CIAMIS (Aswajanews.id) – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Galuh Ciamis terus mengintensifkan distribusi bantuan air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi musim kemarau. Hingga 22 Oktober 2026, perusahaan daerah tersebut telah menyalurkan lebih dari 3 juta liter air bersih ke 26 kecamatan di Kabupaten Ciamis.
Distribusi bantuan dilakukan menggunakan armada mobil tangki dengan total 600 rit perjalanan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Perumdam Tirta Galuh dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang terdampak kekeringan.
Direktur Utama Perumdam Tirta Galuh Ciamis, Amsi Yudi Purwanto, S.E., M.T., melalui Kepala Subbagian Humas, Reza Nur Fajri, S.Kom., menjelaskan bahwa penyaluran air bersih terus dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
”Hingga tanggal 22 Oktober 2026, kami telah menyalurkan lebih dari 3 juta liter air bersih. Seluruh pasokan tersebut dimobilisasi melalui 600 rit armada tangki yang disebar ke 26 kecamatan di Kabupaten Ciamis,” jelas Reza, Kamis (22/10/2026).
Reza menegaskan, penanganan dampak kekeringan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Karena itu, Perumdam Tirta Galuh membangun sinergi dengan sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait untuk mempercepat distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat.
Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan distribusi air bersih.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan dari BPBD, Dinas PU, serta seluruh pihak yang terlibat langsung dalam distribusi. Kolaborasi lintas sektor inilah yang membantu mempercepat penyaluran air hingga menjangkau masyarakat,” tambahnya.
Kerja sama tersebut diharapkan terus terjaga selama musim kemarau, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak dapat tertangani secara optimal.
Di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung, Perumdam Tirta Galuh juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air bersih secara bijaksana. Warga diharapkan memprioritaskan pemanfaatan air untuk kebutuhan pokok, seperti konsumsi, memasak, kebersihan diri, dan kebutuhan rumah tangga yang mendesak.
Selain penghematan air, masyarakat juga didorong menyiapkan sarana penampungan air di rumah masing-masing. Keberadaan tandon atau bak penampungan dinilai dapat membantu warga menyimpan persediaan air ketika pasokan tersedia, sekaligus menjadi salah satu langkah antisipasi menghadapi musim kemarau berikutnya.
Kesadaran masyarakat dalam menghemat air dan menyiapkan cadangan menjadi bagian penting dari upaya bersama menghadapi ancaman kekeringan.
Melalui langkah tanggap darurat tersebut, Perumdam Tirta Galuh Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai semboyan perusahaan, “Melayani Sepenuh Hati.”
Perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan program strategis Pemerintah Kabupaten Ciamis, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Dengan kolaborasi lintas instansi dan dukungan partisipasi masyarakat, penanganan dampak kekeringan diharapkan berjalan lebih efektif. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik agar semakin responsif terhadap kebutuhan warga Kabupaten Ciamis.
(Nana S)
Eksplorasi konten lain dari News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





























