Google search engine
Beranda blog Halaman 223

Halaqah Fikih Peradaban Menyambut 1 Abad NU

0

BREBES, Kamis (8/12/2022) Halaqoh Fiqih Peradaban dengan Sub Tema Rekontekstuali Fiqih Siyasi dalam Kehidupan Berbangsa dan bernegara, acara digelar dalam rangka menyambut 1 abad NU (1344-1444 H), bertempat di Pondok Pesantren Yambu’ul Ulum Lumpur Losari Brebes.

Halaqoh dihadiri oleh Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto, S.I.K., M.Si. Sekaligus memberikan sambutan pada acara pembukaan. Hadir pula Rois Syuriah PCNU Kabupaten Brebes K.H. Hudalloh Karim, Ketua Tanfidziah PCNU Brebes K.H. Sholahudin Masruri Mughni, Kyai Nur Iman selaku Katib dan DR. K.H. Akrom Jangka Daosat Kasi PD Pontren Kementerian Agama Kabupaten Brebes.

Adapun narasumber Halaqah Fikih Peradaban, pertama KH Ulil Abshar Abdalah dari Lakpesdam PBNU, dan DR K.H. Abdul Ghofur Maimun dari Rois Syuriah PBNU. Sedangkan acara diskusinya dipandu oleh K. Maimun Abdul Ghofur.

Tema halaqah yang disampaikan oleh Gus Ulil “Politik Sebagai Dimensi Terpenting dalam  Fiqih Peradaban,” sedangkan Gus Ghofur Maimun panggilan akrab DR KH Abd Ghofur Maimun yang memaparkan “Dimensi politik global yang bersumber dari kitab-kitab klasik berbahasa Arab.”

Menurut Gus Ulil ada 250 titik dalam penyelenggaraan Halaqoh Fikih Peradaban PBNU yang dimulai di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta dan akan ditutup dengan Muktamar Internasional Fiqih Peradaban.

Bicara Peradaban seorang tokoh yang memulai dengan istilah tersebut adalah Ibnu Khaldun. Kitab yang berjumlah 6 jilid dengan jilid pertama tentang Mukadimah dan sangat jarang Kyai Pesantren yang membaca kitab tersebut. Satu satunya Kyai yang saya temukan dalam koleksi di perpustakaannya adalah punya kakek saya sendiri K.H. Muhammadun Pondoan Pati.

Dimensi terpenting dalam Fiqih Peradaban adalah tentang Politik. Hal tersebut karena pasca runtuhnya khilafah Turki Usmani umat Islam sedunia mencari  perlindungan kekuatan politik. Oleh karena itu Imam Ghozali menyampaikan bahwa agama dan kekuasaan adalah dua saudara kembar. Keduanya saling membutuhkan.

Kita lihat dalam sejarah Islam pernah terjadi kelompok budak menjadi penguasa. Sehingga menjadi raja disuatu negara. Disinilah terbukti bahwa  politik merupakan dimensi terpenting dalam  Fiqih Peradaban.  Demikian disampaikan Ulil Abshar Abdalla saat menjadi Pemateri dalam  Halaqoh Fiqih Peradaban di Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum Lumpur Losari.

Lebih lanjut Ulil menegaskan, sebagai dimensi terpenting dalam sebuah peradaban politik kekuasaan dan keagamaan menjadi kekuatan dalam satu negara. Manakala keduanya tidak terjadi harmoninisasi maka Ulama dan kekuasaan akan berpisah. Hal ini seperti halnya Pendiri Pondok Pesantren Buntet Mbah Muqoyim yang akhirnya memilih Buntet sebagai persinggahannya. Karena Keraton Cirebon saat itu sudah bekerja sama dengan pihak Kompeni. Sebagai bentuk reaksi tidak sejalan dengan pemikiran Ulama yang berjuang melawan penjajah.

Adapun tentang Jihad sebagaimana termaktub dalam kitab Fathul Mu’in merupakan Fardu Kifayah dan dilaksanakan minimal satu kali setahun.

Kenapa Kyai dan Ulama Pesantren tidak melakukan itu kecuali hanya sekali, saat Resolusi Jihad 22 Oktober.

Hal ini karena Kyai Pesantren dalam menerapkan dan memahami kitab lebih menekankan pada konteksnya, tidak terbatas pada teks. Sehingga disinilah kelebihan orang Pesantren dibanding mereka yang belajar di luar Pesantren.

Dimensi Politik menjadi penting karena menyangkut kedaulatan dan kekuasaan. Maka dulu Al Maghfurlah K.H. Hasyim Asy’ari begitu mendengar Indonesia akan merdeka. Beliau langsung mengutus putra terbaiknya K.H. Wachid Hasyim untuk mengikuti sidang BPUPKI, punkas Ketua Lakpesdam PBNU. *Ahmad Sururi, LTN PCNU Brebes

Ahmad Sururi, LTN PCNU Brebes

Korban Ledakan Bom Astana Anyar Dapat Santunan Dari Pangdam III/Siliwangi

0

BANDUNG (Aswajanews.id) – Komandan Kodim 0618/Kota Bandung Kolonel Inf Donny Ismuali Bainuri didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XI Kodim 0618/Kota Bandung Ny. Yulianti Donny Ismuali Bainuri beserta Perwira Staf mewakili Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo bertakziah ke kediaman keluarga almarhum Aipda Sofyan, korban tewas akibat ledakan bom pada Rabu (07/12) di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat.

Hal tersebut dibenarkan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen saat dikonfirmasi di Kantor Pendam III/Slw Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung Jawa Barat, Jum’at (09/12/2022).

“Benar, Dandim 0618/Kota Bandung Kolonel Inf Donny Ismuali Bainuri mewakili Pangdam III/Slw pada Kamis (08/12) kemarin malam didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XI Kodim 0618/Kota Bandung beserta sejumlah perwira Staf telah  bertakziah ke kediaman keluarga almarhum Aipda Sofyan, korban tewas akibat ledakan bom di Polsek Astana Anyar,” ujar Kapendam.

Lanjut dikatakan Kapendam, dalam kesempatan itu, Dandim menyerahkan santunan dari Pangdam III/Slw berupa uang sebesar 10 juta rupiah kepada istri almarhum Aipda Sofyan dan turut berduka cita serta mendoakannya semoga almarhum khusnul khotimah dan yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Dandim 0618/Kota Bandung beserta rombongan, selain bertakziah ke rumah keluarga almarhum Aipda Sofyan, juga mengunjungi anggota Polsek Astana Anyar lainnya yang mengalami luka-luka akibat ledakan bom tersebut.

Kunjungan dilakukan secara door to door, ke kediaman Iptu Upa Suparya Ps. Kanit Lantas, Iptu Susi Susilawati Saputra Ps. Kanit Intelkam, Iptu Wawan Ps. Kanit Binmas, Ipda Mohamad Asim Ps. Kanit Samapta, Ipda Zaenal Muttaqin Panit 2 Binmas, Aiptu Hery Heryanto Banit, Aipda Agus Purwanto, S.T. Ps. Panit 2 Samapta, Aipda Ridwan Sundanis Banit dan Bripka Deni Haryanto Banit, serta menyambangi korban warga sipil atas nama Nurhasanah.

Dalam kesempatan kunjungannya ke tiap-tiap korban, Dandim 0618/Kota Bandung menyerahkan uang santunan dari Pangdam III/Slw masing-masing sebesar 2 juta rupiah.

Sementara itu di tempat berbeda, Dandim 0618/Kota Bandung mengatakan bahwa dirinya mewakili keluarga besar Kodam III/Slw menyampaikan turut berempati kepada para korban yang terkena ledakan bom tersebut, semoga dapat segera sehat kembali.  Juga turut berduka cita kepada yang meninggal, dan berharap semoga anggota keluarga yang ditinggalkan bisa tabah menghadapi cobaan tersebut.

“Saya mewakili Bapak Pangdam III/Slw  turut prihatin atas musibah yang menimpa rekan-rekan Polri dan mendoakan agar para korban luka akibat ledakan bom bisa segera sembuh, dan kembali beraktifitas. Kemudian korban meninggal semoga mendapat tempat yang layak di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Dandim.

Aipda Zainal Mutakin, salah seorang anggota Polri korban peledakan bom, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam III/Slw juga Dandim 0618/Kota Bandung atas perhatian dan dukungan moril yang diberikan.

“Terimakasih atas empati dan support yang diberikan Bapak Pangdam juga Bapak Dandim, semua itu menjadi dorongan semangat bagi kami, untuk kembali sehat dan dapat bertugas seperti sebelum kejadian ini,” ujar Zainal. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Ratusan Siswa SMA Krida Nusantara Antusias Ikuti Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AD

0
Ratusan Siswa SMA Krida Nusantara antusias ikuti sosialisasi Calon Taruna Akademi Militer Sumber spotting SMA Unggulan

BANDUNG (Aswajanews.id) – Ratusan Siswa SMA Krida Nusantara antusias ikuti sosialisasi Calon Taruna Akademi Militer Sumber spotting SMA Unggulan. Kegiatan Sosialisasi tersebut dipimpin langsung Kaajendam III/Slw Kolonel Caj Dr Yadi Nurfendi, S.Sos., M.Si., M.IPol, CTMP, pada Kamis tanggal 8 Desember 2022 pukul 08.00 s.d.12.00 WIB bertempat di SMAT Krida Nusantara, Jl. Desa Cipadung, Pasir Biru, Kec. Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat. Demikian disampaikan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen di Kantor Pendam III/Slw Jl. Aceh No. 69, Kota Bandung, Jawa Barat Kamis (08/12/2022).

Lebih lanjut dikatakan bahwa sosialisasi diikuti oleh 931 orang siswa yang terdiri dari  270 orang Kelas X , 361 orang Kelas XI  dan  300 orang Kelas XII.

Selain penjelasan tentang persyaratan dan tata cara pendaftaran menjadi Calon  Taruna Akmil, para siswa diberikan materi tentang wawasan kebangsaan.

Pada kesempatan tersebut  Kaajendam III/Siliwangi selaku Koordinator pelaksanaan kegiatan ini menyampaikan, bahwa tujuan dari sosialisasi tersebut adalah sebagai sarana pengarahan minat dan bakat dari siswa-siswi SMA unggulan di wilayah Kota Bandung, untuk menjadi Prajurit TNI AD.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa kebijakan pembinaan personel di tubuh TNI Angkatan Darat diarahkan untuk menghasilkan prajurit-prajurit TNI AD yang profesional dan kompeten melalui mekanisme seleksi yang bersih, jujur, transparan dan akuntabel.

“Raihlah Mimpimu… Siapkan diri dengan belajar dan berlatih menuju kesuksesan masa depan. Negara dan Bangsa menunggu Dharma Baktimu,” pungkasnya

Turut hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut Kasimindiasahpra Ajendam III/Slw, Kasi Kesmil Kesdam III/Slw, Kaur Garjas Jasdam III/Slw, Staf Diaga Ajendam III/Slw serta pejabat SMAT Krida Nusantara diantaranya  Kabid SDM, Wakasek Humas, Wakasek Kurikulum, Wakasek Sarpra dan Asrama, juga seluruh wali asuh kelas XII, XI, dan X. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Pangdam Terima Info Akurat Terdampak Gempa Cianjur dan Pengamanan VVIP. Ternyata Gunakan BMS

0
Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo didampingi para pejabat utama Kodam III/Slw terus melakukan patroli siang maupun malam

CIANJUR (Aswajanews.id) – Upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat korban terdampak bencana alam di wilayah Kabupaten Cianjur, jajaran Kodam III/Slw terus melakukan patroli siang maupun malam yang dipimpin langsung Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo didampingi para pejabat utama Kodam III/Slw. Demikian disampaikan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen, saat kegiatan mendampingi Pangdam III/Slw di Markas Yonif R 300/Bjw Cianjur, Kamis (08/12/2022) pagi.

Lanjutnya menjelaskan, bahwa kegiatan patroli yang dilaksanakan baik pada siang maupun malam hari dengan menggunakan kendaraan roda dua (motor), pasalnya daerah yang terdampak sulit dijangkau kendaraan roda empat. Hal ini juga sekaligus melaksanakan pengecekan personel TNI–Polri yang terlibat dalam pengamanan RI 1 Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, dikatakannya dalam pengamanan VVIP kali ini tidak hanya melibatkan personel TNI-Polri saja namun melibatkan personel lainnya juga memanfaatkan Aplikasi Battlefield Management System (BMS), yaitu suatu sistem untuk mendigitalkan Komando dan Pengendalian, BMS ini dipilih atau digunakan, karena mempunyai keunggulan dalam teknologi digital, integrasi, dan kerahasiaan pada proses transfer data. Sehingga Pangdam bisa mendapat data akurat dari Puskodalops, ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga, sambung Kapendam, Pangdam III/Slw beserta rombongan mengunjungi Batalyon Pemukul Kodam III/Slw Yonif Raider 300/BJW telah memastikan kesiapan personel, materiil dan kelengkapan lainnya, meninjau bansos dan penyerahan Filter Air di Lapangan Tembak Yonif R 300/BJW.

Dilanjutkan meninjau bangunan Sekolah Dasar Negeri Sukamaju 1 yang berlokasi di Jl. Gatot Mangkupraja, Kampung Pangkalan RT 02 RW 06 Desa Benjot Kecamatan Cugenang Kab Cianjur yang roboh akibat gempa juga meninjau proses pembangunan MCK bantuan Pengurus Persit Pusat Radar 883 Wives di Posko Kampung Mangunwetan RT 03/05 Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur.

Selain itu Posko BIN yang merupakan Posko bantuan bencana gempa Cianjur yang berlokasi di Kampung Banjarpinang RT 01 RW 05, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, tidak luput dari peninjauan Pangdam III/Slw  beserta rombongan.

“Alhamdulillah dengan sinergitas dengan berbagai pihak yang terlibat, kegiatan berjalan dan tercipta situasi yang kondusif, aman serta nyaman. Sedangkan perbantuan bagi masyarakat terdampak gempa dari Kodam terus dilakukan,” tukas Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Wali Kota Bandung Kutuk Keras Peristiwa Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar

0
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang turut meninjau lokasi peledakan sangat menyesali peristiwa ini

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kejadian bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar pada Rabu, 7 Desember 2022 pukul 08.20 WIB menggegerkan Kota Bandung. Akibat ledakan tersebut, 11 orang menjadi korban, yakni 10 anggota Polri dan seorang warga yang sedang melintas depan Polsek. Bahkan, seorang anggota Polri meninggal dunia yakni Aiptu Sofyan. Pelaku pun langsung tewas di tempat saat bom meledak.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang turut meninjau lokasi peledakan sangat menyesali peristiwa ini.

“Saya sangat mengutuk keras kejadian ini. Kejadian ini tentu tidak dibenarkan oleh hukum atau agama apapun alasannya,” ungkap Yana.

Ia mengimbau, agar masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan gambar serta berita hoaks yang berseliweran.

“Masyarakat tidak usah resah dan takut karena keresahan itu yang diharapkan pelaku. Kita sama-sama jaga Kota Bandung untuk tetap kondusif,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Bandung, Miftah Faridl turut prihatin dengan kejadian ini. Baginya, tak ada satupun ajaran dalam agama yang membenarkan aksi bunuh diri apalagi sampai merugikan orang lain.

“Kami ikut berduka dengan masyarakat yang terkena dampak. Tidak ada satu perintah atau contoh kita boleh bunuh diri atau bunuh orang yang tidak pasti kesalahannya,” kata Miftah.

Apalagi dalam Islam, membunuh hanya boleh dilakukan saat perang, itupun hanya bisa dilakukan terhadap pihak yang memerangi Islam.

“Atau keputusan pengadilan hukuman mati. Tapi, Islam selalu menekankan agar keputusan tidak langsung dibunuh. Kita utamakan beri kesempatan untuk orang bertobat,” tuturnya.

Cara utama dalam menghadapi tantangan dalam Islam adalah melalui dakwah.

“Dakwah mengajarkan orang menuju kebaikan. Tidak ada paksaan. Sebab yang membuat orang itu berubah hanya hidayah dari Allah,” ungkapnya.

Ia berharap, semoga kejadian seperti ini tak terulang kembali dan bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak.

“Mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi semua pihak agar jangan sampai terulang kembali hal yang menyakitkan seperti ini. Apalagi sampai bawa-bawa agama,” imbuhnya. (Diskominfo Kota Bandung)

Pemkab Garut Salurkan Bantuan Rp200 Juta bagi Korban Gempa Cianjur

0
Bupati Garut Rudy Gunawan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Cianjur Herman Suherman untuk penanggulangan bencana gempa di Pendopo Cianjur, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022)

GARUT (Aswajanews.id) – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyalurkan bantuan uang sebesar Rp200 juta untuk membantu penanggulangan korban bencana gempa di Kabupaten Cianjur yang saat ini kondisinya masih membutuhkan perhatian semua pihak agar cepat pulih.

Bupati Garut Rudy Gunawan menyerahkan langsung bantuan senilai Rp200 juta tersebut yang diterima oleh Bupati Cianjur Herman Suherman di Pendopo Cianjur, Rabu (7/12/2022).

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, selanjutnya Bupati Rudy meninjau sejumlah daerah yang terdampak bencana gempa bumi Cianjur di Kecamatan Cugenang.

Bupati Garut menemui langsung masyarakat yang tinggal di pengungsian dan berbincang dengan masyarakat serta membagikan uang kepada anak-anak di lokasi bencana.

Bupati juga menyerahkan bantuan langsung kepada warga di lokasi pengungsian sebesar Rp43,5 juta untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan di tempat ini sebesar Rp43.500.000, masing-masing dibagikan kepada 435 orang yang ada di Kampung Pasirmuncang, Desa Wangunjaya,” kata Rudy. Ia mendoakan seluruh warga yang terkena musibah bencana untuk selalu dalam keadaan sabar, dan korban yang meninggal dunia akibat gempa menjadi husnul khatimah.

Bencana yang melanda Cianjur itu, kata dia, telah mendapatkan perhatian banyak pihak, tidak hanya dari Garut, tetapi seluruh masyarakat mendoakan agar Cianjur cepat pulih.

“Seluruh masyarakat mendukung untuk adanya pemulihan, semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan dan keselamatan kepada kita, karena kita yakin keselamatan ini hanya bersumber dari Allah,” katanya.

Salah seorang warga Kampung Pasirmuncang, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang juga sebagai koordinator posko pengungsian Ade Sulaeman mengatakan, di poskonya terdapat 435 jiwa dengan 130 kepala keluarga (KK) yang mengungsi sejak 21 November 2022.

Ade menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Garut dan masyarakatnya yang sudah memberikan bantuan kepada korban gempa di Cianjur.

“Kami mengucapkan terima kasih, semoga yang kami alami tidak terjadi di wilayah Garut,” kata Ade. (Ant)

Indramayu jadi Penyumbang Pekerja Migran Terbanyak

0
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani memberi keterangan kepada media di Indramayu, Jawa Barat, Minggu (4/12/2022).

Indramayu (Aswajanews.id) – Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dalam tiga tahun mengirimkan sebanyak 25.985 pekerja migran Indonesia (PMI), dan menjadi salah satu daerah dengan penyumbang terbanyak, kata Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani.

“Untuk tiga tahun saja (2020-2022), ada 25.985 warga Indramayu yang saat ini sedang bekerja di luar negeri,” kata Benny di Indramayu, seperti dikutip Antara, Minggu (4/12/2022).

Menurut dia, dengan data tersebut menunjukkan bahwa, Kabupaten Indramayu menjadi kantong terbesar penempatan PMI di Indonesia, sehingga perlu terus dilakukan pengawasan.

Benny melanjutkan dari 25.985 PMI di Kabupaten Indramayu, terbanyak 21.241 merupakan PMI perempuan dan sisanya laki-laki, sehingga perempuan mencapai 75 persen dibandingkan laki-laki. Sedangkan untuk penempatan PMI asal Indramayu, terbanyak berada di Timur Tengah, Hongkong, Taiwan, dan Singapura, itu yang tercatat di data BP2MI.

“Indramayu bisa menjadi role model daerah-daerah lain untuk memilih bekerja secara resmi,” tuturnya. Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan sebagai kantong terbesar penempatan PMI, maka pihaknya mengimbau kepada para calon PMI, agar berhati-hati dalam memilih penyalur.

Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat lebih memilih penyalur PMI yang legal, dan jangan sampai tergiur dengan bujuk rayu, serta iming-iming gaji besar dari calo, yang nantinya bisa berakibat fatal.

“Kami terus mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati saat akan bekerja ke luar negeri. Jangan sampai tergiur bujuk rayu para calo dengan gaji yang besar. Jadi harus berangkat secara resmi,” katanya. (Ant)

Cegah Pungli, Dishub Kota Bandung Berlakukan Pembayaran Denda Derek Non Tunai

0
Asep Kuswara, Kabid Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung

BANDUNG (Aswajanews.id) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menggagas inovasi pembayaran non tunai pada retribusi denda derek pada pelanggar parkir liar. Inovasi ini bisa memudahkan masyarakat yang terkena denda parkir liar dalam membayar retribusi denda derek.

Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara menyebut, secara teknis ketika terkena penindakan parkir liar, masyarakat bisa datang ke kantor Dishub Kota Bandung di Terminal Leuwipanjang.

Di sana masyarakat dapat melakukan pembayaran retribusi sesuai denda Perda No. 3 Tahun 2020 di loket dengan pilihan pembayaran non tunai.

“Hal yang membedakan dari metode pembayaran konvesional adalah transaksinya yang lebih aman cepat dan mudah karena pelanggar tidak perlu membawa uang cash,” ujar Asep saat dihubungi Humas Kota Bandung, Selasa 6 Desember 2022.

Asep menjelaskan, pembayaran non tunai untuk retribusi derek ini dapat dilakukan melalui berbagai layanan pembayaran digital seperti QRIS, OVO, ataupun Go-Pay.

Ia menyebut, hadirnya inovasi ini agar masyarakat dapat melakukan pembayaran secara efisien, cepat, tidak perlu lagi datang membawa uang tunai, serta meminimalisir potensi negatif seperti penyebaran uang palsu ataupun penipuan.

“Selain itu, juga untuk menghindari pungutan liar (pungli),” ujarnya.

Asep berharap, inovasi ini dapat diterima dan memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.

Meski demikian, ia juga mengimbau masyarakat Kota Bandung agar senantiasa taat aturan dan tidak melanggar rambu-rambu larangan yang ada di Kota Bandung. Sehingga tidak perlu membayar denda. (Diskominfo Kota Bandung)

Kasdam III/Slw Brigjen TNI Widjanarko, Ikuti Acara Pembukaan Pelatihan Teknis Percepatan Penurunan Stunting Bagi Tim Fasilitator Kodim

0
Kasdam III/Slw Brigjen TNI Widjanarko mewakili Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo mengikuti Acara Pembukaan Pelatihan Teknis Percepatan Penurunan Stunting Bagi Tim Fasilitator Kodim Tahun 2022.

BANDUNG (Aswajanews.id) – Bertempat di Ruang Puskodalops Kodam III/Slw Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung, Jabar, Kasdam III/Slw Brigjen TNI Widjanarko mewakili Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo mengikuti Acara Pembukaan Pelatihan Teknis Percepatan Penurunan Stunting Bagi Tim Fasilitator Kodim Tahun 2022.

Demikian disampaikan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen di Kantor Pendam III/Slw Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung Jawa Barat, Rabu (07/12/2022).

Lebih lanjut dikatakannya, Pelatihan Teknis Percepatan Penurunan Stunting Bagi Tim Fasilitator Kodim secara resmi dibuka oleh Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, secara virtual dari Aula Gedung A. H. Nasution Lantai 3 Mabesad, Rabu (07/12/2022).

Dalam sambutannya Kasad mengatakan bahwa, Pelatihan Teknis Penurunan Stunting bagi Fasilitator Tim Pendamping Keluarga tingkat Kodim merupakan kolaborasi antara TNI AD, BKKBN dan Masyarakat.

Kasad mengungkapkan bahwa, dalam pelaksanaan di lapangan dirinya sudah melihat kolaborasi yang baik antara TNI AD, khususnya di Korem, Kodam, Kodim dan jajaran di bawahnya dengan BKKBN.

Pada akhir sambutannya Kasad mengajak seluruh komponen untuk bersama – sama mengatasi dan menyelesaikan masalah Stunting di Indonesia.

“Mari kita bergotongroyong, bahu mambahu menuntaskan masalah Stunting ini, dengan harapan pada tahun 2024 capaian target nasional bisa 14 %. Oleh karena itu TNI AD mengajak seluruh komponen bangsa untuk bekerja sama,” pungkas Kasad.

Kapendam menambahkan, pelatihan tingkat Kodam III/Slw akan dilaksanakan secara virtual pada hari Senin (12/12/2022) bertempat di Satuan masing-masing dengan peserta para Dandim jajaran Kodam III/Slw, para Pasiter jajaran Kodam III/Slw, perwakilan 2 orang Danramil masing-masing Kodim serta perwakilan 1 orang BKKBN di wilayah masing-masing.

Perlu diketahui bahwa Rekapitulasi data keluarga memiliki anak beresiko Stunting tahun 2022 di wilayah Kodam III/Slw yaitu, Korem 061/SK 461.360 KK, Korem 062/TN 193.240 KK, Korem 063/SGJ 1.170.350 KK, Korem 064/MY 12.619 KK dan Kodim 0618/Kota Bandung 9.561 KK.

“Peran serta Kodam III/Slw terhadap penanganan Stunting sudah dilaksanakan dengan melibatkan para Babinsa, Denkesyah, dan Rumah Sakit Jajaran Kodam III/Slw dengan melaksanakan pengawasan dan mendata, berkoordinasi secara terus menerus terhadap prajurit dan masyarakat umum di wilayah serta membantu tindak lanjut penanganan terhadap pasien yang terkena Stunting sampai mendapatkan pengobatan ke fasilitas kesehatan (Rumah Sakit),” papar Kapendam.

Hadir mendampingi Kasdam III/Slw, Irdam III/Slw, Waaster Kasdam III/Slw, Wakakesdam III/Slw serta Perwakilan BKKBN Provinsi Jabar. (Pendam III/Siliwangi)

Yon Armed 4/105 GS/Parahyangan, Berkesinambungan Ringankan Penderitaan Pengungsi Gempa Cianjur

0
Prajurit Yonarmed 4/105 GS/Parahyangan, dipimpin Lettu Arm Ali Sabri Timin, S.Tr.Han, bergerak hingga ke pelosok mendistribusikan logistik serta bahan pokok dari Kementerian ESDM dan Kecamatan Cianjur

Kab. Cianjur (Aswajanews.id) – Berbagai upaya dengan segala kekuatan dan daya yang dimiliki terus diberikan Satuan jajaran Kodam III/Siliwangi, untuk membantu meringankan penderitaan warga masyarakat terdampak gempa Cianjur, seperti halnya yang dilakukan oleh para Kesatria Yon Armed 4/105 GS/Parahyangan.

Sejak terjadinya gempa bumi Cianjur dengan magnitudo 5,6 pada Senin (21/11/2022), Danyonarmed 4/105 GS/Parahyangan, Letkol Arm Yusuf Andrianto, S.E. telah mengerahkan 70 orang Kesatria Parahyangan guna membantu pengungsi yang terdampak gempa.

Semenjak pengerahannya, telah melakukan bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi serta warga terdampak gempa bumi, seperti membantu mengevakuasi korban, mendirikan tenda darurat, serta distribusi bantuan dan logistik. Perbantuan tersebut masih berlangsung hingga saat ini. Demikian disampaikan Kapendam III/Siliwangi Letkol Inf Adhe Hansen di Media Center Jl. Aceh 69 Kota Bandung Jabar, Selasa (6/12/2022).

Lebih lanjut dikatakannya, pada hari Minggu (4/12/2022) Prajurit Yonarmed 4/105 GS/Parahyangan, dipimpin Lettu Arm Ali Sabri Timin, S.Tr.Han, bergerak hingga ke pelosok untuk mendistribusikan bantuan logistik serta bahan pokok dari Kementerian ESDM dan Kecamatan Cianjur. Beberapa tempat yang menjadi sasaran saat itu adalah posko-posko yang berada di wilayah desa Nagrak Kecamatan Cianjur.

 Selain itu pada kesempatan yang sama Tim Dukes Yonarmed 4/105 GS/Parahyangan di bawah Pimpinan Letda Ckm Herudin, Amd. Kep, memberikan pengobatan keliling ke posko-posko pengungsi terdampak bencana gempa di sekitar Kampung Rawacina dan Kampung Nagrak, Kecamatan Cianjur.

“Kami para Kesatria Parahyangan yang tergabung dalam Tim dukungan kesehatan Yonarmed 4/105 GS/Parahyangan memberikan pengobatan keliling di sektor Kampung Rawacina dan Kampung Nagrak agar penduduk yang terdampak bencana gempa tidak terkena penyakit,” jelas Herudin.

Setelah melaksanakan pengobatan keliling Tim Dukes Yon Armed 4/105 GS/Parahyangan lanjut mendistribusikan pakaian untuk warga yang terdampak bencana gempa di kampung Wargaluyu, desa Nagrak, Kecamatan Cianjur.

“Pendistribusian pakaian kepada masyarakat dilakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat terhindar dari penyakit kulit,” ujar Herudin.

“Setiap hari Kesatria parahyangan terus bahu membahu dengan aparat setempat serta masyarakat, mengolah dan memasak logistik berupa makanan bergizi 3 kali sehari di dapur umum yang terletak di kantor pemerintah desa Nagrak, untuk didistribusikan ke berbagai posko yang ada di desa Nagrak, kecamatan Cianjur,” tambah Haerudin.

Di tempat berbeda Danyon Armed 4/105 GS/Parahyangan mengatakan: “Kami setiap hari membantu memasak kemudian didistribusikan kepada pengungsi, namun tidak hanya itu, kami juga membatu mendistribusikan alat kesehatan berupa kursi roda bantuan dari Kemensos serta mendirikan tenda untuk para pengungsi di kampung Nagrak desa Nagrak kecamatan cianjur”.(Tarunah/Elisa Nurasri)

Kemenag Kota Cirebon Gelar Seremoni Pamit lan Pasrahan

0
Pelepasan kepergian H. Sholeh yang beralih tugas ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon

KOTA CIREBON (Aswajanews.id) – Ibarat peribahasa “datang tampak muka pulang tampak punggung”, Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon menggelar seremoni “Pamit lan Pasrahan”. Istilah tersebut diambil dari Bahasa Cirebon yang memiliki makna serupa dengan “pisah sambut”. Seremoni dilaksanakan di aula kantor (5/12) berkenaan dengan pelepasan kepergian H. Sholeh yang beralih tugas ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, dan menyambut kedatangan pejabat baru, yakni H. Asep Fauzi Firmansyah dan Rizki Riyadu Taufik. Asep menjabat sebagai Penyelenggara Zakat & Wakaf, sementara Rizki menjabat sebagai kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam.

Seremoni dilaksanakan tepat pukul 11.00 WIB, dihadiri oleh aparatur sipil negara (ASN) dari lingkup kantor, KUA, madrasah, dan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kemenag Kota Cirebon.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon Saefuddin Jazuli menyebut bahwa rotasi dan mutasi adalah keniscayaan.

“Rotasi dan mutasi adalah keniscayaan. Setiap saat, rotasi dan mutasi dapat terjadi dengan tujuan untuk melakukan penyegaran, atau berikhtiar meningkatkan kualitas layanan, atau pertimbangan lainnya,” ucapnya.

Kendati demikian, doa-doa terbaik akan selalu dimunajatkan agar para pihak selalu dilimpahi kemudahan dna kelancaran dalam berkiprah dan berkarya.

“Kepada Haji Sholeh, kami ucapkan selamat jalan. Semoga semakin maslahat dan menemukan hal hal lebih baik di tempat baru. Kepada Haji Asep dan Rizki, kami ucapkan selamat datang. Semoga semakin berprestasi, dan menularkan efek positif dalam memajukan masyarakat Kota Cirebon,” ucapnya.

Pada seremoni ini dilaksanakan pula serah terima jabatan dari H. Sholeh ke H. Asep. Seremoni kemudian dipungkasi dengan acara ramah tamah dengan penuh keharuan. (Kontributor : Haji Arif Arofah)

Kabag TU Kanwil Kemenag Jabar sebut PGM sebagai Pejuang Guru

0
Kabag TU Kanwil Kemenag Jabar, Drs. H. Mohammad Ali Abdul Latief, M.Ag.

BANDUNG (Aswajanews.id) – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan guru dan mutu pendidikan, Pengurus Wilayah Perkumpulan Guru Madrasah (PW-PGM) Indonesia Jawa Barat mengadakan Rapat Koordinasi yang bertempat di Aula Lt. 2 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Jl. Jend. Sudirman 644 Bandung, Senin, (5/12).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Prov. Jawa Barat mewakili Kepala Kantor, Ketua DPW PGM Indonesia Provinsi Jawa Barat, Sekjen Pengurus Pusat (PGM Pusat), dan diikiti oleh DPD PGM se-Jawa Barat serta lembaga terkait berjumlah sekitar 60 orang.

Kepala Bagian Tata Usaha, Drs. H. Mohammad Ali Abdul Latief, M.Ag. dalam arahannya mengatakan bahwa PGM yang merupakan organisasi guru punya dua ranah, ranah konsep dan ranah advokasi.

Ranah konsep dikatakannya bahwa PGM punya pemikiran-pemikiran serta masukan kepada Kementerian Agama sebagai pejuang guru dalam peningkatan mutu pendidikan, kemudian ranah adpokasi bahwa PGM dapat memperjuangkan hak-hak guru terutama bagi guru-guru honorer.

Dalam sistem otonomi daerah guru madrasah itu ada di ranah vertikal, dimana terkadang menjadi dua sisi sikap, ada Pemerintah Daerah yang pokus dan perhatian yang besar terhadap PGM, tapi ada juga yang biasa-biasa saja, kiranya.

Karena hal itu, H. Mohammad Ali harapkan, hendaklah dijadkan konsep, PGM dan Kementerian Agama bersama-sama berjuang untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memperjuangkan guru dalam memperoleh haknya.

“PGM merupakan organisasi kemasyarakatan yang berpotensi besar dalam memperjuangkan aspirasi guru, sedangkan Kementerian Agama sebagai lembaga birokrasi yang berkomunikasi, menjembatani dengan alurnya kepada Pemerintah Daerah, dan dapat bersama-sama bergerak untuk mendapatkan pelayanan yang diharapkan dari pihak lain,” jelasnya.

Ketua DPW PGM Nasional Jawa barat, Hasbullah, menyampaikan 7 program yang akan didiskusikan, baik isu yang berskala nasional maupun lokal/Jawa Barat yakni, Program P3K dilingkungan madrasah, KTA, kemudian informasi PP (Pengurus Pusat) yang berkaitan dengan hasil komunikasi rekrutman kegiatan bagi guru dilingkunan Kementerian Agama baik negeri maupun swasta.

“Bagaimana juga kegiatan dilingkungan PP dan peraturan-peraturan baru mengenai seragam batik, BPJS ketenagakerjaan terkait juga guru-guru yang terkena bencana gempa Cianjur, agenda besar Porseni Guru Madrasah, berikut Rakernas PGM dan hal lainnya yang perlu dan penting untuk dibahas saat ini, terutama mengenai agenda kegiatan yang akan berbenturan pada bulan Desember 2022 dan Januari 2023 dengan rangkaian akhir kegiatan HAB dan penilaian tahun,” ujarnya.

Program-program yang kita lakukan mudah-mudhan sejalan dengan apa yang diharapkan oleh Kementeria Agama, demikian disampaikan Sekjen PGM Pusat, Asep Rizal.

Ia katakan tidak akan ada PGM tanpa ada Kementerian Agama. Arah-arahan dan kebijakan yang disampaikan Kementerian Agama melalui Kabag TU Kementerian Agama akan dijadikan program kegiatan ke depan sehingga menjadi sinergitas unggul yang kita miliki, juga program yang disampaikan Ketua DPW terkait 7 garapan tadi terutama porseni, karena itu merupakan bagian dari wasiat yang harus dilaksanakan. (Kontributor : Asep Naja Somantri)

Polres Sukabumi Kirim Personil Bantu Bersihkan Kantor PC NU Kabupaten Sukabumi Akibat Kebanjiran

0
Kantor PC NU Kabupaten Sukabumi yang berlokasi di Desa Cijalingan Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi tidak luput dari terjangan air bah

SUKABUMI (Aswajanews.id) Hujan deras yang turun di wilayah Kabupaten Sukabumi sepanjang hari Kemarin, Minggu (04/12) ternyata berdampak dibeberapa wilayah mengalami kebanjiran akibat tingginya intensitas curah hujan, Senin (05/12/2022).

Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Sukabumi yang berlokasi di Desa Cijalingan Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi, dan juga tidak luput dari terjangan air bah yang masuk ruangan kantor organisasi Nahdiyin di Kabupaten Sukabumi itu.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah setelah mendapatkan laporan dari Kapolsek Cibadak AKP Ridwan Ishak tentang kantor PC NU yang terdampak banjir, langsung merespon dengan mengirimkan personil Polsek gabungan di wilayah Utara Kabupaten Sukabumi guna membantu proses pembersihan kantor PC NU Kabupaten Sukabumi di Cibadak.

“Pagi ini saya mengirimkan personil guna membantu rekan di PC NU yang terdampak banjir, untuk bersama – sama membersihkan kantornya,” tutur AKBP Dedy Darmawansyah kepada tim liputan Humas Polres Sukabumi, Senin (05/12/22).

Nampak dilokasi Kapolsek Cibadak AKP Ridwan Ishak memimpin para personil sibuk melakukan pembersihan kantor dari mulai ruangan sampai halaman kantor. Tidak kurang personil dari Polsek Caringin, Nagrak, dan Cidahu Polres Sukabumi bahu membahu mengeluarkan air yang di bantu tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi.

”Alhamdulillah dalam kegiatan pembersihan kantor PC NU ini, kami dibantu oleh teman-teman dari Damkar,” papar AKP Ridwan Ishak dilokasi.

Air yang menggenangi ruangan kantor secara bertahap di keluarkan kemudian lumpurnya disemprot oleh mesin penyemprot dari kendaraan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi.

Pada kesempatan yang sama Ketua PC NU Kabupaten Sukabumi KH. Anshori Fudholi mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah yang telah membantu pihaknya membersihkan kantor PC NU Kabupaten Sukabumi.

”Terimakasih kepada Bapak Kapolres Sukabumi yang telah membantu dari awal hingga akhir kepada kami dalam pembersihan kantor PC NU Kabupaten Sukabumi,” ucapnya. *(Bur)

Pangdam III/Slw Cek Kesiapan Pengamanan RI 1 dan Patroli Malam di Wilayah Terdampak Gempa Cianjur

0
Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P., didampingi para pejabat utama Kodam mengecek secara langsung kesiapan personel TNI-Polri dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo

CIANJUR (Aswajanews.id) – Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P., didampingi para pejabat utama Kodam mengecek secara langsung kesiapan personel TNI-Polri dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke wilayah terdampak gempa Cianjur Jawa Barat.

Dalam pengecekan personel pengamanan VVIP tersebut, Pangdam beserta Pejabat Utama Kodam menyisir seluruh pos pengamanan hingga ke tempat yang sulit dijangkau kendaraan roda empat sehingga mereka dengan menggunakan kendaraan roda dua (motor). Merekapun tak kenal menyerah meskipun cuaca yang tidak bersahabat di saat itu hujan lebat bahkan jalanan licin tak menyurutkan untuk menunda peninjauan demi terlaksananya kegiatan yang akan dilaksanakan oleh orang nomor satu di Indonesia yaitu Presiden RI.

Hal tersebut dibenarkan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen, saat kegiatan mendampingi Pangdam III/Slw di Markas Yonif R 300/Bjw Cianjur, Senin (05/12/2022).

Dikatakan Kapendam, kegiatan Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo yang juga selaku Pangkogasgabpad bertujuan mengecek kesiapan personel yang terlibat pengamanan dalam rangka kunker Presiden RI, juga sekaligus melihat secara langsung dan memberikan bantuan bagi para korban pasca gempa bumi Cianjur.

Lanjut Kapendam, direncanakan kedatangan Presiden RI Ir. H Joko Widodo ke wilayah Cianjur untuk meninjau lokasi terdampak bencana alam gempa bumi dan melihat lokasi pembangunan perumahan bagi pengungsi yang akan direlokasi. Termasuk yang akan direlokasi di Kampung Pasir Sembung, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur.

Pangdam III/Slw pun beserta rombongan mengunjungi Ponpes Darul Falah yang berada di Desa Jambu Dipa, Kecamatan Warung Kondang. Kedatangan Pangdam disambut langsung oleh pimpinan Ponpes Darul Falah, KH. Khoirul Anam, dan pada kesempatan tersebut, Pangdam beserta rombongan meninjau Masjid Uswatun Hasanah.

Kemudian meninjau di Kp. Cicariang, Ds. Bunisari, Kec. Warung Kondang, dalam rangka penyerahan Sembako Viral bersama prajurit Yon Arhanud 3/YBY, dilanjutkan menuju Posko Paspamres di Gn. Lanjung 1 Ds. Cijedil Kec. Cugenang Kabupaten Cianjur kemudian menuju Masjid Al Firdaus Tapal Kuda Dekranasda, Desa. Cibeureum Kecamatan Cugenang.

Sementara untuk patroli malam, selain mengecek kesigapan personelnya juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, dan bila diperlukan agar segera bisa membantu warga yang terdampak gempa bagi yang membutuhkan di malam hari, paparnya.

Turut mendampingi pada kegiatan tersebut, Asintel, Asops, Aster Kasdam III/Slw, Danpomdam III/Slw, Kazidam III/Slw, Kapaldam, Kabekangdam, Katopdam, Kapendam, Dandeninteldam III/Slw, Wakahubdam serta Wakakesdam III/Slw. Tampak hadir Danrem 061/SK, Dandim 0608/Cianjur, Danyonif Raider 300/Bjw, serta para Kasi jajaran Korem 061/SK. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Distribusi Air Minum Hasil Alat Penjernih Air Filnus dan Sembako ke Masyarakat Korban Bencana Gempa Bersama PT. United Tractor

0
PT. United Traktor (UT) dan keluarga besar satuan Zidam III/Siliwangi, diberikan kepada warga korban gempa Cianjur

CIANJUR (Aswajanews.id) – Sebagai wujud rasa kepedulian terhadap sesama, Zeni Kodam (Zidam) III/Siliwangi. memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bantuan hasil penggalangan donasi dari perusahaan pengadaan alat-alat berat (alber) PT. United Traktor (UT) dan keluarga besar satuan Zidam III/Siliwangi, diberikan kepada warga korban gempa di Kp. Mangun Rt 03/Rw 05 Ds Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, diterima langsung oleh ibu Kades a.n. ibu Ira Rismayanti.

Hal tersebut dibenarkan Kapendam III/Siliwangi Letkol Inf Adhe Hansen saat dikonfirmasi via telepon, Senin (05/12/2022).

Dikatakannya, bantuan diberikan pada hari Kamis 01 Desember 2022 berupa beras, mie instan, selimut, pempers, kompor gas dan alat masak. Termasuk juga air minum hasil alat penjernih air Filter Nusantara yang merupakan inovasi Kodam III/Siliwangi.

Di tempat berbeda Dandenzibang 2/lll Bgr, Letkol Czi Fajar Marhaendra S.T., mengatakan bantuan yang diberikan kepada korban gempa di Kabupaten Cianjur, sebagai bentuk kepedulian keluarga besar Zidam III/Siliwangi. Letkol Czi Fajar berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat.

“Semoga bantuan yang diberikan dari kami dan anggota, sedikitnya akan meringankan beban korban gempa di Kabupaten Cianjur,” ungkapnya. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Piala Raja International Championship Yogyakarta, Kontingen Karate Kodam III/Slw, Targetkan 10 Medali Emas

0
Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P meluangkan waktu dinasnya untuk memberikan arahan dan motivasi kepada kontingen Karate Kodam III/Slw

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo S.I.P meluangkan waktu dinasnya untuk memberikan arahan dan motivasi kepada kontingen Karate Kodam III/Slw, Jum’at (2/12/2022) kemarin, yang berencana akan mengikuti Kejuaraan Piala Raja International Championship yang akan diselenggarakan di Gor Amongraga Yogyakarta pada 09 hingga 11 Desember 2022.

“Sebanyak 22 atlet Karate Kodam III/Slw akan mengikuti Kejuaraan Piala Raja International Championship dengan mengikuti 3 kelas dalam event tersebut,” ujar Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen saat dikonfirmasi melalui seluler, Sabtu (03/12/2022).

Adapun 3 kelas yang akan diikuti dalam kejuaraan tersebut diantaranya, Kelas Kata Perorangan putra yaitu Serda Irvan Arsal juga Pratu Hernes LB, untuk Kelas Kumite putra yaitu Pratu Andra S, Prada Niokardo, Prada Irfa masing-masing di kelas (-55 Kg), juga Serda Sagala, Pratu Dasri, dan Pratu Rendi masing-masing tampil di kelas (-60kg), kemudian Serda Fathur (-67kg), Pratu Sapto (-67kg), Pratu Naldi (-75kg), Pratu Alim (-84kg), Pratu Rezkiawan (+84kg) serta Pratu Edi P (+84kg).

Untuk kelas Kumite putri yaitu Srd K Novita (-50kg), Srd K Desi (-55kg), Srd K Pitri A (-55kg), Srd K Nadya (-61kg), Srd K Alice (-61kg), Srd K Putri (-68kg), Srd K Daranti (-68kg) serta Srd K Irma (+68kg).

Sementara itu, Kazidam III/Slw nantinya akan menjadi tertua dalam menentukan pendukung serta koordinator yang akan mendampingi para atlet dalam melaksanakan penyiapan hingga bertanding dalam event tersebut serta menargetkan dalam mengikuti event tersebut Kodam III/Slw akan menyabet sebanyak 10 medali emas.

Dalam arahan serta motivasinya, Pangdam III/Slw mengatakan kepada para atlet agar tetap semangat dan selalu berbuat yang terbaik untuk Kodam III/Slw. Kontingen Karate Kodam III/Slw adalah prajurit yang mempunyai mental yang bagus dan pantang menyerah. Selama menjalankan tugas sesuaikan ketentuan untuk menjaga martabat satuan.

“Kalian adalah atlet-atlet Karate Kodam III/Slw yang handal, saya yakin kalian dapat berbuat yang terbaik untuk Kodam III/Slw,” tegas Pangdam.

Pangdam pun dalam kesempatan itu menyampaiakn ucapan selamat bertanding dan berpesan agar berhati-hati dalam perjalanan, jaga jati diri prajurit dan fokus dalam kejuaraan jangan memikirkan yang lain sehingga apa yang dicita-citakan dapat tercapai.

Selain itu Pangdam juga mengingatkan, jika ada sesuatu segera laporkan sesuai prosedur karena di Tim ada pengurus, selanjutnya Kazidam yang melaporkan kepada Pangdam.

Di akhir arahannya, Pangdam meminta kepada Kazidam III/Slw selaku Ketua Cabang Karate Komite Olahraga Militer Indonesia Kodam III/Slw untuk fokus mendukung kontingen karate Kodam III/Slw. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Kepala Kanwil BPN Riau Jadi Tersangka dan Ditahan KPK

0
KPK Menahan Kepala Kanwil BPN Provinsi Riau M Syahrir

JAKARTA (Aswajanews.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau M Syahrir. Penahanan tersebut lantaran ia diduga meminta uang sebesar Rp3,5 miliar untuk pengurusan hak guna usaha (HGU) dan menerima gratifikasi sebesar Rp 9 miliar.

Wakil Ketua Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan penahanan tersebut untuk kebutuhan proses penyidikan.

“Terkait kebutuhan proses penyidikan untuk tersangka MS dilakukan penahanan oleh tim penyidik dengan waktu 20 hari pertama,” terangnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2022).

Ghufron menyebut pihaknya menahan Syahrir di Rutan KPK pada Kavling C1 mulai 1 sampai 20 Desember 2022.

Lebih lanjut, Ghufron menjelaskan bahwa kasus tersebut bermula ketika Sudarso selaku General Manager PT Adimulia Agrolestari (AA) aktif melakukan pertemuan dengan Syahrir.

Keduanya bahkan sempat melakukan pertemuan di rumah dinas Syahrir.

Kemudian, ada dugaan bahwa Syahrir meminta uang untuk mempercepat proses pengurusan dan perpanjangan sertifikat hak guna usaha PT AA.

Menurut Ghufron, Syahrir meminta uang sebesar Rp3,5 miliar dalam bentuk dolar Singapura dengan pembagian 40 persen sampai 60 persen sebagai uang muka.

Sudarso lantas menginformasikan permintaan uang tersebut ke pemegang saham PT AA Frank Wijaya.

Saat itu, ia meminta uang sebesar Rp1,2 miliar atau setara dengan 120 ribu dolar Singapura dan disetujui.

Setelah menerima uang tersebut, Sudarso memberikannya kepada Syahrir pada September 2021.

Penyerahan uang tersebut berlangsung di rumah dinas Syahrir dengan syarat Sudarso tidak membawa alat komunikasi apapun.

Selanjutnya, Syahrir melakukan ekspose atau gelar perkara terkait permohonan perpanjangan HGU PT AA.

Ghufron membeberkan bahwa dalam penerimaan uang tersebut, Syahrir menggunakan sejumlah rekening milik pegawai Kanwil BPN Riau dan pegawai kantor pertanahan Kabupaten Kampar.

Dalam kurun waktu September 2021 sampai 27 Oktober 2021, Syahrir aliran uang baik melalui rekening pribadi maupun atas nama beberapa pegawai BPN sebesar Rp791 juta berasal dari Frank Wijaya.

Dalam perkara tersebut, Frank bersama Sudarso selaku pemberi suap diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Sedangkan Syahrir selaku penerima suap diduga melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 199 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, KPK juga menemukan adanya dugaan Syahrir menerima gratifikasi sebesar Rp9 miliar saat menjabat sebagai Kepala Kanwil BPN di beberapa provinsi pada 2017-2021. ***

Partai Buruh dan KSPI Sesalkan Pernyataan Menko PMK

0
Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI Said Iqbal

JAKARTA (Aswajanews.id) – Partai Buruh dan KSPI menolak dan menyesalkan sikap Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) yang menyetujui usulan pengusaha untuk melakukan mengurangan jam kerja demi mengurangi PHK. Pengurangan jam kerja dengan pemotongan upah dikenal dengan istilah no work no pay.

Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, no work no pay tidak dikenal dalam perundang-undangan di Indonesia. “Menteri PMK sebaiknya tidak berkomentar soal no work no pay, karena tidak memahami pokok persoalan,” kata Said Iqbal.
Setidaknya ada tiga alasan mengapa buruh menolak no work no pay. Pertama, bertentangan dengan UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan maupun omnibus law UU Cipta Kerja. Intinya, no work no pay tidak dikenal di Indonesia.

Kedua, untuk menghindari PHK sudah diatur dalam peraturan Menteri Ketenagakerjaan. Seperti mengurangi sift kerja, merumahkan, atau mengurangi jam kerja. Tetapi upahnya tidak boleh dipotong. “Kalau mengurangi jam kerja, itu tidak dibenarkan,” kata Said Iqbal.

Ketiga, no work pay merugikan buruh. Upah buruh yang diterima sekarang saja masih kurang. Apalagi kalau dikurangi akibat sistem no work no pay. (Az)

Kapolres Nganjuk Berangkatkan Rombongan Peziarah 5 Wali

0
Kapolres Nganjuk Polda Jatim AKBP Boy Jeckson meminta kepada peserta ziarah 5 Wali untuk menghindari paham-paham yang bersifat destruktif dan memecah belah bangsa

NGANJUK (Aswajanews.id) – Kapolres Nganjuk Polda Jatim AKBP Boy Jeckson S., S.H., S.I.K., M.H. meminta kepada peserta ziarah 5 Wali untuk menghindari paham-paham yang bersifat destruktif dan memecah belah bangsa.

Hal ini disampaikan Kapolres Nganjuk saat memberangkatkan rombongan ziarah yang bertajuk Religius Trip Ziarah Wali 5 Bersama Boloku Om Polisi, Jumat pagi (02/12/2022).

Rombongan peziarah Wali 5 terdiri dari ulama kamtibmas, penjaga pasar, tukang becak dan andong, PKL, penggali kubur, penjaga palang pintu kereta api, masyarakat pembantu lalu lintas, organisasi keagamaan, dan eks ODGJ. Rombongan dilepas AKBP Boy Jeckson dari halaman apel Polres Nganjuk.

“Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada Bapak-Ibu sekalian yang telah membantu tugas-tugas kepolisian. Ziarah Wali 5 ini kami persembahkan sebagai apresiasi atas jasa-jasa yang telah Bapak-Ibu sumbangkan,” kata AKBP Boy Jeckson.

Yasin, salah satu pedagang kaki lima di Gedung Juang 45 Nganjuk, mengucapkan terima kasih kepada Polres Nganjuk atas undangannya dalam acara ziarah Wali 5 ini.

“Saya tidak menyangka mendapat kesempatan berziarah ke makam para wali yang kami cintai. Semoga perjalanan ini menjadi ladang ibadah bagi kami dan tentunya Polres Nganjuk,” ucapnya. (SP)

Viral Kasus KDRT Prajurit TNI, Jenderal Andika Langsung Keluarkan Perintah

0
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

JAKARTA (Aswajanews.id) – Seorang istri prajurit TNI mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) suaminya, Serda LPB.

Menanggapi kasus yang viral di media sosial tersebut, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengeluarkan perintah tegas.

Jenderal Andika mengaku awalnya tidak mengikuti perkara tersebut karena tidak mendapat laporan dari penyidik maupun Oditur.

Ia pun lantas memerintahkan kepada Oditur Jenderal TNI dan Ka Babinkum TNI untuk berkoordinasi dengan pengadilan militer untuk mempercepat proses sidang LPB.

“Kemarin saya sudah memerintahkan Oditur Jenderal TNI & Ka Babinkum TNI untuk berkomunikasi dengan Pengadilan Militer Semarang untuk mempercepat penjadwalan sidang terdakwa Sersan Dua LPB,” ungkap Jenderal Andika seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (3/12/2022).

Menurut Jenderal Andika, perkara KDRT tersebut sebenarnya sudah ditangani sejak akhir Juni 2022.

Kemudian pada 31 Oktober 2022, Oditur Militer Semarang melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Militer Semarang.

Sebelumnya, seorang anggota persatuan istri tentara (Persit Kartika Chandra Kirana) mengaku menjadi korban KDRT suaminya yang bertugas di Kodam Diponegoro.

Selain itu, ia juga menuding suaminya berselingkuh dengan ladies companion (LC) serta menelantarkan dia dan tiga anaknya. ***

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts