Google search engine
Beranda blog Halaman 164

Pemkab Karawang Gelar Shalat Idul Adha 1445 H di Lapangan Karangpawitan

0
Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1445H/2024 M di Lapangan Karang Pawitan, Senin (17/6/2024)

KARAWANG (aswajanews.id) – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang gelar Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1445H/2024 M bertempat di Lapangan Karang Pawitan, Senin (17/6/2024). Hadir secara langsung Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, Ketua Tim Penggerak PKK Karawang Hj. Vida Aep Syaepuloh, Forkopimda Karawang, Kepala OPD, BUMD, perwakilan instansi vertikal, dan masyarakat Karawang.

Dalam sambutannya Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengajak, seluruh elemen masyarakat di momentum Idul Adha ini untuk merenungi makna sesungguhnya dari pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang begitu luas dan indah untuk menjadi cerminan bersama dalam menjalani kehidupan. Seperti bagaimana keteguhan mampu menjadi pilar kekuatan dalam agama, keikhlasan dan ketulusan merupakan kunci dari segala kebaikan.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1445H/2024 M di Lapangan Karang Pawitan, Senin (17/6/2024)

“Mari jadikan hari yang fitrah ini sebagai cerminan kita dalam membangun Kabupaten Karawang dengan penuh kecintaan dan ketaqwaan, bahwa apa yang kita mulai harus kita selesaikan, apa yang kita pilih harus menjadi pedoman, dan apa yang kita kerjakan seluruhnya adalah untuk masyarakat Kabupaten Karawang,” ucap Bupati.

Lebih lanjut Bupati menyatakan, pada Idul Adha tahun ini Pemda Kabupaten Karawang bersama BUMD, BUMN, dan perusahaan telah menyalurkan 18 ekor sapi dan 28 ekor kambing serta telah disebarkan kepada masyarakat.

Pemda Kabupaten Karawang terus berkomitmen untuk memastikan kesehatan seluruh hewan kurban dengan membentuk Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang bekerjasama dengan MUI Karawang.

“Kami menugaskan l, 244 orang untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan hewan yang dijual untuk keperluan hari raya Idul Adha, agar hewan kurban sesuai dengan Syariat Islam,” kata bupati.

Selain itu dalam kesempatan yang sama Bupati Aep menyampaikan, bahwa pada tahun ini juga Pemda Kabupaten Karawang telah meberangkatkan 2.052 jemaah haji ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Ketua DPC FKDT Brebes Dampingi Subdit MDT Kemenag RI Monev Bantuan Media Pembelajaran di Madin

0
Monitoring dan evaluasi (Monev) di Madin penerima bantuan media pembelajaran di desa Limbangan Kec Losari Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kab Brebes, Akhmad Sururi bersama Staf PD Pontren Kemenag Kab Brebes, Akhmad Musyafa mendampingi Subdit MDT Kemenag RI melakukan monitoring dan evaluasi di Madin penerima bantuan media pembelajaran. Madrasah Diniyah (Madin) tersebut terletak di desa Limbangan Kec Losari Kab Brebes.

“Monitoring dan evaluasi menjadi tugas bagi kami untuk mengetahui apakah bantuan sudah sampai dan sudah digunakan? Al hamdulillah di Madin ini sudah menggunakan media pembelajaran berbasis multimedia. Beberapa perangkat multimedia bisa digunakan untuk pembelajaran beberapa mata pelajaran di MDT,” kata Bu Uji Hidayati selaku Subdit Pelaksana MDT Kemenag RI saat Monev di MDT Yanabiul Hikmah desa Limbangan Kec Losari Kab Brebes. Monev tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 14 Juni 2024.

Monitoring dan evaluasi (Monev) di Madin penerima bantuan media pembelajaran di desa Limbangan Kec Losari Kab Brebes

Dihadapan Pengurus, Kepala MDT Yanabiul Hikmah dan Ketua FKDT Kab Brebes, Bu Uji menyampaikan seiring dengan perkembangan teknologi, maka pembelajaran MDT juga harus ada inovasi sehingga akan semakin menarik untuk peserta didik. Kementerian Agama hadir untuk memberikan bantuan media pembelajaran untuk beberapa MDT di Indonesia.   Belum bisa semua karena terbatasnya anggaran, untuk Kab Brebes hanya satu titik.

Dalam kesempatan tersebut, Kyai Taufik selaku pimpinan Yayasan Yanabiul Hikmah memaparkan bahwa Madin yang dikelola dengan model terintegrasi dengan MI. “Jadi anak di Madin ini pagi sekolah di MI sorenya di Madin dengan tempat yang sama. Kami berusaha untuk berinovasi terkait dengan pembelajaran, termasuk dengan adanya bantuan media pembelajaran ini sangat membantu kami untuk pembelajaran di MDT,” kata adik kandung Pejabat Kemenag RI.

“Bantuan seperangkat media pembelajaran yang meliputi, laptop, proyektor, layar LCD dan PC sungguh sangat bermanfaat untuk Madin kami. Termasuk untuk penggarapan emis Madin bisa lebih cepat.  Kami menghaturkan terima kasih kepada Kemenag RI yang telah memberikan bantuan tersebut kepada Madin kami,” imbuh Kyai Taufik yang menjadi dosen salah satu perguruan tinggi di Cirebon.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC FKDT Kab Brebes, Akhmad Sururi menginformasikan bahwa saat sekarang di Kab Brebes untuk ijazah MDTA sudah mendapatkan apresiasi menjadi nilai poin dalam PPDB di SMP Negeri. ” Ketentuan ini sudah menjadi amanat SK Dindikpora Brebes. Al hamdulillah sudah berlaku, dua tahun, secara bertahap beberapa kecamatan sudah memberlakukan. Semoga hal ini akan semakin menambah semangat kita untuk berkhidmat kepada Madin,” kata Akhmad Sururi. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Mencuat … Tiga Parpol Sokong Dikdik

0
Koalisi Cimahi Bersatu mengusung H Dikdik S Nugrahawan

CIMAHI (aswajanews.id) – Konstelasi politik di Kota Cimahi jelang pilkada 27 November mendatang makin terkuak. Wacana wacana deklarasi pun perlahan tapi pasti kian mengkerucut berlabuh kepada salah satu figur akhirnya.

Tepatnya, Minggu (16/6) di Pandiga Educreation Sport, Jln Sirnarasa No 11 Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jabar, dibawah slogan “Koalisi Cimahi Bersatu” ketiga partai Koalisi, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bermanuver secara final mengusung H Dikdik S Nugrahawan untuk maju dalam kontestasi Pilkada Kota Cimahi mendatang 2024-2029.

Ikut terlibat dalam prosesi deklarasi akbar dan penandatangan komitmen, diantaranya para ketua partai yang meliputi: Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC Partai Demokrat) H Agung Budi Santoso, Ketua Dewan Pimpinan daerah Partai Nasdem H. Enang Sahri Lukmansyah dan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Agus Solihin.

Kepada sejumlah media dalam siaran pers, Agung Budi menuturkan bahwa apa yang kami lakukan hari adalah bagian dari menjawab keinginan masyarakat kota Cimahi. Mereka menginginkan calon yang diusung adalah sosok yang tidak asing lagi dan dianggap layak masuk kriteria dan memiliki track record yang mumpuni.

“Setelah melalui sebuah perjalanan yang panjang serta tanpa mengedepankan idealisme masing-masing, kami koalisi Cimahi bersatu, bersepakat dan berkomitmen menentukan pilihan yang sama. Hal itu tentu semata didasari melanjutkan perjuangan dan keinginan masyarakat. Agar kota Cimahi yang begitu multikompleks dengan permasalahannya dapat dinakodai oleh seorang figur yang tepat,” tegas Enang Sahri saat konferensi pers kepada sejumlah media yang hadir.

Deklarasi Koalisi Cimahi Bersatu

Begitu pun Agus Solihin dinamika perpolitikan dan deklarasi hari ini adalah momentum bersejarah bahwa ketiga parpol membuka diri dan menyamakan persepsi untuk membangun Kota Cimahi kedepan lewat figur pemimpin yang diharapkan serta memiliki trust dari warga masyarakatnya.

“Kami berharap dengan mencuatnya sosok yang kami gaungkan bisa memberikan dampak yang baik akhirnya bagi masyarakat kota Cimahi. Kepada sejumlah parpol lain yang mau bergabung kami sangat terbuka untuk memperjuang sosok yang kita inginkan bersama sebagaimana dalam deklarasi hari ini,” pungkasnya. (Sinto)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Sahrul Gunawan Support Industri Lokal

0
H. Sahrul Gunawan, S.E., M.Ag., Wakil Bupati Bandung

BANDUNG (aswajanews.id) – Pembangunan di Kabupaten Bandung sangat membutuhkan peran dunia usaha. Sektor industri memegang peranan sangat penting dalam peningkatan pembangunan ekonomi suatu daerah. Disamping mampu meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja bagi warga sekitar dan mengurangi pengangguran. Demikian dikatakan Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan pada acara syukuran pergantian manajemen PT Sinar Horizon Plastik yang berlokasi di Jln Raya Majalaya-Cicalengka, No. 189 Cicalengka Kab Bandung, Minggu (16/6/2024).

H. Sahrul Gunawan, S.E., M.Ag., Wakil Bupati Bandung

PT Sinar Horizon Plastik adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur dengan produksi karung plastik. Target marketnya adalah para petani dan kalangan bawah selain mendukung produksi untuk perusahan-perusahaan besar.

Dikatakan Sahrul, pergantian manajemen saat ini dengan wajah-wajah baru diharapkan akan memberi dampak positif terhadap perekonomian di Kabupaten Bandung. “Dengan berdirinya perusahaan ini dapat menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat lokal. Ini membantu mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Ia berharap dapat tercipta iklim usaha yang baik, bersinergi dengan masyarakat dan memperhatikan dampak lingkungan dari produksi yang dihasilkan.

Syukuran pergantian manajemen PT Sinar Horizon Plastik dihadiri Direktur Intelkam Polda Jabar, Kombes Pol Asep Nalaludin, SIK, MSi., Komisaris dan jajaran direksi, Forkopimcam Cicalengka, Kapolsek Cicalengka, Danramil Cicalengka, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pemerintahan desa dan seluruh karyawan.

Pada kesempatan itu juga diberikan santuan kepada puluhan Yatim Piatu Yayasan Anak Yatim Titipan Illahi Banjaran Kab Bandung. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

PD DMI Brebes bersama Baznas Akan Bentuk UPZ Masjid Jami se-Kab Brebes

0
Akhmad Sururi Sekretaris PD DMI Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – “Menjadi pelayan masjid sesungguhnya menjadi pekerjaan yang mulia. Dewan Masjid Indonesia (DMI) hadir untuk memberikan pelayanan kepada seluruh takmir masjid. Oleh karena itu DMI Brebes menaungi seluruh masjid di Brebes mulai masjid Agung Brebes, masjid besar di masing masing kecamatan, masjid jami di desa dan mushola di tingkat RW atau RT. Itu semua menjadi lahan kami untuk memberikan pelayanan kepada mereka,” kata Akhmad Sururi selaku Sekretaris PD DMI Kab Brebes saat ditemui di kantor DPC FKDT Jl Yos Sudarso Brebes, Ahad 16 Juni 2024.

Akhmad Sururi Sekretaris PD DMI Kab Brebes

“Adapun bentuk pelayanan kami yang diberikan kepada mereka antara lain memberikan edukasi dan pencerahan tentang pengelolaan tempat ibadah, mulai dari aspek manajerial, pemeliharaan dan kegiatan untuk meramaikan (imarah) tempat ibadah. Lebih dari itu beberapa kerja sama dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah nanti akan melibatkan pengurus masjid untuk pelaksanaannya. Termasuk yang sudah kita rencanakan adalah kerjasama dengan BAZNAS Kab Brebes untuk pembentukan UPZ (Unit Pemungut Zakat) di masjid jami tingkat desa,” lanjut alumni Lirboyo Kediri.

Menurut Akhmad Sururi, masih banyak masjid di desa desa yang mengatasnamakan asnaf amil dalam pemungutan zakat terutama zakat fitrah. Sementara menurut standar ilmu Fiqih, status amil harus mendapatkan mandat dari Imam (pemerintah). Lebih dari itu dalam UU Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat disebutkan bahwa sebagai lembaga amil zakat harus mendapatkan izin dari menteri atau pejabat yang ditunjuk oleh menteri dalam hal ini adalah Baznas tingkat Kabupaten Brebes. “Oleh karena itu kedepan setiap masjid jami nanti ada pengurus UPZ,” ujar Sururi.

“Beberapa pertemuan pengurus DMI Kab Brebes bersama dengan Baznas Brebes sudah merencanakan kegiatan sosialisasi pembentukan UPZ Kecamatan sampai dengan desa. Kita akan melibatkan penyuluh KUA, Kasi Kesos Kecamatan, Ormas Keagamaan NU dan Muhammadiyah serta FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) tingkat Kecamatan. Sudah kita rembug dengan Baznas Brebes beberapa hari yang lalu tinggal menentukan jadwal kegiatan dan tempat di beberapa titik wilayah Brebes,” sambung Akhmad Sururi.

Sururi menuturkan, pada saat pertemuan dengan Baznas, Hj Aqilatul Munawaroh selaku perwakilan BAZNAS Kab Brebes menyambut dengan positif rencana sinergisitas DMI dan Baznas dan selama ini yang ditunggu tunggu. Pembentukan UPZ Kecamatan dan UPZ Masjid menjadi bagian dari sinergi sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang diselenggarakan oleh PW DMI Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu.

“Insya Alloh besok Selasa, 18 Juni kami akan mengadakan pertemuan dengan menghadirkan Dewan Pakar, Ketua Bidang dan Sekretaris untuk merumuskan program lima tahun kedepan. Dalam pertemuan tersebut salah satunya kita akan menghadirkan pimpinan Baznas untuk mempresentasikan formula sinergisitas Baznas dan DMI Brebes. Beberapa anggota Dewan Pakar dan Ketua Bidang bersama sekretaris sudah menyanggupi hadir dalam pertemuan besok Selasa. Al hamdulillah mereka memiliki semangat yang tinggi untuk berkhidmat kepada masjid melalui DMI,” pungkas Sekretaris PD DMI yang juga menjadi Ketua DPC FKDT Kab Brebes. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

SMP Negeri 8 Cimahi Melepas Putra-Putri Terbaiknya

0
Pelepasan kelas IX SMPN 8 Kota Cimahi tahun ajaran 2023-2024

CIMAHI (aswajanews.id) – Seiring dengan berjalannya waktu, tak begitu terasa anak-anak dari kelas IX SMPN 8 Kota Cimahi tahun ajaran 2023-2024 harus membuka petualangan baru dimasa depan. Tepatnya, Sabtu (15/6) para siswa-siswi yang berjumlah 384 tersebut harus mendapat tempat yang istimewa serta sebuah penghargaan khusus, berupa pengalungan medali oleh   para guru dalam sebuah kemasan acara “perpisahan dan pelepasan”, di halaman tengah sekolah, Jln Kihapit Barat No 320, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi.

Lumrahnya acara mengakhiri pencapaian masa belajar selama tiga tahun itu. Sungguh luar biasa, ketika kita mengikuti rangkaian acara demi acara. Ada rasa haru dan bangga, baik oleh para tenaga pengajar maupun orang tua yang hadir.

Pelepasan kelas IX SMPN 8 Kota Cimahi tahun ajaran 2023-2024

Ketika menyaksikkan atraksi tarian awal, pertengahan hingga penutup maupun berita prestasi yang diraih selama masa belajar mereka.

“Hari ini merupakan Panggung terakhir. Dimana anak-anak telah mencapai rangkaian pendidikan dan meraih titik finish serta dinyatakan lulus setelah lama berkolaborasi dengan para tenaga pengajar mereka. Ini menjadi sebuah babak penting untuk sebuah masa depan mereka,” ungkap Kepala sekolah Dra. Hj. Endang Widyastuti dalam kesempatan akhirnya di atas panggung bersama anak-anak yang dinyatakan lulus seratus persen itu.

“Selama tiga tahun, kami mendapatkan amanah mendidik kalian. Yang tentunya, kami telah mendidik mereka dengan hati. Dibalik itu, kami berharap anak anak yang dinyatakan lulus hari ini memiliki kompetensi yang bagus, serta memiliki ahlak dan perilaku yang baik di kemudian hari,” timpalnya lagi, sambil tersenyum menatap anak didiknya.

Diakui Endang sapaan akrabnya bahwa berkat mereka yang hari ini kita wisudakan, sekolah telah menoreh banyak prestasi. Anak-anak kerap tampil diberbagai event dan juara berkali kali, seperti paskibra dan paduan suara serta sekarang menjadi sekolah penggerak kesehatan bersama kementrian kesehatan dan nutrilion Internasional.

Sebuah prestasi yang menggembirakan bahwa sekolah yang berlokasi di wilayah Selatan Kota Cimahi ini berhasil mewisudakan lulusan tahun 2023-2024 secara seratus persen. Peserta yang dinyatakaan lulus berasal dari 10 rombel.

Kepala sekolah, Endang di sela-sela penutupan sambutannya menuturkan, kami akan menyerahkan anak-anak yang sudah 3 tahun ini kembali ke orangtua untuk nantinya orangtua membimbing untuk sukses ke depan.

“Untuk itu, tetaplah menjaga kondite, nama baik sekolah,” tambah ketua Komite Drs. Dadan Sukarna di sela-sela moment tersebut.

“Alhmadulilah, pencapaian anak anak didik kita, tidak terlepas dari peran serta kerjasama semua pihak. Preastasi yang diraih tentu tidak kalah dengan sekolah-sekolah lainnya di Kota Cimahi,” ujar ketua komite.

Teruslah menggapai cita-cita sehingga membanggakan kedua orangtua maupun pihak sekolah bersama ikut melepaskan para siswa, Pengawas, Para Guru, Komite maupun perwakilan orang tua. (Sinto)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Paskibra MAN 2 Kota Bandung Mengikuti Perlombaan Tingkat Provinsi

0
Paskibra MAN 2 Kota Bandung mengikuti ajang perlombaan bergengsi di GOR Saparua Kota Bandung

BANDUNG (aswajanews.id) – Paskibra merupakan singkatan dari pasukan pengibar Bendera. Pada keputusan Menteri Pendidikan dan kebudayaan No.0416/1984 yaitu tentang Pendidikan Pendahuluan Bela Negara yang diselenggarakan di sekolah.

Kegiatan ini merupakan salah satu ekstrakulikuler yang ada di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bandung yang mengajarkan untuk membentuk nilai-nilai penting dalam diri. Seperti kedisiplinan dan mereka diajarkan untuk mengatur waktu dengan baik dan bekerjasama bersama tim.

Paskibra MAN 2 Kota Bandung beralamat di Jl. Raya Cipadung No.57, Cipadung, Kec. Cibiru Bandung memiliki prestasi luar biasa. Kali ini masuk sebagai Top 40 Grand Finalis se-Jawa Barat. Pada ajang kompetisi perlombaan yang diadakan Polrestabes Bandung dalam rangka HUT Bhayangkara ke-78 tahun 2024, bertempat di Gelanggang Olahraga (GOR) Saparua Kota Bandung, Sabtu (15/6/2024).

Paskibra MAN 2 Kota Bandung mengikuti ajang perlombaan bergengsi di GOR Saparua Kota Bandung

Paskibra MAN2 mengirimkan pasukan dengan 16 anggota dan 1 Danton atau pemimpin pasukan. Mereka terdiri dari siswa kelas 10 (4 orang), dan sebagian lagi siswa kelas 11 yang siap berlaga di ajang bergengsi tingkat Provinsi Jawa Barat.

Abil sebagai danton mengatakan, bahwa untuk mengikuti perlombaan tersebut Paskibra MAN 2 Kota Bandung sudah berlatih jauh-jauh hari sebelumnya. Menurutnya, usaha dengan semangatnya membuat tim tetap harus tangguh untuk mengahadapi perlombaan supaya hasilnya memuaskan dan membangakan.

“Selama ini tidak ada hambatan maupun kesulitan meraka sangat menikmati persiapan perlombaan ini yang diselenggarakan di GOR Saparua Kota Bandung,” ujarnya.

Nanang Herdiana sebagai Pembina, Pelatih Syarief Hidayat, Pelatih Muda Tiffana Rijal Abdul Ghani, kang Aditdan Naulita dihadiri pula Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Kesiswaan Fatimah Azzhra, berharap Paskibra MAN 2 Kota Bandung semoga kedepanya lebih baik, lebih maju dan berkualitas membawa nama baik di kota bandung maupun di luar bandung dan berharap sebagai anggota paskibra dan bisa meraih juara pertama. (Bambang K/Anas)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Gercep PD DMI Brebes Menuju Pergerakan Masjid Bermanfaat untuk Umat

0
Oleh : Akhmad Sururi (Sekretaris PD DMI Kab Brebes)
Oleh : Akhmad Sururi (Sekretaris PD DMI Kab Brebes)

Pasca Musda PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Brebes yang dilaksanakan pada hari Rabu, 5 Juni 2024 di aula KPT Kab Brebes, pergerakan Pengurus melakukan langkah percepatan untuk menjalin komunikasi dengan Baznas Brebes. Hal tersebut karena menjadi amanat Rakor PW DMI Jawa Tengah bersama dengan Baznas agar segera menjalin sinergitas untuk pembentukan UPZ di tingkat masjid besar (kecamatan) dan masjid Jami (desa). Pergerakan yang cepat atau disebut dengan “Gercep” dengan didukung oleh beberapa aktivis organisasi dan pejabat serta profesional yang memiliki kepedulian terhadap masjid.

Sebagai ormas Islam yang bersifat independen, inklusif, moderat, intelektual, kolektif kolegial dan kemitraan, eksistensi DMI di Brebes memilki peluang untuk berkembang besar dan masif. Secara struktural hirarkis dari pusat  sampai dengan tingkat provinsi (PW DMI) menjadi kekuatan di tingkat Kabupaten Brebes untuk bergerak dengan cepat.

Langkah percepatan ini juga karena beberapa tahun belakangan PD DMI Brebes dengan kesibukan sebagian pengurus akhir kurang berjalan optimal. Hal tersebut diakui oleh Ketua PD DMI Brebes masa khidmat 2018 – 2023 (H. Musyaffa, Lc) saat memberikan sambutan dihadapkan kepengurusan yang baru. Lebih dari itu karena menjaga etika dan menghormati nilai sakralnya masjid sebagai tempat ibadah dirinya yang kebetulan sebagai Sekretaris DPC PKB lebih memilih untuk banyak mewakilkan untuk kegiatan DMI. Namun demikian Beliau akan tetap memberikan support dan menjadi bagian dari DMI sebagai bentuk khidmat kepada kepentingan agama Islam.

Sebagai kepengurusan baru yang dipimpin oleh Kyai Imam Dardiri sebagai Ketua dan H Bahrul Ulum selaku wakil ketua memiliki semangat yang baru sekalipun Beliai berdua juga menjadi bagian dari pengurus lama. Semangat baru yang berkelanjutan sebagai bagian dari sustainable lembaga DMI dengan inovasi dan kreativitas serta melaksanakan program yang bersifat struktural. Lebih dari itu jajaran dewan harian dan beberapa ketua bidanng yang ditempati oleh orang orang yang berkompeten menjadi energi untuk menggerakkan masjid di Brebes untuk lebih makmur dan masyarakat sekitarnya juga dimakmurkan oleh masjid.

Oleh karena itu beberapa pertemuan secara maraton dilakukan setelah Musda untuk persiapan pembentukan PC DMI dan UPZ ditingkat Kecamatan menjadi langkah cepat PD DMI masa khidmat 2024 – 2029. Pembentukan PC DMI melalui mekanisme Muscab menjadi keberlanjutan program periode yang lalu, karena baru PC DMI Kecamatan Bantarkawung yang terbentuk. Pada tahun ini akan dilaksanakan secara serempak Muscab PC DMI Kecamatan dan pembentukan UPZ masjid kecamatan dan masjid Jami.

Gerakan percepatan ini sangat penting mengingat keberadaan masjid dari aspek idaroh (manajemen), ri’ayah (pembangunan dan pemeliharaan) dan imarah (pemuliaan dan pemakmuran) perlu mendapatkan sentuhan pencerahan. Sehingga masjid tidak hanya berhenti pada aspek ritual ibadah, akan tetapi akan berkembang fungsinya dengan jargon DMI,” Memakmurkan masjid dan dimakmurkan oleh masjid. Selama ini mayoritas pengurus masjid di desa desa lebih terkonsentrasi pada aspek fisik pembangunan sarana dan prasarana, sementara penguatan kepengurusan dalam bentuk menjerial dan   imarah kadang kurang mendapatkan perhatian.

Kehadiran kepengurusan baru sangat diharapkan akan memberikan warna pergerakan masjid di Brebes. Pergerakan yang bermanfaat untuk umat tentu menjadi harapan kita bersama. Oleh karena itu beberapa diskusi untuk merancang program menjadi start pergerakan untuk mewujudkan masjid Brebes yang hebat dan bermanfaat. Melalui tangan yang kreatif dan inovatif dengan wawasan keagamaan dan kebangsaan akan bisa mendorong para pengurus masjid di wilayah Brebes menjadi lebih berdaya dengan aksi nyata membawa kemajuan untuk masjid.

Formasi kepengurusan PD DMI Brebes dengan ragam profesi dan aktivis organisasi akan menjadi kekuatan utama untuk menggerakkan gerbong DMI Brebes. Lebih dari itu tentu sinergitas dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah di Brebes merupakan langkah positif yang membawa manfaat untuk umat. Sinergisitas ini telah dilaksanakan oleh PP DMI dan PW DMI Jawa Tengah. Dengan demikian eksistensi masjid di Brebes secara bertahap menjadi pusat peradaban yang menjadi masyarakat damai dan sejahtera. Hal ini akan sejalan dengan tujuan DMI yaitu menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, tarbiyah, ukhuwah dan muamalah yang berlandaskan ketakwaan menuju terbentuknya Khoirul umanah, rahmatan lil alamin dalam mewujudkan cita cita bangsa. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pj Bupati: PDAM sebagai Sumber PAD dan Pendukung Program Pemda

0
Jajaran Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Jawa Barat

SUMEDANG (aswajanews.id) – Penjabat Bupati Sumedang mengingatkan bahwa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), bukan hanya sebagai sumber pendapatan daerah, tetapi juga berperan sebagai pelayan publik dan pendukung program Pemerintah Daerah.

“Saya sampaikan kepada para Direktur PDAM se-Jawa Barat bahwa eksistensi PDAM tidak hanya mencari keuntungan, tapi juga bagian dari pelayan publik dan sosial,” kata Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli di hadapan jajaran Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Jawa Barat di Gedung Negara, Kamis (13/6/2024).

Jajaran Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Jawa Barat

Pj. Bupati Yudia Ramli yang juga merangkap Direktur BUMD, BLUD dan BMD Kemendagri mengatakan, dengan menjalankan peran tersebut, kebermanfaatan dan eksistensi PDAM akan semakin dirasakan oleh masyarakat.

Ia menyebutkan, secara umum manajemen PDAM di Jawa Barat sudah sangat baik, namun demikian, eksistensi kebermanfaatan PDAM di setiap daerah mempunyai ciri dan kekhasannya masing-masing.

“Saya kasih contoh di PDAM Tirta Medal kita sudah berkontribusi ikut membantu sanitasi air bersih dan menghapus kemiskinan. Itu tadi saya sampaikan kepada para Dirut PDAM se-Jawa Barat agar ini menjadi pembelajaran bagi PDAM lainnya,” ungkap Yudia usai pertemuan.

Sementara itu, Ketua DPD Perpamsi Jabar Budi Karyawan menjelaskan, dalam agenda silaturahmi tersebut dibahas program kerja Perpamsi dan isu-isu aktual yang dihadapi PDAM saat ini.

Lebih lanjut, kata Budi, dalam waktu dekat pihaknya juga akan turut serta dalam Pekan Olahraga Antar Perusahaan Air Minum Nasional (Porpamnas) ke-8 yang akan dilaksanakan di Kota Makasar pada Agustus mendatang.

“Kami mohon dukungannya, sekaligus melaporkan kepada Pj. Bupati yang juga Direktur BUMD terkait persiapan Porpamnas yang menjadi hal utama kesiapan kami,” pungkasnya. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kepemimpinan Baru HIMASAL dan LIM Brebes Menuju Penguatan Organisasi

0
Oleh : Akhmad Sururi (Alumni PP Lirboyo Angkatan tahun 2000)

Perhelatan Muscab HIMASAL dan LIM Brebes telah selesai dengan memilih jajaran pengurus baru untuk masa khidmat 2024 – 2029.  Sesuatu yang baru tentu memiliki semangat yang baru dalam berkhidmat untuk Pondok Pesantren Lirboyo. Oleh karena itu lokomotif baru yang membawa gerbong alumni Lirboyo untuk lima tahun kedepan diharapkan melangkah dengan progresif, inovatif, kreatif dengan senantiasa mengedepankan etika dalam berorganisasi.

Melalui lokomotif baru di bawah barisan usia yang relatif banyak diisi oleh personil alumni muda akan memunculkan ide dan gagasan kreatif untuk membawa kebesaran HIMASAL dan LIM. Tanpa gagasan dan ide yang kreatif serta inovatif sebuah lembaga akan berjalan stagnan. Sementara kita dihadapkan dengan perkembangan masyarakat dengan sekian dinamikanya yang membutuhkan sentuhan dari komunitas alumni (tokoh agama) untuk hadir memberikan pencerahan keagamaan.

Untuk mengusung kebesaran HIMASAL dan LIM tentu dibutuhkan penguatan struktural dengan keterlibatan pengurus yang memiliki kompetensi dan dedikasi yang bisa diandalkan. Parameter kompetensi dalam berorganisasi tentu tidak bisa dilihat dari pemikiran yang bersifat subyektif. Sekalipun tidak ada uji kompetensi sebagai pengurus namun setidaknya melalui latarbelakang profesi yang sedang dijalani menjadi salah satu pertimbangan. Lebih dari itu komitmen berkhidmat juga menjadi salah satu penilaian berikutnya.

Oleh karena itu kepemimpinan baru yang mengakomodir beragam potensi alumni akan menjadi langkah penguatan HIMASAL dan LIM untuk periode masa khidmat 2024 – 2029. Penguatan untuk kebesaran HIMASAL menjadi variabel yang sangat penting dalam rangka mewujudkan organisasi yang berdaya. Ini artinya besar dalam arti sebuah kuantitas harus diimbangi dengan nilai kekuatan yang menjadikan organisasi maju dan berjalan sesuai dengan visi dan misi  organisasi.

Dengan memahami  visi dan misi organisasi dan dawuh para  Dzuriyah Pondok Pesantren Lirboyo menjadi kekuatan untuk berkhidmat. Tanpa hal tersebut maka berorganisasi hanya akan memunculkan oligarki yang berujung kepada munculnya beberapa polarisasi yang kurang sehat untuk perkembangan organisasi. Ini mesti harus kita hindari jauh mengingat dawuh Al Maghfurlah KH Abdul Aziz Mansur, “Santri yen mulih nang umah dadio paku”, yang artinya “Santri kalau sudah pulang kerumah (alumni) jadilah seperti paku. Fungsi paku itu menyambungkan dan memperkuat antara kayu yang satu dengan yang lainnya.

Maka sesungguhnya ketika dawuh Mbah Yai Aziz disambungkan dengan dawuh Mbah Yai Anwar, “sing penting kumpul, masio kumpul tok mesti ana barokahe. Persambungan dua dawuh ini memiliki makna yang sangat dalam. Bahwa “kumpul” itu menjadi media penguat dalam organisasi. Kumpul jasad dan ruh dalam balutan ideologi dan organisasi yang sama tentu sangat membawa makna.

Dalam konteks kehidupan bermasyarakat memilki makna, alumni dalam kiprahnya menjadi pemersatu umat. Lebih dari itu alumni memiliki kompetensi komunikasi dengan beberapa pihak untuk mewujudkan kemajuan dan kemaslahatan umat. Oleh karena itu kecerdasan komunikasi menjadi prasyarat untuk menyambungkan beberapa pihak dalam kehidupan bermasyarakat.

Hadirinya kepengurusan baru baik di HIMASAL atau LIM diharapkan memilki kecerdasan komunikasi sebagai modal untuk berkembangnya sebuah organisasi. Namun demikian lebih dari hal tersebut wawasan pemikiran yang bersifat akomodatif itu juga dibutuhkan. Sehingga kedepan HIMASAL menjadi rumah besar dengan kekuatan yang kokoh dan untuk berteduh semua alumni serta komunitas Pesantren dalam rangka mewujudkan peradaban umat. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri Lantik Wakajati dan 16 Pejabat Esellon III

0
Kajati Jabar Katarina Endang Sarwestri

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kamis, 13 Juni 2024 bertempat di Aula R. Soeprapto Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, telah dilaksanakan acara pelantikan dan serahterima jabatan pejabat eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Pelantikan dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Katarina Endang Sarwestri, SH., MH. dan turut dihadiri Para Asisten, Kabag TU dan para Koordinator.

Adapun Pejabat yang dilantik antara lain :

  1. I Dewa Gede Wirajana, SH., MH. yang dilantik menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
  2. Eko Adhyaksono, SH., MH. yang dilantik menjadi Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
  3. Dwi Agus Arfianto, SH., MH. yang dilantik menjadi Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
  4. Yuli Wibowo, SH. yang dilantik menjadi Asisten Pidana Militer pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
  5. Irfan Wibowo, SH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung
  6. Muhamad Hamdan S, SH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon
  7. Meilinda, SH., MH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor
  8. Dr. Martha Parulina Berliana, SH., MH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta
  9. Imran Yusuf, SH., MH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi
  10. Donny Haryono Setyawan, SH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung
  11. Dr. Irwanuddin Tadjuddin, SH., MH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor
  12. Raden Sudaryono, SH., MH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis
  13. Kamin, SH., MH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur
  14. Romiyasi, SH., MH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi
  15. Sri Haryanto, SH., MH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar
  16. Heru Widjatmiko, SH., MH. yang dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya
  17. Muslih SH., MH. yang dilantik menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Katarina Endang Sarwestri, SH., MH. Mengatakan bahwa kepada para Pejabat yang baru dilantik agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kejayaan institusi Kejaksaan dan ini merupakan sebuah kesempatan untuk dapat mendedikasikan diri secara sungguh-sungguh, sebagai ladang pengabdian demi terselenggara dan terpenuhinya kepentingan masyarakat, bangsa, dan Negara.

Pelantikan dan serahterima jabatan pejabat eselon III di Aula R. Soeprapto Kejati Jabar

Kajati juga menyampaikan bahwa sesuai arahan Bapak Jaksa Agung, Kejaksaan harus lebih Humanis karena sejatinya Kejaksaan adalah pelayan masyarakat yang harus melayani sepenuh hati. Selain itu dalam setiap menjalankan tugas harus menanamkan prinsip prinsip “satu dan tak terpisahkan”.

Kajati juga meminta kepada seluruh jajaran untuk memastikan terlaksananya pola penegakan hukum yang humanis serta proporsional dengan memperhatikan nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat dan menyeimbangkan dengan kemanfaatan dan kepastian hukum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.

Kajati menghimbau untuk mengoptimalkan peran Kejaksaan dalam mendukung dan mensukseskan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024. Selain itu Kajati juga dengan tegas mengingatkan agar menjaga netralitas, independensi, dan objektifitas personil kejaksaan di satker masing-masing dalam penyelenggaraan pilkada dan memperkuat peran sentral dalam sentra gakkumdu, sekaligus tingkatkan sinergi dengan unsur-unsur sentra gakkumdu, agar tercipta kesamaan pemahaman penerapan pasal dan pola penanganan perkara tindak pidana pemilihan, sehingga tercapai kualitas demokrasi yang bermutu.

Bahwa pelantikan dan serah terima jabatan pejabat eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : 121 tahun 2024 tanggal 21 mei 2024. *(Red/Nas)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Sekretaris MWCNU Wanasari : Pilihlah Sekolah Yang Menjaga Aqidah Anak Kita

0
Akhmad Sururi Sekretaris MWC NU Wanasari saat memberikan sambutan pada Pelepasan Siswa Kls VI MI Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan

BREBES (Aswajanews.id) – “Malam hari ini kita patut bersyukur karena bisa menyaksikan anak anak kita di MI Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan Kec Wanasari Kab Brebes mengakhiri pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar. Kita berbahagia khusus para orang tua peserta didik kelas 6 yang telah menyelesaikan ujian akhir. Namun demikian rasa syukur kita tidak cukup dengan sebatas ucapan “Al hamdulillah”. Syukur kita selanjutnya diwujudkan dengan memilih lembaga pendidikan yang bisa menyelamatkan aqidah untuk anak-anak. Ini sangat penting, mengingat keselamatan kita bukan hanya sebatas dunia, akan tetapi bagaimana kita bisa selamat dunia akhirat,” kata Akhmad Sururi selaku Sekretaris MWC NU Wanasari saat memberikan sambutan pada Pelepasan Siswa Kls VI MI Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan.

Di hadapan wali murid dan masyarakat Jagalempeni Selatan, Sururi mengajak semuanya untuk lebih memperhatikan pergaulan anak anak mereka. “Sebagai orang tua harus memperhatikan pergaulan anak anak kita. Jangan sampai lepas dari pantauan dalam setiap harinya. Karena pergaulan anak sekarang dengan munculnya pengaruh medsos sangat mengkhawatirkan. Jangan sampai muncul penyesalan karena kita tidak memperhatikan pergaulan anak anak kita,” lanjut Akhmad Sururi sebagai Ketua Yayasan Hidayatul Mubtadiin.

Akhmad Sururi Sekretaris MWC NU Wanasari saat memberikan sambutan pada Pelepasan Siswa Kls VI MI Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan

Sururi menuturkan beberapa insiden tragedi tawuran di beberapa tempat, terakhir di wilayah Brebes Barat. Hanya karena ingin membuat konten untuk sebuah medsos akhirnya berakhir dengan kematian. ” Tidak jauh dari tempat ini beberapa bulan yang lalu juga terjadi tawuran antar pelajar SMK yang berujung dengan tewasnya seorang pelajar. Beberapa kejadian banyak yang tidak terekspos oleh media, sehingga sampai pihak kepolisian setiap hari menangani kasus tawuran pelajar. Semoga hal ini tidak terjadi di lingkungan keluarga kita,” ujar Ketua DPC FKDT Kab Brebes.

Oleh karena itu sekali lagi lanjut  Sururi, anak anak kita agar melanjutkan ke lembaga pendidikan yang bisa menyelamatkan aqidah dan memperkuat karakter atau akhlakuk karimah. Lebih dari itu kita berharap semoga anak anak kita yang lulus dari MI Hidayatul Mubtadiin menjadi anak yang soleh, berbakti kepada kedua orang tua, agama, bangsa dan negara.

Mengakhiri sambutan pada acara pelepasan lulusan MI Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan yang dilaksanakan pada hari Ahad, 9 Juni 2024, Akhmad Sururi berpesan kepada seluruh orang tua untuk mendoakan putra putranya. “Sebagai orang tua agar selalu mendoakan anaknya setelah sholat lima waktu, minimal membaca surat Al Fatihah untuk putranya. Karena sesungguhnya doa orang tua sangat mustajab, lebih lebih doa seorang ibu,” pungkas Sekretaris MWC NU Wanasari.

Kegiatan Pelepasan lulusan MI Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni dihadiri oleh seluruh dewan guru, komite, warga masyarakat dan tokoh masyarakat setempat. Sebelumnya Kepala MI Hidayatul Mubtadiin, Abd Basir memberikan sambutan dan mengajak kepada seluruh masyarakat Jagalempeni Selatan untuk bersama mendukung untuk kemajuan MI sebagai madrasah kita. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Rencanakan Sosialisasi, Ketua FKDT Kordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Brebes

0
Akhmad Sururi Bersama petugas BPJS Ketenagakerjaan

BREBES (Aswajanews.id) – DPC FKDT Kab Brebes rencana akan selenggarakan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan untuk komunitas Guru Madin di Kab Brebes. Hal tersebut karena pada tahun anggaran 2024 seluruh guru Madin yang mendapatkan insentif dari Pemprov Jawa Tengah secara otomatis mendapatkan asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian saat meninggal baik karena sakit atau kecelakaan secara otomatis mendapatkan santunan sebanyak Rp 42 juta. Demikian disampaikan Akhmad Sururi sesaat sebelum bertemu dengan petugas BPJS Ketenagakerjaan di Brebes pada Rabu, 12 Juni 2024.

“Kita membutuhkan penjelasan atau sosialisasi untuk seluruh guru Madin di Brebes terkait dengan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka yang mendapatkan insentif dari Pemprov Jawa Tengah secara otomatis terlindungi melalui asuransi ketenagakerjaan dengan mendapatkan santunan kematian sebesar 42 juta. Oleh karena itu untuk teknis lebih lanjut dibutuhkan penjelasan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan,agar mereka memahami. Lebih dari itu ada beberapa guru Madin yang sudah mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri. Hal ini dibutuhkan konfirmasi data agar yang mandiri didelet,” kata Akhmad Sururi.

Akhmad Sururi Bersama petugas BPJS Ketenagakerjaan

Ketua FKDT Kab Brebes menegaskan bahwa program asuransi BPJS ketenagakerjaan secara menyeluruh untuk guru Madin se-Jawa Tengah, termasuk Kab Brebes. Sebagai tanda bukti kepesertaan para asatid Madin pihak BPJS sedang melakukan pencetakan kartu secara bertahap. “Program asuransi ini untuk semua asatid pegiat keagamaan di Jawa Tengah, termasuk Kab Brebes. Data secara lengkap ada Seksi PD Pontren Kemenag Kab Brebes, insya Allah minggu depan kita akan koordinasi terkait dengan data guru Madin,” pungkas Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah.

Pertemuan dengan petugas BPJS Ketenagakerjaan yang menghasilkan kesepakatan untuk kegiatan sosialisasi yang direncanakan pada awal Juli 2024. Konfirmasi dari Mba Niken selaku perwakilan BPJS Ketenagakerjaan menyanggupi awal bulan Juli. Sebelumnya akan ada pertemuan teknis untuk merencanakan kegiatan sosialisasi tersebut. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

DPMPTSP Jadi Etalase Sekaligus Dapur Pemkab Sumedang

0
Pj Bupati Yudia Ramli saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang, Rabu (12/6/2024)

SUMEDANG (aswajanews.id) – Penyelenggaraan pelayanan publik yang efisien, transparan dan akuntabel perlu diterapkan secara utuh. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumedang mewujudkan pelayanan cepat, mudah, transparan, terjangkau dan bersih dari korupsi.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumedang perlu terus ditingkatkan, mengingat DPMPTSP terutama MPP menjadi etalasenya Pemda Sumedang dalam pelayanan publik,” ungkap Pj Bupati Yudia Ramli saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang, Rabu (12/6/2024).

Pj Bupati Yudia Ramli saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang, Rabu (12/6/2024)

Yudia berkeinginan, agar kinerja DPMPTSP selaras dengan visi Sumedang SEHATI yaitu Sumedang Sejahtera melalui layanan perizinan yang prima dengan penerapan standar pelayanan publik, penguatan kelembagaan dan manajemen pelayanan publik.

“DPMPTSP sebagai etalase karena Sumedang Sejahtera itu bagaimana pada dukungan dari dinas ini terhadap lapangan kerja melalui investor yang hadir di Sumedang. Disinilah sebenarnya dapur hingga, kalau sampai ada investor izinnya lambat dan berbelit belit mereka tidak akan nyaman,” ungkapnya.

Pj Bupati menekankan kepada DPMPTSP Sumedang terus berbenah diri dengan terus meningkatkan SDM para pegawainya melalui pelatihan dan harus taat azas mana saja kewenangan pusat, provinsi dan kabupaten.

Pj Bupati Yudia Ramli saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang, Rabu (12/6/2024)

Sementara itu, Plh Kepala DPMPTSP Dadang Sulaeman mengatakan, beberapa catatan yang disampaikan Pj Bupati Sumedang akan menjadi bahan evaluasi untuk mengoptimalisasi kinerja DPMPTSP. “Dinas ini menjadi etalasenya untuk meningkatkan kesejahteraan. Tentu beberapa catatan yang disampaikan Pak Bupati menjadi challange bagi kami untuk di evaluasi terhadap kinerja,”katanya.

Ia menyebutkan, pelayanan di DPMPTSP saat ini sudah berjalan dengan cukup baik. “Namun, setiap saat kinerja DPMPTSP akan terus di evaluasi bahkan ditingkatkan baik dari segi pelayanan maupun SDM aparaturnya,” kata Dadang. [*]

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pembentukan UPZ Kecamatan, Baznas Brebes Gandeng FKDT

0
Rapat kordinasi bersama PD DMI Kab Brebes dan DPC FKDT Brebes di kantor Baznas, Rabu (12/6/2024)

BREBES (Aswajanews.id) – Pembentukan Unit Pegumpul Zakat (UPZ) yang menjadi program Baznas Kab Brebes akan dilaksanakan pada akhir Juni 2024. Dalam kegiatan tersebut Baznas Kab Brebes akan menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan se-Kab Brebes. Turut ormas yang akan digandeng dalam kegiatan tersebut, MWCNU dan PC Muhammadiyah tingkat Kecamatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Hj Aqilatul Munawaroh selaku pimpinan komisioner Baznas Kab Brebes saat Rapat kordinasi bersama PD DMI Kab Brebes dan DPC FKDT Brebes pada hari, Rabu 12 Juni 2024 di kantor Baznas. “Hari ini kita rembugan untuk kordinasi persiapan pembentukan UPZ Kecamatan. Kita melibatkan FKDT selaku forum Madin yang sudah memiliki anggota sampai tingkat desa. Kami menyambut dengan baik atas rencana program kerjasama ini,” ujar Hj Aqilah.

Rapat kordinasi bersama PD DMI Kab Brebes dan DPC FKDT Brebes di kantor Baznas, Rabu (12/6/2024)

“Lebih dari itu kedepan kita berharap sinergitas bersama dengan DMI dan FKDT untuk menyukseskan pembentukan UPZ sampai dengan tingkat desa. Termasuk   sekaligus meramaikan masjid dengan ibadah dan kegiatan yang bermanfaat untuk komunitas remaja,” imbuh aktivis perempuan Kab Brebes.

Dalam kesempatan tersebut H Bahrul Ulum selaku wakil Ketua PD DMI Kab Brebes menegaskan bahas kegiatan kerjasama dengan BAZNAS sangat diharapkan agar memiliki output yang jelas dan pasti. “Oleh karena itu perencanaan yang kita rembug pada hari ini bertujuan agar pergerakan kita memiliki output yang pasti. Ini sangat penting agar setiap kegiatan tepat sasaran dan sesuai dengan target yang kita harapkan. Termasuk menggandeng FKDT Kecamatan itu dalam rangka memenuhi asa tepat sasaran dan mempercepat pembentukan UPZ di tingkat desa. Karena kita tahu hampir setiap desa ada Madinnya, sehingga akan mempermudah dalam pembentukan UPZ desa,” tegas H Ulum.

Beberapa hari sebelumnya Akhmad Sururi selaku ketua DPC FKDT Kab Brebes menyampaikan dihadapkan Ketua DPAC FKDT Kecamatan se-Kab Brebes bahwa ada rencana kerjasama antara FKDT dengan BAZNAS Kab Brebes.

Rapat kordinasi bersama PD DMI Kab Brebes dan DPC FKDT Brebes di kantor Baznas, Rabu (12/6/2024)

Ketua PD DMI Kab Brebes, Kyai Imam Dardiri memaparkan beberapa perencanaan yang telah dibahas dalam rapat harian PD DMI Kab Brebes. “Kita sudah merencanakan beberapa kegiatan menjelang Pelantikan PD DMI, termasuk FGD dengan dewan pakar pada tanggal 18 Juni 2024 bertempat di kantor DPC FKDT Brebes Jl Yos Sudarso dan silaturahmi dengan Mustasyar,” kata Kyai Imam Dardiri.

Pertemuan rapat kordinasi yang diselenggarakan di ruang pimpinan Baznas Brebes dihadiri oleh Akhmad Sururi selaku sekretaris PD DMI Kab Brebes sekaligus Ketua DPC FKDT. Ikut mendampingi Hj Aqilatul Munawaroh dari Baznas Mas Ibung. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Mengupas TAPERA Secara Yuridis Sosiologis dan Yuridis Ekonomis

0
oleh; Yusup Sumpena, SH (Ketua Presidium Corong Jabar & Komtab Perumahan Subsidi Kadin Jabar)

PP 21 tahun 2024 mengenai TAPERA (Tabungan Perumahan Rakyat) menjadi dilema, peluncuran Peraturan Pemerintah tentang TAPERA mendapat kritikan tajam dari berbagai elemen karena dirasa memberatkan masyarakat khususnya pegawai swasta. Bahkan tak sedikit warga masyarakat memberikan tanggapan sindiran halus atau berupa meme terkait skema tabungan perumahan rakyat tersebut yang dirasa mengada-ada.

Mesikupn tak sedikit yang memberikan tanggapan relatif moderat berupa hitung-hitungan yang menurut kadar logika bisa memberikan wawasan tentang tapera, sisi sosiologis dan yuridis ekonomis.

Salah satunya datang dari Ketua Presidium Corong Jabar, Yusup Sumpena, Kang Yus panggilan akrabnya menyampaikan opininya berupa hitungan matematis serta regulasi tentang Tapera kepada redaksi Aswaja News, Selasa, 12 Juni 2024.

Menurut Yus, potongan Tapera sebesar 3%/bulan dibebankan kewajibannya kepada tenaga kerja sebesar 2,5% dan kepada Pengusaha sebesar 0,5%.

Jika tenaga kerja dengan upah take home pay Rp. 3.700.000, dipotong tapera 2,5% = Rp. 92.500/ bulan, sisa Rp. 3.607.500,- belum di kurangi pajak. Setahun terkumpul Rp. 1,110,000, jika lima tahun Rp. 5,550,000. Sedangkan sumbangan dari pengusaha sebesar 0.5% atau sebesar Rp. 18.500/ bulan, selama lima tahun sebesar Rp. 1.110.000.

Selama lima tahun terkumpul dari tenaga kerja dengan THP Rp. 3.700.000, sebesar Rp. 6.660.0000,- Sedangkan angsuran perbulan rumah subsidi Rp. 1.247.000/ bulan tenor 15 tahun.

Dalam Kepmen PUPR No. 242/KPT S/M/2020 aturan rumah subsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) batas maksimal harga jual dan UM/Uang Muka: harga jual 160.000.000 X 5% UM = 8.000.000 + 2.500.000 (biaya proses bank) + 1.0000.000 (adm) + 4.300.000 (BPHTB) = 15.800.000 (Total Uang muka).

Aturan perbankan bagi pemohon KPR syarat utama clear dari out standing tunggakan alias bersih BI Cheking, dan penghasilan minimal 3X angsuran. Jika tidak memenuhi kedua persyaratan maka permohonan KPR di tolak oleh bank, dan itu dilakukan oleh Bank pemberi KPR untuk menjaga NPL (Non Perfoming Loan).

Sekarang kita Analisa dari uraian diatas jika batas penghasilan aturan bank minimal 3X angsuran (cicilan 1.247.000 X 3 angsuran = 3.741.000). Sedangkan penghasilan tenaga kerja Rp. 3.700.000,- itu untuk kota pasti berbeda UMR dengan daerah yang upah dibawah 3.700.000.

Yang jadi pertanyaan:

Dengan aturan bank minimal penghasilan 3X angsuran apakah tenaga kerja memenuhi syarat?

Dengan potongan Tapera diatas apakah menutupi Uang muka untuk rumah? dengan UM 15.800.000 – tabungan 6.660.000 = 9.140.000 (tambah uang muka pribadi).

Dengan semaraknya Pinjol dan cicilan leasing ketatnya aturan OJK terhadap perbankan apakah dijamin tenaga kerja layak secara aturan bank pemberi KPR?

Jika tenaga kerja keluar/pensiun apakah pengembalian TAPERA bisa dikembalikan dengan mudah?

Jika karyawan kena PHK Apa jaminan untuk kemanan bank? Apakah perusahaan bersedia menjadi avalis karyawannya dengan buy back guarantee? Perusahaan Belum tentu mau.

Jika Tenaga kerja memamfaatkan Tapera harus menambah uang UM 9.140.000 apakah sanggup?

Dari uraian diatas hendaknya ada usaha untuk dikaji ulang dengan penuh kehati-hatian agar peraturan tentang TAPERA bisa menjadi efektif diterima oleh masyarakat karena memenuhi unsur rasa keadilan. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Akhmad Sururi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua HIMASAL Wanasari

0
Musyawarah Anak Cabang HIMASAL Wanasari memilih Akhmad Sururi sebagai Ketua masa khidmat 2024 – 2029

BREBES (Aswajanews.id) – Bertempat di kediaman KH Madlori tepatnya kompleks masjid Jami Darussalam desa Tegalgandu Kec Wanasari Kab Brebes Musyawarah Anak Cabang HIMASAL Kec Wanasari memilih Akhmad Sururi sebagai Ketua untuk masa khidmat 2024 – 2029. Seluruh peserta mendapuk Akhmad Sururi untuk bersedia menjadi Ketua sebagai bagian khidmat untuk Pesantren Lirboyo.

Sebelumnya KH Madlori selaku Ketua masa khidmat 2019 – 2024 menyampaikan laporan pertanggungjawaban sebagai Pengurus HIMASAL yang menjadi ketentuan formal dalam organisasi.  Makdori mengatakan kedepan kita membutuhkan sosok pemimpin HIMASAL di Kec Wanasari yang.memiliki kemampuan menjerial yang membawa kemajuan pergerakan alumni.

“Kita membutuhkan figur Ketua yang bisa membawa pergerakan untuk kemajuan organisasi. Oleh karena itu dibutuhkan kemampuan dan memiliki jaringan yang bisa membawa kebesaran HIMASAL. Oleh karena itu kita harapkan dengan pemahaman yang sama demi kemaslahatan perkumpulan kita,” kata KH Makdlori yang baru saja  sebagai Penasehat PC HIMASAL beberapa hari yang lalu.

Musyawarah Anak Cabang HIMASAL Wanasari memilih Akhmad Sururi sebagai Ketua masa khidmat 2024 – 2029

Menyambung dari H Makdlori selaku sesepuh alumni Lirboyo,Kyai Imam Ghozali mengusulkan Akhmad Sururi menjadi ketua, Syafruddin sebagai sekretaris dan Kyai Nur Sofan didaulat menempati bendahara. Usulan tersebut disepakati oleh seluruh alumni yang hadir dalam musyawarah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Akhmad Sururi menyampaikan bahwa menjadi pengurus secara etika pesantren tidak kita minta, akan tetapi kalau diminta untuk berkhidmat maka harus siap.” Berkhidmah bagi saya menjadi keterpanggilan nurani untuk bersama memperkuat HIMASAL Wanasari. Oleh karena itu jadikan perkumpulan ini, (HIMASAL) menjadi rumah besar seluruh alumni tua dan muda untuk berkhidmat dan berkontribusi untuk HIMASAL,” kata Akhmad Sururi.

“Program kegiatan untuk kemaslahatan dan kemajuan organisasi mari kita dukung bersama. Buatlah argumentasi positif dan langkah untuk mewujudkan program secara bersama. Kita satukan tekad untuk saling menjaga ukhuwah antar alumni demi kebesaran HIMASAL,” lanjut Sekretaris MWC NU Wanasari.

“Kita bisa belajar dengan HIMASAL Kec Ketanggungan dan Kersana dengan program unggulan ngaji Hikam dengan melibatkan komunitas alumni Pesantren selain dari Lirboyo. Disinilah akan terwujud ukhuwah antar alumni lintas Pesantren sehingga akan memperkuat barisan pergerakan Pesantren dalam rangka dakwah Islamiah di tengah tengah masyarakat Brebes,” pungkas alumni Lirboyo Kediri angkatan tahun 2000.

Mewakili alumni muda, Tobandi menyambut dengan gembira atas terpilihnya Akhmad Sururi secara aklamasi. ” Kami sangat berharap kepada ketua baru dapat melakukan pergerakan ekspansi pada lembaga pendidikan formal. Lebih dari itu masyarakat yang membutuhkan pencerahan keagamaan juga perlu kita sentuh. Banyak potensi alumni Lirboyo yang bisa kita terjunkan untuk kegiatan kemasyarakatan,” usul Tobandi yang sehari hari menjadi Staf Pengajar pada SMK Ma’arif NU Larangan.

Menanggapi hal tersebut, Akhmad Sururi selaku ketua terpilih mengatakan akan melakukan koordinasi dengan PC HIMASAL yang baru. “Usulan yang sangat bagus ini nanti kita rembug bersama di tingkat PAC dan kita koordinasikan dengan Pengurus Cabang yang baru. Kita turut prihatin dengan kondisi pemahaman keagamaan peserta didik pada lembaga pendidikan formal yang sangat minim. Oleh karena itu kedepan coba kita usulkan kepada PC HIMASAL untuk melakukan MoU dengan Dinas Pendidikan dan instansi lainnya,” imbuh Akhmad Sururi.

Musancab Himpunan Alumni Santri Lirboyo yang dilaksanakan pada hari Selasa, 11 Juni 2024 dihadiri oleh alumni Lirboyo wilayah Kec Wanasari. Turut hadir dalam acara tersebut, KH Makdlori selaku Penasehat, Imam Ghozali mewakili alumni sepuh dan beberapa alumni muda dari beberapa desa di Kec Wanasari. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Posyandu: Pusat Kesehatan Terdepan bagi Ibu dan Bayi

0
Tessa Amelia, ibu yang baru melahirkan bayinya merasa  terbantu dengan adanya Posyandu

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Posyandu merupakan tonggak utama dalam upaya pemantauan kesehatan ibu dan bayi di seluruh Indonesia. Dengan fokus pada penimbangan bayi berkala, posyandu memberikan peran yang tak tergantikan dalam memastikan pertumbuhan yang sehat bagi generasi masa depan.

Posyandu, atau Pos Pelayanan Terpadu, tidak hanya sekadar tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat informasi dan pendidikan bagi masyarakat mengenai pentingnya perawatan kesehatan dari awal kehidupan. Di Posyandu, ibu-ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan akses ke layanan medis, saran gizi, serta dukungan psikologis.

Salah satu aspek penting dari kegiatan posyandu adalah penimbangan bayi berkala. “Penimbangan bayi yang rutin adalah kunci untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat,” kata Mala salah seorang kader yang aktif dalam program posyandu di Sumedang.

“Dengan memantau berat badan bayi secara teratur, kami dapat mendeteksi dini masalah kesehatan dan memberikan intervensi yang diperlukan. Sesuai dengan saran dokter di posyandu,” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjut Mala, posyandu juga menjadi platform untuk mendistribusikan suplemen gizi, vaksinasi, dan informasi kesehatan kepada masyarakat. “Melalui posyandu, kami tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan dari masa kehamilan hingga usia dini,” tambah Mala.

Posyandu bukan hanya tempat bagi ibu dan bayi, tetapi juga menyediakan layanan kesehatan bagi seluruh anggota keluarga. “Kami mendorong seluruh keluarga untuk aktif dalam kegiatan posyandu agar mereka dapat memahami dan mendukung kesehatan anggota keluarga mereka,” lanjut Mala.

Dengan peran yang krusial dalam memastikan kesehatan ibu dan anak, posyandu terus menjadi aset tak ternilai dalam memperkuat fondasi kesehatan masyarakat Indonesia.

Tessa Amelia, ibu yang baru melahirkan bayinya merasa  terbantu dengan adanya Posyandu

Sementara itu Tessa Amelia seorang ibu yang baru melahirkan merasa terbantu dengan adanya posyandu “saya seorang ibu yang sibuk dengan pekerjaan rumah tangga sangat terbantu dengan adanya posyandu dalam memantau kondisi kesehatan anak saya dengan adanya penimbangan berkala di posyandu,” ungkapnya. (Kalbarudin)

www.youtube.com/@anas-aswaja

SMP 1 Cimaragas Meraih Kejuaraan Karate Club Provinsi Jawa Barat

0

CIAMIS (aswajanews.id) – SMP Negeri 1 Cimaragas Ciamis unggul di Kejuaraan Karate Bandung Karate Club se-Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan penilaian Tim Dewan Juri, SMP Negeri 1 Cimaragas memperoleh empat emas, dua perak dan empat perunggu dari cabang Kelas Prestasi Umum dan Festival. Berikut nama-nama siswa/siswi yang telah menyumbangkan medali untuk SMPN 1 Cimaragas;

Gohvi meraih medali

– emas : kata perorangan

– perak : tabeka

– perunggu : kata beregu

Hana meraih medali

– emas : tabeka

– perunggu : kata beregu

Rido meraih medali

– perunggu : kata beregu

– perunggu : kumite

Kayla meraih medali

– perak : kata beregu

Khansa meraih medali

– Emas : kata

– Emas : kumite

Sekolah di daerah yang cukup jauh dari pusat kota tidak menjadi halangan untuk meraih prestasi gemilang. Salah satunya SMP Negeri 1 Cimaragas Ciamis berhasil menjuarai di ajang Kejuaraan Karate Bandung Karate Club se-Provinsi Jawa Barat.

Pertandingan yang dilaksanakan dua hari Sabtu – Minggu, 8 – 9 Juni 2024 bertempat di Banjar Convention Hall Banjar diikuti peserta lebih dari 200 peserta dari 16 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Salah satu peserta juara karate SMP 1 Cimaragas yang diwawancarai oleh awak media memberikan statemennya. Sangat-sangat senang dapat meraih kemenangan ini merupakan kejuaraan karate club se-Provinsi Jawa Barat.

“Kejuaran ini menambah pengalaman bertanding saya serta meningkatkan kepercayaan dalam menghadapi kejuaraan berikutnya,” ujarnya.

Kepala SMPN 1 Cimaragas Kabupaten Ciamis, Yudi Nugraha, S.Pd.

Kepala SMPN 1 Cimaragas Kabupaten Ciamis, Yudi Nugraha, S.Pd. menjelaskan bahwa keberhasilan ini berkat keuletan dan semangat mereka dalam berlatih juga dukungan dari orang tua.

“Kami ucapan terimakasih pada Pembina Didi Kuswandi, S.Pd. dan juga Pelatih Nindi Nur Adianti yang telah banyak berjuang sehingga para siswa/siswi SMP Negeri 1 Cimaragas meraih prestasi yang luar biasa di ajang kejuaraan Karate Bandung Karate Club,” ungkapnya.

“Semoga kegiatan ini bisa menumbuh-kembangkan bakat dan minat siswa/siswi juga menjadi motivasi bagi yang lainnya terutama yang ada di lingkup SMP Negeri 1 Cimaragas untuk selalu berprestasi,” ucap Yudi Nugraha. *(Nana S)

KPK Ancam Tetapkan Tersangka, Pihak yang Sembunyikan Buronan DPO Harun Masiku

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengancam akan menetapkan tersangka pihak yang kedapatan menyembunyikan  buronan DPO mantan Caleg PDIP Harun Masiku (HM).

Kabag Pemberitaan, Ali Fikri mengatakan,” menyatakan pihak yang kedapatan ikut menyembunyikan Harun Masiku, bisa dijerat dengan pasal 21 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Petunjuk yang kuat itu misal benar-benar kemudian ada proses kesengajaan untuk melindungi mengamankan dan seterusnya,” ujar Ali menurut keterangan resminya Sabtu, (8/6/2024) kemarin.

Ali menambahkan, untuk mengumpulkan alat bukti yang cukup tim penyidik harus menangkap Harun Masiku terlebih dahulu.

Dari kesaksian Harun, bisa dijadikan barang bukti untuk proses penyidikan tersangka perintangan penyidikan.

“Kan harus dibuktikan nanti ketika betul orang yang ditangkap kemudian nanti dikonfirmasi,” ucap Ali.

Kemudian, ketika disinggung awak Media terkait pemeriksaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada Senin (10/6/24) pekan depan, ia mengatakan,” belum mendapatkan informasi konfirmasi kehadiran.

“Belum (Hasto belum konfirmasi hadir), nanti konfirmasi yang bersangkutan saja, tapi saya baca pemberitaan katanya mau hadir,” ucapnya.

Ali menegaskan, proses pencarian Eks Caleg PDIP Harun Masiku merupakan bukanlah sebuah gimmick dan sandera politik.

 

Ia mengatakan, pihaknya kembali mengejar buronan DPO itu karena mendapat informasi terbaru keberadaannya, setelah hilang bertahun-tahun lamanya.

Harun Masiku Belum Tertangkap.

“(Bukannya gimmick dan sandera politik), yang benar adalah sesuai dengan informasi baru yang masuk (keberadaan Harun Masiku).

Kapan itu informasinya ya kita lanjuti, itu saja,” ujar Ali. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts