Google search engine
Beranda blog Halaman 247

Bupati Garut Tutup Gelaran Liga Santri Piala KASAD Tahun 2022

0
Bupati Garut, Rudy Gunawan, menutup secara resmi perhelatan Liga Santri Piala Kepala Satuan Angkatan Darat (KASAD) Tahun 2022 tingkat Kabupaten Garut.

GARUT (Aswajanews.id) – Bertempat di Stadion Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (8/7/2022), Bupati Garut, Rudy Gunawan, menutup secara resmi perhelatan Liga Santri Piala Kepala Satuan Angkatan Darat (KASAD) Tahun 2022 tingkat Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya, Bupati Garut mengapreasi pelaksanaan liga santri yang memperebutkan Piala KASAD ini, ia menilai liga ini juga merupakan ajang bersilaturahmi dalam rangka meningkatkan ukhuwah, sembari mendidik para santri agar memiliki sportivitas khususnya di bidang sepak bola.

“Tentu pemikiran Bapak Kepala Staf Angkatan Darat (melalui liga santri) ingin anak-anak yang ada di santri-santri di pondok pesantren juga mempunyai kemampuan berolahraga terutama sepak bola,” ujar Bupati Garut.

Ia juga mengungkapkan, liga ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa, walaupun ada beberapa senggolan dalam pertandingan, menurutnya hal tersebut merupakann suatu hal yang biasa dalam sebuah pertandingan sepak bola.

“Bukannya kita mau dengan serta merta karena kalah kita emosi tidak, tadi saya memperhatikan ketika yang kalah menyalami yang menang sebagai ucapan selamat, yang menang juga memberikan apresiasi karena yang kalah juga bermain baik dan sportif, tepuk tangan untuk kita semua,” ungkapnya.

Rudy memaparkan pihaknya berencana di tahun depan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan menganggarkan dari APBD untuk bisa membantu perhelatan liga santri agar lebih baik lagi khususnya dari sisi hadiah.

“Saya berharap nanti finalnya (tahun depan) menggunakan Lapangan Sepakbola Kanjeng Dalem (Adiwjaya), yang sudah bersertifikat internasional,” papar Rudy.

Bupati Garut berharap Pondok Pesantren (Ponpes) Suci Al-Quds yang menjuarai liga santri tahun ini yang akan mewakili Garut di tingkat provinsi bisa berjaya dan masuk ke _grand final_ tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Garut, Amirudin Latif, menuturkan, Juara 1 Liga Santri Piala KASAD Tahun 2022 tingkat Kabupaten Garut akan mewakili Kabupaten Garut di tingkat provinsi yang rencananya akan digelar pada tanggal 20 Juli 2022 mendatang di Kota Bandung.

“Tentunya sebagai ketua PSSI saya merasa bersyukur bahwa gelaran ini bisa selesai dan memberikan animo yang sangat luar biasa bagi para pondok pesantren yang ada di Kabupaten Garut,” tutur Amir.

Ia berharap dengan digelarnya beberapa kompetisi sepakbola di Kabupaten Garut seperti liga desa dan liga santri, mampu melahirkan atlet-atlet yang luar biasa di bidamg sepakbola.

“Ketika kemarin Liga Desa sudah bergulir hari ini Liga Santri selesai, otomatis ketika para kepala desa melakukan pembinaan, para pimpinan pesantren juga melakukan pembinaan sepakbola, insya Allah Garut akan melahirkan atlet-atlet yang sangat luar biasa di bidang sepakbola,” harapnya.

Di liga santri ini, imbuh Amir, pesantren asal Kabupaten Garut memiliki pengalaman yang cukup baik, salah satunya yakni pernah menjadi juara ke-3 di tingkat nasional pada tahun 2019. Sehingga ia berharap prestasi Ponpes Suci Al-Quds di liga santri bisa lebih baik lagi daripada tahun 2019 silam.

Liga Santri Piala KASAD Tahun 2022 tingkat Kabupaten Garut sendiri dimulai sejak 24 Juni 2022 lalu, di mana perhelatan liga santri yang diikuti oleh 23 Ponpes di Kabupaten Garut ini, dibuka secara secara resmi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0611/Garut lama, Letkol Czi Deni Iskandar.

Pada pertandingan puncak mempertemukan Ponpes Suci Al-Quds Kecamatan Karangpawitan vs Ponpes Al-Huda Kecamatan Karangpawitan, dengan skor akhir 1-0 untuk kemenangan Ponpes Suci Al-Quds.

Di akhir pertandingan, dilakukan penyerahan piagam penghargaan, piala, dan uang pembinaan yang diserahkan secara langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, Dandim 0611/Garut yang baru, Letkol CzI Dhanisworo, dan tamu undangan lainnya. (Pemkab Garut)

PMK Tak Pengaruhi Pedagang Daging Sapi di Pasar Sumedang

0
Ibu Erat (52) pedagang daging sapi Pasar Sumedang mengaku isu PMK ini tidak berdampak signifikan terhadap usaha yang digelutinya

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan, ternyata tidak mempengaruhi penjualan daging sapi di Pasar Sumedang. Terpantau pada Jumat (8/7/2022) siang, aktifitas jual beli daging sapi terlihat normal.  Para pedagang menjual daging sapi di pasar mulai dari 130 ribu hingga 140 ribu rupiah setiap kilogramnya. Ditengah maraknya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak yang terjangkit ini, tidak mempengaruhi jual beli daging sapi di Pasar Sumedang.

Salah seorang pedagang daging sapi Gingin (32) mengaku tidak mengalami kendala untuk bisa mendapatkan daging sapi dari para pemotong hewan, meskipun sempat khawatir dengan adanya PMK yang masuk ke Sumedang, yang akan mempengaruhi harga jual beli daging sapi dan membuat pendapatan pedagang menurun. “Alhamdulillah, sejauh ini harga daging sapi tidak terpengaruh adanya PMK. Kenaikan harga biasa terjadi menjelang Idul Adha, tapi tidak terlalu signifikan” katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Ibu Erat (52) pedagang daging sapi Pasar Sumedang mengatakan, bahwa isu PMK ini tidak berdampak signifikan terhadap usaha yang digelutinya. Ibu Erat mengaku, omzet penjualan daging sapinya berjalan normal seperti biasa. “Penyakit mulut dan kuku, tidak ada pengaruhnya disini. Stok daging di pasar banyak, daging sapi yang dijual juga sehat,” ujarnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang Nandang Suparman menjelaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah melakukan upaya upaya penanganan PMK dengan membentuk satgas untuk memantau dan menangani penyakit terhadap ternak sapi dan kambing.

“Langkah-langkah yang telah kami lakukan dalam rangka penanganan penyebaran PMK ini adalah pembentukan Tim Satgas PMK, pembentukan Posko dan Sekretariat Satgas serta melakukan pemantauan ternak,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melaksanakan sosialisasi dan edukasi tentang PMK dengan prioritas para peternak, pengusaha ternak dan masyarakat. “Yang tidak kalah penting dari itu, kami juga melakukan disinfeksi ke kandang, ke pemotongan hewan sampai ke pasar hewan,” katanya. (Pemkab Sumedang)

Hampir 100 Persen SMP di Sumedang Sudah Punya Laboratorium IPA

0
Kabid Pengembangan Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Sumedang Indra Wahyudinata saat mendampingi Bupati Dony Ahmad Munir meninjau bangunan Lab IPA SMPN 1 Ganeas, Rabu (6/7/2022).

SUMEDANG (Aswajanews.id) – Bupati Dony Ahmad Munir meninjau rehab ruangan laboratorium IPA di SMP Negeri 1 Ganeas, Rabu (6/7/2022). Bupati menyebutkan perbaikan sekolah rusak, penambahan sarana dan prsarana sekolah terus dilakukan pemerintah daerah setiap tahun anggarannya. “Kami terus memperbaiki sekolah yang rusak, meningkatkan saran adan prasarana sekolah,” kata Bupati Dony Ahmad Munir.

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, dari 72 Sekolah jenjang SMP, 71 diantaranya atau 98,6 persen sudah memiliki Laboratorium IPA.  “Ada 71 sekolah yang memiliki Lab IPA dari 72 sekolah untuk jenjang SMP. Adapun yang belum memiliki yaitu SMP 1 Satu atap Tamansari Kecamatan Cibugel,” kata Kabid Pengembangan Sarana Prasarana pada Dinas Pendidikan Indra Wahyudinata saat mendampingi Bupati Dony Ahmad Munir ketika meninjau bangunan Laboratorium IPA SMPN 1 Ganeas, Rabu (6/7/2022).

Ia mengatakan, keterbatasan lahan sekolah yang tidak memadai untuk pembangunan Lab IPA akan ditindaklanjuti dengan pembangunan bertingkat di atas kelas yang ada. “Nanti di atasnya akan membangun laboratorium IPA untuk Sekolah Menengah Pertama Satu Atap Taman Sari di Kecamatan Cibugel,” ujarnya.

Berdasarkan kondisi eksisting di lapangan, lanjut Indra, terdapat 66 sekolah yang laboratoriumnya berada dalam kondisi baik dan 5 sekolah lainnya dalam kondisi rusak. “Kondisi kerusakan ini akan ditindaklanjuti dari DAK Tahun 2021 sebanyak satu sekolah dan DAK 2022 sebanyak lima sekolah,” katanya.

Adapun untuk SMPN 1 Ganeas, rehab ruang laboratorium IPA tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dari pada peserta didik. “Sumber anggaran berasal dari APBD murni Tahun 2022. Terima kasih Kepada Bupati Sumedang yang telah memberikan support anggarannya,” ujarnya.

Kondisi lingkungan SMPN 1 Ganeas yang dekat dengan perkebunan dan kehutanan, menjadi keuntungan bagi siswa atau peserta didik agar mampu mengimplementasikan apa yang telah disampaikan oleh tenaga pendidik. “Mudah-mudahan ini akan sangat bermanfaat untuk  SMPN 1 ganeas dan masyarakat di lingkungan Kecamatan Ganeas,” ujarnya. (RN)

Kasi PAKIS Kemenag Kota Tasikmalaya Hadiri Pelatihan dan Magang OPOP Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Condong

0
Kasi PAKIS Kementerian Agama Kota Tasikmalaya H. Cecep Nurholis, M.Si

KOTA TASIKMALAYA (Aswajanews.id) – Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAKIS) Kementerian Agama Kota Tasikmalaya H. Cecep Nurholis, M.Si menghadiri Pelatihan dan Magang One Pesantren One Product (OPOP) di Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Condong pada Senin (4/7).

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindag Kota Tasikmalaya, dan Pimpinan Pondok Pesantren KH.Diding Darul Falah.

Mengawali sambutan, H. Cecep berterimakasih kepada Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat dan Kota Tasikmalaya yang telah membantu terhadap pesantren. OPOP yang diluncurkan oleh Pemprov Jawa Barat tersebut bertujuan untuk menciptakan kemandirian umat melalui para santri, masyarakat dan Pondok Pesantren kegiatan entrepreunership sehingga berdaya secara ekonomi.

“Kegiatan ini akan menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman, baik dari segi manajemen maupun wawasan. Ketika kita punya keilmuan, dilengkapi juga dengan kewirausahaan kita, sehingga para santri bisa mengembangkan usaha,” ujarnya.

Cecep juga berterimakasih kepada Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah yang terus eksis dengaan prestasinya dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan umat. Lebih lanjut menurutnya, berdasarkan UU No. 18 Tahun 2019 terdapat fungsi pesantren sebagai lembaga Dakwah, Lembaga Pendidikan, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.

“Turunan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, yang juga merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi negara terhadap pesantren sebagai lembaga dakwah dan lembaga pemberdayaan masyarakat, yang berkontribusi besar bagi Indonesia sejak sebelum kemerdekaan hingga sekarang,” ungkapnya.

Untuk diketahui, proses seleksi berlangsung dari masa pendaftaran OPOP 2022 yang dibuka mulai 4 Maret 2022 silam. Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil menggulirkan program ini dari tahun 2019.

Dengan program OPOP, Pesantren di Jawa Barat didorong untuk memiliki kemandirian secara ekonomi, khususnya bangkit dari dampak pandemi covid-19. (Kontributor : Shinta Wulan Anggraeni)

Kepala Kemenag Apresiasi Lomba Tahfidz HUT Bhayangkara ke-76 Tingkat Kota Tasikmalaya

0
Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya Drs. H. M. Ali Abdul Latief, M.Ag menghadiri HUT Bhayangkara ke-76

KOTA TASIKMALAYA (Aswajanews.id) – Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya Drs. H. M. Ali Abdul Latief, M.Ag menghadiri HUT Bhayangkara ke-76 di Mapolres Kota Tasikmalaya Jl. Letnan Harun, Sukarindik, Kec. Bungursari pada Selasa (5/7).

Puncak Perayaan Hari Bhayangkara Ke-76 di Polres Tasikmalaya Kota dilaksanakan secara Virtual melalui Zoom Clouds Meeting dengan menggunakan Videotron yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf. Presiden Ir. Joko Widodo bertindak sebagai inspektur upacara yang bertempat di Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah.

Hadir dalam kesempatan ini unsur TNI-Polri, Dishub, Satpol PP, BPBD, Damkar, Pramuka, Mitra Polri, Pengurus Bhayangkari, dan damkar serta peleton perwakilan Ormas juga Organisasi kepemudaan di wilayah Kota Tasikmalaya.

Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76, Polres Tasikmalaya Kota Tasikmalaya juga menggelar berbagai lomba, yaitu; Sepak Bola Polsek Cup, Gerak Jalan, Donor Darah, Penyaluran Bantuan Sosial, Membersihjan Masjid lingkungan dan tempat umum, dan lomba tahfidz.  Lomba Tahfidz ini digelar di Masjid Babussalam Aspol Bojong Kota Tasikmalaya pada Rabu (26/6).

Selepas Upacara HUT Bhayangkara, Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya memberikan Piala  kepada para pemenag Lomba Tahfidz Al Qur’an.

Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ) diikuti oleh 76 orang peserta yang di kirim oleh 19 Polsek Jajaran Polres Tasikmalaya Kota, setiap Polsek mengirimkan peserta sebanyak 4 orang, peserta kategori anak-anak dan kategori remaja.

Pada pelaksanaan Lomba Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ), bertugas menjadi Dewan Hakim adalah Sekertaris Umum MUI Kota Tasikmalaya KH. Aminudin Busthomi, M.Ag dan Baznas Kota Tasikmalaya.

Kepala Kantor H. Ali menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Tasikmalaya Kota yang telah dapat menggelar Lomba Tahfidz Al Qur’an ini. Menurutnya kegiatan begitu relevan dengan kultur masyarakat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya yaitu Kota Santri dan Kota Seribu Pesantren.

“Perlombaan ini dibagi menjadi dua kategori yakni anak-anak dan remaja. Lomba tahfidz quran ini memperebutkan piala bergilir bhayangkara dan memandapatkan uang pembinaan,” ungkapnya.

Kepala Kantor berharap, dengan digelarnya kegiatan ini bisa menjadi berkah dan ladang pahala bagi para personel Polres Tasikmalaya Kota dimoment HUT ke-67 Bhayangkara.

“Semoga ini menjadi berkah bagi jajaran Polres Tasikmalaya Kota pada hari jadi bhayangkara ke-76, dan bisa juga menjadi ladang pahala bagi semua petugas yang berdinas di Polres Tasikmalaya Kota,” pungkasnya. (Kontributor : Shinta Wulan Anggraeni)

Kabid PHU Imbau Masyarakat Berhaji Melalui Jalur Resmi

0
H. Ahmad Handiman Romdony, Kabid PHU Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat

BANDUNG (Aswajanews.id) – Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kabid PHU) Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat, H. Ahmad Handiman Romdony, mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan jalur resmi untuk melaksanakan ibadah haji. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber pada program Kabar Pagi TVOne, Rabu (06/07/2022).

“Animo masyarakat berhaji sangat luar biasa tinggi dan masa tunggu haji reguler dan khusus juga sangat panjang. Kami berharap masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah haji melakukan  jalur resmi baik haji reguler maupun haji khusus,” demikian imbauannya.

Ia menambahkan untuk haji khusus masyarakat dapat mendaftarkan diri ke travel haji khusus yang terdaftar resmi sebagai PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus), yang dapat dilihat pada aplikasi Haji Pintar. Sedangkan untuk haji reguler dapat mendaftarkan diri ke kantor Kemenag setempat.

Kasus 46 calon haji furoda yang dideportasi pemerintah Arab Saudi menjadi pembelajaran yang berarti bagi masyarakat dalam memilih travel haji. Menurut Romdony, travel Al Fatih yang memberangkatkan 46 orang calon jemaah haji tersebut tidak terdaftar di Kemenag sebagai PIHK. Bahkan hasil penelusuran tim yang turun ke lapangan menunjukkan bahwa alamat kantor yang berada di kawasan Lembang Kab. Bandung Barat diduga palsu. Karena alamat tersebut berupa rumah penginapan.

Romdony menambahkan bahwa Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat dan Kankemenag Kab. Bandung Barat telah berkoordinasi dengan Kepolisian Resort Cimahi terkait kasus travel Al Fatih ini. Karena sifatnya delik aduan yang baru diproses secara hukum bila ada pengaduan, maka ia berharap kepada para korban untuk melaporkan kepada pihak Kepolisian atau Kemenag, agar kasus ini dapat diproses secara hukum. (Kontributor : Tri Budiono)

Wamen ATR/Waka BPN Tekankan Kepatuhan dalam Kegiatan PTSL

0
Wamen ATR/Waka BPN, Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi DKI Jakarta

JAKARTA (Aswajanews.id) – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi DKI Jakarta pada Rabu (29/06/2022). Kehadirannya disambut Kepala Kanwil (Kakanwil) BPN Provinsi DKI Jakarta, Dwi Budi Martono beserta Jajaran.

Dalam kunjungan ini, Raja Juli Antoni meninjau kantor dan melanjutkannya dengan berdiskusi serta pemberian arahan kepada Kepala Kanwil BPN dan seluruh Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan se-DKI Jakarta yang hadir. Ia meminta kepada jajaran untuk melakukan pengecekan secara kualitas maupun kuantitas pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Hal ini guna terjadinya kepatuhan dalam kegiatan PTSL.

“Ini perdana saya berkunjung. Saya diberikan tugas oleh Pak Menteri, salah satunya membantu untuk mengecek dan menyelesaikan permasalahan dari program PTSL. Saya meminta kepada Pak Kakanwil, Pak Kakan untuk coba petakan dan lakukan penyelesaian apabila ada tunggakan masalah yang masih tersisa,” ungkapnya.

Dalam pengarahannya, Wamen ATR/Waka BPN juga mengimbau jajaran di Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta untuk menyamakan persepsi serta saling berkoordinasi terkait masalah-masalah yang terjadi. “Jadi ada hal-hal mungkin yang informasinya tidak sama. Saya berharap jangan sampai ada informasi yang tidak tersampaikan, silakan juga berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya kita harus punya persepsi yang sama terkait PTSL ini,” ujar Raja Juli Antoni.

Ia juga berpesan dalam menjalankan program PTSL, diperlukan pelayanan pertanahan yang juga menjadi fokus, yang harus ditingkatkan oleh jajaran baik di Kanwil maupun Kantah. “Dalam pelayanannya itulah kita harus benar-benar memberikan yang terbaik dengan meningkatkan kualitas administrasi terkait layanan masyarakat,” tegas Wamen ATR/Waka BPN.

“Kita harus membangun lagi, apa yang sudah baik kita teruskan. Tapi kita juga tidak boleh menutup pintu bagi inovasi-inovasi baru. Dan yang terpenting kita terus meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut Kakanwil BPN Provinsi DKI Jakarta, Dwi Budi Martono mengatakan bahwa sudah memetakan seluruh masalah terkait PTSL yang ada di DKI Jakarta. “Kami dan jajaran sudah memetakan dan rutin monitoring terkait kegiatan PTSL yang ada di DKI Jakarta, serta sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membebaskan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, red) agar memudahkan masyarakat serta mempercepat pendaftaran tanah,” ungkapnya.

Usai melakukan kunjungan kerjanya di Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta, Wamen ATR/Waka BPN melanjutkan kunjungannya ke Kantah Kota Administrasi Jakarta Pusat. Dalam kunjungan ini, Raja Juli Antoni meninjau loket pelayanan serta bersilaturahmi dengan para pegawai di Kantah. (Kementerian ATR/BPN)

Kemnaker Gelar Sosialisasi PP 19/2022 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan

0
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Prof. Drs. Anwar Sanusi, MPA, Ph.D.

JAKARTA (Aswajanews.id) – Guna memutakhirkan dan mendalami pemahaman terhadap regulasi terbaru, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan.

“Acara ini sangat penting. Untuk itu, saya berharap Bapak dan Ibu menyimak dengan baik pemaparan narasumber. Ini diperlukan supaya pelaksanaan urusan Konkuren bidang ketenagakerjaan berjalan dengan optimal,” kata Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, Senin (4/7/2022) di Jakarta.

Sekjen Anwar juga berpesan kepada para peserta agar mengkonsultasikan dengan narasumber terkait hal-hal yang dapat menjadi atau berpotensi menjadi suatu problematika di dalam masa transisi regulasi Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan ini. Hal tersebut agar ditemukan solusi-solusi yang konkret.

“Jangan ragu untuk dialog dan diskusi jika terdapat hal-hal yang dirasa belum jelas,” pesan Anwar Sanusi.

Menurutnya, adapun yang tidak kalah penting, ia meminta agar setelah acara ini berakhir, masing-masing unit di Kemnaker segera mengusulkan Rancangan Dekonsentrasi dan/atau Tugas Pembantuan kepada Biro Perencanaan dan Manajemen Kinerja.

“Ini perlu dilakukan segera mengingat kita tidak hanya melalui proses konsultasi dengan Kemendagri, namun juga proses harmonisasi dengan Kemenkumham,” pungkas Anwar Sanusi. (SP)

Mahfud MD Ungkap Sering Dapat Amplop Tebal dari Tjahjo Kumolo

0
Menko Polhukam Mahfud MD

JAKARTA (Aswajanews.id) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD kembali mengenang Tjahjo Kumolo yang meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022) kemarin.

Mahfud mengaku kerap menerima amplop tebal dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) itu. Hal ini diungkapkan Mahfud MD melalui akun Twitternya, Sabtu (2/7/2022).

Awalnya, Mahfud MD menceritakan tentang pertemuan perdananya dengan Tjahjo Kumolo.

“In memoriam. Sy bertemu langsung dan ngobrol dgn Pak Tjahyo Kumolo adl pd Idul Fithri th 2000, saat sy baru diangkat sbg Menhan. Saat itu sy berlebaran di rmh Wapres Bu Megawati dan Pak Tjahjo ada di sana. Secara khusus dia memberi amplop yg sdh ditulis tujuannya: utk Pak Mahfud,” tulis Mahfud MD dikutip, Sabtu (2/7/2022).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu kemudian menuturkan pertemuan terakhirnya dengan Tjahjo Kumolo dalam sebuah acara di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) pada 30 Mei 2022.

“Terakhir sy bertemu dan berbicara dgn Pak Tjahjo jg saat ada acr yg dihadiri Ibu Megawati, yakni, pd acr peresmian Smart School Dr. Ir. Soekarno di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) 30 Mei 2022. Saat itu pun dia menyerahkan satu amplop kpd sy sambil ngobrol berdua sebentar,” katanya.

Di luar dua pertemuan itu, kata Mahfud, dirinya juga kerap berjumpa dengan Tjahjo Kumolo.

Uniknya, mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP) itu juga sering memberikan amplop kepada Mahfud MD.

“Di antara pertemuan pertama dan terakhir itu kami jg srng bertemu; beliau jg sering memberi amplop tebal. Apa isi amplop2 itu? Ttg konfigurasi dan peta kekuatan politik terkini dan aktor2 kuncinya di Indonesia. Pak Tjahjo rupanya rajin membuat analisis yg dilengkapi dgn diagram2,” katanya.

Untuk diketahui, Tjahjo Kumolo meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta karena sakit, Jumat (1/7/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.

Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan dengan upacara penghormatan militer sebagai bentuk penghormatan negara. (Aswajanews/Sindonews)

Cegah Penyebaran PMK, Polisi Gelar Operasi Nusa II

0
Kapolres Tasikmalaya Kota Polda Jabar AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si.

TASIKMALAYA (Aswajanews.id) – Kapolres Tasikmalaya Kota Polda Jabar AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Polres Tasikmalaya Kota menggelar Operasi Aman Nusa II.

“Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan Kondusifitas Kamtibmas diantaranya dengan mengantisipasi Penyebaran PMK pada hewan ternak,” ungkap Kapolres Tasikmalaya Kota Polda Jabar AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si., Senin (04/07/2022).

Disampaikan juga bahwa hal ini sudah merupakan atensi pimpinan agar seluruh Jajarannya mewaspadai Penyebaran PMK pada hewan ternak yang ada di masyarakat dan bekerja sama dengan pihak lainnya.

Sementara itu Kabag Ops Kompol Shohet, S.H., M.H. menyampaikan bahwa Operasi Aman Nusa II digelar dari tanggal 4 Juli sampai 2 Agustus 2022.

“PMK menular ke hewan peliharaan atau ternak yang berkuku dua dan berkaki empat, seperti sapi, kambing, domba, kerbau, dan babi,” ungkapnya.

Dia menjelaskan untuk antisipasi hal tersebut pihaknya akan  melakukan pemantauan ke kandang ternak masyarakat maupun penggemukan, pasar hewan dan hewan dari luar daerah yang berasal dari zona merah PMK.

“Hewan ternak yang bukan dari zona merah PMK boleh masuk ke Wilayah kita dan kita akan lakukan pendampingan pada saat Vaksinasi hewan maupun Penegakan Hukum,” tegasnya. (SP/Bidhumas)

Polisi Amankan Dua Tersangka Spesialis Pencurian Rumah Kosong

0
Satreskrim Polresta Bandung Polda Jabar berhasil mengungkap kasus pencurian dengan menggunakan senjata api

SOREANG (Aswajanews.id) – Satreskrim Polresta Bandung Polda Jabar berhasil mengungkap kasus pencurian dengan menggunakan senjata api di wilayah Kabupaten Bandung.

Pengungkapan tersebut berawal dari tindakan pencurian yang terjadi di Perum Kencana Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung pada 30 Juni 2022 sekira pukul 13.00 WIB.

Kapolresta Bandung Polda Jabar Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan para tersangka ini melakukan aksinya selalu membawa senjata api rakitan.

“Sebelumnya pelaku ini pernah viral di media sosial yaitu menodongkan senjata api di Margahayu, Kabupaten Bandung pada bulan Januari 2022 lalu,” katanya saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Bandung Polda Jabar, Senin, 4 Juli 2022.

Namun, saat melakukan aksinya di wilayah Bojongsoang. Dua pelaku yakni EJ (51) asal Lampung dan SY (53) asal Bandung berhasil ditangkap.

“Pada saat pelaku melakukan aksinya, masyarakat melapor ke kami. Dan pada saat itu pula pelaku langsung diamankan,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengapresiasi kerja sigap Kapolresta Bandung Polda Jabar yang telah berhasil mengamankan dua tersangka spesialis pencurian rumah kosong.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa dua pucuk senjata api, 12 butir peluru aktif kaliber 38 serta berbagai macam senjata tajam.

“Untuk kepemilikan senjata api dan peluru aktif ini, kami masih lakukan pengembangan,” tuturnya.

“Untuk barang bukti hasil curiannya ada kamera, jam tangan berbagai merk, cincin, kalung dan sebagainya,” tambah Oliestha.

Dari hasil pengembangan, lanjut Oliestha, diketahui bahwasanya tersangka ini melakukan 21 aksi di wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

“Kemudian saat diamankan karena pelaku sempat membahayakan petugas, maka dilakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku namun satu pelaku masih buron dan masih dalam pengejaran petugas,” tuturnya.

“Jadi senjata api ini hanya untuk menakut-nakuti apabila ada warga yang menghalangi mereka saat beraksi,” kata Oliestha.

“Para tersangka ini residivis dengan kasus yang sama dan pernah diamankan beberapa kali seperti di Lampung, Polrestabes Bandung dan Polresta Bandung,” jelasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya para pelaku dijerat Pasal 365 dan atau 363 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (SP/Bidhumas)

Petugas Rutan Humbahas Gagalkan Penyelundupan Narkoba

0
Petugas Rutan Humbang Hasundutan (Humbahas) berhasil menggagalkan masuknya diduga narkoba jenis sabu

DOLOK SANGGUL (Aswajanews.id) – Petugas Rutan Humbang Hasundutan (Humbahas) Kemenkumham Sumut berhasil menggagalkan masuknya diduga narkoba jenis sabu sekira 5 gram, Sabtu (2/7/2022).

Kejadiannya berawal sekira pukul 08.00 WIB, seorang laki – laki berjalan kaki mengenakan jaket merah datang memasuki halaman Rutan dan langsung menuju P2U (Penjaga Pintu Utama) Rutan.

“Laki – laki itu menitipkan barang berisi deterjen merk Rinso, shampo dan makanan ringan lainnya kepada petugas Rutan,” ujar Karutan Humabahas, Herry Simatupang, SH, MH., kepada wartawan, Minggu siang, 03 Juli 2022.

Kata Herry, barang titipan yang dibungkus plastik kresek warna merah itu hendak ditujukan terhadap seorang warga binaan bernama, Abdul Rahman Maliki Als.Ucok Siregar.

Sesuai Protap, petugas mengamankan barang titipan itu sambil memanggil pemiliknya untuk secara bersama – sama menyaksikan penggeledahan atas barang miliknya.

“Saat itu juga petugas membongkar semua barang titipan dan ditemukanlah 1 klip putih diduga narkoba jenis sabu dari dalam bungkus deterjen merk Rinso,” terang Herry.

Tak pikir panjang, petugas Rutan pun langsung mengamankan Barang Bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap napi, Abdul Rahman Maliki als Ucok Siregar dan Riswanto als Iwan.

Dari pengakuan Ucok kepada petugas Rutan, bahwa barang tersebut bukan kepunyaannya melainkan milik seorang teman sekamarnya bernama Riswanto als Iwan, jelas Herry.

Iswanto pun mengaku barang tersebut diantar kenalannya bernama Tanggang.

Atas keberhasilan penggagalan masuknya narkoba itu, pihak Rutan segera berkoordinasi dengan Polres Humbahas.

“Kini napi, Ucok Siregar dan Iwan serta barang bukti narkoba jenis sabu telah diamankan pihak Kepolisian Polres Humbahas guna proses penyidikan lebih lanjut,” tandas Karutan, Herry.

Karutan, Herry Simatupang menjelaskan bahwa selama ini pihaknya selalu rutin melakukan penggeledahan kamar hunian napi dan pengetatan pemeriksaan titipan barang.

Pihaknya tidak pernah melakukan pembiaran terhadap peredaran dan penyalahgunaan gelap narkoba didalam Rutan Humbahas.

“Melalui peningkatan integritas petugas, barang larangan termasuk narkoba tidak akan mampu masuk ke dalam hunian napi,” pungkas Herry.

Diwaktu berbeda, Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut, Erwedi Supriyatno menjelaskan bahwa seluruh Petugas Pemasyarakatan di Sumut selalu diberikan penguatan integritas agar lebih baik memberikan pelayanan bagi warga binaan dan masyarakat serta menjauhi narkoba.

Petugas Pemasyarakatan se-Sumut wajib melaksanakan tugas sesuai aturan dan SOP guna mewujudkan tiga kunci Pemasyarakatan maju dan Back to Basick Pemasyarakatan, tuturnya kepada zonabandung.com via telepon, Minggu, 03 Juli 2022.

Erwedi pun menegaskan bahwa pihak Kanwil Kemenkumham Sumut tidak pernah melakukan pembiaran terhadap peredaran dan penyalahgunaan gelap narkoba didalam Lapas dan Rutan se Sumut. (*)

Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa Dibangun di Kabupaten Bandung

0

SOREANG (Aswajanews.id) – Bukan penjara, tapi Rumah Rehabilitasi. Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa dibangun di Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya besar dalam menyelamatkan masa depan generasi muda.

Tempat rehabilitasi para pecandu narkoba tanpa tebang pilih ini, khususnya bagi masyarakat kurang mampu akan dilakukan pemulihan secara fisik maupun psikis, serta diberi pendampingan dan pelatihan, sehingga mereka yang kecanduan benar-benar dapat bebas dari ketergantungan obat-obatan terlarang.

Memiliki konsep restorative justice (keadilan restoratif) yang tak melulu semua perkara berujung hukuman penjara, tetapi mengarah pada penyelarasan kepentingan pemulihan.

Penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat dan generasi muda masih menjadi masalah serius, sebab itu Negara harus hadir. Maka dengan hadirnya Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa, Bupati Dadang Supriatna berharap dapat meningkatkan kepedulian kita dengan menyelamatkan kembali mereka yang terkena kecanduan narkoba.  Tempat ini diresmikan secara langsung oleh Menko Polhukam RI, Mahfud MD.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus genjot pembangunan Balai Rehabilitasi Adhyaksa sebagai bentuk keseriuasan dalam menangani penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (narkoba).

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan, hingga saat ini penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih menjadi permasalahan serius. Oleh karenanya, perlu penanganan dari seluruh stakeholder.

“Semakin hari, jumlah pecandu di Indonesia semakin bertambah. Hal ini tentunya harus mendapatkan penanganan yang lebih serius dari semua komponen, baik pemerintah, swasta serta komponen masyarakat lainnya,” jelas bupati di sela Penandatangana MoU Antara Pemkab Bandung dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung di Rumah Jabatannya, Soreang, Kamis (30/6).

Dadang menjelaskan, nantinya Balai Rehabilitasi Adhyaksa akan berfungsi sebagai sarana untuk memberikan layanan rehabilitasi yang berkualitas kepada masyarakat mantan pecandu narkoba.

“Ini juga sekaligus upaya kami dalam mewujudkan visi pembangunan Bandung Bedas, yakni meningkatkan kualitas pembangunan manusia yang merata,” terang bupati yang akrab disapa Kang DS itu.

Adapun sasaran program rehabilitasi sosial rawat inap Balai Rehabilitasi Adhyaksa merupakan korban penyalahgunaan narkotika, yang mendapatkan rujukan dari pihak kedua pada perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang mendapat pendekatan keadilan restorative.

Dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika, keadilan restorative dilaksanakan dengan menerapkan penghentian penuntutan tindak pidana narkotika melalui rehabilitasi.

“Dengan begitu, Balai Rehabilitasi Adhyaksa nantinya mampu menjadi alternatif penyelesaian perkara khususnya penyalahgunaan narkotika, sehingga para penyintas tidak hanya diberi efek jera melalui masa hukuman, tetapi juga dapat dipulihkan seperti sedia kala,” harap bupati DS. (Sumber : Humas Pemkab Bandung)

Terpapar Radikalisme, Diiming-imingi Surga

0
Kepala Kemenag Kab. Garut, Dr. H. Cece Hidayat, M. Si, dalam acara Dialog Kebangsaan bertema "Membangun Moderasi Beragama, Mengelola Keberagaman, Meneguhkan KeIndonesiaan", di Harmoni Hotel, Kamis (30/06/2022).

Kab. Garut (Aswajanews.id) – Kantor Kementerian Agama Kab. Garut bersama pemerintahan setempat, terus berupaya untuk merangkul kembali warga yang terpapar paham radikal. Banyak di antara mereka yang tidak mengakui sebagai WNI, hanya karena ikut-ikutan dan diberi iming-iming masuk surga tanpa harus melaksanakan kewajiban syariat.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Garut, Dr. H. Cece Hidayat, M. Si, dalam acara Dialog Kebangsaan bertema “Membangun Moderasi Beragama, Mengelola Keberagaman, Meneguhkan KeIndonesiaan”, di Harmoni Hotel, Kamis (30/06/2022).

Hadir pada acara itu Kepala Kanwil Kementerian Agama Jabar, Drs. H. Ajam Mustajam, M. Si., Wakil Bupati Dr. H. Helmi Budiman, dan jajaran pejabat Forkpinda Garut, perwakilan ormas Islam dan para tokoh berbagai agama.

Pemateri dalam kegiatan tersebut adalah KBP H. Djoni Djuhana, S.I.K., M. Si (Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 AT) dan K.H. Thontowi Djauhari Musaddad, LC., MA.,rais syuriah Pimpinan Cabang NU Garut, sekaligus pengasuh Pesantren Luhur Al-Wasilah di Jalan Cipanas, Tarogong, Garut.

Menurutnya, kegiatan dialog kebangsaan digelar bukan karena latah. Akan tetapi Garut memang sangat dinamis dan sedang menjadi sorotan dalam kaitan paham radikal. Berdasarkan catatan, dari 41 dari 42 kecamatan terpapar paham radikal.

“Fenomena yang terjadi Garut memang dinamis dan  luar biasa. Saya telah menjabat sebagai kepala Kantor Kemenag di 8 daerah di Jabar. Di Garut inilah saya merasakan sungguh luar biasa dinamikanya,” ujar Cece Hidayat.

Berbagai elemen di Garut bekerja sama untuk mengatasi persoalan radikalisme tersebut. Pemkab Garut, Kementerian Agama, para ulama, serta pihak keamanan terus berupaya untuk menyadarkan warga yang menyatakan diri bukan WNI, agar kembali ke pangkuan NKRI.

Tidak perlu shalat

Pemerintah telah membuat satgas untuk menangkal paham radikalisme. Itu berarti pemerintah sudah sangat peduli agar di Garut terwujud suasanan aman dan nyaman. Melalui bahasa agama, insya Allah mereka dapat dilunakkan, hatinya tersentuh dan kembali seperti semula.

Beberapa hari lalu, Kemenag Garut, bersama pemerintah daerah, MUI, Densus 88, dan para penyuluh agama, melaksanakan deklarasi kembalinya warga yang terpapar paham radikal itu ke NKRI. Ini sebuah langkah yang penting, hasil dari kerja sama berbagai pihak.

“Ada sebuah kejadian yang kami alami. Saat deklarasi 200 warga di Selatan itu, saya berbincang dengan seorang ibu, yang tidak mengakui sebagai WNI. Dia diajari gurunya tidak shalat. Sebagai gantinya, cukup membayar infak Rp 25.000. Dijamin akan selamat dan masuk surga. Ini merupakan pembodohan kepada umat,” jelas Cece.

Mereka berada di pelosok Garut selatan, yang hanya bisa dijangkau dengan naik ojek beberapa kali dan berjalan kaki. Ini menjadi tugas berbagai pihak terkait untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat yang mudah dibodohi itu. Harus terus menerus tanpa batas waktu.

Pada kesempatan itu, Cece memberikan penghargaan kepada 10 tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berperan aktif, mengajak dan merangkul kembali warga terpapar radikalisme ke pangkuan NKRI.

Mereka yang menerima penghargaan,  KH. Hasan Basari (Ketua MUI Kec. Pamengpeuk), Nurul Barkah (Kec. Cibalong), H. Abdaullah (Kec. Cibalong), Hikmat Hidayat S. Pd (Kec. Pendeuy), Usu Sulaeman (Kec. Cikelet), H. Zaenal Arif, S. Ag . M Ud (Ketua MWCNU Kec. Cikelet), Odang Darmawan (Wakil Ketua MWCNU Kec. Cisompet), Asrihuddin S. Pd. (Kec. Cibalong), Khaeruddin (Kec. Cikelet), dan Uban (Kec Cikelet).

Kejayaan Indonesia

Sementara itu Wakil Bupati Helmi Budiman mengatakan, pada tahun 2040 Indonesia bakal memimpin dunia. Untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Jika tidak bisa menangani stunting, Indonesia bisa kehilangan sebagian sumber daya manusia yang berkualitas. Jangan sampai tidak jadi pimpinan dunia gara-gara stunting.

Kejayaan Indonesia itu harus diusahakan oleh komponen komponen bangsa. Kejayaan bukan hanya dalam sejarah saja. Dia berharap, dialog kebangsaan akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, bersatu untuk menyongsong kejayaan Indonesia tahun 2040.

“Saya punya rasa optimis, membangun sumber daya manusia yang berkualitas itu, salah satunya adalah menyatukan kita sebagai sebuah bangsa. Saya memberikan apresiasi membangun moderasi beragama harus moderat. Umat kita adalah umat pertengahan,” tutur Helmi.

Orang yang makin lengkap mempelajari agama, katanya, akan melahirkan moderasi beragama, berbeda dengan orang yang mempelajari agama dengan setengah-setengah. (Kontributor : Eva Nurwidiawati)

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

0
Sidang isbat telah mengambil kesepakatan bahwa tanggal 1 Zulhijah tahun 1443 Hijriah ditetapkan jatuh pada Jumat tanggal 1 Juli 2022

JAKARTA (Aswajanews.id) – Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Zulhijah 1443 Hijriyah jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022. Dengan ditetapkannya awal Zulhijah ini, maka Hari Raya Iduladha 1443 H jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.

“Sidang isbat telah mengambil kesepakatan bahwa tanggal 1 Zulhijah tahun 1443 Hijriah ditetapkan jatuh pada Jumat tanggal 1 Juli 2022,” tutur Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi usai memimpin Sidang Isbat (Penetapan) Awal Zulhijah, di Jakarta, Rabu (29/06/2022).

“Dengan demikian Hari Raya Idul Adha 1443 H jatuh pada 10 Juli 2022,” imbuh Wamenag.

Ia menjelaskan, keputusan itu didasarkan dari pantau hilal di 86 titik seluruh wilayah Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan rapat sidang isbat. Menurutnya, proses pengamatan hilal ini menjadi pertimbangan penting dalam sidang isbat.

“Dari 34 provinsi yang telah kita tempatkan pemantau hilal, tidak ada satu pun dari mereka yang menyaksikan hilal,” jelasnya.

Sidang isbat yang digelar secara daring dan luring ini diawali dengan pemaparan posisi hilal oleh anggota tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag, Thomas Djamaluddin.

Sidang isbat awal Zulhijah 1443 H yang digelar di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kemenag ini dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi, perwakilan Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Duta Besar negara sahabat.

Hadir juga perwakilan Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Lembaga dan instansi terkait, Pimpinan Ormas Islam, serta Pondok Pesantren. (Sumber Humas Kementerian Agama RI)

Lepas Kloter 44, PPIH Embarkasi Jakarta Bekasi Tuntaskan Pemberangkatan Jemaah Haji 1443 H/2022M

0
Kakanwil Kemenag Jabar, yang juga Ketua PPIH Embarkasi Jakarta Bekasi, H. Ajam Mustajam, pada Sabtu malam (02/07/2022), di Asrama Haji Bekasi melepas Kloter terakhir

KOTA BEKASI (Aswajanews.id) – Kloter JKS 44 dengan jumlah jemaah haji sebanyak 245 orang berasal dari Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bandung dan kabupaten Bogor dilepas secara langsung oleh Kakanwil Kemenag Prov. Jawa Barat, yang juga Ketua PPIH Embarkasi Jakarta Bekasi, H. Ajam Mustajam, pada Sabtu malam (02/07/2022), di Asrama Haji Bekasi, Jl. Kemakmuran No. 72 Kota Bekasi. Dengan keberangkatan kloter tersebut, PPIH Embarkasi Jakarta Bekasi telah tuntas memberangkatkan 44 kloter jemaah haji Jawa Barat ke Tanah Suci pada Penyelenggaraan Ibadah Haji 1443 H/2022 M.

“Kami PPIH Embarkasi Jakarta Bekasi telah memberangkatkan seluruh jemaah haji yang berjumlah 17.566 orang. Jemaah yang tidak berangkat hanya 2 orang, itupun batal karena deadline, visa sudah tidak bisa dilaksanakan,” demikian ungkap Ajam.

Menurutnya, pemberangkatan jemaah haji berlangsung dengan lancar serta seluruh jemaah haji terlayani dengan baik. Ajam berharap jemaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan meraih haji mabrur.

“Apa yang kami lakukan mudah-mudahan menjadikan kepuasan tersendiri bagi seluruh jemaah haji baik pelayanan yang dilakukan PPIH, pelayanan katering dan pelayanan penginapan,” pungkasnya.

Hadir pada pelepasan kloter terakhir tersebut Sekretaris PPIH yang juga Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, H. Ahmad Handiman Romdony, Kepala Kankemenag Kab. Bandung, H. Abdurahim serta Kepala UPT Asrma Haji Bekasi, H. Aep Saepuzaman.

Kepala Kankemenag Kab. Bandung, H. Abdurahim, pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang dilakukan PPIH Embarkasi Jakarta Bekasi kepada jemaah haji dari Kab. Bandung yang tergabung dalam 5 kloter. Jemaah haji asal Kab. Bandung pun tergabung dalam kloter 44 yang akan diterbangkan pada pukul 03.30 Wib, Minggu (03/07/2022). (Kontributor : Tri Budiono)

Inilah 5 Anggota DPR-RI Termuda & Cantik yang Sukses Duduk di Senayan

0

INILAH daftar 5 anggota DPR RI termuda yang berhasil duduk di Senayan pada periode tahun 2019 hingga 2024. Yuk, simak ulasan singkatnya di artikel ini.

Menjadi anggota DPR RI merupakan mimpi banyak orang yang ingin memajukan bangsa melalui badan legislatif. Namun untuk mewujudkan hal tersebut tentunya bukan hal mudah.

Perlu banyak pengorbanan mulai dari waktu, kerja keras hingga dukungan partai politik.

Bahkan tidak sedikit artis Tanah Air mengadu nasib untuk berebut kursi di Senayan dan akhirnya gagal.

Ongkos yang dikeluarkan juga tentunya tidak sedikit.

Terlepas dari hal tersebut, hebatnya ada beberapa sosok anggota DPR RI termuda yang berhasil duduk di Senayan.

Siapa sajakah mereka?

5 Anggota DPR RI Termuda

  1. Muhammad Rahu Muhammad Rahul merupakan pria kelahiran Simalungun, Sumatera Utara pada tanggal 15 Desember 1995.Ia merupakan sosok baru di dunia politik Tanah Air. Rahul memang berasal dari keluarga politikus. Ayahnya yakni M. Natsir merupakan mantan anggota Komisi VII DPR RI.
  1. Hillary Brigitta Lasut Kedua ada Hillary Brigitta yang lahir di Manado, Sulawesi Utara pada tanggal 22 Mei 1996. Ia meraih total 70.345 suara pada Pemilu 2019 di daerah pemilihan Sulawesi Utara. Hillary adalah lulusan dari Universitas Washington Law. Fyi, wanita berparas cantik ini merupakan anak dari Bupati Kepulauan Talaud tahun 2019 sampai 2024 yakni Elly Engelbert Lasut. Ibunya adalah Bupati Minahasa Tenggara pada tahun 2008 hingga 2008.

Semenjak duduk di bangku sekolah, ia aktif dalam berbagai organisasi dan pernah menjadi ketua OSIS saat SMA. Selain itu ia juga aktif menggelar diskusi serta mengkampanyekan kegiatan anti narkoba.

  1. Farah Puteri Nahlia

Anggota DPR RI termuda ketiga adalah Farah Putri yang lahir di Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 2 Januari 1996.

Ketika pemilu 2019, ia berada di daerah pemilihan Jabar IX yang mencangkup Kabupaten Garut serta Tasikmalaya dengan mendapatkan suara mencapai 113ribu lebih.

Farah berhasil mendapatkan gelar S1 dan S2 di bidang politik serta hubungan internasional di Universitas London, Inggris.

  1. Rizki Aulia Rahman NatakusumaRizki Aulia lahir di Jakarta pada tanggal 19 November 1994. Dia merupakan anggota DPR daerah pemilihan Banten I. Ia meraih lebih dari 56 ribu suara pada pemilu 2019.

Ibunya merupakan Bupati Pandeglang yang bernama Irna Narulita. Sedangkan sang ayah yang bernama Dimyati Natakusumah merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga lolos ke Senayan.

  1. Adrian Jopie Paruntu Adrian Jopie lahir di Jakarta poada tanggal 10 Maret 1994. Ia mendapatkan lebih dari 70 ribu suara pada Pemilu 2019 dari daerah pemilihan Sulawesi Utara.

Adrian sudah memiliki pengalaman cukup banyak dunia politik karena sang ayah merupakan Bupati Minahasa Selatan yakni Christiany Eugenia Tetty Paruntu. Nah, itulah 5 anggota DPR RI termuda yang sukses duduk di Senayan pada hari ini. (Berbagai Sumber/Rumah123)

Pesan Kapolri ke Taruna-Taruni Akpol: Turun, Dengar dan Serap Aspirasi Masyarakat

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup pendidikan taruna Akademi Kepolisian angkatan ke-53 'Arkana Satriadharma' di Semarang, Jawa Tengah

SEMARANG (Aswajanews.id) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup pendidikan taruna Akademi Kepolisian angkatan ke-53 ‘Arkana Satriadharma’ di Semarang, Jawa Tengah. Mereka yang dinyatakan lulus tahun ini sebanyak 246 orang, yang terdiri dari 215 taruna dan 31 taruni.

Dalam sambutannya, Sigit menyampaikan, bagi yang meraih penghargaan dan prestasi, ke depan harus dipertahankan serta mengasah diri untuk menjadi lebih baik lagi. Sebaliknya bagi yang belum mendapat kesempatan itu, prestasi akan bisa diukir ketika sudah bertugas sebagai prajurit Korps Bhayangkara.

“Saya harapkan prestasi terbaik selanjutnya bisa diukir dimanapun Anda bertugas, selama anda melaksanakan dinas,” kata Sigit dalam keterangannya, Jumat (1/7/2022).

Mantan Kabareskrim Polri ini meminta kepada taruna dan taruni untuk terus mengembangkan potensi diri melalui Lifelong Learning dan Learning Under Pressure. Pasalnya, hal itu dipersiapkan untuk menghadapi dinamika yang terus berkembang dengan cepat dan tak menentu.

“Karena dua hal tersebut, Lifelong Learning dan Learning Under Pressure harus terus diasah dan dilakukan untuk membentuk diri menjadi pimpinan Polri yang tangguh, di masa yang akan datang,” ujar mantan Kapolda Banten ini.

Lebih dalam, Sigit menekankan, para taruna-taruni, nantinya akan menjadi calon pemimpin yang harus selalu siap dalam keadaan apapun. Serta mampu mengawal visi untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045.

“Adik-adik taruna, menjadi seorang polisi adalah tugas yang sangat mulia, namun disisi lain kalian harus terus ikuti dan senantiasa menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi lingkungan strategis yang terus berubah dan akan berdampak terhadap situasi kamtibmas,” ucap Sigit.

Sigit menekankan, Indonesia dan negara lainnya sedang dihadapkan dengan dinamika global yang penuh dengan ketidakpastian. Sehingga, Sigit berharap, calon perwira muda Polri ini mampu mengasah jiwa kepemimpinannya untuk bisa menjalankan tugas pokok ataupun lainnya.

“Jadi inilah gambaran tugas yang rekan-rekan akan hadapi, disamping anda semua melaksanakan tugas pokok kepolisian melindungi, mengayomi, melayani serta melakukan penegakan hukum,” tutur Sigit.

Dalam menghadapi dinamika tersebut, kata Sigit, Pemerintah memiliki Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022 dalam rangka pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Didalamnya, ada tujuh program prioritas nasional yang diharapkan bisa merubah pondasi ekonomi indonesia dari negara konsumen jadi negara produsen.

“Diharapkan dengan program yang ada, akan menjadi langkah bukan hanya out of the box tapi jump out of the box,” imbuh Sigit.

Kemudian dalam rangka mendukung RKP 2022, Polri memiliki konsep transformasi menuju Polri Presisi. Ia berharap gagasan tersebut benar-benar dilaksanakan, mengingat hal itu menjadi dasar dalam mengimplementasikan predictive policing.

“Kita harus terapkan responsibilitas, bergerak sesuai tugas dan tanggung jawab serta tuntaskan itu semua. Tentu responnya juga harus dilaksanakan dengan cepat sehingga masalah tidak menjadi besar. Begitu juga transparan, berkeadilan dan akuntabel. Terutama masalah hukum yang ciderai rasa keadilan masyarakat kecil. Ini tentunya menjadi tugas kita semua untuk bisa melaksanakan dengan baik, sehingga rekan-rekan semua dekat dan dicintai masyarakat,” papar Sigit.

Sigit melanjutkan, salah satu hal yang kemudian bisa dilaksanakan adalah bagaimana memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Dengan memanfaatkannya, diharapkan saluran pengaduan masyarakat bisa terlayani dengan lebih cepat. Karena teknologi memberikan ruang untuk itu. Disatu sisi dengan manfaatkan teknologi tersebut mengurangi interaksi sehingga bisa memperkecil risiko terjadinya penyimpangan.

“Para taruna atau perwira remaja terus kembangkan kompetensi diri sehingga nanti jadi polisi muda unggul profesional dan dapat diandalkan,” jelas Sigit. *(Bidhumas)

Gelar Musker, MWC NU Tukdana Susun Program Prioritas

0
Musyawarah Kerja (Musker) MWCNU Tukdana di Aula Yayasan Abdi Ilmu Dinul Islam (YA'ABIDI) Desa Sukadana Kecamatan Tukdana, Indramayu.

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu menyepakati program kerja dengan target pembelian tanah untuk kantor Kesekretariatan MWC Nahdlatul Ulama. Kesepakatan tersebut lahir dalam Musyawarah Kerja (Musker) MWCNU Tukdana yang dihelat Sabtu (02/07/2022).

Kegiatan yang mengambil tema “Menguatkan Peranan Jam’iyah NU Untuk Melayani Umat” itu dilaksanakan di Aula Yayasan Abdi Ilmu Dinul Islam (YA’ABIDI) Desa Sukadana Kecamatan Tukdana, Indramayu.

Musyawarah kerja 1 MWC NU kecamatan Tukdana dibuka langsung oleh Ketua PC NU Indramayu Kyai Mustofa yang diwakili, wakil sekretaris KH. Absori Syamsuri.

Menurut ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Tukdana, Ustadz Andi Rohandi, mengatakan bahwa melalui Musyawarah Kerja tersebut, adalah bertujuan untuk meningkatkan program kerja organisasi serta membangun sinergi dengan pemerintah, pengurus dan anggota.

“Kita akan tingkatkan program kerja organisasi termasuk program yang sudah dicanangkan agar supaya bisa berkesinambungan dan dapat berjalan lancar,” ujar Ketua Tanfidziyah MWC NU.

Harapannya dengan kegiatan tersebut dan pelaksanaan program kerjanya, NU di Kecamatan Tukdana memberi dampak maslahat kepada warga Nahdliyin di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Majalengka ini.

Ustadz Johar Maknun Ketua Sidang Musker 1 yang didampingi wakil ketua sidang Ustadz Abdurrahman Saleh, S. Pd.i. dan Sekretris sidang Ustadz Arif Kardono. saat dikonfirmasi wartawan disela-sela kesibukannya mengatakan.

“Kegiatan Musker ini merupakan bentuk penguatan kelembagaan dan manajemen organisasi dalam membuat capaian keberhasilan. Sidang dibuat dua Komisi, Komisi A membahas organisasi dan kesekretariatan, komisi B membahas Sosial, Ekonomi, Pendidikan, Keagamaan dan Rekomendasi Organisasi. Maka disusunlah berbagai program kerja,” jelasnya.

Hadir dalam acara itu Kapolsek Tukdana AKP Iwa Mashadi SH MH. Kuwu Desa Sukadana H. Ino Nurita,ST. Pengurus Cabang Nahdlatul ulama kabupaten Indramayu, pengurus MWC NU Tukdana dan utusan Ranting-ranting NU. (AK/Xpose)

LSM MP3 Gelar Rakor di HAS Bonsai Café Tamansari

0
Rakor LSM MP3 di HAS Bonsai Café Tamansari, Wuluhan, Jember, Sabtu (2/7/2022)

JEMBER (Aswajanews.id) – Bertempat di HAS Bonsai Café Tamansari, Wuluhan, Jember, LSM MP3 menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Sabtu (2/7/2022). Rakor tersebut dalam rangka menyikapi berbagai permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat serta untuk pemberdayaan masyarakat dalam segala bidang.

Rakor tersebut dihadiri Ketua Umum LSM MP3 Drs. Farid Wajdi, SIP., Sekjen Yudha Edy Prasetyo, H. Karimullah Dahruriaji anggota DPRD Jatim, Ir. Sukatno dari Perhutani dan seluruh koordinator Kecamatan se-Kabupaten Jember.

LSM Masyarakat Peduli Pelayanan Publik (MP3) yang memiliki anggota di seluruh Kecamatan di Kabupaten Jember ini dikenal begitu konsen terhadap persoalan-persoalan publik.  LSM MP3 secara sukarela bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Umum Drs. Farid Wajdi, SIP., pada kesempatan Rakor tersebut mengatakan, anggota LSM MP3 diharapkan menjadi pemicu dan pemacu keterlibatan masyarakat dalam memberikan solusi atas berbagai masalah yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

“MP3 siap menjadi pendamping keluhan masyarakat dan mengawal proyek-proyek pembangunan di pedesaan serta mengawasi program-program pemerintah yang menggunakan uang rakyat,” ujarnya.

LSM MP3 yang memiliki anggota di seluruh Kecamatan di Kabupaten Jember ini dikenal begitu konsen terhadap persoalan-persoalan publik

Menurutnya, sesuai dengan tema dalam Rakor, “Pemberdayaan Masyarakat dalam segala Bidang” MP3 ke depan semakin berdaya untuk masyarakat. MP3 selalu memberikan motivasi, menggali potensi, menumbuhkan, serta mengembangkan kesadaran masyarakat mengenai masalah-masalah yang dihadapi di lingkungannya. Diantaranya; bantuan-bantuan dari pemerintah untuk masyarakat yang tidak tepat sasaran, penyalahgunaan Dana Desa, proyek-proyek pembangunan pemerintah serta kebijakan pemerintah yang kurang berpihak kepada rakyat. *(Abdul Wafi)

Google search engine
0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,300PelangganBerlangganan

Recent Posts