INDRAMAYU (Aswajanews.id) – SMAN 1 Kedokanbunder menggelar Kelas Parenting bertema “Sinergi Keberhasilan Pendidikan” sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan aparat keamanan dalam membentuk generasi yang berkarakter, berprestasi, serta berakhlak mulia. Kegiatan berlangsung di Aula SMAN 1 Kedokanbunder, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan orang tua dan wali siswa kelas XI tersebut turut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kedokanbunder, komite sekolah, serta para guru.
Kepala SMAN 1 Kedokanbunder, H. Abdur Rofiq, S.Pd., Kim., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah.
“Anak adalah tanggung jawab orang tua selama 24 jam, sedangkan sekolah membina mereka sekitar delapan jam setiap hari. Karena itu harus ada sinergi yang kuat. Di sekolah kami menanamkan lima karakter luhur Pancawaluya, sementara di rumah orang tua menjadi teladan pertama dan utama. Mari kita perkuat komunikasi agar memiliki visi pendidikan yang sama,” ujarnya.
Ia juga memaparkan berbagai program sekolah yang dirancang untuk mencetak peserta didik yang unggul, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak dan karakter.
Sementara itu, Camat Kedokanbunder, Roshadian, S.H., mengajak para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak, baik di lingkungan sekitar maupun di media sosial.
“Pemerintah kecamatan siap bersinergi dengan sekolah. Mari bersama-sama mencegah kenakalan remaja, tawuran, dan berbagai pengaruh negatif. Jika sekolah, orang tua, dan pemerintah berjalan seiring, Kedokanbunder akan melahirkan generasi emas,” katanya.
Hal senada disampaikan Kapolsek Kedokanbunder, Ipda Eryana, yang memberikan materi mengenai pentingnya pengawasan orang tua agar anak terhindar dari penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), geng motor, hingga pelanggaran hukum lainnya.
“Kami dari Polsek tidak hanya bertugas melakukan penindakan, tetapi juga pencegahan. Peran orang tua sangat vital. Awasi penggunaan telepon genggam anak, kenali lingkungan pergaulannya, dan bangun komunikasi yang baik di rumah,” tegasnya.
Selama sesi diskusi, para orang tua tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan mendidik anak di era digital. Beragam solusi dan masukan diberikan langsung oleh para narasumber.

Salah seorang wali murid, Abdurrahman, mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat.
“Kami jadi lebih memahami cara mendidik anak agar memiliki karakter yang baik sekaligus berprestasi. Terima kasih kepada SMAN 1 Kedokanbunder yang telah memfasilitasi kegiatan seperti ini,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara pihak sekolah, orang tua, Pemerintah Kecamatan Kedokanbunder, dan Polsek Kedokanbunder sebagai bentuk kesepakatan untuk bersama-sama mengawal pendidikan karakter peserta didik di SMAN 1 Kedokanbunder.
(Herman/Tongol)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































