Google search engine
Beranda blog Halaman 227

Masyarakat Adat Tantang Australia Tunjukkan Bukti Kepemilikan Pulau Pasir

0
Peta posisi Pulau Pasir

KUPANG (Aswajanews.id) – Pemegang Mandat Hak Ulayat Masyarakat Adat Laut Timor Ferdi Tanoni menantang Pemerintah Federal Australia untuk membuktikan bahwa Gugusan Pulau Pasir adalah milik Australia.

“Jika tidak bisa dibuktikan, segera angkat kaki dan jangan permalukan diri Anda dengan mengklaim gugusan pulau itu sebagai milik dari Australia,” kata Ferdi, di Kupang, Minggu, (13/11/2022).

Ferdi Tanoni mengancam melayangkan gugatan kepemilikan Gugusan Pulau Pasir oleh Australia ke Pengadilan Tinggi (Mahkamah Agung) Australia di Canberra atas Hak Adat Masyarakat Adat di Laut Timor.

Mantan agen Imigrasi Australia itu mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta dan bahkan mendesak Pemerintah Federal Australia untuk menghentikan segala kegiatan di Gugusan Pulau Pasir dan segera tinggalkan kawasan itu.

“Saya menegaskan hal itu, karena secara adat Gugusan Pulau Pasir itu merupakan hak milik suku adat Timor-Rote-Sabu-Alor,” kata Ferdi menegaskan.

Pada tahun 2003, kata Ferdi Tanoni, secara adat diadakan pertemuan para pemangku adat yang mewakili masyarakat adat di Pulau Timor bagian barat, Rote, Sabu, dan Alor, di Pusat Kerajaan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Dalam pertemuan itu, para tokoh adat bersepakat bulat memberikan mandat penuh kepada Ferdi Tanoni sebagai Penerima Mandat Hak Ulayat Masyarakat Adat di Laut Timor.

Dengan begitu, Ferdi Tanoni mewakili masyarakat adat dari Timor Barat, Rote, Sabu, dan Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyuarakan berbagai hak dan kepentingan masyarakat Adat di Gugusan Pulau Pasir.

Australia, ujar Ferdi, mengetahui dengan pasti bahwa Gugusan Pulau Pasir ini merupakan hak milik bangsa Indonesia, akan tetapi dengan berbagai cara dan akal bulus Pemerintah Australia untuk menguasai kekayaan alam yang ada di seluruh sendi Laut Timor.

Namun, dalam masalah kepemilikan Pulau Pasir, anehnya, kata Ferdi lagi, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dengan seenaknya mengatakan bahwa Gugusan Pulau Pasir itu tidak termasuk dalam Pemerintahan Hindia Belanda dan merupakan milik Australia.

“Apakah pernyataan ini benar dan dapat dipertangungjawabkan,” tanya Ferdi merasa heran dengan pernyataan dari Kementerian Luar Negeri RI itu pula.

Bagi Ferdi Tanoni, pernyataan Kementerian Luar Negeri justru tidak benar.

“Saya katakan tidak benar dan salah sama sekali, sehingga jika ada orang yang katakan bahwa Gugusan Pulau Pasir itu milik Inggris kemudian diserahkan kepada Pemerintah Australia, mereka itu merupakan orang-orang yang asal bicara saja tapi tidak punya bukti siapa sesungguhnya pemilik Gugusan Pulau Pasir ini,” kata Ferdi.

Terkait masalah kepemilikan Gugusan Pulau Pasir ini dan gugatan yang dilayangkan di Pengadilan Australia dan Pengadilan Internasional, Ferdi Tanoni kembali menegaskan kepada Perdana Menteri Australia Anthony Albanese tentang salah satu data yang dimiliki oleh Ferdi.

Ferdi menegaskan bahwa ketika masa Pemerintahan Kolonial Belanda berkuasa atas Indonesia (Netherlandsch Indie) telah dilakukan pencatatan dan pengukuran atas lokasi Pulau Pasir (Poelopasir) tercatat dalam “acte van eigendom” seluas lebih kurang tertanda “oppervlakte” 15.500 hektare berdasarkan surat ukur (meetbrief) tertanda Juli 1927 atas nama Warga Negara Indonesia.

Dengan begitu, Ferdi Tanoni mendesak Australia segera angkat kaki dari Gugusan Pulau Pasir, dan kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk segera membatalkan pernyataan pada bulan Oktober 2022 bahwa Gugusan Pulau Pasir adalah milik Australia serta kepada pihak lain yang tidak paham soal Gugusan Pulau Pasir ini agar segera diam dan tutup mulut.

Sebab menurut Ferdi Tanoni, Gugusan Pulau Pasir ini merupakan hak kedaulatan Indonesia. Oleh sebab itu meminta kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama para menteri terkait yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto, dan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi dapat segera mengadakan pertemuan bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese untuk menegaskan kepada Pemerintah Australia bahwa Pulau Pasir adalah hak daripada Indonesia.

“Kami menolak konfrontasi perang di Gugusan Pulau Pasir dan hanya cukup Australia segera tinggalkan Pulau Pasir, kemudian membatalkan seluruh Perjanjian RI dan Australia di Laut Timor dan Arafura serta merundingkannya kembali dengan menggunakan Hukum Laut Internasional yakni UNCLOS 1982,” kata Ferdi Tanoni menegaskan. *(Antara)

Gunakan Pakaian Adat Jawa, Kapolres Tulungagung Hadiri Upacara Adat Bersih Nagari

0
Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto

TULUNGAGUNG (Aswajanews.id) – Peringati Hari Jadi Kabupaten Tulungagung Ke- 817, Pemerintah Kabupaten menggelar tradisi Bersih Nagari bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (18/11/2022).

Hadir dalam acara Bersih Nagari yakni Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto S.I.K., M.H., Serta Forkopimda yang lai, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung dan Undangan lain.

Sebelum prosesi upacara adat Bersih Nagari dilaksanakan upacara dalam peringatan HUT Kabupaten Tulungagung yang dilaksanakan di Halaman Pemkab Tulungagung.

Usai kegiatan upacara dilanjutkan upacara adat bersih nagari. Prosesi bersih nagari tetap diwarnai dengan arak-arakan pataka lambang Kabupaten Tulungagung yang diiringi oleh layaknya para prajurit punggawa dan putri serta dayang kerajaan dan 2 tumpeng agung yaitu tumpeng lanang berupa gunungan nasi kuning lengkap lauk pauk serta tumpeng wadon berupa hasil bumi berbagai jenis sayur sayuran dan buah buahan.

Dan di barisan terdepan terlihat rombongan Bupati Tulungagung, Wabup, Forkopimda, kepala OPD beserta para istri pun turut berjalan diiringi tari reog kendang kesenian asli khas Tulungagung menuju ke Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Saat mengikuti tradisi tersebut Kapolres Tulungagung yang Sarimbit dengan Ny. Lily Eko Hartanto bersama undangan lainnya menggunakan pakaian kejawen.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menjelaskan, upacara adat Bersih Nagari ini merupakan bentuk rasa syukur akan limpahan berkah yang selama ini masyarakat dapatkan. Melalui upacara adat ini pihak Pemkab berharap Tulungagung akan semakin lebih baik di tahun mendatang. Kondisi ekonomi masyarakat diharapkan dapat kembali pulih setelah dalam dua tahun terkahir terdampak pandemi Covid-19.

“Yang pasti ekonomi masyarakat harus dapat bangkit dan pulih pascapandemi ini,” ujarnya.

Bupati Tulungagung mengungkapkan, Hari jadi ke 817 ini mengusung tema, Dengan Peringatan Hari Jadi Kita Wujudkan Kabupaten Tulungagung Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat.

“Dengan begitu, mari kita bulatkan tekat untuk bersatu saling bahu membahu goyong royong membangun Tulungagung mewujudkan Kabupaten Tulungagung yang ayem tentrem mulyo lan tinoto,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung mengucapkan selamat Hari jadi Kabupaten Tulungagung.

“Saya Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto beserta staf dan Bhayangkari mengucapkan selamat hari jadi kabupaten tulungagung ke 817”, ucap Kapolres Tulungagung. (ANS)

Muspimnas PMII Ricuh Hingga Kursi Beterbangan, Cak Imin-Wamenag Selamatkan Diri

0
Kericuhan saat Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan sambutan

TULUNGAGUNG (Aswajanews.id) – Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Jawa Timur, pada Kamis kemarin jadi sorotan. Musababnya, situasi memanas hingga terjadi kericuhan antarpeserta saat Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan sambutan.

Video suasana ricuh di arena Rapimnas PB PMII tersebut viral di media sosial. Di video yang beredar terlihat peserta rapimnas yang mengenakan seragam biru khas PMII terlibat gesekan. Suara gaduh terdengar dari mereka. Satu peserta kemudian naik ke atas kursi, seperti hendak menyuarakan protes. Tak lama kemudian, tangan dari peserta lain terlihat memukul bagian pundak peserta yang berdiri di atas kursi. Nah, gara-gara itu peserta yang lain bereaksi dan suasana pun tambah tak terkendali. Kursi-kursi beterbangan mengarah ke kerumunan yang terlibat kericuhan. Momen gaduh terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Kericuhan itu terjadi tepat saat Wamenag RI Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan pidato. Dia berpidato mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Selain Zainut, memberikan sambutan pula di acara tersebut Ketua Mabinas PB PMII A Muhaimin Iskandar dan Ketum PB PMII M Abdullah Syukri.

Melihat situasi mulai tidak kondusif, pembacaan sambutan oleh Wamenag Zainut Tauhid terpaksa dihentikan. Wamenag dan beberapa pejabat yang hadir seperti Cak Imin, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Bupati Lumajang Thoriqul Haq langsung mengevakuasi diri. Sejumlah tamu undangan, tokoh-tokoh alumni PMII juga dievakuasi panitia dan tim keamanan. Kemudian kelompok peserta yang ribut berhasil digiring keluar oleh petugas untuk mengantisipasi situasinya terus memburuk.

“Ini sebenarnya konflik internal antar mereka (PMII), kami menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama, seperti perusakan, kekerasan dan sebagainya,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto.

Dibantu jajaran TNI dari Kodim 0807/Tulungagung, satuan Brimob, banser serta keamanan internal, Kapolres Eko memimpin langsung upaya penanggulangan kerusuhan. Eko bahkan ikut menjadi “pagar betis” bersama jajaran kepolisian dan TNI lain, demi menghadang kelompok peserta dari Indonesia timur yang ingin merangsek ke dalam acara. Eko mengatakan permasalahan bermula dari kontingen PMII dari wilayah Indonesia Timur yang ingin bertemu dengan Pengurus Besar PMII. “Tapi belum ada kesempatan untuk bertemu,” lanjutnya.

Upaya penghadangan terhadap Muhaimin Iskandar (Cak Imin)

Usai pembukaan, sempat ada upaya penghadangan terhadap Muhaimin Iskandar namun bisa diredam oleh petugas. Mereka memaksa bertemu untuk menyampaikan masalah internal, seperti fasilitas penginapan yang tidak layak. Untuk pengamanan Muspimnas ini, pihaknya mengerahkan 1.200 personil gabungan. Dengan kejadian ini, pihaknya belum berencana mempertebal pengamanan. “Belum, masih cukup mengamankan kegiatan ini,” ujarnya. Ketua OC Panitia Muspimnas PMII Muhammad Arifin membenarkan ketika dikonfirmasi soal kericuhan tersebut. “Sedikit momen kericuhan yang terjadi dalam pembukaan Muspimnas terjadi. Sebab oknum-oknum yang sejak awal memang sudah berniat untuk menggagalkan pelaksanaan Muspimnas PMII 2022,” katanya dikutip Jumat, 18 November 2022.

Dia mengungkapkan bahwa sebetulnya pelaksanaan acara rutin tersebut berjalan normal. Namun, di lokasi ditemukan sedikit kendala teknis namun akhirnya bisa diselesaikan dengan baik. Terlepas dari itu semua, Arifin menuturkan bahwa Muspimnas PMII 2022 tetap berjalan. “Launching pembukaan Muspimnas berjalan dengan sangat meriah yang didukung oleh tampilan visual yang menarik. Dengan disaksikan oleh seluruh kader PMII yang hadir di UIN Sayyid Ali Rahmatullah, Tulungagung, Jawa Timur,” ungkapnya.

Diketahui, Muspimnas PMII kali ini mengusung tema “Transformasi Organisasi, Membangun Peradaban Nusantara Baru”. Beberapa hal yang akan dibahas dalam Muspimnas yaitu perihal kaderisasi hingga organisasi. Rencananya sesuai jadwal berlangsung dari tanggal 17 sampai 24 November 2022 mendatang. ***

Antisipasi Ricuh, 1.200 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Muspimnas PMII

0
Sebanyak 1.200 Personel Gabungan Disiagakan untuk Pengamanan Muspimnas PMII

TULUNGAGUNG (Aswajanews.id) – Sebanyak 1.200 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan Musyawarah Pimpinan Nasional Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Muspimnas PMII).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai 17-24 November 2022 di UIN Satu Tulungagung, Jawa Timur.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto mengatakan pengamanan dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dalam mengantisipasi segala bentuk gangguan Kamtibmas, sehingga dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan Muspimnas PMII berjalan aman, tertib dan kondusif,” ujar Kapolres dalam apel pengamanan, Kamis, (17/11/2022).

Eko juga mengatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan baik secara terbuka dan tertutup.

“Dengan melibatkan instansi samping yaitu dari TNI, Dishub, Satpol-PP dan backup dari Brimob Polda Jatim, Samapta Polda Jatim, Banser, Menwa sebanyak 1.200 personel gabungan pengamanan,” katanya.

Selain itu pengamanan dilakukan dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, sesuai SOP dengan mengedepankan sikap humanis.

“Namun tetap tegas terhadap pelanggar jika terjadi hal-hal yang dapat menggangu keamanan,” pungkasnya. ***

Rp747,041 Miliar Dana BOS Tahap II sudah Masuk Rekening Madrasah

0
M Isom Yusqi, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah

JAKARTA (Kemenag) – Kementerian Agama telah mencairkan Rp1,166 triliuan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah tahap II sejak awal November 2022. Ini merupakan dana BOS madrasah yang sebelumnya tertunda pencairannya karena kebijakan authomatic adjusment (AA).

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Isom Yusqi mengatakan bahwa dana BOS Madrasah Tahap II disalurkan melalui tiga bank. Sebanyak Rp404,494 miliar melalui Bank Mandiri, Rp747,041 miliar melalui BRI, dan Rp15,305 miliar melalui BSI.

“Proses pencairan dana BOS Madrasah melalui BRI sudah selesai. Hari ini, sebanyak Rp747,041 miliar Dana BOS Tahap II tersebut, sudah masuk ke rekening madrasah di BRI. Madrasah yang menggunakan BRI bisa melakukan pengecekan dan pencairan,” terang Isom Yusqi di Jakarta, Senin (14/11/2022).

“Untuk pencairan dana BOS melalui BSI, diperkirakan masuk rekening madrasah mulai besok. Sedang untuk Bank Mandiri, diperkirakan akan masuk rekening madrasah pada rentang minggu ini juga,” sambungnya.

Dijelaskan Isom, dana BOS tahap II ini disalurkan untuk 48.660 madrasah. Dana sebesar itu, kata Isom, terdiri atas Rp540,424 miliar untuk BOS pada 23.923 Madrasah Ibtidaiyah (MI), Rp424,830 miliar untuk BOS pada 16.532 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Rp201,586 miliar untuk BOS pada 8.205 Madrasah Aliyah (MA).

Surat Perintah Pencairan Dana untuk penyaluran Dana BOS Madrasah, kata Isom, sudah terbit sejak awal November 2022. Setelah itu dilakukan proses pencairan dan mulai hari ini sudah masuk rekening BRI madrasah.

“Setelah dana masuk ke rekening madrasah, pihak madrasah sudah bisa melakukan proses pencairan dengan membawa tanda bukti upload persyaratan pencairan BOS 2022 tahap II ke bank yang telah ditentukan,” jelas Isom.

Isom berharap dana BOS ini dapat digunakan dengan baik dan optimal oleh pihak madrasah penerima, serta dapat dipertanggungjawabkan. “Saya minta pihak madrasah penerima benar-benar memaksimalkan dana BOS ini tahun secara cepat dan akuntabel,” pesannya.

Isom juga mengucapkan terima kasih kepada jajarannya dan seluruh pihak yang mendukung proses penyaluran Dana BOS Madrasah. “Saya ucapkan terima kasih kepada bagian Perencanaan Ditjen Pendis yang sudah intens membahas pencairan dana BOS Madrasah dengan Bappenas dan Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan,” ujarnya.

“Terima kasih juga saya sampaikan kepada Bagian Keuangan Ditjen Pendis yang telah secara cepat memproses pencairan dana BOS madrasah dan tim teknis pengelola Penyaluran BOS madrasah di Direktorat KSKK melalui Subdit Kelembagaan dan Kerjasama,” pungkasnya. *(Kemenag)

Presiden Jokowi : Perkuat Kerja Sama Konkret APEC

0
Pertemuan pemimpin APEC sesi 1 di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Jumat (18/11/2022).

JAKARTA (Aswajanews.id) – Dalam menghadapi krisis global mulai dari krisis pangan, krisis energi, krisis lingkungan, hingga ancaman resesi, Presiden Joko Widodo mendorong pemimpin ekonomi APEC untuk memperkuat kerja sama konkret.

Hal tersebut Presiden Jokowi sampaikan saat menyampaikan intervensinya pada pertemuan pemimpin APEC sesi 1 di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Jumat pagi 18 November 2022.

“Dalam jangka pendek, kolaborasi mutlak diperlukan untuk atasi inflasi dan pastikan ketahanan pangan,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mendorong perwujudan APEC Food Security Roadmap Towards 2030 untuk memastikan ketahanan pangan melalui teknologi yang inovatif dan digitalisasi, peningkatan produktivitas dan efisiensi sistem pangan, serta kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Ketersediaan pupuk dan pakan ternak juga perlu diperhatikan untuk cegah krisis pangan menyerang lebih dari tiga miliar masyarakat,” ucap Presiden Jokowi.

Dalam jangka panjang, Presiden Jokowi mendorong penguatan kemitraan ekonomi digital dan ekonomi hijau. Menurut Presiden, ekonomi digital dan transformasi digital penting untuk pemulihan ekonomi yang inklusif.

“Sejak pandemi manfaat ekonominya semakin dirasakan, mulai dari telemedisin, jasa antar makanan, pembayaran digital, hingga keterlibatan UMKM di marketplace. Kita harus bangun ekosistem ekonomi digital yang ramah bagi UMKM dan start-ups khususnya melalui penguatan keterampilan dan literasi digital,” jelas Presiden.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga mendorong ekonomi hijau bagi pemulihan ekonomi kawasan. Menurut Presiden, ekonomi hijau adalah masa depan ekonomi kawasan dan sudah lebih 90 miliar dolar AS digunakan untuk membangun berbagai proyek hijau di APEC.

“Untuk itu, saya menyambut baik inisiatif Thailand The Bangkok Goals for the Bio-Circular-Green Economy. Inisiatif ini akan membuka akses terhadap pembiayaan, teknologi, inovasi, dan penguatan kapasitas,” ungkap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menegaskan, penguatan kolaborasi antaranggota APEC merupakan kunci untuk mencapai semua hal tersebut.

Sebelum memulai sesi pertemuan, saat tiba di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Presiden Jokowi disambut langsung Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha dan dilanjutkan sesi foto bersama. (Humas Kemensetneg)

Kemenag Kota Bogor Lakukan Percepatan Digitalisasi Layanan KUA

0
Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Bogor, Sholahudin Al Ayubi

KOTA BOGOR (Aswajanews.id) – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Sholahudin Al Ayubi menyampaikan harapannya terkait digitalisasi pelayanan pada KUA, Kamis (17/11/22) pada kegiatan Percepatan Digitalisasi Layanan KUA pada Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bogor di Hotel Izi Ciheuleut Bogor Timur.

“Ada 7 program unggulan kementerian Agama yang digulirkan oleh Menteri Agama, salah satunya digitalisasi layanan, ini tentunya menjadi pijakan utama dalam melaksanakan kegiatan ini,” jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya setelah kegiatan ini, Kemenag Kota Bogor harus memiliki embrio rancangbangun walaupun belum disupport oleh DIPA, tapi mudah-mudahan pada kegiatan hari ini kita mendapatkan dari para pemateri. Diakhir kegiatan kita berharap kita punya rancangbangun pelayanan digital yang bisa dinikmati oleh masyarakat untuk mendapatkan layanan layanan dari KUA.

“Bentuknya seperti apa, item-itemnya apa saja, nanti lewat diskusi dan sharing informasi dapat kita rumuskan, mudah mudahan endingnya kita sudah punya pola yang ditahun depan kita sudah punya sistem aplikasi layanan mandiri tingkat Kemenag Kota Bogor khususnya,” harapnya.

Nantinya sistem informasi layanan KUA di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bogor menggunakan digital khusus, sebagai contoh untuk pendaftaran nikah tidak harus datang ke KUA tetapi mereka cukup lewat aplikasi sehingga bisa mendaftar dari manapun berada, dan ketika pada hari H-nya masyarakat tidak perlu menelepon ke penghulu untuk mengetahui dimana posisi penghulu cukup dengan membuka aplikasi yang menginformasikan keberadaan penghulu secara online.

“Untuk itu hari ini kita coba diskusikan untuk mendapatkan pondasi, dasar-dasar yang ditahun kedepan bisa kita bangun aplikasi layanan digital, khusus diluar SIMKAH dan hanya untuk kemenag Kota Bogor,” pungkasnya. *(Kontributor : Rizal Nurdin)

Kemenag Jabar Sosialisasi e-DUPAK untuk Pranata Humas

0
Kabag TU Kanwil Kemenag Jabar, Drs. H. Muhammad Ali Abdul Latif, M. Ag.

BANDUNG (Aswajanews.id) Kanwil Kementeriaan Agama Jabar menggelar acara Sosialisasi Penerapan Sistem Aplikasi Penilaian dan Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Kepegawaian (e-DUPAK) untuk pranata humas di lingkungan Kemenag RI, Kamis (17/11/2022) di Aula Kanwil Kemenag Jabar.

Kegiatan tersebut diikuti, 28 pranata Humas se-Jawa Barat, 2 pranata humas dari Kabupaten Tangerang Banten, 3 pranata humas Kanwil Kemenag DKI Jakarta, 5 humas UIN Sunan Gunung Djati, 3 UIN Banten, 5 UIN Syarif Hidayatullah, dan 2 Humas dari IAIN Cirebon.

Saat membuka acara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat, Drs. H. Muhammad Ali Abdul Latif, M. Ag., mengatakan, sebagai pejabat fungsional, pranata humas membutuhkan sesuatu yang menyangkut tahapan karirnya. Salah satunya satunya kenaikan pangkat. Sudah menjadi hal biasa jika berbicara angka kredit pada jabatan fungsional.

Menurutnya, jabatan fungsional yang baru, misalnya di sebuah instansi, perlu adanya tahapan-tahapan penyesuaian yang tidak serta merta bisa langsung. “Untuk jabatan fungsional yang sudah lama saja seperti penghulu, atau penyuluh itu masih kadang-kadang banyak problem dalam pengisian angka kreditnya,” ujarnya.

“Apalagi untuk jabatan jabatan fungsional yang baru semacam humas atau arsiparis. Tentu kegiatan ini bisa menjadi pintu bagi para pranata humas, bagaimana cara pengisian angka kreditnya, e-Dupak dan lain sebagainya,” katanya.

Selain itu, harus pula bisa bersama sama dengan kepegawaian. Karena e-Dupak ini harus seiring dan sama- sama dipahami. Kemudian sama-sama dimengerti oleh para fungsional di kepegawaian baik di daerah maupun di pusat. Dengan demikian, ketika nanti melaksanakan kegiatan e-Dupak, tidak ada hambatan hambatan lagi.

“Tentu pengisian ini berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan bapak dan ibu semua. Kita bisa melihat pekerjaan mana yang bisa diangkakreditkan. Yang dimasukkan dalam e-Dupak itu kegiatan-kegiatan apa saja. Masing-masing tingkatan akan ada rincian tugasnya, rincian tugas ini yang bisa dimasukkan ke dalam e-Dupak tersebut,” tuturnya.

Harus jelas

Diungkapkan, semua pihak harus memahami pekerjaannya, termasuk tentang humas. Humas merupakan pengejawantahan dari instansinya. Ketika melaksanakan kegiatan informasi, hal itu berkaitan dengan tugas pelayanan pada instansi masing masing.

“Harus disyukuri, bapak dan ibu sudah menjadi pejabat fungsional, karena pejabat fungsional dalam struktur ASN adalah pejabat. Harus mendapatkan SK dan dilantik dalam jabatan fungsional. Masih banyak teman kita, jangankan untuk menjadi pejabat pranata Humas, untik menjadi pegawai saja masih antre,” katanya.

Dia mengajak semua pihak untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya, sesuai visi misi Kementerian Agama. Hal itu berkaitan dengan pelaksanaan Tujuh Program Prioritas itu menjadi dasar pelaksanaan tugas. Ketujuhnya adalah Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Tahun Toleransi Beragama, Revitalisasi KUA, Religiosity Index, Kemandirian Pesantren, dan Cyber Islamic University. *(Kontributor : Eva Nurwidiawati)

Sarling Jabar di Karawang, Kadisdik Bacakan Dongeng untuk Siswa

0
Kadisdik Jabar, Dedi Supandi membacakan dongeng "Dinda Sudah Tidak Rewel" yang ditulis oleh Bunda PAUD Jabar, Atalia Praratya kegiatan Sarling di TK RA Saadah, Kabupaten Karawang, Rabu (16/11/2022).

KARAWANG (Aswajanews.id) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi mendampingi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Bunda PAUD Jabar, Atalia Praratya melaksanakan kegiatan Siaran Keliling (Sarling) di Kabupaten Karawang, Rabu (16/11/2022).

Dalam rangkaian kegiatan pertama di TK RA Saadah, Kadisdik membacakan dongeng “Dinda Sudah Tidak Rewel” yang ditulis oleh Bunda PAUD Jabar, Atalia Praratya dan berinteraksi dengan para siswa.

Tidak Boleh Ada Bullying di Sekolah

Sedangkan dalam kegiatan di SMAN 5 Karawang, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan, yang dirindukan.

Makanya, tegas Gubernur, di sekolah tidak boleh ada bullying. Setiap siswa punya keunikan sendiri, tidak perlu dibanding-bandingkan, dari gayanya, penampilannya, agama (keyakinannya) atau dari apa pun, semua ciptaan Tuhan dengan keunikannya masing-masing.

“Jika kalian berbuat jahat di sekolah, ada balasannya di suatu hari nanti. Begitu pun jika berbuat kebaikan, pasti ada pahala dan balasan suatu hari nanti. Jangan merasa sok keren terus melakukan bully kepada yang lain, suatu hari nanti akan dibalas ,” tegasnya.

Kedua, lanjutnya, tidak boleh ada berita bohong. Caranya, saring dulu berita sebelum sharing. Cek dulu, kalau memang beritanya ada di media-media besar, itu bisa di-sharing. Kalau di media yang belum jelas, jangan dulu di-sharing karena potensi berita bohongnya besar.

“Berikutnya, Adik-adik harus aktif di sekolah, salah satunya menjadi Pramuka,” pesan Gubernur.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Ai Hasan tersebut, juga diisi Deklarasi Sekolah Toleransi (antiradikalisme, antihoaks, sekolah ramah anak) oleh siswa SMAN 5 Karawang, minum tablet tambah darah serentak, penampilan jurus Jabar Cekas serta kuis dan doorprize.

Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan acara monitoring Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) oleh Ketua Umum Sekoper Cinta, Atalia Praratya di SMKN 1 Karawang.***

FSPMI Geruduk Balaikota Cirebon Tuntut Kenaikan Upah

0
FSPMI dari Kota dan Kabupaten Cirebon menggelar aksi di depan kantor balai kota Cirebon, Rabu (16/11/2022).

CIREBON (Aswajanews.id) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dari Kota dan Kabupaten Cirebon menggelar aksi di depan kantor balai kota Cirebon, Rabu (16/11/2022). Mereka menuntut pemerintah menaikan upah minimum Kabupaten (UMK) tahun 2023 sebesar 13%.

Para buruh juga berharap pemerintah tidak terus menakut-nakuti rakyat terkait akibat resesi global dengan adanya kabar banyak PHK di setiap perusahaan.

Sekretaris Kantor Cabang FSPMI Cirebon Raya, M. Machbub mengatakan bahwa Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia bukan orang metal, tapi serikat para pekerja di sektor metal.

Machbub meminta kenaikan upah agar dinaikan sebesar 13%, karena sebelumnya di PP36, cara perhitungan UMK, berdasarkan KHL (Kebutuhan Hidup Layak) dihitung kebutuhan buruh dalam satu minggu, kebutuhan buruh dalam satu bulan, dalam satu tahun itu yang di hitung, tapi sekarang dalam PP78 dirobah berdasarkan implementasi.

“Gara gara PP78 perhitungan UMK jadi berobah, tidak berdasarkan KHL (Kebutuhan Hidup Layak), ini biang keladi awal mula pemerintah mengotak ngatik upah minimum,” teriak Machbub saat orasinya.

Karsiman selaku ketua Partai Buruh kabupaten Cirebon, berharap agar pemerintah segera menaikan UMK sebesar minimal 13%, guna meningkatkan daya beli di masyarakat.

“Karena dampak dari kenaikan-kenaikan yang tidak diikuti kenaikan upah, itu sangat memberatkan kami para kaum buruh,” jelas Karsiman.

Aksi unjuk rasa tersebut dikawal oleh pihak kepolisian dari Polres Cirebon Kota berjalan dengan tertib. *(Syukur/WP)

Kapolresta Bandung Ganti 3 Kapolsek

0
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo memimpin upacara Sertijab di Mapolresta Bandung, Selasa (15/11/2022).

KAB.BANDUNG (Aswajanews.id) – Tiga Kapolsek dan satu pejabat utama di jajaran Polresta Bandung mengalami mutasi jabatan per Selasa 15 November 2022. Mutasi atau penggantian jabatan dilakukan lewat upacara Sertijab yang dipimpin Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo di Mapolresta Bandung.

Satu pejabat utama yang diganti yakni Kabag Logistik dari Kompol Riki Erikson kepada AKP Ade Rahmat. Sedangkan, tiga Kapolsek yang diganti adalah Kapolsek Nagreg, Kapolsek Cimenyan, dan Kapolsek Paseh.

Kapolsek Cimenyan yang sebelumnya dijabat Kompol Ari Aprian Ferdiansyah kini diganti oleh Kompol Witoyo. Kapolsek Nagreg yang sebelumnya dijabat AKP Himarawalasi Pratama kini diganti oleh Kompol Anisa. Sedangkan Kapolsek Paseh yang sebelumnya dijabat AKP Thomas Budiono kini diganti oleh AKP Idham Chalid.

“Mutasi dalam sebuah organisasi merupakan hal yang biasa demi pembinaan karier anggota tersebut,” kata Kusworo.

Selain itu, dalam menghadapi tantangan tugas Polri ke depan perlu adanya penyegaran anggota, sehingga nantinya seluruh anggota siap menghadapi segala tantangan,” sambungnya.

Kusworo berharap melalui pergantian ini memiliki semangat baru yang lebih segar, mampu memberikan efek untuk berkomitmen penuh terhadap tugas dan tanggungjawab jabatan yang di emban.

“Inovasi, kolaborasi dan konsistensi yang telah diberikan selama berdinas merupakan kunci keberhasilan dalam melaksanakan tugas,” tuturnya.

“Saya sampaikan pula terima kasih saya kepada keluarga atas dukungan yang diberikan selama ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, Kusworo menjelaskan mutasi yang merupakan Tour of Duty, dimana mutasi ini berarti perpindahan jabatan mempunyai tingkat wewenang dan tugas serta tanggungjawab. “Segera beradaptasi dengan lingkungan tempat kerja dan tugas baru, raih simpati melalui kinerja nyata. Dan layani masyarakat dengan ikhlas dan penuh tanggungjawab, miliki kepekaan terhadap situasi yang ada,” tutup Kusworo. ***

Pomdam III/Slw dan Kodim 0625/Pangandaran Terima Bantuan Kendaraan Roda Dua

0
Kendaraan roda dua yang diserahkan Pangdam III/Slw kepada Danpomdam III/Slw jenis CF Moto 650 CC sebanyak 1 unit, sementara yang diserahkan kepada Dandim Pangandaran jenis CF Moto MTX 200 sebanyak 3 unit.

BANDUNG (Aswajanews.id) – Seusai pelaksanaan upacara 17an, Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo serahkan bantuan kendaraan roda dua kepada Danpomdam III/Slw dan Dandim 0625/Pangandaran, berlangsung di lapangan upacara Makodam III/Slw, Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung Jabar, Senin, (17/11/2022).

Hal tersebut dibenarkan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen saat dikonfirmasi sesaat sebelum mendampingi Pangdam III/Slw melaksanakan touring ke wilayah.

Lanjut dikatakannya, kendaraan roda dua yang diserahkan Pangdam III/Slw kepada Danpomdam III/Slw jenis CF Moto 650 CC sebanyak 1 unit, sementara yang diserahkan kepada Dandim Pangandaran jenis CF Moto MTX 200 sebanyak 3 unit.

Dalam kesempatan itu, Pangdam III/Slw menyampaikan bahwa, pemberian bantuan kendaraan roda dua tersebut merupakan bentuk upaya dalam membangun dan menata serta meningkatkan sarana dan prasarana di satuan.

“Manfaatkan dengan sebaik-baiknya kendaraan tersebut untuk kepentingan pelaksanaan tugas, jaga dan pelihara agar usia pakai kendaraan lebih lama lagi,” pesan Pangdam.

Dikatakan Pangdam, Kodam III/Slw kini mempunyai Kodim baru yaitu Kodim 0625/Pangandaran yang peresmiannya akan dilaksanakan secara serentak melalui vicon tanggal 22 Nopember 2022 mendatang oleh Kasad, sekaligus juga penyerahan alih kodal Batalyon 320/BP kepada Kostrad.

“Tentunya semua rekan-rekan prajurit harus mampu mendukung Kodim tersebut, harus sudah berjalan seperti Kodim yang lama,” ujar Pangdam.

Pangdam berpesan kepada seluruh prajurit agar tidak ada yang melakukan pelanggaran, seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), penyalahgunaa Narkoba, perkelahian dan pelanggaran lainnya. Pangdam pun mengingatkan para prajurit dalam berkendaraan agar memperhatikan faktor keamanan.

“Para unsur Komandan, mulai dari Komandan Barak, Danru, Danton, Danki, Danyon, dan seterusnya sampai dengan Pangdam, ikut bertanggungjawab,” tegas Pangdam.

Di akhir pengarahannya, Pangdam menekankan agar para prajurit senantiasa menjaga martabat TNI AD khususnya dan TNI pada umumnya.

“Jangan terhasut, tidak ada yang ikut aliran-aliran yang tidak jelas, keyakinan itu sudah ada di militer, kita melakukan yang benar itu karena agama, karena ajaran sistem pemerintahan, dan komitmen Negara, jangan ada lagi yang merubah tatanan sosial budaya dan masyarakat apalagi di tubuh TNI,” pungkas Pangdam.  (Pendam III/Siliwangi)

PWNU DKI Protes Cuma Dapat Dana Hibah Rp4 Miliar, Minta Pj Gubernur Revisi

0
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menemui Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta di Jalan Utan Kayu Raya, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (26/10/2022). (Humas)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan dana hibah bagi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Rp4 miliar untuk tahun depan. Wakil Ketua PWNU Husny Mubarok Amir menilai jumlah tersebut terlalu kecil.

“Kalau perbandingannya dari tahun kemarin, kan mengalami penurunan. Sedangkan kegiatan dan program kami di tahun depan justru bertambah,” ucap Husny, Kamis (17/10/2022) lalu.

Husny mengatakan dana hibah Rp4 miliar untuk tahun depan itu berasal dari usulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut dia usulan Anies itu tidak profesional dan proporsional.

Pasalnya, kata Husny, PWNU DKI hanya mendapat Rp4 miliar sementara Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta diusulkan Rp15 miliar. “Kami sengaja kemudian membandingkannya dengan MUI DKI, karena kegiatan mereka lebih sedikit,” ujarnya.

Husny mengklaim NU merupakan ormas terbesar di Indonesia. Adapun PWNU DKI Jakarta kini menaungi 6 Cabang, 44 MWC, 267 ranting, 18 lembaga, 14 badan otonom serta lebih dari 4 juta anggota di Jakarta. “Anggaran Rp 4 miliar terasa sangat kecil,” kata dia.

Menurut Husny, PWNU DKI Jakarta pada 2022 telah melaksanakan 800 lebih kegiatan yang efisien membantu Pemprov DKI selama ini. Rencananya tahun depan mereka mengagendakan lebih dari 1000 kegiatan yang tersebar ke pelosok di Jakarta.

“Bahkan akan semakin banyak pula kegiatan yang akan dilakukan oleh Badan Otonom NU serta Lembaga di bawah naungan PWNU DKI Jakarta,” ungkapnya.

Husny pun berharap Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mau merevisi anggaran dana hibah untuk PWNU DKI dan memberikan alasan yang rasional kepada DPRD DKI Jakarta. Dia mengatakan, jika pada 2022 hibah untuk PWNU DKI Jakarta Rp5 miliar, maka semestinya di 2023 bisa meningkat agar program sosial, keagamaan dan kebangsaan bisa berjalan dengan baik.

“Sangat tidak proporsional jika PWNU yang begitu banyak agenda hanya mendapatkan dana hibah sebesar Rp4 miliar, namun di sisi lain MUI Jakarta yang secara struktur organisasi dan banyaknya kegiatan tidak sebesar dan sebanyak PWNU, namun dialokasikan sebesar Rp15 miliar di tahun 2023 nanti,” jelas dia. *(Humas Pemprov DKI Jakarta)

APBD DKI 2023 Akan Disahkan Pada 28 November 2022

0
Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta

JAKARTA (Aswajanews.id) DPRD DKI Jakarta dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta menyesuaikan jadwal pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023. Penyesuaian jadwal dilakukan melalui Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta.

Wakil Ketua Bamus DPRD DKI Khoirudin mengatakan, terdapat pergeseran tanggal agenda paripurna penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD Tahun Anggaran 2023. Paripurna yang mulanya digelar pada Kamis (10/11), dimajukan menjadi Selasa (8/11).

Lanjut Khorudin, usai paripurna penandatanganan nota kesepahaman KUA-PPAS APBD 2023, DPRD DKI akan dibahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2023 melalui pidato Gubernur DKI pada Rabu (9/11).

Pada hari yang sama, fraksi-fraksi di DPRD DKI akan menyampaikan pandangan umumnya terhadap Raperda APBD 2023.

Kemudian, kata Khoirudin, hasil pandangan umum fraksi tersebut akan dibahas oleh komisi-komisi di DPRD DKI bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-DKI pada 10-16 November 2022. Ia meminta komisi di DPRD DKI dapat memaksimalkan durasi waktu tersebut untuk mendetailkan program dalam Raperda APBD 2023 tersebut.

“Harapan saya kepada semua teman-teman di komisi agar konsisten dengan waktu yang telah ditetapkan Bamus,” ujar Khoirudin, Minggu (6/11/2022).

“Saya berharap banjir, kemacetan, dan ketahanan pangan menjadi konsen, agar teliti betul sampai ke satuan tiga, anggarannya dicermati agar tepat sasaran,” tambahnya.

Setelah dibahas melalui komisi di DPRD DKI, hasil pembahasan Raperda APBD 2023 akan diajukan ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI dan dibahas melalui Rapat Pimpinan Gabungan (rapimgab) bersama eksekutif pada Jumat (18/11).

Proses terakhir, kata Khoirudin, paripurna Raperda APBD 2023 menjadi Perda APBD 2023 akan digelar pada 28 November 2023.

Untuk diketahui, hasil rapat Banggar DKI tentang KUA-PPAS 2023 pada pekan ini, disepakati total pendapatan ditambah penerimaan pembiayaan senilai Rp82.543.539.889.450. Nilai tersebut setara dengan total belanja ditambah dengan pengeluaran pembiayaan, yakni senilai Rp 82.543.539.889.450. ***

Usulan Dana Hibah Parpol DKI Jakarta: PDIP Rp10 Miliar, PKS Rp6,87 Miliar & PSI Rp3 Miliar

0
Penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap raperda tentang APBD DKI Jakarta 2023 dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/11/2022)

JAKARTA (Aswajanews.id) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan dana hibah untuk 10 partai politik di Ibu Kota naik pada tahun 2023, yang dihitung per suara menjadi Rp7.500, atau naik sebesar Rp2.500 dari tahun 2022 ini.

Alasan pengusulan ini, kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri, adalah prediksi pemerintah dengan melihat perkembangan di tahun 2023 terkait perpolitikan, sehingga anggaran dibutuhkan untuk memajukan partai politik.

“Maka kami mohon kepada partai politik untuk mengusulkan kenaikan anggaran,” kata Taufan saat dihubungi di Jakarta, Selasa, 15 November 2022.

Usulan kenaikan ini juga disampaikan dalam rapat pembahasan Rancangan APBD DKI 2023 dengan Komisi A DPRD DKI Jakarta pada Senin (14/11), di Grand Cempaka Resort, Bogor.

Meski demikian, menurut Taufan, usulan ini belum disetujui Komisi Bidang Pemerintahan itu secara aklamasi. “Belum diketok, dia kan personal yang setuju, belum aklamasi,” ujar dia. Total usulan anggaran hibah untuk 10 partai itu pada 2023 mencapai Rp40,88 miliar.

PDIP memperoleh jatah terbesar mengingat suaranya di Ibu Kota yang terbanyak di mana memiliki 1.336.324 suara yang jika dikalikan Rp7.500 menjadi Rp10,02 miliar, sementara partai dengan suara terendah adalah PPP dengan suara 176.835 sehingga diusulkan hanya mendapatkan hibah Rp1,32 miliar.

Adapun secara lengkap usulan hibah bagi 10 partai politik di Jakarta untuk 2023 adalah:

  1. PDIP Rp 10,02 miliar (1.336.324 suara)
  2. Gerindra Rp 7,01 miliar (935.793 suara)
  3. PKS Rp 6,87 miliar (917.005 suara)
  4. PSI Rp 3,03 miliar (404.508 suara)
  5. Demokrat Rp 2,89 miliar (386.434 suara)
  6. PAN Rp 2,81 miliar (375.882 suara)
  7. NasDem Rp 2,32 miliar (309.790 suara)
  8. PKB Rp 2,31 miliar (308.212 suara)
  9. Golkar Rp 2,25 miliar (300.246 suara)
  10. PPP Rp 1,32 miliar (176.835 suara)

Untuk tahun ini, alokasi hibah 10 partai totalnya Rp27,79 miliar di mana setiap partai mendapatkan Rp5 ribu per suara.

Sebelumnya, partai mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp410 per suara. Angka ini kemudian naik menjadi Rp2.400 per suara pada 2019 dan total hibah untuk 10 partai politik yang dianggarkan dalam APBD DKI 2019 mencapai Rp14,4 miliar.

Nilai hibah itu naik lagi menjadi Rp5 ribu per suara di tahun berikutnya. Karena itu, pemerintah DKI menganggarkan dana hibah untuk 10 partai senilai Rp27,25 miliar dalam APBD DKI 2020, dan nilai tersebut tak berubah hingga 2022.

Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai perlunya penambahan anggaran hibah untuk partai, karena partai membutuhkan dana untuk biaya operasional kantor, personalia, dan aktivitas rutin lainnya.

“Kami dari DKI Jakarta berharap dengan adanya penambahan itu bisa menutup sebagian dari kebutuhan selama sesuai dengan ketentuan, supaya beban mereka untuk membiayai itu bisa diambil juga oleh negara,” ujar dia di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, baru-baru ini. ***

Bupati Semarang Melalui Sekdis Kominfo, Terima Audensi Keluarga Korban Pencabulan Pagersari

0

KAB. SEMARANG (aswajanews.id) – Setelah sekian lama menunggu disposisi surat audensi yang dikeluarkan oleh Penajournalis guna menyampaikan keinginan dari pihak keluarga korban pencabulan yang berharap bisa untuk curhat menyampaikan terkait apa yang telah dialami oleh korban kepada Bupati Semarang yang dianggap sebagai bapak masyarakat, bertempat di ruangan meeting gedung A kantor bupati Semarang, Selasa (15/11/2022) sekitar pukul 09.00 WIB dan diterima oleh Sekdis Kominfo  Vega Lazuardi S.STP., beserta jajaran diantaranya lembaga bantuan hukum pemkab Semarang yang diwakili oleh Endang Pujiati SH., MH , Virginia Orchid A.Md, Keb perwakilan dinas DP3AKB, dan Prima Rizki Rahmasari perwakilan Dinsos.

Sementara pihak korban diantaranya orang tua korban NH, korban (bunga), Agus Purnomo Wapinum penajournalis.com dan Asep NS selaku Pimpinan Redaksi Penajournalis.com yang juga sebagai wali dari korban.

Dilayangkannya surat audensi tersebut bertujuan agar pihak korban mendapatkan empaty dari Bupati Semarang, yang mana keluarga korban menganggap bahwa Ngesti Nugraha selaku Bupati adalah bapak mereka dan orang nomor 1 di Kabupaten Semarang.

Dialog dan searing tersebut diawali oleh Sekdis Kominfo Kab. Semarang Vega Lazuardi, S.STP., MM, dan mempersilahkan pihak keluarga korban yang diwakili oleh Agus Purnomo dan Asep NS untuk menyampaikan tujuan audensi.

Dialog dan searing dalam audensi tersebut penuh haru, dimana Sekdis Kominfo Vega Lazuardi, S.STP., MM sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa korban, disampaikan Sekdis Kominfo, “Saya ikut prihatin dengan apa yang telah menimpa korban, dan semoga hal ini tidak terjadi lagi kepada anak-anak Indonesia pada umumnya, dan anak-anak generasi bangsa lainnya yang berada di wilayah kepemerintahan Pemkab Semarang,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Sekdis Kominfo, “Kami akan segera melaporkan hasil audensi ini ke bapak Bupati, serta akan berkoordinasi dengan para pimpinan dinas-dinas terkait yang saat ini dihadiri oleh para perwakilannya”.

Sementara dari lembaga bantuan hukum pemkab Semarang, menyampaikan, “Untuk sistem peradilan anak ini menggunakan UU sistem peradilan anak tahun 2012, dan melalui tahapan-tahapan yang telah ditentukan, akan tetapi jika dari pihak keluarga korban memerlukan pendampingan konsultasi dari pihak kami maka kami bersedia”.

“Serta untuk kejelasan lebih lanjutnya akan diterangkan oleh Dinsos dan dinas terkait lainnya yang berwenang dalam penanganan kasus seperti ini,” tukasnya.

Virginia Orchid, A.Md.Keb Perwakilan dinas DP3AKB yang membantu dalam perlindungan serta pelayanan terhadap anak dan keluarga berencana, “Kami akan coba mendampingi Terkait penanganan trauma healing apabila memang dirasa korban harus diberikan penanganan secara intensif terkait pemulihan psikologisnya”.

Prima Rizki Rahmasari Perwakilan dinas sosial yang pada saat pertemuan mediasi di rumah korban dua bulan silam mengatakan, “Saat ini pelaku sudah difasilitasi oleh LPKS Antasena Magelang, dan mendapatkan pembimbingan selama enam bulan, lalu setelah itu akan dikembalikan ke pihak keluarganya”.

Proses diantarnya pelaku ke LPKS hari Jumat seperti yang disampaikan oleh Prima Rizki Rahmasari perwakilan dinas sosial tersebut, padahal secara pantauan team dan pihak korban, pelaku diantarkan ke Polres Semarang sebelum dialihkan ke LPKS Magelang adalah hari Senin tanggal 07 November 2022, Lalu selama  jeda waktu dari hari Senin ke Jumat kemana pelaku dibawa?.

Agus Purnomo Wapinum Penajournalis mengatakan, “Kalau kami mendengar bahwa pelaku sudah mendapatkan pembinaan atau pembimbingan melalui LPKS Antasena Magelang, lalu ketetapannya seperti apa?, dan bagaimana terkait penanganan terhadap korban? juga apa hak dan keadilan yang akan didapatkan oleh korban sementara pihak Dinsos sendiri mengatakan untuk penanganan trauma psikis (trauma healing) hanya dilakukan sekali saja semenjak pelaporan hingga pelaku dipisahkan dari orangtuanya”.

“Apakah dengan hanya dilakukan pembinaan di LPKS tanpa adanya proses efek jera itu bisa menjamin akankah sang pelaku bisa sembuh dari kejahatan yang sudah dilakukannya? Siapa yang bisa menjamin itu? Sementara pihak korban sendiri mengalami buliying dan harus mendapatkan situasi dan lingkungan baru guna mencegah trauma psikisnya kembali dan malah membuat korban teringat akan kejadian yang telah merusaknya?”.

“Saya melihat disisi ini, kurang adanya rasa keadilan yang diterima oleh korban dan orangtua korban,” ungkapnya.

“Yang intinya, coba kita bayangkan, jika pelaku sudah direhabilitasi selama 6 bln kemudian pulang di rumahnya, melakukan aktifitas sekolah seperti biasanya, dimana  perasaan korban dan orangtua korban, akankah korban pindah rumah dan pindah sekolah untuk menghindari trauma dekat dengan pelaku, Karena notabene rumah pelaku bersebelahan dengan rumah korban, lalu biayanya darimana untuk pindah sekolah dan pindah rumah, menjaminkah pemerintah klau pelaku tidak akan mengulangi perbuatannya?”, tukas Agus Purnomo.

Asep NS selaku Pimpinan Redaksi menyampaikan, “Kami tidak akan mengintervensi terkait kinerja kepolisian, namun apabila pada saat mediasi yang dilakukan dirumah korban yang mana dihadiri oleh pihak Bappas  dan Dinsos tempo hari, orangtua pelaku mengakui bahwa itu adalah kelalaiannya, apakah itu tidak dijerat dengan kelalaian tersebut oleh pihak kepolisian?”.

“Yang akan kami kejar adalah Restitusi dan Kompensasi sesuai dengan Perma no 1 tahun 2022, yang mana korban tindak pidana berhak mendapatkan kompensasi dan restitusi dari negara guna keberlangsungan pendidikannya, serta pengembalian trauma healing korban”.

“Namun ada hal yang sangat kami sayangkan, pada saat diskusi di Polres Semarang yang dihadiri oleh Kasat Reskrim, KBO, penyidik PPA, dan pihak keluarga korban, polisi menyebutkan bahwa akan mengeksekusi pelaku dan memberikan surat ketetapan nya kepada pihak keluarga korban, akan tetapi kenyataannya proses eksekusi tersebut tidak dilakukan, yang ada malah pelaku diantarkan sendiri oleh orang tuanya “.

“Konsisten kah kinerja kepolisian? Profesional kah kinerja kepolisian dengan seperti itu? Apalagi dengan diterapkannya pasal UUSPA tahun 2012, dengan alasan polisi tidak ingin disalahkan pada saat penanganan kasusnya ?”.

“Kami dari pihak keluarga korban akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan yang sebenarnya “Fiat Justicia Ruat Caelum” walaupun esok dunia akan musnah, keadilan harus tetap ditegakkan”.

Diakhir statementnya Asep NS berharap, emoga Bupati Semarang dapat turun langsung berkunjung ke rumah korban dan memberikan empaty nya, dan adanya dorongan pada saat pengajuan Restitusi dan Kompensasi sesuai dengan Perma No 1 Tahun 2012.

Informasi terbaru dari perwakilan Dinsos, pengiriman pelaku ke Antasena dilakukan Senin, 07/11/22. Jumat Minggu sebelumnya tanggal 04/11/22 adalah pemberitahuan dari Polres untuk rencana pengantaran ke Antasena. *(Team Liputan)

Soeharto Diberi Anugerah Gelar Pahlawan Nasional

0
dr Soeharto telah berjuang bersama Presiden Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia

Presiden Joko Widodo resmi menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada lima tokoh yang merupakan hasil seleksi Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/11/2022) lalu.

Kelima tokoh yang menerima anugerah, yakni almarhum Dr.dr.H.R.Soeharto asal Jawa Tengah, almarhum Paku Alam ke-8 yang merupakan Raja Paku Alam pada tahun 1937 hingga 1989 dari Daerah Istimewa Yogyakarta, almarhum dokter Raden Rubini Natawisastra dari Kalimantan Barat, almarhum Haji Salahuddin bin Talibuddin dari Maluku Utara serta almarhum KH Ahmad Sanusi dari Jawa Barat.

Penganugerahan itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96 TK Tahun 2022 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional, yang ditetapkan di Jakarta 3 November 2022.

Alasan pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada lima tokoh yang dipilih berdasarkan usulan masyarakat yang dinilai telah ikut berjasa dalam perjuangan mendirikan NKRI. Hal itu disampaikan Menko Polhukam Mahfud Md selaku Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/11).

Mahfud menjelaskan kelima tokoh itu telah melalui sejumlah proses seleksi. Adapun alasan dokter Soeharto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional adalah karena dokter Soeharto dinilai telah berjuang bersama Presiden Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan setelah kemerdekaan, almarhum ikut serta dalam pembangunan sejumlah infrastruktur di Tanah Air.

Sebelum menerima gelar Pahlawan Nasional, sejak 27 Mei 2022 lalu, Pemerintah Kabupaten Klaten mengabadikan Soeharto menjadi nama jalan. Tepatnya dari gapura Jimbung hingga Rawa Jombor, Klaten. Lokasi itu dekat dengan Jalan insinyur Sukarno dari terminal sampai arah Wedi.

Nama Mayor Jenderal dokter HR Soeharto sebelumnya telah diusulkan untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional oleh mantan Presiden R I Kelima Megawati Soekarnoputri.

Dikutip dari situs Pemprov Jateng, dokter Soeharto memiliki nama lengkap Suharto Sastrosoeyoso, anak kedua dari pasangan Raden Sastrosoeyoso dan Hermina.

Lahir pada 24 Desember 1908 di Tegalgondo, Solo, Jawa Tengah. Sebelumnya, dokter Soeharto juga pernah menjabat Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, dan Kepala Bappenas di Kabinet Soekarno.

Nama dokter Soeharto tercatat sebagai salah satu pendiri bank pertama di Indonesia, Bank Negara Indonesia (BNI), sekaligus turut andil dalam pembangunan kawasan Sarinah Thamrin Jakarta, monumen nasional, masjid istiqlal, rumah sakit Jakarta dan Hotel Indonesia tahun 1964.

Selain itu, Soeharto terlibat banyak dalam organisasi kepemudaan, seperti di Jong Islamieten Bond, Jong Java, Pusat Tenaga Rakyat, serta terlibat dalam Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda.

Pada 1950, dokter Soeharto tercatat menjadi salah satu penggagas berdirinya Ikatan Dokter Indonesia. Ia juga pelopor yang menginisiasi program Keluarga Berencana di Indonesia. Selanjutnya, dr Soeharto didapuk menjadi ketua pertama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). Dokter Soeharto meninggal dunia di Jakarta pada 30 November 2000 dalam usia 91 tahun. *(Berbagai Sumber)

Buka KTT G20, Presiden Jokowi: Mata Dunia Tertuju pada Kita, G20 Harus Berhasil

0
Presiden Joko Widodo secara resmi membuka puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hotel Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Selasa, 15 November 2022.

BADUNG, BALI (Aswajanews.id) – Presiden Joko Widodo secara resmi membuka puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hotel Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Selasa, 15 November 2022. Dalam pidato pembukanya, Presiden Jokowi menekankan bahwa G20 harus berhasil menghasilkan sesuatu yang konkret bagi dunia.

“Hari ini mata dunia tertuju pada pertemuan kita. Apakah kita akan mencetak keberhasilan? Atau akan menambah satu lagi angka kegagalan? Buat saya, G20 harus berhasil dan tidak boleh gagal,” ujar Presiden.

Sebagai Presiden G20, lanjutnya, Indonesia telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjembatani perbedaan yang sangat dalam dan lebar. Namun, Presiden Jokowi meyakini jika keberhasilan hanya akan dapat tercapai jika semua negara, tanpa terkecuali, berkomitmen, bekerja keras, menyisihkan perbedaan-perbedaan untuk menghasilkan sesuatu yang konkret dan bermanfaat bagi dunia di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

“Dunia sedang mengalami tantangan yang luar biasa. Krisis demi krisis terjadi. Pandemi Covid-19 belum usai, rivalitas terus menajam, perang terjadi. Dampak berbagai krisis tersebut terhadap ketahanan pangan, energi, dan keuangan sangat dirasakan dunia terutama negara berkembang,” ungkapnya.

Dalam sesi yang membahas tentang kondisi ekonomi global, ketahanan pangan, dan energi tersebut, Presiden juga meminta semua negara untuk tidak menyepelekan masalah pupuk. Menurutnya, jika para pemimpin tidak segera mengambil langkah agar ketersediaan pupuk mencukupi dengan harga terjangkau, maka 2023 akan menjadi tahun yang lebih suram.

“Tingginya harga pangan saat ini dapat makin buruk menjadi krisis tidak adanya pasokan pangan. Kelangkaan pupuk dapat mengakibatkan gagal panen di berbagai belahan dunia. 48 negara berkembang dengan tingkat kerawanan pangan tertinggi akan hadapi kondisi yang sangat serius. Selain itu, kita juga melihat tatanan dunia dan hukum internasional juga sedang diuji,” jelasnya.

Di akhir pidato pembukanya, Presiden Jokowi berharap G20 dapat terus menjadi katalis pemulihan ekonomi yang inklusif. Di tengah situasi yang sangat sulit, Presiden berharap G20 terus bekerja agar menghasilkan capaian-capaian konkret, mempersiapkan dana untuk menghadapi pandemi mendatang melalui pandemic fund, hingga membantu ruang fiskal negara berpendapatan rendah melalui resilience and sustainability trust.

Selain itu, Presiden Jokowi juga berharap G20 dapat mendorong percepatan pencapaian SDGs, menghasilkan ratusan kerja sama konkret, serta mendukung pemulihan ekonomi dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan melalui Bali Compact mengenai transisi energi.

“Kita tidak hanya bicara, tapi melakukan langkah-langkah nyata. Akhir kata, mari kita perlihatkan kepada dunia bahwa kita dapat bersikap bijak, memikul tanggung jawab, dan menunjukkan jiwa kepemimpinan. Mari kita bekerja, dan mari kita bekerja sama untuk dunia. Recover together, recover stronger,” tutupnya.

Turut mendampingi Presiden pada kesempatan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Humas Kemensetneg)

Presiden Jokowi: Paradigma Kolaborasi Sangat Dibutuhkan untuk Selamatkan Dunia

0
Presiden Joko Widodo saat berpidato pada Sesi I KTT G20 di Hotel The Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Selasa, 15 November 2022

BADUNG, BALI (Aswajanews.id) – Dunia sedang mengalami tantangan yang luar biasa akibat berbagai krisis, mulai dari pandemi Covid-19, rivalitas yang menajam, hingga perang yang terjadi. Berbagai krisis tersebut berdampak terhadap ketahanan pangan, energi, dan keuangan yang sangat dirasakan dunia, terutama negara berkembang.

Saat berpidato pada Sesi I KTT G20 di Hotel The Apurva Kempinski,Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Selasa, 15 November 2022, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa paradigma dan semangat kolaborasi sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan dunia.

“Kita tidak punya pilihan lain. Paradigma kolaborasi sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan dunia. Kita semua memiliki tanggung jawab, tidak hanya untuk masyarakat kita, tetapi juga untuk semua orang di dunia,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa bertanggung jawab berarti menghormati hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam PBB secara konsisten. Bertanggung jawab juga berarti menciptakan situasi win-win, bukan zero-sum.

“Bertanggung jawab di sini juga berarti kita harus mengakhiri perang. Jika perang tidak berakhir, akan sulit bagi dunia untuk bergerak maju. Jika perang tidak berakhir, akan sulit bagi kita untuk bertanggung jawab atas masa depan generasi sekarang dan mendatang,” ungkapnya.

“Kita seharusnya tidak membagi dunia menjadi beberapa bagian. Kita tidak boleh membiarkan dunia jatuh ke dalam perang dingin lainnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menyebut Indonesia memiliki 17.000 pulau, 1.300 suku bangsa, serta lebih dari 700 bahasa daerah. Demokrasi di Indonesia berjalan dari pemilihan kepala desa pada tataran tingkat desa hingga ke pemilihan presiden. Untuk itu, Presiden mendorong agar G20 memiliki semangat dialog yang sama untuk menjembatani perbedaan.

“Sebagai negara demokrasi, Indonesia sangat menyadari pentingnya dialog untuk mempertemukan perbedaan, dan semangat yang sama harus ditunjukkan G20,” tandasnya. (Humas Kemensetneg)

Kemnaker Tegaskan Komitmennya untuk Tindaklanjuti Hasil Pertemuan EWG dan LEMM

0
Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi

JIMBARAN, BALI (Aswajanews.id) – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) selaku Focal Point G20 Presidensi Indonesia Bidang Ketenagakerjaan pada pertemuan G20 Employment Working Group (EWG) dan Labour and Employment Ministers’ Meeting (LEMM) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pekerjaan dari presidensi sebelumnya berdasarkan kerangka kerja internasional yang relevan dengan mempertimbangkan kondisi global saat ini.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan, Komitmen bersama para Menteri Perburuhan dan Ketenagakerjaan G20 tersebut didasari berbagai permasalahan ketenagakerjaan meliputi, akselerasi terciptanya pasar kerja inklusif, khususnya dalam upaya mengintegrasikan penyandang disabilitas, mempromosikan pembangunan SDM yang berkelanjutan, termasuk melalui pelatihan vokasi berbasis komunitas, mempromosikan penciptaan pekerjaan melalui kewirausahaan dan UMKM, serta memperkuat pelindungan tenaga kerja.

Sekjen Anwar memaparkan, dari pertemuan EWG dan LEMM, semua Menteri Perburuhan dan Ketenagakerjaan G20 berkeinginan untuk mencapai Target Brisbane (Brisbane Goals) dalam mengurangi tingkat kesenjangan di pasar kerja pada tahun 2025. Hal itu sejalan dengan deklarasi Catania Italia yang mengimplementasikan Peta Jalan G20 menuju dan di luar Target Brisbane dan juga Peta Jalan Kelompok Muda G20 2025.

“Seraya meningkatkan situasi dan kondisi kerja bagi wanita dan kelompok muda di pasar kerja,” ujar Sekjen Anwar Sanusi ketika menjadi narasumber pada Forum Diskusi Hasil Working Groups G20 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Pimpinan Redaksi Media Massa Nasional, di Jimbaran Bali, Selasa(15/11/2022).

Para Menteri Perburuhan dan Ketenagakerjaan G20 lanjut Anwar, juga akan mengakselerasi progress menuju perlindungan sosial yang universal bagi semua di tahun 2030 serta menyambut baik inisiatif Sekjen PBB untuk mengakselerasi pekerjaan dan perlindungan sosial yang berkeadilan dengan tujuan menciptakan pekerjaan layak, termasuk di ekonomi hijau, ekonomi digital dan ekonomi sosial.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan yang dilakukan suatu perusahaan untuk menghasilkan produk atau jasa berkelanjutan sangat penting untuk dapat mencapai hak-hak dasar para pekerja dan tetap berkomitmen memastikan penilaian kinerja perusahaan termasuk penghapusan pekerja anak dan kerja paksa.

“Saya berharap dari dokumen yang disepakati bersama Menteri Perburuhan dan Ketenagakerjaan G20 dapat menjadi panduan bagi negara-negara G20 dalam mengambil semua kebijakan ketenagakerjaan,” pungkas Sekjen Anwar. *(Humas Kemnaker)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts