INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Seorang pria paruh baya bernama Nurhasan (55), warga Desa Bojong, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di Sungai Cimanuk.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/7/2026) sore, tidak jauh dari kediaman korban. Jenazah korban kemudian ditemukan pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, tidak jauh dari lokasi korban diduga tenggelam.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga di sekitar lokasi, korban diduga melompat ke Sungai Cimanuk saat terjadi penggerebekan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap aktivitas yang diduga merupakan perjudian jenis dadu.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, korban diduga berusaha menyeberangi sungai untuk menghindari penggerebekan. Namun, sebelum mencapai tepi sungai, korban diduga kehabisan tenaga dan tenggelam.
“Korban di tempat main judi lompat karena digerebek polisi. Terakhir posisinya di tengah sungai lalu tenggelam,” ujar seorang warga.
Warga memperkirakan titik korban tenggelam berada sekitar tujuh meter dari bibir sungai.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka dan dipersiapkan untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Warga juga menyebut seorang pria berinisial O, yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban dan berada di lokasi saat kejadian, sempat diamankan ke Mapolsek Lohbener. Namun, menurut informasi warga, yang bersangkutan kemudian dipulangkan.
Selain itu, warga mengaku pernah mendengar adanya peristiwa serupa yang terjadi beberapa bulan lalu di wilayah Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi, di mana seorang warga disebut meninggal dunia karena tenggelam saat diduga berupaya menghindari penggerebekan. Informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Sejumlah warga mengaku resah dengan dugaan masih adanya aktivitas perjudian di wilayah tersebut. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat mengambil langkah tegas untuk memberantas praktik perjudian demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Polsek Lohbener belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut maupun kronologi penggerebekan yang disebutkan warga. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi dan memberikan ruang hak jawab serta klarifikasi kepada pihak kepolisian maupun pihak-pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi.
(Irsyad)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































