Google search engine
Beranda blog Halaman 225

BPS Garut Gelar Ujicoba Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral

0
BPS Garut menggelar Ujicoba Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral yang dilaksanakan di Kantor BPS Garut, Jalan Pembangunan, Garut, Senin (28/11/2022)

GARUT (Aswajanews.id)Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut menggelar kegiatan Ujicoba Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral yang dilaksanakan di Kantor BPS Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (28/11/2022).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut, Muksin. Ia menyampaikan, kegiatan ujicoba ini merupakan sebuah bentuk kolaborasi antara instansi vertikal dalam hal ini BPS Kabupaten Garut dengan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas data pemerintah daerah.

“Untukk uji coba ini ada dua SKPD nanti yang ditunjuk sebagai perwakilan yang akan dinilai oleh tim internal, tim evaluasi internal, karena sifatnya kan nasional jadi serentak seluruh Indonesia diadakan evaluasi penyelenggaran statistik sektoral,” ucap Muksin.

Ia berharap, melalui kegiatan ini dapat ditemukan bagaimana kematangan penyelenggaran statistik di Kabupaten Garut yang dilihat melalui  beberapa indeks dari penyelenggaraan statistik sectoral.
“Harapannya nanti Kabupaten Garut nanti starting point kita dalam penyelenggaraan statistik itu di mana, nanti akan kelihatan di beberapa indeks yang kita dapatkan dari penyelenggaraan statistik sektoral, kematangan nya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Garut, Doni Gunawan Yusup menyampaikan, kegiatan ini merupakan sebuah bentuk kerja sama mengenai penyelenggaraan statistik sektoral yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 Tentang Statistik dan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia.

“Jadi BPS memandang perlu untuk diadakannya evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral, untuk melihat sejauh mana pelaksanaan statistik sektoral itu di pemerintahan, baik itu di pusat maupun di daerah dan ini tentunya di Kabupaten Garut,” ucap Doni.

Doni menyampaikan, dalam uji coba evaluasi ini juga dibentuk tim penilai yang terdiri dari tim penilai internal, tim penilai BPS, dan tim penilai dari pemerintah daerah yang akan bekerja sama melakukan penilaian-penilaian terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah melaksanakan penyelenggaraan statistik sektoral.

Ia berharap, pelaksanaan penyelenggaraan statistik sektoral yang akan dimulai sampai pada tanggal 23 Desember 2022 mendatang dapat berjalan baik, sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai tolok ukur kinerja pelaksanaan kegiatan statistik sektoral di pemerintah.

“Harapannya tentu ini bisa berlanjut ya, ini kan penilaian ini memang 2 tahun sekali tapi harapannya kegiatan ini bisa terlaksana setiap saat, tidak hanya ketika akan dinilai saja, tapi menjadi satu kegiatan yang normal lah yang biasa,” tuturnya.

Di tempat yang sama, salah satu narasumber kegiatan ini, Pranata Komputer Muda dan Tim Penilai BPS, Irvan Prasastya Santosa mengungkapkan, adapun materi yang disampaikan dalam uji coba evaluasi penyelenggaraan statistik ini adalah mengenai penilaian mandiri yang akan dinilai dalam kegiatan statistik sektoral yang telah dilakukan oleh OPD di Kabupaten Garut.

“Statistik itu sangat penting sebagai data, sebagai tolok ukur juga dalam mengambil sebuah perencanaan, pengembangan atau pengevaluasian dalam setiap kegiatan termasuk di dalam pemerintahan. Jadi data itu sebagai gambaran juga untuk gambaran bukan hanya untuk sekedar bantuan atau lainnya itu,” ungkapnya.

Ia berharap, adanya evaluasi ini dapat mengingatkan kepada dinas atau OPD yang melakukan kegiatan statistik sektoral agar lebih terukur dan lebih terarah, baik itu berupa dokumen ataupun terkait kegiatan statistiknya. (Diskominfo)

Para Kepala Desa di Majalengka, Mendapat Pemahaman Literasi dan Iklusi Keuangan dari OJK

0
200 Kades Kabupaten Majalengka yang tergabung dalam APDESI mendapat edukasi keuangan di Universitas Majalengka, Sabtu (26/11/2022)

MAJALENGKA (Aswajanews.id) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 2 Jawa Barat terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat Jawa Barat melalui sosialisasi dan edukasi keuangan, yang kali ini menyasar kepada para Kepala Desa sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi kepada para warganya.

Hal ini tercermin dari penyelenggaraan edukasi keuangan kepada 200 (dua ratus) Kepala Desa Kabupaten Majalengka yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) pada hari Sabtu, 26 November 2022 di Universitas Majalengka yang mengangkat tema “Literasi Keuangan dan Implementasi Desa Digital” disertai Penandatanganan Kerjasama Pengelolaan Keuangan Desa secara Online antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Majalengka dengan BJB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi XI DPR RI Jefry Romdonny, Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Indarto Budiwitono, Kepala OJK Cirebon M. Fredly Nasution, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Majalengka Andik Sujarwo, Rektor Universitas Majalengka Indra Adi Budiman, Pemimpin KC BJB Majalengka Aditya Sofana dan Pemimpin Grup Dana Jasa BJB Megi Nurdayani Sari.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat, Indarto Budiwitono menyampaikan bahwa penggunaan produk dan jasa keuangan merupakan salah satu yang tidak terlepaskan dalam kehidupan sehari-hari dan kemajuan teknologi memungkinkan penyedia layanan keuangan untuk menghadirkan produk dan jasa keuangannya secara lebih cepat, fleksibel dan efisien. Namun perlu diwaspadai risiko yang timbul, yakni kurangnya pengetahuan yang dapat membawa kepada keputusan pemilihan produk yang salah, tidak sesuai kebutuhan dan malah merugikan. Oleh karena itu, literasi keuangan harus ditingkatkan agar terhindar dari risiko-risiko tersebut.

“Hasil Survei Nasional Literasi Inklusi Keuangan 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Jawa Barat sebesar 56,10 persen, naik dibanding tahun 2019 yang hanya 37,43 persen. Hal ini tidak terlepas dari kontribusi seluruh pihak untuk membantu menyampaikan pemahaman kepada masyarakat terkait produk dan jasa keuangan. Oleh karena itu kami ucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pihak yang telah berjasa dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang melek keuangan. OJK akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan seperti yang dilakukan bersama mitra utama, yang kali ini bersinergi dengan Anggota Komisi XI DPR RI, Bapak Jefry Romdonny, Pemerintah Kabupaten Majalengka, BJB dan Universitas Majalengka,” lanjut Indarto.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi XI DPR RI Jefry Romdonny menyampaikan bahwa saat ini DPR RI sedang melakukan pembahasan terkait pengembangan dan penguatan sektor jasa keuangan dengan tujuan untuk membangun sektor keuangan yang selalu inovatif, efisien, inklusif kuat serta stabil.

“Saya mengapresiasi langkah-langkah OJK Jawa Barat yang cukup aktif dalam memberikan literasi keuangan dan melayani masyarakat, terbukti dengan adanya peningkatan literasi keuangan di Provinsi Jawa Barat meskipun dengan tantangan yang cukup berat, semoga literasi masyarakat akan semakin meningkat sehingga masyarakat semakin bijak dan paham dalam menggunakan layanan jasa keuangan serta terhindar dari investasi illegal,” kata Jefry. *(Humas Jabar)

Forkopimda Kab. Bandung Gelar Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana

0
PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (Perseroda) (PT BIJB) juga telah memastikan seluruh fasilitas yang ada di Bandara Kertajati siap untuk penerbangan internasional

MAJALENGKA (Aswajanews.id)Jemaah umrah kembali diberangkatkan dari Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka. Penerbangan jemaah umrah pernah dioperasikan dari Bandara Kertajati pada tahun 2018 dan 2020, tetapi terhenti akibat pandemi COVID-19.

Pada 20 November 2022 lalu, sebanyak 224 jemaah umrah berangkat dari Bandara Kertajati menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, menggunakan pesawat Garuda Indonesia (Airbus 330-300). Sedangkan pada Sabtu (26/11/2022), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melepas keberangkatan 378 jemaah umrah dari Bandara Kertajati menuju Bandara Madinah yang menggunakan pesawat Lion Air JT 068 (Airbus 330-300).

Jemaah umrah yang berangkat menggunakan kedua maskapai tersebut berasal dari sejumlah daerah di Jabar, seperti Cirebon, Indramayu, Kuningan, serta Majalengka.

Selain warga Jabar, Menhub juga mengajak masyarakat di sekitar Jawa Barat, khususnya Jawa Tengah bagian barat untuk berangkat umrah dari Bandara Kertajati. Selain lebih dekat dari Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Kertajati juga relatif tidak padat.

Jabar sendiri merupakan wilayah yang memiliki jemaah umrah tertinggi se-Indonesia. Potensi jemaah umrah asal Jabar dalam satu musim atau delapan bulan mencapai 70 ribu orang.

Diharapkan penerbangan jemaah umrah dapat berjalan secara berkelanjutan di Bandara Kertajati. Apalagi, dengan selesainya pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang ditargetkan rampung akhir tahun ini, diharapkan pula Bandara Kertajati semakin ramai dan kompetitif.

PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (Perseroda) (PT BIJB) juga telah memastikan seluruh fasilitas yang ada di Bandara Kertajati siap untuk penerbangan internasional.

“Kami selalu berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura II selaku operator bandara, Kementerian Perhubungan, Kementerian Agama termasuk dengan Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, Pertamina, tenant, operator multimoda dan seluruh stakeholder pendukung pelaksanaan penerbangan umrah di Bandara Kertajati, agar penerbangan umrah berjalan dengan lancar,” ucap Vice President of Corporate Secretary & General Administration PT BIJB, Dian Nurrahman, dalam keterangan resminya.

Direktur PT BIJB Muhamad Singgih mengatakan, penerbangan dari Bandara Kertajati ini akan memudahkan seluruh jemaah asal Jawa Barat untuk berangkat ke Tanah Suci.

“Ini menjadi penerbangan yang kedua kalinya di tahun ini, dan sekaligus menjadi penanda bahwa Bandara Internasional Kertajati kembali menggeliat, dan siap menjadi magnet ekonomi daerah. Penerbangan umrah sebelumnya telah difasilitasi oleh Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330 dengan nomor penerbangan GA 902 pada tanggal 20 November 2022. Untuk penerbangan kali ini kami telah melakukan kerja sama dengan Lion Air dan sangat siap dengan beragam fasilitasnya untuk memberangkatkan jemaah umrah Jawa Barat untuk terbang dari Bandara Kertajati,” ucapnya.

Terkait dengan kesiapan operasional, Executive General Manager (EGM) Bandara Internasional Kertajati Nuril Huda menambahkan bahwa seluruh fasilitas dan kesiapan operasional sudah sangat siap untuk penerbangan umrah kali ini.

“Pada prinsipnya, Bandara Internasional Kertajati sudah siap untuk melayani penerbangan umrah. Seluruh fasilitas dan pelayanan operasi kita sudah laik untuk dapat memberikan pelayanan optimal untuk penerbangan umrah,” ucap Nuril Huda.

Sementara itu, Corporate Communication Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan bahwa untuk penerbangan umrah dari Bandara Kertajati, Lion Air memperkenalkan layanannya berupa penerbangan non stop (tanpa transit) dari Bandar Udara Internasional Kertajati.

“Rute perdana dari Kertajati – Madinah menggunakan layanan Premium Service – Umrah dengan menggunakan pesawat Airbus 330-300CEO, jenis pesawat tersebut mampu melayani non stop yang membutuhkan waktu tempuh hingga lebih dari 12 jam. Oleh karenanya, sangat tepat untuk mendukung penerbangan ibadah umrah dari Bandara Internasional Kertajati,” ucapnya. (Humas Jabar)

Forkopimda Kab. Bandung Gelar Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana

0

SOREANG (Aswajanews.id) – Sekitar 500 personel gabungan dari berbagai unsur melaksanakan apel kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi tingkat Kabupaten Bandung tahun 2022 di Dome Bale Rame Soreang, Senin (28/11/22).

Ratusan personel gabungan itu berasal dari jajaran TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait serta elemen masyarakat. Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna yang memimpin langsung apel kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi tersebut.

Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kab. Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, apel kesiapsiagaan ini dalam upaya mempersiapkan diri bencana yang akan terjadi. “Kenapa kita harus kesiapsiagaan, karena memang dalam BMKG juga sudah memprediksi, curah hujan di Jawa Barat mulai Agustus, September, Oktober, November 2022, dan menurut analisa pada Januari-Februari 2023 mendatang merupakan puncaknya.

“Kabupaten Bandung merupakan salah satu daerah yang rawan bencana, artinya harus mempersiapkan kesiapsiagaan, sehingga hari ini sengaja digelar, supaya para OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Bandung harus siap siaga dalam kondisi apapun,” kata Dadang Supriatna usai apel dilaksanakan.

Bupati Bandung juga mengungkapkan, bahwa saat ini ada wilayah Kabupaten Bandung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur yang dilanda bencana gempa bumi, makanya perlu ada kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

“Kesiapsiagaan ini bukan hanya acara apel yang digelar secara seremonial saja. Kesiapsiagaan ini tentunya harus bisa dilaksanakan,  apabila terjadi suatu bencana. Tetapi kita mudah-mudahan dan berdoa kepada Allah SWT, bencana di Kabupaten Bandung tidak terjadi. Ini merupakan hak prerogatifnya Allah SWT, makanya saya memohon kepada Allah SWT semoga tidak terjadi apa-apa,” katanya.

Bupati Bandung beserta jajaran OPD terus berusaha untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam longsor atau pergerakan tanah di Kabupaten Bandung. Ia pun turun langsung ke kawasan Kertasari, karena di wilayah tersebut ada bagian lahan yang longsor.

“Apakah nanti di lapangan, dalam penangananya untuk dibuatkan TPT (tembok penahan tanah). Dan saya minta kepada Kepala Pelaksana BPBD dan Kepala Satpol PP, untuk dilakukan komunikasi dengan warga di sekitar rawan bencana longsor. Terutama di kawasan Pangalengan dan Kutawaringin, warga yang ada di lokasi rawan longsor untuk segera pindah. Jangan sampai setelah kejadian, baru ada pemindahan,” ujarnya.

Dadang Supriatna mengatakan, daerah yang rawan longsor dan retakan, di antaranya adalah Kutawaringin. Warga yang ada di sekitar wilayah tersebut diminta kesadarannya untuk pindah.

“Biar kami yang memberikan bantuan, untuk pemindahan dan pembuatan rumahnya. Jadi salah satu upaya kita, jangan sampai setelah kejadian parah, baru ada antisipasi. Mengingat ada beberapa lokasi, yang tentunya harus dilakukan secara jemput bola. “Bila perlu saya akan hadir di tengah-tengah masyarakat bersama camat dan kades,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, di Kabupaten Bandung ada 27 kecamatan, yang dikategorikan rawan pergerakan tanah, mulai pergerakan ringan, sedang dan berat.

“Ada 27 kecamatan potensi gerakan tanah di Kabupaten Bandung, yang harus kita waspadai,” katanya.

Uka Suska juga menyebutkan, bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya ancaman bencana gempa bumi di Kabupaten Bandung. Salah satunya melalui sosialisasi yang berkaitan wilayah wilayah di Kabupaten Bandung yang rawan bencana

“Kembali kita katakan, bahwa ada 27 kecamatan di Kabupaten Bandung yang rawan pergerakan tanah. Ini harus diwaspadai,  terutama di kawasan dataran tinggi. Sedangkan di kawasan dataran rendah, selain potensi gempa, juga ada potensi banjir, puting beliung,” ujarnya. (*)

Airlangga Memastikan Ridwan Kamil Bakal Segera Masuk Partai Golkar

0
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri pelantikan PDK Kosgoro 1957 Jawa Barat di Gedung Sate.

BANDUNG (Aswajanews.id) – Teka-teki partai politik pilihan Ridwan Kamil untuk 2024 sudah mulai menemui titik terang. Gubernur Jawa Barat itu dipastikan tinggal selangkah lagi bergabung dengan Partai Golkar, sebagaimana rumor kencang yang selama ini diberitakan.

Kepastian Ridwan Kamil yang tinggal selangkah lagi masuk Partai Golkar terungkap dalam acara pelantikan Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Barat di Gedung Sate. Mulanya, Ketua PDK Kosgoro 1957 Jabar Aria Girinaya turut menggoda Ridwan Kamil untuk masuk Golkar dengan perumpamaan anak muda yang sedang berpacaran.

“Ibaratnya sudah saling sayang, kayak pacaran, kita tinggal jadian. Jadi Pak Gubernur kapan kita mau jadian Pak Gubernur, mudah-mudahan segera,” kata Aria yang disambut riuh tepuk tangan tamu undangan dan kader Kosgoro 1957 Jabar, Minggu (27/11/2022).

Di sela-sela pelantikan, Ridwan Kamil juga mendapat jaket dan dipasangkan cincin dari Kosgoro 1957. Bagi Aria, simbolisasi tersebut menandakan jika Partai Golkar sudah resmi melamar Kang Emil menjadi kader.

“Makannya simbolisasinya kan pemberian cincin. Artinya kalau seperti itu, lamaran itu kan cincin tanda ikatannya. Jadi kalau partai lain menanyakan, kan jawabannya saya sudah punya cincin,” ucapnya usai acara pelantikan.

Begitu pun dengan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Ace Hasan Syadzily. Baginya, Ridwan Kamil sudah sering mensupport agenda Golkar di Jabar. Namun, hal itu harus segera diwujudkan secara konkret dengan cara pria yang akrab disapa Kang Emil ini berseragam Partai Golkar.

“Dalam berbagai kesempatan, Pak Emil selalu hadir di acara Partai Golkar. Tapi tentu harus dikonkretkan. Tentunya, Kemanangan Partai Golkar akan semakin mudah kalau Ridwan Kamil masuk Golkar,” ucapnya.

Merespons hal itu, Kang Emil memastikan kedekatannya dengan Golkar ibarat sudah memasuki babak final. Namun, ia masih meminta waktu kapan keputusan resmi berseragam Golkar bakal diputuskan.

“Tentunya dengan kedekatan yang sudah semakin menuju babak final, Insya Allah harapan Pak Ace bisa diwujudkan secepatnya. Tapi saya bukan tipe selalu membeberkan secara terbuka, nanti di ruang tertutup kita beberkan secara detail,” kata Kang Emil yang disambut riuh tepuk tangan.

Kang Emil juga mengibaratkan kedekatannya dengan Golkar saat ini sudah memasuki waktu Imsak di bulan Ramadan. Meski masih membutuhkan waktu, namun ia memastikan bakal membantu pemenangan Golkar di Jawa Barat pada Pemilu 2024.

“Intinya, imsak sudah dekat. Tinggal menunggu imsaknya kapan Insya Allah akan disampaikan. Setelah itu kita bangun kerja-kerja yang terukur untuk memenangkan Golkar di Jawa Barat,” pungkasnya. (red)

AMI Dorong Kejagung Periksa Menkominfo Soal Dugaan Korupsi Proyek BTS 4G

0
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate

JAKARTA (Aswajanews.id) – Aliansi Madura Indonesia (AMI) meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate terkait dugaan korupsi proyek pembangunan ribuan Base Transceiver Station (BTS) 4G.

Sebagaimana diketahui, dugaan korupsi pembangunan BTS ini tengah diusut Kejaksaan Agung (Kejagung). Proyek Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo ini diduga mengakibatkan kerugian Rp 1 triliun.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar meminta, Kejagung lebih aktif menggali informasi termasuk dari sejumlah saksi yang tepat.

“Kejaksaan Agung harus lebih aktif dalam melakukan penggalian informasi, termasuk dengan memanggil saksi yang relevan untuk dimintai keterangan, termasuk Menteri Kominfo,” kata Baihaki Akbar, Senin (28/11/2022).

Baihaki Akbar menuturkan, meskipun dalam proyek ini BAKTI menjadi pengguna anggaran, namun badan tersebut merupakan Badan Layanan Umum (BLU) Kominfo dalam proyek pengadaan BTS.

Tindakan BAKTI dinilai tidak terlepas dari tanggung jawab Johnny sebagai menteri. Hal ini merujuk pada berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 129/PMK.05/2020.

“Direktur BAKTI ditunjuk oleh Menkominfo,” kata Baihaki Akbar.

Baihaki Akbar juga mendorong Kejagung segera menetapkan para pelaku dalam dugaan korupsi ini sebagai tersangka. Sebab, sebagaimana diketahui, kasus ini sudah masuk tahap penyidikan.

Selain itu, Aliansi Madura Indonesia (AMI) juga meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) merilis dugaan kerugian negara berdasarkan hasil audit investigasi atas proyek BTS 4G tahap pertama ini.

Aliansi Madura Indonesia (AMI) meminta Kejagung aktif berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna menelusuri aliran dana yang diduga diselewengkan dan mengakibatkan pembangunan BTS 4G terlambat.

Selain itu, Aliansi Madura Indonesia (AMI) mendesak BAKTI sebagai pengguna anggaran bersikap kooperatif. Badan tersebut mesti menyerahkan bukti berita acara serah terima pembangunan tower konstruksi yang dilakukan para subkontraktor untuk melihat pangkal persoalan dari keterlambatan pembangunan proyek BTS 4G ini.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung tengah mengusut dugaan korupsi proyek pembangunan BTS 4G. Proyek ini dilakukan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo.

Korps Adhyaksa menduga negara mengalami kerugian hingga Rp 1 triliun.

Meski demikian, jumlah tersebut masih sementara karena saat ini Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang menangani perkara tersebut masih terus melakukan penghitungan.

Kejaksaan Agung juga telah menggeledah kantor Kemenkominfo dan kantor PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Dari penggeledahan tersebut, telah dilakukan penyitaan berupa dokumen-dokumen dan barang bukti elektronik yang terkait dengan perkara dimaksud,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, dalam keterangan pers yang diterima pada Selasa (8/11/2022). (red)

Menerobos Hujan dan Gelap Malam, Zidam III/Siliwangi Distribusikan Bantuan Korban Gempa ke Pelosok Desa

0
Di lokasi pelosok-pelosok, selain mendistribusikan bantuan, para prajurit Kodam III/Siliwangi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat maupun anak-anak untuk menghibur berbagi kebahagiaan agar hilang trauma

CIANJUR (Aswajanews.id) – Meski hujan deras dan menerobos kegelapan malam, personel Kodam III/Siliwangi dipimpin langsung Kazidam III/Siliwangi Kolonel Czi Rielman Yudha, distribusikan bantuan bagi korban terdampak gempa bumi di Kp.Gombong Kidul RT. 01, RW 09, Kecamatan Limbangansari, Kabupaten Cianjur, Jawa barat, Sabtu (26/11/2022).

Dengan mengendarai mobil dinas berangkat dari Kantor Subdenzibang 032/III Cianjur yang diikuti Komandan Subdenzibang Letda Czi Nur Cholid membawa bantuan Kodam III/Siliwangi berupa selimut 18 buah, beras 10 goni, Aqua 5 galon dan susu SGM 1 Dus serta pampres anak-anak.

“Bantuan ini kita serahkan langsung kepada warga masyarakat pelosok Kp.Gombong Kidul diterima warga masyarakat dengan senang hati,” sebut Kazidam III/Siliwangi Kolonel Czi Rielman Yudha.

Abituren Akmil 2000 yang pernah menjabat Danyonzipur 1/Dhira Dharma ini menyebutkan bahwa TNI AD, melalui Kodam III/Siliwangi terus melakukan pendistribusian logistik makanan maupun obat-obatan ke titik-titik lokasi yang masih sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat dan dua.

“Atas perintah bapak Kasad yang diteruskan kepada Bapak Pangdam III/Siliwangi kita dari Zidam III/Siliwangi terus distribusikan logistik, meski tantangan harus mencapai lokasi yang terisolasi akibat tanah langsor dan gempa bumi di Cianjur, TNI AD tetap melakukan distribusi bantuan,” terang Kolonel Czi Rielman.

Di lokasi pelosok-pelosok, selain mendistribusikan bantuan, para prajurit Kodam III/Siliwangi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat maupun anak-anak untuk menghibur berbagi kebahagiaan agar hilang trauma.

“Apapun kendala dan tantangan di lokasi bencana gempa, prajurit Siliwangi tetap maju dan tidak akan pernah mundur untuk mengatasi kesulitan rakyat,” tegas Kol Czi Rielman yang juga pernah menjabat sebagai Dandim Padang.

Warga masyarakat Kp.Gombong Kidul RT.01,RW09, Kecamatan Limbangansari sangat berterima kasih sekali kepada TNI AD dan Bapak Pangdam III/Siliwangi yang telah peduli dengan warga terdampak korban gempa.

“Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada bapak Pangdam Siliwangi yang telah mengerahkan prajuritnya malam hari ditengah-tengah hujan datang ke sini bawa bahan bantuan, “Siliwangi…,Siliwangi,” ucap warga

Diketahui, Pemerintah telah menetapkan tanggap darurat bencana gempa bumi Cianjur selama 30 hari sampai dengan tanggl 20 Desember 2022.

“TNI AD dalam hal ini Kodam III/Siliwangi siap mendukung dan telah menyiapkan sejumlah tim diantaranya tim kesehatan dengan rumah sakit lapangan yang sudah operasional dengan tenaga dokter dan para medis, untuk penanganan dampak psikologis telah ada tim Psikologi, dan tim lainnya,” pungkas Kol Czi Rielman Yudha. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Peduli Korban Gempa Cianjur, Keluarga Besar Yonarmed 5/105 Tarik/PG Berikan Bantuan Sosial

0
Danyon Armed 5/105 Tarik/PG Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos., perintahkan personelnya distribusikan bantuan sosial

CIANJUR (Aswajanews.id) – Bentuk Kepedulian Keluarga Besar Batalyon Armed 5/105 Tarik/PG terhadap korban gempa Cianjur, Danyon Armed 5/105 Tarik/PG Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos., perintahkan personelnya distribusikan bantuan sosial kepada warga masyarakat di Kabupaten Cianjur. Demikian disampaikan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen kepada awak media via telepon, Minggu (27/11/2022).

Lanjut dikatakannya, sasaran wilayah pendistribusian meliputi warga masyarakat yang berada di Jl. Pasir Kampung Kecamatan Cipanas, Kp. Buminiaga Desa Ciherang Kecamatan Pacet dan Desa Nyalindung Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur yang terdampak gempa bumi.

“Pendistribusian dipimpin langsung oleh Letda Arm Harri Subekti dan 9 orang anggota dari Batalyon Armed 5/105 Tarik/PG dengan membawa 170 kantong beras, 87 dus mie instan, 95 dus air mineral dan 150 pcs pakaian bekas layak pakai,” jelas Kapendam.

Sementara itu, Letda Arm Harri Subekti saat dikonfirmasi via telepon menyampaikan bahwa bantuan sosial yang diberikan kepada korban gempa Cianjur sebagai salah satu bentuk kepedulian dari keluarga besar Batalyon Armed 5/105 Tarik/PG yang diinisiasi oleh Danyonarmed 5/105 Tarik/PG, dengan harapan dapat meringankan beban yang mereka alami.

“Ditambah lagi, warga yang terdampak banyak yang tidak faham akan prosedur pengambilan ke posko-posko sehingga mungkin menurut mereka menjadi sulit, kami turun ke titik pengungsian tersebut tentunya untuk mempermudah akses mereka, agar apa yang dibutuhkan oleh mereka untuk saat ini dapat segera terpenuhi,” jelas Letda Arm Harri Subekti.

Pihaknya berharap, dari apa yang dilaksanakan warga terdampak yang ada di barak pengungsian tidak kebingungan dan tidak lari ke sana sini untuk mencari bantuan, prajuritnya pasti akan datang membawa apa yang dibutuhkan oleh warga terdampak yang mengungsi. (Tarunah/Elisa Nurasri)

Yonif 315/Garuda Distribusikan Logistik Kepada Warga Terdampak Gempa Cianjur Sampai Lokasi Terisolir

0
Prajurit Yonif 315/Grd atas perintah Danyonif Letkol Inf Kunto Wibisono membantu distribusikan logistik sampai kepada desa terpencil

CIANJUR (Aswajnews.id) – Memasuki 6 hari pasca Gempa yang terjadi di Cianjur, Prajurit Kodam III/Slw terus berjibaku membantu warga terdampak guna memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada para pengungsi.

Banyak bantuan yang diperbuat Kodam III/Slw, seperti pendirian Posko tenda darurat pengungsi, dapur umum, pos kesehatan, pos trauma healing, pendistribusian kebutuhan pengungsi dari mulai makanan sampai ke perlengkapan pribadi dan turut serta juga melakukan pencarian serta mengevakuasi korban baik yang selamat maupun yang meninggal dunia.

Kondisi wilayah bencana yang kerap diguyur hujan menjadikan jalan menuju lokasi pengungsian maupun lokasi warga yang terdampak gempa yang sampai saat ini masih bertahan di sekitaran tempat tinggalnya, menjadikan salah satu hambatan dalam memberikan bantuan baik, makanan, obat-obatan dan keperluan lainnya.

 Namun walau demikian hal tersebut tidak menyurutkan Prajurit Siliwangi untuk berhenti membantu, malah sebaliknya Prajurit Siliwangi makin tersentuh dan terketuk untuk lebih menambah bantuan bagi warga terdampak gempa tersebut.

Seperti yang sedang dilakukan Prajurit Yonif 315/Grd atas perintah Danyonif Letkol Inf Kunto Wibisono untuk membantu distribusikan logistik sampai kepada desa terpencil yang berada di luar Pos Pengungsian yakni di Kp. Sarongge Kidul Desa Ciputri dengan jumlah warga sekitar 700 orang, Sabtu (26/11/22).

Diketahui bantuan tersebut dikirim dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Pangdam III/Slw Mayjen Kunto Arief Wibowo serta dari Kodim 0608/Cianjur.

Pendistribusian tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Peleton Yonif 315/Garuda Letda Inf Wetrianto kerahkan 12 orang personel untuk membawa logistik ke tempat yang terpencil tersebut yang langsung disambut oleh Kepala Desa serta diterima langsung para pengungsi.

Kepala Desa Ciputri Nia Novi Hertini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Pangdam III/Slw Mayjen Kunto Arief Wibowo serta dari Kodim 0608/Cianjur yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah terdampak gempa.

“Masyarakat yang ada di Desa Ciputri berjumlah sekitar 12.216 jiwa sementara untuk warga Kp. Sarongge Kidul berjumlah 700 jiwa pengungsi, bersyukur bantuannya sudah kami terima dan tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” ucap Nia.

Hal senada juga diucapkan oleh salah satu perwakilan warga yang sangat senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan dan beliau mengatakan bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga semua.

Ada kebutuhan yang sangat diharapkan pengungsi untuk saat ini, berupa obat-obatan, pakaian anak, handuk, kasur, piring plastik, tenda terpisah khusus keluarga dan lauk pauk.

Sementara Danton Yonif 315/Garuda Letda Inf. Wetrianto mengatakan, di Desa Ciputri tidak ada yang mengungsi di daerah lain dan tidak ada yang meminta kemana-mana, apapun kendala dan masalah kebutuhan, sakit atau untuk kebutuhan bahan pokok silahkan datang ke posko kami.

“Kami berusaha sekuat tenaga, bagaimana saudara-saudara kami mendapatkan yang terbaik, tidak ada kekurangan dan tidak ada kelaparan,” jelasnya.

Pihaknya berharap, mari sama-sama bersatu atasi masalah pasti kita kuat, kami juga di sini bekerja siang dan malam mencarikan yang terbaik.

“Mencari bantuan dari segala arah, dan bersyukur bantuan sekarang bantuan sudah ada jadi tidak perlu lagi mencari bantuan ke mana-mana, datang dan ambil saja ke posko kami,” tutup Letda Inf. Wetrianto. (Tarunah)

Setelah Ibu Kota Pindah, Jakarta Bakal Tanpa Wali Kota Hanya Dipimpin oleh Gubernur

0
Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa

JAKARTA (Aswajanews.id) – Jakarta direncanakan tidak memiliki wali kota dan bupati setelah tidak menjadi ibu kota negara.

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan Jakarta nantinya hanya akan dipimpin oleh gubernur. Hal itu ia sampaikan usai menemui Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat.

Adapun alasan dari munculnya rencana tersebut yakni agar birokrasi di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi lebih lincah.

“Jadi sistem pemerintahan ke depan Jakarta tetap seperti hari ini, sebuah provinsi yang dikepalai oleh seorang gubernur dan kemudian tidak perlu ada bupati atau wali kota,” kata Suharso melalui kanal YouTube Pemprov DKI, Kamis (24/11/2022).

“Pemikiran kami ke depan adalah bagaimana struktur organisasi yang lebih lincah, yang bisa menjadi panutan teladan pemerintahan yang lain,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Suharso menuturkan bahwa Jakarta harus tetap menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia meski tak lagi menjadi ibu kota negara.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan di luar pemerintah pusat akan tetap menjadi milik Jakarta.

Menurutnya, Jakarta harus ditumbuhkembangkan sedemikian rupa agar tetap menjadi salah satu pusat pertumbuhan dan yang harus dipertahankan.

Di sisi lain, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi mengaku telah menerima masukan-masukan dari Suharso dan jajarannya.

Ia menjelaskan pertemuan tersebut juga membahas soal tata ruang dan wilayah serta upaya bersinergi dengan Bappenas.

Menurut Heru, pihaknya dan Suharso sepakat ingin Jakarta tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia meski sudah tidak menjadi ibu kota.

Ia juga menyebut salah satu arahan dari Suharso yakni untuk mempercepat kegiatan ekonomi pembangunan. ***

Mahfud MD Mendadak Bongkar soal Mafia Hukum, Sangat Mengejutkan

0
Menko Polhukam Mahfud MD

JAKARTA (Aswajanews.id) – Menko Polhukam sekaligus Ketua Dewan Pakar KAHMI Mahfud MD menyebut persoalan hukum di Indonesia berat. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Gala Dinner Keluarga Besar KAHMI, Kamis (24/11/2022) malam.

“Sebagai menteri yang juga diamanahi ngurus hukum, saya ingin katakan satu hal, sebisa mungkin dari posisi kita masing-masing tak bisa selesaikan masalah hukum semuanya. Masalah hukum itu berat, mafianya di mana-mana, kalau orang mau perbaiki disikat,” ujar Mahfud.

Ia mencontohkan, salah satu yang terjadi yakni ada seorang jaksa yang sedang menangani kasus korupsi di suatu daerah namun malah dimutasi.

Hal serupa, kata Mahfud, juga terjadi di kepolisian dan itu berlapis di berbagai institusi.

Menurut Mahfud, hal itu membuat kasus yang sedang ditangani harus dimulai dari awal lagi.

Lebih lanjut, ia meminta kepada seluruh alumni HMI untuk berpedoman pada suatu hadis Nabi Muhammad SAW.

Hadis tersebut menjelaskan situasi terdahulu di mana ada pembedaan antara yang terhormat dan yang tidak, serta yang lemah dan yang kuat.

Mahfud mengatakan negara bisa hancur jika orang yang punya kedudukan dan kekayaan berbuat salah justru dilepaskan.

Sedangkan orang kecil jika melakukan kesalahan langsung dihukum.

“Sebisa yang bisa kita lakukan, yaitu apa? Suatu negara itu akan hancur kalau diperintah ugal-ugalan dengan melanggar hukum, cepat atau lambat,” tandasnya. ***

Jalan Raya Cugenang Cianjur Sudah Bisa Dilintasi, Kasad Orang Pertama Melintasinya

0
Jalan raya Cugenang, Kab. Cianjur sepanjang lebih kurang 300 meter tertutup longsoran tanah

CIANJUR (Aswajanews.id) – Dampak gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,6 yang melanda Kab. Cianjur pada Senin (21/11/2022) kemarin, selain merusak ribuan rumah juga mengakibatkan tanah longsor hingga melumpuhkan jalur lalu lintas dari Cianjur menuju Puncak Bogor maupun arah sebaliknya. Pasalnya jalan raya Cugenang, Kab. Cianjur sepanjang lebih kurang 300 meter tertutup longsoran tanah.

“Namun berkat kesigapan dan kerjasama dari berbagai pihak, Alhamdulillah akses jalan nasional tersebut kini sudah dapat dilintasi, namun perlu kehati-hatian dari semua pengguna jalan tersebut mengingat penggunaan jalannya masih secara bergantian,” ujar Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen kepada awak media via telepon langsung dari lokasi kejadian jalan raya Cugenang Kab. Cianjur, Selasa (22/11/2022).

Lanjut dikatakannya, lokasi jalan raya Cugenang Kab. Cianjur yang tertimpa longsoran tanah dan material tebing akibat gempa tersebut sejak pukul 10.30 WIB sudah dapat dilewati.

“Kendaraan dari kedua arah baik dari arah Cianjur menuju Puncak Bogor ataupun sebaliknya sudah bisa menggunakan akses jalan nasional tersebut, bahkan Bapak Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman orang pertama yang mencoba melintasinya, namun penggunaannya masih dibatasi,” terangnya.

“Percepatan penanganan tanah longsor yang menutupi jalan, dilakukan secara bergotongroyong oleh BPBD, TNI, Polri dengan melibatkan semua elemen masyarakat,” sambungnya.

Kapendam menambahkan, untuk menghindari terjadinya gempa susulan, maka sejak pukul 18.00 Wib pihak BPBD untuk sementara menutup kembali jalan raya Cugenang tersebut. (Pendam III/Siliwangi)

SMP Kemah Indonesia 4 Bandung Mewujudkan Pelajar yang Berkarakter dan Berprestasi

0
Novi Teguh Syantoso, S.Sos., Kepala SMP Kemah Indonesia 4 Bandung

BANDUNG (aswajanews.id) – SMP Kemah Indonesia 4 Bandung merupakan salah satu sekolah swasta yang berada di Kota Bandung. Lokasinya cukup strategis mudah dijangkau dengan angkutan umum dan tidak jauh dari pusat kota.

Sekolah yang beralamat Jln Sadang Serang Gg Melati II Sekeloa Kecamatang Coblong Kota Bandung memiliki fasilitas sarana dan prasarana yang cukup memadai serta didukung dengan tenaga kepedidikan yang berpengalaman dan profesional berlatar belakang pendidikan S1 dan S2 dari Perguruan Tinggi ternama.

SMP Kemah Indonesia 4 Bandung memiliki bangunan yang cukup megah. Ruangan belajar yang bergaya modern adalah ciri khas sekolah tersebut. Terdapat juga CCTV yang dipasang di setiap ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah dan teras sekolah.

Siswa baru SMP Kemah Indonesia 4 Bandung saat mengikuti MPLS

SMP Kemah Indonesia 4 Bandung berdiri pada tahun 1977 di bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Mahasiswa Indonesia. “Kemah” artinya Kesejahteraah Mahasiswa, pada saat itu Cosmas Batubara yang merupakan aktivis mahasiswa adalah sebagai pendirinya. Sampai saat ini sekolah tersebut masih tetap eksis dan selalu konsisten dalam memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik. Lulusannya cukup berkualitas dan banyak diterima melanjutkan di sekolah negeri favorite di Kota Bandung.

SMP Kemah Indonesia 4 Bandung di bawah kepemimpinan kepala sekolah Novi Teguh Syantoso, S.Sos. yang menjabat sejak tahun 2011, mengalami kemajuan yang pesat. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolahnya, Teguh menerapkan kegiatan pembelajaran yang aktif dan variatif dengan metode-metode yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.

Smart School merupakan sasaran yang ingin dicapai oleh SMP Kemah Indonesia 4 yang menerapkan sistem pembelajaran maupun ujian berbasis aplikasi edubox. Smart School adalah sistem yang diciptakan untuk mendigitalkan seluruh aspek yang ada di sekolah, meliputi pembelajaran, manajemen sarana dan prasarana sekolah, dengan tujuan untuk mempermudah kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sehingga menuntut tenaga pendidik juga harus mampu menguasai teknologi.

Konsep smart school merupakan ekosistem pendidikan sekolah yang menerapkan kegiatan pembelajaran berbasis teknologi, mulai dari proses belajar mengajar hingga manajemen dalam sekolah tersebut.

Program unggulan yang ada di SMP Kemah Indonesia 4 Bandung diantaranya; Literasi, Tahfidz, senam, tradisional game, angklung, seni musik, melukis, outing class, batik days, tata boga, bulutangkis, latihan komputer, sepak bola, lomba fashion dan hari peduli lingkungan sekolah. *(Elisa/Red)

FWB Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur

0

BANJARNEGARA (Aswajanews.id) – Puluhan Wartawan yang tergabung di Forum Wartawan Banjarnegara (FWB) bersama Relawan Banjarnegara, melaksanakan penggalangan dana untuk para korban gempa bumi di kabupaten Cianjur Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

Giat Penggalangan dana tersebut dilaksanakan di sekitaran alun-alun Banjarnegara, tempat kuliner, toko-toko serta ke beberapa Dinas yang memang mereka merasakan kepedulian atas bencana gempa di Cianjur.

Kegaiatan tersebut mendapat dukungan dan apresiasi yang cukup tinggi dari para donatur, masyarakat yang ada di Banjarnegara pun sangat tersentuh dengan adanya kegiatan kepedulian ini.

Banyaknya sumbangsih yang diberikan oleh masyarakat di Banjarnegara sedikitnya dapat meringankan beban penderitaan untuk para korban Gempa di Cianjur. Adapun Beberapa bantuan yang sudah diterima oleh FWB dan Relawan diantaranya, uang tunai, pakaian layak pakai, sembako/makanan siap saji, selimut, pempers, obat-obatan dan masih banyak bantuan lainya.

Ketua FWB, Nursoleh mangatakan, kegaiatan ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada sanak saudara di Cianjur yang sedang dilanda bencana Gempa Bumi pada Senin 21 November 2022 kemarin, bencana itu memakan ratusan korban jiwa hingga menghancurkan ribuan bangunan baik rumah warga maupun fasilitas publik seperti sekolahan.

“Semoga dengan adanya penggalangan dana ini dapat meringankan penderitaan yang dialami saudara-saudara kita disana, nantinya dari hasil kerja keras kita bersama kawan-kawan Wartawan dan Relawan akan melakukan kunjungan langsung ke Cianjur dan memberikan hasil kegiatan kita kepada para korban gempa pada Sabtu (26/11/2022),” ungkap Nursoleh.

“Saya pun sangat berterima kasih kepada kawan-kawan Wartawan di Banjarnegara, Relawan dan masyarakat yang sangat peduli dengan saudara kita yang saat ini mereka sangat membutuhkanya,” pungkasnya. (Tim FWB)

Persiapan Pemilu 2024, KPU Garut Sosialisasi Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPRD

0
KPU Garut menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan KPU No 6 Tahun 2022 serta Rapat Koordinasi Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Garut dalam Pemilu 2024, di Ballroom Hotel Banyualam, Cipanas Garut, Kamis (24/11/2022).

GARUT (Aswajanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2022 serta Rapat Koordinasi Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut dalam Pemilu Tahun 2024, di Ballroom Hotel Banyualam, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan  Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (24/11/2022).

Ketua KPU Kabupaten Garut, Junaidin Basri menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan Praturan Peraturan KPU Nomor 6 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi. Ia memaparkan, karena saat ini jumlah penduduk Kabupaten Garut belum melampaui 3 juta, maka jumlah kursi yang diperebutkan masih berjumlah 50 kursi.

Ia menyampaikan, pemetaan dapil ini sangat penting karena berkaitan dengan kepentingan partai politik dalam merencanakan terkait pemilu dan juga kepentingan pemilih. Maka dari itu, imbuh Junaidin Basri, KPU berada ditengah-tengah untuk memfasilitasi kepentingan partai politik dan kepentingan pemilih.

“Pemilih supaya lebih mengenal karena ruang lingkupnya lebih kecil terus partai politik juga bekerjanya juga lebih mudah karena ruang lingkupnya bisa terkendali dan seterusnya. Tentu di dalamnya itu tidak bisa menyenangkan semua pihak, yang sudah menanam terus ada perubahan, pergeseran dan lain lain,” ucapnya.

Senada dengan Ketua KPU Kabupaten Garut, Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut, Iim Imron, menyampaikan bahwa penyusunan dapil ini tidak hanya untuk kepentingan KPU, Bawaslu, maupun partai politik, namun juga untuk masyarakat sebagai pemilih dan pemangku kepentingan.

“Apakah kemudian dapil kita ini mau eksisting tetap 5 atau kemudian yang merubah dapil ini mulai dari 6 atau 7 atau 8. Tentunya ini adalah tugas kita bersama kenapa demikian, karena nanti yang terpilih di baik itu di anggota dewan perwakilan rakyat ini tentunya adalah milik seluruh warga Kabupaten Garut,” ucapnya.

Iim mengungkapkan, penataan dapil ini harus mewakili dan mengakomodir berbagai macam pendapat dan masukan-masukan dari masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, pemantau pemilu, partai politik maupun para akademisi. Sehingga, imbuh Iim, nantinya dapil yang dihasilkan dan diusulkan ke KPU RI atau pusat, dapat betul-betul merupakan dapil yang mencakup 7 aspek penataan dapil.

“Tadi mungkin pak ketua sudah menyebutkan 7 aspek penataan dari kesetaraan nilai suara, kemudian berdasarkan pemilu yang proporsional, kemudian proporsionalitas, kohesivitas , kesinambungan, dan sebagainya. Sehingga dapil ini yang dihasilkan yang diusulkan oleh Kabupaten Garut ini adalah sudah betul-betul mencerminkan 7 asas ataupun 7 landasan dalam penyusunan dapil,” ungkapnya. *(Diskominfo)

Bupati Garut Lantik 3 Direksi Bank Garut

0
Bupati Garut, Rudy Gunawan, melantik 3 direksi BPR Garut atau Bank Garut, yakni Drs. H. Asep Cepy, M.M. sebagai Direktur Utama, Yanyan Zaenal Yasin, S.E sebagai Direktur Operasional, dan Yayan, S.E sebagai Direktur Umum.

GARUT (Aswajanews.id) – Bertempat di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (23/11/2022), Bupati Garut, Rudy Gunawan, melantik 3 direksi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Garut atau  Bank Garut, yakni Drs. H. Asep Cepy, M.M. sebagai Direktur Utama, Yanyan Zaenal Yasin, S.E sebagai Direktur Operasional, dan Yayan, S.E sebagai Direktur Umum.
Menurut Bupati Garut, ketiga direksi ini dilantik dan memperpanjang masa baktinya menjadi direksi Bank Garut, setelah melalui proses yang panjang.

“Saudara-saudara sekalian pada hari ini tentu saya ini prosesnya panjang, saya dari bulan Mei saya meminta ada sumber daya manusia yang dimerit di BPR, (bahkan) kita lakukan beberapa kali workshoplah beberapa kali pertemuan beberapa kali uji, untuk bisa (memilih) setingkat kepala cabang, kepala divisi untuk bisa berkiprah menjadi direksi, dan tentu berdasarkan hasil penialaian dari dewan pengawas bahwa direksi ini layak untuk diperpanjang kembali,” ujar Bupati Garut dalam sambutannya.

Ia mengungkapkan alasan pihaknya memperpanjang 3 direksi Bank Garut ini karena berdasarkan penilaian dan pemeriksaan tim Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hasilnya ketiga orang ini dinilai tidak buruk.
“Saudara sudah memberikan penyisihan (pelayanan) dari pendapatan saudara berupa keuntungan kepada pemerintah daerah, kita buat juga ada pertumbuhan tentang  di saat-saat sulit masih ada yang deposito, masih ada yang nabung, kan persoalan perbankan itu adalah persoalan antara nasabah, nasabah yang meminjam kalau NPL-nya tinggi (atau) Non Performing Loan-nya tinggi mengakibatkan kemacetan, begitupun nasabah yang menitipkan (uang) suatu waktu perlu uang itu harus tersedia sesuai dengan harapannya,” tandasnya. *(Diskominfo)

BMKG : Harap Tenang, Intensitas Gempa Susulan di Cianjur Terus Melandai

0
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di Cianjur, Rabu (23/11).

CIANJUR (Aswajanews.id) – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan intensitas gempa susulan di Kabupaten Cianjur akan semakin melandai dalam waktu empat hari kedepan sejak 22 November yang lalu.

Hingga Tanggal 23 November 2022 Pukul 08.00 WIB, jumlah gempa susulan yang tercatat BMKG ada sebanyak 162 gempa dengan magnitudo terbesar 4.2 dan terkecil pada magnitudo 1.2. Seperti diketahui, gempa bermagnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB. Gempa itu dirasakan di sejumlah provinsi di Jawa Barat, Banten, juga DKI Jakarta.

“Gempa-gempa susulan itu sebagian besar tidak dirasakan, dan yang bisa mencatat adalah alat, dan ada beberapa yang dapat dirasakan. InsyaAllah, dalam kurun waku empat hari kedepan, gempa-gempa susulan tersebut sudah reda dan stabil,” ungkap Dwikorita di Cianjur, Rabu (23/11).

Dwikorita mengatakan, memasuki puncak musim penghujan, BMKG mengimbau kepada pemerintah daerah setempat dan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam ikutan seperti longsor dan banjir bandang yang membawa material-material reruntuhan lereng akibat gempa M5.6.

“Saat ini curah hujan sedang meningkat menuju puncaknya di bulan Desember hingga Januari nanti, jadi harus diwaspadai kemungkinan terjadinya bencana ikutan usai gempa kemarin. Material lereng yang runtuh seperti tanah, batu, pohon, kerikil, dan lainnya harus dibersihkan agar tidak terbawa air dan menjadi banjir bandang. Hal ini pernah terjadi saat gempa Palu dan Pasaman Barat,” ujarnya.

Dwikorita juga mengimbau saat proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan semestinya menggunakan struktur bangunan tahan gempa. Menurutnya, banyaknya korban meninggal dan signifikannya kerusakan yang terjadi pada saat gempa tektonik bermagnitudo 5,6 selain akibat gempa dangkal juga akibat struktur bangunan di wilayah terdampak tidak memenuhi standar tahan gempa.

“Mayoritas bangunan yang terdampak karena dibangun tanpa mengindahkan struktur aman gempa yang menggunakan besi tulangan dengan semen standar. Akibatnya, bangunan tersebut tidak mampu menahan guncangan gempa,” paparnya.

“Perlu dipahami, bahwa banyaknya korban jiwa dan luka-luka dalam gempabumi Cianjur bukan diakibatkan guncangan gempabumi, melainkan karena tertimpa bangunan yang tidak sesuai dengan struktur tahan gempabumi,” tambah dia.

Khusus untuk pemukiman warga di daerah lereng-lereng dan perbukitan, kata Dwiokorita, maka opsi relokasi harus dipertimbangkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat. Mengingat berdasarkan analisa yang dilakukan BMKG, gempa di Cianjur merupakan gempa yang berulang setiap 20 tahunan dan kemungkinan dapat terjadi kembali. Sementara, topografi di wilayah lereng dan perbukitan tersebut tidak stabil dengan kondisintanah yg rapuh atau lunak dan sering jenuh air akibat curah hujan yg cukup tinggi.

Lebih lanjut, Dwikorita menyampaikan bahwa saat ini BMKG tengah melakukan survei untuk mengidentifikasi wilayah mana saja yang aman terhadap guncangan gempa. BMKG juga akan memadukan data yang dimiliki dengan PVMBG terkait wilayah rawan gempa dan rawan longsor guna mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi usai gempabumi.

“Kepada masyarakat yang ada di pengungsian maupun di rumah, kami mengimbau untuk tetap tenang. Jangan percaya dengan kabar, berita, maupun informasi yang tidak jelas asal muasalnya yang justru menambah kecemasan. Pastikan informasi resmi hanya dari BMKG melalui kanal-kanal komunikasi resmi. InsyaAllah, kondisi di Cianjur saat ini semakin stabil,” pungkasnya. (*)

Ketua TP PKK Kab. Bandung Kembali Melaksanakan Program Gekssor di Desa Mandalahaji Pacet

0
Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna turun ke lapangan menemui ratusan masyarakat di Desa Mandalahaji Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Senin (21/11/22).

Kab. Bandung (Aswajanews.id) – Para kader TP PKK Kab. Bandung terus mensosialisasikan bahwa stunting dapat dicegah dengan cara pemenuhan kebutuhan gizi bagi ibu hamil, pemberian ASI (Air Susu Ibu) dan MPASI (Makanan Pendamping ASI), serta penyediaan akses air bersih dan fasilitas sanitasi yang baik.

Dalam kegiatan kali ini, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna turun ke lapangan menemui ratusan masyarakat di Desa Mandalahaji Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Senin (21/11/22).

Didampingi Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Kab. Bandung Yayan Agustian dan Camat Pacet Asep Susanto, Emma Dety mensosialisasikan program Gekssor (Gerakan Konsumsi Sayur, Susu dan Telur) di Desa Mandalahaji untuk kedua kalinya.

Sebanyak 270 paket sayuran, susu dan telur  disalurkan kepada masyarakat, khususnya untuk konsumsi makanan bagi anak-anak balita. Selan itu, Emma Dety juga menyalurkan paket sembako berupa beras, ikan sarden, minyak, kecap, mi dan bantuan lainnya kepada masyarakat di desa tersebut.

Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety mengatakan bahwa tujuan pembagian kebutuhan pangan tersebut dalam rangka meningkatkan pertumbuhan berat badan anak-anak.

Emma Dety berharap setelah digulirkannya program Gekssor ini, pertumbuhan atau berat badan anak bisa bertambah 1 kg.

“Saya berharap kepada Bidan setempat untuk memantau pertumbuhan anak, minimal berat badannya bertambah satu kg setelah mengkonsumsi sayur, susu dan telur. Usahakan anak diberikan telur satu hari tiga kali,” harapnya.

Emma Dety berharap dengan pemberian telur pada anak-anak dapat mempercepat pertumbuhan berat badan pada anak. “Minimal dalam dua Minggu hingga satu bulan, anak mengalami peningkatan pada berat badannya,” katanya.

Emma Dety juga berharap kepada ibu-ibu yang memiliki anak usia satu hingga tiga tahun, diberi susu yang bisa langsung diseduh. Kemudian usia empat hingga lima tahun, susu dalam bentuk kemasan siap minum.

“Pada paket makanan itu terdapat sejumlah jenis sayuran. Mulai dari kol, sosin, jagung, buah lemon dan jenis sayuran lainnya. Buah lemon untuk menambah vitamin C,” katanya.

Dalam kegiatan ini, Emma Dety juga menggulirkan program bantuan dari Dinas Sosial yaitu  pemberian bantuan beras, minyak, ikan, kecap, mi instan. “Bantuan ini dari Dinas Sosial Kabupaten Bandung,” katanya.

Menurutnya, bantuan itu akan disebar ke masing-masing rumah warga sebagai keluarga penerima manfaat. “Penyerahannya oleh aparatur desa, untuk melihat langsung kondisi keseharian warga sebagai penerima manfaat bantuan itu,” katanya.

Emma Dety mengingatkan kepada warga untuk menerapkan kebiasaan pola hidup bersih dan sehat. “Membiasakan cuci tangan. Melaksanakan kebersihan lingkungan, dan minum air yang terlebih dahulu dimasak dulu,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Emma Dety juga mensosialisasikan program bapak asuh anak stunting (BAAS), dengan harapan ada donatur yang membantu menangggulangi anak stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung H. A Tisna Umaran melalui  Kabid Penyuluhan Yayan Agustian mengatakan, program Gekssor ini sebagai bentuk inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat, khususnya untuk meningkatkan kesehatan dan gizi makanan.

“Ibu Ketua TP PKK langsung turun ke lapangan, dalam program Gekssor tersebut. Ini sebagai langkah cepat Bu Hj. Emma Dety dalam pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Mandalahaji Endang Jumara mengatakan, penanganan stunting di Desa Mandalahaji telah ada peningkatan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Ketua TP PKK Kabupaten Bandung atas perhatiannya.

“Program unggulan Bupati Bandung sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Mandalahaji,” katanya.

Ia mengatakan, apa yang menjadi program Gekssor ini sebagai bentuk kepedulian Bupati Bandung. (Diskominfo)

Baznas Bantu Menyelesaikan Permasalahan Warga

0
Bupati Cirebon, Drs H Imron, MAg saat kegiatan penyerahan bantuan Baznas di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu (19/11/2022)

KABUPATEN CIREBON (Aswajanews.id) – Keberadaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kabupaten Cirebon disebut ikut membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat. Hal tersebut dikatakan Bupati Cirebon, Drs H Imron, MAg saat kegiatan penyerahan bantuan Baznas di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu (19/11/2022).

Dijelaskan bupati, banyak ajuan bantuan dari warga kepada dirinya selama menjabat. Hanya saja, Imron mengatakan dirinya sudah tidak ada lagi dana taktis yang bisa dipergunakan untuk merealisasikan ajuan yang diserahkan.

“Dulu sebelum saya menjabat, bupati diberikan dana taktis untuk bisa cepat membantu warga. Tetapi, mungkin karena banyak permasalahan seperti penyalahgunaan wewenang, sehingga sudah tidak ada lagi dana taktis tersebut,” tegas Imron.

Oleh sebab itu, dirinya menyebut ajuan yang diminta warga tidak bisa secara langsung dipenuhi, karena harus mengikuti pola penganggaran pemerintah. Bukan hanya itu, karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah, maka bantuan yang diberikan tidak bisa maksimal.

Contoh kecil rutilahu saja, di Kabupaten Cirebon itu ada sekitar 10ribuan rumah tidak layak huni, tetapi kemampuan anggaran daerah setiap tahun hanya 700 unit. Makanya, kita membutuhkan campur tangan pihak lain seperti Baznas ini yang bisa ikut membantu masyarakat,” terangnya.

Kerja sama dengan Baznas, lanjut Imron, bisa meringankan kesulitan masyarakat yang bersifat ringan dan mendesak. Akan tetapi, Imron juga meminta masyarakat untuk tetap mematuhi prosedur yang ada.

“Baz ini ada pemeriksaan atau audit, sehingga tidak bisa seenaknya memberikan bantuan. Masyarakat harus tetap sabar dan mengikuti prosedur. Saya juga meminta kepada masyarakat, apabila punya kerabat atau rekan yang memiliki rezeki lebih untuk bisa bersama-sama Baz memberikan bantuan melalui infak dan sodakoh,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 2 Baznas Kabupaten Cirebon, HM Sirojudin membenarkan selama ini Baznas hanya mengandalkan anggaran yang berasal dari zakat ASN. Oleh karena itu, dirinya juga berharap masyarakat bisa ikut serta menyerahkan infak sodakoh kepada pihaknya.

“Jujur saja, pengajuan banyak dari masyarakat, tetapi mohon maaf kita belum bisa memberikan seluruhnya, karena keterbatasan yang kita miliki. Silakan bagi masyarakat yang ingin menyerahkan infak dan sodakoh, kita siap menyalurkannya,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Sirojudin mengucapkan terima kasih kepada bupati, karena telah maksimal menyokong Baznas. “Kita terus berupaya agar Baznas bisa bermanfaat bagi masyarakat,” singkatnya.

Untuk diketahui, dalam penyerahan bantuan kali ini, Bupati Cirebon memberikan bantuan Baznas kepada Mustahik atau penerima manfaat berupa bantuan rutilahu, sarpras Mushola, DTA, Ponpes dan stimulan biaya pendidikan bagi mahasiswa S1 serta bantuan lainnya. (Diskominfo)

RSAI Al Islam Cicadas Bantu Pasien Tidak Mampu Hingga Bebas Biaya

0
RS Ibu dan Anak (RSAI) Al Islam Cicadas Kota Bandung yang berada di Jl. Awi Bitung No.29-31, Cicadas, Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung

BANDUNG (aswajanews.id) – Pelayanan instalasi rumah sakit memang berbeda manajemen, dengan berbagai kebijakan yang diberikan kepada keluarga pasien, terkadang masyarakat mengeluhkan pelayanan beberapa RS (Rumah Sakit), akan tetapi tidak semua Rumah Sakit menjadi bulan-bulanan kritik dan saran dari masyarakat.

Terbukti RS Ibu dan Anak (RSAI) Al Islam Cicadas Kota Bandung yang berada di Jl. Awi Bitung No.29-31, Cicadas, Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40121.

Sangat membantu kepada pasien yang tidak mampu, hal ini terjadi ketika salahsatu warga masyarakat Kp. Jajaway Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, yang melahirkan dua anak kembar dan mulai dirawat di RS tersebut tertanggal 21 November 2022, pada saat suami dari ibu hamil tersebut ditanya apakah akan menggunakan pembayaran Umum atau Kartu prabayar baik BPJS kesehatan pemerintah atau yang berbayar.

Dijawab oleh Nendi (60thn) profesi buruh bangunan, bahwa pakai BPJS kesehatan dari pemerintah (KIS/Kartu Indonesia Sehat).

Akan tetapi dikarenakan sang jabang bayi belum terdaftar maka untuk perawatan bayi kembar yang dilahirkan di usia belum genap tujuh bulan (prematur), harus menggunakan moda bayar umum.

Dengan sigap Sofwan Solahudin, S.Hum Bag Humas RS Ibu dan Anak Al Islam mengatakan, dikarenakan untuk sang anak harus menggunakan moda umum, maka saya arahkan dua alternatif, yaitu yang pertama menggunakan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) atau Kami ada kerjasama dengan yayasan kitabisa.com yang menggalang dana untuk masyarakat yang benar-benar tidak mampu.

“Dikarenakan suami dari Siti Rohaeni warga Kp. Jajaway RT 02 RW 01 (Nendi) beserta beberapa perwakilan keluarganya menyetujui dan mengisi persyaratan untuk penggalangan dana dari yayasan kitabisa.com maka jalur itulah yang kami bantu,” tambahnya.

“Apabila nantinya penggalangan dana tersebut sudah terkumpul berapapun, maka sesuai dengan surat pernyataan yang telah diisi dan ditandatangani suaminya pasien, maka jika jumlahnya melebihi dari biaya perawatan maka itu akan didonasikan untuk pasien lainnya yang membutuhkan, apabila kurang, maka kami akan menggunakan dari pasien yang mendapatkan penggalangan dana lebih,” ujar Sofwan pula.

“Kami upayakan semua terhandle, dari mulai masuk perawatan hingga pulang dan akan kami coba hingga pasien harus kontrol cek kesehatan,” tukasnya.

Nendi (60thn) selaku suami dari pasien ibu hamil atasnama Siti Rohaeni mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian serta pelayanan yang diberikan kepada isteri dan bayi yang dilahirkannya, dirinya pun berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan BPJS kesehatan hingga membuat keluarganya nyaman dalam hal pengobatan dan perawatan kesehatan. (Team Liputan)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts