Google search engine
Beranda blog Halaman 289

MDT dan Wajah Keberagaman Indonesia

0
Oleh : Akhmad Sururi (Wakil Ketua DPW FKDT Jateng)
Oleh : Akhmad Sururi (Wakil Ketua DPW FKDT Jateng)

Bangsa Indonesia yang majemuk dengan ribuan suku dan pulau serta budaya serta beraneka ragam bahasa hidup rukun dalam ikatan ideologi negara Pancasila. Sebagai negara yang bersendikan Pancasila, keanekaragaman agama dan budaya menjadi kekuatan dalam kehidupan berbangsa dengan mengedepankan sikap toleransi dan gotong royong.

Kehadiran Islam di Nusantara dengan cara damai melalui proses akulturasi budaya menjadikan Indonesia sebagai negara yang paling damai dan tentram meskipun budaya dinamisme dan animisme sebelumnya hadir di bumi nusantara. Secara geografis terpisahkan dengan pulau yang terbentang mulai Sabang sampai Merauke. Secara antropologis beragam budaya dan etnis dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam kehidupan beragama terdiri enam agama namun semua itu masyarakat Indonesia disatukan dengan ideologi negara yang disebut Pancasila.

Keragaman di Indonesia adalah sebuah keniscayaan yang harus kita syukuri.  Karena hal tersebut sesungguhnya menjadi karunia Tuhan.  Sebagai orang yang beragama tentu mensyukuri kenikmatan tersebut dengan menebarkan kedamaian dimanapun tempatnya. Islam hadir di bumi Nusantara dengan damai dan ramah. Sehingga wajah   Islam di Indonesia menjadi cerminan substansi ajaran Nabi Muhammad SAW.

Kehadiran Islam di bumi nusantara yang bersentuhan dengan aneka ragam budaya tidak bisa dilepaskan dari Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) yang dulu disebut dengan sekolah sore atau Madin yang mengajarkan pendidikan agama Islam. MDT pada mulanya menyelenggarakan proses pembelajaran di surau, masjid dan rumah rumah tokoh agama yang mengajarkan nilai nilai Islam rahmatan lil alamin. Seiring dengan perkembangan zaman akhirnya MDT diselenggarakan dalam bentuk klasikal dengan struktur yang berjenjang.

Dalam beberapa kesempatan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) KH Lukman Hakim, mengatakan bahwa wajah Islam Indonesia hari yang damai dan tentram karena peran pendidikan Madin yang tertanam sejak sebelum kemerdekaan. Artinya bahwa pendidikan yang dijalankan oleh Madin memilki peran besar dalam  mewujudkan Islam yang ramah dan rahmah di republik Indonesia. Hal tersebut karena pembelajaran yang selama ini diterapkan di Madin membentuk pribadi muslim yang berakhlak, santun dan    mewujudkan ketentraman di tengah tengah masyarakat.

Tidak ada satupun Madin di Indonesia yang mengajarkan Islam fundamentalis atau Islam radikal. Karena sesungguhnya Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad dan diteruskan oleh para Ulama dalam mendakwahkan Islam, adalah agama yang mengajarkan nilai nilai kasih sayang dan perdamaian. Pemahaman keagamaan yang moderat diajarkan oleh guru Madin kepada murid muridnya. Sehingga lulusan MDT atau   Madin memiliki pemahaman Islam yang moderat atau washatiyah.

Berangkat dari Islam moderat atau washatiyah, MDT dengan dinamika pembelajaran yang dilaksanakan mengajarkan tauhid,fiqh dan akhlak dengan berporos pada pemahaman Islam garis tengah. Sikap liberal dan ektrim kanan bukan merupakan cerminan pembelajaran yang berlangsung di MDT. Hal tersebut karena sebagian besar guru guru Madin adalah lulusan Pesantren tradisional yang berbasis pada ajaran Ahlussunah wal jamaah. Sehingga secara geneologis keilmuan di MDT bersanad dengan Pesantren.

Akhirnya kita berharap MDT di bumi Nusantara dengan kemajemukannya akan senantiasa eksis dengan menebarkan nilai agama Islam yang memberikan rahmat kepada semuanya. Untuk mencapai eksistensi yang bermakna tentu tidak bisa dilepaskan dari pemahaman keagamaan moderat dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan setiap hari. Inilah yang akan senantiasa menghiasi wajah Indonesia dengan Islam yang ramah dan penuh rahmat. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kasad Terima Penghargaan Nawacita Awards 2024

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.,  menerima penghargaan bergengsi Nawacita Awards 2024 untuk kategori Pertahanan dan Keamanan. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusinya yang luar biasa dalam memperkuat keamanan nasional dan memperkuat pertahanan negara di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Acara penganugerahan yang berlangsung di Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta, Senin (16/9/2024) dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari pemerintahan, akademisi, dan tokoh masyarakat. Penghargaan Nawacita ini diberikan kepada individu dan institusi yang dinilai telah menjalankan nilai-nilai Nawacita, sebuah visi pembangunan yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, terutama dalam hal menjaga kedaulatan negara dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan, dibutuhkan kerja bersama dari seluruh elemen masyarakat baik dari pemerintahan, tokoh-tokoh bangsa dan seluruh rakyat Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam memajukan bangsa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Kasad dalam sambutannya mewakili para penerima penghargaan ini.

Selaku Pembina Media Nawacita Indonesia (MNI), Prof. Yasonna Laoly  menjelaskan, Nawacita Awards memiliki landasan yang kuat dalam konsep ideologi Trisakti, yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno tahun 1964.

“Dengan bangga, saya menyambut seluruh peserta dan penerima penghargaan Nawacita Awards 2024. Ini bukan sekadar ajang apresiasi, tetapi cermin semangat kebangsaan dan cinta tanah air dan inspirasi bagi generasi penerus. Semoga semangat Nawacita terus menggema,” ujar Prof. Yasonna

Penerimaan Nawacita Awards oleh Kasad menjadi salah satu bukti pengakuan terhadap kiprah dan kontribusi TNI Angkatan Darat dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Nawacita Awards merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada individu, lembaga, dan organisasi yang telah berkontribusi dalam pembangunan nasional sesuai dengan visi Nawacita. Penghargaan ini mencakup berbagai bidang, termasuk pertahanan, keamanan, ekonomi, sosial, dan budaya. (Dispenad)

Karateka Kodam III/Slw Sumbang Medali Emas di PON XXI

0

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kembali Atlet Kodam III/Siliwangi berhasil menyumbangkan medali emas untuk Provinsi Jawa Barat pada cabang Karate di PON XII Aceh-Sumut Tahun 2024 di Gedung Serbaguna Universitas Negeri Medan. Atlet tersebut adalah Sertu Muhammad Tegar Januar anggota Jasdam III/Slw sukses meraih medali emas di Karate Kumete 55 Kg mengalahkan Atlet dari Sulawesi Selatan, Rabu (18/09).

Perjalanan Sertu Tegar yang pernah menyumbangkan medali perunggu di SEA Games Kamboja 2023 saat menuju final berlangsung mulus, dengan kemenangan meyakinkan sejak babak 16 besar hingga menjadi juara.

Pada kesempatan tersebut, Sertu Tegar mengucapkan terima kasih kepada Pangdam III/Slw karena telah diberikan waktu untuk berlatih sehingga dapat mempersiapkan dalam menghadapi PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024.

“Kami bersyukur dapat mengharumkan Kodam III/Slw dan Jawa Barat serta semoga dapat menjadi motivasi bagi prajurit Kodam III/Siliwangi dalam prestasi dibidang olah raga,” ucap Sertu Tegar. (Pendam III/Siliwangi)

Reuni Haji 2024, Kemenag Karawang Serahkan 2055 Alumni Haji Menjadi Anggota IPHI

0
Kepala Kemenag Karawang, H. Sopian, S.Pd.I., M.Si.

KARAWANG (Aswajanews.id) – Pemkab Karawang bersama Kemenag Kab Karawang mengadakan Reuni Akbar Jamaah Haji 2024 di Aula Husni Hamid, Komplek Pemkab Karawang, Kamis (19/9/2024). Acara tersebut dihadiri tidak kurang dari 600 peserta yang merupakan jamaah haji yang telah menunaikan ibadah haji di tahun 2024.

Kepala Kemenag Karawang, H. Sopian, S.Pd.I., M.Si.

Terselenggaranya Reuni Haji ini merupakan wujud nyata perhatian Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh kepada Lembaga Agama dan Keagamaan, terutama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kab Karawang.

Bupati H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Agama Kabupaten Karawang yang telah berperan aktif atas terselenggaranya acara tersebut. “Keterlibatan Kementerian Agama dalam acara ini sangat penting dalam mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang mampu memupuk persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar bupati.

Bupati menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan solidaritas di antara umat Islam, serta bagaimana acara reuni haji ini menjadi ajang silaturahmi yang penuh makna setelah para peserta menyelesaikan ibadah suci mereka di Tanah Suci.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam memperkuat ukhuwah islamiyah atau persaudaraan antar sesama umat muslim, khususnya di Kabupaten Karawang,” ucap Bupati Aep Syaepuloh.

Bupati Aep memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta yang hadir agar terus memperkuat ukhuwah islamiyah dan berkontribusi aktif dalam membangun Kabupaten Karawang. Beliau juga berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk para alumni haji, dapat bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan membawa kemajuan bagi Karawang di masa depan.

Acara Reuni Haji ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk mengenang pengalaman spiritual para peserta, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat hubungan sosial dan spiritual antar warga, sekaligus mendorong terciptanya kolaborasi yang positif dalam pembangunan daerah.

Kepala Kemenag Karawang, H. Sopian, S.Pd.I., M.Si., mengatakan, Reuni Akbar Jamaah Haji 2024 adalah yang pertama kali diselenggarakan di Kab Karawang. Dengan tujuan menjalin silaturahmi, menguatkan kebersamaan serta menjadikan haji yang mabrur sepanjang masa.

Pada kesempatan yang sama, H. Sofian mengucapakan terimah kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan moril dan materil, atas terselenggaranya acara Reuni Haji 2024.

“Atas nama Kementerian Agama Kab Karawang, Kami menyerahkan alumni haji tahun 2024 sebanyak 2055 diserahkan kepada IPHI untuk menjadi anggota IPHI Kab Karawang,” ucapnya.

Dikatakan, Alhamdulillah dengan adanya reuni ini, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) akan mendapatkan anggaran rutin setiap tahun dari APBD.

“Untuk tahun-tahun berikutnya setiap selesai menunaikan ibadah haji, jamaah akan diserahkan kepada IPHI,” ujarnya.

Diketahui, selama kepemimpinan H. Sopian sebagai Kepala Kemenag Kab Karawang sejak 2015, jumlah alumni haji Kab Karawang sudah mencapai 15.000 lebih. Perhatian pemerintah daerah terhadap Lembaga agama dan keagamaan, diharapkan Karawang akan lebih maju lagi. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

SMP Takhassus 99 Nurul Falah Pangkah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

0

TEGAL (Aswajanews.id) – Dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Civitas SMP Takhassus 99 Nurul Falah Pangkah Kab Tegal memperingati Hari Kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW. Acara yang dilaksanakan di SMP Takhassus 99 Nurul Falah Pangkah dan diikuti oleh seluruh siswa dan siswi, dewan guru serta staf Tata Usaha, Rabu (18/9/2024).

Terlihat, Peringatan yang berlangsung khidmat dan antusias siswa dalam setiap persembahan acara. Kegiatan ini dimulai dengan sholat Dhuha, pembacaan surah Yasin, tahlil, tahmid, serta sholawat dengan iringan tim Hadroh, menambah suasana syahdu.

Kepala SMP Takhassus 99 Nurul Falah Pangkah, Nur Amalatuzzahro, S.Pd dalam sambutannya memberikan memotivasi kepada siswa agar selalu meneladani Rasul dengan cara meniru sikap perilaku dan budi pekerti baik Rasulullah, seperti  belajar dengan tekun, berkepribadian santun, menghormati ayah dan ibu, bahkan dalam berkehidupan sehari-hari tetap menjaga aturan sekolah yang telah ditetapkan.

“Mudah-mudahan dengan diselenggarakanya kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW ini, siswa-siswi SMP Takhassus 99 Nurul Falah Pangkah bisa senantiasa mengamalkan Al-Qur’an dan Sunnah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nur Amalatuzzahro, S.Pd.

Puncak acara Maulid Nabi Muhammad SAW dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ust. Novel Cholily dengan tema “Melalui Peringtan Maulid Nabi Kita Ambil Suri Tauladan Pada Diri Rasulullah”.

Dalam ceramahnya beliau menyampaikan, “Bagaimana menumbuhkan rasa cinta terhadap Nabi Muhammad SAW melalui kisah para sahabatnya, belajar cara meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW dalam kesehariannya, dan mengenal keluarga Nabi Muhammad SAW”.

“Mudah-mudahan dengan siraman rohani, seluruh Civitas SMP Takhassus 99 Nurul Falah Pangkah mampu mengubah perilaku menjadi generasi Islami,” harap Muhammad Dasuki selaku Waka Kesiswaan usai acara. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pimpinan 2 Media Online Layangkan Surat Terbuka untuk Audensi dan Apresiasi Respon Cepat Disdik Purwakarta

0

PURWAKARTA (Aswajanews.id) – Media online Penajournalis.com dan Reportasejabar.com, didampingi jajaran staf redaksi, melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta pada Rabu, 18 September 2024. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerahkan surat terbuka yang berisi permohonan audensi terkait dugaan pungutan liar dan kasus buku tabungan PIP (Program Indonesia Pintar) yang dipegang oleh oknum guru di SDN Cikadu, Purwakarta.

Surat terbuka tersebut dilayangkan menyusul viralnya pemberitaan di media online Penajournalis.com yang mengungkap dugaan pungutan liar dan keluhan dari beberapa orang tua murid terkait buku tabungan PIP yang dipegang oleh oknum guru.

Diterima oleh Staf Dinas Pendidikan Jeki Junaedi dan langsung dengan respon cepat menyampaikan surat terbuka kepada Kadis Disdik Purwakarta Dr. H. Purwanto. M.Pd., sehingga langsung di disposisikan dan tinggal menunggu jawaban surat hasil monitoring Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Disdik Purwakarta.

“Kami ingin memastikan bahwa permasalahan ini ditangani secara serius dan transparan,” ujar Asep NS, Pimpinan Redaksi Penajournalis.com. “Audensi ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk mencari solusi dan memastikan bahwa hak-hak siswa terpenuhi.”

Bang Sam, Pimpinan Redaksi Reportasejabar.com, menambahkan bahwa pihaknya mengapresiasi respon cepat dari Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta yang langsung menindaklanjuti surat Dumas (Aduan Masyarakat) yang diajukan. “Kami sangat mengapresiasi kinerja cepat dari Dinas Pendidikan Purwakarta yang langsung mendelegasikan penanganan kasus ini kepada Kabid bagian SD,” ujar Bang Sam.

Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta Dr. H Purwanto, M.Pd., melalui Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Dodi Wanadi S.Pd., yang menerima surat Dumas tersebut, menyatakan bahwa pihaknya tidak mentolerir adanya praktek pungutan liar dan pelanggaran aturan terkait pengelolaan dana PIP di SDN Cikadu. “Kami akan segera melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran,” tegasnya.

Kunjungan dan penyerahan surat terbuka ini menjadi langkah awal dalam upaya menyelesaikan permasalahan yang terjadi di SDN Cikadu. Penajournalis.com dan Reportasejabar.com berharap agar audensi dapat terlaksana dengan lancar dan menghasilkan solusi yang adil dan transparan bagi semua pihak. (Ahmad Alfian/Ikhwanto)

Ketua WN 88 Sub Unit 02 Indramayu Rencana Laporkan Dugaan Pemalsuan Tandatangan ke APH

0
Ketua WN 88 Sub Unit 02 Indramayu Ahmad Nur Irsyad Hasby

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Persoalan dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh salah satu Pamong Desa yang tidak mempunyai SK Pamong Desa yang tertuang dalam Perdes yakni Suyitno alias Gemblung, dalam hal ini dibantah oleh Gemblung. Saat dirinya dikonfirmasi terkait meniru atau memalsukan tanda tangan ia tidak mengakui bahwa tidak merasa meniru tanda tangan Kuwu dan juga saksi. “Saya tidak pernah merasa memalsukan tanda tangan,” tuturnya.

Akan tetapi pengakuan dari salah satu narasumber yang tidak mau disebutkan namanya ‘NN’ bahwa persoalan dugaan pemalsuan tandatangan Kuwu dan juga saksi itu diindikasi sudah terorganisir, dikarenakan disaat pembikinan surat keterangan ahli waris dan juga akta jual beli (AJB) kondisi Kuwu Edy masih dalam keadaan sehat, sedangkan diduga tanda tangannya sudah dipalsukan.

“Waktu itu Kuwu masih dalam keadaan sehat, kayaknya dugaan pemalsuan tanda tangan Kuwu serta saksi itu ada oknum pamong lain juga yang terlibat,” katanya.

Ketua WN 88 Sub Unit 02 Indramayu Ahmad Nur Irsyad Hasby

Ketua WN 88 Sub Unit 02 Indramayu Ahmad Nur Irsyad Hasby mengecam keras tindakan oknum tersebut, dikarenakan perbuatan pemalsuan tanda tangan itu sudah jelas masuk kerana pidana yang tertuang dalam pasal 263 ayat (1) KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, maksimal kurungan 6 tahun penjara.

“Dugaan pemalsuan tanda tangan kepala desa dan juga saksi yang disengaja itu sudah jelas melanggar hukum dan kami berencana akan melaporkan dugaan tindakan pemalsuan tanda tangan tersebut ke APH,” tegasnya. (Herman/Tongol)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Upaya Preventif Pelanggaran Hukum, Kejati Jabar Adakan Penerangan Hukum

0
Kasi Penkum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, SH, MH

BANDUNG (Aswajanews.id) – Bertempat di Aula kantor desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kab Bandung, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Penerangan Hukum, Rabu (18/9/2024). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jabar Nur Sricahyawijaya, S.H.,M.H. dan dihadiri oleh Kepala Desa Cimenyan, Perangkat Desa, BPD, RT/RW dan tokoh Masyarakat di Desa Cimenyan.

Kasi Penkum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, SH, MH

Nur Sricahyawijaya mengatakan, kegiatan Penerangan Hukum (Penkum) dilaksanakan dalam rangka upaya pencegahan dilakukannya perbuatan menyimpang/melawan hukum melalui slogan “Kenali Hukum Jauhi Hukuman”. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menggalang kepercayan masyarakat terhadap Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya di bidang hukum melalui sarana Penerangan Hukum yang dilaksanakan kejaksaan dengan memberikan penyuluhan hukum ke desa-desa khususnya dalam pengelolaan dana desa/pencegahan tindak pidana korupsi sehingga perangkat desa dapat lebih memahami tentang aspek-aspek hukum dalam pengelolaan dana desa sehingga dapat terhindar dari perbuatan yang bertentangan dengan hukum.

Penerangan Hukum di Desa Cimenyan, Kec Cimenyan, Kab Bandung

Kejati Jabar melakukan kegiatan penerangan hukum kepada Masyarakat sebagai bagian dari tugas dan fungsinya dalam penegakan hukum dan pencegahan tindak pidana. Penerangan hukum ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran Masyarakat terhadap hukum, serta memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban mereka dalam kehidupan bernegara.

Dengan adanya penerangan hukum, diharapkan Masyarakat dapat lebih memahami pentingnya mematuhi hukum, serta berperan aktif dalam pencegahan kejahatan, termasuk tindak pidana korupsi dan pelanggaran hukum lainnya. *(Red)

Pengamanan Lingkungan Masyarakat Papua Batasi Ruang Gerak OPM

0

PAPUA (Aswajanews.id) – Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres RI) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua merupakan landasan hukum pelaksanaan tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Papua. Sesuai Inpres tersebut, Komando Operasi (Koops) TNI HABEMA beserta seluruh Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pengamanan Perbatasan Mobil RI-PNG, aktif melaksanakan pengamanan wilayah guna mengimplementasikan tugas dukungan pengamanan.


Situasi keamanan yang stabil dan kondusif merupakan target yang harus diraih dari pelaksanaan tugas pengamanan wilayah. Hal ini menjadi penting mengingat masih terdapat gangguan keamanan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang kerap terjadi di wilayah Papua. Gangguan keamanan OPM tentu menghambat percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua.

Dalam rangka mewujudkan situasi keamanan yang stabil dan kondusif, Koops HABEMA memiliki kegiatan-kegiatan Teritorial yang salah satu diantaranya diwujudkan dalam bentuk Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil). Melalui kegiatan Bintahwil tersebut, Koops HABEMA berupaya mewujudkan ruang, alat dan kondisi kejuangan yang tangguh dan mampu menjaga situasi keamanan yang stabil dan kondusif secara mandiri oleh seluruh pihak, termasuk warga masyarakat.

Implementasi kegiatan Bintahwil Koops HABEMA telah terlihat dalam pengucapan beberapa ikrar, baik ikrar kembali ke NKRI oleh para simpatisan OPM maupun ikrar para warga melawan OPM di Distrik Sugapa pada awal bulan September 2024 yang lalu.

Lebih lanjut, pada hari Rabu (18/9) Satgas jajaran Koops HABEMA telah menerima laporan warga masyarakat Kampung Mamba, Distrik Sugapa. Laporan tersebut menjelaskan tindakan para warga Mamba yang telah berhasil membatasi ruang gerak OPM di wilayahnya. Tindakan tersebut dilakukan oleh para warga masyarakat Mamba yang telah berikrar melawan OPM. Selanjutnya, para warga menindaklanjuti ikrarnya dengan membakar habis sebuah Honai yang selama ini digunakan sebagai tempat transit OPM sebelum melancarkan aksi gangguan di wilayah Distrik Sugapa.

“Inisiatif warga Kampung Mamba melaksanakan tindakan Bintahwil untuk membatasi ruang gerak OPM di wilayahnya, merupakan salah satu wujud pelaksanaan tugas TNI melaksanakan dukungan pengamanan melalui kegiatan Bintahwil, dalam rangka mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua,” ungkap Panglima HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan pelaksanaan kegiatan. (Sumber : Dansatgas Media HABEMA)

Gercep Wabup Bandung Tinjau Lokasi Gempa Kertasari

0

KAB. BANDUNG (Aswajanews.id) – Gempa berkekuatan Magnitudo 5,0 yang terjadi pada Rabu (18/9/2024) pukul 09.41 WIB di Bandung Selatan, yaitu Kecamatan Kertasari dan Kecamatan Pangalengan, mengakibatkan sejumlah rumah, bangunan dan fasilitas umum rusak.

Gempa pun dirasakan di sejumlah wilayah seperti Majalaya, Banjaran, Baleendah dan Cileunyi Kabupaten Bandung. Termasuk di Lembang, Parompong, Bandung Barat; serta hingga ke Garut bagian selatan.

Wakil Bupati yang juga Calon Bupati Bandung Sahrul Gunawan bersama anggota DPR RI Dapil Jabar 2, H Dadang M Naser gerak cepat (Gercep) meninjau lokasi kejadian gempa yang berada di Kecamatan Kertasari.

Saat meninjau lokasi gempa Sahrul Gunawan, merasa prihatin dan berbelanja sungkawa atas terjadinya gempa yang menimpa selatan Kabupaten Bandung. Melihat kondisi seperti itu Wakil Bupati Bandung, pun dengan sigap membantu para korban dan memberikan makanan, serta menunggu tenda darurat dari BPBD Kab. Bandung.

Dalam kesempatan itu, Sahrul Gunawan sempat berbincang dengan korban gempa di Desa Tarumajaya Kec. Kertasari, dan melihat data bangunan yang rusak, serta menyapa warga yang terdapat gempa bumi.

Dalam pendataan sementara tempat tinggal yang mengalami rusak berat sebanyak 6 unit, rusak ringan 358 unit, rusak sedang 205unit dan serta beberapa sarana ibadah. Gempa bumi yang mengguncang Kab. Bandung dan Kab. Garut dengan kekuatan 5 sekala Richter, sempat membuat warga panik dan karena terjadi di saat pagi, saat anak-anak belajar serta warga sedang bekerja.

Sahrul Gunawan, saat ditemui awak media di lokasi gempa di Desa Tarumajaya Kec. Kertasari, Rabu (19/09), mengatakan, ini merupakan gempa yang sangat dahsyat untuk wilayah Kab. Bandung, dan kita perlu sesegera mungkin memberikan pertolongan dan bantuan, bagi masyarakat yang terkena gempa.

“Saya sebagai bagian dari pemerintah Kab. Bandung, berkewajiban untuk mengetahui warga saya yang terdampak gempa. Dan saya pun wajib menolong serta membantu masyarakat saya. Saya akan berkoordinasi dengan Bupati serta BPBD, untuk segera mungkin memberi bantuan makanan dan tenda darurat,” ungkapnya.

“Ini adalah musibah dan kita selaku umat muslim wajib untuk membantu saudara kita yang terkena gempa bumi di Kec. Kertasari dan Pangalengan. Mari kita bantu bergotong royong, memberikan bantuan semampu kita, dan dari pemerintah Kab. Bandung insyaalloh ada bantuan,” ujarnya. (Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts