Google search engine
Beranda blog Halaman 153

Ketua DPC FKDT Brebes Ajak Kampanye Peduli Madin

0
Akhmad Sururi Ketua DPC FKDT Kab Brebes

BREBES (Aswajanews.id) – “Sebagai lembaga pendidikan Islam, Madin sudah pasti dan jelas mencetak generasi bangsa yang berakhlak dan berkarakter. Madin menjadi garda terdepan dalam menjaga moralitas bangsa dan proses pembelajaran di Madin menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu mari kita bersama sama mengkampanyekan Madin dimana mana,” kata Akhmad Sururi selaku Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kab Brebes saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Porsadin Kec Larangan, Sabtu 24 Agustus 2024.

Akhmad Sururi Ketua DPC FKDT Kab Brebes

Di hadapan tamu undangan, guru Madin dan santri Madin se-Kec Larangan, Sururi mengajak untuk mewujudkan kepedulian terhadap pendidikan Madin. “Mengingat pentingnya pendidikan Madin anak anak, maka kami berharap kepada pemerintah mulai tingkat desa dalam hal ini Kepala Desa, Camat, Bupati, anggota legislatif, ulama dan semua komponen masyarakat untuk bersama mewujudkan kepedulian terhadap Madin. Hari ini kita hadir semua hadir disini, ada Kepala Desa Wlahar, Camat Larangan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dari desa Wlahar, Ketua MWCNU Larangan menjadi bukti bahwa kita semua sangat peduli terhadap Madrasah Diniyah,” lanjut alumni Lirboyo.

Sururi menambahkan, bahwa Pekan Olahraga dan Seni antar Diniyah (PORSADIN) menjadi wahana silaturahmi dan meningkatkan ukhuwah atau persaudaraan seluruh Madin di Kecamatan Larangan. Oleh karena itu semangat bersama untuk mewujudkan persaudaraan harus kita junjung tinggi. Lomba olahraga dan seni menjadi bagian dari untuk mengasah kompetensi dan bakat minat santri.

Porsadin diselenggarakan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin desa Wlahar

Porsadin yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin desa Wlahar  dihadiri oleh anggota DPRD Kab Brebes Wurja, Camat Larangan Eni Lestiana, Kepala Desa Wlahar bersama dengan Ketua BPD. Hadir juga ikut menyaksikan pembukaan, Ketua MWCNU Larangan KH Athoilah Sofyan, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Wlahar Kyai Abdul Aziz dan beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama desa Wlahar.

Ketua DPAC FKDT Kecamatan Larangan, Kyai Fahruri dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada desa Wlahar yang telah berkenan menjadi tuan rumah Porsadin. Lebih dari itu dirinya juga berharap semoga kegiatan Porsadin bisa berjalan dengan sukses dan lancar.

Kegiatan Porsadin berlangsung satu hari penuh dengan lomba olahraga dan seni yang diikuti oleh seluruh Madin di Kec Larangan. Dalam event Porsadin tersebut sebagai juara umum diraih oleh Madin Raudlatut Tholibin dukuh Kedawon desa Rengaspendawa. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Lahan untuk Rumah Subsidi di IKN Sudah Disediakan

0
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

JAKARTA (Aswajanews.id) – Lahan pembangunan rumah subsidi di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah disediakan, tepatnya di Wilayah Pengembangan (WP) 1B dan 1C. Demikian disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terkait peringatan Hari Perumahan Nasional di Jakarta, Sabtu (24/8/2024).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Selain itu, Basuki mengatakan sudah mencarikan lahan untuk sektor ritel di IKN, mulai ukuran kecil sampai besar. “Kami sudah carikan misalnya untuk ritel yang 500 meteran, 1.000 meteran, 200 meteran, kita sudah carikan tanahnya,” ujarnya.

Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto mengatakan, REI masih menunggu permintaan konsumen membangun rumah subsidi. Saat ini, pembangunan IKN masih tahap awal, bahkan pemindahan aparatur sipil negara (ASN) juga masih belum terealisasi.

“Kami pastikan perpindahan dan ada masyarakat yang memastikan  ada pertumbuhan penduduk di sana, baru kita bicara rumah subsidi.   Kalau keputusan presiden (keppres)-nya mengenai status (ibu kota) ini kan belum ditandatangani, otomatis kita harus menunggu dahulu,” katanya.

Selain itu, REI juga masih akan melihat ulang seperti apa kebutuhan hunian di ibu kota baru tersebut. “Kan konsep kota di sana adalah ‘smart living’, berarti kami akan memberikan produknya sesuai dengan ketentuan yang ada disana,” ucapnya.

“Apakah itu rumah untuk MBR-nya ‘high rise’ atau berupa ‘landed house’, jadi kami akan ukur sesuai dengan ketentuan. Namun demikian, Joko mengatakan REI pasti akan menghadirkan rumah subsidi di manapun masyarakat membutuhkan, termasuk di IKN,” ujarnya. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Edukasi Mitigasi Bencana Mengurangi Resiko Korban

0
Penulis: Faisal Tahadju, ST., MSi (Analis Bencana BPBD Kab Morowali Utara)
Penulis: Faisal Tahadju, ST., MSi
(Analis Bencana BPBD Kab Morowali Utara)

Sahabat masih ingatkah Kita tentang bencana banjir yang menyebabkan 14 orang meninggal dunia di Kabupaten Luwu pada hari Sabtu 4 Mei Tahun 2024 akibat tertimbun longsor dan terseret banjir. Adapun satu orang lainnya juga meninggal dunia di Kabupaten Sidenreng Rappang atau Sidrap.

Selain di Kabupaten Luwu dan Sidrap, bencana banjir juga telah melanda Kabupaten Wajo, Sinjai, Enrekang, Pinrang, dan Soppeng.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel melaporkan bahwa Luwu adalah kabupaten yang paling parah terpapar banjir dan Terdapat 13 kecamatan di kabupaten itu yang terendam banjir.

Bencana banjir itu juga menyebabkan 2.052 kepala keluarga terdampak banjir dan 115 jiwa di Kabupaten Luwu juga mengungsi pada beberapa masjid dan rumah kerabat.

Belajar dari Pengalaman, oleh karena Itu Marilah Kita Belajar Tentang Edukasi Mitigasi Bencana Banjir

Edukasi Mitigasi Bencana Banjir

Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk dapat mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan dalam menghadapi ancaman bencana. (Pasal 1 ayat 6 Peratuaran Pemerintah No. 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana).

Banjir adalah merupakan peristiwa ketika air menggenangi suatu wilayah yang biasanya tidak tergenangi air dalam jangka waktu tertentu. Banjir biasanya terjadi dikarenakan curah hujan yang turun terus menerus dan mengakibatkan meluapnya air pada sungai, danau, laut, juga drainase.

Selain disebabkan faktor alami, Banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi, banjir dapat terjadi karena ulah manusia. seperti, berkurangnya kawasan resapan air dikarenakan alih fungsi lahan, penggundulan hutan yang meningkatkan erosi dan mendangkalkan sungai, serta beberpa perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab antara lain membuang sampah di sungai dan mendirikan hunian di tepian sungai.

Kejadian bencana banjir juga bersifat lokal. Pada satu daerah bisa terdampak banjir dan pada daerah lainnya tidak terdampak banjir.

Kendati sifatnya bencana lokal, namun terkadang banjir juga dapat meluas dan melumpuhkan kehidupan perkotaan seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah Oleh sebab itu, langkah antisipasi harus dilakukan baik sebelum, saat, dan pascabencana banjir.

Prabencana (Banjir)

  1. Mengetahui istilah-istilah peringatan yang berhubungan dengan bahaya banjir, seperti Siaga I sampai dengan Siaga IV dan langkah-langkah apa yang harus dilakukan dengan selalu berkoordinasi dengan apparat desa setempat.
  2. Masyarakat harus dapat mengetahui tingkat kerentanan Bencana pada tempat tinggal sekitarnya, apakah di zona rawan banjir atau tidak (dapat menggunakan aplikasi Android inarisk)
  3. Masyarakat harus dapat mengetahui cara-cara untuk dapat melindungi rumah kita dari bencana banjir
  4. Masyarakat diharapkan dapat mengetahui saluran Drainase dan jalur yang sering dilalui air banjir dan yang berdampak pada Lingkungan dan rumah kita
  5. Masyarakat dapat melakukan persiapan untuk evakuasi, termasuk Pemahaman Petunjuk jalur evakuasi dan daerah pada dataran yang lebih tinggi
  6. Membicarakan dengan seluruh anggota keluarga mengenai ancaman banjir dan merencanakan tempat pertemuan apabila anggota keluarga terpisah pada saat Bencana Banjir
  7. Masyarakat dapat mengetahui bantuan apa yang dibutuhkan serta bisa diberikan apabila ada anggota keluarga yang terkena bencana banjir.
  8. Masyarakat dapat mengetahui kebutuhan-kebutuhan khusus anggota keluarga dan tetangga apabila bencana banjir terjadi.
  9. Masyarakat dapat Membuat persiapan untuk hidup mandiri selama kurang lebih 3 hari, dengan mempersiapkan antara lain : Tas siaga bencana, Penyediaan makanan dan air minum, Pakaian dan Selimut.
  10. Masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara mematikan air, listrik dan gas Ketika bencana banjir terjadi.
  11. Masyarakat dapat mempertimbangkan asuransi bencana banjir.
  12. Masyarakat diharapkan dapat membuat catatan harta benda, mendokumentasikan dalam foto, dan menyimpan dokumen tersebut di tempat yang aman dari Bencana Banjir.
  13. Masyarakat dapat menghindari membangun di tempat rawan banjir yang sangat beresiko kecuali jika ada upaya penguatan dan peninggian bangunan rumah.
  14. Masyarakat diharapkan dapat memperhatikan berbagai instrumen listrik yang dapat memicu bahaya saat bersentuhan dengan air banjir.
  15. Masyarakat diharapkan dapat turut serta mendirikan tenda pengungsian dan pembuatan dapur umum.
  16. Masyarakat dapat melibatkan diri dalam pendistribusian bantuan bencana banjir.
  17. Masyarakat Dapat menggunakan air bersih dengan efisien dan tepat Guna.

Saat Bencana (Banjir)

  1. Apabila banjir akan terjadi di sekitar wilayah Anda, maka diharapkan dapat Memperhatikab informasi dari berbagai media mengenai informasi banjir untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
  2. Apabila terjadi bencana banjir, segeralah untuk evakuasi keluarga dan diri kita ke tempat dataran yang lebih tinggi dan aman.
  3. Masyarakat diharapkan Selalu waspada terhadap arus bawah, saluran air, kubangan, dan tempat-tempat lain yang tergenang air.
  4. Masyarakat dapat Mengetahuii risiko banjir dan banjir bandang di lingkungannya, misalnya banjir bandang dapat terjadi di tempat Anda dengan atau tanpa peringatan pada saat hujan biasa ataupun deras.
  5. Apabila terjadi Bencana Banjir maka Kita harus bersiap untuk evakuasi dan amankan rumah kita, jika masih tersedia waktu kita dapat menempatkan benda di luar rumah pada tempat yang aman dari banjir. Barang yang lebih berharga dapat diletakan pada bagian yang lebih tinggi di dalam rumah kita.
  6. Diharapkan dapat Matikan semua jaringan listrik apabila ada instruksi dari pihak berwenang. Kita juga dapat Mencabut alat-alat yang masih tersambung dengan listrik. Jangan menyentuh peralatan yang bermuatan listrik apabila Anda berdiri di atas/dalam air.
  7. Apabila ada Pengumuman dan perintah evakuasi maka diharapkan kita harus segera meninggalkan rumah, kita Jangan berjalan di arus air Beberapa langkah berjalan di arus air dapat mengakibatkan kita terjatuh dan terbawa Arus Air.
  8. Apabila kita harus berjalan di air maka berjalanlah pada pijakan yang tidak bergerak atau kuat dengan mengunakan tongkat atau kayu sejenisnya untuk dapat mengecek kepadatan tempat kita berpijak.
  9. Kita Jangan mengemudikan mobil pada wilayah yang terdampak banjir karena apabila air mulai naik akan sangat berbahaya, hal yang perlu dilakukan adalah kita segera keluar dari dalam mobil dan pergi ke tempat yang lebih tinggi. Apabila hal ini tidak dilakukan, maka mobil dan kita dapat tersapu arus banjir dengan sangat cepat.
  10. Kita juga dapat membersihkan dan menyiapkan penampungan air agar dapat berjaga-jaga seandainya kehabisan air bersih.
  11. Kita Selalu waspada pada saluran air atau tempat melintasnya air yang kemungkinannya akan dilalui oleh arus yang deras dikarenakan arus banjir bandang yang dating secara cepat.

Pasca Bencana (Banjir)

  1. Kita diharapkan Selalu menghindari air banjir dikarenakan kemungkinan kontaminasi zat-zat yang sangat berbahaya dan ancaman kesetrum arus Listrik.
  2. Kita diharapkan Selalu Waspada dengan instalasi Listrik serta menghindari air yang bergerak.
  3. Selalu menghindari area yang airnya baru saja surut disebabkan karena jalan bisa saja keropos dan longsor.
  4. Kita Diharapkan Menghindari lokasi yang masih terkena bencana banjir, kecuali jika pihak yang berwenang membutuhkan sukarelawan.
  5. Kembali ke rumah apabila ada perintah dari Pemerintah desa setempat atau pihak yang berwenang.
  6. Tetap di luar gedung/rumah yang masih dikelilingi oleh air Banjir.
  7. Selalu berhati-hati saat memasuki gedung karena ancaman kerusakan yang tidak terlihat seperti pada fondasi yang Rapuh.
  8. Memperhatikan kesehatan dan keselamatan keluarga dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih jika terkena air banjir yang sudah tercemar.
  9. Kita diharapkan selalu membuang makanan yang sudah terkontaminasi air banjir.
  10. Mendengarkan berita atau informasi mengenai kondisi air, serta mencari Informasi bantuan perumahan/shelter, pakaian, dan makanan.
  11. Segera Pergi berobat apabila sakit dan dapat mencari perawatan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat atau di Pos Pelayanan.
  12. Membersihkan tempat tinggal dan lingkungan rumah dari sisa-sisa kotoran setelah bencana banjir.
  13. Melakukan pemberantasan sarang nyamuk Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan sekitar Kita.
  14. Melibatkan diri Kita dalam kaporitisasi sumur galian.
  15. Melibatkan diri Kita dalam perbaikan jamban MCK dan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL).

Demikan Edukasi Mitigasi Bencana Banjir Semoga kita semua dapat dijauhkan dari Marabahaya dan Selalu dalam Lindungan Tuhan Yang Maha Esa Amin. Salam Tangguh ! (*)

KKN UNISRI Memberi Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi Sebagai Media Pemasaran Digital

0
Sosisalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai Media Pemasaran Digital kepada Ibu Ibu PKK Desa Dawungan Kecamatan Jatiroto Wonogiri

WONOGIRI (Aswajanews.id) – Univesitas Slamet Riyadi Surakarta (UNISRI) melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian masyarakat dengan melalui program KKN PPM (Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat). Kegiatan itu untuk memberdayakan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan tersebut.

Sosisalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai Media Pemasaran Digital kepada Ibu Ibu PKK Desa Dawungan Kecamatan Jatiroto Wonogiri

KKN yang dilaksanakan di Kabupaten Wonogiri tersebar di beberapa kecamatan, salah satunya ada di Desa Dawungan Kecamatan Jatiroto. Kelompok 52 yang melakukan kegiatan KKN di desa tersebut melaksanakan program kerja individu yakni “Sosisalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai Media Pemasaran Digital” kepada Ibu Ibu PKK Desa Dawungan Kecamatan Jatiroto.

Pembahasan tentang materi tersebut disampaikan oleh Ramadhani Hanan Mahasiswa UNISRI Program Studi Manajemen dengan menyasar masyarakat yang sudah maupun yang belum memiliki usaha. Mayoritas cara pemasaran di daerah tersebut masih menggunakan cara tradisional atau konvensional seperti papan baliho atau spanduk yang ditempel di pinggir-pinggir jalan. Dengan cara tersebut hanya sedikit masyarakat yang mengetahui tentan produk tersebut, maka diperlukan suatu media untuk menjangkau masyarakat luas yang tidak hanya warga sekitar lokasi tersebut. Mengingat banyak sekali potensi yang dapat dikembangkan dan dipasarkan di media digital seperti TikTok, Instagram, Shopee dan masih banyak lagi.

Ibu ibu PKK yang hadir dalam kegiatan tersebut begitu antusias terhadap pembahasan-pembahasan tentang bagaimana memulai cara pemasaran melalui media digital. Dalam hal tersebut juga disampaikan Platform apa saja yang cocok untuk digunakan sebagai media pemasaran digital.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi tentang pemasaran digital tersebut diharapkan dapat meningkatan kesejahteraan UMKM dan memiliki keterampilan dibidang pemasaran digital yang ada di desa Dawungan,” ujar Hanan.

Kepala Desa Dawungan Jarno, juga mengapresiasi terkait kegiatan yang dilaksanakan tersebut. “Kegiatan sosialisasi ini diharapakan dapat meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Desa Dawungan,” ucap beliau. *(Kontributor: Helmy)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pj Bupati Sumedang Serahkan Mimbar untuk Masjid Besar Tomo

0

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Untuk mendukung kegiatan keagamaan di Kabupaten Sumedang, Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli menyerahkan mimbar khutbah dan tongkat khatib untuk Masjid Besar Kecamatan Tomo usai Salat Jumat, 23 Agustus 2024. Bantuan mimbar ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan fasilitas keagamaan di masyarakat.

Bantuan mimbar sebagai manifestasi Visi Sumedang Sejahtera, Agamis dan Demokratis (Sehati). Pembuatan mimbar masjid ini menggunakan bahan dasar kayu Jati Sumedang dengan mengusung konsep bernuansa yang islami dengan sentuhan ornamen kasumedangan berupa Mahkota Binokasih.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menjalankan visi Sumedang Sejahtera Agamis dan Demokratis . Untuk urusan agamis, meningkatkan kehidupan beragama di kabupaten Sumedang kami membagikan mimbar ke masjid besar kecamatan,” ujar Pj Bupati Yudia.

Menurutnya, pemerintah akan terus berupaya memberikan perhatian dan bantuan kepada berbagai sarana keagamaan di Kabupaten Sumedang, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan beragama di daerah ini.

“Kami berharap bantuan ini dapat mendukung dan memfasilitasi kegiatan keagamaan di Masjid Besar Kecamatan Tomo, serta meningkatkan kenyamanan para jemaah dalam beribadah,” ujar Yudia. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Tahun Ini, SIM Hadir dengan Format Baru: Berikut 4 Perubahannya

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Melansir dari sumber resminya, Jumat (23/8/2024), ada beberapa perubahan dalam SIM format baru. Seperti penerapan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai nomor SIM, penambahan logo kendaraan, hingga penerapan SIM C1.

Berikut perubahan SIM format baru yang berlaku mulai 2024:

Nomor SIM Pakai NIK KTP

Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus mengungkapkan format baru SIM terintegrasi NIK berlaku sejak Juli 2024.

Bagi yang sudah memiliki SIM tidak perlu melakukan apa-apa terhadap adanya perubahan ini.

Pasalnya, nomor SIM akan berubah menjadi NIK secara otomatis ketika melakukan perpanjangan masa berlaku lima tahun.

Moge dan Motor Listrik Pakai SIM C1

Korlantas Polri juga telah meluncurkan SIM C1 untuk pengendara sepeda motor dengan kapasitas mesin 250-500 cc.

Pelayanan pembuatan SIM C1 sudah mulai diberlakukan per 27 Mei 2024 di seluruh Satpas di Indonesia.

Hal ini merupakan yang pertama diterapkan sejak munculnya aturan terkait pembagian klasifikasi SIM motor menjadi C, C1, dan C2. Tujuannya adalah untuk menjaring pengendara yang belum mahir menggunakan motor berkapasitas mesin besar sehingga meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.

Adapun SIM C1 diperuntukkan bagi pengguna yang sebelumnya telah memiliki SIM C dalam durasi minimal 1 tahun.

Logo Motor dan Mobil pada SIM

Dalam SIM format baru, terdapat penambahan logo motor atau mobil pada bagian sudut kanan SIM. Ini bertujuan untuk mendukung penggunaan SIM di luar negeri yang sudah berlaku di semua negara Asia Tenggara.

Perpanjangan SIM Pakai BPJS Kesehatan

Di sisi lain, Korlantas Polri menambahkan persyaratan untuk pembuatan SIM baru maupun perpanjangan SIM.

Pemohon di tujuh provinsi uji coba perlu menyertakan BPJS Kesehatan untuk membuat SIM baru maupun perpanjangan yang berlaku mulai 1 Juli hingga 30 September 2024.

Kebijakan tersebut berlaku di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Adapun syarat BPJS Kesehatan itu tertuang dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023, perubahan atas Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 mengenai Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi.

Aturan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Kesehatan Nasional untuk meningkatkan jumlah pengguna JKN.

Bikin dan Perpanjang SIM Bisa Dimana Saja

Sudah modern dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) makin dipermudah. Bikin dan perpanjang SIM tak perlu sesuai alamat KTP bisa dari mana saja simak penjelasan polisi agar paham.

Dalam perpanjang dan bikin SIM tak perlu menunggu SIM keliling atau aplikasi online, bisa dilakukan di Satpas mana saja.

Pemohon tak perlu tidak perlu pulang kampung segala agar masyarakat lebih mudah dan peduli syarat administrasi berkendara. Sehingga semua masyarakat bisa punya SIM sah dengan lebih mudah dan nyaman.

Kanit Regident Satpas SIM Polres Metro Bekasi AKP Evo Rudi Laksono mengatakan, pembuatan SIM bisa dilakukan dari mana saja.

“Ini adalah salah satu bentuk (inovasi), pimpinan kami memikirkan. Kalau dulu kan harus mutasi, balik ke kampung. Ini adalah bentuk pimpinan kami memberikan kemudahan untuk masyarakat,” kata Rudi dikutip dari Kompas.com.

Meski demikian, Rudi mengakui masih ada masyarakat yang belum tahu bahwa membuat SIM bisa di Satpas SIM mana saja. Hal ini lantaran masyarakat yang mungkin kurang peduli, sebab membuat SIM pada dasarnya hanya sekali sisanya memperpanjang. (*)

Anggota DPRD Pacitan Periode 2024 – 2029 Resmi Dilantik

0
Sebanyak 45 orang wakil rakyat terpilih hasil Pemilu 2024 resmi dilantik menjadi Anggota DPRD Pacitan 2024-2029

PACITAN (Aswajanews.id) – Jumat (23/08/2024) siang, sebanyak 45 orang wakil rakyat terpilih hasil Pemilu 2024 resmi dilantik menjadi Anggota DPRD Kabupaten Pacitan Periode 2024-2029. Pelantikan yang merupakan bagian dari Rapat Paripurna Istimewa ini bertempat di kantor DPRD Kabupaten Pacitan. Rapat Paripurna berjalan lancar, dengan acara prosesi pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Pacitan.

Pelantikan tersebut juga dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Wakil Bupati Pacitan Gagarin, jajaran forkopimda, jajaran OPD, tamu undangan serta insan media.

Sebanyak 45 orang wakil rakyat terpilih hasil Pemilu 2024 resmi dilantik menjadi Anggota DPRD Pacitan 2024-2029

Sebagai informasi Sesuai dengan hasil Pemilihan umum pada 14 februari yang lalu dan telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pacitan perolehan kursi sebagai berikut: Partai Demokrat meraih 18 kursi, Partai Golkar 7 kursi dan PDIP Perjuangan 6 Kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 5 Kursi, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hanura dan Partai persatuan Pembangunan (PPP) masing-masing meraih 2 kursi. Sedangkan 1 kursi terakhir diamankan oleh Partai Gerindra.

Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Periode 2019 – 2024, Ronny Wahyono menyampaikan dalam sambutannyaa mengatakan pihaknya mewakili DPRD Pacitan periode 2019-2024 menyampaikan permohonan maaf jika dalam lima tahun masih banyak kekurangan.

“Harapannya kerjasama, sinergisitas dan koordinasi Pemerintah Kabupaten Pacitan dan DPRD yang selama ini sudah berjalan dengan baik harus dilanjutkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pacitan,” kata Ronny.

Diakhir sambutan, Ronny juga mengucapkan selamat untuk anggota DPRD Kabupaten Pacitan Periode 2024 – 2029 yang telah telah dilantik hari ini

“Pada kesempatan kami mengucapkan selamat atas terpilih dan ditetapkannya anggota DPRD Pacitan masa jabatan 2019-2019,” pungkasnya. *(Slamet Rosidin)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Budayawan Menemukan Puluhan Makam Keramat Palsu di Palabuhanratu

0
Lokasi penemuan puluhan makam keramat palsu yang berada di Kampung Baru, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi (ANTARA)

SUKABUMI (Aswajanews.id) – Budayawan Sunda dari Padjadjaran Anyar Palabuhanratu menemukan puluhan makam keramat palsu di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tepatnya di Kampung Baru pada Kamis yang diduga dibuat oknum tidak bertanggungjawab untuk meraup keuntungan.

Lokasi penemuan puluhan makam keramat palsu yang berada di Kamp Baru, Desa Citepus, Kec Palabuhanratu, Kab Sukabumi (ANTARA)

“Keberadaan makam keramat palsu di Desa Citepus diduga sengaja dibuat oleh oknum tidak bertanggungjawab untuk disalahgunakan antara lain praktek perdukunan sehingga membawa kesesatan bagi siapapun yang datang ke makam ini dengan tujuan untuk mencari keberkahan seperti mencari penglaris usaha, pengasihan (pelet) dan lain sebagainya,” kata Ketua Umum Padjajaran Anyar Palabuhanratu Firman Nirwan Boestomi di Sukabumi, Kamis (22/8/2024).

Menurut Firman, keberadaan makam tersebut membuat resah masyarakat sekitar karena banyak warga dari luar Palabuhanratu datang ke makam palsu ini untuk melakukan praktek diduga perdukunan.

Dari hasil penelusuran pihaknya, jumlah makam yang berada di tengah hutan tersebut jumlahnya mencapai 41 unit di mana ada satu makam yang dianggap paling keramat karena dibuat bangunan di atasnya dan bagian nisan dibungkus kain putih seperti kain kafan.

Adapun makam tersebut dibentuk oleh oknum yang membangunnya dengan cara menyusun batu sehingga menyerupai kuburan tua. *(Sumber : Antara)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Rais Syuriyah PBNU : Cak Imin Dianggap tidak Bisa Diajak Berdialog

0
Tim Panel PBNU saat menyikapi ketidakhadiran Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Rabu (21/8/2024) di kantor PBNU Jakarta. (Foto: Dok. NU Online)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhammad Cholil Nafis memandang Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dianggap tidak bisa diajak berdialog setelah tidak memenuhi undangan PBNU pada Selasa (21/8/2024).

Tim Panel PBNU saat menyikapi ketidakhadiran Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Rabu (21/8/2024) di kantor PBNU Jakarta. (Foto: Dok. NU Online)

Hal tersebut disampaikan Kiai Cholil Nafis bersama Tim Panel PBNU lainnya yaitu Ketua PBNU Najib Azca, Ketua PBNU Umarsyah, dan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU Sulaiman Tanjung di Plaza PBNU, Lantai 1, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2024) dilansir dari nuonline.

Kiai Cholil mengatakan informasi mengenai ketidakhadiran Ketum dan Sekjen PKB akan diserahkan kepada tim panel yaitu KH Anwar Iskandar dan Kiai Amin Said Husni dan setelah itu akan menjadi keputusan PBNU.

Selanjutnya tim Panel PBNU H Umarsyah mengatakan, undangan terhadap Muhaimin Iskandar ke PBNU untuk meminta keterangan terkait tiga hal, yaitu soal kewenangan Dewan Syuro PKB yang semakin tidak memiliki fungsi, soal permusyawaratan, dan tata kelola organisasi.

“Tiga hal ini yang kita fokus untuk melakukan pendalaman. Dan tentu ini akan menjadi laporan kami kepada tim yang sudah dibentuk oleh PBNU,” jelas Umarsyah.

Sebelumnya, Muhaimin Iskandar mengaku siap berdialog. “Kita berdialog dengan siapa pun. Ngopi di rumah saya, ngopi dengan siapa pun, siap,” kata Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (19/8/2024).

Cak Imin menerangkan, pihaknya hanya menginginkan semua hal dalam kondisi damai. Karena itu, dia menerima semua kritik dan masukan. Namun, dia menegaskan PBNU dan PKB adalah organisasi yang berbeda. ***

www.youtube.com/@anas-aswaja

Dua Gunawan Luncurkan Warna Pakaian dan Logo Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Ini Filisofinya

0
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan

SOREANG (Aswajanews.id) – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung, meluncurkan warna pakaian yang akan digunakan Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan selama masa kampanye pemilihan kepala Daerah (Pilkada) 27 Novemeber 2024 mendatang.

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan

Selain meluncurkan warga pakaian khas yang akan digunakan tersebut, Dua Gunawan juga meluncurkan logo pasangan bakan calon (Balon) Bupati Bandung Periode 2024-2029 yang akan menjadi ciri khas.

Kemeja biru langit akan menjadi ciri khas paslon Bupati dan wakil bupati Bandung Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan dan logo induk jari dalam lingakran dengan warna merah akan menjadi tanda kekuatan untuk menuju perubahan Kabupaten Bandung ke depan.

“Biru langit mencerminkan asli yang akan menanungi seluruh isi alam dan semua mahluk hidup yang ada di dunia,” kata Sahrul saat ditemui wartawan di Soreang, 22 Agustus 2024.

Aa Sahrul sapaan akarab bakal calon bupati bandung yang diusung partai Golkar dan PKS, menjelaskan, dirinya bersama kang Gun Gun berkomitmen untuk lebih memeperbaiki tatanan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung.

Selain itu, Aa sahrul juga berkomitmen untuk meningkatakan kesejahteraan seluruh masyarakat dengan berbagai program sektor perekonomian, salah satunya peningakatan peran pelaku usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM).

”pasti, warna kameja yang kami kenakan akan menjadi ciri khas pasangan ‘Alus Pisan’ sebagai pengingat untuk menaungi seluruh masyarakat kabupaten bandung,” jelasnya.

Lebih lanjut Aa Sahrul mengatakan, warna biru kameja yang kami kenakan melambangkan kedamaian, kesuburan dan kehidupan. Hal itu, menjadi motivasi pasangan ‘Alus Pisan’ untuk menggunakan kameja tersebut.

“Sesuai dengan kesepakatan koalisi Alus Pisan, kami akan mengenakan kameja warna biru selama masa kampaye pilkada nanti. Biru, melambnagkan kedamaian, kesuburan dan kehidupan yang lebih baik,” akunya.

Hal yang sama dikatakan balon wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan, menurutnya, dengan mengenakan warna biru sebagai seragam yang digunakan filosofinya adalah menciptakan kedamaian seluruh masyarakat, kesubuhan isi alam dan kehidupan yang lebih untuk semua warga Kabupaten Bandung.

Selain itu, tambah Gun Gun, pihanya juga akan meluncurkan loga pasangan Alus Pisan dengan lingkaran merah di dalamnya jempol tangan menandakan kebaikan akan tumbuh ketika kekuatan semua pihak menyatu.

“itu lambang kekuatan dan kebersamaan untuk membangun kebaikan dan kemajuan yang lebih baik untuk kemajuan kabupaten Bandung dan kesejahteraan seluruh masyarakat,” akunya.

Pasangan balon Bupati dan Wakil Bupati Bandung tersebut, sangat dinantikan masyarakat, karena selalin memiliki raut muka yang ganteng, juga memiliki karatek jiwa yang sholeh dan murah senyum kepada semua orang. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Prajurit Habema Bagikan Mainan dan Baju Gratis Anak-Anak Grinbun

0

DAL NDUGA (Aswajanews.id) – Salah satu Satuan Jajaran Komando Operasi HABEMA di Papua yakni Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kostrad yang tengah melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan RI-PNG di wilayah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan cara mengunjungi dan menyapa warga serta membagikan mainan serta baju gratis kepada anak-anak Kampung Grinbun, Distrik Dal pada Selasa, (20/8/2024).


Komandan Satgas Yonif 432 Kostrad, Letkol Inf Zulfikar Akbar Helmi, menitipkan pesan kepada para Prajurit yang akan melaksanakan Patroli agar memanfaatkan waktu penugasan untuk hal-hal positif, bukan sekedar melaksanakan tugas pengamanan wilayah saja. Pesan Letkol Inf Zulfikar tersebut rupanya langsung dijawab dengan inisiatif dan kreativitas para Prajurit TNI yang melaksanakan tugas Patroli, khususnya dengan cara melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dan membagikan mainan serta baju gratis kepada anak-anak yang dijumpainya sepanjang rute Patroli.

Dengan tetap mengedepankan aspek pengamanan Patroli, ketika berpapasan dengan warga, para Prajurit TNI mengajak berkomunikasi dan disambut gembira oleh para warga Grinbun. Dalam Komsos tersebut, pembagian mainan dan baju gratis disambut gembira oleh anak-anak dan para orangtua yang mendampingi. Merasa diperlakukan layaknya saudara dekat, seorang Mama Papua, bernama Eli Murib menyampaikan terima kasih atas kepedulian Prajurit TNI.

“Terima kasih mainan dan baju gratis untuk anak kami, Om Tentara. Tuhan memberkati,” ucapnya antusias.

Terpisah, Panglima HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan pelaksanaan kegiatan mengapresiasi kreativitas Satgas Yonif 432 Kostrad dalam menggelar Patroli dengan melaksanakan Komsos di Kampung Grinbun.

“Hal ini merupakan upaya TNI melaksanakan Komsos inklusif dengan seluruh pihak dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua,” ungkapnya. (Pen Media Habema)

Pangdam III/Slw: Rekrutmen Untuk Dapatkan Calon Terbaik

0

Bandung (Aswajanews.id) – Sebanyak 1.339 orang calon Bintara PK TNI AD Reguler Pria TA. 2024, mengikuti Sidang Parade Tingkat Panda Kodam III/Slw yang digelar di Aula Graha Tirta Siliwangi Jln. Lombok No. 10 Kota Bandung, Selasa (20/08/2024).

Pelaksanaan Sidang Parade Penerimaan Calon Bintara dipimpin langsung oleh Pangdam III/Slw Mayjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., didampingi Kasdam, Irdam, Asintel, Aspers, Danrindam, Kakesdam, Kaajendam, Kajasdam dan Kalaseldiaga Dispsiad.

Pangdam III/Slw dalam pengarahannya menyampaikan bahwa para calon yang mengikuti seleksi sangat banyak yang memenuhi persyaratan, tetapi tidak semuanya bisa mengikuti pendidikan karena alokasi penerimaan yang sudah ditentukan.

Diharapkan diantara para calon tidak terjadi friksi, tetapi bisa menjaga kekompakan dengan menjalin ikatan yang kuat. Para Calon Bintara TNI AD yang lulus masuk dan melanjutkan mengikuti pendidikan bukan semata-mata ditentukan oleh Panitia Seleksi, tetapi oleh kehendak Tuhan YME.

“Pada prinsipnya, bergabung dengan TNI AD adalah jalan hidup. Sehingga kalian harus memiliki kesiapan untuk ditempatkan dimana saja,” ucap Pangdam.

Pangdam juga berpesan bagi setiap calon yang nantinya berhasil menjadi seorang prajurit, agar tidak melakukan pelanggaran, karena akan merugikan negara, diri sendiri dan keluarga.

“Ingatlah, rekrutmen yang kita lakukan adalah untuk mendapatkan generasi terbaik yang akan turut menentukan masa depan TNI AD” Pungkas Pangdam. (Pendam III/Siliwangi)

Menhan Prabowo Berkunjung ke Papua Nugini, Temui PM James Marape

0
Menhan Prabowo Subianto kunjungan ke Papua Nugini bertemu dengan Perdana Menteri Hon James Marape, Rabu (21/08/2024)

Papua Nugini (Aswajanews.id) – Setelah melakukan kunjungan kerja ke Canberra Australia, Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan kunjungannya ke Papua Nugini (Papua New Guinea/PNG). Kunjungannya kali ini untuk bertemu dengan Perdana Menteri Papua Nugini Hon James Marape, Rabu (21/08/2024).

Menhan Prabowo Subianto kunjungan ke Papua Nugini bertemu dengan Perdana Menteri Hon James Marape, Rabu (21/08/2024)

Setibanya di Bandara Internasional Port Moresby Menhan Prabowo yang mengenakan jas berwarna abu-abu dengan peci hitam langsung disambut hangat oleh PM James Marape. Kunjungan Menhan Prabowo ke PNG ini, salah satunya untuk memenuhi janji kepada PM Marape saat kunjungan ke Kemhan (15/7). Saat itu, Menhan Prabowo menyatakan keinginan untuk segera berkunjung ke Papua Nugini.

“Menepati janji saya untuk mengunjungi PNG segera, setelah kunjungan PM H.E. James Marape ke Kementerian Pertahanan Indonesia di Jakarta bulan lalu,” kata Menhan.

Dalam pertemuan bilateral ini, keduanya berbincang terkait masalah bilateral dan internasional yang menjadi kepentingan bersama dan memperkuat kemitraan yang telah lama terjalin antara Indonesia dengan Papua Nugini. Persahabatan kedua negara terjadi bukan hanya karena kedekatan geografis tetapi juga kepentingan bersama yang dimiliki oleh kedua negara.

Terkait kerja sama dalam hal pendidikan, sejak tahun lalu, Menhan Prabowo telah menawarkan dan membuka ruang bagi perwira muda, taruna, pemuda dan pemudi dari PNG untuk belajar di Universitas Pertahanan RI.

“Ini semua tentang sinergi, tidak hanya antar pemerintah tetapi juga investasi, pendidikan dan kesehatan,” ujar PM PNG. (Nana S)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kapolda Jabar Pimpin Upacara Peringatan Hari Juang Polri

0
Kapolda Jabar Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M.,

Bandung (Aswajanews.id) – Bertempat di Lapangan Upacara Mapolda Jabar Kapolda Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., Pimpin Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tingkat Polda Jabar, Rabu (21/08/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Irdam III Siliwangi, Wakapolda Jabar, PJU Polda Jabar, Para Purnawirawan Polri, dan Para Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan ASN Polda Jabar.

Kapolda Jabar Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M.,

Moment ini dilaksanakan sebagai pengingat peristiwa Proklamasi Polisi yang terjadi pada era kemerdekaan.

Peristiwa bersejarah tanggal 21 Agustus 1945, tentang Proklamasi Polisi merupakan sikap cinta tanah air dan keberanian yang luar biasa dari seorang M. Yasin dan pasukannya yang bertekad menyatukan semangat dan patriotisme.

Upacara diawali dengan persiapan dan dilanjutkan dengan masuknya komandan upacara ke lapangan. Setelah itu, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., selaku inspektur upacara tiba di lapangan, dan upacara pun siap dimulai.

Acara dibuka dengan menyanyikan Mars Polri, diikuti dengan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara. Kemudian, dilaksanakan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Inspektur Upacara.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri, kemudian pembacaan Naskah Proklamasi Polisi oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., selaku Inspektur Upacara yang diikuti oleh seluruh peserta upacara. Sebagai penutup, seluruh peserta upacara menyanyikan Hymne Polri.

Melalui Upacara Peringatan Hari Juang Polri 2024, diharapkan Polri akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menjadi institusi yang semakin dekat dengan masyarakat, responsif terhadap kebutuhan dan mampu memberikan rasa aman dan nyaman.

“Polri akan terus berupaya mewujudkan Polri yang modern, profesional, dan terpercaya. Dengan semangat yang diwariskan oleh para pendahulu. Mari terus berjuang untuk memperkuat institusi Polri dan meningkatkan citra Polri di mata masyarakat,” tutupnya. (*)

Ridwan Kamil Minta Dipanggil “Bang Emil” Menyesuaikan Kultur Jakarta

0
Bakal Calon Gubernur DKI Ridwan Kamil diskusi bersama masyarakat di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2024)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Bakal Calon Gubernur DKI Ridwan Kamil (RK) meminta dipanggil “Bang Emil” untuk menyesuaikan karakter masyarakat Jakarta menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI tahun ini.

“Sesuai tempat, kalau istri panggil Aa, di kampung dipanggil Kang, tapi di sini lebih cocok dipanggil Bang,” kata Ridwan Kamil dilansir ANTARA, Selasa (20/8/2024).

Bakal Calon Gubernur DKI Ridwan Kamil diskusi bersama masyarakat di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2024)

Ridwan mengatakan hal itu dalam kegiatan yang diselenggarakan Ruang Muda bertemakan “Harapan Anak Muda untuk Pemerintahan Baru”.

Ia mengaku, daripada sebutan “Kang Emil”, dia mengungkapkan keinginannya untuk dipanggil “Bang Emil”.

“Sapaan “Bang Emil” lebih sesuai dengan kultur dan adat di Jakarta,” ujar Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 itu.

Sebanyak 12 partai politik secara resmi menandatangani piagam dukungan untuk mengusung Ridwan Kamil-Suswono sebagai bakal pasangan calon pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2024 pada Senin (18/8).

Partai tersebut adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Perindo dan Partai Persatuan Pembangunan.

Mereka menyatakan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Jakarta Baru untuk Jakarta Maju. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Polresta Bandung Terjunkan 1.765 Personel untuk Pengamanan Pilkada 2024

0
Plh Kapolresta Bandung, AKBP Maruly Pardede saat menggelar apel gelar pasukan pengamanan Pilkada Kab Bandung, Selasa (20/8/2024)

Kabupaten Bandung (Aswajanews.id) – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung siap menerjunkan 1.765 personel gabungan untuk melakukan pengamanan Pilkada 2024 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Plh Kapolresta Bandung, AKBP Maruly  Pardede menyampaikan bahwa personel tersebut tidak hanya digunakan untuk mengamankan TPS, tetapi juga setiap tahapan pilkada yang akan berlangsung.

“Di sini juga ditampilkan kesiapan dan kelengkapan yang akan digunakan pada saat pengamanan tahapan-tahapan Pilkada Kabupaten Bandung 2024,” jaya Maruly usai melaksanakan apel gelar pasukan di Kabupaten Bandung, Selasa (20/8/2024).

Plh Kapolresta Bandung, AKBP Maruly Pardede saat menggelar apel gelar pasukan pengamanan Pilkada Kab Bandung, Selasa (20/8/2024)

Maruly mengatakan pihaknya telah memetakan daerah rawan konflik, sebagai antisipasi dini gangguan keamanan selama tahapan pilkada.

Terkait skala prioritas pengamanan pada wilayah titik rawan, pihaknya tetap mengedepankan penanganan preemtif dan preventif.

“Kita lihat bagaimana situasi kerawanan kamtibmas yang tergantung dari mana informasi dari intelijen. Walaupun memang ada sejarah, tapi tetap kita upaya mengedepankan preemtif dan preventif,” kata dia.

Dia mengungkapkan tujuan dari pelaksanaan apel gelar pasukan ini untuk memastikan kesiapan dalam menggelar operasi pengamanan selama tahapan pelaksanaan pilkada.

“Salah satunya yang pertama adalah kita gelar pasukan ini, kemudian kita lakukan sosialisasi, baik itu kepada masyarakat maupun para calon peserta yang akan diinisiasi oleh Bawaslu maupun KPU,” katanya.

Selain itu, dirinya juga meminta semua pihak mulai dari masyarakat, aparat keamanan, pemerintah, penyelenggara pemilu, dan partai politik untuk menjaga kondusivitas menjelang pilkada agar berjalan dengan lancar, aman dan damai.

“Pada kesempatan ini kami mengimbau kepada warga masyarakat, walaupun beda pilihan tetap satu. Kita saudara dan sama-sama menjaga agar Kabupaten Bandung ini tetap kondusif sampai dengan Pilkada selesai,” kata Maruly. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Sinergitas TNI-Polri dan Seluruh Instansi, Apel Gelar Pengamanan Pilkada Jabar

0
Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada Jabar 2024 di depan Gedung Sate Jl. Diponegoro Kota Bandung, Selasa (20/08/2024)

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pangdam III/Siliwangi diwakili Kasdam III/Slw Brigjen TNI Aminudin menghadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada Jabar 2024 di depan Gedung Sate Jl. Diponegoro Kota Bandung, Selasa (20/08/2024).

Untuk mendukung pengamanan Pilkada 2024, Kodam III/Slw akan mengerahkan 14.350 personel dari Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil), Satuan Tempur (Satpur), Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) serta Satuan Intelijen yang Setiap Saat Siap Bergerak.

Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada Jabar 2024 di depan Gedung Sate Jl. Diponegoro Kota Bandung, Selasa (20/08/2024)

Bertindak selaku Pimpinan Apel, Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus didampingi Pj. Gubernur Jabar Bey Machmudin dan Kasdam III/Slw. Kegiatan dihadiri oleh Forkopimda Jabar, PJU Kodam III/Slw, PJU Polda Jabar serta pasukan dari TNI, Polri dan instansi terkait.

Kapolda Jabar dalam amanatnya menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan rangkaian operasi untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana seluruh unsur terkait, sebelum diterjunkan ke lapangan.

Pilkada serentak Tahun 2024 adalah bagian dari kemerdekaan rakyat untuk memilih Kepala Daerah. Oleh karena itu, perlu adanya jaminan keamanan agar setiap tahapan Pilkada dapat berjalan dengan baik dan damai. Keberhasilan operasi juga sangat ditentukan oleh kesiapan dan kemampuan seluruh personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

“Marilah kita jadikan Apel Gelar Pasukan ini untuk menyatukan tekad dan komitmen guna membuktikan kepada masyarakat, bahwa seluruh unsur stakeholder terkait siap untuk mengawal, mengamankan serta mensukseskan Pilkada Serentak 2024, di wilayah Jabar,” tutur Irjen Pol Akhmad wiyagus. *(Pendam III/Siliwangi)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Bupati Aep Lantik dan Ambil Sumpah Jabatan Pejabat di Lingkungan Pemkab Karawang

0

Karawang (Aswajanews.id) – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh melantik serta mengambil sumpah jabatan pada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang. Pelaksanaan pelantikan tersebut digelar di Aula Husni Hamid Pemda Karawang pada Senin (19/8/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan jika dalam rotasi mutasi dan promosi jabatan ini tidak ada jual beli jabatan, melainkan murni dari kinerja dan kemampuan dari para pejabat tersebut.

“Jadi semuanya ini murni dari penilaian kinerja seluruh ASN kita di Karawang. Kalau ada yang mengiming-imingi atau memanfaatkan mutasi dan promosi jabatan untuk keuntungan sendiri, langsung laporkan ke saya,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa dalam pelantikan kali ini sudah sesuai dengan aturan yang ada. Bahkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan KASN dan Kemendagri.

“Tentunya semuanya telah melalui proses dan prosedur yang ada. Kalau dari KASN nya tidak menyetujui, pasti dari Pusatnya (Provinsi) pun tidak, begitu juga dengan Kemendagri,” jelasnya.

Ia berharap, pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan profesional dan penuh dedikasi untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Sebagai Abdi Negara kita harus berkomitmen memberikan yang terbaik untuk Karawang yang kita cintai ini,“ ungkapnya *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pangdam III/Slw: “Selamat Hari Jadi ke-79 Prov Jabar”

0

BANDUNG (Aswajanews.id) – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Slw Ny. Ira M. Fadjar menghadiri Upacara Hari Jadi Ke-79 Provinsi Jawa Barat Tahun 2024 bertempat di Lapangan Gasibu Jln. Diponegoro Kota Bandung, Senin (19/08/2024).

Dengan mengusung tema “Jabar Menyala Indonesia Maju”, Upacara dilaksanakan dengan penuh khidmat dipimpin Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. Para undangan tampak selaras mengenakan pakaian adat Sunda.

Pj. Gubernur Jabar dalam amanatnya menyampaikan bahwa salah satu momentum penting sebagai tanda kebesaran dan keagungan tanah Pasundan adalah “Bandung Lautan Api” sebagai simbol perjuangan rakyat Jawa Barat.

“Hari ini kita menyalakan kembali semangat Bandung Lautan Api untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi yang menyala, menerangi jalan bagi kemajuan Indonesia,” ucap Pj. Gubernur.

Bey Machmudin mengajak untuk bersama-sama melangkah dengan penuh semangat dengan satu tujuan yang sama untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi terdepan yang menyala dengan prestasi menuju Indonesia maju.

Selesai pelaksanaan rangkaian upacara, Pj. Gubernur Jabar bersama Pangdam III/Slw dan Kapolda Jabar menuju ke Gedung DPRD Provinsi Jabar untuk melaksanakan Rapat Paripurna dalam rangka HUT ke-79 Provinsi Jawa Barat.

Turut hadir pada upacara seluruh Forkopimda Jabar, Kapolrestabes Bandung, Dandim 0618/KB, para Kepala Perangkat Daerah Prov. Jabar, para Ketua Partai Politik, para pimpinan Instansi BUMN Wilayah Jabar, para tokoh dan sesepuh Jabar, para Walikota dan Bupati se-Jabar serta Pimpinan Organisasi Wanita. (Pendam III/Siliwangi)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Refleksi Hari Kemerdekaan RI ke-79 dalam Prespektif Santri Salaf

0
Oleh : Akhmad Miftahusalam (Staf bagian Kesekretariatan MHM PP Lirboyo Kediri)

Di tengah pekikan takbir dan lantunan ayat suci, lahirlah semangat kemerdekaan yang membara di dada kaum santri. Sejak awal, santri bukan hanya sekadar pelajar yang mendalami ilmu agama di pondok-pondok pesantren, tetapi juga pejuang yang setia menjaga martabat bangsa. Sejarah telah mencatat, saat bangsa ini terjajah, para santri tampil di garda terdepan, memanggul senjata, dan memimpin doa untuk kemerdekaan tanah air.

Kemerdekaan bagi kaum santri adalah anugerah yang dipenuhi oleh pengorbanan, doa, dan ikhtiar tanpa henti. Sejarah perlawanan santri dari masa penjajahan hingga revolusi kemerdekaan membuktikan bahwa perjuangan mereka bukan hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga perjuangan batin untuk memerdekakan diri dari segala bentuk penindasan, baik duniawi maupun ukhrawi.

Kini, di usia kemerdekaan yang semakin dewasa, kaum santri terus melanjutkan perjuangan dengan mengisi kemerdekaan ini melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat. Mereka adalah generasi yang tak pernah lelah untuk terus belajar, berinovasi, dan berkarya demi kemajuan bangsa. Santri memahami bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi awal dari tanggung jawab besar untuk menjaga dan mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat bagi umat dan negara.

Dengan semangat nasionalisme yang berakar dari ajaran Islam, santri senantiasa berikhtiar untuk menjaga keutuhan bangsa, merawat persatuan, dan melanjutkan cita-cita para pendahulu yang telah gugur di medan juang. Mereka paham, bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika seluruh anak bangsa bisa merasakan keadilan, kesejahteraan, dan kedamaian.

Di antara peran penting kaum ulama dan santri dalam sejarah bangsa ini Penting diingat bahwa peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan yang hampa makna. Jangan sampai kita terjebak dalam gegap gempita perayaan proklamasi kemerdekaan. Tantangan di era digital sekarang ini semakin kompleks. Dalam konteks inilah kita mesti melanjutkan perjuangan para ulama untuk berjihad sesuai kemampuan kita masing-masing.

Bangsa kita masih menghadapi berbagai persoalan seperti kemiskinan, kebodohan, ketidakadilan, korupsi, politik identitas, dan defisit moral pemimpin. Inilah ladang jihad yang harus kita garap. Jangan sampai persoalan ini tumbuh subur tanpa penanganan dan perhatian dari kita.

Tantangan lain yang mesti menjadi perhatian adalah masifnya peneyabaran konten-konten radikal di ruang digital. Perkembangan media sosial sering kali dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menyebarkan paham radikal dan perekrutan teroris. Tentu saja, penyebaran paham radikal di dunia maya sangat membayakan bagi generasi muda. Bagi mereka yang tingkat literasi digitalnya masih rendah ajakan aksi terorisme dengan dalih jihad di jalan Allah akan mudah diterima dan terhanyut di dalamnya.

Maka dari itu santri akan selalu berada di garis terdepan dalam menjaga NKRI. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan, santri siap melanjutkan estafet perjuangan demi Indonesia yang lebih baik. Seperti yang diajarkan para ulama terdahulu, kemerdekaan ini adalah amanah, dan kaum santri siap mengembannya dengan penuh tanggung jawab. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts