibat bentrokan tersebut masih menunggu data dari petugas di lapangan,” kata dia.

Ketua MPC PP Kabupaten Cianjur didampingi Ketua Umum posgab Sapujagat Cianjur Endi Cahyadi dan Asep Mukarom menjelaskan, menyikapi terjadinya kesalahpahaman hingga bentrok pada siang Jumat 30 Agustus 24 di Jalan Raya Cianjur- Bandung tepatnya Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, yang mengakibatkan luka serius dari kedua belah pihak maka sepakat akan menyelesaikan permasalah itu dengan cara musyawarah mufakat kekeluargaan. (*)

BOS Madrasah Tahap II Tahun 2024 Segera Cair

0
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Abu Rokhmad

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Agama (Kemenag) RI umumkan jadwal pengajuan dan pencairan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah tahap II tahun 2024. Jumlah dana yang akan dicairkan yakni sebesar Rp 4 triliun.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Abu Rokhmad

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Abu Rokhmad menjelaskan anggaran BOS Madrasah 2024 mencapai Rp 8 triliun. Anggaran ini memang dicairkan dalam dua tahap di mana tahap pertama sudah dilakukan di semester I sebesar Rp 4 triliun.

Namun, di tahap II ada anggaran yang terkena automatic adjustment (AA) sehingga proses pencairan harus dibagi menjadi dua tahapan. Pencairan pertama sudah dilakukan dengan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun dan tahap kedua Rp 2,5 triliun memasuki masa pengajuan oleh sekolah.

Untuk itu, Abu menjelaskan pihaknya telah mengirim surat kepada kepala kantor wilayah (kanwil) Kemenag di seluruh provinsi Indonesia untuk menyampaikan informasi pengajuan pencairan dana BOS tahap II sudah dibuka. Anggaran BOS ini diperuntukkan bagi Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pada raudhatul athfal dan BOS madrasah, baik MI, MTs, maupun MA.

“Pengajuan pencairan tahap II akan dibuka maksimal sampai Oktober 2024,” kata Abu Rokhmad dikutip dari laman resmi Kemenag, Sabtu (31/8/2024).

Syarat Pengajuan Pencairan BOS Madrasah

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Sidik Sisdiyanto menyebutkan bila ingin mengajukan pencairan BOS madrasah, sekolah harus segera mengunggah berbagai berkas, seperti:

Laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahap I Tahun 2024 atau LPJ Tahap II tahun 2023 (bagi lembaga/satuan pendidikan yang tidak menerima BOS atau BOP RA tahap I Tahun 2024)

Surat pernyataan tanggung jawab belanja (SPTJB)

Surat permohonan pencairan dengan nominal sesuai dengan nominal tahap II pada akun lembaga

Kwitansi penerimaan bantuan tahap II.

Setelah diunggah, sekolah akan melalui verifikasi dokumen yang dilakukan oleh tim BOS kantor Kemenag kabupaten/kota untuk jenjang RA, MI, dan MTS. Serta tim BOS kanwil provinsi untuk jenjang MA.

Jadwal Pengajuan Pencairan BOS Madrasah

Meski berakhir pada Oktober 2024, proses pengajuan BOS madrasah tahap II dibagi jadwalnya dalam 4 angkatan, yakni:

Angkatan 1: pengajuan dari 13 – 21 Agustus 2024 untuk dilakukan verifikasi dari 13 – 23 Agustus 2024

Angkatan 2: pengajuan dari 30 Agustus sampai 8 September 2024 untuk dilakukan verifikasi dari 30 Agustus – 10 September 2024

Angkatan 3: pengajuan dari 15 – 22 September 2024 untuk dilakukan verifikasi dari 15 – 24 September 2024

Angkatan 4: pengajuan dari 1 – 9 Oktober 2024 untuk dilakukan verifikasi dari 1 – 11 Oktober 2024.

Demikianlah informasi tentang pengajuan pencairan BOS madrasah tahap II. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pilkada Sumedang Diikuti 4 Paslon

0

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Pasangan bakal calon Bupati Sumedang periode 2024-2029 telah mendaftar ke KPU Sumedang, yang dibuka sejak tanggal 27-29 Agustus 2024. Dalam penutupan pendaftaran bakal calon kepala daerah (Bupati) yang telah selesai dilaksanakan dan ditutup oleh ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, melalui konferensi pers di kantor KPU Sumedang, Kamis (29/8/2024).

Ketua KPU Sumedang Ogi Ahmad Fauzi, mengatakan, Pasangan Bakal calon Bupati Sumedang periode 2024-2029 yang telah mendaftar ke KPU Sumedang semuanya ada 4 pasangan bakal calon Bupati Sumedang. Untuk pendataran dilaksanakan selama 3 hari, mulai dari 27-29 Agustus 2024 yang terbagi dalam 2 bagian.

Untuk yang pertama mendaftarkan ke KPU Sumedang pada tanggal (28/8) adalah ada dua pasangan yaitu, pasangan Dony Ahmad Munir/M. Fajar Aldila dan pasangan calon perseorangan (independen), Hendrik Kurniawan/Radya Anom Lucky Joharis Soemawilaga dan pada tanggal (29/8) adalah pasangan calon Irwansyah/Brgjen TNI (Purn) Hj. Grarv Mustikaninggrat dan pasangan Hj. Eni Sumarni/Ridwan Solichin.

Disampaikan kembali ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, hari ini adalah akhir penutupan penerimaan pendaftaran Bakal calon Bupati Sumedang yang dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 27 -29 Agustus 2024.

Adapun jumlah pasangan yang mendaftar ke KPU Sumedang, sebanyak 4 pasangan calon Bupati Sumedang, yang terbagi dalam dua bagian yaitu, pada tanggal (28/8), dari partai (PPP), Dony Ahmad Munir berpasangan dengan M. Fajar Aldila dan pasangan perseorangan (independen), Hendrik Kurniawan berpasangan dengan Radya Anom Lucky Joharis Soemawilaga dan untuk pasangan hari ini terakhir (29/8) yaitu, Partai (PDIP), pasangan Irwansayah Putra, berpasangan dengan Brigjen TNI (Purn) Hj. Grarv Mustikaninggrat dan (Partai Golkar), pasangan Hj. Eni Sumarni berpasangan dengan Ridwan Solichin.

Selanjutnya, Ogi Ahmad Fauzi menyampaikan, dari jumlah pasangan yang sudah mendaftarkan sebagai bakal calon Bupati, semuanya diberikan rekomendasi untuk pemeriksaan (cek) kesehatan.

Selanjutnya, untuk berkas dukungan (Dokumen) bakal calon yang telah menyerahkan ke KPU, akan dilakukan verifikasi sebagai salah satu persyaratan pencalonan, baik pasangan dari partai politik, maupun perseorangan.

Lanjut Ketua KPU Sumedang Ogi Ahmad Fauzi, untuk tes kesehatan bagi calon bupati, akan dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus sampai dengan 2 September 2024.

Sementara, untuk berkas/dokumen pendaftaran calon, jika ada yang tidak sesuai/masih kurang lengkap, akan ada perbaikan hingga tanggal 8 September 2024 dan selanjutnya jika secara adminisrasi sudah dinyatakan lengkap, akan dilanjutkan penetapan pasangan calon bupati, pada tanggal 22 September 2024 dan pada 23 September 2024, dilanjutkan dengan penetapan nomor urut pasangan calon.

Pendaftaran Pasangan bakal calon Bupati yang mendaftar ke Kantor KPU Sumedang, selama kegiatan berlangsung, berjalan aman dan kondusif. (Red/Nas)

KPUD Karawang Tutup Pendaftaran, Pilkada Hanya Diikuti Dua Paslon

0
Pilkada Karawang 2024 Diikuti Dua Paslon

KARAWANG (Aswajanews.id) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Karawang dipastikan akan diikuti dua pasangan calon Bupati dan wakil Bupati, yaitu Aep Syaepuloh – Maslani dan Acep Jamhuri – Gina Swara.

Di hari terakhir pendaftaran pada Kamis 29 Agustus 2024 hingga pukul 23.59 wib, tidak ada calon lagi yang mendaftarkan diri ke kantor KPU Karawang.

Dalam konferensi persnya, Ketua KPU Karawang, Mari Fitriana mengatakan dihari terakhir masa pendaftaran, hanya ada satu pasangan calon yang mendaftar yaitu Acep Jamhuri – Gina Fadlia Swara yang di dukung Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PAN, PKN, Gelora, Partai Buruh, Hanura, Partai Ummat, Partai Garuda.

Mari menuturkan, berkas persyaratan kedua pasangan calon dinyatakan lengkap, seperti surat pengunduran diri Acep Jamhuri sebagai ASN dan Gina Swara sebagai anggota DPRD provinsi Jawa Barat sudah terlampir.

“Kedua pasangan calon akan mengikuti tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto pada tanggal 31 Agustus 2024 dan 1 September 2024,” ucap Mari kepada awak media, Kamis (29/8/2024). *(Red)

MDTA Jagalempeni Selatan Siap Menjadi Tuan Rumah PORSADIN Kec Wanasari Kab Brebes

0

Brebes (Aswajanews.id) – Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni antar Diniyah PORSADIN tingkat Kecamatan Wanasari akan berlangsung pada tanggal 1 September 2024 di komplek Madin Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan Kec Wanasari Kab Brebes. Berbagai persiapan untuk kegiatan Porsadin sudah dilakukan oleh Panitia lokal, termasuk untuk acara Pembukaan dan transit seluruh Peserta Kontingen Porsadin sejumlah 52 Madin se Kec Wanasari.

Ketua Pengurus MDTA Hidayatul Mubtadiin Akhmad Sujai beberapa hari yang lalu dalam Rapat Kordinasi Panitia mengatakan seluruh warga masyarakat lingkungan MDTA Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan sudah siap untuk menerima tamu se-Kec Wanasari. Kontingen akan ditempatkan di rumah rumah Penduduk sejumlah Madin. Rumah warga yang akan menjadi tempat juga sudah dikonfirmasi, dan mereka sudah siap semuanya.

Dihadapkan seluruh peserta rapat kordinasi, Akhmad Sujai berharap kepada seluruh panitia lokal agar memberikan yang terbaik untuk para tamu dari Madin se Kec Wanasari. “Kita harus memberikan penghormatan kepada tamu, karena hal tersebut menjadi ajaran Islam. Kita sambut mereka dengan senyum dan keramahan, agar kesan merasa merasa senang di lingkungan Jagalempeni Selatan,” kata Akhmad Sujai saat Rapat Kordinasi di ruang TPQ Hidayatul Mubtadiin.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ust Solikhun selaku Panitia lokal membahas beberapa persiapan teknis. Mulai kedatangan peserta, kegiatan pembukaan, perlombaan dan transit untuk seluruh kontingen atau kafilah. Untuk Seremonial Pembukaan diserahkan sepenuhnya kepada DPAC FKDT Kecamatan Wanasari. Untuk karnaval baris depan drumband MI Hidayatul Mubtadiin dan diteruskan kontingen dari Madin se Kec Wanasari. Adapun pembawa papan kontingen akan ditugaskan kepada santri MDTA Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan.

Ketua DPC FKDT Kab Brebes, Akhmad Sururi menuturkan bahwa Porsadin tingkat Kecamatan Wanasari menjadi bagian tanpa seleksi yang akan dilanjutkan tingkat Kabupaten Brebes. Para peserta yang lolos seleksi tingkat Kabupaten Brebes nanti akan berlaga untuk tingkat Propinsi Jawa Tengah yang akan dilaksanakan di Kabupaten Banjarnegara sebagai tuan rumah. Adapun untuk Porsadin tingkat nasional akan berlangsung pada akhir November 2024 di Provinsi Bandar Lampung.

“MDTA Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan yang akan menjadi tuan rumah tingkat Kecamatan Wanasari, semoga bisa memberikan yang terbaik untuk seluruh tamu kafilah Porsadin. Masyarakat kita sudah terkenal dengan kebaikan dan keramahannya serta sikap dermawan. Oleh karena itu kita sambut pada tamu kontingen Porsadin dengan senang hati. Insya Allah dengan menjadi tuan rumah Porsadin, masyarakat kita akan berkah,” kata Akhmad Sururi.

Lembaga Pendidikan MDTA dan TPQ dengan beberapa ruang akan menjadi tempat untuk perlombaan Porsadin. Pembukaan akan berlangsung di halaman MDTA Hidayatul Mubtadiin dan karnaval akan mengelilingi jalan desa di Jagalempeni Selatan. Masyarakat sekitar akan menyediakan konsumsi makan siang untuk seluruh peserta Porsadin. *(Red)

Mendaftarkan Diri Ke KPU Kota Cimahi Pasangan, Ngatiana-Adithia Gunakan Andong

0

Cimahi (Pelitaindo.News) – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi 2024-2029, Ngatiana-Adithia, akhirnya mendaftarkan diri Ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, di Jln. Pasantren-TTUC No. 108, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi utara,Kota Cimahi, Kamis (29/8). Pasangan yang diusung oleh 5 Partai Politik tersebut; Partai Gerindra, Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Amanat Nasional dan Partai Perindo datang dengan menggunakan Andong.

Ditengah cuacanya yang cerah, dan situasi jalan yang lenggang,membuat prosesi arak-arakan sambil membawa spanduk kedua pasangan calon, yang diikuti puluhan andong mengawal kedua paslon dan iringan kendaraan roda dua maupun empat berjalan dengan lancar (alun-alun menuju jln pasantren) dan secara tepat waktu tiba di Kantor KPU Kota Cimahi.

Sesampainya pun, mereka diterima layaknya Tamu kehormatan oleh Ketua KPU Kota Cimahi, Anzhar Ishal.


Dalam sapaan awalnya, Ketua KPU Anzhar menyampaikan bahwa ada beberapa tahapan krusial dalam melaksanakan Pilkada serentak tahun 2024. Hal itu terjadi bukan hanya di Kota Cimahi saja, akan tetapi berlaku se-Indonesia. Prosedural awal yang harus ditempuh adalah seperti yang kita dilalui hari ini,di hari yang kedua, batas akhir para paslon, menyerahkan berkas persyaratan administrasi dan Tes Kesehatan”. Agak panjang memang prosesnya, setelah itu ada pengundian nomor urut dan tahapan selanjutnya adalah kampanye.
Calon Walikota Cimahi, Ngatiana dalam kesempatan terhormat dihadapan Kpu maupun koalisi partai pendukung mengungkapkan komitmennya, bahwasanya pesta demokrasi Pilkada adalah pestanya kita bersama yang mesti dijaga secara bersama-sama, agar semuanya berjalan aman, nyaman dan tentram. Sambil menghimbau tetap menjaga persatuan dan kesatuan diantara kita, jangan terpecah belah dan jangan ada sikut sikutan yang dapat menodai demokrasi kita.
Ketua Partai Gerinda Kota Cimihi, Bambang Purnomo mewakili partai koalisi lainnya, menuturkan sebab musabab, mereka mengusung Ngatiana-Adithia karena,” mereka bersih”. Presiden terpilih, Prabowo berpesan untuk pilih orang yang bersih. Karena menjadi sarana baginya dalam mengawal program-program di Kota Cimahi kedepan.
Dengan peta kekuatan yang kami miliki,ketika apabila kami sandingkan dengan kemenangan telak prabowo sebanyak 56 persen saat pemilu lalu, walikota Cimahi. Disatu TPS tidak ada yang namanya bpk Prabowo kalah dalam peraihan suaranya. Trik dan kekuatan itu akan kita ulangi kembali dalam Pilkada tahun 2024 untuk dapat memenangkan Ngatiana-Adithia.

Alhamdulilah, hari ini Purn. letkol Ngatiana dan Adithia telah mendaftar ke KPU dalam rangka mencalonkan kembali menjadi walikota Cimahi.Setelah sebelumnya, Beliau pernah menjadi wakil walikota 3 tahun, Plt. Walikota 20 bulan dan walikota Cimahi, 77 hari. Ada 3 jabatan yang disandang beliau, ujar Bambang

Dihadapan insan Pers Ngatiana menegaskan, berkaitan dengan komitmen anti korupsi jangan diragukan lagi. “Saya pernah menjabat wakil walikota cimahi dan walikota Cimahi, saya akan laksanakan tugas sesuai aturan dan secara normatif sehingga menghindari korupsi yang ada di Kota Cimahi, sehingga kita tetap nama baik kota cimahi yang kita cintai ini”.
Perpaduan pimpinan dua generasi adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan kedepan, figur Aditya, anak muda kreatif, energik, calon generasi penerus kota cimahi kedepan, timpal Ngatiana. Sambil berharap cimahi makin baik dan tertata kedepan.
Mari kita jaga pesta demokrasi kita. Jangan kita nodai. *(Sinto)

KPUD Karawang Terima Pendaftar Pasangan Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara

0

Karawang (Aswajanews.id) – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Acep Jamhuri -Gina Fadlia Swara menjadi pasangan calon kedua mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang 27 November 2024.

Ribuan massa mengantar Acep -Gina ke KPU Kabupaten Karawang, Kamis (29/8/2024), setelah sebelumnya menggelar deklarasi di Lapangan Karangpawitan, Karawang.

“Alhamdulillah, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan KPU, kami menjadi pasangan calon (paslon) pendaftar kedua. Sebelumnya, kami, Acep-Gina memohon maaf atas keterlambatan, dan terima kasih banyak KPU sudah menerima kami dengan baik,” kata Acep dalam sambutannya.

Lebih lanjut Ia menyampaikan, jika dirinya bersama Gina Fadlia Swara jika terpilih nanti sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karawang periode 2024-2029 sama -sama memiliki keinginan memajukan Kabupaten Karawang, melanjutkan pembangunan kepemimpinan sebelumnya menjadi lebih baik lagi.

“Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas, tidak mudah terpancing, menahan diri. Kita menangkan Pilkada ini sesuai dengan Maskot KPU yakni, Ciparage, Cipatakan Pilkada Damai Rakyat Santuy dan Riang Gembira,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Ketua KPU Kabupaten Karawang, Meri Fitriana, menuturkan, Pasangan Acep dan Gina menjadi calon kedua yang mendaftar sebagai pasangan calon dihari terakhir pendaftaran yang dibuka oleh KPU Karawang.

“Berkas Acep-Gina dinyatakan lengkap. Karena pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Karawang 2024 memiliki indikator lengkap dan belum lengkap,” kata Meri, menjelaskan.

“Setelah itu, lanjut dengan proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Lalu proses verifikasi administrasi juga ada tanggapan masyarakat,” ungkapnya.

Meri mengatakan, penetapan pasangan calon akan diumumkan pada tanggal 22 September 2024 kemudian masuk masa kampanye.

“Kami berpesan agar calon dan para pendukungnya untuk tetap menjaga kondusifitas di Kabupaten Karawang. Dimana, momen lima tahun ini agar bisa diinikmati masyarakat menjadi momen yang menggembirakan, dan membahagiakan bukan momen yang menakutkan, dan mengkhawatirkan. Menjadi momen kebahagiaan bagi masyarakat Karawang untuk memilih pemimpinnya lima tahun kedepan,” pungkasnya.

Sebelumnya, terpantau, ribuan massa berkumpul dilapangan Karangpawitan untuk mendengarkan pidato politik dua mantan bupati Karawang, Ade Swara dan Cellica Nurrachadianna juga para pimpinan partai politik.

Mereka membacakan Naskah Deklarasi dukungan terhadap Acep-Gina. Gasskeuun, Abringkeun…jargon, Jadikeun pun menggema diteriakan ribuan masaa pendukung.

Acep-Gina tak henti-hentinya tersenyum penuh kebahagiaan, setelah diarak ketengah lapangan oleh ribuan para pendukungnya Acep-Gina pun meninggalkan lapang Karang Pawitan sambil diiringi musik dan bergoyang khas Oke Gas -Oke Gas ala Pilpres 2024 lalu ditemani Gina Swara dan Cellica Nurrachadianna.

Acep-Gina terlihat naik kereta kuda menuju KPU Karawang, tampak terpancar kebahagiaan, keluwesan dan senyum sumringah masyarakat para pendukung baik dari partai politik maupun tim relawan, ormas, LSM dan Komunitas pendukung.

Diketahui Acep – Gina diusung Partai Politik Indonesia Maju, yaitu, Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN dan Partai Non Kursi, yaitu, PPP, PBB, Hanura, PKN, Gelora, PSI, Garuda, dan Partai Buruh. *(Red)

DEKLARASI DAN PENDAFTARAN PASANGAN SAHRUL – GUNGUN

0

Hari ini, 29 Agustus 2024 adalah sejarah untuk menentukan hari penting perhelatan PILKADA pada Bulan November 2024 mendatang. Kami Pasangan Alus Pisan, yaitu Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan, yang merupakan sama[1]sama pernah menja di Wakil Bupati pada periodenya masing-masing. Tentu telah memahami seluk beluk permasalahan yang ada di Kabupaten Bandung mulai dari kemiskinan, pengguran, sulitnya daya beli masyarakat, masalah pendidikan dan pelayanan Kesehatan hingga masalah lingkungan, mulai dari : masalah sampah, banjir, kemacetan, dan masalah disparitas antara yang kaya dan miskin, padahal KabupatenBandung adalah Penyangga Ibu Kota Provinsi sehingga hal-hal tersebut penting untuk segera diselesaikan menjadi Bandung Baru, Bandung Maju, Bandung Sejahtera.

Maka dengan modal pengalaman, dan pemahaman mendalam kami atas persoalan-persoalan tadi, selama kami menjabat sebagai wakil Bupati Bandung, kami ingin mengembalikan sejarah Kabupaten Bandung, sebagai Bandung yang sejatinya yaitu :

Bandung, yang selalu dicintai warganya, dirindukan tamunya untuk berkunjung dan daerah yang nyaman untuk ditinggali atau dalam istilah lain disebut, dengan loveable, visitable dan liveable.

Disini kami berdiri bersama rakyat Kabupaten Bandung, ingin mengembalikan KABUPATEN BANDUNG sebagai EPICENTRUM BANDUNG, karena sejatinya Kabupaten Bandung adalah Induk dari Bandung, yang mana pada tahun 1906 Kota Bandung mulai terpisah dari Kabupaten Bandung karena secara resmi telah ditetapkan sebagai kota sendiri oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda. Sejak itu, Kota Bandung menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan, sementara Kabupaten Bandung mencakup wilayah yang lebih luas di sekitarnya, dengan fokus pada pertanian, industri, dan permukiman. Dan pada tahun 2007 Kabupaten Bandung Barat kembali dimekarkan dan terpisah menjadi Kabupaten tersendiri yaitu Kabupaten Bandung Barat atau KBB.

Maka pada momentum perhelatan pesta Demokrasi melalui Pemilu Kada atau PILKADA tahun 2024, ini, ingin mengembalikan BANDUNG URANG, NU URANG, KEUR URANG, Bandung yang “MENAWAN”, memikat hati para tamu yang berkunjung ke kotanya, dan membuat nyaman warga yang tinggal di dalamnya.

Untuk itu, yuk kita kembalikan Bandung nu Menawan, Bandung nu Alus pisan. Babarengan, ngaheuyeut dayeuh, sabilulungan piken ngawangun Bandung nepika ngawujud Bandung anu “Maju Kabupatennya, Sejahtera Warganya dan Agamis Daerahnya.”

Kami Pasangan Alus Pisan yang mengangkat Visi “BANDUNG MENAWAN” yaitu Bandung yang selalu dicintai warganya, dirindukan tamunya untuk berkunjung dan daerah yang nyaman untuk ditinggali. Kami melihat bandung yang terbagi 3 kawasan/wilayah utama, yaitu:

Pertama: Soreang sebagai pusat Ibu Kota Pemerintahan, sangat layak kita dorong menjadi Pusat Ekonomi Baru karena akses tol yang langsung masuk kesini, dan menjadi jalur para wisatawan yang akan menuju wilayah selatan, maka Kota soreang kedepan sudah layak kita jadikan sebagai Kota jasa yang menyediakan berbagai layanan jasa tidak hanya Hotel, dan kantor pemerintahan, tapi juga menjadi Etalasenya produk[1]produk UKM dan Industri Lokal yang menyediakan berbagai hasil produk dan kreatifitas warga kabupaten serta hasil bumi, sehingga dapat mendorong tumbuhknya ekonomi di Kabupaten Bandung dan menciptakan banyak lapangan pekerjaan.

Kota soreang juga layak menjadi kota mandiri yang nanti di dalamnya dapat terbangun tempat -tempat tinggal yang asri, hotel-hotel bertambah, ada rumah sakit bertaraf internasional hingga perguruan tinggi terkemuka tidak hanya ke Jatinangor ke depan Kabupaten Bandung dapat menjadi al ternatif.

Kedua, Kawasan Industri majalaya dan sekitarnya, kedepan sudah layak menjadi Kawasan industry yang Asri, nyaman dan tertata ramah lingkungan, sehingga masyarakat sekitar dapat mudah mendapatkan pekerjaan, usaha kecil dan UKM nya tumbuh serta para pengusaha besar pemilih industry juga nyaman berinvestasi di Kabupaten Bandung.

Ketiga, Kawasan selatan yang notabena merupakan kawsan wisata, pertanian, perkebunan hingga sumber daya alam merupakan Kawasan wisata dan agro yang pantas untuk di dorong menjadi pusat ekonomi yang terus tumbuh dan berkembang, dengan infrsatrtuktur yang layak, ekonomi tumbuh, masyakarat sejahtera.Belum lagi ada beberapa kota yang berbatasan dengan Kota Bandung sebagai kota penyangga, ke depan dearah-daerah tersebut tidak hanya sekedar mendapatkan kemacetan, banjir dan sampah yang menggunung, tetapi juga menjadi Kota jasa yang Asri, nyaman dan maju. Sehingga ekonomi akan tumbuh, membantu mengurangi angka pengguran, menekan angka kemiskinan, terhindarnya dari masalah lingkungan baik, sampah, banjir, kemacetan dan tata ruang yang semerawut.

Pasangan Alus Pisan juga dengan Visi “ Bandung Menawan” dari sekian program dan gagasan yang akan kami usung, ada beberapa hal yang inging kami pastikan kemasyarakat Kabupaten Bandung.

  1. Kami Pastikan adanya kesetraaan Jaminan Pendidikan baik di sekolah Negeri dan

Swasta dalam Program “Cahaya Prestasi” (CAPRES) jaminan pendidikan dasar dan

menengah serta Beasiswa untuk Mahasiswa.

  1. Kami Pastikan Insentip Guru Ngaji tetap ada dan bahkan akan di tambah menjadi

“Graha Plus” (Guru Ngaji & Masrasah Sejahtra) plus, para gustadz, pengasuh

pesantren dll.

  1. Kami akan memastikan ketersediaan Sembako dan bahan Pokok di masyarakat

selalu aman dan tersedian dengan Penataan Pasar Tradisional yang ada dalam

Program “Pasar Menawan”

  1. Kami komitmen untuk mendorong UKM dan Usaha Kecil akan mendapat pembinaan

dan pengembangan Usaha dalam Program BALAREA (Bandung Etalase UKM, Rakyat

Sejahtera)

  1. Kami akan lakukan ada penataan Trasfortasi Umum untuk mengurai kemacetan di

beberapa tempar rawan macet dalam Program SIMADU (Transportasi Umum

Masyarakat Terpadu)

  1. Kami akan fokuskan pada perbaikan Infrastruktur hingga ke desa-desa dengan

pwmvangunan 100 KM Jalan Desa dalam.Program JASAMU ( Jalan Desa Mulus &

Unggul)

  1. dll

Yuk urang babarengan, ngawangun Bandung Urang, Anu Urang Keur Urang, Bandung

yang Asri, nyaman dan Menawan.

Menawan Pemimpinnya

Menawan Pelayanan Birokrasinya

Menawan Pembangunannya

Menawan daerahnya

Menawan Warganya, dan

Menawan produk dan industrinya

Menawan, Menang Bersama Sahrul dan Gun Gun Gunawan, bukan yang lainya…

Bandung Menawan ? Alus Pisan !!!

Bandung Menawan ? Alus Pisan !!!

Bandung Menawan ? Alus Pisan !!!

(KOALISI RAKYAT ALUS PISAN)

Kemenag Fasilitasi 11.820 Guru Ikuti Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang

0
Menag Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA (Aswajanews.id) – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama memfasilitasi penyelenggaraan Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang (UKKJ) bagi guru madrasah, guru agama pada sekolah, pengawas, dan penilik. Total ada 11.820 peserta UKKJ yang digelar serentak secara daring di 883 lokasi pada 34 provinsi.

Menag Yaqut Cholil Qoumas

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan bahwa UKKJ adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam memfasilitasi peningkatan profesionalisme dan karier guru dan tenaga kependidikan. “Bagi guru pelaksana yang belum berkualifikasi Jabatan Fungsional (JF) Guru dan Guru yang akan mengajukan kenaikan jenjang jabatan harus melalui uji kompetensi sesuai regulasi yang ada,” tegas Gus Menteri di Jakarta (27/8).

“Ada empat perhatian khusus yang terus diupayakan pemerintah terhadap guru dan tendik, yaitu peningkatan kualifikasi, kompetensi, karier, dan kesejahteraan,” sambungnya.

Dirjen Pendidikan Islam, Abu Rokhmad mengatakan bahwa UKKJ diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek. Kemenag bertugas memfasilitasi guru dan tendik yang menjadi binaannya.

“Saya mengapresiasi kepada berbagai pihak yang turut membantu terlaksananya kegiatan ini, khususnya kepada tim Kemendikbudristek dan tim dari Kemenag yang tidak hanya berisi personal Ditjen Pendis, tapi juga dari Bimas agama lainnya, serta komponen dari Kanwil Kemenag Provinsi,” urainya.

“Saya berharap, UKKJ ini mampu mendorong dan menjadikan guru di bawah koordinasi Kemenag lebih profesional dan kompeten dengan memenuhi standar yang ditentukan. UKKJ juga menjadi momentum penting memaknai peran strategis guru. Menjadi guru adalah tugas dan peran mulia yang ditopang dengan kesadaran profesionalitas sesuai standar yang ditetapkan,” terangnya.

Terpisah, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al-Asyhar, menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini. Thobib sempat meninjau pelaksanaan UKKJ ini di wilalah Jakarta. Menurutnya, secara umum UKKJ berjalan dengan baik dan sukses.

“Saya berharap, para guru dan tendik yang mengikuti pelaksanaan UKKJ ini mampu memahami dan melaksanakan urgensi profesionalisme sebagai guru dengan standar kecakapan yang dipersyaratkan,” tandasnya.

Thobib optimis, mekanisme dan prosedur UKKJ mampu mengatasi kendala geografis yang kerap menjadi tantangan bersama. Dengan UKKJ yang berbasis Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Berkelanjutan (SIMPKB) Kemendikbudristek, kendala geografis mampu diatasi dengan baik.

Hal senada disampaikan Direktur Pendidikan Agama Islam, M Munir, di Posko Pemantauan UKKJ JF Guru di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. “Guru Pendidikan Agama Islam terus kita upayakan dan perhatikan kualifikasinya. UKKJ ini menjadi instrumen penting peningkatan kualitas GPAI,” tutupnya. *(Kontributor: Selamet Mujahidin Sya’bani)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pj Bupati Sumedang Resmikan Sentra Kuliner Desa Margalaksana

0
Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan meluncurkan Sentra Kuliner Desa Margalaksana saat memperingati HUT ke-16 desa yang ada di kaki pegunungan Kareumbi ini, Kamis (29/8/2024).

Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya Desa Margalaksana untuk memaksimalkan potensi ekonomi lokal dengan memberdayakan seluruh elemen masyarakat termasuk para petani yang tergabung dalam kelompok tani serta pelaku UMKM di desa.

Peluncuran Sentra Kuliner dibuka Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli. “Sentra Kuliner Desa Margalaksana dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Sumedang. Kami berharap perekonomian desa semakin meningkat, pengangguran berkurang, dan masyarakat menjadi lebih kreatif serta sejahtera,” kata Yudia.

Sentra kuliner rutin di adakan setiap akhir pekan diharapkan dapat menjadi destinasi wisata kuliner yang menarik, sekaligus memperkuat perekonomian lokal dan melestarikan kebudayaan desa.

Direktur BUMDes Waluyalaksana Diwan Furoq Arafah mengatakan, Sentra Kuliner Margalaksana tidak hanya berfokus pada penyajian kuline, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi masyarakat desa. “Kami ingin Sentra Kuliner ini menjadi pusat pemberdayaan yang melibatkan seluruh masyarakat Desa Margalaksana,” kata Diwan.

Menurutnya, selain produk kuliner, hasil-hasil pertanian seperti singkong, ubi, jagung, dan pisang akan diolah dan dipasarkan di sini. “Kami juga berkomitmen untuk melestarikan kebudayaan desa melalui pertunjukan kesenian yang akan diadakan setiap malam Sabtu dan malam Minggu,” ujar Diwan.

Dalam upaya mendukung kreativitas masyarakat, acara ini juga menggelar lomba olahan hasil pertanian, yang pemenangnya akan mendapatkan tambahan gerobak sebagai dukungan dari BUMDes.

“Langkah ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih berinovasi dalam mengolah hasil tani dan meningkatkan kualitas produk mereka,” katanya. (Yana)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts