Google search engine
Beranda blog Halaman 120

Ketua PC HIMASAL Kab Brebes Terima Hadiah Buku dari Alumni Lirboyo

0
Ketua PC HIMASAL Kab Brebes menerima hadiah buku dengan judul MDT di Persimpangan Regulasi Nasional karya Akhmad Sururi alumni Lirboyo tahun 2000
Ketua PC HIMASAL Kab Brebes menerima hadiah buku dengan judul MDT di Persimpangan Regulasi Nasional karya Akhmad Sururi alumni Lirboyo tahun 2000

BREBES (Aswajanews.id) – Bertempat di kantor DPC FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Kab Brebes Ketua PC HIMASAL (Himpunan Alumni Santri Lirboyo) Kab Brebes menerima hadiah buku dengan judul MDT di Persimpangan Regulasi Nasional karya Akhmad Sururi alumni Lirboyo tahun 2000. Buku yang merupakan kumpulan tulisan dari praktisi Madrasah Diniyah Takmiliyah ditulis dalam rentang waktu tiga bulan.

Ketua PC HIMASAL Kab Brebes didampingi Sekretaris dan beberapa dewan Harian lainnya mengucapkan terima kasihku atas hadiah buku. “Kita merasa bersyukur punya teman yang sudah memiliki karya tulis dalam bentuk buku. Kompetensi menulis tidak semua orang memiliki. Kalau berbicara mungkin alumni banyak yang menjadi penceramah, ataupun minimal mengajar. Penceramah dan pengajar pasti memiliki kemampuan berbicara, namun belum tentu memiliki kemampuan menulis,” kata H. Hirin Dzul Qornen, selaku ketua PC HIMASAL Kab Brebes.

Obrolan santai mewarnai pertemuan alumni Lirboyo di ruang tamu DPC FKDT Jl Yos Sudarso Brebes. Selaku Penulis sekaligus Ketua DPC FKDT Kab Brebes, Akhmad Sururi menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus HIMASAL yang terlah berkenan berkunjung di kantor FKDT. “Ini menjadi kebahagiaan bagi kami karena kedatangan tamu tamu yang istimewa.  Kesempatan ini jarang terjadi, oleh karena itu saya putut bersyukur dan berterima kasih. Kehadiran pengurus HIMASAL akan semakin menambah rekatnya silaturahmi untuk membangun kebersaran HIMASAL,” kata Akhmad Sururi

Menurut alumni Lirboyo angkatan tahun 2000, banyak alumni Brebes yang memiliki potensi dengan sekian bidang profesi. Mereka semua ingin berkhidmah untuk Lirboyo. “Insya Alloh saya siap berkhidmah untuk Lirboyo sekaligus berikhtiar membesarkan HIMASAL. Kebersamaan dan kekompakan kita bersama akan menjadi kekuatan dalam berkhidmah untuk umat. Kapan waktunya saya akan menulis tentang HIMASAL Brebes untuk menjadi sebuah buku. Beberapa tulisan sudah tersebar di media online tentang HIMASAL,” lanjut Akhmad Sururi.

Dihadapan pengurus PC HIMASAL Kab Brebes, Sururi menuturkan bahwa menulis membutuhkan ketrampilan dan konsentrasi. Dirinya dalam satu hari meninmal menulis satu judul yang dikirimkan ke media online, bahkan bisa lebih. Dengan sering menulis akan muncul banyak ide gagasan yang sangat bermanfaat.

“Mari kita wujudkan HIMASAL Brebes semakin hebat dengan progam kegiatan yang bermanfaat kepada umat. PAC HIMASAL Wanasari siap mendukung dan menyukseskan program Reuni Akbar, Munas 115 Pondok Pesantren Lirboyo dan Satu Abad MHM,” pungkas Ketua PAC HIMASAL Kec Wanasari. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

SMP NU Al Fattah Tegalgandu Siapkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

0

BREBES (Aswajanews.id) – Memilih sekolah yang tepat itu penting untuk anak anak kita. Karena sesungguhnya pilihan kita hari ini menjadi awal untuk menentukan sikap untuk menjadi generasi yang hebat, cerdas dan berakhlak. Oleh karena itu pilihan sekolah di SMP NU Al Fattah Tegalgandu menjadi pilihan yang sangat tepat. Hal tersebut disampaikan oleh Akhmad Sururi selaku Staf Pengajar SMP NU Al Fattah Tegalgandu saat menyampaikan sosialisasi PPDB di SDN Dukuhwringin 01 pada hari Selasa, 14 Januari 2025.

“Saatnya kalian hari ini menentukan pilihan yang tepat untuk melanjutkan sekolah kalian. Tidak boleh berhenti belajar dan sekolah. Karena belajar dan sekolah akan mengukir masa depan kalian. Oleh karena itu kami bertiga hadir untuk memberikan pilihan sekolah yang terbaik untuk masa depan kalian,” kata alumni Lirboyo Kediri.

Sururi menegaskan bahwa di SMP NU Al Fattah Tegalgandu mendidik anak yang cerdas intelektual dan spiritual. Artinya bukan hanya kecerdasan otak akan tetapi nilai nilai kecerdasan spritual yang berporos di hati juga menjadi bagian dari proses pembelajaran. Pengetahuan umum dan agama secara berimbang dilaksanakan dalam proses pembelajaran.

“Lebih dari itu, SMP NU Al Fattah Tegalgandu juga menyediakan asrama Pesantren bagi yang mukim. Para pengajar di Pesantren semuanya alumni Pesantren ternama di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang sudah berpengalaman mengajar di Pesantren,” kata Akhmad Sururi.

Perlu diketahui SMP NU Al Fattah Tegalgandu Kec Wanasari Kab Brebes saat sekarang sudah mendapatkan nilai akreditasi A. Ini menjadi bukti bahwa SMP NU Al Fattah dengan pengelolaan manajemen yang modern bisa meraih nilai A dalam akreditasi. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Makan Bergizi Gratis di Tulungagung: Dorong Generasi Sehat dan Cerdas

0

Tulungagung (Aswajanews.id) – Program makan bergizi gratis dimulai di sejumlah sekolah di Kabupaten Tulungagung. Salah satunya di SD Karangtalun 01 Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, Senin (13/01/2025).

Program makan bergizi gratis yang dilakukan menyasar sejumlah sekolah di Kabupaten Tulungagung. Salah satunya di SD Karangtalun 01, Kecamatan Kalidawir, Jawa Timur.

Anak-anak di SD Karangtalun 01 memulai kegiatan makan bersama pada pukul 10.30 WIB. Menu makanan yang disajikan terdiri dari nasi, ayam, oseng sayur, pisang, dan susu. Program ini disambut antusias oleh para siswa, guru, dan orang tua.

Dandim 0807/Tulungagung Letkol Kav Mohammad Nashir, S.Hub.Int. yang hadir langsung di lokasi mengungkapkan, program makan bergizi gratis yang dilakukan itu merupakan yang perdana.

“Hari ini mulai running atau operasional, terutama untuk SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang di Kalidawir,” ujarnya.

Pamen TNI AD itu menjelaskan, program ini bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

Sedangkan untuk jumlahnya, Dandim mengatakan program makan bergizi gratis di Kalidawir mencapai 2.806 anak yang tersebar di 33 sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP.

Program makan bergizi gratis ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak di Kabupaten Tulungagung.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, program ini diharapkan berjalan lancar dan berkelanjutan untuk mendukung generasi penerus yang lebih sehat dan cerdas. (Red)

Pangdam III/Slw Berangkatkan Umroh 26 Prajurit

0
Pemberangkatan Umroh kepada 26 orang prajurit Kodam III/Slw, Senin (13/01/2025)
Pemberangkatan Umroh kepada 26 orang prajurit Kodam III/Slw, Senin (13/01/2025)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., melaksanakan pemberangkatan Umroh kepada 26 orang prajurit Kodam III/Slw, Senin (13/01/2025). Para prajurit diberangkatkan ke tanah suci sebagai wujud tanggung jawab Komando dalam pembinaan rohani sekaligus penghargaan terhadap dedikasi yang telah diberikan selama pengabdiannya.

Pangdam III/Slw menyampaikan pentingnya pembinaan rohani sebagai upaya meningkatkan mental dan moral prajurit. Pemberangkatan Umroh menjadi salah satu perhatian utama Mayjen Dadang terhadap para prajurit di seluruh Satuan jajaran Kodam III/Slw.

“Selaku Pangdam, saya terus berfikir. Bagaimana Kodam III/Siliwangi akan menjadi lebih baik, jika tidak diawaki dengan prajurit yang memiliki mental dan rohani yang kuat. Salah satu upaya dalam pembinaan rohani adalah dengan melaksanakan ibadah umroh,” ujar Pangdam.

Rasa syukur terpancar dari para prajurit yang akan berangkat Umroh, yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan kalau mereka mendapatkan kesempatan yang begitu besar untuk beribadah ke tanah suci. Terlebih bagi para Babinsa yang dalam keseharian tugasnya melaksanakan pembinaan wilayah yang jauh dari Makodam.

Disisi lain, Kodam III/Slw merencanakan kerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk menyediakan kendaraan jenazah di tiap Koramil untuk membantu pelayanan kepada masyarakat. Sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat yang memerlukan untuk membawa jenazah dari rumah duka ke tempat pemakaman.

Selama pelaksanaan ibadah Umroh, para jamaah dititipkan pesan agar mendoakan seluruh keluarga besar Kodam III/Siliwangi agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap pengabdian serta menjadi insan yang berguna bagi bangsa dan negara.

Salah satu prajurit yang diberangkatkan Umroh, Koptu Ajid Nurdin dari Kodim 0610/Sumedang, mewakili para Jamaah Umroh menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasihnya kepada Pangdam III/Slw karena telah diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci. (Pendam III/Siliwangi)

www.youtube.com/@anas-aswaja

DPAC FKDT Pangkah Selenggarakan Ujian Praktek Ibadah untuk Santri MDT

0
Ujian Praktek Ibadah Santri MDTA tingkat Kec Pangkah Kab Tegal, Ahad (12/1/2025)
Ujian Praktek Ibadah Santri MDTA tingkat Kec Pangkah Kab Tegal, Ahad (12/1/2025)

TEGAL (Aswajanews.id) – Sebanyak 59 MDTA di wilayah Kecamatan Pangkah Kab Tegal, menyelenggarakan kegiatan ujian praktek ibadah bersama. Seluruh MDTA tersebut dipusatkan di MDTA Dabin. Masing-masing Dabin diikuti oleh 350 peserta. Adapun empat Dabin tersebut adalah MDTA Ikhsaniyah Dukuhjati Kidul, MDTA Miftahul Falah Kendalserut, MDTA Tarbiyahtul Atfal Kalikangkung dan MDTA An Nashiriyah Paketiban.

Ujian praktek Ibadah yang dilaksanakan pada Ahad, 12 Januari 2025 dilaksanakan secara serentak mulai jam 07.00 s.d 13.00 WIB. Masing-masing peserta memiliki satu pendamping guru putra dan putri dari MDTA yang bersangkutan. Sementara tim penguji yang telah ditetapkan oleh Panitia menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang termaktub dalam tata tertib ujian praktek ibadah.

Ujian Praktek Ibadah Santri MDTA tingkat Kec Pangkah Kab Tegal, Ahad (12/1/2025)

Ketua Panitia Ujian Praktek Ibadah tingkat Kec Pangkah, Moh Dasuki mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh DPAC FKDT Kec Pangkah. “Ini program rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman teori yang dipelajari dengan praktek. Lebih dari itu tentu kita bisa mengetahui secara langsung bagaimana mereka berwudhu dan sholat yang benar dari sisi gerakan dan ucapan, ” kata Ustd Moh Dasuki.

“Alhamdulillah seluruh peserta sangat antusias dan penuh semangat dalam menjalani ujian praktek ibadah. Ini menjadi bagian dari evaluasi pembelajaran yang bisa dilihat secara langsung. Jadi selama ini mereka belajar teori wudlu dan sholat, hari ini mereka melaksanakan wudlu dan sholat yang dinilai oleh tim penilai,” tambah Ust Dasuki.

Menurut Ust Dasuki yang didaulat sebagai Ketua Panitia, ujian praktek ibadah yang dilaksanakan oleh MDTA se-Kec Pangkah bisa menjadi syiar Islam sekaligus memperkenalkan MDTA di tengah tengah masyarakat, bahwa santri Diniyah juga ada ujian praktek ibadah yang meliputi sholat dan wudlu.

Panitia Ujian Praktek Ibadah MDTA tingkat Kec Pangkah Kab Tegal

Secara terpisah, Akhmad Sururi selaku Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah mengapresiasi kegiatan ujian praktek ibadah yang diselenggarakan oleh DPAC FKDT Kec Pangkah. “Ini sungguh kegiatan yang sangat luar biasa, karena mereka (santri MDT) melaksanakan praktek ibadah secara langsung. Dengan demikian teori yang selama ini dipelajari dipraktekkan dan dinilai oleh tim penilai. Kegiatan ini bisa menjadi contoh untuk MDTA se Indonesia,” kata Akhmad Sururi.

“Ujian Praktek Ibadah ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk meningkatkan kualitas pendidikan MDT. Sebab dengan ujian praktek akan mengukur ketrampilan yang bersifat aplikatif dari ilmu pengetahuan agama yang selama ini dipelajari. Karena sesungguhnya ilmu ibdah untuk diamalkan atau dikerjakan bukan berhenti dibaca dan dipahami. Melalui ujian praktek ini, semoga menjadi washilah untuk membiasakan anak anak kita beribadah sesuai dengan ketentuan syariat atau Fiqih,” pungkas Akhmad Sururi yang pernah nyantri di Pesantren Lirboyo Kediri. (Red/Nas)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Dugaan Penyelewengan BOS di Kab Bandung, Publik Pertanyakan Pemeriksaan Subdit III/Tipikor Polda Jabar

0

KAB. BANDUNG (Aswajanews.id) – Dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Bandung kembali mencuat. Kali ini, melibatkan Ketua Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bandung beserta Ketua PGRI Kecamatan Ibun.

Dugaan Pemeriksaan Ketua Forum MKKS Kabupaten Bandung beserta Ketua PGRI Kecamatan Ibun oleh Polda Jabar terkait Penggunaan Dana BOS pada Senin, 25 November 2024 menjadi sorotan publik. Pasalnya, dari pemeriksaan itu disinyalir ada pengkodisian atau pengumpulan dana dari setiap K3S Kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Menurut sumber yang tidak mau disebut identitasnya, dari pemeriksaan yang berlangsung beberapa jam di Mapolda Jabar Jln Soekarno-Hatta No. 748 Bandung, akhirnya terjadilah pengkondisian dana dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung sebesar Rp 310.000.000,- (Tiga Ratus seluluh Juta Rupiah) oleh Ketua Forum MKKS Kabupaten.

Kabid TK/SD Disdik Kab Bandung, Dian Dihanudin, M.Ak., membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun ia tidak tahu-menahu, karena sedikit pun tidak ada kordinasi dari Forum MKKS.

“Saya terkejut dengan adanya kabar pemeriksaan dari Polda Jabar. Saya juga taunya setelah tersebar informasi itu dari para kepala sekolah dan K3S,” ujarnya kepada FS.

Korwil Jabar LSM KPAHN, Yayat, menanggapi hal itu mengatakan, kasus ini menunjukan perlunya pengawasan yang lebih ketat dalam pengelolaan dana BOS, agar dana yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tidak disalahgunakan. Jika tidak segera ditangani, praktik ini akan terus merusak integritas sektor Pendidikan di Indonesia.

“Fenomena dana BOS menjadi ajang korupsi perlu mendapatkan perhatian serius di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Beberapa oknum, baik di tingkat sekolah maupun Dinas Pendidikan, memanfaatkan celah pengawasan untuk menyelewengkan dana yang seharusnya digunakan untuk mendukung kegiatan Pendidikan,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Surat Konfirmasi tertulis No:  031/Ww-Red-AN/XII/2024, tertanggal 10 Desember 2024 tidak mendapat respon dari Ketua K3S Kecamatan Ibun. (Red/Tim)

Dankogartap II/Bdg, Pimpin Sertijab Kaskogartap

0

BANDUNG (Aswajanews.id) – Dankogartap II/Bdg, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kaskogartap II/Bandung di Mako Gartap II/Bandung, Jl. Nias No. 03, Kota Bandung, Senin (13/01/2025).

Jabatan Kaskogartap II/Bandung resmi diserahterimakan dari Marsma TNI Tri Bowo Setyo C., S.Sos., M.M., kepada Kolonel Pas Novlamirsyah, S.E., M.Tr. (Han). Prosesi Sertijab ditandai dengan penanggalan dan pemasangan tanda jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, serta penandatanganan pakta integritas.

Dankogartap menyampaikan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari pembinaan personel dan wujud regenerasi untuk memenuhi kebutuhan organisasi dalam meningkatkan kualitas dan kemampuan satuan.

“Saya harapkan dengan sertijab ini dapat memberikan terobosan baru dalam meningkatkan profesionalisme dan kreativitas, baik untuk kinerja prajurit maupun satuan, sehingga tugas-tugas protokoler, penegakan hukum dan disiplin, intelijen, pemakaman militer, dan tata tertib dapat terlaksana dengan optimal,” ucap Dankogartap.

Sementara itu, Marsma TNI Tri Bowo Setyo C., S.Sos., M.M., berpesan kepada seluruh anggota Kogartap II/Bdg agar bersama-sama terus menjaga integritas dan soliditas satuan serta mengembangkan kinerja, menjaga hubungan baik dengan semua pihak, serta melahirkan inisiatif-inisiatif positif demi kemajuan satuan.

Sedangkan Kaskogartap II/Bandung dalam mengawali tugasnya memohon bimbingan dari Dankogartap II/Bdg serta mengajak seluruh jajaran untuk semangat dan terus meningkatkan kinerja satuan agar kedepan dapat lebih baik lagi, sebagai pengabdian kepada bangsa dan negara. (Pendam III/Siliwangi)

Dari Data ke Kebijakan: Optimalisasi Data untuk Pengendalian Inflasi di Era Ekonomi Digital

0
Penulis: Arina Roudhotul Jannah, Riza Fadila (Mahasiswi Prodi Ekonomi Syari’ah, UIB K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan GenBI Tegal)

Di era transformasi global yang didorong oleh kemajuan teknologi, digitalisasi menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan ekonomi modern (Organisation for Economic Co-operation and Development, 2020). Era ekonomi digital tidak hanya mengubah cara individu dan perusahaan berinteraksi, tetapi juga mempengaruhi kebijakan ekonomi dan moneter yang diterapkan oleh lembaga-lembaga keuangan, termasuk Bank Indonesia. Sebagai bank sentral, Bank Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan inflasi, sebagai salah satu tantangan utama dalam perekonomian (Bank Indonesia, 2021). Inflasi yang tinggi dapat mengurangi daya beli masyarakat, menciptakan ketidakpastian, dan menghambat pertumbuhan ekonomi (International Monetary Fund, 2021). Oleh karena itu, pengelolaan inflasi yang efektif menjadi prioritas utama Bank Indonesia.

Digitalisasi menawarkan berbagai alat dan strategi yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Digitalisasi dalam konteks ekonomi dapat mencakup penggunaan teknologi informasi dan komunikasi guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas dalam pengambilan keputusan (Brynjolfsson & McAfee, 2014). Dalam pengelolaan inflasi, Bank Indonesia dapat memanfaatkan data besar (big data), analitik, dan teknologi digital lainnya untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi yang relevan. Dengan memanfaatkan data yang akurat dan terkini, Bank Indonesia dapat merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap dinamika ekonomi dan perilaku pasar. Analisis data dapat membantu Bank Indonesia dalam memprediksi tren inflasi, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi harga, dan merumuskan langkah-langkah kebijakan yang tepat untuk mengendalikan inflasi.

Digitalisasi juga membuka peluang bagi Bank Indonesia untuk meningkatkan komunikasi dan transparansi dengan masyarakat. Melalui platform digital, Bank Indonesia dapat menyampaikan informasi mengenai kebijakan moneter, proyeksi inflasi, dan langkah-langkah yang diambil untuk menjaga stabilitas harga (Nasution & Efendi, 2024). Dengan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kebijakan yang diterapkan, Bank Indonesia dapat membangun kepercayaan dan mengurangi ketidakpastian yang sering kali menyertai perubahan kebijakan. Komunikasi yang efektif juga dapat membantu mengelola ekspektasi inflasi masyarakat, yang merupakan faktor penting dalam pengendalian inflasi.

Digitalisasi sebagai Strategi Optimalisasi Data

Digitalisasi telah mengubah cara Bank Indonesia dalam mengumpulkan dan menganalisis data. Sebelumnya, pengumpulan data inflasi sering kali dilakukan melalui survei manual dan laporan dari berbagai sumber. Dengan kemajuan teknologi, Bank Indonesia kini dapat memanfaatkan big data dan analitik untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat dan terkini. Digitalisasi memungkinkan Bank Indonesia melakukan pengumpulan data secara real-time melalui berbagai platform dan teknologi, seperti Internet of Things (IoT), sensor, dan aplikasi mobile. Dengan sistem digital, data dapat dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk transaksi perdagangan, perilaku konsumen, dan kondisi pasar. Proses ini tidak hanya mengurangi waktu dan biaya yang diperlukan untuk pengumpulan data, tetapi juga meningkatkan akurasi dan kelengkapan informasi yang tersedia.

Data yang akurat dan terkini sangat penting untuk memahami dinamika pasar dan perilaku harga dalam pengendalian inflasi. Selain itu, penggunaan big data memungkinkan Bank Indonesia untuk melakukan analisis yang lebih mendalam dan komprehensif. Melalui pemanfaatan teknik analitik canggih, Bank Indonesia dapat mengidentifikasi pola dan tren yang mungkin tidak terlihat melalui metode tradisional. Hal ini sangat penting dalam pengelolaan inflasi, di mana perubahan harga dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk fluktuasi permintaan dan penawaran, serta faktor eksternal seperti harga komoditas global.

Digitalisasi berperan penting dalam meningkatkan transparansi dan komunikasi antara Bank Indonesia dan masyarakat. Melalui platform digital, Bank Indonesia dapat menyampaikan informasi mengenai kebijakan moneter, proyeksi inflasi, dan langkah-langkah yang diambil untuk menjaga stabilitas harga. Dengan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kebijakan yang diterapkan, Bank Indonesia juga dapat membangun kepercayaan dan mengurangi ketidakpastian yang sering kali menyertai perubahan kebijakan. Komunikasi yang efektif akan membantu mengelola ekspektasi inflasi masyarakat. Ketika masyarakat memahami tujuan dan langkah-langkah yang diambil oleh Bank Indonesia, mereka cenderung lebih percaya pada stabilitas ekonomi, yang pada gilirannya dapat mengurangi tekanan inflasi.

Peluang dan Tantangan Digitalisasi

Keuntungan utama dari digitalisasi adalah kemampuan untuk merespons perubahan ekonomi dengan cepat. Dalam situasi di mana inflasi dapat meningkat secara tiba-tiba akibat gangguan rantai pasokan atau kenaikan harga komoditas, Bank Indonesia dapat menggunakan data real-time untuk mengambil keputusan yang tepat. Sehingga apabila data menunjukkan adanya lonjakan harga pada barang-barang pokok, Bank Indonesia dapat segera merumuskan kebijakan moneter yang lebih ketat untuk mengendalikan inflasi. Selain itu, digitalisasi juga memungkinkan Bank Indonesia untuk melakukan simulasi dan proyeksi inflasi yang lebih akurat. Dengan menggunakan model ekonometrika yang didukung oleh data besar, Bank Indonesia dapat memprediksi dampak dari berbagai kebijakan yang diambil, sehingga dapat memilih langkah yang paling efektif untuk menjaga stabilitas harga (International Monetary Fund, 2021).

Meskipun digitalisasi menawarkan banyak peluang, ada juga tantangan yang perlu diatasi. Kesenjangan digital di mana tidak semua lapisan masyarakat memiliki akses yang sama terhadap teknologi dapat menciptakan ketidakmerataan dalam dampak kebijakan yang diterapkan oleh Bank Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi Bank Indonesia untuk memastikan bahwa semua masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, dapat mengakses informasi dan layanan yang disediakan. Selain itu, risiko keamanan siber dan perlindungan data juga menjadi perhatian penting dalam era digital ini. Bank Indonesia perlu memastikan bahwa sistem yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data aman dan dapat diandalkan, serta melindungi privasi individu.

Digitalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan inflasi oleh Bank Indonesia dengan memberikan alat dan strategi yang lebih efektif untuk menjaga stabilitas ekonomi. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, Bank Indonesia dapat mengumpulkan dan menganalisis data secara real-time. Hal ini memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap perubahan kondisi ekonomi di Indonesia. Penggunaan big data dan analitik canggih tidak hanya meningkatkan akurasi dalam memprediksi tren inflasi, tetapi juga membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi harga secara lebih mendalam. Oleh karena itu, adanya digitalisasi menawarkan peluang besar bagi Bank Indonesia untuk meningkatkan efektivitas kebijakan moneter dan menjaga stabilitas harga di era ekonomi digital. Dengan memanfaatkan teknologi secara optimal, Bank Indonesia dapat menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih stabil dan resilient, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Digitalisasi juga dapat meningkatkan transparansi dan komunikasi antara Bank Indonesia dan masyarakat. Melalui platform digital, informasi mengenai kebijakan moneter dan proyeksi inflasi dapat disampaikan dengan lebih jelas. Komunikasi yang efektif berperan penting dalam mengelola ekspektasi inflasi masyarakat, yang menjadi faktor kunci dalam pengendalian inflasi itu sendiri. Namun, tantangan seperti kesenjangan digital dan risiko keamanan siber tetap perlu diatasi untuk memastikan manfaat digitalisasi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Keberhasilan Bank Indonesia dalam mengimplementasikan digitalisasi dalam pengelolaan inflasi sangat bergantung pada kemampuannya untuk mengatasi tantangan ini. ***

Referensi

Bank Indonesia. (2021). Laporan Perekonomian Indonesia 2021. Https://Www.Bi.Go.Id.

Brynjolfsson, E., & McAfee, A. (2014). The Second Machine Age: Work, Progress, and Prosperity in a Time of Brilliant Technologies. W. W. Norton & Company.

International Monetary Fund. (2021). Inflation: Causes and Consequences. Https://Www.Imf.Org.

Nasution, L. N., & Efendi, B. (2024). Analisis Tren Ekonomi Digital terhadap Kebijakan Moneter di Indonesia Program Studi Magister Ekonomi Universitas Pembangunan Panca Budi , Indonesia.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2020). The Digital Economy: A Primer for Policymakers. Https://Www.Oecd.Org/Sti/Ind/the-Digital-Econom.

Ketua DPW FKDT Jawa Tengah Serahkan SK Penunjukan Lokasi Porsadin 2026 kepada DPC FKDT Kab Kendal

0
Penyerahan SK Penunjukan Lokasi Porsadin tingkat Jawa Tengah tahun 2026, Ahad (12/1/2025)
Penyerahan SK Penunjukan Lokasi Porsadin tingkat Jawa Tengah tahun 2026, Ahad (12/1/2025)

KENDAL (Aswajanews.id) – Bertempat di kediaman Ketua DPW Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jawa Tengah acara penyerahan SK Penunjukan Lokasi Porsadin tingkat Jawa Tengah tahun 2026 diserahkan oleh Ketua, Kyai Abdul Rohman kepada Ketua DPC FKDT Kab Kendal, KH Fauzan. Acara penyerahan SK tersebut disaksikan oleh Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Akhmad Sururi, Wakil Sekretaris Mizan dan departemen Data dan Kesantrian, Moh Toha. Sementara dari DPC FKDT Kab Kendal ikut serta bersama dengan Ketua, wakil ketua DPC FKDT Kab Kendal dan sekretaris serta Departemen Kesantrian.

Sebelumnya Akhmad Sururi selaku Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah mengatakan bahwa pertemuan sore ini, Ahad, 12 Januari 2025 menjadi pertemuan perdana setelah diputuskan Kab Kendal sebagai tuan rumah Porsadin tingkat Jawa Tengah tahun 2026. Pertemuan ini menjadi langkah kordinasi awal untuk merencanakan kegiatan Porsadin yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

“Ini menjadi pertemuan awal untuk merencanakan kegiatan Porsadin yang akan dilaksanakan di Kab Kendal. Jauh hari memang harus kita persiapkan, karena akan berhubungan dengan Pemda setempat dalam mempersiapkan anggaran. Oleh karena itu kedatangan DPC FKDT Kab Kendal dalam rangka Kordinasi kami menyambut baik. Semoga apa yang kita rencanakan nanti bisa berjalan dengan sukses dan lancar,” kata Akhmad Sururi.

Sebelumnya Kyai Abdul Rohman selaku Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, menyambut baik atas kedatangan rombongan dari DPC FKDT Kab Kendal dalam rangka kordinasi awal untuk persiapan Porsadin Jawa Tengah tahun 2026. “Kita bisa berkaca dengan beberapa pelaksanaan Porsadin sebelumnya di Banjarnegara. Kita berharap di Kab Kendal lebih ada peningkatan. Perihal anggaran nanti kita rembug bersama dan secara teknis nanti waki ketua satu yang berhubungan dengan program Porsadin,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Kyai Fauzan menyampaikan bahwa beberapa hari yang lalu DPC, FKDT Kab Kendal telah melakukan audiensi dengan Baperlitbangda terkait dengan Porsadin tingkat Jawa Tengah yang akan diselenggarakan di Kab Kendal. “Beberapa hari yang lalu kami selaku pengurus DPC FKDT Kab Kendal telah melakukan audiensi pertemuan terkait dengan rencana Porsadin. Karena hal ini terkait dengan angggaran daerah maka kita ngejar waktu agar bulan Febuari 2025 proposal sudah masuk. Dengan demikian tentu terkait dengan angggaran diharapkan sudak fiks. Sore ini diharapkan ada gambaran secara umum RAB yang akan dibutuhkan dalam kegiatan Porsadin Jawa Tengah, ” kata Kyai Fauzan.

“Hal lain yang berhubungan dengan beberapa persiapan teknis nanti bisa kita bicarakan menyusul. Saat sekarang yang mendesak segera selesai adalah RAB Kegiatan, karena sebelum hari Jumat ini harus sudah masuk di kantor Baperlitbangda Kendal,” imbuh Kyai Fauzan.

Menanggapi permintaan Kyai Fauzan, selaku Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah menyanggupi siap sebelum Jumat besok RAB selesai. “Insya Allah, sebelum Jumat sudah selesai,” tegasnya. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pesantren Ramadhan Atasi Lost Learning di Lembaga Pendidikan Formal Saat Liburan Ramadhan

0
Pembekalan Pesantren Ramadhan di Madin Miftahul Ulum desa Padasugih yang diikuti oleh seluruh guru Madin di Kec Brebes, Ahad (12/1/2025)
Pembekalan Pesantren Ramadhan di Madin Miftahul Ulum desa Padasugih yang diikuti oleh seluruh guru Madin di Kec Brebes, Ahad (12/1/2025)

BREBES (Aswajanews.id) – Wacana libur Ramadhan penuh terus bergulir, namun akan bermuara dengan keputusan pemerintah yang menentukan libur panjang atau tidak. Kalau sampai libur tanpa kegiatan yang positif, termasuk kegiatan keagamaan maka akan terjadi lost learning. Lepas pembelajaran yang akan berakibat fatal terhadap perkembangan peserta didik. Oleh karena itu Pesantren Ramadhan menjadi solusi terbaik untuk mengantisipasi terjadinya lost learning. Meskipun demikian, baik libur panjang atau tidak libur Pesantren Ramadhan akan tetap berjalan. Hal tersebut disampaikan oleh Akhmad Sururi selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes saat pembukaan Pembekalan Pesantren Ramadhan yang diikuti oleh seluruh guru Madin di Kec Brebes.

Pada prinsipnya dirinya kurang setuju dengan wacana libur panjang bulan Ramadhan. Karena hal tersebut akan berakibat kurang baik terhadap perkembangan otak peserta didik. “Lost learning selama liburan tanpa ada kegiatan yang positif pasti akan berakibat fatal terhadap perkembangan jiwa peserta didik. Dan hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kecerdasan peserta didik. Oleh karena itu saya tetap berharap Ramadhan tidak libur, tapi diisi dengan kegiatan pendalaman ilmu keagamaan dan pembiasaan ibadah. Dengan opsi ini maka akan memperkuat karakter keagamaan yang dimiliki oleh peserta didik,” lanjut Akhmad Sururi.

Di hadapan seluruh peserta Pembekalan Pesantren Ramadhan, Akhmad Sururi berharap saat Pesantren Ramadhan nanti seluruh guru Madin dapat memberikan pemahaman keagamaan sekaligus praktek ibadah kepada peserta didik. Kehadiran guru Madin yang menjadi representasi ulama merupakan pewaris Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan pesan keagamaan yang meliputi, iman, Islam (Fiqih) dan Ikhsan (akhlak).

Pesantren Ramadhan yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun ini, menurut Akhmad Sururi merupakan hasil diskusi panjang dan rapat koordinasi antara Kementerian Agama Kab Brebes yang diwakili oleh Dr Mad Soleh (Kasi Penma) dan Kadin Dikpora Kab Brebes, Ibu Caridah, M.Pd. Hal tersebut diawali saat dirinya selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes audiensi dengan Pj Bupati Brebes, saat itu Bapak Iwanudin Iskandar bersama dengan Ibu Caridah di ruang Bupati. Akhirnya berlanjut pertemuan formal dalam bentuk Rakor antara Kementerian Agama Kab Brebes dan Dindikpora Kab Brebes.

“Terkait dengan Pesantren Ramadhan menjadi wahana untuk menyebarkan ilmu kepadanya komunitas pendidikan formal. Lebih dari itu menjadi keterpanggilan jiwa untuk mendakwahkan Islam melalui pendidikan. Karena sesungguhnya nomenklatur iman, takwa dan akhlak mulia jarang tersentuh oleh para pengambil kebijakan. Hal ini sebagaimana yang pernah disampaikan oleh anggota komisi VIII DPR RI, beberapa hari yang lalu, saat saya mengikuti bedah buku di kota Tegal,” sambung alumni Lirboyo.

“Bagaimana mereka bisa beribadah dengan benar itu menjadi wilayah Fiqih. Sekarang  masih kita temukan anak anak  yang melakukan wudlu belum sesuai dengan ketentuan Fiqih. Oleh karena itu mari kita tergerak hatinya untuk menyebarkan ilmu agama Islam melalui Pesantren Ramadhan pada lembaga pendidikan formal. Bagaimana keimanan mereka bisa benar, tentu harus belajar Ilmu tauhid. Sesungguhnya masih ajaran tauhid sebaiknya sejak dini harus kita ajarkan. Selanjutnya akhlak yang menjadi representasi ikhsan dalam hadis juga sangat penting. Karena sesungguhnya akhlak adalah menjadi salah karakter keagamaan yang merupakan dimensi satu dalam P5 kurikulum Merdeka,” tambah Akhmad Sururi.

Pembekalan Pesantren Ramadhan di Madin Miftahul Ulum desa Padasugih yang diikuti oleh seluruh guru Madin di Kec Brebes, Ahad (12/1/2025)

Pembekalan Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 12 Januari 2025 di Madin Miftahul Ulum desa Padasugih, dihadiri oleh dua orang Nara sumber. Nara Sumber pertama dari Pengawas MI Kemenag, Bapak Moh Tamrin, M.Pd dan nara sumber kedua Kepala MIN 1 Brebes, DR H Rosikin, M.Pd selaku praktisi dan akademisi Pendidikan. Hadir dalam acara pembukaan H. Ali Masduki, M.Pd., Ketua KKMI Kec Brebes dan Kepala Desa Padasugih.

Pada saat Pembukaan kegiatan, Ketua DPAC FKDT Kec Brebes, Warim SH menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Beliau mengatakan bahwa kegiatan ini sekaligus dilanjutkan dengan Rapat Kepala Madin terkait dengan Ujian. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Merespons Kejadian Kebakaran di Los Angeles USA dalam Tinjauan Al-Qur’an

0
oleh; A’isy Hanif Firdaus, Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim Semarang
oleh; A’isy Hanif Firdaus, Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim Semarang

Kebakaran besar yang melanda Los Angeles baru-baru ini telah menjadi tragedi yang menyisakan duka mendalam. Percikan api menyebar di wilayah California Selatan semakin memperburuk situasi di Los Angeles dan sekitarnya. Sejak Selasa (7/1/2024), angin kencang dengan kecepatan mencapai 160 km per jam telah memperburuk kebakaran di beberapa titik, termasuk di Palisades, Eaton, Hurst, dan Kenneth. Meski otoritas setempat terus berupaya memadamkan api, kondisi cuaca yang ekstrem membuat penanganan semakin sulit. Dengan korban jiwa yang mencapai ratusan dan ribuan bangunan hangus terbakar, peristiwa ini menimbulkan pertanyaan mendalam tentang bagaimana umat manusia seharusnya merespons bencana seperti ini, terutama dari sudut pandang Islam dan Al-Qur’an. Mari kita tinjau dari sudut pandat Al-Qur’an.

Bencana Sebagai Ujian Kehidupan

Dalam Al-Qur’an, bencana sering kali disebut sebagai ujian dari Allah SWT untuk menguji keimanan dan ketakwaan hamba-Nya. Allah berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155)

Ayat ini mengajarkan bahwa musibah adalah bagian dari kehidupan yang bertujuan untuk menguatkan kesabaran dan keimanan seseorang. Sebagai umat Islam, penting untuk menerima ujian ini dengan penuh keikhlasan dan keyakinan bahwa setiap kejadian mengandung hikmah.

Pentingnya Menjaga Alam

Al-Qur’an juga mengingatkan manusia untuk menjaga dan memelihara lingkungan sebagai amanah dari Allah. Dalam Surah Al-A’raf ayat 31, Allah berfirman:

يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَࣖ

“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya.”

Kebakaran hutan sering kali disebabkan oleh kelalaian manusia, seperti pembukaan lahan yang tidak terkendali atau pengelolaan lingkungan yang buruk. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tanggung jawab menjaga bumi adalah kewajiban bersama.

Tindakan yang Dianjurkan dalam Islam

Dalam menghadapi musibah seperti kebakaran Los Angeles, umat Islam diajarkan untuk:

  1. Bersabar dan Berdoa: Bersabar adalah kunci utama dalam menghadapi cobaan. Doa juga menjadi sarana untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah.
  2. Memberikan Bantuan: Islam mendorong umatnya untuk membantu mereka yang terkena musibah. Allah berfirman:

  اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ (١) فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ (٢) وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ (٣)

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.” (QS. Al-Ma’un: 1-3)

  1. Melakukan Introspeksi: Bencana dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi perilaku manusia terhadap alam dan lingkungan.

Hikmah di Balik Musibah

Musibah seperti kebakaran ini juga dapat menjadi pengingat untuk kembali kepada Allah, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan meningkatkan kepedulian sosial. Dalam perspektif Islam, setiap bencana adalah panggilan untuk introspeksi dan perbaikan diri.

Sebagai penutup, Kebakaran dalam perspektif Al-Qur’an dapat dimaknai sebagai ujian, peringatan, tanda kekuasaan Allah, dan pengingat akan neraka. Islam juga mendorong tindakan preventif dengan menjaga alam dan mencegah kerusakan. Dengan memahami ini, manusia diharapkan lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Dan kebakaran Los Angeles mengajarkan kita bahwa bencana tidak hanya berdampak secara fisik tetapi juga memberikan pelajaran spiritual. Sebagai umat Islam, penting untuk meresponsnya dengan kesabaran, doa, dan tindakan nyata untuk membantu sesama serta menjaga lingkungan. Dengan begitu, kita dapat menghadapi setiap ujian dengan penuh hikmah sesuai dengan ajaran Al-Qur’an. ***

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kajati Jabar Baksos ke Panti Asuhan dan Jompo

0
Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H., Baksos ke Panti Jompo
Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H., Baksos ke Panti Jompo

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri, S.H.,M.H., didampingi oleh Asisten Intelijen Eko Adhyaksono, S.H., M.H, Asisten Pembinaan Dr. Mia Banulita, Kajari Kota Bandung Irfan Wibowo, S.H.,M.H , Kajari Kab Bandung Donny Haryono S, S.H.,M.H beserta jajaran melakukan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka peringatan Natal 2024, Pada Kamis (9/1/2025).

Dalam kegiatan tersebut Kajati mengunjungi Panti Werdha Senjarawi, Panti Werdha Nazareth, Panti Asuhan Cahaya Kasih dan Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma.

Selain itu juga Persekutuan Doa Ora et Labora (PDOL) Kejati Jabar juga memberikan bantuan tali kasih di panti Asuhan dan panti jompo tersebut.

Kunjungan ini adalah bentuk perhatian, kasih, dan kepedulian Kajati Jabar untuk menjalin silaturahmi, berbagi kebahagiaan, serta mempererat rasa persaudaraan di antara kita semua. bahwa panti asuhan dan panti jompo adalah tempat penuh cinta, tempat tumbuhnya harapan bagi adik-adik yang penuh semangat, dan tempat beristirahatnya para orang tua yang telah berjuang dengan penuh pengorbanan dalam hidupnya.

“Kehadiran kami di sini diharapkan dapat memberikan sedikit keceriaan dan rasa kebersamaan bagi semuanya,” ujar Kajati.

Dalam kunjungan Kajati Jabar sedikit memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan untuk keberlangsungan kegiatan di panti semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan membawa kebahagiaan.

Semoga silaturahmi ini membawa berkah bagi kita semua. mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa berbagi dan peduli adalah salah satu wujud nyata dari rasa syukur kita kepada Tuhan. (Penkum/Nas)

Dedi Mulyadi Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru untuk Dirinya sebagai Gubernur

0
Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi saat bertemu dengan Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin, di Bandung, Sabtu (11/1/2025). ANTARA

KOTA BANDUNG (Aswajanews.id) – Gubernur Terpilih Jawa Barat Dedi Mulyadi menolak pengadaan mobil dinas baru untuk dirinya dan meminta anggaran itu dialihkan untuk menjalankan program yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Jangan identik setiap pemimpin baru, mobil dinas baru,” kata Dedi Mulyadi usai bersilaturahmi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (11/1/2025).

Ia menyampaikan bahwa sebenarnya dirinya tidak menginginkan disediakan mobil dinas baru. Karena tidak semua pemimpin baru menginginkan mobil baru.

Namun jika pengadaan mobil dinas baru untuk gubernur itu sudah dialokasikan anggarannya, Dedi menyarankan agar dialihkan ke kegiatan lain yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat itu seperti kegiatan pembangunan jalan, pembangunan rumah masyarakat miskin, dan lain-lain.

“Saya minta ke Pak Pj Gubernur, tolong jangan belikan saya mobil baru, saya juga punya mobil sudah cukup,” katanya.

Sementara itu dalam pertemuan dengan Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin, Dedi Mulyadi membahas kegiatan dan program dalam upaya memajukan Jawa Barat.

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin menyampaikan bahwa dirinya dengan Dedi Mulyadi memiliki visi yang sama, yakni membawa Jawa Barat lebih baik. **

Baznas RI Berikan Beasiswa Khusus Santri Disabilitas Tuli

0
Ketua Baznas RI Noor Achmad (kanan) saat memberikan beasiswa khusus bagi santri dengan disabilitas tuli di Rumah Quran Isyaroh, Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (11/1/2025). ANTARA
Ketua Baznas RI Noor Achmad (kanan) saat memberikan beasiswa khusus bagi santri dengan disabilitas tuli di Rumah Quran Isyaroh, Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (11/1/2025). ANTARA

KOTA BANDUNG (Aswajanews.id) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan program beasiswa khusus bagi 60 santri dengan disabilitas tuli di Rumah Quran Isyaroh, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat.

Ketua Baznas RI Noor Achmad mengatakan program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendukung pendidikan dan pengembangan keterampilan membaca Al-Quran bagi penyandang disabilitas tuli di Indonesia.

“Program ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045, di mana seluruh generasi bangsa Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang sama dan berkualitas, termasuk kelompok penyandang disabilitas,” kata Noor di Bandung, Sabtu (11/1/2025).

Dia menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Rumah Quran Isyaroh atas dedikasi mereka dalam membimbing santri disabilitas tuli agar mampu membaca dan memahami Al-Quran.

“Semoga melalui program ini menjadi berkah untuk kita semua, dan apa yang telah dilakukan Yayasan Rumah Qur’an Isyaroh merupakan bentuk jihad fisabilillah yang sesungguhnya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Baznas juga meluncurkan Gerakan Cinta Disabilitas untuk seluruh Indonesia. Gerakan ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak yayasan atau individu untuk peduli terhadap penyandang disabilitas, khususnya dalam hal pendidikan.

Ia memaparkan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat lebih dari 22 juta penyandang disabilitas di Indonesia. Oleh karena itu ia menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan akses pendidikan yang lebih merata bagi kelompok ini.

“Bersama-sama Baznas seluruh Indonesia, dari Rumah Qur’an Isyaroh ini kami luncurkan Gerakan Cinta Disabilitas,” kata dia.

Dengan meningkatkan akses penyandang disabilitas kepada pendidikan yang berkualitas, kata dia, maka rantai kemiskinan dan ketertinggalan yang kerap dialami kelompok disabilitas bisa terputus. (*)

Bertolak ke Saudi, Menag Bawa Misi Presiden Prabowo untuk Peningkatan Kualitas Haji

0
Menteri Agama Nasaruddin Umar didampingi Dirjen PHU Hilman Latief jelang keberangkatan ke Arab Saudi, Sabtu (11/1/2025).

JAKARTA (Aswajanews.id) – Menteri Agama Nasaruddin Umar bertolak ke Arab Saudi untuk melaksanakan tugas dari Presiden Prabowo Subianto terkait penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M. Menurut Menag, Presiden Prabowo menginginkan persiapan haji tahun ini dilakukan dengan optimal dan meningkat kualitasnya.

“Harapan Presiden RI, Pak Probowo Subianto, ke depan haji selain murah juga harus lebih baik. Ini tantangan bagi kami semua,” kata Menag Nasaruddin Umar saat ditemui di Terminal VIP Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (11/1/2025).

Selama berada di Arab Saudi, Menag Nasaruddin Umar yang didampingi Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief dijadwalkan akan memenuhi beberapa undangan terkait persiapan haji. Termasuk, melaksanakan pertemuan dengan Menteri Urusan Haji Arab Saudi Tawfiq F Al-Rabiah untuk finalisasi kerja sama penyelenggaraan haji.

“Kita akan melaksanakan beberapa kegiatan selama di Saudi. Ada penandatanganan kerja sama terkait penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H/2025 M dan pameran,” terang Menag.

“Di pameran kita akan menyaksikan para penyedia layanan. Kita bisa melihat, kira-kira siapa (penyedia layanan) yang paling tepat untuk dilakukan kerja sama dalam menyukseskan penyelenggaraan haji tahun ini,” tutur Menag Nasaruddin Umar.

Lebih lanjut ia menyampaikan, selain Kementerian Agama, sesuai arahan Presiden Prabowo terdapat beberapa pihak yang turut serta mempersiapkan dan mengawasi penyelenggaraan haji. Seperti Badan Penyelenggaraan Haji (BP Haji), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Kejaksaan. Dalam lawatan ke Arab Saudi kali ini, juga turut serta Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf.

“Berikanlah kesempatan kepada kami. Saya selaku Menteri Agama, Kepala BPH, dan pihak terkait. Ada juga KPK, kejaksaan, dan berbagai pihak yang akan memantau penyelenggaraan ibadah haji yang bersih, tertib,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Menag Nasaruddin Umar juga menjelaskan bahwa dirinya juga bukan malaikat. Untuk itu, Menag Nasaruddin Umar yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal mengharapkan doa dari masyarakat dan seluruh umat Islam di Indonesia.

“Do’akan kami, supaya bisa bekerja dengan baik dan tenang, efektif, efisien yang menjadi harapan kita semua. Mudah-mudahan harapan kita bersama, haji tahun ini bisa lebih baik, walaupun harganya sedikit agak turun, tapi kita ingin kualitas pelayanan dan pelaksananaanya insyaAllah akan lebih baik,” tegas Menag Nasaruddin Umar. (Kontributor: M Arif Efendi)

Korwilcam Satpendik Kec Kersana Dukung Pesantren Ramadhan bersama FKDT

0
Rakor persiapan kegiatan Pesantren Ramadhan di Kec Kersana Kab Brebes
Rakor persiapan kegiatan Pesantren Ramadhan di Kec Kersana Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – “Selaku Korwilcam Satpendik Kec Kersana sangat mendukung dan menyambut baik program kegiatan Pesantren Ramadhan yang diselenggarakan oleh DPC FKDT Kab Brebes. Sinergitas ini akan menjadi upaya penguatan pendidikan karakter untuk peserta didik dilingkungan Dindikpora. Oleh karena itu saat kami setelah mengikuti rapat di Dindikpora terkait tentang hal ini (Pesantren Ramadhan) kami menunggu, dan sekarang kita berkordinasi untuk tindakan lanjutnya,” kata Pak Edi selaku Ketua Korwilcam Satpendik Kec Kersana.

Meskipun setiap tahun kita sudah menyelenggarakan Pesantren kilat, namun menurut Pak Edi pelaksanaan pesantren Ramadhan kali ini tentu berbeda dengan sebelumnya.Karena untuk tahun ini akan melibatkan guru Madin se-Kec  Kersana untuk bersama terjun di lembaga pendidikan formal. Ini yang sangat kami harapkan, karena juga akan mendukung pelaksanaan kurikulum merdeka untuk P5 pada dimensi pertama.

Sebelumnya Akhmad Sururi selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes menuturkan bahwa ada sekitar 47 ribu siswa se Kab Brebes pada lembaga pendidikan formal setingkat SD yang belum mengikuti pembelajaran di MDTA. Sementara pengetahuan dan pembiasaan keagamaan sangat penting untuk dimulai sejak dini, termasuk pada usia SD/MI. Oleh karena itu kehadiran kegiatan Pesantren Ramadhan diharapkan akan meningkatkan pengetahuan agama Islam dan kebiasaan beribadah.

“Minimnya pengetahuan agama Islam sangat berpengaruh terhadap perilaku peserta didik. Beberapa insiden tawuran antar pelajar dan tindakan kriminalitas lainnya antara lain disebabkan minimnya pengetahuan dan pemahaman keagamaan bagi mereka. Oleh karena itu sudah saatnya kita menanamkan kebaikan melalui pesantren Ramadhan untuk membangun generasi yang berakhlakul karimah,” kata Akhmad Sururi. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Sinergi Bangun Kebersamaan Jawa Barat, CORONG JABAR Adakan Silaturahmi

0
Silaturahmi Keluarga Besar CORONG JABAR di Hotel Gino Peruci Jln Kebonjati No 72-75 Kota Bandung, Sabtu (11/1/2025)
Silaturahmi Keluarga Besar CORONG JABAR di Hotel Gino Peruci Jln Kebonjati No 72-75 Kota Bandung, Sabtu (11/1/2025)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Bertempat di Hotel Gino Feruci Jln Kebonjati No 71-75 Kota Bandung, Keluarga Besar CORONG JABAR mengadakan silaturahmi dengan tema “Bersinergi Membangun Kebersamaan Jawa Barat”.

Acara silaturahmi yang berlangsung pukul 13.00 WIB s/d selesai dihadiri anggota Keluarga Besar Corong Jabar terdiri dari berbagai elemen masyarakat, budayawan, akademisi, politisi, praktisi hukum, tokoh masyarakat, pengusaha, LSM dan media.

Ketua Presidium CORONG JABAR, Yusuf Sumpena, yang akrab disapa Kang Iyus mengatakan, silaturahmi ini selain untuk menyerap masukan atau aspirasi dari anggota juga untuk membangun semangat kebersamaan membangun Jawa Barat menjadi Provinsi yang maju.

“CORONG JABAR sudah memiliki badan hukum, dengan Visi-Misi yang selaras dengan kebutuhan masyarakat Jawa Barat, dapat menjadi penggerak perubahan positif dalam berbagai sektor pembangunan,” ujarnya.

Dalam diskusi ringan pada acara silaturahmi tersebut mencuat berbagai permasalahan mulai dari soal pengelolaan sampah, banjir, kemacetan, lapangan pekerjaan, politik biaya tinggi, etika politi, budaya Sunda, ketahanan pangan hingga berbagai program kerja pemerintah. (Red)

Toni RM Pengacara, Kunjungi Pohon Randu Raksasa Tumbang di Indramayu

0

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Toni RM pengacara muda, bersama rekan yang akrab disapa Raden Mas, Viral karena telah memenangkan banyak kasus yang pernah ia tangani di bumi Wiralodra, selain itu, termasuk gugatan praperadilan Pegi Setiawan pada kasus Vina Cierbon dikabulkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada Senin, 8 Juli 2024.

kali ini Toni RM, ia berkunjung di lokasi pohon Randu gede yang tumbang pada beberapa pekan lalu, usia pohon sudah mencapai ratusan tahun, tepatnya di Jalan Sutejo kelurahan Margadadi kabupaten Indramayu Jawa Barat, belum lama ini.

Toni RM mengatakan bahwa, kejadian fenomenal tumbangnya pohon randu gede membuat dirinya penasaran, “saya sengaja kesini bersama rekan ini hanya untuk melihat pohon randu gede yang tumbang, konon menurut cerita masyarakat khususnya di Indramayu usia pohon tersebut menginjak usia ratusan tahun, sehingga membuat penasaran masyarakat, termasuk saya juga penasaran, jadi pohon itu besar, anehnya batangnya itu di tengahnya growong, (Red),” Ujarnya.

Ditempat lokasi kejadian, Toni RM, bertemu Sunardi (64), dirinya mengaku salah satu masyarakat sekitar, lalu berbincang seputar pohon randu gede yang sekarang sudah tumbang. “Saya asli masyarakat desa singaraja tapi saya tinggal di paoman sudah lama, tahun 75 pohon ini sudah ada, usia pohon sekitar 400 tahun,” tutur Sunardi.

Selain itu, Andri, masyarakat sekitar menuturkan, pohon randu gede itu menurutnya bersejarah, karena usia nya yang sudah menginjak ratusan tahun, oleh karena nya pohon itu harus sepatutnya dilestarikan, untuk di kenang khususnya masyarakat di Indramayu.
“Keberadaan Pohon randu gede itu saya tahu sejak saya kecil, tempat saya bermain di sekitaran tempat itu dan di sampingnya ada bangunan bramasta tempat saya bermain bad minton, nah sekarang pohon itu sudah tumbang, menurut saya harus di sisakan jangan di potong semua harus di sisakan buat monumen sejarah untuk di kenang anak cucu kita khususnya di Indramayu,” tukansnya. (Sn)

Pesantren Ramadhan, Guru MDTA Jatibarang Sepakat Kolaborasi bersama SD/SMP

0
Pembekalan Pesantren Ramadhan guru MDT se Kec-Jatibarang, di RM Intan, Rabu (8/1/2025)
Pembekalan Pesantren Ramadhan guru MDT se Kec-Jatibarang, di RM Intan, Rabu (8/1/2025)

BREBES (Aswajanews.id) – Dalam rangka Pesantren Ramadhan, seluruh guru MDTA se Kec Jatibarang Kab Brebes siap untuk terjun di lembaga pendidikan formal SD se Kec-Jatibarang. Hal tersebut disamping karena menjadi program sinergitas antara Dindikpora dan Kemenag juga menjadi keterpanggilan jiwa sebagai Ustadz Madin untuk menyebarkan ilmu agama Islam pada lembaga pendidikan formal. Lebih dari itu tentu suasana Ramadhan yang sarat dengan muatan religius, maka kehadiran Ustadz Madin akan memberikan nuansa keagamaan yang sejuk dengan materi keagamaan dan pembiasaan ibadah. Demikian disampaikan oleh Akhmad Sururi saat memberikan pembekalan guru MDT se Kec-Jatibarang untuk kegiatan Pesantren Ramadhan.

Lebih lanjut Sururi menegaskan, kegiatan Pesantren Ramadhan menjadi irisan dari penguatan pendidikan karakter pada lembaga pendidikan formal. Penguatan pendidikan karakter dalam Islam sudah diajarkan sejak Nabi Muhammad SAW pertama kali di utus. Hal tersebut sesuai dengan hadis nabi, yang artinya, Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak. Karakter sama dengan akhlak, termasuk yang menjadi salah satu amanat implementasi kurikulum merdeka.

“Sebagai guru Madin menjadi pewaris Ulama, sebagaimana Ulama menjadi pewaris Nabi. Oleh karena itu misi dakwah melalui pendidikan terus kita gelorakan dimanapun tempatnya. Lebih lebih pada lembaga pendidikan formal dengan jam tatap muka mapel agama Islam yang sangat minim, maka bulan Ramadhan menjadi kesempatan untuk sedikit memperdalam pengetahuan agama Islam,” kata Akhmad Sururi di hadapan peserta Pembekalan Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 8 Januari 2025.

Lebih jauh Sururi mengatakan, ada tiga pilar pengetahuan agama Islam yang harus disampaikan pada saat Pesantren Ramadhan. Pertama, keimanan yang menyangkut tauhid dengan  aqoid lima puluh. Ini menjadi pesan utama sebagaimana termaktub dalam permulaan kitab2 yang kita pelajari. Contohnya, wajib bagi setiap mukalaf yang pertama kali adalah mengenal.

Kedua, menurut Akhmad Sururi, pengetahuan tentang Fiqih atau rukun Islam. Ini sangat penting karena terkait dengan amal ibadah secara syareat. Semua ada ilmunya yang dipelajari dalam Ilmu Fiqih, mulai tentang Taharoh, sholat, puasa, zakat dan lainnya. Ketiga ilmu akhlak atau etika. Ilmu akhlak ini agar peserta didik memahami adab dengan guru, orang tua dan dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga itu semua (Tauhid, Fiqih dan Akhlak) telah diajarkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW, sebagaimana tersebut dalam kitabnya Hadis Arbain Nawawi.

“Sekali lagi kita harus siap untuk menyebarkan ilmu agama kepada mereka (peserta didik formal), agar pemahaman agamanya pada posisi yang benar. Lebih dari itu agar setelah memasuki remaja nanti tidak terpengaruh dengan pemikiran Islam garis keras, akan tetapi tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai Islam yang moderat,” pungkas Akhmad Sururi.

 

Kegiatan Pembekalan Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan di rumah makan Intan Jatibarang dihadiri oleh Ketua Korwilcam Jatibarang,Bapak Sultoni dan turut memberikan sambutan sebelum Ketua DPC FKDT Kab Brebes menyampaikan materi pembekalan. Ketua DPAC FKDT Kec Jatibarang, Ust Barmawi juga hadir menyampaikan sambutan sekaligus beberapa informasi terkait dengan MDTA di Kab Brebes. (Nas)

Lucky Hakim – Syaefudin Resmi Ditetapkan Jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

0
Sidang Pleno Terbuka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu terpilih periode 2024-2029 di aula Gedung PGRI Indramayu, Kamis (9/1/2025).
Sidang Pleno Terbuka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu terpilih periode 2024-2029 di aula Gedung PGRI Indramayu, Kamis (9/1/2025).

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – KPU Kabupaten Indramayu Jawa Barat, resmi menetapkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 Lucky Hakim – Syaefudin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu terpilih, periode tahun 2024-2029.

Penetapan dilakukan dalam sidang pleno terbuka yang digelar di aula Gedung PGRI Indramayu, Kamis (9/1/2025).

“Dengan ini kami resmi menetapkan Lucky Hakim-Syaefudin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu terpilih,” ujar Ketua KPU Indramayu, Masykur.

Penetapan Pasangan Lucky Hakim-Syaefudin dilakukan berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Indramayu Nomor 4 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Indramayu Tahun 2024.

Paslon nomor urut 02 di Pilkada Indramayu 2024 itu mendapat mendapat suara terbanyak, yakni sebanyak 602.286 suara atau 67,61 persen.

Acara penetapan tersebut berlangsung meriah. Unsur Forkopimda Indramayu hadir dalam penetapan tersebut, namun tidak tampak Paslon maupun perwakilan dari Paslon nomor urut 01 maupun nomor urut 03 dalam acara itu.

Di sisi lain, Bupati Indramayu Terpilih, Lucky Hakim mengatakan, Pilkada Indramayu 2024 sudah berlalu dan sudah selesai.

Ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah menyukseskan pagelaran Pilkada Indramayu 2024.

“Untuk saat ini kita fokus ke depan, apa yang akan kita lakukan bersama-sama untuk Indramayu,” ujar dia.

Lucky Hakim menyampaikan, dirinya dalam hal ini sangat terbuka kepada semua pihak untuk sama-sama membangun Indramayu.

Ia juga mengajak semua pihak untuk bergembira bersama-sama. “Ini karena kemanangan ini bukan kemenangan 02, tapi kemenangan masyarakat Indramayu,” ujar dia.

Wakil Bupati Indramayu Terpilih, Syaefudin menambahkan, sebagaimana yang disampaikan Lucky Hakim.

Kata Syaefudin, saat ini sudah tidak ada lagi 01, 02, maupun 03. “Sekarang yang ada adalah Indramayu menjadi lebih baik,” ujar dia. (Sn/Rilis)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts