Google search engine
Beranda blog Halaman 167

25 Calon Haji Indonesia Meninggal Dunia di Tanah Suci

0
Ilustrasi: Seorang penjaga makam berjalan di pemakaman jemaah haji yang meninggal di Sharaya, Mekkah, Arab Saudi. FOTO ANTARA

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Agama (Kemenag) RI mencatat hingga kini sebanyak 25 orang calon haji Indonesia yang meninggal dunia selama proses pelaksanaan ibadah haji.

Angka tersebut merupakan jumlah yang dicatat oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi hingga Rabu (29/5) pukul 21.00 Waktu Arab Saudi atau Kamis, pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

“Jamaah yang wafat hingga saat ini berjumlah 25 orang,” kata Petugas Media Center Haji (MCH) Widi Dwinanda dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji, yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (30/5/2024).

Ilustrasi: Seorang penjaga makam berjalan di pemakaman jemaah haji yang meninggal di Sharaya, Mekkah, Arab Saudi. FOTO ANTARA

Widi menyebut seluruh jamaah calon haji yang wafat akan dibadalhajikan. Kemenag juga telah menyatakan bahwa jamaah calon haji dilindungi asuransi selama melaksanakan ibadah haji.

Selain itu, kata dia, Kemenag juga mencatat sebanyak 131.513 orang calon haji Indonesia yang terbagi dalam 335 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Arab Saudi.

“Hari ini, Kamis 30 Mei 2024 terdapat 20 kloter dengan jumlah 7.912 orang calon haji akan diterbangkan ke Jeddah,” ujarnya. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pencegahan Gangguan Keamanan, Lapas Jember Terima Alat X-Ray

0

JEMBER (Aswajanews.id) – Serahterima seperangkat alat X – Ray dilakukan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Jember Sukarna, dengan Faris, salah satu teknisi perwakilan dari PT. Zegen Laraka Utama pada Rabu, sepekan lalu.

“Alat X-Ray ini menjadi salah satu Barang Milik Negara (BMN) yang berfungsi sebagai penunjang pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas,” ucap Sukarna pada Rabu (29/05/2024). Melanjutkan, dirinya juga menerangkan bahwa akan terjadi perubahan dalam proses penggeledahan barang bawaan tamu ataupun pengunjung yang akan masuk melalui pintu utama.

“X ray ini nantinya akan digunakan untuk memeriksa barang bawaan pengunjung maupun tamu. Telah dibentuk pula tugas operator X – Ray ini. Segera akan kami operasikan,” ucap Sukarna.

Sementara itu, Kepala Lapas Jember, Hasan Basri, berucap bahwa tingkat kewaspadaan akan keamanan barang yang masuk akan meningkat. “Penggeledahan barang yang akan masuk lebih kompleks dengan scanner X – Ray ini,” ucap Hasan.

“Komitmen kami dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban akan serius kami laksanakan,” pungkas Hasan.
(Erman)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Kemenkumham Raih Digital Government Award, Kementerian Terbaik Penerapan SPBE

0

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) kembali meraih Digital Government Award Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Summit tahun 2024. Kemenkumham menjadi yang terbaik dalam Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik untuk kategori Kementerian.

Penghargaan ini diterima Kemenkumham atas penerapan SPBE di Kemenkumham selama tahun 2023. Penghargaan tersebut diumumkan pada kegiatan SPBE Summit 2024 yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Senin (27/05/2024).

Ini menjadi kali kedua Kemenkumham mendapatkan penghargaan penerapan SPBE, setelah sebelumnya menerima penghargaan serupa pada SPBE Summit 2023.

Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Andap Budhi Revianto, mengatakan Kemenkumham telah menerapkan pelayanan publik berbasis digital untuk memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai pelayanan yang ada.

Ia menjelaskan, saat ini telah tersedia beragam pelayanan digital yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, mulai dari aplikasi paspor, pendaftaran dan pencatatan kekayaan intelektual, konsultasi hukum, pengaduan HAM, layanan administrasi hukum umum, hingga pelayanan pemasyarakatan.

“Masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan di Kemenkumham. Pelayanan tidak lagi terbatas pada ruang kantor, tetapi bisa dimanfaatkan di mana saja masyarakat berada. Cukup dengan handphone dan akses internet,” ucap Andap.

Andap menjelaskan, setidaknya terdapat delapan aspek SPBE yang terus ditingkatkan oleh Kemenkumham, yaitu kualitas kebijakan internal, perencanaan strategis, sistem TIK, inovasi dan aplikasi, manajemen SPBE, audit TIK, layanan publik elektronik, dan layanan administrasi pemerintahan elektronik.

Dari tahun ke tahun indeks SPBE Kemenkumham telah menunjukkan tren positif. Pada tahun 2019, indeks SPBE Kemenkumham berada di titik 3,18 dari nilai maksimal 5. Selanjutnya, pada tahun 2021 mengalami peningkatan di nilai 3,68. Dan terbaru pada GDA 2024 Kemenkumham mendapatkan indeks 4,21 dengan predikat “Memuaskan”. Kemenkumham bahkan mencatatkan nilai maksimum 5.00 poin pada aspek layanan publik berbasis elektronik dan layanan administrasi pemerintahan berbasis elektronik.

“Teknologi digital terus berkembang. Karena itu Kemenkumham juga terus memperbaiki berbagai aspek pelayanan digital agar masyarakat semakin nyaman dan percaya terhadap pelayanan Kemenkumham,” ucapnya.

Penyelenggaraan SPBE di Kemenkumham yang baik, lanjutnya, sangat ditentukan oleh komitmen pimpinan, khususnya Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly, serta kolaborasi antar unit kerja. Andap berkomitmen mengawal SPBE Kemenkumham menjadi lebih berkualitas.

“Kesuksesan Kemenkumham meraih penghargaan DGA 2 (dua) tahun berturut-turut tidak lepas dari komitmen pimpinan, khususnya Menkumham, dan kolaborasi seluruh unit kerja untuk terus meningkatkan kepuasan layanan publik melalui optimalisasi penyelenggaraan SPBE sehingga layanan Kemenkumham menjadi lebih cepat, mudah diakses, dan lebih transparan,” ungkap Andap.

Untuk diketahui, DGA merupakan bentuk apresiasi yang diberikan oleh KemenPAN RB kepada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah (IPPD) yang telah menyelenggarakan SPBE. Pada tahun 2024, DGA diberikan kepada 65 (enam puluh lima) dari 621 (enam ratus dua puluh satu) IPPD. (Erman)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Stafsus Menag : Pernikahan Usia Anak di Jawa Timur Tertinggi di Indonesia

0
Kepala Kanwil Kemenag Jabar H. Ajam Mustajam menyampaikan capaian kinerja

BANDUNG (Aswajanews.id) – Indonesia masih dihadapkan pada segudang masalah perkawinan usia anak. Hingga saat ini ratusan ribu anak-anak di bawah usia 17 tahun telah melangsungkan perkawinannya dengan berbagai alasan. Salah satu penyebab adalah persoalan ekonomi keluarga. Jawa Timur adalah provinsi dengan angka pernikahan usia anak tertinggi di tingkat nasional. Angkanya mencapai 16.653 pernikahan anak pada tahun 2023.

Demikian dikatakan Wibowo Prasetyo, Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik pada Dialog Isu-Isu Aktual Bimas Islam Kemenag RI di Skyline Best View Resto Bandung, Rabu (29/5/2024).

Stafsus Menag H. Wibowo Prasetyo bersama Kepala Kanwil Kemenag Jabar H. Ajam Mustajam

Menurut Wibowo, ada berbagai penyebab terjadinya pernikahan usia anak. Diantaranya kondisi ekonomi keluarga yang kekurangan, pergaulan bebas, adanya sistem budaya dan penyebab lainnya. Ia mencontohkan, seperti yang terjadi di masyarakat pedesaan adanya pemahaman bahwa apabila ada anak gadis sudah akil baligh atau usianya sekitar 13 tahun diperbolehkan untuk menikah. Sementara berdasarkan Undang Undang Nomor 16 Tahun 2019 batas usia minimal usia menikah baik pria maupun wanita adalah 19 tahun.

Wibowo memandang bahwa anak-anak kita harus menatap masa depan yang lebih baik dan perlu sekolah dan lain sebagainya. Sejauh ini Kementerian Agama melalui Bimas Islam sudah melakukan bimbingan pra-nikah kepada anak usia sekolah.

“Sampai saat ini pada tahun 2023, Kementerian Agama telah memberikan bimbingan remaja usia sekolah (BUS) mencapai 64.435 remaja,” ujarnya.

Selain itu, Kemenag juga memberikan bimbingan kepada keluarganya. Tercatat sudah ada sekitar 1763 keluarga sudah diberikan bimbingan. Kemenag juga melibatkan peran serta masyarakat salah satunya kerjasama dengan Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKM-NU) yang sudah mencapai sasarannya sebanyak 2.662.950 keluarga.

Diketahui, pernikahan dini memiliki beberapa dampak yang dapat membahayakan, utamanya bagi perempuan. Dampak yang pertama merupakan dampak bagi kesehatan jasmani.

Bersumber dari Kementerian Kesehatan bahwa kondisi rahim wanita yang masih terlalu dini dapat menyebabkan kandungan menjadi lemah dan sel telurnya masih belum sempurna sehingga berkemungkinan menyebabkan anak lahir prematur atau cacat.

Dampak selanjutnya adalah dampak terhadap psikologis. Remaja merupakan masa ketika emosi pada seseorang belum stabil, selain itu juga merupakan masa pencarian jati diri.

Kondisi emosi yang masih belum stabil ini dapat menyebabkan banyak konflik yang terjadi di rumah tangga dan dapat berujung perceraian jika masing-masing tidak dapat mengendalikan diri. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Pengelola BMN Ikuti Bimtek SIMAN Versi 2

0

JEMBER (Aswajanews.id) – Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) Versi 2 yang telah diluncurkan menjadi pendorong bagi jajaran Kementerian Hukum dan HAM mewujudkan target kinerja pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang optimal. Teguh Wicaksono, Pengelola BMN Lapas Kelas IIA Jember menjadi salah satu peserta bimbingan teknis Aplikasi SIMAN Versi 2 yang diadakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jember. Dirinya bersama perwakiln 49 Satuan Kerja di Jember mengikuti pembinaan selama tiga hari, dari 27 Mei dan berakhir 29 Mei 2024.

“Aplikasi SIMAN 2 ini merupakan generasi kedua aplikasi SIMAN yang telah diberlakukan dalam pengelolaan BMN,” ungkap Teguh pada Rabu (29/05/2024).
Dirinya mengaku mendapat banyak pembelajaran dalam bimtek pengelolaan aplikasi milik Kementerian Keuangan tersebut.

Sementara itu Kepala Lapas Jember, Hasan Basri menyebut bahwa BMN memiliki posisi vital dalam sebuah Instansi Pemerintahan. “Pengelolaan BMN yang optimal sangat diperlukan pada birokrasi yang baik di Instansi Pemerintahan. BMN merupakan asset negara yang perlu dikelola dengan baik. Untuk itu kami sangat mengapresiasi KPKNL Jember sebagai penyelenggara bimtek aplikasi pengelolaan BMN,” ucap Hasan. (Erman)

Bangkitkan Semangat Belajar, Satgas Buaya Putih Kostrad Bagikan Buku dan Alat Tulis

0

PUNCAK PAPUA (Aswajanews.id) – Satgas pamtas mobile Yonif 323/BP membagikan buku tulis dan alat tulis kepada anak-anak bertempat di Pos Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (28/05/2024).

Danpos Gome Lettu Inf Galang menyampaikan bahwa dengan dibagikannya buku dan alat tulis ini harapannya dapat memotivasi anak-anak agar lebih semangat dan rajin belajar, “Mereka semua punya mimpi dan cita-cita. Niat mereka untuk belajar ada namun terkendala oleh terbatasnya buku, alat tulis dan tenaga pendidik,” ujarnya.

Dansatgas Mobile Yonif 323/BP Letkol Inf Tri Wiratno menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan pembagian buku dan alat tulis ini dapat lebih menambah semangat anak-anak dalam menuntut ilmu. “Kami juga berharap bisa membantu meringankan kesulitan masyarakat dimana kami bertugas,” pungkasnya.

Mama Yance Murib selaku orang tua menyampaikan, “Terimakasih bapak TNI untuk buku dan alat tulis yg diberikan, kami tidak berfikir untuk membeli buku dan alat tulis, karena untuk makan saja susah, dengan adanya pemberian bantuan kepada anak-anak ini semoga mereka semakin semangat belajar,” ungkapnya. (Autentikasi : Pen Satgas Mobile Yonif 323/BP Kostrad)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Tingkatkan Kualitas SDM, Kanwil Kemenkumham Jatim Adakan Pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin

0

MALANG (Aswajanews.id) – Peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kemenkumham Jawa Timur sedang dilaksanakan dengan mengundang 53 Kepala Satuan Kerja dalam Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) pada Senin (27/05/2024), di Lembah Indah Malang. Kepala Lapas Jember Hasan Basri menjadi salah satu peserta.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Heni Yuwono. “Dalam kegiatan ini tidak ada pemasyarakatan, tidak ada imigrasi, tidak ada pelayanan hukum, tetapi satu jalur Kementerian Hukum dan HAM yang Pasti dan Berdampak,” ujarnya.

Heni juga menjelaskan bahwa Kemenkumham yang aktif dalam bersinergi dapat menghasilkan inovasi baru. “Sehingga melahirkan Kemenkumham yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan perkembangan masyarakat dan zaman,” lanjutnya.

Pembinaan fisik, yang meliputi banyak aspek tersebut akan diselenggarakan selama dua hari. “Tanggal 27 sampai 28 Mei,” ucap Hasan. Sementara itu, Pimpinan Lapas Jember tersebut juga mengungkapkan bahwa seluruh peserta dibentuk sedemikian rupa, dari aspek fisik, kebugaran, kecerdasan emosional, peningkatan keterampilan komunikasi, dan manajemen stress.

“Kami berkomitmen untuk lebih professional dan memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada publik,” pungkas Hasan. (Erman)

www.youtube.com/@anas-aswaja

4 CPNS Lapas Jember Dapat Pembinaan Fisik dan Baris Berbaris

0
Sukarna, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Jember memberikan pembinaan fisik dan latihan Baris Berbaris

JEMBER (Aswajanews.id) – Empat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lapas Kelas IIA Jember mendapatkan pembinaan fisik dan baris berbaris oleh Sukarna, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Jember pada Sabtu (25/05/2024) pagi. Mereka berlari mengelilingi alun-alun, serta dilatih berbagai gerakan dalam PBB (Pelatihan Baris Berbaris).

Sukarna, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Jember memberikan pembinaan fisik dan latihan Baris Berbaris

Sukarna mengungkapkan bahwa pembinaan fisik tersebut dilakukan untuk membentuk kedisiplinan CPNS. “Untuk membiasakan disiplin. Kegiatannya dimulai Pukul 06.00 WIB, otomatis mereka dipaksa untuk bangun lebih awal,” ucapnya.

Menambahkan, Sukarna juga menginginkan para CPNS lebih siap bekerja dengan kondisi tubuh yang bugar. “Pelatihan baris berbaris juga merupakan dasar mereka dalam bekerja. Untuk disiplin juga, serta melatih fokus dalam melaksanakan apa yang diinstruksikan,” lanjut Sukarna.

Sementara itu, Kepala Lapas Jember, Hasan Basri menilai kegiatan tersebut sangat positif. “Pembinaan fisik tersebut dilaksanakan setiap Sabtu, dan akan diisi dengan berbagai materi sebagai bekal mereka dalam bekerja,” ucap Hasan.

“Sebelumnya sudah dibina oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Bapak Heni Yuwono. Untuk pembinaan ini sebagai pengingat dan pemfokusan materi yang telah diberikan,” pungkas Kalapas Jember. (Erman)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Ketum DPP FKDT : Penguatan MDT Dibutuhkan Komunikasi Politik

0
H. Lukman Khakim, M.Si., Ketua Umum DPP FKDT saat memberikan pengarahan pada Pelantikan DPC FKDT Kab Boyolali Masa Khidmat 2024-2029

BOYOLALI (Aswajanews.id) – Untuk memperkuat MDT di daerah daerah sangat dibutuhkan kekuatan politik. Oleh karena itu komunikasi politik dengan pejabat daerah dan legislatif sangat dibutuhkan. Beberapa daerah yang MDT nya berkembang karena mendapatkan dukungan dari pejabat setempat. Demikian dikatakan H Lukman Khakim, M.Si., Ketua Umum DPP FKDT saat memberikan Pengarahan pada acara Pelantikan DPC FKDT Kab Boyolali Masa Khidmat 2024-2029.

H. Lukman Khakim, M.Si., Ketua Umum DPP FKDT saat memberikan pengarahan pada Pelantikan DPC FKDT Boyolali

“Saya contohkan Kab Bandung yang hari ini setiap Ustadznya mendapatkan insentif sebesar Rp 550.00 tiap bulan. Hal Itu karena komunikasi politik yang dilakukan oleh FKDT Kab Bandung,” ungkapnya.

“Oleh karena itu kepada pengurus DPC FKDT Kab Boyolali yang baru dilantik diharapkan melakukan komunikasi politik dengan beberapa anggota legislatif yang memiliki kepedulian terhadap MDT,” ujarnya.

Lebih lanjut H Lukman menambah, saat Pj Gubernur Jawa Tengah akan mengalihkan anggaran insentif guru Madin akhirnya bisa dibatalkan dengan proses komunikasi DPW FKDT Jawa Tengah dengan Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah. Al hamdulillah anggaran untuk insentif guru Madin tidak jadi dialihkan, sehingga guru Madin tahun 2024 tetap mendapatkan anggaran.

Akhmad Sururi selaku Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah saat memberikan sambutan mewakili Ketua

Sebelumnya Akhmad Sururi selaku Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah saat Sambutan mewakili Ketua juga menyampaikan bahwa salah upaya DPW FKDT Jawa Tengah mempertahankan anggaran insentif MDT di Jawa Tengah melalui proses audiensi dengan anggota DPRD Jawa Tengah dari PKB.

“Komunikasi yang telah kami lakukan dalam rangka mempertahankan anggaran untuk guru MDTA di Jawa Tengah agar tetap ada. Al hamdulillah dengan komunikasi dengan anggota DPRD Jateng dari PKB insentif guru MDT tidak jadi dihapus. Oleh karena itu kita butuh kecerdasan komunikasi,” ujar Akhmad Sururi.

“Kita bersyukur karena Ketua Umum kita sangat cerdas melakukan komunikasi dengan pejabat ditingkat pusat, sehingga MDT semakin banyak dikenal. Disamping orang nomor satu di DPP FKDT, beliau juga sebagai Wakil Sekjen PBNU. Dengan demikian penguatan Islam Aswaja untuk generasi penerus bangsa melalui MDT juga beliau sampaikan dimana mana,” pungkas Sururi.

Kegiatan Pelantikan DPC FKDT Kab Boyolali Masa khidmat 2024 – 2029 dihadiri oleh Kasi PD Pontren Kemenag Boyolali, H Tukirin. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Ustadz Madin wilayah Kec Andong Kab Boyolali dan seluruh kepengurusan DPC FKDT Kab Boyolali.

Ketua DPC FKDT Kab Boyolali, Ust Akhmad Khaerudin menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua Umum DPP FKDT serta mohon doa restunya agar bisa menjalankan amanah untuk lima tahun kedepan. *(Red)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Warga Binaan Lapas Kelas IIA Jember Praktik Membuat Tas Anyam

0
Komisi Wanita Antar Gereja (KWAG) adakan pelatihan keterampilan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Jember, Sabtu (25/05/2024)

JEMBER (Aswajanews.id) – Dua puluh delapan warga binaan Lapas Kelas IIA Jember praktik membuat tas anyam bersama belasan anggota Komisi Wanita Antar Gereja (KWAG) Jember pada Sabtu (25/05/2024) pagi. Tidak hanya praktik membuat, para warga binaan perempuan juga mendapatkan materi mengenai jenis-jenis bahan baku, hingga menentukan harga jual.

KWAG adakan pelatihan keterampilan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Jember, Sabtu (25/05/2024)

“Kami ingin teman – teman warga binaan perempuan memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan untuk mencari penghasilan saat bebas nanti,” ucap Astutik, Ketua Komisi Wanita Antar Gereja Jember. Menambahkan, dirinya juga menyebut bahwa kegiatan pelatihan tersebut dilakukan setiap bulan oleh organisasinya.

“Kami selenggarakan sekali setiap bulan, dengan materi yang berbeda,” ungkap Astutik.

Kerajinan hasil karya warga binaan

Sementara itu Kepala Lapas Jember, Hasan Basri, mengatakan bahwa hadirnya KWAG merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap warga binaan. “Kehadiran ibu ibu dari KWAG memberi pengaruh positif bagi teman-teman warga binaan perempuan. Meskipun warga binaan perempuan juga telah mendapatkan pembinaan kemandirian dalam bidang tata boga saat ini. Dengan pelatihan – pelatihan dari KWAG, warga binaan perempuan telah belajar lebih dari satu bidang keterampilan,” terang Hasan.

KWAG adakan pelatihan keterampilan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Jember, Sabtu (25/05/2024)

“Ini menjadi perwujudan Pasal 7 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Bahwa warga binaan berhak mendapatkan pendidikan. Sesuai pula dengan amanat Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Bapak Heni Yuwono, bahwa pemenuhan hak warga binaan merupakan prioritas bagi Satuan Kerja Pemasyarakatan,” pungkas Kepala Lapas Jember. (Erman)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Remaja Kerap jadi Korban Misinformasi Terkait Kesehatan Seksual

0
Fasilitator Lembaga Rumah Generasi memberikan sosialisasi hak kesehatan seksual dan reproduksi bagi siswa kebutuhan khusus di SLB Karya Kasih Gonzalo kota Ambon. (ANTARA)

JAKARTA (Aswajanews.id)- Akademis dari Program Magister Ilmu Komunikasi Binus Graduate Program Dr Viriena Puspita mengatakan remaja kerap menjadi korban dari misinformasi yang berkaitan dengan kesehatan seksual dan reproduksi.

“Banyak remaja di Indonesia, termasuk di Kampung KB Kecamatan Ciawi, Bogor, memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai kesehatan seksual dan reproduksi. Mereka sering mendapatkan informasi dari sumber yang tidak dapat diandalkan, seperti teman sebaya, media sosial, dan internet, yang dapat menyebarkan informasi yang salah,” ujar Viriena di Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

Fasilitator Lembaga Rumah Generasi memberikan sosialisasi hak kesehatan seksual dan reproduksi bagi siswa kebutuhan khusus di SLB Karya Kasih Gonzalo kota Ambon. (ANTARA)

Dia menambahkan survei awal oleh OnTrackMedia Indonesia (OTMI) pada tahun 2014 menunjukkan adanya praktik seksual tidak aman di kalangan pelajar SMP berusia 13-14 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa remaja sering kali tidak memiliki akses ke informasi yang benar dan akurat mengenai cara melindungi diri mereka sendiri.

Selain itu, sebanyak 46,1 persen perempuan Indonesia mengalami kehamilan pertama sebelum usia 20 tahun. Kehamilan remaja di Indonesia sangat terkait dengan pernikahan pada usia anak-anak dan sering terjadi akibat kurangnya pengetahuan dan misinformasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi.

“Misinformasi dapat menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan,” jelas dia.

Selain itu, remaja juga merasa malu atau takut untuk bertanya tentang kesehatan seksual dan reproduksi kepada orang tua atau guru karena topik ini dianggap tabu. Hal itu memperburuk keadaan karena remaja lebih cenderung mencari jawaban dari film, internet, dan teman-teman sebaya yang juga mungkin tidak memiliki informasi yang akurat.

“Akibat kurangnya akses atas informasi yang akurat, positif, dan inklusif mengenai kesehatan seksual dan reproduksi, sehingga remaja mempercayai mitos yang cenderung tidak benar,” terang dia lagi.

Oleh karena itu, dalam upaya membantu program pemerintah mengurangi disparitas kualitas kesehatan dan perencanaan keluarga sejahtera di Indonesia, Program Magister Ilmu Komunikasi Binus Graduate Program Jakarta menginisiasi Proyek Inisiatif Literasi Digital 5.0++ lintas lini. Kegiatan dilaksanakan di Desa Banjarwangi, Ciawi, Bogor.

Proyek itu bertujuan untuk memperbaiki kualitas hidup di Kampung KB sesuai dengan target 37 dari Sustainable Development Goals (SDGs), yang berhubungan dengan kesehatan seksual dan reproduksi, termasuk informasi dan pendidikan. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

KKP Bangun Kampung Nelayan Modern Pekalongan Rp21,8 Miliar

0
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sedang mengikuti pemaparan pembangunan Kampung Nelayan Modern Setono Pekalongan, Sabtu (25/5/2025). (ANTARA

PEKALONGAN (Aswajanews.id) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan anggaran untuk membangun Kampung Nelayan Modern (Kalamo) Setono di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, senilai Rp21,8 miliar.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Pekalongan, Sabtu, mengatakan Program Kampung Modern Nelayan merupakan upaya pemerintah mengubah wajah kampung nelayan tradisional menjadi modern.

“Kampung Nelayan Modern akan mendapatkan sejumlah fasilitas pengusahaan perikanan modern yg dapat meningkatkan produktivitas, kompetensi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Kampung Nelayan Modern Setono Pekalongan, Sabtu (25/5/2025). (ANTARA

Menurut dia, di lokasi Kampung Nelayan Modern, nantinya menjadi sentra kuliner hasil olahan laut dari 140 nelayan kecil binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pekalongan yang ada di 3 kelurahan yaitu Panjang Wetan, Panjang Baru dan Krapyak.

Selain itu, kata dia, Kampung Nelayan Modern (Kalamo) Setono dibuat secara tematik untuk kuliner yaitu hasil olahan tangkapan ikan laut dari nelayan lokal bisa dipajang dan dijual sentra kuliner itu.

“Saat ini KKP tengah merencanakan pembangunan 10 lokasi Kampung Nelayan Modern di sejumlah wilayah di Indonesia seperti Pekalongan, Rembang, Biak dan Pandeglang,” katanya.

Sakti Wahyu Tregnggono mengatakan selain resto atau sentra kuliner, ada sejumlah fasilitas pendukung di dalam Kalamo Setono itu, seperti cold storage, VVIP room/working space, balai santripreneur, ATM Centre, Mushala, out door area, serta booth container.

“Pembangunan Kalamo ini direncanakan bisa rampung secepatnya sekitar 4 bulan. Setelah selesai dibangun nantinya kami serahkan pada koperasi nelayan binaan dinas terkait untuk pengelolaannya,” katanya.

Menurut dia, fasilitas yang ada di Kampung Nelayan Modern, nantinya akan diberikan secara gratis kepada para nelayan setempat untuk bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik.

Pertimbangan dipilihnya Kota Pekalongan menjadi salah satu lokasi pembangunan Kampung Nelayan Modern ini, kata dia, mengingat daerah tersebut memiliki potensi perikanan yang luar biasa.

“Masyarakat atau pengunjung mau mencari makanan hasil olahan laut ya bisa datang ke Kalamo Setono. Terlebih, lokasinya strategis yaitu dekat dengan exit Tol Setono yang bisa dijangkau keluar masuk pemudik atau pelancong,” katanya. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Marshal dan Asep Mulyadi Pasangan Ideal, Membawa Harapan Baru di Kota Bandung

0
Bro Marshall dan Kang Asep, pasangan senior & milenial ini bisa menjadi harapan baru di Kota Bandung

BANDUNG (Aswajanews.id) – Apapun tidak ada yang tidak mungkin, dalam politik yang dinamis bisa saja terjadi.  Melihat tingkat kepentingan yang sama dan satu tujuan.

Bro Marshall dan Kang Asep, pasangan senior & milenial ini bisa menjadi harapan baru di Kota Bandung

Bro Marshall, Asep Mulyadi, PSI dan PKS satu hal yang berbeda, visi misi dalam menjalankan mesin politiknya. Akan tetapi untuk mencapai tujuan yang sama, dalam memegang otoritas kebijakan orang nomor satu dan dua di Kota Bandung dapat terwujud, untuk menduduki Jabatan Eksekutif.

“Saya melihat kedudukan Bro Marshall dan Kang Asep punya talenta yang berbeda, juga kendaraan Partai PKS dan PSI satu kekuatan yang cukup sama,” kata Pengamat dan Kebijakan Politik, R Wempy Syamkarya.

Menurut Wempy, dengan masa suara raihan PKS yang loyalis dan tetap stabil di kantong-kantong suara baik Kelurahan-kelurahan serta kecamatan sampai kepentingan tingkat RT RW sudah sangat kondusif.

“Begitupun PSI sebagai Partai pegusung Prabowo-Gibran melihat situasi sekarang ini ada peningkatan jumlah kursi yang dapat merubah paradigma akan lebih meningkat,” katanya.

Bahkan dua Partai tersebut sudah cukup mengikuti bakal calon (bacalon) Wali kota dan Wakil Wali kota.

Sesuai aturan KPUD 20 persen tinggal berupaya lobby-lobby Partai yang ikut koalisi.

“Agar kedepañ jika beliau beliau menjadi Wali kota Wakil WalI kota, dalam memutuskan kebijakan lebih sempurna untuk diputuskan. Selain tentunya pasangan senior & milenial ini bisa menjadi harapan baru di Kota Bandung,” kata Wempy.

Dengan melihat juga hak suara pemilihan nanti lebih di dominasi kalangan milenial.

Satu kesempatan yang tidak akan datang dua kali, setidaknya masing masing saling menjaga dan menunjukan ke publik Kota Bandung, agar pasangan tersebut langgeng sampai saatnya tiba.

Ketua DPW PSI Jabar Marshall Candra mendapat restu dari Ketum PSI Kaesang Pangarep untuk mencalonkan Walikota Bandung

Ketua DPW PSI Jabar Marshall yang baru genap berulang tahun ke-37 pada bulan ini, sudah cukup teruji di Pileg kemarin dengan mengantongi suara pribadi 21.212 di dapil Jawa Barat 1 dan kepemimpinannya cukup cemerlang semenjak menggawangi PSI jabar pada tahun 2021.

Ini terbukti dengan meningkatnya perolehan anggota dewan PSI 100% di Jawa Barat baik di tingkat 1 &2

Basic Marshall seorang pegusaha muda yang sukses di Kota Bandung, tentunya para Pemuda akan mendapatkan kesempatan kerja & usaha.

Begitupun Kang Asep, sebagai sosok Pokitikus Senior dan paham regristasi juga pegawasan Pemerintahan dalam menjalankan tugas keseharianyanya sebagai anggota DPRD di kota Bandung. *(Sumber: Tribun Jabar)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Ace Hasan : Golkar Siapkan Sahrul Gunawan sebagai Calon Bupati Bandung

0
Sahrul Gunawan
Sahrul Gunawan

BANDUNG (aswajanews.id) – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), DPD Golkar Jawa Barat menyiapkan Sahrul Gunawan sebagai calon bupati di kabupaten Bandung.

“Golkar targetnya merebut kepala daerah di kabupaten Bandung. DPP Golkar sudah beri tugas ke Sugiyanto selaku Ketua DPD Golkar Kab Bandung dan Sahrul Gunawan Wakil Bupati Kabupaten Bandung,” kata Ketua DPD Golkar Jawa Barat Ace Hasan.

Namun Ace sampaikan Golkar masih menunggu hasil survei sebelum mengumumkan secara resmi.

“Partai Golkar masih lakukan tahapan, survei. Kami yakin di antara kader tersebut miliki elektabilitas yang tinggai jadi calon Bupati Bandung,” kata Ace.

Selain menyiapkan calon bupati, Golkar juga telah melakukan komunikasi politik agar koalisi tercipta di Pilkada 2024 bulan November nanti. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Permintaan Beras SPHP di Bandung Tetap Tinggi Meski Harga Naik

0

BANDUNG (Aswajanews.id) – Perum Bulog Cabang Bandung mengatakan, permintaan terhadap beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Bandung Raya tetap tinggi meski mengalami kenaikan dari Rp10.900 per kilogram menjadi Rp12.500 per kilogram.

“Permintaan beras SPHP walaupun harganya naik, masih tetap laris ya karena masih menjadi yang paling murah di pasar,” kata Pemimpin Cabang Bulog Bandung Erwin Budiana di Bandung, Jumat (24/5/2024).

Erwin menjelaskan alasan masyarakat masih mengkonsumsi beras SPHP karena beras tersebut dinilai masih menjadi yang paling murah dibandingkan beras lain dan memiliki kualitas baik.

Pihaknya mencatat dari 1 Januari hingga 23 Mei 2024 ini, Bulog Cabang Bandung telah menyalurkan 4.401 ton beras SPHP kepada konsumen.

Dia mengaku pihaknya akan terus mendistribusikan stok beras ke masyarakat dengan menggandeng pemerintah daerah untuk melakukan operasi pasar beras murah.

“Kita mempunyai kerja sama bersama pemerintah dengan menyelenggarakan operasi pasar ataupun gerakan pangan murah dengan menyediakan beras SPHP,” kata dia.

Lebih lanjut, kata Erwin, pihaknya juga terus memperluas pendistribusian beras SPHP dari mulai pasar tradisional hingga modern yang tersebar di wilayah Bandung Raya.

“Terus juga kita terus penuhi permintaan-permintaan SPHP, baik dari ritel modern, kemudian dari pasar tradisional, toko-toko beras, maupun yang sudah bermitra dengan kita, semuanya kita layani,” katanya. *(Ant)

www.youtube.com/@anas-aswaja

O2SN, Wadah Tumbuh Kembangkan Minat dan Bakat Siswa

0
Pemberian topi secara simbolis oleh Sekda Kota Cimahi, H Dikdik Suratno Nugrahawan

CIMAHI (Aswajanews.id) – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2024 tingkat SD maupun SMP Kota Cimahi barusan usai. Sejumlah dukungan, motivasi dan harapan agar proses penjaringan yang berlangsung selama tiga hari (20-22/5) tersebut bisa menoreh prestasi terbaik, baik di kancah regional maupun nasional.

Dorongan itupun datang pertama kali dari Sekda Kota Cimahi, H Dikdik Suratno Nugrahawan, ketika menghadiri dan membuka kegiatan O2SN 2024 tingkat kota Cimahi, di lapangan Sangkuriang, Selasa (21/5/2024).

“Kehadiran para altet terbaik kita hari ini merupakan hasil nyata dari usaha bersama para guru, pelatih dan pemerintah daerah. Untuk itu, momentum olimpiade ini dapat memotivasi kita maupun peserta didik untuk lebih peduli berolahraga secara rutin dan teratur. Apapun jenis olahraganya, untuk hidup sehat secara jasmani maupun rohani,” ungkap Sekda Kota Cimahi.

Pemberian topi secara simbolis oleh Sekda Kota Cimahi, H Dikdik Suratno Nugrahawan

“Slogan Cimahi Campernik, identik dengan Cimahi yang syarat dengan prestasi. Walaupun secara luas wilayah kita kecil, akan tetapi kita berharap kualitas sumber daya manusianya adalah kualitas sumber daya manusia yang unggul,” ujar Dikdik yang digadang-gadang akan maju dalam Pilwalkot Cimahi 2024 mendatang itu.

Dengan pelaksanaan O2SN, beliaupun berharap usai Bersama-sama, kita menyaksikan gebyar olahraga, baik jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tentu, goalnya siapapun yang terpilih mewakili kota Cimahi untuk berlaga di tingkat provinsi adalah sosok siswa atau siswi yang memiliki kemampuan yang paling tinggi dan yang dapat berkompetisi secara maksimal sehingga bisa mencapai prestasi yang tertinggi pula.

Ajang O2SN bisa melahirkan talenta-talenta muda yang berbakat serta berprestasi. Olahraga bagi Dikdik sapaan akrabnya, bukan sekedar mencari prestasi merupakan bagian dari proses pendidikan; kemampuan olah pikir, olah rasa, olah kalbu, dan olah raga. Apabila itu dihayati dan dilaksanakan dengan benar, para siswa maupun siswi kita bisa menjadi manusia yang unggul di masa yang akan datang.

Cabor Karate di GOR Sangkuriang Kota Cimahi

Ketua panitia, Bang Bang, SPd kepada Aswaja menyampaikan gebyar olimpiade olahraga kali ini membawahi 6 Cabang olahraga (Cabor) untuk sekolah dasar dan 6 cabor untuk SMP, yang meliputi senam, atletik, renang, pencak silat, karate dan Bulu tangkis.

Dengan tempat pelaksanaan yang berbeda-beda pula, seperti GOR Sangkuriang untuk pencaksilat dan karate, Kampus TDC atletik dan GOR Pandiga Bulutangkis

“Kami berharap proses pelaksanaan dan hasil akhirnya bermuara pada penetapan atlet-atlet terbaik yang bisa mewakili kota Cimahi untuk bertanding di tingkat provinsi maupun nasional. Besar harapan kami kali ini, Kota Cimahi bisa meraih juara di tingkat nasional,” ujarnya. (Sinto)

www.youtube.com/@anas-aswaja

PSI Resmi Koalisi dengan Golkar dan Gerindra, 18 Kursi Siap Menangkan Pilkada Kota Bandung

0
Penandatanganan nota kesepakatan koalisi di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (23/5/2024).
Penandatanganan nota kesepakatan koalisi di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (23/5/2024).

BANDUNG (Aswajanews.id) – Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Golkar dan Partai Gerindra resmi berkoalisi dalam Pilkada Kota Bandung 2024 mendatang. Jika dijumlahkan, koalisi ini memiliki 18 kursi keterwakilan di DPRD Kota Bandung dan syarat untuk memajukan calon wali kota dan calon wakil wali kota sudah terpenuhi.

Berkoalisinya tiga partai tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan koalisi di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/5/2024).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bandung Edwin Senjaya mengatakan, koalisi ini merupakan arahan dari pengurus pusat masing-masing partai yang sebelumnya tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu pengusung pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Raka.

“Alhamdulillah hari ini kita bertemu berkumpul sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya yang kita lakukan. Akhirnya pada hari ini kita sepakat dengan menandatangani nota kesepakatan kerja sama sebagai tindak lanjut arahan partai masing-masing. Kami mendapat arahan dari DPP untuk membangun dan meneruskan koalisi tingkat pusat ke Kota Bandung,” kata Edwin, seusai pertemuan, Kamis malam. Edwin mengatakan, dalam rangka kontestasi Pilwalkot Bandung 2024 mendatang, koalisi ini belum menentukan siapa yang akan menjadi calon wali kota dan calon wakil wali kota.

“Kita tidak menyebut figur karena masih menunggu kandidat masing-masing partai. Yang terpenting tujuan kita utamanya membentuk kerja sama koalisi menghadapi Pilkada Kota Bandung 2024,” beber dia. Senada dengan Edwin, Ketua DPD Partai Gerindra Kota Bandung Tony Wijaya mengatakan, partainya dan Partai Golkar serta PSI sudah menjajaki komunikasi politik sebelumnya dan menemukan kesepemahaman dalam niat pembangunan Kota Bandung ke depan.

“Bukan dari sekarang saja, ini melanjutkan pertemuan yang beberapa kali sebelumnya dan kami merasa ada kecocokan dan memang kami juga dapat perintah dari DPP agar sebisa mungkin mengikuti koalisi di pusat,” ucap Tony, di tempat yang sama.

Ketua DPD PSI Kota Bandung Yoel Yosaphat mengatakan, PSI sangat menyambut baik koalisi tiga partai ini untuk menghadapi Pilkada Kota Bandung.

Menurut dia, partainya sangat termotivasi dengan militansi serta semangat Partai Gerindra dan Partai Golkar terutama saat memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Kota Bandung dengan perolehan suara 52 persen.

“Kami semua sering berinteraksi sejak pilpres dan ini sebuah hal yang menyenangkan bagi kita bisa bersama-sama Gerindra dan Golkar lagi dari TKD lanjut ke pilkada. Kita tahu mereka semua punya fighting spirit yang besar, kita juga terpacu,” ucap dia.

Menurut Yoel, jika nantinya koalisi ini bisa memenangkan Pilkada Kota Bandung, program-program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran bisa dengan mudah direalisasikan di Kota Bandung. “Dengan koalisi ini akan lebih mudah menjalankan pemerintahan. Percepatan kemajuan Kota Bandung juga akan lebih mudah karena chemistry-nya dapat,” ujar dia. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

TK Koper Satgas Yonif 509 Kostrad Membagikan Al-Kitab kepada Tokoh Pemuda di Intan Jaya

0

INTAN JAYA (Aswajanews.id) – Dalam rangka memupuk Solidaritas umat beragama, TK Koper Satgas Yonif 509 Kostrad memberikan bantuan Al-Kitab Injil kepada Tokoh Pemuda, Jumat (24/05/2024).

Hal tersebut disampaikan Komandan Titik Kumpul Kodim Persiapan (Dan TK Koper) Satgas Yonif 509 Kostrad Letda Inf Alvinta Sembiring mengatakan peran tokoh pemuda sangat kuat untuk menjaga kerukunan antar umat beragama dalam mencegah terjadinya konflik sosial dan memiliki peran sentral bagi pengikutnya. Hal itu tak hanya berlaku bagi sekelompok penganut agama atau kepercayaan tertentu saja, namun juga berlaku bagi ranah sosial kemasyarakatan khususnya di Kabupaten Intan Jaya.

“Mengingat peran penting para tokoh pemuda, maka dalam rangka memupuk solidaritas TNI Satgas Yonif 509 Kostrad bersama rekan rekan Apkam Satgas Damai Cartenz dan ditemani juga tokoh pemuda di wilayah binaan Satgas Kabupaten Intan Jaya, kami ingin berbagi dengan sedikit menyumbang Al Kitab yang kami bawa dari Tanah Jawa untuk diberikan kepada para tokoh pemuda atau tokoh agama khususnya yang ada di Kampung Holomama saat ini agar tetap semangat melayani umat dalam meningkatkan keimanan dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan,” tutup Dan TK Koper. (Erman)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Guru MDTA dan Harapan Keberpihakan Kebijakan Negara

0
Oleh : Akhmad Sururi (Wakil Sekjen DPP FKDT)
Oleh : Akhmad Sururi (Wakil Sekjen DPP FKDT)

Pesta demokrasi tingkat nasional telah selesai dengan terpilihnya presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota. Di tangan para pejabat yang terpilih rakyat Indonesia menggantungkan sebuah harapan yang lebih baik. Oleh karena itu pesta demokrasi sesungguhnya bukanlan untuk sesaat tetapi untuk kemaslahatan rakyat Indonesia lima tahun kedepan.

Guru MDTA menjadi bagian dari rakyat Indonesia yang menaruh harapan besar kepada para pejabat negara. Harapan tersebut sangat berkait dengan eksistensi masa depan MDT dalam skala nasional. Apakah ada angin segar untuk berkembangnya MDT sebagai pilar pendidikan nasional ? Ini sangat ditunggu arah kebijakan yang berpihak kepada pendidikan MDT yang selama ini belum berbanding lurus dengan pengabdian guru MDT di negeri Indonesia.

Disaat guru pada lembaga formal sudah menikmati sertifikasi, guru MDTA belum tersentuh dengan kebijakan negara secara massif.  Kebijakan insentif dari Kementerian Agama RI masih sangat terbatas. Sehingga hanya tidak semua lembaga MDT tersentuh dengan kebijakan tersebut. Sementara tidak semua daerah (Propinsi, Kab/Kota) memiliki kepedulian yang tinggi terhadap guru MDTA.

Namun demikian ada beberapa daerah yang sudah memiliki kebijakan berpihak kepada guru MDTA. Disinilah dibutuhkan kebijakan politik pimpinan daerah yang tidak lepas dari proses komunikasi beberapa pihak yang peduli kepada MDTA. Sehingga para pengambil kebijakan dapat memahami dan mengapresiasi MDTA sebagai lembaga pendidikan bergerak untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Kehadiran FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) di daerah sangat diharapkan menjadi penggerak untuk proses komunikasi dengan pemerintah daerah setempat. Tanpa proses komunikasi tentu pihak pemerintah daerah kurang memahami secara komprehensif tentang MDTA yang didalamnya ada guru atau pendidik sebagai garda terdepan pengawal moralitas generasi bangsa.

Oleh karena itu kecerdasan komunikasi pengurus FKDT dalam melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat menjadi langkah mewujudkan peningkatan perhatian kepada guru MDT.  Lebih dari itu tentu Kemenag setempat menjadi kunci utama memberikan dukungan yang paling utama dalam Keberpihakan pemerintah daerah kepada MDTA. Dengan demikian sinergitas  Kemenag sebagai lembaga pemerintah vertikal dan pemerintah daerah dengan kebijakan otonominya dapat berperan dalam peningkatan mutu pendidikan MDT.

Akhirnya kita berharap kepada para penyelenggara negara yang memiliki kebijakan untuk lebih meningkatkan perhatian kepada pendidikan MDT. Di kampung kampung masih banyak guru MDTA yang mendapatkan honor seratus ribu tiap bulan. Tentu angka tersebut jauh dari mencukupi kebutuhan sehari-hari. Namun demikian mereka tetap bertahan untuk berkhidmat demi anak bangsa. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Muswil LIM Jateng : Menata Niat, Membakar Semangat ke Depan Lebih Baik

0
Oleh : Akhmad Sururi (Alumni PP Lirboyo Angkatan 2000)
Oleh : Akhmad Sururi (Alumni PP Lirboyo Angkatan 2000)

Perhelatan Muswil LIM (Lembaga Itihadul Mubalighin) tingkat Propinsi Jawa Tengah telah selesai kemarin di Kab Boyolali dengan memilih Agus Chalim Abdurrahman sebagai Ketua LIM masa depan khidmat 2024 – 2029. Kepengurusan yang terbentuk dalam forum tersebut akan melaksanakan program LIM   Jawa Tengah untuk lima tahun kedepan. Kita berharap besar lima tahun kedepan peran LIM Jawa Tengah semakin membumi dan banyak dirasakan manfaatnya oleh umat dalam kehidupan beragama.

Tema yang diusung dalam muswil LIM dengan tajuk “Menata Niat, Membakar Semangat Untuk Kedepan Lebih Baik”, sangat relevan dengan eksistensi LIM yang digawangi oleh komunitas alumni Lirboyo yang masih muda. Kita butuh menata niat sebagaimana dawuh Mbah Yai Anwar saat penulis ngaji bulan ramadhan. Dengan pesan berulangkali Beliau menyampaikan “sing penting noto ati”. Pesan ini tentu sarat makna sebagai titik tolak dalam pergerakan dakwah untuk anggota LIM.

Bagi yang masih mondok “noto ati” bermakna agar mencari ilmu diniati untuk mencari ridlo Alloh, tidak untuk mencari kehormatan atau jabatan setelah nanti pulang ke rumah (menjadi alumni). Bagi alumni yang sudah bergerak dalam perjuangan dakwah di tengah masyarakat pesan “noto ati ” bermakna agar dalam berdakwah diniati tulus dan ikhlas sebagai bagian dari melaksanakan hadis yang artinya,” sampaikan dariku (Nabi Muhammad) walau hanya satu ayat.

“Noto ati ” (menata hati) dengan menata niat untuk semua alumni dalam berkhidmah kepada masyarakat terkhusus pasukan LIM Jawa Tengah untuk lima tahun kedepan. Niat menjadi komitmen awal dalam beribadah dan berjuang. Oleh karena itu barisan alumni muda yang tergabung dalam pasukan LIM memiliki komitmen bersama untuk mengembangkan dakwa pesantren dalam rangka mempertahankan, mengembangkan dan melestarikan ajaran ahlussunah wal jamaah.

Setelah menata niat dilanjutkan dengan membakar semangat yang menjadi ciri khas anak muda. Semangat dalam berdakwah akan menjadi kekuatan kekuatan dalam mengembangkan ajaran dan nilai pesantren. Kita tidak boleh patah arang menghadapi tantangan dan problematika kehidupan masyarakat yang diperhadapkan dengan nilai nilai keagamaan. Disinilah agama hadir untuk menjawab problematika dan tantangan masyarakat di era global.

Kita berharap LIM Istiqomah bergerak dalam mendakwahkan Islam yang ramah untuk mewujudkan masyarakat yang damai dan tentram. Wajah Islam yang damai terus menerus kita gelorakan di tengah tengah masyarakat. Hal ini sangat penting sebagai langkah antisipatif masuknya pemahaman Islam garis keras. Oleh karena itu  semangat bersama yang dilandasi dengan niat yang tulus menjadi modal utama untuk menggerakkan LIM secara struktural.

Menata niat dengan semangat yang tinggi untuk mewujudkan pergerakan LIM kedepan lebih baik diperlukan inovasi dalam berdakwah. Segmentasi sosiologis dakwah yang variatif menuntut pola dakwah yang sesuai dengan kondisi  masyarakat. Bagi masyarakat pedesaan cara dakwahnya tentu berbeda dengan masyarakat perkotaan. Begitu juga audiens dakwah dari komunitas muda tentu berbeda dengan golongan orang orang yang sudah berusia.

Tampilnya komunitas alumni muda di LIM dengan pergerakan dakwah diharapkan dapat memiliki inovasi yang dapat menciptakan dakwah partisipatif. Kompetensi anak muda yang penuh semangat akan melahirkan metode dakwah di era medsos untuk generasi Z. Sehingga generasi Z dapat merasakan beragama bukan pada tataran ritual. Lebih dari itu agar generasi Z memandang bahwa sesungguhnya beragama menjadi keniscayaan sebagai manusia.

Oleh karena itu dengan jargon “kedepan lebih baik”, Lembaga Itihadul Mubalighin (LIM) Jawa Tengah setelah Muswil kemarin segera untuk mengimplementasikan program lima tahun kedepan lebih baik. Kehadiran LIM diharapkan akan mewarnai beberapa segmentasi sosial yang sangat membutuhkan kehadiran pemahaman keagamaan. Dengan demikian pergerakan dakwah diperlukan jaringan yang bisa menyambungkan dengan sekian segmen sosial di tengah tengah masyarakat. (*)

www.youtube.com/@anas-aswaja

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts