SUMEDANG (Aswajanews) – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) ZZW 13 Sumedang kembali menunjukkan kiprah aktifnya di tengah masyarakat melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan, baik skala lokal maupun daerah.
Dalam pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda dan Kirab Panji yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sumedang ke-448 pada Sabtu (2/5/2026), RAPI ZZW 13 Sumedang turut ambil bagian dalam mendukung kelancaran kegiatan.
Di bawah kepemimpinan Ketua Wilayah Enjang Kusnadi serta Koordinator Lapangan Yana yang juga menjabat Ketua Lokal 7, para anggota RAPI diterjunkan langsung ke lapangan untuk menjalankan tugas pengamanan komunikasi.
Dalam kegiatan tersebut, RAPI berperan penting dalam mendukung komunikasi dan koordinasi antarpetugas. Kehadiran mereka dinilai mampu membantu menjaga kelancaran jalannya acara sekaligus menciptakan ketertiban selama kirab berlangsung.

Selain aktif dalam kegiatan masyarakat, RAPI ZZW 13 Sumedang juga terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait. Sinergi ini menjadikan RAPI sebagai mitra strategis, khususnya dalam mendukung sistem komunikasi pada situasi yang membutuhkan respons cepat dan koordinasi terpadu.
Koordinator Lapangan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda, Yana, menegaskan bahwa RAPI siap hadir dan bermitra dengan berbagai pihak.
“RAPI selalu siap bermitra dengan instansi, pemerintah, maupun masyarakat yang membutuhkan bantuan. Kami juga selalu terdepan dalam membantu penanganan bencana alam tanpa menunggu perintah, demi kemanusiaan,” ujarnya.
Tak hanya dalam kegiatan seremonial, RAPI ZZW 13 Sumedang juga aktif dalam penanganan bencana alam. Para anggotanya kerap terjun langsung ke lapangan untuk membantu penyampaian informasi, koordinasi bantuan, hingga mendukung proses evakuasi.
Kegiatan sosial kemanusiaan pun menjadi bagian penting dari fokus organisasi ini. Melalui berbagai aksi nyata, RAPI terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan konsistensi tersebut, RAPI ZZW 13 Sumedang semakin menegaskan eksistensinya sebagai organisasi yang responsif, tanggap, dan berdaya guna, baik dalam kegiatan masyarakat maupun dalam situasi darurat. (Yana)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































