Pendidikan

SMK Widya Utama Tahan Ijazah Siswa, Gegara Tunggakan Biaya Sekolah

INDRAMAYU (aswajanews.id) – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Widya Utama yang beralamat di Jl. Pahlawan No. 45 Kelurahan Lemahmekar Kabupaten Indramayu Jawa Barat, diduga menahan Ijazah siswa lantaran adanya tunggakan biaya sekolah.

Pihak sekolah bersikekeh dikarenakan memiliki aturan sendiri. Aturan pembiayaan itu salah satunya soal pengambilan Ijazah. SMK Widya Utama tidak akan menyerahkan Ijazah ketika siswa itu masih memiliki tunggakan administrasi. Adapun kebijakan yang diberikan oleh pihak sekolah tersebut hanyalah sebatas waktu saja.

Hal itu diungkapkan oleh Herman, Kepala Tata Usaha (TU) SMK Widya Utama kepada awak media baru-baru ini, pada Selasa (04/04/2023) lewat sambungan telpon selulernya pribadinya.

“Aturannya kalau mau diambil itu harus lunas, kebijakan dari kami itu hanya waktu saja, semua siswa juga seperti itu,” pungkasnya.

Mula-mulanya, salah seorang siswa SMK Widya Utama lulusan tahun ajaran 2022, (Fa) hendak mengambil ijazah. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil lantaran ia masih memiliki tunggakan admistrasi kurang lebih senilai Rp.12 juta lebih.

Kepada awak media, Fa menuturkan upaya dirinya saat mengambil ijazah sia-sia. Dikatannya, pihak SMK Widya Utama menegaskan ketika mau ambil ijazah ia harus membayar semua sisa tunggakan admistrasi terlebih dahulu.

“Tidak bisa diambil Ijazahnya, kata pihak sekolah harus bayar semua sisa tunggakan dulu,” tuturnya dengan nada sedih, pada Selasa (04/04/2023).

Terpisah, Carikin Sekretaris DPC – LSM PENJARA mengatakan bahwa dengan adanya kejadian diatas dirinya sangat menyayangkan dan mengutuk keras kepada pihak sekolah SMK Widya Utama dengan menahan Ijazah milik siswanya ini.

“Ketentuan SOP nya dari mana? Seharusnya pihak sekolah membantu siswanya akan tetapi ini malah mempersulit keadaan siswanya itu saja sih,” tukas dia, saat dirinya dijumpai wartawan di salah satu warung Kulcim, Selasa siang (04/04/2023).

Sekedar informasi, hingga berita ini ditayangkan pihak SMK Widya Utama masih belum menyerahkan ijazah siswa (Fa) yang belum melunasi semua tunggakan administrasi. (Sanaji)