Beranda Nasional Pelayanan Publik Peduli Korban Gempa Cianjur, Keluarga Besar Yonarmed 5/105 Tarik/PG Berikan Bantuan Sosial

Peduli Korban Gempa Cianjur, Keluarga Besar Yonarmed 5/105 Tarik/PG Berikan Bantuan Sosial

CIANJUR (Aswajanews.id) – Bentuk Kepedulian Keluarga Besar Batalyon Armed 5/105 Tarik/PG terhadap korban gempa Cianjur, Danyon Armed 5/105 Tarik/PG Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos., perintahkan personelnya distribusikan bantuan sosial kepada warga masyarakat di Kabupaten Cianjur. Demikian disampaikan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen kepada awak media via telepon, Minggu (27/11/2022).

Lanjut dikatakannya, sasaran wilayah pendistribusian meliputi warga masyarakat yang berada di Jl. Pasir Kampung Kecamatan Cipanas, Kp. Buminiaga Desa Ciherang Kecamatan Pacet dan Desa Nyalindung Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur yang terdampak gempa bumi.

“Pendistribusian dipimpin langsung oleh Letda Arm Harri Subekti dan 9 orang anggota dari Batalyon Armed 5/105 Tarik/PG dengan membawa 170 kantong beras, 87 dus mie instan, 95 dus air mineral dan 150 pcs pakaian bekas layak pakai,” jelas Kapendam.

Sementara itu, Letda Arm Harri Subekti saat dikonfirmasi via telepon menyampaikan bahwa bantuan sosial yang diberikan kepada korban gempa Cianjur sebagai salah satu bentuk kepedulian dari keluarga besar Batalyon Armed 5/105 Tarik/PG yang diinisiasi oleh Danyonarmed 5/105 Tarik/PG, dengan harapan dapat meringankan beban yang mereka alami.

“Ditambah lagi, warga yang terdampak banyak yang tidak faham akan prosedur pengambilan ke posko-posko sehingga mungkin menurut mereka menjadi sulit, kami turun ke titik pengungsian tersebut tentunya untuk mempermudah akses mereka, agar apa yang dibutuhkan oleh mereka untuk saat ini dapat segera terpenuhi,” jelas Letda Arm Harri Subekti.

Pihaknya berharap, dari apa yang dilaksanakan warga terdampak yang ada di barak pengungsian tidak kebingungan dan tidak lari ke sana sini untuk mencari bantuan, prajuritnya pasti akan datang membawa apa yang dibutuhkan oleh warga terdampak yang mengungsi. (Tarunah/Elisa Nurasri)