Beranda Pendidikan Neng Ida Mendukung Program Kegiatan Alumni dan Santri Mubtadi’at Pada Lembaga Pendidikan...

Neng Ida Mendukung Program Kegiatan Alumni dan Santri Mubtadi’at Pada Lembaga Pendidikan Formal

Neng Ida saat menerima sowan perwakilan alumni di kediaman Hj Munjaziroh komplek Rest Area Rumah Makan Kita Exit Tol Pejagan, Ahad (2/72023)

BREBES (Aswajanews.id) – Hj Umi Sa’ adah Anwar yang akrab disapa dengan Neng Ida mendukung gerakan alumni Pesantren Mubtadiat untuk menyebarkan ilmu pengetahuan agama di lembaga pendidikan formal. Hal tersebut setelah menanggapi laporan dari Khulasoh didampingi Alfi Syahrini selaku perwakilan alumni santri Brebes sebagai kordinator kegiatan Pesantren Ramadlan tahun 2023 di Kab Brebes.

“Saya sangat mendukung apa yang telah dilakukan oleh alumni Pesantren Mubtadiat untuk menyebarkan ilmu pengetahuan agama Islam pada lembaga pendidikan formal. Hal tersebut sudah berjalan di wilayah kota Kediri. Oleh karena itu progran kegiatan yang baik ini agar terus dilanjutkan,” kata Neng Ida.

Lebih lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Darus Sa’adah Lirboyo berharap disamping pada lembaga pendidikan formal juga masuk pada jam’iyah di kampung kampung. “Kita berikan pemahaman tentang tahjizul mayit dan ubudiyah yang lainya,” pungkas Neng Ida saat menerima sowan perwakilan alumni di kediaman Hj Munjaziroh komplek Rest Area Rumah Makan Kita Exit Tol Pejagan, Ahad 2 Juli 2023.

Secara terpisah Akhmad Sururi selaku Wakil Ketua LTN NU Kab Brebes menyampaikan dukungan yang sama untuk santri dan alumni Pondok Pesantren Mubtadi’at yang telah melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadlan 2 tahun berturut turut di lembaga pendidikan formal.

Kehadiran komunitas Pesantren Salaf pada lembaga pendidikan formal sangat penting. Mengingat jam tatap muka untuk mapel PAI sangat sedikit dalam satu Minggu. Sementara materi pengetahuan agama Islam sangat banyak. Oleh karena itu melalui kegiatan Pesantren Ramadlan sangat bermanfaat untuk pendalaman dan pemahaman ilmu agama Islam.

“Kedepan dengan adanya Kurikulum Merdeka maka pengamalan dan pemahaman ajaran agama Islam perlu ditingkatkan. Hal tersebut karena menjadi bagian dari penguatan profil pelajar Pancasila,” imbuh alumni Lirboyo angkatan tahun 2000. *(Nuridin/Red)