Google search engine
Beranda blog Halaman 293

MDT dan Kehadiran FKDT Menuju Pendidikan Bermutu

0
Oleh : Akhmad Sururi (Wakil Ketua DPW FKDT Jateng)

Pada satu kesempatan mengikuti mata kuliah Pendidikan Multikultural, penulis berkesempatan untuk mendiskusikan MDT (Madrasah Diniyah Takmiliyah) yang menjadi pilar sistem pendidikan nasional.  Kebetulan Dosen pengampu mata kuliah tersebut pernah menjadi guru Madin selama kurang lebih empat tahun, sehingga banyak memahami dan mengalami   proses penyelenggaraan MDT yang mayoritas ada di kampung kampung.

Satu hal yang menjadi catatan penulis dalam diskusi tersebut adalah tentang kondisi pengelolaan MDT yang membutuhkan sentuhan tangan tangan profesional. Selama ini dibeberapa tempat pengelolaan MDT masih terkesan tradisional dengan proses pembelajaran yang belum profesional. Stigma ini menjadi hambatan besar untuk kemajuan lembaga pendidikan MDT yang memiliki sejarah panjang dalam kancah pendidikan Islam di Indonesia.

Penilaian Sang Dosen terhadap Madin kemungkinan berdasarkan pengalaman di MDT dimana Beliau mengajar puluhan tahun yang lampau. Itupun hampir sama saat penulis mendapatkan amanat menjadi pengelola MDT yang sudah 6 tahun gulung tikar. Dengan berbekal dari  Pondok Pesantren Lirboyo, penulis membuka kembali MDT Sirojut Tholibin yang sudah 6 tahun tutup.

Terlepas dari stigma di atas searah dengan perhatian pemerintah dalam hal ini Kementerian agama dengan beberapa program peningkatan mutu, pembelajaran, ada beberapa Madin yang sudah mengalami metamorfosis. Lebih dari itu faktor kepemimpinan yang memilki latar belakang pendidikan formal juga sedikit mengubah paradigma lama dengan sebutan tradisional.

Beberapa program Kementerian Agama semenjak munculnya nomenklatur direktorat pendidikan Diniyah dan Pesantren memberikan angin segar untuk perkembangan MDT.  Meskipun progam yang digulirkan untuk MDT belum menyentuh secara masif kepada seluruh MDT, namun setidaknya banyak MDT yang menangkap kesempatan ini menjadi peluang untuk berbenah dalam  mengelola MDT menjadi lebih baik.

Hadirnya Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah yang mewadahi Madrasah Diniyah juga berpengaruh terhadap pergerakan dalam peningkatan mutu pendidikan MDT. Pergerakan yang dilakukan forum tersebut bisa melakukan komunikasi yang produktif dengan pemerintah setempat. Dengan komunikasi tersebut akhirnya dapat melaksanakan kegiatan kegiatan yang bermanfaat untuk kemajuan Madrasah Diniyah.

Meskipun tidak semua FKDT bisa melakukan gerakan yang sama, akan tetapi struktural yang terbangun dari mulai tingkat pusat sampai dengan kecamatan menjadi mitra Kemenag. Dengan kemitraan tersebut, FKDT bisa membantu Kemenag dalam upaya peningkatan mutu pendidikan Madin. Hal ini sudah banyak dilakukan oleh beberapa FKDT di Kab/Kota di Indonesia.

Persoalan MDT yang kompleks berkait dengan lemahnya mutu pembelajaran, manejemen yang kurang tertata, pendidik yang kurang profesional dan lainnya, menjadi perhatian kita bersama. Sinergitas Kemenag Kabupaten/Kota, Pemkab/kota bersama dengan FKDT sangat dibutuhkan untuk  mengatasi problematika MDT.

Oleh karena itu, dengan semangat tanggung jawab bersama dalam mewujudkan kecerdasan bangsa Indonesia menjadi sebuah keharusan. Penguatan rekognisi Pemerintah terhadap MDT merupakan energi untuk peningkatan mutu pendidikan Madin. Penyadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan MDT juga menjadi ikhtiar yang sangat penting. Disinilah Pemerintah hadir dan masyarakat menemukan titik kesadaran untuk para generasi kedepan.

Akhirnya kita berharap semoga MDT dengan jumlah ribuan di Indonesia dapat melakukan pembenahan dan meningkatkan mutu pendidikan. Meskipun butuh waktu yang cukup, namun setidaknya langkah yang telah dilakukan oleh Kemenag menjadi bagian perhatian yang serius terhadap pendidikan MDT. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

HUT ke-391: Ribuan Tumpeng Digelar sebagai Wujud Syukur Karawang Maju

0
Rekor Muri Peta Terbesar dari Rangkaian Tumpeng

KARAWANG (Aswajanews.id) – Sebanyak 1.391 nasi tumpeng membentuk peta kabupaten Karawang menghiasi halaman Plaza Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang. Moment bersejarah ini diabadikan dan tercatat di Rekor Muri sebagai Peta Terbesar dari Rangkaian Tumpeng dalam kegiatan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-391, Sabtu (14/09/24).

Rekor Muri Peta Terbesar dari Rangkaian Tumpeng

Dalam rangka Hari jadi Kabupaten Karawang ke-391 tahun 2024, Bupati Karawang H Aep Syaepuloh, SE menggelar berbagai kegiatan mulai dari peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Makam Bupati pertama Karawang di Manggung Jaya dilanjutkan apel besar hari jadi di lapangan Karang Pawitan, dilanjutkan rapat paripurna di Gedung DPRD, penyajian 1391 tumpeng, Heleran budaya dan pawai serta mancing massal, pegelaran wayang golek dan berabagai kegiatan lainnya.

Secara umum, filosofi tumpeng lekat kaitannya dengan perwujudan nilai toleransi, keikhlasan, kebesaran jiwa, dan kekaguman atas kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Jika diperhatikan, bentuk tumpeng yang mengerucut dan dikelilingi lauk-pauk serta sayuran menggambarkan simbol ekosistem kehidupan. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Bawaslu RI Minta Bakal Calon Tidak Berkampanye Karena Belum Jadwalnya

0
Puadi anggota Bawaslu RI. Foto: Bawaslu

JAKARTA (Aswajanews.id) – Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia meminta para bakal pasangan calon pada Pilkada Serentak 2024 untuk menahan diri tidak berkampanye sebelum masa kampanye resmi ditetapkan.

Puadi anggota Bawaslu RI. Foto: Bawaslu

“Regulasi telah menentukan ada masanya bagi peserta pilkada untuk berkampanye,” kata anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Puadi di Jakarta, Sabtu (14/9/2024), menanggapi maraknya bakal calon peserta pilkada yang memanfaatkan hari bebas kendaraan untuk berinteraksi dengan warga.

Menurut Puadi, secara teknis memang tidak ada larangan bagi bakal pasangan calon peserta pilkada memanfaatkan hari bebas kendaraan (car free day/CFD) untuk bertemu dengan masyarakat.

Hal itu karena masa kampanye Pilkada 2024 sudah ada jadwalnya dan bakal pasangan calon bisa menggunakan jadwal yang ada untuk mengajak warga yang mempunyai hak pilih untuk memilih ketika pelaksanaan pencoblosan pada 27 November mendatang.

“Untuk menjamin prinsip perlakuan yang sama dalam berkontestasi pada pilkada, bakal calon hendaknya bisa menahan diri untuk tidak melakukan tindakan semacam kampanye,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa aturan yang berlaku saat ini apabila bakal pasangan calon Pilkada 2024 sudah ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU, semua aturan akan mengikat kepada peserta pilkada.

“Hal ini sesuai dengan PKPU yang menjelaskan bahwa pertemuan-pertemuan dianggap sebagai kampanye apabila bakal pasangan calon sudah ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU,” katanya.

Saat ini, Pilkada Serentak 2024 masuk pada tahapan pengecekan syarat administrasi bakal pasangan calon dan setelah semua dinyatakan lengkap maka selanjutnya digelar rapat pleno penetapan calon kepala daerah. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Satgas Yonkav 12/BC Gelar Sunatan Massal Anak Perbatasan RI-Malaysia

0

SAMBAS (Aswajanews.id)- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonkav 12/BC Pos Koki Sajingan Terpadu menggelar sunatan massal dan pengobatan gratis dalam rangka HUT Yonkav 12/BC yang ke-8 di Pasar Wisata Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (10/9/2024).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 12/BC Letkol Kav Andy Setio Untoro, S.H., M.Ha., dalam keterangannya, Sabtu (14/9/2024) mengatakan bahwa kegiatan sunatan massal dan pengobatan gratis ini kami adakan khusus bagi warga di daerah perbatasan dan sekitarnya dalam kegiatan ini kami bekerjasama dengan puskesmas Sajingan Besar dan seluruh komponen instansi dan masyarakat sekitar perbatasan.

Selanjutnya dikatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pembinaan teritorial terhadap masyarakat yang ada di wilayah perbatasan RI-Malaysia dan juga sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-8 Yonkav 12/BC, dimana masyarakat menyambut dengan baik kegiatan sunatan massal dan pengobatan gratis tersebut.

Dansatgas berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, terutama di bidang kesehatan untuk masyarakat yang ada di perbatasan.

Warga sekitar mengungkapkan sangat senang dan sangat berterimakasih dengan bantuan yang diberikan oleh Satgas Yonkav 12/BC yang telah peduli dan banyak membantu warga. *(Sumber: Pen Satgas Pamtas RI-Mly Yonkav 12/BC)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pemkot Kota Cimahi Beri Ruang Berekspresi bagi Para Seniman dan Budayawan

0
Pejabat Walikota Cimahi, Dicky Saromi foto bersama anak anak SD Tridaya

CIMAHI (Aswajanews.id) – Pemerintah Kota Cimahi secara khusus memberikan ruang berekspresi dan presentasi bagi para penggiat seni dan budayawan yang ada di kota Cimahi. Melalui kegiatan pekan kebudayaan kota Cimahi tahun 2024 di Alun-alun kota Cimahi, Jawa Barat selama dua hari, Jumat dan Sabtu (13-14/9).

Pejabat Walikota Cimahi, Dicky Saromi foto bersama anak anak SD Tridaya

Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cimahi tersebut menyedot banyak perhatian dan sangat menghibur warga masyarakat kota Cimahi maupun sekitarnya. Dimana balutan rangkaian acara tersebut meliputi: Paggelaran Rampak Dalang Kota Cimahi, Gelar Seni Unggulan, Festival Musik Etnik Kolaborasi, Workshop Aksara Sunda Buhun dan Festival Permainan dan Olahraga Tradisional.

Ketua Panitia, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mardi Santoso, S.Sos dalam laporannya menyampaikan, pelestarian kebudayaan sebagai langkah nyata di dalam upaya   menjaga budaya lokal warisan leluhur dari kerusakan atau permusnahan akibat tergerus oleh arus globalisasi.

“Kesadaran ini mendorong kami membangun ruang apresiasi, ekspresi kreasi seni dan budaya serta melakukan interaksi kebudayaan yang beragam di tahun 2024 ini. Moment ini tidak saja peragaan budaya semata, tetapi juga sebuah panggilan untuk menjaga dan melestarikannya budaya lokal warisan leluhur yang tak ternilai harganya,” ujar Mardi.

Pejabat Walikota Cimahi, Dicky Saromi saat membuka kegiatan pekan budaya

Pejabat Walikota Cimahi, Dicky Saromi menyampaikan rasa syukurnya atas moment istimewa penyelenggaraan pekan budaya tahun 2024. “Langkah nyata tersebut, dilihatnya sebagai bentuk dari kepedulian untuk melestarikan  budaya Kota Cimahi dan lebih daripada itu, untuk menjadikan kebudayaan kita terus menjadi ‘tuan rumah’ di Kota Cimahi yang kita cintai, secara khusus bagi young generation and society,” ungkapnya.

 “Apa yang kita lakukan dalam pekan kebudayaan ini tidak hanya dari seni tari, musik tapi juga ada seni seni lainnya seperti seni lukis. Dengan setting goalnya, kota Cimahi akan semakin campernik, semakin dikenal dan bisa tampil menunjukkan indentitas dirinya, lewat budaya baik ditingkat lokal, regional maupun nasional, ujarnya saat berpidato sebelum membuka rangkaian kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Sambil berharap melalui keseringan pagelaran event akbar seperti ini, bisa memberikan kepada masyarakat suatu spirit untuk semakin mencintai budayanya sendiri dan kotanya. Secara khusus bagi generasi muda dapat mengekpresikan dan mengenalnya secara lebih dekat serta melestarikannya budayanya ketimbang budaya luar.

Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, SH, nampak bersama para penari

Sebagaimana anak- anak SDS Tridaya Tunas Bangsa yang begitu memukau, penuh semangat dan merasa happy, enjoy ketika menampilkan tiga materi lagu budaya nusantara dalam menyambut pekan budaya tersebut.

“Kami bangga bisa tampil dan memberikan suara-suara terbaik anak kami dan turut menghibur masyarakat pada kesempatan yang terhormat,” ujar kang Iyang selaku pelatih SD Tridaya Tunas Bangsa di sela-sela berpose bersama Pj Walikota Cimahi.

Hadir dalam pekan budaya tersebut unsur Forkopinda, para perangkat daerah, para penggiat seni dan budaya sekota Cimahi serta para tamu undangan. (Sinto)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Gus Syafa Minta Ijazah MDTA Menjadi Persyaratan Masuk SMP/MTs

0
Gus Syafa Bersama guru Madin se-Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Dihadapkan Kepala Kantor Kemenag Kab Brebes dan beberapa pejabat kab Brebes, Gus Syafa panggilan akrab H. Musyaffa, Lc selaku anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah meminta ijazah MDTA menjadi persyaratan untuk masuk di SMP dan MTs wilayah Brebes. Permintaan tersebut disampaikan pada saat memberikan sambutan Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni antar Diniyah (PORSADIN) VII di Pondok Pesantren Al Fattah Tegalgandu Kec Wanasari Kab Brebes.

“Kita tidak ingin kasus MDT gulung tikar seperti di Kec Losari dan Kec Ketanggungan merembet ke kecamatan lainnya. Oleh karena itu saya minta ijazah MDTA menjadi persyaratan untuk masuk di SMP dan MTs wilayah Brebes,” tegas Gus Syafa dihadapkan guru Madin se-Kab Brebes.

Gus Syafa menambahkan bahwa Madin gulung tikar karena yang ngajar tidak ada. Guru-gurunya memilih ke Jakarta untuk menghidupi ekonomi keluarga. Selanjutnya murid muridnya tidak ada, karena masyarakatnya tidak menganggap penting kehadiran MDT untuk anak anak mereka. Oleh karena itu hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, terutama kesejahteraan guru Madin di Brebes yang setiap bulan hanya mendapatkan lima puluh ribu rupiah dari Pemkab Brebes.

Sebelumnya Dr H Abdul Wahab mengatakan, beberapa waktu yang lalu beberapa remaja terlibat dalam kasus tawuran. Mereka mengembangkan bakat yang tidak baik. Lain halnya Porsadin yang hari ini kita laksanakan sebagai penyaluran bakat yang baik untuk menghasilkan juara. Bakat dan minat santri diniyah harus disalurkan dengan cara yang baik, termasuk dengan kegiatan Porsadin.

Senada dengan Abd Wahab dalam siaran vidionya Hj Nur Nadhifah selaku anggota DPR RI Komisi X mengatakan, Porsadin sebagai wahana untuk melatih sportifitas dan melatih kejujuran dalam rangka mengembangkan bakat dan minat santri diniyah. Melalui perlombaan ini maka dapat terbentuk sikap sportifitas dan kejujuran santri diniyah.

Dalam kesempatan tersebut Akhmad Sururi selaku Ketua DPC FKDT Kab Brebes menyampaikan terima kasih kepada Gus Syafa selaku tuan rumah sekaligus anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah yang telah membantu suksesnya kegiatan Porsadin ke VII Kab Brebes. Dalam forum tersebut Akhmad Sururi juga menyampaikan bahwa ijazah MDTA sudah menjadi salah satu lampiran dalam PPDB di SMP Negeri wilayah Brebes. Semoga tahun depan bisa serentak seluruh SMP Negeri dan Swasta se-Kab Brebes. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Jokowi Keluarkan Arahan Terbaru dan Penting, untuk Seluruh Jajaran TNI-Polri

0

IKN (Aswajanews.id) – Presiden Joko Widodo mengumpulkan pejabat TNI dan Polri di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (12/9/2024). Dalam acara tersebut, Jokowi menyampaikan arahan di hadapan pejabat TNI-Polri seperti Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kemudian juga para Panglima Kodam (Pangdam), Kapolda, Dandim, serta Kapolres.

Selain itu, hadir pula Presiden Terpilih sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menkopolhukam Hadi Tjahjanto.

Pertama, Jokowi menyampaikan alasan mengajak berkumpul di IKN adalah untuk melihat seperti apa semangat transformasi dan progres kota masa depan.

“Agar semangat transformasi yang ada itu bisa Bapak Ibu bawa pulang untuk dikembangkan di daerah masing-masing,” ujarnya, seperti dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Lebih lanjut, Jokowi juga menekankan tentang Indonesia Emas di tahun 2045 demi kemajuan dan kemakmuran bangsa.

Menurut Jokowi, untuk menggapai hal tersebut harus melalui keputusan-keputusan besar yang memiliki risiko dan tantangan. Ia mengingatkan kepada TNI-Polri untuk berani mengambil keputusan sesuai tugas dan wewenang masing-masing untuk hak-hal yang berdampak besar bagi negara. Mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, kemudian naik ke atas menjadi sebuah agregat nasional.

Selain itu, Jokowi juga meminta agar TNI-Polri memperbaiki tata kelola dan manajemen birokrasi agar semakin profesional. Hal tersebut akan membuat semua rakyat, apapun status sosialnya, baik pejabat hingga tukang gorengan, merasa dilindungi dan diayomi.

Jokowi mengimbau agar jajaran TNI-Polri melakukan hal-hal yang humanis dan baik bagi masyarakat. Dengan begitu maka citra institusi dan kepercayaan terhadap TNI maupun Polri juga akan semakin naik.

“Tapi sebaliknya jika saudara-saudara melakukan hal buruk maka dampak negatifnya juga akan besar. Hati-hati, misalnya terlibat judi online, penganiayaan, narkoba, atau pelecehan,” tutur Jokowi.

Menurutnya, hal-hal tersebut akan menyebabkan kepercayaan masyarakat terhadap intitusi menurun. Kemudian Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia membutuhkan stabilitas untuk bisa tetap tumbuh dan membangun.

Untuk mencapai stabilitas tersebut, Jokowi menyebut membutuhkan TNI-Polri yang profesional dan dipercaya oleh rakyat.

Jokowi mengingatkan tentang adanya agenda penting yakni pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada bulan Oktober dan Pilkada Serentak pada bulan November.

Terkait hal tersebut, Jokowi meminta TNI-Polri untuk betul-betul menjaga stabilitas dan mendukung penuh transisi pemerintahan.

Jokowi memerintahkan untuk memastikan proses transisi tersebut berjalan dengan baik dan lancar serta jangan sampai ada riak-riak yang berpotensi mengganggu.

Kemudian mendukung penuh penyelenggaraan Pilkada Serentak, serta menjaga netralitas dan situasi agar tetap kondusif.

Terakhir, Jokowi menyoroti tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Ia meminta TNI-Polri bisa menjadi institusi pertama bagi perempuan dan anak dalam mencari perlindungan.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan permohonan maaf jika selama sepuluh tahun kepemimpinannya ada hal kurang berkenan bagi jajaran TNI-Polri. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pangkoops Udara I Hadiri Pengarahan Presiden RI kepada TNI-Polri di Istana Negara IKN

0

IKN (Aswajanews.id) Panglima Komando Operasi Udara I (Pangkoops Udara I) Marsda TNI Mohammad Nurdin, menghadiri kegiatan pengarahan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo kepada jajaran TNI-Polri yang berlangsung di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Kamis (12/9/2024).

Dalam Apel Dansat tersebut Panglima TNI melaporkan kepada Presiden RI bahwa pengarahan diikuti oleh seluruh Panglima, Komandan dan Kepala di jajaran TNI dan Polri hingga tingkat Lanud, Lanal, Kodim, dan Polres se-Indonesia, dengan TNI juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini yang memberikan kesempatan bagi anggota TNI dan Polri untuk mengenal dan melihat langsung perkembangan Ibu Kota Nusantara.

Panglima TNI juga mengajak seluruh anggota TNI dan Polri untuk menyimak dengan seksama setiap arahan yang disampaikan oleh Presiden, sebagai pedoman dalam meningkatkan profesionalisme dan Kinerja TNI-Polri di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut Presiden RI Ir. H. Joko Widodo menyampaikan pengarahan dalam amanatnya yang menuturkan bahwa Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk dapat mewujudkan cita-cita dan visi besar dalam pembangunan Indonesia sentris dengan tujuan pemerataan dan keadilan.

“Kepada Pejabat TNI-Polri tetap semangat memperbaiki tata kelola, semangat memperbaiki manajemen birokrasi baik yang terdapat di TNI maupun yang terdapat di Polri, agar TNI terlindungi sehingga rakyat merasa diayomi. Semangat untuk memperbaiki citra diri, memperbaiki citra institusi agar TNI dan Polri semakin dipercaya oleh rakyat” jelas Presiden RI dalam pengarahannya dihadapan personel TNI-Polri yang hadir dalam kegiatan tersebut.*(Sumber : Pen Koopsud I)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Mantan Kepala Kemenag Maju dalam Kontestasi Pilkada KBB 2024

0
Drs. H. Asep Ismail, M.Si.

PADALARANG (Aswajanews.id) – Mantan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Drs. H. Asep Ismail, M.Si., nampaknya sudah bulatkan tekad maju dalam kontestasi Pilkada KBB 2024.

Drs. H. Asep Ismail, M.Si.

Asep Ismail mengaku maju di Pilkada lantaran merasa bertanggungjawab terhadap tanah kelahirannya KBB.

“Tekad bulat saya maju di Pilkada karena banyak dorongan dari para ulama, tokoh masyarakat, kelompok santri dan elemen masyarakat lainnya,” ujarnya.

Asep Ismail berdasarkan survei, masuk salah satu tokoh KBB yang diperhitungkan sehingga menjadi bidikan partai politik (Parpol).

“Insya Allah dengan restu para ulama juga santri, saya akan memajukan KBB thayyibatun wa rabbun ghofur,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Asep Ismail merupakan Dewan Pembina Forum Pondok Pesantren (FPP) KBB. Perjalanan Karirnya di birokrasi menjadi abdi negara dalam melayani masyarakat sudah tidak diragukan lagi. Ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan pekerja keras.

Asep Ismail memulai perjalanan karirnya sejak menjadi penghulu dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di Kab Bandung sebelum pemekaran KBB. Setelah terbentuknya KBB, Ia diangkat menjadi Kasi Urais/Bimas Islam di Kemenag KBB yang saat itu baru terbentuk bersama Kepala Kemenag H Imron Rosyadi yang saat ini menjadi Bupati Cirebon.

Sebelum pensiun sebagai Kepala Kemenag KBB, Asep Ismail juga pernah menjabat sebagai Kepala Kemenag Kab Bandung dan pernah juga menjabat Kepala Bidang (Kabid) Penerangan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Penaiszawa) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat.

Paslon Jeje-Asep Ismail, saat mendaftar ke KPUD KBB, Kamis (29/8/2024)

“Intinya saya sudah bulat ikut Pilkada KBB semoga mendapat ijin dan dilancarkan oleh Allah SWT dan mohon doa restu dari semua pihak,” ujar Asep Ismail baru-baru ini menjelang pendaftaran ke KPUD KBB.

Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzili, M.Si.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat, Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzili mengatakan, H Asep Ismail telah direkomendasikan Partai Golkar untuk mengikuti Pilkada Kabupaten Bandung Barat 2024.

Asep Ismail, menurut Ace, dipertimbangkan Partai Golkar karena dinilai telah bekerja sangat baik selama menjabat sebagai Kepala Kemenag. “Beliau itu tokoh masyarakat yang cukup dikenal luas terutama di kalangan agamawan, sehingga kita harapkan dapat bekerja mengangkat elektabilitas. Ini momennya bagus bagi Partai Golkar untuk merebut Pilkada di Kabupaten Bandung Barat,” ucapnya. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Nur Sricahyawijaya, Sosok Humanis di Balik Keberhasilan Kejati Jabar dalam Pelayanan Informasi Publik

0
Kasi Penkum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) telah memperoleh kepercayaan tinggi dari masyarakat sebagai institusi hukum yang transparan dan responsif. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran signifikan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, yang dikenal sebagai sosok yang humanis, profesional, dan selalu siap melayani publik.

Kasi Penkum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya

Dikenal akrab sebagai Cahya, Nur Sricahyawijaya menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melayani masyarakat dan media. Ia dikenal sering memberikan klarifikasi di luar jam kerja dan hari libur, menjadikannya figur yang sangat dapat diandalkan.

“Ini sesuai dengan petunjuk Jaksa Agung yang menekankan pentingnya pelayanan publik. Kejaksaan harus selalu menjaga kepercayaan publik dengan pelayanan yang prima,” ujar Cahya, Kamis (12/9/2024).

Cahya memegang peranan penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan jelas terkait isu-isu hukum. Dengan komunikasi yang humanis dan ramah, ia berhasil menjaga transparansi dan kredibilitas Kejati Jabar.

Menurut Cahya, kecepatan dan ketepatan informasi sangat penting dalam dunia media. Ia memastikan setiap informasi yang diberikan kepada wartawan telah diverifikasi agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Kemampuan Cahya dalam merespons kebutuhan media akan informasi terkini sangat dihargai. Ia selalu siap menjawab pertanyaan wartawan dan memberikan klarifikasi terkait kasus-kasus yang menjadi sorotan publik. Pendekatan tenang dan tegasnya dalam situasi penuh tekanan, terutama saat menangani kasus besar, menjadikannya sosok yang dihormati di kalangan jurnalis.

Selain menjalin hubungan baik dengan media, Cahya juga responsif terhadap pertanyaan masyarakat melalui berbagai platform. Ia berkomitmen untuk memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami mengenai kasus-kasus hukum yang sedang berjalan. Dengan sikap terbuka dan profesional, Cahya menunjukkan bagaimana pejabat publik seharusnya bertindak, transparan, responsif, dan humanis.

Nur Sricahyawijaya telah menjadi contoh bagaimana integritas dan profesionalisme dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi hukum, menjadikannya sebagai sosok yang sangat dihormati dan dipercaya di Jawa Barat. (*)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts