Google search engine
Beranda blog Halaman 172

Metamorfosis Pergerakan Santri Putri Salaf di Kab Brebes

0
Oleh : Akhmad Sururi (Inisiator Pesantren Ramadlan di Kab Brebes)

Tulisan ini berangkat dari rentang waktu tiga tahun Penulis mendampingi kegiatan santri Putri Pondok Pesantren Salaf pada beberapa lembaga pendidikan formal di Kab Brebes. Kegiatan tersebut  secara rutin dilaksanakan  pada bulan Ramadlan dengan sebuatan Pesantren Ramadlan atau dulu disebut dengan Pesantren Kilat.  Durasi kegiatan selama bulan Ramadlan tidak lebih dari satu minggu. Dengan demkian waktu yang singkat itu secara khusus pembelajaran fokus pada Ibadah dan Aqidah.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh beberapa pemikiran antara lain, minimnya pengetahuan, pemahaman dan pengamalan nilai ajaran agama Islam bagi peserta didik di lembaga formal. Hal tersebut karena minimnya jam tatap muka mata pelajaran PAI, sehingga pemahaman agama Islam hanya sepintas kilas. Inilah yang dimungkinkan pemahaman agama mereka akan mudah disusupi oleh Islam radikal melalui medsos atau komunitas pergaulan dengan kelompok Islam kanan atau Islam kiri.

Lebih dari itu dalam rangka mengisi liburan santri, maka kegiatan Pesantren Ramadlan menjadi pilihan bagi santri putri. Dengan demikian waktu liburan mereka di rumah digunakan dengan kegiatan yang memiliki manfaat kepada lembaga pendidikan formal. Kegiatan ini sekaligus melatih mental santri putri untuk berhadapan dengan komunitas yang berbeda.

Sebab selama ini santri salaf hanya bersentuhan dengan lingkungan pergaulan santri. Mereka sangat terbatas dalam bersosialisasi dalam pergaulan. Hal tersebut karena dogma yang selama ini berkembang membatasi mereka dalam kegiatan kegiatan tertentu yang seakan akan tidak bisa bersinggungan dengan dunia di luar komunitas mereka.

Hampir semua santri putri dari Pondok Pesantren Salaf di Kabupaten Brebes saat liburan di rumah belum bisa mengekspresikan diri untuk lebih bermanfaat kepada umat. Dalam hal ini adalah kegiatan yang bersifat rutin dan bersentuhan di luar komunitas Pesantren. Adapun kegiatan Halal bi Halal hanya terbatas di kalangan alumni dan santri dengan penyelenggaraan secara sederhana. Kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat secara umum belum bisa dilakukan, karena ada beberapa keterbatasan.

Mulai tahun 2022, Penulis mengajak komunitas Pesantren Putri Lirboyo untuk terjun menyebarkan ilmu Pesantren (nasrul ilmi) di lembaga pendidikan formal (SMAN 1 Brebes). Gayung bersambut, santri setuju dengan proses diskusi dan pembekalan yang cukup. Santri putri sangat antusias dan tertangtang untuk menghadapi dunia baru dalam komunitas pelajar formal.

Tahun 2024 ini kegiatan Pesantren Ramadhan sudah berkembang di beberapa lembaga pendidikan formal, semuanya ada 5 lembaga formal. Lima lembaga formal tersebut adalah, SMAN 1 Brebes, SMAN 1 Larangan, SMAN 1 Wanasari, SMK Ma’arif NU 01 Wanasari dan MI Sirojut Tholibin Rengaspendawa Kec Larangan. Seluruh komunitas pendidikan formal tersebut menyambut baik pergerakan santri putri dengan mayoritas dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Kompetensi dan mental pendidik sudah dimiliki dengan baik oleh santri putri Lirboyo. Hal tersebut karena terlatih sejak di Pondok Pesantren dengan kegiatan musyawarah dan kegiatan lainnya yang melatih mental mereka. Hanya ketika dihadapkan dengan dunia IT yang agak sedikit ada kelemahan. Namun demikian hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk berbagai pengetahuan. Penulis sengaja mendatangkan tim ahli IT untuk mendesain pembelajaran dengan sistem presentasi dengan laptop. Akhirnya mereka bisa belajar sedikit demi sedikit tentang IT yang selama di Pesantren jarang bersentuhan dengan laptop.

Disaat UU Pesantren digulirkan dengan tiga fungsi Pesantren (Pendidikan, Dakwah dan Pemberdayaan) maka santri yang masih aktif bisa mengisi ruang pendidikan dan dakwah di tengah tengah masyarakat, termasuk masyarakat lingkungan pendidikan. Disini lah terjadi pergerakan metamorfosis santri putri untuk bergerak lebih ekspansip merambah di luar komunitas Pesantren.

Oleh karena itu searah dengan pergerakan metamorfosis santri putri salaf yang merambah dunia formal, makan dibutuhkan inovasi dan improvisasi untuk sebuah kolaborasi dalam rangka mewujudkan fungsi Pesantren. Lebih dari itu komunikasi dan network dengan lembaga pendidikan dibutuhkan konsep yang terpadu seyampang dengan penguatan pendidikan karakter di lingkungan pendidikan formal.

Akhirnya kita berharap semoga metamorfosis pergerakan santri salaf putri yang sudah berjalan sampai tiga tahun ini (2022 – 2024) dapat menjadi pendorong bagi para pelajar dalam memahami agama (tafaquh fiddin) dan penguatan pendidikankarakter. Kehadiran pergerakan santri putri salaf yang mengisi ruang pendidikan formal akan memiliki makna dalam memberikan pemahaman Islam yang moderat. Lebih dari itu bisa membuktikan bahwa Pesantren Salaf bisa bergaul dan bersentuhan dengan lembaga pendidikan formal. (*)

Penulis : Akhmad Sururi (Inisiator Pesantren Ramadlan di Kab Brebes)

941 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Jember Mendapatkan Remisi

0
Kepala Lapas Hasan Basri menyerahkan SK Remisi secara simbolis kepada dua narapidana.

JEMBER (Aswajanews.id) – 941 warga binaan Lapas Kelas IIA Jember mendapatkan hadiah dari Pemerintah. Mereka mendapatkan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1445 H pada Rabu (10/04/2023) tepat sesuai Sholat Id dilaksanakan. Kepala Lapas Hasan Basri menyerahkan SK Remisi secara simbolis kepada dua narapidana.

“Bapak bapak, saudara saudara yang pada hari ini telah mendapatkan remisi, terlebih kepapda yang pada hari ini mendapatkan RK II, dan bebas pada hari ini, saya ucapkan selamat. Selamat bertemu kembali dengan keluarga, dengan masyarakat. Jaga nama baik Lapas, saya berharap ada Perubahan perilaku setelah keluar nanti dan tunjukkan keberhasilan pembinaan yang telah kita laksanakan di Lapas Jember ini,” ucap Hasan memberikan amanat.

Secara terperinci, Kepala Lapas Jember tersebut juga menyebutkan bahwa ada 746 orang narapidana dan 195 tahanan yang mendapatkan Remisi Khusus I (pengurangan masa pembinaan) Idul Fitri tahun ini. “Sedangkan ada 11 orang yang mendapatkan Remisi Khusus II sehingga langsung bebas,” lanjut Hasan.

Sementara itu, untuk mendapatkan Remisi Khusus, warga binaan harus memenuhi syarat administratif maupun substantif. Warga binaan harus telah menjalani minimal 6 bulan masa pembinaan, berkelakuan baik, dan tidak terdaftar pada register F, serta aktif mengikuti program pembinaan Lapas dengan risalah menurunan tingkat resiko.

Ahmadi, narapidana yang langsung pulang setelah mendapatkan RK selama 15 hari mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, atas kesempatan mendapatkan remisi tahun ini. Saya sangat senang bisa berkumpul dengan keluarga lebih cepat,” ucapnya. Ia juga berterima kasih kepada jajaran Petugas Lapas Jember dalam kalimatnya.

Pemberian Remisi Khusus Idul Fitri tersebut menjadi satu dari seklan pemenuhan hak bagi warga binaan oleh Lapas Jember. Hal tersebut juga sejalan dengan amanat Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Heni Yuwono, bahwa pemenuhan hak bagi warga binaan adalah sebuah prioritas bagi jajaran Lapas maupun Rutan. *(Erman)

Pemprov Jabar Gelar Shalat Id di Gasibu dan Halal Bihalal di Gedung Sate Bandung

0
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin memberikan keterangan di RSUD Karawang, Senin. (ANTARA)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Triadi Machmudin mengungkapkan Pemprov Jabar akan menggelar Shalat Idul Fitri di Gasibu dan halal bihalal di Gedung Sate dengan mengundang juga para mantan Gubernur Jabar.

“Rencananya Shalat Idul Fitri di Gasibu dan halal bihalal di Gedung Sate. Selain Forkopimda dan ASN Pemprov Jabar, saya mengundang seluruh mantan Gubernur dan Wakil Gubernur dan keluarga besar,” kata Bey di Bandung, Senin, (8/4/2024).

Undangan pada mantan gubernur, mantan penjabat gubernur, wakil gubernur, hingga keluarga besar mantan pemimpin Jabar yang sudah tutup usia, kata Bey, sudah diantarkan dan disampaikan secara langsung.

Tercatat undangan ia antarkan langsung, sekaligus silaturahmi pada R Nana Nuriana, keluarga almarhum Solihin Gautama Purwanegara (GP), istri almarhum Yogie Suardi Memet, Dani Setiawan, hingga Ahmad Heryawan, dan Ridwan Kamil.

“Saya mengundang mantan pimpinan Jawa Barat, supaya mereka yang sudah lama enggak ke Gedung Sate sekalian reuni dan nostalgia,” ucapnya.

Meski demikian Bey mengatakan bahwa ia tidak mewajibkan para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk mengikuti Shalat Idul Fitri di Lapangan Gasibu, Bandung.

Ia juga sudah mengirimkan pemberitahuan pada seluruh pejabat di lingkungan Pemprov terkait Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah itu. “Saya tidak mewajibkan para pejabat untuk Shalat Idul Fitri di Gasibu dan bertemu saya,” katanya.

Selain itu pihaknya juga tidak akan menggelar open house dan hanya akan memusatkan kegiatan usai Shalat Id di Gedung Sate, Bandung. Bey juga mempersilahkan para pejabat untuk pulang kampung saat cuti Lebaran, karena menurutnya momen Lebaran di kampung halaman senantiasa ditunggu-tunggu semua orang, termasuk oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya merasakan sebagai ASN, kalau pulang kampung terus berkumpul di malam Lebaran, besoknya berangkat Shalat Id bersama keluarga, itu momen-momen bahagia saat Lebaran. Berkumpul bersama keluarga sangat penting,” tuturnya.

Karena itu pihaknya tidak akan meminta para pejabat untuk mengikuti agenda kegiatannya saat Lebaran. Permintaan yang sama juga ia informasikan pada bupati dan wali kota untuk tidak perlu datang ke Bandung menemuinya di Gedung Sate.

“Momen Lebaran kali ini dipakai saja untuk berkumpul bersama keluarga,” ucapnya. (*)

Jelang Idul Fitri 1445 H, Amil Zakat Mushola Ustadz Syafi’i Adakan Musyawarah

0

JEMBER (Aswajanews.id) – Lebaran atau hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah tinggal beberapa hari lagi. Setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadhan, bagi yang mampu diwajibkan untuk mengeluarkan Zakat Fitrah. Mengeluarkan zakat ini bertujuan untuk menyucikan diri sekaligus bentuk syukur setelah menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Berkaitan dengan hal itu, Amil Zakat Dusun Grujugan, Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember mengadakan musyawarah di Mushola Ustadz Safi’i, Senin (8/4/2024).

Musyawah dihadiri tokoh masyarakat dan ulama diantaranya Ustadz Syafi’i, Ustadz Rahmat dan Ustadz Anis. Dalam musyawarah tersebut, membahas pengelolaan zakat, pengumpulan zakat dari para Muzakki dan pendistribusiannya kepada para Mustahik zakat di wilayah Dusun Grujugan, Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember.

Zakat ini diberikan oleh muzakki yaitu orang yang wajib mengeluarkan zakat kepada mustahik sebagai golongan yang berhak menerima zakat.

Ada delapan golongan yang berhak menerima zakat yaitu fakir, miskin, fi sabilillah, mualaf, gharim, ibnu sabil, amil zakat (pengelola zakat) dan riqab (hamba sahaya/budak).

Dilansir dari laman NU online, zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik lelaki dan perempuan muslim yang dilakukan pada bulan Ramadhan pada Idul Fitri.

Perintah menunaikan zakat fitrah ini didasari oleh hadist yang berbunyi sebagai berikut: “Rasulullah Saw mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk sholat.” (HR Bukhari Muslim).

Berbeda dengan zakat umumnya, zakat fitrah ini memiliki batas waktu pembayaran, sesuai dengan hadis dari Ibnu Abbas yang berbunyi:

عن ابن عباس: فرض رسول الله صلّى الله عليه وسلم زكاة الفطر طُهْرةً للصائم من اللغو والرَّفَث، وطُعْمةً للمساكين، فمَنْ أدَّاها قبل الصلاة فهي زكاةٌ مقبولةٌ، ومَنْ أدَّاها بعد الصلاة فهي صدقةٌ من الصَّدَقات رواه أبو داود وابن ماجة وصححه الحاكم
Artinya: Dari sahabat Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw mewajibkan zakat fitri sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari ucapan sia-sia dan ucapan keji, dan sebagai sarana memberikan makanan bagi orang miskin. Siapa saja yang membayarnya sebelum sholat Id, maka ia adalah zakat yang diterima. Tetapi siapa saja yang membayarnya setelah shalat Id, maka ia terhidup sedekah sunnah biasa. (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).

*(Pewarta: Abdul Wafi)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Panitia Zakat Fitrah Apakah Bisa Disebut Amil Zakat?

0

Untuk menjawab pertanyaan pada judul di atas, perlu dibahas definisi amil zakat dan juga syarat amil zakat.  Pertama, terkait dengan definisi Amil Zakat dalam kitab Fathul Qarib karya Ibnu Qasil al-Gazi dijelaskan, bahwa Amil adalah orang yang ditunjuk atau ditugaskan pemerintah (Imam) untuk mengumpulkan dan mendistribusikan zakat kepada para mustahik zakat.

Selanjutkan dijelaskan dalam Hasyiah al Bajuri, contoh amil tersebut adalah orang / petugas yang menarik atau mengumpulkan zakat dari para muzakki (orang yang terkena kewajiban zakat), sekretaris yang mencatat pengelolaan zakat, termasuk petugas yang mendistribusikan zakat kepada para mutahik zakat.

Berdasar definisi ini perlu ditegaskan, bahwa amil zakat haruslah mendapat tugas resmi yang diangkat oleh pemerintah seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), atau dibentuk oleh masyarakat yang disahkan oleh pemerintah seperti Lembaga Amil Zakat, contohnya LazisNu, LazisMu, dan lainnya. Hal ini juga ditegaskan oleh Fatwa MUI no 8 tahun 2011 tentang Amil Zakat, bahwa ‘Amil zakat (petugas zakat) adalah seseorang atau sekelompok orang yang diangkat oleh pemerintah untuk mengelola pelaksanaan ibadah zakat, atau seseorang / kelompok orang yang dibentuk oleh masyarakat dan disahkan oleh pemerintah untuk mengelola pelaksanaan ibadah zakat.

Setelah mengetahui tentang definisi, selanjutnya soal syarat Amil Zakat. Menurut Wahbah Zuhaili dalam al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu syarat seseorang atau kelompok bisa menjadi amil adalah harus adil dan mengetahui seluk beluk fiqh zakat. NU melalui Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama NU tahun 2017, membedakan syarat amil Tafwid dan Amil Tanfidz. Salah satu bedanya, jika Amil Tawfidz wajib memahami seluk beluk fiqih zakat, maka Amil Tanfidz tidak harus memenuhi seluk belum fiqh zakat karena sebatas menerima dan mendistribusikan zakat

Kemudian pertanyaannya adalah panitia zakat di masjid, musalla, sekolah, dan lainnya yang biasa memungut zakat fitrah apakah bisa dikategorikan sebagai amil zakat?

Jika mengacu pada definisi dan syarat yang sudah dijelaskan di atas, maka panitia zakat tersebut ada dua kemungkinan: Pertama, jika panitia zakat tersebut sama sekali tidak mendapatkan SK dari pemerintah atau pihak yang berwenang, dalam hal ini BAZNAS atau lembaga-lembaga yang ditunjuk, maka panitia zakat tersebut “bukan amil zakat”. Konsekuensinya, panitia zakat “tidak berhak mendapat jatah zakat” karena bukan kelompok mustahik zakat.

Walaupun begitu, panitia zakat tersebut tetap boleh mengumpulkan dan mendistribusikan zakat asalkan bertanggung jawab atas amanah yang disampaikan para muzakki (pemberi zakat). Dan untuk kedepannya, diharapkan para panitia zakat mengurus SK resmi melalui lembaga yang sudah ditunjuk pemerintah, yaitu BAZNAS di kota masing-masing, atau lembaga lain yang juga berwenang, seperti LazisNu bagi warga NU, dan LazisMU bagi warga Muhammadiyah yang berada di kota atau kabupaten masing-masing

Kedua, jika panitia tersebut telah mengurus dan mendapat SK resmi dari lembaga yang ditunjuk pemerintah, maka panitia tersebut “bisa disebut amil” asalkan syarat-syaratnya telah terpenuhi. Dengan begitu, panitia zakat tersebut juga berhak mendapat bagian zakat. Wallahu A’lam.

Penulis : Dr. Holilur Rohman, M.H.I, Ustadz di Cariustadz.id dan Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya

www.youtube.com/@anas-aswaja

H-3 Lebaran Volume Kendaraan di Nagreg Bandung Meningkat

0

KABUPATEN BANDUNG (Aswajanews.id) – Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatat pada H-3 Lebaran kendaraan yang mudik yang melintas di Jalur Nagreg mengalami peningkatan dengan tujuan Tasikmalaya, Garut hingga Jawa Tengah.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dinas Perhubungan Kabupaten Badung Eric Alam Prabowo, mengatakan dari hasil penghitungan pada pukul 17.00 WIB, jumlah kendaraan mencapai 76.474 unit. Kemudian bertambah menjadi 85.072 unit sampai pukul 19.00 WIB.

“Kendaraan menuju arah Garut maupun Tasikmalaya terjadi peningkatan dibandingkan H-4 kemarin, sampai dengan pukul 19.00 WIB dengan perhitungan jam yang sama meningkat 14 persen,” kata Eric di Kabupaten Bandung, Minggu (7/4/2024).

Eric menjelaskan kendaraan yang mengarah di Jalur Nagreg didominasi oleh pemudik motor yang mencapai 60 persen yakni 206.036 unit motor semenjak H-7 Lebaran.

“Lebih dominan motor ke selatan. Pemudik motor mencapai 60 persen. Terlihat sangat luar biasa motor berada di jalur mobil,” kata dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan, menggunakan kendaraan mobil mengalami penurunan di Jalur Nagreg yang disebabkan oleh kecenderungan pemudik yang lebih memilih menggunakan Tol Cipali maupun Cisumdawu sebagai alternatif utama.

Menurut dia, faktor utama yang menjadi penyebab penurunan ini adalah kemudahan akses dan kecepatan yang lebih banyak pemudik memilih lewat tol karena dapat mempersingkat waktu perjalanan dan menghindari kemacetan yang sering terjadi di Jalur Nagreg.

“Pemudik mobil dari arah Bandung lebih milih Tol Cisumdawu dan Cipali untuk ke arah Jawa. Pembangunan ini berdampak positif karena kendaraan yang melintas berkurang untuk lewat Nagreg,” katanya.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo pihaknya mulai memberlakukan pengalihan arus di Jalur Nagreg pada Minggu atau H-3 Lebaran 2024.

Dia mengatakan, pengalihan arus lalu lintas sendiri mulai terjadi sejak Minggu pukul 01.30 WIB hingga sore hari dikarenakan kepadatan pemudik yang melintasi jalur tersebut.

“Kamil laporkan bahwa dari mulai 00.00 WIB tadi pagi hingga saat ini pukul 16.00 WIB sudah diberlakukan lima kali one way untuk di wilayah Nagreg dari arah Bandung menuju ke Garut,” kata Kusworo. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Tebar Keberkahan PC GMPI Brebes Bagikan Ratusan Takjil di Bulan Ramadhan

0
Berbagi takjil dan buka puasa bersama pada Minggu sore (7/4/2024) di Jl. Ketanggungan - Slawi No. 2015, Kedawon, Rengaspendawa, Kec Larangan, Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Ramadhan adalah bulan istimewa dan sangat baik untuk bersedekah. Memberi atau membagi ‎sedikit rezeki yang kita miliki kepada yang membutuhkan akan membawa hidup ke ‎dalam keberkahan, seperti halnya yang dilakukan kader-kader Pimpinan Cabang (PC) Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Kabupaten Brebes menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka bersama pada Minggu sore (7/4/2024) di Jl. Ketanggungan – Slawi No.2015, Kedawon, Rengaspendawa, Kec. Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Ketua PC GMPI Brebes, Miftakhusurur mengatakan, acara pembagian ratusan takjil ini merupakan upaya untuk meningkatkan rasa peduli dengan sesama umat muslim dan rasa syukur kepada Allah karena masih dipertemukan di bulan suci Ramadhan tahun ini.

“Sebagai bentuk kepedulian antar sesama kepada masyarakat yang dilaksanakan menjelang berbuka puasa di jalan untuk para pengendara sepeda motor maupun mobil yang sedang melintas supaya mereka bisa berbuka puasa walaupun dalam kondisi sedang berkendara,” ujarnya.

Tebar Keberkahan Ramadhan, PC GMPI Brebes Bagikan Ratusan Takjil

“Alhamdulillah, ada 250 paket takjil yang kami bagikan kepada pengendara yang sedang melewati ruas jalan Ketanggungan-Slawi, semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi penerima takjil,” imbuhnya.

Sementara, A’isy Hanif Firdaus koordinator pelaksana acara, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya sedekah di kalangan pemuda juga menjalin ikatan erat silaturahim antar pengurus dan bermanfaat untuk kalangan masyarakat secara luas dan sekaligus mengenalkan keberadaan organisasi kepemudaan GMPI kepada masyarakat Kabupaten Brebes secara meluas.

“Selanjutnya, setelah pembagian takjil kami berbuka puasa bersama. Dan semoga insya Allah akan ada pembagian takjil berikutnya tahun depan yang akan diadakan di tempat yang berbeda dengan skala besar. Maka dari itu, mari kita kompakan organisasi ini untuk kedepan lebih baik,” ungkapnya. (Firdaus/Salman)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pemudik Sepeda Motor Padati Jalan Arteri Karawang Hingga Jalur Pantura

0
Pemudik memadati jalan arteri Karawang. (ANTARA)

KARAWANG (Aswajanews.id) – Para pemudik yang menggunakan sepeda motor semakin memadati jalan arteri Kabupaten Karawang, Jawa Barat, hingga ke jalur Pantura pada Minggu malam.

“Sengaja berangkat malam, biar tidak panas,” kata Dede, salah seorang pemudik bersepeda motor dari Bekasi yang akan ke Bumiayu Jateng, kepada wartawan, Minggu (7/4/2024).

Ia memilih mudik menggunakan sepeda motor supaya dalam perjalanan lebih leluasa, dan saat di kampung ada kendaraan untuk jalan-jalan.

Dede mudik sendirian dengan menggunakan sepeda motor, karena isteri dan anaknya sudah berangkat terlebih dahulu dua hari lalu, mengikuti program mudik gratis yang digelar pemerintah daerah setempat.

“Saya baru bisa mudik hari ini. Kalau isteri sudah berangkat duluan,” kata Dede yang sehari-hari bekerja di salah satu percetakan di wilayah Kota Bekasi.

Ia mengaku selama perjalanan dari Bekasi hingga wilayah Cikampek, Karawang, untuk sementara berjalan lancar meski di beberapa daerah ia mengalami macet.

“Ya semoga lancar sampai kampung,” katanya. Sementara itu, pada Minggu malam ini jalur mudik di wilayah Karawang dipadati pemudik bersepeda motor. Mereka terlihat membawa cukup banyak barang-barang, ada yang menggunakan tas ukuran besar, kardus, dan lain-lain.

Suasana jalan arteri di Karawang pada malam hari cukup berbeda jika dibandingkan dengan siang hari yang tidak terlalu banyak pemudik.

Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan bahwa selama ini kebiasaan pemudik lebih banyak pada malam hari, baik pemudik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil. *(Sumber : Antara)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Profil KH. Syarif Rahmat, Tokoh Alumni PTIQ Jakarta

0
Profil, Biodata dan Biografi KH Syarif Rahmat
Profil, Biodata dan Biografi Penceramah Damai Indonesiaku TvOne

Bagi Anda yang menggemari acara-acara televisi yang bernafaskan syiar Islam, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan acara Damai Indonesiaku yang ada di TvOne. Yup, acara Damai Indoensiaku memang menjadi acara Islam yang kerap menghadirkan nara sumber ustad, ulama, dan Kyai untuk mengisi acaranya. Ada beberapa ulama dan tokoh Islam yang menjadi pengisi tetap acara Damai Indonesiaku, salah satunya adalah KH. Syarif Rahmat.

KH Syarif Rahmat merupakan seorang tokoh agama Islam yang cukup tenar dengan ceramah Damai Indonesiaku di TvOne.

Penampilan beliau yang nyentrik juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemirsa. Dalam berpenampilan, KH. Syarif Rahmat berpakain ala baju Jawa kuno dan memakai blangkon. Nah, jika Anda termasuk orang yang penasaran dengan siapa sebenarnya profil dan biodata KH. Syarif Rahmat, di bawah ini akan kami sampaikan ringkasan mengenai profil dan biodata KH. Syarif Rahmat untuk Anda.

KH Syarif Rahmat adalah seorang yang dilahirkan di Banjarsari Kabupaten Ciamis. Selain bergelar sebagai sarjana Al-Qur’an (SQ), Syarif juga merupakan seorang Hafidz Qur’an atau penghafal Al-Qur’an. Syarif gemar menghafalkan Al-Qur’an disela-sela berbagai kesibukannya dalam menjalani kariernya sebagai akademisi di Fakultas Syari’ah PTIQ. Tidak hanya berhenti di sarjana, Syarif juga melanjutkan studi pasca sarjananya di Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta dan mengambil program Doktoral (S3) di Sekolah Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Selain berdakwah, memberikan tausiah, dan menjadi dosen Syarif juga menjadi Pengasuh dari Pondok Pesantren Ummul Qura Pondok Cabe. Selain itu, dia juga menjadi pengasuh Padasuka atau Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga. Syarif juga pernah mengikuti kader Ulama Indonesia (PKU-MUI) yang diselenggarakan oleh MUI DKI Jakarta dan MUI Pusat. Syarif juga aktif dan produktif sebagai penulis. Banyak karya tulisnya yang sudah diterbitkan, diantaranya buletin Jum’at “Qum” yang terbit setiap Jum’at sejak tahun 1989 sampai sekarang. Kemudian Munajat (1995), Muhasabah (2004), Pemburu Hantu dalam Tinjauan Syariat (2005) dan SMS Abu-Abu (2009).

Pada bulan Ramadan 2018, Syarif masuk ke dalam daftar rekomendasi 200 mubalig Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama.

Aktifitas Dakwah KH. Syarif Rahmat

Selain aktif di berbagai acara Islam, KH. Syarif Rahmat adalah seorang penulis yang sangat produktif. Banyak karya tulisnya yang sudah diterbitkan, diantaranya buletin Jum’at “Qum” yang terbit setiap Jum’at sejak tahun 1989 sampai sekarang. Kemudian Munajat (1995), Muhasabah (2004), Pemburu Hantu dalam Tinjauan Syariat (2005) dan SMS Abu-Abu (2009).

Prestasi akademik KH. Syarif Rahmat juga sudah menonjol sejak beliau menjadi pelajar, diantaranya adalah juara cerdas Cermat isi dan kandungan Al-Qur’an pada MTQ tingkat Nasional tahun 1983 di Padang Musabaqah Tahfizil Qur’an 30 Juz berserta Tafsirnya, juara pertama Musabaqah Syarhil Qur’an DKI Jakarta. Bukan itu saja, KH. Syarif Rahmat juga merupakan Peserta terbaik PKU MUI baik ditingkat DKI maupun ditingkat MUI pusat. Tak berhenti di situ, prestasi KH. Syarif Rahmat juga peraih nilai tertinggi pada ujian masuk Pasca Sarjana IIQ Jakarta, dan juga enghargaan sebagai pendidik yang berprestasi oleh MediaPropil Indonesia tahun 2001.

Kegiatan KH. Syarif Rahmat dalam hal keagamaan sangat padat sekali. KH. Syarif Rahmat banyak mengisi tausiah di berbagai kalangan dan instansi baik instansi pemerintahan maupun instnsi swasta. Selain itu, KH. Syarif Rahmat juga sering mengisi pengajian-pengajian di majlis ta’lim sampai tabligh akbar tingkat nasional. KH. Syarif Rahmat juga merupakan penceramah tetap di Radio swasta di Jakarta, beliau juga pernah aktif sebagai pembibmbing kerohanian di Rutan Salemba Pndok Bambu, kemudian di RSUD Pasar Rebo dan masih banyak lagi tempat lainnya.

Demikian informasi terkait profil dan biodata KH. Syarif Rahmat yang bisa kami sampaikan. Jika dirasa ada kesalahan terkait info yang kami sampaikan di atas, kami mohon sekiranya pembaca sekalian berkenan memberikan koreksi. *(Berbagai Sumber)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pangkoops Habema Adakan Acara Buka Puasa Bersama Pererat Silaturahmi dan Soliditas Sesama Prajurit

0

MIMIKA (Aswajanews.id) – Pangkoops TNI Habema bersama jajaran adakan acara buka puasa bersama 1445 H/ 2024 M, di Ruang Olah Yudha Mako Koops Habema Kuala Kencana, Mimika, Papua, Sabtu kemarin (06/04/2024).

Acara buka puasa bersama ini diisi dengan doa bersama untuk keselamatan seluruh prajurit Satgas yang bertugas di Papua, pemberian kue kepada prajurit yang berulang tahun yang diserahkan langsung oleh Pangkoops TNI dan dilanjutkan dengan sholat maghrib berjamaah.

Dalam sambutannya, Pangkoops TNI menyampaikan kegiatan buka puasa bersama sangatlah positif, karena bisa sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi antar sesama dan soliditas prajurit yang bertugas di Papua.

“Momen ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dan juga sebagai sarana untuk meningkatkan kesolehan spiritual dan sosial dalam memaknai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap PangkoopsHabema.

Buka puasa bersama turut dihadiri oleh Komandan Sektor Timur, Komandan Sektor Barat, para Komandan Satgas, Komandan Yonif 754/ENK serta para anggota Koops Habema. (Sumber : Pen Satgas Koops Habema)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Layanan Penitipan Motor Gratis Selama Mudik Lebaran

0

LAMPUNG SELATAN (Aswajanews.id) – Menyambut musim mudik Lebaran 2024, Polsek Jati Agung Polres Lampung Selatan mengumumkan layanan penitipan motor gratis bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan ketenangan bagi pemudik yang meninggalkan rumah dan kendaraannya.

“Layanan penitipan motor ini kami sediakan untuk memastikan bahwa kendaraan warga kami aman selama mereka berada di luar kota,” ujar Kapolsek Jati Agung Iptu Olivia Jeniar Chaniagung.

“Kami mengerti kekhawatiran warga akan keamanan motor mereka, dan kami ingin meringankan beban tersebut,” tambahnya.

Layanan ini tersedia mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, dan warga hanya perlu menunjukkan identitas kepemilikan kendaraan berupa BPKB/STNK dan KTP saat menitipkan motor mereka. Polres Lampung Selatan juga menyarankan pemilik motor untuk membawa cover atau penutup motor untuk melindungi kendaraan dari cuaca.

Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat mudik dengan lebih tenang dan nyaman, tanpa khawatir akan keamanan motor yang ditinggalkan. Polres Lampung Selatan berkomitmen untuk menjaga dan mengawal keamanan di wilayahnya, termasuk selama periode mudik Lebaran. (red)

Pemutihan Pajak Kendaraan Tahunan dan 5 Tahunan Resmi Dibuka, Berlaku 1 April-23 Desember 2024

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Sejumlah provinsi membuka pemutihan pajak kendaraan tahunan dan 5 tahunan.

Melansir dari berbagai sumber, Rabu (3/4/2024), berikut daerah yang menyelenggarakan pemutihan pajak kendaraan april 2024.

  1. Provinsi Aceh

Melansir dari akun Instagram @bpkaaceh, Rabu (3/4/2024), program tersebut berlaku mulai 18 Desember 2023 sampai 31 Desember 2024.

Kebijakan tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur Aceh No 40 Tahun 2023.

Adapun keuntungan pemutihan pajak kendaraan bermotor ini meliputi bebas pajak progresif dan bebas denda pajak kendaraan bermotor.

Masyarakat bisa membayar pajak kendaraan melalui kantor samsat terdekat atau melalui aplikasi SIGNAL (https://samsatdigital.id).

  1. Provinsi Sulawesi Utara

Selanjutnya, Bapenda Sulawesi Utara juga memberikan keringanan dalam rangka bulan suci ramadan serta menyambut Hari Raya Paskah dan Idul Fitri.

Program ini memberikan pelayanan pembayaran pajak kendaraan tahunan, keringanan denda PKB, serta pembebasan progresif (bebas pembebasan BBN II untuk kendaraan lapor jual).

Melansir dari akun Instagram @bapendasulut, program ini berlaku mulai 13 Maret sampai dengan 19 April 2024.

Masyarakat bisa memanfaatkannya dengan datang langsung ke Kantor Bapenda Provinsi Sulut Jl. 17 Agustus Nomor 67, Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado.

Adapun jam pelayanan dibuka setiap hari Senin sampai dengan Jumat pukul 09.00-14.00 Wita.

Siapkan beberapa persyaratan seperti fotokopi KTP, fotokopi STNK dan notice pajak, serta meterai.

    TERBARU 2024! Grab Indonesia Membuka Rekrutmen Kerja Besar-besaran sebagai CFO, Minimal Lulusan S1, Batas Pendaftaran 10 Mei 2024

    Pengumuman! Kementerian Agama Membuka Lowongan Kerja Besar-besaran, Butuh 110 Ribu Pegawai, Ini Formasi dan Prosedurnya

  1. Provinsi Jawa Barat

Berikutnya, Bapenda Jawa Barat menggelar promo Samsat Digital Terminal Leuwipanjang.

Melansir dari akun Instagram @bapenda.jabar, promo ini berlaku mulai 1 April sampai dengan 23 Desember 2024.

Promo ini menawarkan diskon 10 persen untuk pajak kendaraan bermotor satu tahunan dan lima tahunan.

Untuk pajak kendaraan satu tahunan berlaku bagi kendaraan terdaftar di wilayah Polda Jabar.

Sedangkan pajak lima tahunan berlaku untuk kendaraan terdaftar di wilayah Bandung dan Pajajaran.

Adapun untuk mendapatkan diskon tersebut, masyarakat harus membayar pajak di Samsat Digital Terminal Leuwipanjang.

Untuk pembayaran pajak kendaraan satu tahunan wajib membawa e-KTP atas nama pribadi, STNK dan SKKP asli cetak/digital (bukan foto).

e-sah, e-SKKP, dan e-KD dikirimkan melalui email dan WhatsApp Chat.

Sementara untuk bayar pajak kendaraan lima tahunan wajib sudah reservasi di aplikasi sapawarga.

Kemudian wajib membawa e-KTP atas nama pribadi, BPKB, STNK, dan SKKP asli, serta membawa kendaraan. (*)

Komitmen Berantas Narkoba, Kemenkumham Jateng Gelar Apel Siaga 3+1

0
Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, Tejo Harwanto memimpin Apel Siaga 3+1 di Lapas Kelas 1 Semarang

SEMARANG (Aswajanews.id) – Apel siaga peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60 serentak digelar di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Indonesia.

Salah satu yang turut melaksanakan apel siaga ini yakni jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah bertempat di Lapas Kelas I Semarang, Jumat (5/4) malam.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah Tejo Harwanto mengatakan dilaksanakan Apel Siaga 3+1 ini selain merupakan rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60 juga sebagai komitmen Kemenkumham Jateng memberantas narkoba.

“Kegiatan ini merupakan komitmen kita bersama untuk selalu berpegang teguh kepada 3+1, 3 Kunci Pemasyarakatan Maju dan Back to Basics,” tuturnya.

“Selain itu malam hari ini juga merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Pemasyarakatan yang andal dan bersih dari narkoba,” tambah Tejo.

Tejo menerangkan, aspek 3 Kunci Pemasyarakatan Maju yakni dengan melakukan deteksi dini, berperan aktif dalam pemberantasan peredaran narkoba, serta senantiasa membangun sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.

“Dalam pelaksanaan tugas kita harus selalu waspada dan mengingat pentingnya sinergi dengan aparat penegak hukum setempat dalam memberantas halinar (HP, pungli, narkoba) yaitu dengan unsur TNI dan Polri,” terangnya.

Tujuan dari sinergi ini, sambung Tejo, ialah agar terwujud keadaan aman dan tertib serta menghindari adanya peredaran gelap narkotika di Lapas Rutan di Jawa Tengah.

“Kami tidak memberi toleransi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Petugas Pemasyarakatan,” ungkapnya.

“Oleh karena itu mari tingkatkan kewaspadaan dengan terus melakukan pengawasan melekat, di lingkungan satuan kerja masing-masing,” tambahnya.

Tejo berharap, penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, maupun segala bentuk perbuatan yang dapat menurunkan dan merusak citra institusi dapat dicegah serta diatasi.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, semakin terjalin kerjasama yang baik antara lapas dan APH terkait,” pungkas Tejo.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Penggeledahan Kamar Hunian dan Lingkungan Blok Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Semarang yang dilaksanakan bersama dengan TNI dan Polri.

Turut bergabung dalam kegiatan tersebut, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kadiyono, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas Kantor Wilayah dan Kepala UPT Pemasyarakatan di Kota Semarang. (*)

DPRD Jabar Minta Rest Area Cisumdawu Diperhatikan Jelang Mudik 2024

0
Monitoring kesiapan pengelola Tol Cisumdawu menghadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah. (Humas)

BANDUNG (Aswajanews.id) – DPRD Provinsi Jawa Barat meminta tempat istirahat atau rest area di Jalan Tol Cisumdawu untuk menjadi perhatian serius oleh pengelola jalan tol, sehubungan dengan masuknya musim mudik lebaran 2024.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Phinera Wijaya mengatakan hal tersebut harus diperhatikan karena sarana di Tol Cisumdawu masih terbatas, salah satunya belum ada rest area yang representatif di sana.

“Padahal, rest area ini sangat penting sebagai tempat para pemudik untuk beristirahat menjaga fisik dari kelelahan,” kata Phinera di Bandung, Kamis (4/4/2024).

Tak hanya itu, keberadaan rest area dapat dimanfaatkan untuk berbagai transaksi seperti pengisian bahan bakar, terlebih diprediksi para pemudik yang akan melalui jalur tol Cisumdawu ini cukup banyak.

Phinera pun berharap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat, PT Jasa Sarana, yang saat ini tergabung sebagai pemegang saham dengan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) selaku pengelola Tol Cisumdawu bisa turut mendorong kelengkapan sarana dan prasarana untuk keselamatan masyarakat.

“Saran kepada pengelola Cisumdawu untuk menyediakan rest area yang cukup, karena arus mudik sekarang ini para pemudik yang akan melewati Cisumdawu itu sangat luar biasa banyaknya,” ucap Phinera.

Lebih lanjut, Phinera mengatakan bahwa keberadaan Jalan Tol Cisumdawu kini diharapkan dapat mengurai kemacetan arus mudik yang kerap kali terjadi tiap tahun, termasuk jalur Sumedang dan Majalengka. “Cisumdawu ini diharapkan bisa memperlancar arus mudik dan balik lebaran kali ini. Tadi dipetakan ada rawan kepadatan di titik Pertemuan Tol Cisumdawu dengan Cipularang di Cileunyi dan titik Pertemuan dengan Tol Cipali”, ujar Phinera.

Diperkirakan, hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah akan jatuh pada 10 dan 11 April 2024.

Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, jumlah pergerakan masyarakat pada momen lebaran tahun 2024 diprediksi mencapai 193 juta orang.

Jumlah tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2023 sebanyak 123 juta orang di berbagai wilayah Indonesia. (*)

Kemenag Gelar Sidang Isbat 9 April 2024, Idul Fitri Jatuh 10 April?

0
Kemenag akan melaksanakan sidang isbat Idul Fitri pada 9 April 2024, diawali pemantauan hilal

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1445 Hijriah atau Idul Fitri 1445 Hijriah pada Selasa, 9 April 2024. Sesuai informasi di laman resmi Kemenag RI, sidang isbat akan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin, sidang isbat dilaksanakan secara tertutup. Sidang penetapan awal Syawal 1445 Hijriah akan dihadiri Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam dan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Kamaruddin Amin dalam keterangan resminya, yang dikutip media Kamis (4/4/2024), menjelaskan, sidang isbat awal Syawal selalu dilaksanakan pada 29 Ramadhan.

Tahun ini, 29 Ramadhan bertepatan dengan 9 April 2024.

Sidang isbat akan diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh tim hisab rukyat Kementerian Agama.

Berdasarkan data hisab, ijtimak terjadi pada Selasa, 29 Ramadan 1445 Hijriah atau 9 April 2024 M, sekitar pukul 01.20 WIB.

Menurut Kamaruddin, saat matahari terbenam, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk antara 4° 52.71′ (empat derajat lima puluh dua koma tujuh puluh satu menit) sampai dengan 7° 37.84′ (tujuh derajat tiga puluh tujuh koma delapan puluh empat menit). Sedangkan sudut elongasi 8° 23.68′ (delapan derajat dua puluh tiga koma enam puluh delapan menit) hingga 10° 12.94′ (sepuluh derajat dua belas koma sembilan puluh empat menit).

“Berdasarkan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), posisi hilal dimaksud telah memenuhi kriteria visibilitas hilal (Imkanur Rukyat) yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat,” katanya.

Pemantauan Hilal

Kemenag RI juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatul hilal di berbagai provinsi.

Rencananya, pemantauan hilal atau rukyatul hilal akan dilaksanakan di 120 titik lokasi yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Mereka akan melaporkan, apakah pada hari itu (9 April 2024) hilal terlihat atau tidak. Selanjutnya, hasil hisab dan rukyatulhilal  akan dibahas dan ditetapkan dalam sidang isbat, untuk menetapkan jatuhnya Hari Raya Idul Fitri 2024.

“Mengenai kapan Hari Raya Idul Fitri 2024, kita masih menunggu keputusan sidang isbat. Hasilnya akan diumumkan secara terbuka melalui konferensi pers,” tutupnya.

Muhammadiyah 10 April

Sementara itu, organisasi Islam Muhammadiyah sudah menetapkan Idul Fitri 2024 atau 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu, 10 April.

Ketetapan tanggal Idul Fitri 2024 itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1445 Hijriah.

Dikutip dari maklumat itu, PP Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 2024 atau 1 Syawal 1445 H pada Rabu, 10 April 2024.

Penetapan ini dilakukan menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Berdasarkan hasil hisab, pada tanggal 9 April 2024, hilal di Yogyakarta sudah kelihatan saat matahari terbenam. Bersamaan dengan momen matahari terbenam itu juga bulan berada di atas ufuk.

Dengan demikian, Idul Fitri 2024 atau 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

“1 Syawal 1445 H jatuh pada hari Rabu Pahing, 10 April 2024 M,” tulis keterangan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada maklumat yang dirilis 12 Januari 2024. (*)

Pemdes Mekarjadi Prioritaskan Infrastruktur untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi

0

CIAMIS (aswajanews.id) – Desa Mekarjadi Kecamatan Sadanya Kabupaten Ciamis tengah melaksanakan pemeliharaan sekaligus membangun infrastruktur yang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi masyarakat setempat. Kegiatan yang sejalan dengan program prioritas Bupati Ciamis tersebut bersumber dari dana desa (DD) tahap 1 (satu).

Pemdes Mekarjadi meyakini akan mampu terus berkonsentrasi pada pemberdayaan lokal dan terus melakukan pembangunan infrastruktur produktif untuk kesejahteraan masyarakat khususnya Desa Mekarjadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis.

Eko wardian (46 th) salah satu warga Desa Mekarjadi sangat berterimakasih kepada kepala desa dan Pemdes Mekarjadi. “Khususnya di dusun kami dengan adanya pembangunan jalan dan drainase sangat membantu aktifitas kami sebagai masyarakat petani,” ujarnya.

Menurut Kepala Desa Mekarjadi H. Didin Hardi, S.Pd.,M.Pd., pembangunan infrastruktur memberikan peran yang sangat penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi serta mengurangi pengangguran dan tentunya meningkatkan kesejahteraan di masyarakat. “Pemerintah desa Mekarjadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis bersinergi dengan para tokoh masyarakat dan pemuda untuk terus meningkatkan pembangunan produktif dan yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (06/04/2024).

Aif selaku Ekbang Mekarjadi dengan para unsur perangkat desa dan tokoh masyarakat selalu berkordinasi dengan Kepala Desa untuk membangun budaya sinergi dan berantusias untuk membangun di wilayah desa atau dusun yang mengintegrasikan antara pelayanan prima untuk masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur akan membawa manfaat yang baik bagi masyarakat setempat,” pungkasnya. (Nana S)

Safari Ramadhan di Patuha, PT GeoDipa Kembali Berikan Ribuan Paket Sembako Gratis

0
PT GEO Dipa Persero memberikan ribuan paket sembako gratis dalam acara Safari Ramadhan di Patuha, Selasa (2/4/2024)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Merepresentasikan semangat kebersamaan, PT GEO Dipa Persero memberikan ribuan paket sembako gratis dalam acara Safari Ramadhan, Selasa 2 April 2024, di Patuha.

Sembako gratis dan santunan kepada anak yatim tersebut, diberikan secara langsung oleh jajaran Direksi PT GeoDipa, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Fokompincam).

Pada kegiatan Safari Ramadhan kali ini, GeoDipa membagikan paket sembako gratis sebanyak, 4.411 kepada penerima manfaat serta santunan sebanyak, 250 anak kurang mampu yang berada di tiga Desa. Yakni, Desa Sugihmukti, Alamendah dan Panundaan.

Selain memberikan paket sembako dan santunan. Kegiatan Safari Ramadhan mengadakan tausyiah yang disampaikan Ustadz Ahmad Qusairi. Dan di meriahkan oleh hiburan kesenian angklung dari UMKM Saluyu, yang merupakan bagian dari kelompok binaan PT Geo Dipa Persero.

PT GEO Dipa Persero memberikan ribuan paket sembako gratis dalam acara Safari Ramadhan di Patuha, Selasa (2/4/2024)

Yudistian Yunis yang merupakan direktur utama (Dirut), PT GEO Dipa Persero, menyampaikan, bahwa pada momentum hari baik ini, hendaknya kita bersyukur atas nikmat yang luar biasa ini.

“Pada bulan baik ini, salah satu bentuk syukur kami, yaitu melalui Geodipa Peduli. Kami mohon dukungan juga doa supaya kedepannya perusahaan ini memberikan dampak positif untuk membangun negeri,” ungkap Yudistian Yunis, pada acara tersebut.

Sementara itu, Rully Husnie Ridwan yang merupakan General Manager PT GeoDipa Unit Patuha, menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk rasa terima kasih PT GeoDipa kepada masyarakat.

“Saat ini kami GeoDipa sedang membangun proyek PLTP Patuha Unit 2. Dan Kami berharap, kapasitas kami semakin besar, dan hasil yang dirasakan oleh masyarakat juga semakin besar,” ujarnya.

Selanjutnya, H. Ruswan Bukhori, Kepala Desa Sugihmukti, yang hadir pada acara tersebut memberikan apresiasinya dan juga menyambut baik kegiatan Safari Ramadhan tersebut.

Menurutnya, PT Geo Dipa Persero, setiap tahunnya selalu menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran perusahaan di tengah masyarakat.

“Semoga PT GeoDipa selalu dapat memberikan berkah dan manfaat bagi masyarakat. Dan untuk

diketahui setiap tahun Geodipa rutin memberikan bantuan dan santunan bagi masyarakat khususnya di Desa Sugihmukti. Untuk program “Geodipa Berbagi” pada ramadhan ini, seluruh bantuan dibagikan secara gratis dan tidak sepeser pun dipungut biaya dimana kami Pemdes memfasilitasi kegiatan dimaksud,” kata Ruswan.

Hal senada juga disampaikan oleh, An An Romdon Kurniawan, Kepala Desa Panundaan, dirinya berharap, agar program-program sosial masyarakat yang dilakukan oleh PT GeoDipa dapat dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga masyarakat luas khususnya Panundaan dapat terus menerus merasakan manfaat kehadiran Geodipa.

Lebih lanjut, Kepala Desa Alamendah, H. Awan Rukmawan menjelaskan bahwa PT Geodipa telah

lama bersinergi dengan masyarakat, salah satunya dengan memperhatikan kesejahteraan. “Sehingga masyarakat yang terdampak khususnya di jalur mobilisasi semakin sejahtera dengan pemberian sembako ini. Harapannya, semoga PT Geo dipa dapat lebih maju sehingga dapat terjalin kesejahteraan yang saling mendukung,” pungkasnya.

Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi sebagai ajang untuk memperkuat hubungan yang harmonis antara GeoDipa, Forkompincam dan masyarakat sekitar, serta sebagai wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial PT GeoDipa Persero. *(Uus)

Editor: Elisa Nurasri

Polres Garut Mulai Berlakukan Satu Arah Urai Kepadatan di Jalur Mudik Limbangan

0

GARUT (aswajanews.id) – Kepolisian Resor Garut mulai memberlakukan satu arah untuk mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur mudik nasional wilayah Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat petang (5/4/2024).

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi membenarkan jajarannya baru satu kali memberlakukan satu arah sepenggal untuk mengurai kepadatan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.

“One way baru diberlakukan satu kali barusan, karena padat dari Bandung ke arah Tasik,” katanya.

Ia menuturkan arus lalu lintas kendaraan dari arah Nagreg, Kabupaten Bandung menuju Tasikmalaya sudah mulai padat, sehingga upaya untuk mengurainya dengan diberlakukan satu arah.

Pemberlakuan sistem satu arah itu, lanjut dia, berlangsung di wilayah Limbangan selama 25 menit pada pukul 17.10 WIB atau menjelang buka puasa yang akhirnya kepadatan arus kendaraan berhasil terurai dan kembali lancar.

“Kegiatan sepenggal wilayah hukum Limbangan diawali pada pukul 17.10 WIB, titik pending Selaawi, pengurasan dari arah Bandung menuju Tasik, berakhir pada pukul 17.35 WIB, durasi waktu 25 menit,” katanya.

Ia menyampaikan pemberlakuan satu arah di jalan nasional itu merupakan salah satu strategi kepolisian agar arus lalu lintas di wilayah itu cepat normal dan pemudik bisa cepat sampai ke kota tujuan.

Sistem satu arah itu, kata dia, akan terus dilakukan apabila di jalur arus mudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya terjadi kepadatan yang panjangnya 2 sampai 3 km. “Apabila terjadi arus mudik sudah banyak, meriah ke arah Tasik, kita akan situasional, kalau memang mengekor cukup panjang 2 sampai 3 km maka kita akan melaksanakan ‘one way’ sepenggal,” kata Aang.

Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2024, jajaran Polres Garut menyiagakan pos pelayanan, pengamanan, dan pengaturan di sejumlah ruas jalan rawan macet dan kecelakaan.

Setiap pos sudah disiagakan sejumlah personel untuk melakukan pengaturan dan pengamanan agar arus lalu lintas kendaraan di jalur mudik lancar. (*)

15 Siswa MAN 1 Sumedang Lolos SPAN PTKIN

0

SUMEDANG (aswajanews.id) – Keberhasilan meraih mimpi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi menjadi kenyataan bagi 15 peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sumedang. Mereka telah melalui seleksi yang ketat dan berhasil meraih tiket masuk ke Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN).

Dalam SPAN PTKIN yang digelar secara nasional, peserta didik MAN 1 Sumedang menunjukkan ketangguhan dan kemampuan akademik yang luar biasa. Mereka berhasil menembus seleksi yang memiliki tingkat kesulitan yang tidak main-main.

Kepala MAN 1 Sumedang, Abdul Haris, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa ini. Ia mengapresiasi kerja keras dan dedikasi tinggi para peserta didik serta dukungan penuh dari para guru dalam mempersiapkan mereka menghadapi ujian seleksi ini.

“Keberhasilan 15 peserta didik kami dalam SPAN PTKIN adalah cermin dari komitmen mereka dalam mengejar cita-cita dan mewujudkan impian untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami sebagai sekolah turut berbangga atas pencapaian mereka dan berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi,” ujarnya pada Kamis (04/04/2024)

Lanjutnya, para peserta didik yang berhasil lolos SPAN PTKIN berasal dari berbagai jurusan dan latar belakang, menunjukkan keberagaman potensi dan bakat yang dimiliki oleh siswa-siswi MAN 1 Sumedang. Mereka siap untuk mengemban tugas baru dan menapaki langkah-langkah menuju masa depan yang cerah.

Selain itu, prestasi luar biasa ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MAN 1 Sumedang, tetapi juga bagi kabupaten Sumedang secara keseluruhan. Keberhasilan ini memberikan bukti nyata bahwa pendidikan di Sumedang mampu mencetak generasi penerus yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat nasional.

“Selamat dan sukses untuk 15 peserta didik MAN 1 Sumedang yang berhasil melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari perjalanan pendidikan yang gemilang dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Peserta didik tersebut adalah:

  1. NAHWA ELGHINA AFIFAH_XII IIK 2_UIN SGD BDG_Tasawuf dan Psikoterapi
  2. MUHAMMAD NAZRIL FALAH_XII IPS 1_ IAIN SYEKH NURDJATI Cirebon_Sejarah Peradaban Islam.
  3. Aisah Nur Latifah_XI IIK 2_UIN SGD BDG_Pendidikan Bahasa Arab
  4. FAUZIYYAH NUR SA’ADAH_XII IPA 2_UIN SGD BDG_PGPAUD
  5. DHIAUL AZKIYA_XII IPS 1_UIN SGD BANDUNG_HUKUM EKONOMI SYARIAH
  6. WIDIASARI_XII IPS 1_UIN SGD BDG_Hukum Pidana Islam
  7. CHITRA GUSTIANI SALSABILA_XII IIK 1_UIN SGD BDG_Pendidikan Agama Islam
  8. M FAIK RAMDHANI _ XII IIK1_UIN SGD BDG_Ilmu Al-Qur’an Tafsir
  9. EKA ANJANI NURALIAH_XII IIK 1_IAIN SYEKH NURJATI CIREBON_Sejarah peradaban Islam
  10. WULAN ANINDA FAUZIAH_XII IIK 1_ UIN SGD BANDUNG_SEJARAH PERADABAN ISLAM
  11. Aisyatul masyhuroh_XII IIK 1_ UINSU _PENDIDIKAN BAHASA ARAB
  12. YUSFIA AZZAHRA_XII MIPA 2_IAIN SYEKH CIREBON_Tadris biologi
  13. RESNA AYU SUCI_IAIN SYEKH NURJATI CIREBON _INFORMATIKA
  14. Syahla Mutiara Latifah_IAIN SYEKH NURJATI CIREBON_HUKUM EKONOMI SYARIAH
  15. MOEHAMMAD HILMI MAULIDAN _XII IIK 2_UIN SGD BANDUNG_STUDI AGAMA AGAM. (*)

Kemenag Purwakarta Ajak Masyarakat Salurkan Zakatnya ke Baznas

0
H. Hanif Hanafi, Kepala Kemenag Purwakarta

PURWAKARTA (aswajanews.id) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta menghadiri kegiatan pembayaran zakat fitrah bagi PJ. Bupati, Kepala Perangkat Daerah serta camat se-Kabupaten Purwakarta. Kegiatan yang di gagas oleh Baznas Kabupaten Purwakarta ini dilaksanakan di Pendopo Pemda Purwakarta pada Rabu (03/04/2024). Dalam kegiatan ini turut hadir juga unsur Forkompimda, Sekretaris Daerah, Staff Ahli, Assisten Daerah, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Adapun yang menjadi tujuan dilaksakannya kegiatan ini ialah untuk membantu, mempermudah para perangkat daerah dalam menyalurkan zakat fitrahnya. Sesuai dengan yang disampaikan Rika, Ketua Baznas Kabupaten Purwakarta yang juga menjelaskan bahwasannya kegiatan ini juga merupakan intruksi dan turunan dari Baznas RI yang mana sebelumnya telah dilaksanakan di Istana Presiden, menyusul di tingkat provinsi dan saat ini dilaksanakan tingkat kabupaten.

“Kegiatan ini merupakan intruksi turunan, sebelumnya kan sudah dilaksanakan di Istana Presiden oleh Baznas RI diikuti oleh Presiden dan para Menteri. Kemarin juga sudah dilaksanakan di Gedung Sate untuk tingkat Provinsi. Nah saat ini waktunya Baznas Kabupaten Purwakarta untuk menghimpun zakat fitrah para perangkat daerah di tingkat Kabupaten Purwakarta,” ungkap Rika dalam sambutannya.

Rika juga menjelaskan bahwa pentingnya penyaluran zakat fitrah maupun zakat mal ataupun zakat profesi melalui Baznas bertujuan untuk kemaslahatan umat. Adapun pengelolaan dana zakat itu seperti: Bantuan bencana, santunan yatim piatu dan Dhuafa, Beasiswa pendidikan, Pengelolaan Stunting dan banyak lagi program lainnya. Rika juga mengapresiasi Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta yang setiap bulannya telah rutin memberikan zakat profesinya tambah lagi setiap tahun juga Kemenag Purwakarta 100% dari ASN nya menyalurkan zakatnya ke Baznas Purwakarta.

Merespon hal tersebut H. Hanif Hanafi, Kepala Kantor Kemenag Purwakarta berharap agar sinergitas Kemenag dengan Baznas tetap terjalin dengan baik dalam kemaslahatan umat di Purwakarta. H. Hanfi juga berharap kedepannya agar lebih banyak lagi masyarakat yang bisa menyalurkan zakatnya melalui Baznas kedepannya.

“Semoga sinergitasnya tetap terjalin baik, kedepannya juga harapannya ASN di Purwakarta dan masyarakat umum bisa lebih banyak lagi yang menyalurkan zakatnya ke Baznas Purwakarta. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk menanggulangi permasalahan-permasalahan yang ada di Kabupaten Purwakarta seperti bencana, pendidikan, kemiskinan, stunting dan banyak lagi lainnya,” respon H. Hanif. (Kontributor: Lucky Andriansyah)

Editor : Elisa Nurasri

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts