Google search engine
Beranda blog Halaman 294

Raffi Ahmad Bakal Turunkan Artis-artis Ibukota untuk Kampanye Jeje-Asep

0

LEMBANG, KBB (Aswajanews.id) – Ribuan orang tumplek di Lapangan Sinapeul, Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (7/9/2024). Mereka datang sejak pagi demi melihat bakal pasangan calon Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail dan wakilnya Asep Ismail menjelang pemungutan suara pada 27 November mendatang.

Tak hanya berdua, Jeje dan Asep Ismail juga ditemani keluarga besar mereka. Di antaranya Raffi Ahmad, Nagita Slavina, istri Jeje Syahnaz Sadiqah dan Nisya Ahmad kakak ipar Jeje. Ada juga ketua tim pemenangan pasangan Jeje-Asep, Tobias Ginanjar.

Raffi dan Nagita yang datang sekitar pukul 08.00 WIB, disambut teriakan masyarakat yang baru saja melaksanakan senam bersama. Mereka bakal dihibur oleh penampilan Ade Astrid yang belakangan sedang naik daun.

“Siap mendukung pasangan Jeje-Asep Ismail? Kami minta dukungannya supaya bisa menang dan bisa membawa KBB lebih sejahtera lagi,” kata Jeje.

Paslon Jeje-Asep Ismail

Ritchie Ismail alias Jeje Govinda menyebut niatnya maju sebagai calon kepala daerah di Bandung Barat, demi memastikan program Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka bisa terealisasi dengan baik.

“Kami ingin memastikan kalau program Pak Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka bisa terealisasi dengan maksimal,” kata Jeje.

Di setiap kunjungannya ke Bandung Barat, Jeje selalu ditemani kakak iparnya, Raffi Ahmad. Termasuk kali ini, Raffi Ahmad juga rela meluangkan waktu demi mengkampanyekan pasangan Jeje-Asep Ismail.

“Bandung Barat Insyaallah buka lembaran baru, supaya Bandung Barat lebih maju lagi. Pariwisatanya harus lebih ditingkatkan, apalagi Bandung Barat ini sudah punya kereta cepat Whoosh,” kata Raffi.

Raffi bahkan menjanjikan membawa artis-artis ibukota yang mendukung pasangan Jeje-Asep Ismail untuk datang ke Bandung Barat di setiap momen kampanye Jeje.

“Nanti kita bawa artis-artis ibukota. Ada Pasha Ungu, Charly Setia Band, nanti juga ada Ahmad Dhani. Semua mendukung Jeje-Asep Ismail,” kata Raffi. (*)

Dirjen Dukcapil Apresiasi Kinerja Pemda Sumedang dalam Inovasi dan Prestasi Adminduk

0

Sumedang (Aswajanews.id) – Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi mengapresiasi kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang atas berbagai inovasi dan prestasi yang diraih dalam bidang administrasi kependudukan (Adminduk).


“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan Pemda Sumedang. Capaian-capaian ini patut dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam memberikan layanan administrasi kependudukan yang lebih baik, cepat, dan efisien,” kata Teguh dalam acara Reform Corner yang dihadiri oleh Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli serta para pejabat daerah di Aula Tampomas, Jumat (13/9/2024).

Menurut Teguh, capaian Pemda Sumedang dalam penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang mencapai 15,81%, tertinggi di Provinsi Jawa Barat, adalah bukti komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, berbagai inovasi seperti Jampe Harupat, Silegit, dan program lainnya seperti Sila Sidakep dan Predator telah banyak membantu mempercepat dan mempermudah layanan kependudukan bagi masyarakat Sumedang.

Teguh juga mengingatkan dukungan anggaran yang memadai dari pemda sangat penting untuk terus mendorong peningkatan kinerja Disdukcapil. Menurutnya, tanpa dukungan anggaran yang cukup, berbagai inovasi dan program yang telah berjalan akan sulit dipertahankan, apalagi jika akan dikembangkan lebih jauh.

“Saya ingin mengingatkan dukungan anggaran untuk Dukcapil sangat krusial. Pemda Sumedang harus memberikan perhatian lebih pada alokasi anggaran ini agar program yang sudah berjalan baik tidak hanya bertahan, tetapi juga dapat berkembang untuk menjawab kebutuhan masyarakat ke depan,” tambahnya.

Ia menegaskan, dukungan anggaran dari pemerintah daerah merupakan elemen kunci dalam memperkuat sistem administrasi kependudukan, termasuk dalam hal pemeliharaan infrastruktur dan peningkatan SDM di sektor ini.

Menanggapi hal tersebut, Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli menyatakan, Pemda Sumedang akan memperhatikan dengan serius usulan terkait peningkatan anggaran untuk Disdukcapil. Untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan, dukungan anggaran menjadi salah satu aspek penting.

“Kami sangat menghargai masukan dari Dirjen Dukcapil. Pemda akan terus memperhatikan kebutuhan anggaran untuk Disdukcapil karena kami menyadari layanan administrasi kependudukan adalah salah satu layanan dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Yudia.

Ia juga menambahkan Pemda Sumedang berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan peningkatan layanan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang administrasi kependudukan.

“Dengan adanya dukungan anggaran yang lebih baik, diharapkan berbagai inovasi pelayanan administrasi kependudukan di Sumedang dapat terus berkembang, menjadikan Sumedang sebagai daerah yang unggul dalam pelayanan publik,” katanya. *(Red)

Baznas Gulirkan Program Zchicken Berdayakan Mustahik di Bandung

0
Plt Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR Baznas Eka Budhi Sulistyo saat meninjau gerobak Program ZChicken di Kota Bandung. (Foto : Antara)

Kota Bandung (Aswajanews.id) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggulirkan Program ZChicken sebagai upaya untuk memberdayakan golongan mustahik atau penerima zakat melalui pengembangan usaha kuliner.

Plt Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR Baznas Eka Budhi Sulistyo mengatakan program tersebut diberikan kepada 30 mustahik melalui seleksi ketat untuk memulai usaha berjualan ayam goreng.

“Dengan demikian, para mustahik mendapatkan modal usaha dan modal kerja yang diharapkan bisa terus berkelanjutan dan berkesinambungan,” kata Eka di Bandung, Selasa (10/9/2024).

Melalui Program ZChicken, menurut dia, para mustahik akan diberikan paket usaha lengkap, termasuk bahan baku ayam, gerobak, bumbu, peralatan, seragam hingga pelatihan manajemen usaha.

“Jadi, Zchicken adalah sebuah program pemberdayaan masyarakat berbasis ayam goreng krispi, di mana para mustahik itu memperoleh bahan baku, peralatan memasak, dan gerobaknya,” ujar dia.

Melalui program ini, kata dia, para mustahik tidak hanya mendapatkan bantuan modal, tetapi juga pendampingan intensif dari Baznas untuk memastikan usaha yang mereka jalankan dapat berkembang dengan baik dan berkelanjutan.

“Kemudian juga selama program akan ada pendampingan, di mana pendampingan adalah bagian dari salah satu kegiatan pemberdayaan supaya para manfaat itu dapat terjaga komitmennya, dapat terjaga kualitasnya,” katanya.

Menurut dia, program tersebut sebagai sarana pemberdayaan ekonomi mustahik di bidang kuliner, yang dilatarbelakangi oleh banyak warga Indonesia menyukai masakan ayam goreng.

Eka menambahkan bahwa pemberian difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu dengan memberikan kesempatan kepada mereka.

“Untuk total biaya per orang Rp11,5 juta termasuk pendampingan. Nanti setelah mereka bisa menjual, kemudian akan membeli ke stok poin secara mandiri,” katanya. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

DPRD Karawang Gelar Paripurna Pelantikan Ketua DPRD 2024-2029

0

Karawang (Aswajanews.id) – DPRD Kabupaten Karawang menggelar sidang paripurna melantik Ketua DPRD H Endang Sodukin bersama tiga wakli ketua priode 2024-2029 bertempat di gedung paripurna pada Kamis (12/9/2024).

Sidang paripurna istimewa dihadiri Bupati Karawang H Aep Syarluloh, SE, Forkomida, para kepala OPD, Kabag, Camat, Kabid dan BUMD serta elemen lainnya.

Keempat pimpinan DPRD Karawang yakni Ketua Endang Sodikin (Gerindra), Wakil Ketua I Oma Miharja Rizki (Demokrat), Wakil Ketua II Dian Fahrud Jaman (NasDem) dan Wakil Ketua III Tatang Taufik (PKS) disampaikan pengangkatannya melalui rapat paripurna istimewa.

Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Karawang sementara, Asep Saepudin Juhri dihadiri 38 anggota DPRD Karawang, dan Sekreatris DPRD Dr Dwi.

Ketua DPRD Karawang sementara, mengatakan berdasarkan PP Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupatn dan Kota, pasal 120 menyebutkan Fraksi DPRD dibentuk paling lama satu bulan setelah pelantikan anggota DPRD.

Setiap Anggota DPRD harus menjadi anggota salah satu fraksi, dan pembentukan fraksi dilaporkan kepada pimpinan DPRD untuk diumumkan dalam rapat paripurna setiap fraksi di DPRD beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.

Serta Peratutan DPRD Karawang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD Karawang pasal 92 berbunyi untuk mengoptimalkan pelaksanaan fungsi, tugas dan wewenang DPRD serta hak dan kewajiban anggota DPRD dibentuk fraksi sebagai wadah berhimpunnya anggota DPRD.

Sementara Sekertaris Dewan DPRD Karawang membacakan surat dari masing-masing partai politik yang berisi nama-nama fraksi dan susunan kepengurusannya.

Usai Dilantik sebagai Ketua DPRD H Endang Sodikin langsung memimpin sidang paripurna lanjutan dengan mengumumkan alat kelengkapan dewan (AKD) sususnan Fraksi, Komisi, banggar Bamus . Bapemperda, dan Badan kehormatan dewan (BK) seseuai dengan usulan pimpinan partai masing-masing. *(Red)

10 Mobil Terlaris di Indonesia Periode Agustus 2024, Daihatsu Sigra dan Avanza Teratas

0

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan 10 mobil terlaris di Tanah Air untuk periode Agustus 2024.
Menurut data Gaikindo itu, mobil dengan harga relatif terjangkau masih menjadi jenis kendaraan pribadi terfavorit di Indonesia.
Dalam daftar 10 kendaraan roda empat atau lebih dengan penjualan tertinggi pada Agustus, Daihatsu Sigra masih teratas dengan penjualan 4.905 unit.
Jumlah penjualan Daihatsu Sigra terpaut tipis dari Toyota Avanza yang membukukan 4.798 unit.
Sigra dan Avanza sama-sama berhasil meningkatkan penjualan dari satu bulan sebelumnya (Juli 2024).
Tapi, level pertumbuhan Avanza lebih besar yakni 14,5 persen.
Urutan ketiga mobil di Indonesia pada Agustus adalah Honda Brio dengan 4.742 unit.
Sebanyak 84,1 persen berasal dari penjuakan varian LCGC yakni Brio Satya sebanyak 3.990 unit.
Posisi lima besar dilengkapi Daihatsu Gran Max PU dengan penjualan 3.894 unit dan Toyota Kijang Innova Zenix 3.759 unit.
Total wholesales kendaraan roda empat atau lebih Tanah Air pada Agustus 2024 tercatat 78.304 unit.
Angka ini naik tipis 2,8 persen dibandingkan satu bulan yang lalu.
10 Mobil Terlaris Agustus 2024:
1. Daihatsu Sigra: 4.905 unit
2. Toyota Avanza: 4.798 unit
3. Honda Brio: 4.742 unit
4. Daihatsu Gran Max PU: 3.894 unit
5. Toyota Kijang Innova Zenix: 3.759 unit
6. Toyota Calya: 3.449 unit
7. Toyota Rush: 3.016 unit
8. Toyota Kijang Innova Reborn: 2.778 unit
9. Suzuki Carry PU: 2.293 unit
10. Mitsubishi Xpander: 1.858 unit
10 Mobil Terlaris Juli 2024:
1. Daihatsu Sigra: 4.848 unit
2. Daihatsu Gran Max PU: 4.273 unit
3. Toyota Avanza: 4.189 unit
4. Toyota Kijang Innova Zenix: 4.049 unit
5. Toyota Calya: 3.730 unit
6. Honda Brio: 3.425 unit
7. Toyota Kijang Innova Reborn: 2.837 unit
8. Toyota Rush: 2.604 unit
9. Suzuki Carry PU: 2.473 unit
10. Toyota Agya: 2.051 unit. (*)

Madin dan Masjid Ibarat Sawah dan Lumbung Padi

0
Oleh : Akhmad Sururi (Ketua DPC FKDT Brebes/Sekretaris PD DMI Brebes)
Oleh : Akhmad Sururi (Ketua DPC FKDT Brebes/Sekretaris PD DMI Brebes)

Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) sebagai lembaga pendidikan keagamaan seperti sawah untuk menanam padi. Proses menanam padi mulai mengolah tanah, menanam padi (tandur), dan memelihara sampah panen (menuai) merupakan proses pendidikan yang membutuhkan waktu. Prose tarbiyah (mendidik) tidak lepas dari kehadiran seorang guru, atau sang petani ibarat sawah yang “ngopeni'” sampai panen atau sampai lulus dalam konteks Madrasah Diniyah.

Sementara masjid ibarat lumbung padi (tempat untuk menyimpan padi) sebagai hasil panen dari proses menanam padi dalam rentang sekian bulan. Hubungan sawah dan lumbung padi menjadi satu paket dalam kehidupan manusia. Hal tersebut karena secara fisik manusia dalam menjalani kehidupan membutuhkan bekal. Makanan pokok (padi) adalah bekal kehidupan secara fisik yang tersimpan di lumbung padi. Orang orang dulu dipastikan setiap rumahnya memiliki lumbung padi. Bahkan setiap desa memilki bangunan besar lumbung padi.

Madrasah Diniyah sebagai lahan sawah menjadi tempat belajar bagi santri Diniyah Takmiliyah untuk menggali ilmu agama Islam. Proses pembelajaran di Madin menjadi bagian dari pemeliharaan (tarbiyah) ruhani dan jasmani untuk mencapai pribadi muslim kaffah. Ilmu agama Islam yang digali di Madin menjadi bekal kehidupan dunia akhirat. Karena setiap orang pasti membutuhkan bekal kehidupan. Pendidikan Agama Islam menjadi bekal yang utama yang menghendaki kebahagiaan dunia akhirat.

Secara praktis mempelajari ilmu sholat dan jamaah di Madrasah Diniyah. Sementara melaksanakan ibadah sholat di masjid. Di Madrasah Diniyah siswa belajar teori tentang sholat dan di masjid siswa mengimplementasikan Ibadah sholat. Maka sawah yang diibaratkan Madin dan masjid sebagai lumbung padi menjadi satu paket bekal untuk mengarungi kehidupan dunia akhirat. Karena semuanya dengan ilmu yang didapatkan pada bangku Madrasah Diniyah.

Karena itu banyak di beberapa desa antara Madin dan masjid beiringan. Orang orang dulu sebagai penjuang agama Islam, kalau membangun Madrasah Diniyah disamping masjid. Ini artinya, di Madin anak anak belajar agama, dan di masjid mereka mempraktekkan ilmu agama termasuk sholat dan lainnya. Sehingga Madin dan masjid tidak bisa dipisahkan, seperti halnya sawah dan lumbung padi bagi orang orang dulu. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

MDT Garda Terdepan Penjaga Moral Generasi Bangsa

0
Oleh : Akhmad Sururi (Wakil Ketua DPW FKDT Jateng)

Sebagai lembaga pendidikan eksistensi MDT bukan hanya mengajarkan pengetahuan atau knowledge akan tetapi juga mengajarkan moralitas atau akhlak sekaligus penghayatan ajaran agama Islam. Akhlak menjadi bagian terpenting yang dipraktekkan dalam lembaga pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Hal tersebut tercermin dalam perilaku santri diniyah dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai nilai akhlakul karimah yang diajarkan oleh seorang guru Madin terpatri dalam batin seorang murid. Hal tersebut karena keteladanan seorang guru saat mengajar dan dalam kehidupan bermasyarakat. Lebih dari itu pesan mengedepankan nilai-nilai akhlak senantiasa tersampaikan saat guru menyampaikan materi pembelajaran di kelas MDT.

Sejalan dengan penguatan pendidikan karakter pada lembaga pendidikan formal, kehadiran MDT sebagai lembaga non formal yang mengedepankan akhlakul karimah sangat penting. Peserta didik yang pagi harinya belajar di lembaga pendidikan formal, sore hari membutuhkan tambahan untuk pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pendidikan karakter.

Beberapa insiden kenakalan remaja dan tindakan kriminalitas yang dilakukan oleh komunitas pelajar antara lain disebabkan karena lemahnya pendidikan dan pemahaman agama yang dimiliki oleh mereka. Jam tatap muka mapel agama yang sangat minim pada lembaga pendidikan formal menyebabkan pemahaman agama yang dangkal. Sehingga penghayatan spritualitas keagamaan kurang mewarnai dalam sikap hidup mereka. Hal tersebut pada akhirnya masuk dalam tindakan di luar norma dan dogma keagamaan. Oleh karena itu kehadiran MDT yang memperkuat spiritual keagamaan menjadi garda terdepan dalam menjaga generasi terpelajar dari degradasi moral.

Perkembangan medsos yang sangat dahsyat berpengaruh besar terhadap mental generasi bangsa. Tanpa kendali moral agama tentu mereka (anak anak) tidak bisa memilih dan memilah mana yang bermanfaat dan madlarat (membahayakan). Oleh karena itu MDT dengan pembelajaran agama yang kuat diharapkan dapat mengendalikan anak anak dari pengaruh negatif media sosial. Disamping itu bisa mengarahkan kepada mereka terhadap manfaat dan maslahat medsos.

Sejauh hari ini belum pernah terjadi tawuran antara Madin dan tindakan kriminalitas yang dilakukan oleh santri Diniyah. Mereka ( murid Madin ) masih banyak patuh kepada sang guru. Beberapa kasus bullying ( perundungan) yang sering muncul di media sosial terjadi pada lembaga pendidikan formal. Oleh karena itu dibutuhkan sinergitas antara lembaga pendidikan formal dengan MDT (Madrasah Diniyah Takmiliyah) terdekat dalan rangka memperkuat pendidikan karakter sekaligus mitigasi tindakan bullying.

Akhirnya kita harus membangun kesadaran bersama penting pendidikan keagamaan Islam sebagai penjaga moral dan akhlak generasi. Kampanye pentingnya pendidikan agama Islam harus kita gemakan dimana mana. Semua komponen masyarakat dan pemerintah secara bersama membangun kesadaran dan kepedulian terhadap Madin sebagai garda terdepan dalam menjaga moral akhlak generasi penerus bangsa. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Camat Bangodua Rutin Adakan Istighosah dan Do’a Bersama

0
Istighosah dan Doa bersama rutin setiap malam Jumat

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Camat Bangodua rutin adakan Istighosah dan Doa bersama setiap malam Jumat. Acara doa bersama bagian dari visi Indramayu Bermartabat dan Religius.

Hadir Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP,.M.Si., beserta seluruh pegawai Kecamatan Bangodua, Kepala Desa (Kuwu) Karanggetas H. Nurwedi AMK, beserta perangkat desa Karanggetas, Ketua MUI Kec. Bangodua, Kepala UPTD se-Kecamatan Bangodua, unsur pendidikan dan tokoh masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Bangodua, Kamis (12/09/2024) berjalan hikmat.

Istighosah dan Doa bersama rutin setiap malam Jumat

Camat Bangodua Raden Mas Wahyu Adhiwijaya, S.STP,.M.Si., dalam sambutannya, “melalui acara ini, kami ingin berdoa dan berikhtiar bersama-sama agar keselamatan wilayah Indramayu senantiasa terjaga, terbebas dari bencana, serta mendapat perlindungan dari segala ancaman yang mungkin terjadi”.

“Kami percaya bahwa dengan ikhtiar dan doa kita yang tulus, Allah SWT akan senantiasa melindungi kita semua dan menjaga wilayah ini dari segala musibah,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Kepala Desa Karanggetas H. Nurwedi, AMK, dijumpai (Pelitaindo.news) menyampaikan, “Dengan adanya giat gelar acara doa bersama mari kita renungkan bersama memohon doa keselamatan agar Kabupaten Indramayu terhindar dari segala musibah yang terjadi, melalui doa bersama semoga Indramayu bermartabat dan religius membawa masyarakat Indramayu menjadi tempat yang aman, tentram, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu”.

Kasi Kesos Kecamatan Bangodua, Kastimantoro, SIP. menuturkan, alhamdulillah dengan adanya rutinan Istighosah dan Doa Bersama salah satu upaya terus mendekatkan antar sesama serta untuk terus menjalin kerukunan kepada semua masyarakat dan akan terus dirutinkan setiap malam Jumat untuk 8 desa yang berada di Kecamatan Bangodua menuju Indramayu yang Bersih, Religius, Makmur, Adil dan Hebat (Bermartabat). *(Prapto/Herman Tongol)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Menag Terancam Dipanggil Paksa, Setelah 2 kali Mangkir Panggilan Pansus

0
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pantia Khusus (Pansus) Angket Penyelenggaraan Haji 2024 DPR RI mengkritik sikap Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang tidak pernah memenuhi undangan sebagai saksi.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas

Sebab, Yaqut diduga sengaja mangkir dari agenda pemeriksaan dengan alasan kunjungan kerja Pansus Haji DPR RI bahkan berencana memanggil paksa Yaqut dengan melibatkan aparat kepolisian, jika tidak kunjung hadir untuk ketiga kalinya. Langkah ini dapat dilakukan dengan beberapa syarat dan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3).

Anggota Pansus Haji DPR RI Marwan Jafar menjelaskan bahwa Pansus Haji telah menjadwalkan rapat bersama Menag yang kedua kalinya pada Selasa (10/9/2024), dengan agenda penggalian keterangan.

Surat undangan untuk Menag agar hadir ke rapat Pansus Haji juga sudah dilayangkan pihak sekretariat sejak beberapa hari lalu.

“Jadi surat itu sudah kita luncurkan beberapa hari yang lalu untuk mengundang. Kita ini mengundang Menag untuk hadir di Pansus Haji, untuk memberikan keterangan sekaligus memberikan kesaksian,” ujar Marwan di Gedung DPR RI, Selasa (10/9/2024).

Keterangan Yaqut diperlukan untuk melengkapi informasi yang telah didapatkan dari pemeriksaan pejabat Kementerian Agama (Kemenag) dan pihak-pihak terkait, soal dugaan pelanggaran penyelenggaraan ibadah haji. Namun, satu hari sebelum rapat, yakni Senin (9/9/2024) Yaqut menginformasikan tidak dapat memenuhi undangan Pansus Haji DPR RI.

Alasannya, Yaqut harus menghadiri agenda MTQ Nasional di Kalimantan Timur. “Kemarin itu, baru kemarin (konfirmasinya) dengan alasan dia akan menghadiri MTQ di Kaltim. Maka hari ini tidak hadir. Jadi dengan alasan MTQ,” ungkap Marwan.

Pansus Curiga Yaqut Berbohong

Pada Selasa pagi, lanjut Marwan, Pansus Haji DPR RI justru mendapatkan informasi bahwa Menag hendak melaksanakan rapat koordinasi internal mengenai pelaksanaan ibadah haji. Rapat itu dijadwalkan berlangsung pada Selasa sore di Kantor Kemenag.

Pansus Haji DPR RI pun mencurigai Yaqut sengaja berbohong untuk menghindari proses pemeriksaan sebagai saksi dalam dugaan pelanggaran penyelenggaraan ibadah haji 2024. *(Ys/MPN)

Bakal Gandeng Warteg, Makan Siang Gratis untuk Driver Ojek Online

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pasangan Ridwan Kamil (RK)-Suswono (Rido) menggagas program makan siang gratis untuk pengemudi ojek online (ojol). Dalam pelaksanaannya, Suswono mengatakan pihaknya akan melibatkan warteg yang ada di setiap sudut kota Jakarta untuk menyediakan makan siang gratis itu.

Bakal calon wakil gubernur (cawagub) Jakarta itu mengatakan warteg yang ada di seluruh wilayah Jakarta memiliki kontribusi besar untuk masyarakat. Hal itu lantaran warteg (Warung Nasi Tegal) menyediakan berbagai pilihan menu makan dengan harga yang relatif murah, sehingga masyarakat menengah ke bawah dapat makan kenyang dan nikmat.

“Inilah kontribusi warteg di Jakarta ini, dan insya Allah, apalagi karena saya pernah jadi pembina dan sekarang juga saya menjadi pembina ke warteg, juga tentu kami akan jaga itu,” ujarnya, seperti dikutip pada Selasa (11/9/2024).

Menurutnya, program tersebut sangat sejalan dengan pemerintah pusat, di mana Prabowo-Gibran memiliki program makan siang gratis untuk anak sekolah.

Ia berharap dengan adanya kolaborasi dengan warteg-warteg di Jakarta, Pemerintah Daerah Khusus Jakarta nantinya juga bisa memberikan makan gratis.

Lebih lanjut, Suswono menjelaskan bahwa pasangan Rido masih melakukan pembahasan terkait bagaimana penerapan program tersebut. Namun rencananya program makan siang gratis itu akan menyasar beberapa kelompok masyarakat, salah satunya pengemudi ojol.

Kemudian Suswono menyebut bahwa APBD yang dimiliki Jakarta sangat cukup untuk melaksanakan program makan siang gratis tersebut.

Akan tetapi pihaknya tetap perlu berkoordinasi dengan DPRD Provinsi Jakarta untuk melaksanakannya.

“Jika kolaborasi ini berjalan, maka tentu saja, tentu dalam konteks warteg ini tidak hanya yang berjudul Warung Tegal, tetapi warung nasi, warung nasi yang juga mungkin ada dari Sunda, bahkan juga ada dari Padang dan sebagainya, tentu ini kita akan kolaborasi bagaimana bisa ikut memberikan kontribusi bagi para pekerja-pekerja yang memang kategorinya layak untuk juga dapat subsidi makan siang gratis,” terangnya.

Di sisi lain, Suswono mengungkapkan bahwa ia dan Ridwan Kamil juga berencana menemui seluruh mantan gubernur Jakarta. Seperti Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Joko Widodo (Jokowi), serta Heru Budi Hartono.

Menurutnya, pertemuan tersebut karena pihaknya ingin belajar, meminta nasihat, masukan, dan juga saran dari para gubernur terdahulu. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts