Beranda Pendidikan Muharroman 1448 H, DKM Masjid Jami Gandasuli Gelar Pengajian dan Doa Bersama

Muharroman 1448 H, DKM Masjid Jami Gandasuli Gelar Pengajian dan Doa Bersama

1

BREBES (Aswajanews.id) – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes, menggelar Pengajian Muharroman yang dirangkaikan dengan pengajian rutin ba’da Isya pada Rabu Wage malam Kamis Kliwon (1/7/2026). Kegiatan yang berlangsung secara sederhana tersebut dihadiri ratusan jamaah.

Acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa yang dipimpin oleh Ustaz H. Abdul Hamid Muhtadi selaku Rois Syuriah NU Ranting Gandasuli. Selanjutnya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan sholawat disampaikan oleh Ustaz Lebe Muhemin Mutholib, Amd.Com.

Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Mustasyar NU Ranting Gandasuli, Kiai Zaenal Abidin, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai sarana meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Kiai Zaenal Abidin menyampaikan lima ciri orang yang beruntung menurut ajaran Islam, yaitu:

  1. Beriman kepada Allah SWT.
  2. Mendirikan salat.
  3. Gemar berbagi dari rezeki yang diberikan Allah SWT.
  4. Beriman kepada Al-Qur’an serta kitab-kitab suci yang diturunkan sebelum Al-Qur’an.
  5. Beriman kepada hari akhir atau hari kiamat.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar tahun 1448 Hijriah menjadi momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hakikatnya umur kita semakin berkurang dan semakin dekat dengan kematian. Karena itu, mari jadikan tahun baru Hijriah sebagai kesempatan untuk memperbaiki amal ibadah dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” pesannya.

Pengajian tersebut juga dihadiri oleh Dr. Hengki selaku Pembina Jamiyyah Yasin, Tahlil, Doa Makam Kramat Mbah Jaminten Gandasuli. Sementara jalannya acara dipandu oleh Ustaz Nur Hasyim yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Dzikir Rijalul Ansor Gandasuli.

Suasana pengajian berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Para jamaah mengikuti rangkaian acara hingga selesai dengan harapan memperoleh keberkahan serta menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai awal untuk meningkatkan keimanan, ibadah, dan kepedulian sosial.

(Red)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.