Google search engine
Beranda blog Halaman 584

Kapolres Cilacap Tinjau Percepatan Vaksinasi di Pondok Pesantren

0
Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi saat meninjau percepatan Vaksinasi Merdeka di Pondok Pesantren Al-Hikmah Desa Kawunganten Lor Kecamatan Kawunganten, Selasa (7/9/2021).

Cilacap (Aswajanews.id) – Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi bersama Forkopimda melaksanakan kegiatan peninjauan percepatan Vaksinasi Merdeka di Pondok Pesantren Al-Hikmah Desa Kawunganten Lor Kecamatan Kawunganten, Selasa (7/9/2021).

Kegiatan ini merupakan kegiatan langkah percepatan dengan melibatkan TNI dan Polri serta sebagai upaya percepatan Vaksinasi yang dilakukan oleh Polri, TNI dan Pemerintah dengan menciptakan Herd Immunity yang dimiliki seluruh Masyarakat.

“Terimakasih atas waktu yang diberikan untuk mendukung adanya kegiatan vaksinasi merdeka serentak khusus untuk santri karena bisa mencegah penularan virus covid-19″, ucap Gus Ulin Nuha.

”Kami mengharapkan agar para santri selalu mentaati Prokes untuk mencegah penularan Virus Covid-19 dan para santri untuk tetap semangat dalam menuntut ilmu untuk ke jenjang masa depan. Kami sangat mendukung adanya vaksinasi terhadap santri pondok pesantren. Diharapkan setelah lulus dari pondok pesantren untuk tetap menjadi orang yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara dan bisa menyalurkan ilmunya di masyarakat untuk tetap Prokes setelah vaksinasi karena untuk menghindari penularan virus Covid-19″, ucap Kapolres Cilacap dalam sambutannya.

Adapun pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Candi Polres Cilacap di Pondok Pesantren Al-Hikmah Desa Kawunganten Lor Kecamatan Kawunganten dengan sasaran sejumlah 1000 orang. Dengan sasaran vaksin santri pondok pesantren se-Kecamatan Kawunganten sejumlah 400 santri dan masyarakat umum 600 orang. Dengan petugas vaksinator dari Puskesmas Kawunganten dan Klinik Bhayangkara Polres Cilacap. Selama kegiatan tetap mematuhi protokol kesehatan. *(Ohir/Asep)

Ratusan Warga Nahdliyin Cilacap Ikuti Vaksinasi Massal

0
Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi bersama PJU Polres Cilacap saat meninjau kegiatan Vaksin Presisi untuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda di Gedung Darussalam Cilacap

Cilacap (Aswajanews.id) – Ratusan warga Nahdliyin (Nahdlatul Ulama) di Kabupaten Cilacap mendapatkan suntikan vaksinasi, Selasa (31/8/2021). Pelaksanaan vaksinasi di Gedung Darussalam Cilacap pada hari itu mencapai sejumlah 821 peserta, terdiri dari kelompok Fatayat 75 orang, Banser/Ansor 50 orang, Muslimat 75 orang, PC/MWC NU 150 orang, IPPNU 140 orang, LKNU 95 orang, Tomas / Toda 100 orang dan KB Bhayangkara 100 orang.

Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi bersama PJU Polres Cilacap berkesempatan meninjau kegiatan Vaksin Presisi untuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda tersebut.

Dikatakan Kapolres Cilacap, kegiatan ini merupakan upaya untuk memutus penyebaran covid-19 dengan mengharapkan Herd Imunity kepada masyarakat agar terhindar dari virus covid-19. Menurutnya, vaksinasi di Kabupaten Cilacap terus dilakukan tidak terbatas waktu sampai seluruh warga Cilacap mendapat vaksinasi Covid-19 dengan tujuan untuk menjaga imun tubuh supaya lebih baik.

“Saya menghimbau kepada masyarakat setelah divaksin itu bukan berarti kita tidak terpapar Covid-19 ini tapi tetap kita jaga jarak, tetap selalu pakai masker, selalu menghindar dari kerumunan, juga cuci tangan,” ucap Kapolres Cilacap.

“Alhamdulillah sinergi bersama dengan TNI Polri dan juga Linmas serta Satpol PP di tingkat kecamatan bahkan di tingkat desa dan di tingkat RW/RT untuk kita laksanakan isolasi skala mikro. Hasil evaluasi apabila kesadaran masyarakat untuk kedisiplinan isolasi mandiri dilaksanakannya informasi bagi RT maupun desa yang ada merahnya segera ditarik untuk ditaruh karantina di tingkat desa maupun di tingkat kecamatan dengan memanfaatkan fasilitas fasilitas yang ada di situ,” jelas Kapolres Cilacap. (Ohir)

Oknum Dokter Campur Sperma ke Makanan Istri Temannya, Kelainan Jiwa ?

0
Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi melalui Kabidhumas, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyatakan tersangka telah diperiksa kejiwaannya di salah satu RS di Semarang.

Semarang (Aswajanews.id) – Kasus Dokter berinisial DP yang menjadi tersangka karena mencampurkan sperma ke dalam makanan istri temannya, memasuki babak baru. Polda Jateng menyatakan Tim penyidik telah memenuhi persyaratan pemeriksaan kejiwaan tersangka dan melimpahkan berkas penyidikannya ke kejaksaan negeri Semarang.

Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi melalui Kabidhumas, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyatakan tersangka telah diperiksa kejiwaannya di salah satu RS di Semarang.

Dijelaskannya, pemeriksaan kejiwaan dokter DP dilaksanakan secara maraton selama dua minggu oleh tim dokter dari berbagai disiplin medis. Hasil keterangan medis, dokter DP positif menderita kelainan jiwa.

“Tersangka diperiksa oleh tim yang terdiri psikolog, psikiater serta beberapa dokter lain. Hasilnya, dia dinyatakan mengidap kelainan kejiwaan,” jelas Kabidhumas saat diwawancara, Jumat siang (17/9).

Ditambahkan, Dokter DP diketahui mengalami kelainan jiwa akibat trauma psikologis saat masih kecil. Dia hidup di lingkungan keluarga yang kurang harmonis. “Sehingga tersangka melampiaskan melalui nonton tayangan pornografi dan memperoleh kepuasan karena itu,” tambah Kombes M Iqbal.

Meski demikian, kondisi kejiwaan dokter DP tidak terlalu berdampak pada aktivitas normalnya. Tersangka dinyatakan bisa beraktivitas seperti kebanyakan orang. “Keterangan dokter tentang kondisi kejiwaan itu yang beberapa waktu lalu diminta oleh tim kejaksaan. Rabu (15/9) kemarin, berkas sudah kami limpahkan kembali ke Kejari,” tambahnya.

Kombes M Iqbal menambahkan, kasus aksi tidak senonoh dokter DP yang berujung mencampurkan makanan ke istri temannya itu merupakan kasus unik.

Menurut keterangan penyidik Ditkrimum, kasus seperti ini adalah yang pertama di Indonesia. “Yurisprudensinya tidak ada. Rujukan dari kasus-kasus terdahulu tidak ditemukan. Jadi, kasus ini betul-betul yang pertama terjadi,” ungkapnya.

Maka dari itu, tambah Kabidhumas, penyidikan kasus ini dilakukan secara cermat agar penyidik tidak salah menerapkan pasal. Sebagaimana diberitakan terdahulu, dokter DP ditetapkan tersangka setelah dilaporkan oleh DW, istri temannya sesama mahasiswa program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di salah satu universitas di Semarang.

Pelapor beserta suami tinggal satu atap bersama DP dalam sebuah rumah kontrakan di kawasan Gajah Mungkur, Semarang.

DP dilaporkan ke Polda Jateng, setelah terpergok lewat rekaman iPad milik pelapor DW, melakukan onani dan mencampurkan spermanya ke dalam makanan milik pelapor. Di depan penyidik dia mengaku telah melakukan aksi serupa tiga kali. Akibat perbuatannya itu, tersangka diancam pasal 281 ayat (1) KUHP, yaitu tentang kejahatan terhadap kesopanan. *(Wisnu/Asep)

Serentak Hari Ini Polda Jabar Gelar Operasi Patuh Lodaya 2021

0
Polresta Bandung hari ini mulai menggelar Operasi Patuh Lodaya 2021. Kegiatan tersebut akan digelar selama dua pekan kedepan yakni 20 September 2021 hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Soreang (Aswajanews.id)Guna meningkatkan kedisiplinan berlalulintas, jajaran Polresta Bandung hari ini mulai menggelar Operasi Patuh Lodaya 2021. Kegiatan tersebut akan digelar selama dua pekan kedepan yakni 20 September 2021 hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan Operasi Patuh Lodaya 2021 bentuk operasi kepolisian bidang lalu lintas yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif disertai penindakan hukum secara selektif prioritas.

Apel Gelar Pasukan di Mapolresta Bandung, Senin (20/9/2021).

“Tujuan operasi patuh lodaya 2021 untuk mewujudkan kelancaran dan menumbuhkan budaya tertib dalam berlalu lintas,” katanya saat menggelar Apel Gelar Pasukan di Mapolresta Bandung, Senin (20/9/2021).

Ia menambahkan, untuk memutus mata rantai covid-19, Operasi Patuh Lodaya 2021 ini petugas dilapangan sekaligus akan mengkampanyekan protokol kesehatan. “Dimasa pandemi ini, masyarakat juga harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik saat berkendara,” ujarnya.

Lebih lanjut Kombes Hendra berharap, seluruh personil yang akan melaksanakan Operasi Patuh Lodaya 2021 dapat mempersiapkan diri dengan maksimal dan selalu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Saya himbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Bandung mari bersama mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang lancar,” pungkasnya. *(Ben)

GP Ansor Cabang Mesir Renovasi Makam Ulama

0
Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor di Mesir telah merealisasikan program renovasi makam ulama di negara tersebut dengan merampungkan renovasi makam Maulana Syekh Abdullah As-Syarqawi. (Foto : antaranews)

Jakarta (Aswajanews.id) – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor di Mesir telah merealisasikan program renovasi makam ulama di negara tersebut dengan merampungkan renovasi makam Maulana Syekh Abdullah As-Syarqawi.

Dalam keterangan tertulis PC GP Ansor yang diterima di Jakarta, Sabtu, seperti dilansir laman antaranews.com, dikatakan bahwa Mesir begitu kaya akan kader ulama dan terdapat wilayah pemakaman yang dikhususkan untuk mendiang para ulama besar yang disebut sebagai Qarafah Mujawirin.

“Namun sangat disayangkan banyak sekali makam ulama yang agaknya kurang terawat, sehingga jika ada seseorang yang hendak berziarah, terkesan kurang nyaman,” demikian dikatakan dalam pernyataan tersebut.

Oleh karena itu, Ansor pun berinisiatif untuk mempercantik makam para ulama di Mesir. Makam pertama yang dipercantik adalah makam Maulana Syekh Abdullah As-Syarqawi, salah satu ketua Dewan Syuro pada masa penjajahan Napoleon Bonaparte dari Prancis.

Menurut Fachry Fanani, ketua program renovasi makam ulama PC GP Ansor Mesir, program renovasi tersebut telah diinisiasi sejak tahun 2020 lalu, namun sempat terkendala perizinan. Renovasi harus mendapat lampu hijau dari otoritas setempat.

Selain itu, pandemi virus corona juga sempat memperlambat pelaksanaan program tersebut. Saat izin telah dikantongi, pihaknya pun mulai menjalankan proses renovasi yang mencakup pembersihan area makam, pergantian karpet yang sudah tak layak pakai, serta pemasangan gorden dan tirai untuk pintu, penjelasan mengenai sirah dzatiyah yang dipigura, dan karpet sajadah untuk salat.

Sejumlah alat kebersihan juga turut dibersihkan agar fasilitas yang ada di sekitar makam tetap terjaga. “Setelah mendapat utusan dari atasan, saya sadar bahwa program ini dapat dijadikan sebagai wajah Islam yang peka terhadap lingkungan dan kehidupan sosial sekitar. Semoga dengan adanya program ini, senantiasa mahasiswa Azhar akan lebih nyaman untuk berziarah dan bermunajat di setiap makam ulama di Mesir,” ujarnya. ***

Catat Waktunya, Operasi Patuh Lodaya Segera Dimulai

0

Soreang (Aswajanews.id) – Polresta Bandung akan menggelar Operasi Patuh Lodaya 2021 selama 14 hari kedepan yakni dari tanggal 20 September 2021 – 3 Oktober 2021 mendatang. Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, Operasi Patuh Lodaya 2021 bentuk operasi kepolisian bidang lalu lintas yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif disertai penindakan hukum secara selektif prioritas.

“Tujuan operasi patuh lodaya 2021 untuk mewujudkan kelancaran dan menumbuhkan budaya tertib dalam berlalu lintas. Terlebih saat ini segala aktifitas masyarakat di tengah Pandemi ini harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” katanya. Kamis, (16/9/2021).

Ia menambahkan, selain untuk kelancaran dan keselamatan lalu lintas. Kegiatan tersebut sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang lancar.

“Operasi ini fokus melaksanakan sosialisasi untuk keselamatan di jalan raya, tertib lalu lintas dengan mematuhi rambu-rambu,” ujarnya.

Lebih lanjut Kombes Hendra berharap, seluruh personil yang akan melaksanakan Operasi Patuh Lodaya 2021 dapat mempersiapkan diri dengan maksimal dan selalu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. *(Ben)

Pangdam III/Siliwangi Terus Adakan Serbuan Vaksinasi

0
Pangdam III/Slw Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si, didampingi para Pejabat Utama Kodam III/Slw, terus gencar melaksanakan serbuan vaksinasi sekaligus pengecekan pelaksanaan vaksinasi secara langsung di lapangan

Cimahi (Aswajanews.id) – Kesehatan adalah dambaan bagi semua manusia, satu diantaranya untuk mendapatkan kekebalan tubuh di masa pandemi covid-19 ini dengan cara melakukan vaksinasi. Menyikapi hal ini, tak kenal lelah Pangdam III/Slw Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si, didampingi para Pejabat Utama Kodam III/Slw, terus gencar melaksanakan serbuan vaksinasi sekaligus pengecekan pelaksanaan vaksinasi secara langsung di lapangan.

Bahkan Pangdam III/Slw, sehari sebelumnya telah mendatangi dan pemberian vaksinasi dan pemberian bansos dengan cara door to door serta menyerahkan satu unit kendaraan roda tiga untuk keperluan Puskesmas di daerah 3T (Terpencil, terluar, dan Terisolir) tepatnya di Kp. Tanjungsari Desa Sedari Karawang.

Kendati itu, Kodam III/Slw pada serbuan vaksinasi diberikan kepada warga pedesaan, perkotaan, kawasan industri, kawasan sekolah, dan pesantren bahkan daerah terpencil, terluar dan terisolir. Saat ini vaksinasi bagi warga RW 10 Kelurahan Baros, Cimahi Tengah. Dengan alokasi sejumlah 1.000 dosis dan pemberian 1.000 paket sembako, Jumat (17/9/2021).

“Vaksinasi yang digelar Kodam III/Slw diberikan bagi warga pedesaan, perkotaan, kawasan industri, kawasan sekolah, dan pesantren bahkan daerah terpencil, terluar dan terisolir,” ujar Agus.

Sementara itu, tambah Agus, untuk Kota Cimahi vaksin dosis pertama sudah mencapai 87 persen, sedangkan untuk vaksin dosis kedua hingga hari ini telah mencapai 50 persen.

“Percepatan vaksinasi terus kita genjot. Karena, Herd Immunity persyaratan penting untuk kembalikan dan pertumbuhan sosial ekonomi,” tegasnya.

Hadir pada vaksinasi, Pangdam III/Slw, Danrem 062/TN, Asops, Aster dan Asintel Kasdam III/Slw, Kakesdam III/Slw, Kapendam III/Slw, Dandenpomdam III/Slw, Dandim 0609/Cimahi dan Kapolres Cimahi, dan tampak hadir Plt. Walikota Cimahi. (Pendam III/Slw/Benjamin)

Gus Miftah Mendukung Percepatan Vaksinasi untuk Santri

0
Gus Miftah mendukung percepatan vaksinasi di Lampung Tengah dan berharap agar semua masyarakat sadar akan pentingnya vaksinasi.

Lampung Tengah (Aswajanews.id) – Gebyar vaksinasi dan pembagian bantuan sosial (bansos) yang digelar pada Senin (30/8/20210) di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Kampung Jayasakti Kecamatan Anak Tuha Kab. Lampung Tengah Provinsi Lampung sebagai bentuk kepedulian pemda dan juga penanganan terhadap wabah pandemi covid 19.
Vaksinasi adalah salah satu langkah penting dalam penanganan covid 19. Sosialisasi tentang pentingnya vaksin bagi kita untuk membentengi tubuh dari virus covid 19. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berupaya agar warga seluruhnya mendapatkan vaksinasi tak terkecuali para santri yang berada di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Kampung Jayasakti Kecamatan Anak Tuha. Acara ini dihadiri oleh Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan Wakil Bupati Lamteng Ardito Wijaya bertempat di Ponpes Bustanul Ulum Anak Tuha.
Selain itu acara ini juga dihadiri oleh ulama besar yaitu KH Miftah Maulana Habiburahman atau yang kita kenal dengan Gus Miftah, Dirjen Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan RI Novie Riyanto R,Kapolres Lamteng, Dandim dan Kepala OPD terkait Pemda Lamteng. Kadis Kesehatan Lamteng dr Othniel Sriwidiatmoko mengatakan bahwa telah disediakan 350 dosis vaksin pada acara ini dan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.
Dalam sambutannya Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi terus dilakukan diseluruh wilayah Lampung Tengah agar terbentuknya herd immunity.
Bupati Musa juga mengapresiasi acara vaksinasi ini dan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja untuk menggelar acara ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Secara langsung Bupati Musa juga berterimakasih kepada Gus Miftah yang telah hadir dan memberi semangat positif untuk santri di Ponpes Bustanul Ulum dan masyarakat Lamteng.
Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI Novie Riyanto R dalam sambutannya mengatakan, dirinya mendukung gerakan vaksinasi ini dan berharap vaksinasi dilakukan secepat mungkin dan sebaik mungkin untuk mendukung tercapainya herd immunity.
Gus Miftah dalam sambutannya juga mendukung percepatan vaksinasi di Lampung Tengah dan berharap agar semua masyarakat sadar akan pentingnya vaksinasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan pemberian vaksin secara simbolis dan pembagian sembako secara simbolis. (Koresponden : Sairo)

Peduli Warga Kurang Mampu, PSI Adakan Kegiatan Sosial

0
Untuk meringankan beban masyarakat dimasa pademi Covid-19, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mengadakan kegiatan sosial. Sebagai bentuk kepedulian kepada warga kurang mampu, PSI membagi-membagikan ratusan Ricebox di 5 Kecamatan, se-Kabupaten Bandung Barat.
Untuk meringankan beban masyarakat dimasa pademi Covid-19, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mengadakan kegiatan sosial. Sebagai bentuk kepedulian kepada warga kurang mampu, PSI membagi-membagikan ratusan Ricebox di 5 Kecamatan, se-Kabupaten Bandung Barat.

KAB. BANDUNG BARAT (Aswajanews.id) – Masa krisis Covid-19 di tanah air ini belum berakhir. Meski kasus Covid-19 di tingkat nasional mengalami penurunan. Untuk meringankan beban masyarakat dimasa pademi Covid-19, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mengadakan kegiatan sosial. Sebagai bentuk kepedulian kepada warga kurang mampu, PSI membagi-membagikan ratusan Ricebox di lima Kecamatan, se-Kabupaten Bandung Barat (KBB), belum lama ini.

Program bagi-bagi ratusan Ricebox oleh PSI ini, merupakan tahap yang ketiga kali. Kegiatan ini juga, merupakan program rutin dari pengurus pusat PSI dengan tujuan untuk mempererat tali persaudaraan sesama pengurus partai, termasuk dengan masyarakat di wilayah.

Plt. Ketua PSI KBB Lysa Veronica bersama kader PSI, saat sedang membagikan Ricebox kepada warga di Cimareme Kecamatan Ngamprah. (Foto : Dok : PSI)
Plt. Ketua PSI KBB Lysa Veronica bersama kader PSI, saat sedang membagikan Ricebox kepada warga di Cimareme Kecamatan Ngamprah. (Foto : PSI.doc)

Menurut Plt. Ketua DPD PSI KBB, Lysa Veronica, Ricebox yang dibagikan setiap hari, disatu Kecamatan sebanyak 50 box. Kegiatan pembagian Ricebox, sudah dimulai sejak tanggal 1 hingga 14 September 2021. “Adapun pembagian di 5 Kecamatan, meliputi Kecamatan Padalarang, Ngamprah, Cihampelas, Parongpong dan Lembang,” ujarnya.

Dikatakan Lysa, selain untuk lebih mempererat tali persaudaraan dan membantu masyarakat yang kurang mampu, khususnya. PSI, dalam kegiatan sosial ini juga telah membantu para Usaha Kecil Menengah (UKM), dengan membeli Ricebox para UMKM yang berada di wilayah KBB.

“Sedikitnya ada 14 UKM di KBB yang membantu pelaksanaan kegiatan Ricebox ini, diharapkan dengan adanya kerja sama PSI dan para UKM ini bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” katanya.

Salah satu pelaku UKM Hendrik, yang biasa berjualan ayam geprek di Padalarang, dalam kesempatan yang sama menyatakan, pihaknya merasa senang dan bersyukur dengan adanya program Ricebox PSI ini. “Sekarang usahanya berjalan kembali setelah beberapa waktu mati suri akibat pandemi Covid-19. Semoga program ini terus berjalan,” tuturnya. (Elisa Nurasri/Ben)

LPBHNU Musi Banyuasin Minta Polda Jatim Usut Tuntas Investasi Bodong NMSI

0
Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) mendapat mandat dari para korban yang sebagian besar adalah Nahdliyyin serta mendapat dukungan dari LPBHNU Pusat untuk mendatangi Mapolda Jatim melaporkan kasus tersebut
Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) mendapat mandat dari para korban yang sebagian besar adalah Nahdliyyin serta mendapat dukungan dari LPBHNU Pusat untuk mendatangi Mapolda Jatim melaporkan kasus tersebut

Surabaya (Aswajanews.id) – Mencuatnya dugaan investasi bodong di balik budidaya madu klanceng di Koperasi Niaga Mandiri Sejahtera Indonesia (NMSI) yang berkantor di Kediri Jawa Timur tersebut memakan korban ratusan orang. Walau Ketua Koprasi sudah dilaporkan ke Polres Kediri Kota, pada 5 Februari 2021 lalu. Namun kasus tersebut seolah-olah menguap begitu saja tanpa ada kejelasan.

Selama kurun waktu tujuh bulan banyak para Agen dan Mitra belum mendapat pengembalian uangnya yang mencapai miliaran karena digelapkan Ketua NMSI Christian Anton Handrianto yang telah kabur dan diduga membawa keuangan koperasi ratusan miliar rupiah.

Ternyata korban dari investasi pada Koperasi NMSI tersebut bukan di wilayah Jawa saja, Namun hingga ke luar jawa, Seperti di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan, Ada 203 orang yang menjadi korban bujuk manis dari Koperasi itu.

Hal tersebut membuat berang ke 203 warga, sehingga memberikan kuasa kepada Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU), mendapat mandat dari para korban yang merupakan sebagian besar adalah Nahdliyyin serta mendapat dukungan dari LPBHNU Pusat dan Kabupaten Musi Banyuasin serta Pemkab setempat untuk mendatangi Mapolda Jatim untuk melaporkan kasus tersebut.

Dibawah komando Fahmi, S.H.,M.H., bersama rekan-rekan dari LPBHNU melaporkan kasus investasi bodong budidaya Madu Klanceng, Fahmi mengatakan jika hatinya tergerak untuk membantu masyarakat yang sudah tertipu dengan bujuk rayu dari pihak Koperasi hingga warga merugi Milyaran r.upiah.

“Kami datang jauh dari pulau Sumatera ke Mapolda Jatim untuk melaporkan Koperasi NMSI yang tidak bertanggungjawab dengan uang investasi milik warga Musi Banyuasin yang nilainya sekitar 13 Milyar,” ungkapnya saat ditemui pewarta di SPKT Polda Jatim, Senin (13/09/2021).

Ratusan anggota yang merupakan agen dan mitra NMSI, ingin mendapatkan kepastian kapan uang yang mereka setor selama ini akan dikembalikan. Apalagi sudah hampir 7 bulan sejak menghilangnya Ketua Koprasi tersebut tidak ada tindak lanjut dari Kepolisian dalam menangani kasus investasi bodong dengan berkedok mitra budidaya madu klanceng itu.

“Hari ini kami secara resmi membuat laporan ke SPKT Polda jatim dengan membawa barang bukti, dan laporan kami di terima dengan Nomor  LP/8/494.01/IX/2021/SPKT/POLDA JAWA TIMUR,” jelasnya.

“Saya sebagai kuasa hukum dari masyarakat Musi Banyuasin sebagai korban Investasi Bodong, meminta kepada jajaran Polda Jatim agar segera menindak lanjuti laporan kami dan warga lain yang menjadi korban, karena dari laporan awal pada taggal 5 Februari 2021 tidak menemui titik terang,” tegasnya.

Korban penipuan Koperasi Niaga Mandiri Sejahtera Indonesia (NMSI) atau Koperasi Madu Klanceng kini nasibnya semakin tidak jelas. Ratusan Mitra koperasi NMSI yang berasal dari Kediri saat ini terus berjuang untuk mendapatkan haknya, walau di duga uang mereka dibawa kabur oleh Ketua Koperasi, Christian Anton Hadrianto.

Sebelumnya, Koperasi NMSI bergerak di bidang jual beli stuff lebah klanceng dan menawarkan sistem investasi kemitraan dengan harga yang berbeda-beda sesuai dengan ukuran stuff tawon. Ukuran stuff yang kecil di hargai 350 ribu, stuf ukuran sedang 500 ribu, dan ukuran stuf yang besar dengan harga 1,3 juta.

Para mitra dijanjikan keuntungan menggiurkan dari investasi dan bagi hasil setiap tiga bulan sekali. Tapi ternyata, uang miliaran rupiah dari hasil investasi semua anggota digelapkan oleh Ketua Koperasi. *(Slamet Rosidin)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts