Beranda Pendidikan Perkuat Tradisi NU Sejak Dini, MWC NU Wanasari Gelar Pesantren Ramadhan

Perkuat Tradisi NU Sejak Dini, MWC NU Wanasari Gelar Pesantren Ramadhan

61
Ketua Tim Pesantren Ramadhan MWC NU Wanasari, Akhmad Sururi

BREBES (Aswajanews) – Bertempat di Masjid Jami Baitul Mukhlisin Desa Glonggong, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Wanasari menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan bagi murid SD/MI. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026 ini diikuti oleh seluruh murid SD dan MI di wilayah Desa Glonggong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Para peserta tampak antusias berangkat menuju masjid untuk mengikuti rangkaian pembelajaran Pesantren Ramadhan.

Ketua Tim Pesantren Ramadhan MWC NU Wanasari, Akhmad Sururi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin MWC NU yang diselenggarakan setiap bulan Ramadhan.

Ia menjelaskan, program Pesantren Ramadhan tahun ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu di Desa Glonggong dan di SMK NU Ma’arif 01 Wanasari.

“Pesantren Ramadhan bertujuan menanamkan tradisi ke-NU-an sejak usia dini, khususnya bagi siswa tingkat SD dan MI. Hal ini sangat penting karena lembaga pendidikan formal menjadi sarana strategis untuk menanamkan serta memperkuat tradisi NU. Bulan Ramadhan menjadi momentum bagi anak-anak untuk mempraktikkan berbagai tradisi NU, termasuk salat tarawih dan amalan lainnya,” ujar Akhmad Sururi.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris MWC NU Wanasari juga membakar semangat para peserta dengan yel-yel Ramadhan. Para peserta dengan kompak mengikuti komando yang diakhiri dengan tepuk tangan bersama. Dengan penuh semangat mereka meneriakkan, “Pesantren Ramadhan: berkah, hebat, dan manfaat!”

0CAAF18C D314 4B56 9417 4D5FD679098D

Selain memperkuat tradisi ke-NU-an, kegiatan Pesantren Ramadhan juga diisi dengan berbagai materi keagamaan. Materi yang diberikan antara lain Fikih Ibadah, Fikih Puasa, Akhlak, serta tadarus Al-Qur’an. Materi tersebut disampaikan oleh sejumlah narasumber dari tim Pesantren Ramadhan MWC NU Wanasari yang berasal dari kalangan alumni pesantren dan mahasiswa universitas berbasis NU.

“Materi-materi tersebut akan disampaikan hingga sore hari dan dilanjutkan dengan kegiatan buka puasa bersama,” tambah Sururi.

Ia berharap melalui kegiatan Pesantren Ramadhan ini, para tunas generasi NU di lingkungan pendidikan formal dapat terus menjaga dan menjalankan tradisi NU serta aqidah Ahlussunnah wal Jamaah. Dengan demikian, ketika dewasa nanti mereka tetap berpegang teguh pada nilai dan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

Pada pembukaan kegiatan tersebut turut hadir Rois Syuriah MWC NU Wanasari KH Sobarudin bersama Wakil Rois Syuriah Kyai Burhanuddin. Hadir pula Ketua Tanfidziah MWC NU Wanasari H. Takmuri bersama Wakil Ketua H. Tobiin, M.A., serta sejumlah pengurus lainnya.

(Red/Nas)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.