Beranda Pendidikan Awali Pesantren Ramadhan di SMKN 1 Bulakamba, Peserta Khatamkan Al-Qur’an 30 Juz

Awali Pesantren Ramadhan di SMKN 1 Bulakamba, Peserta Khatamkan Al-Qur’an 30 Juz

79

BREBES (Aswajanews) – Suasana religius menyelimuti lingkungan SMKN 1 Bulakamba selama bulan suci Ramadhan. Ratusan siswa mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan yang diawali dengan khataman Al-Qur’an 30 juz di Aula Pangeran Diponegoro, Kamis (15/3/2026).

Khataman Al-Qur’an tersebut dilakukan dengan cara membagi bacaan kepada para siswa, baik putra maupun putri, sehingga seluruh ayat Al-Qur’an dapat dibaca secara merata hingga tuntas 30 juz. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan doa khotmil Qur’an.

Ketua Pesantren Ramadhan Center, Akhmad Sururi, mengapresiasi semangat religius yang ditunjukkan para siswa dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi nuansa religius di SMKN 1 Bulakamba pada bulan Ramadhan ini. Tadi kita menyaksikan bersama pembacaan Al-Qur’an 30 juz yang dipungkasi dengan doa khotmil Qur’an. Ini sangat luar biasa,” ujar Sururi saat mengawali sambutannya.

54F1CCB8 BD18 4E8E BF2F 9D8B616BDA8A
Di hadapan para peserta Pesantren Ramadhan, Sururi menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut di lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter keagamaan di lembaga pendidikan formal.

Menurutnya, pembiasaan membaca Al-Qur’an selama Ramadhan menjadi salah satu sarana menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para siswa.

“Pesantren Ramadhan ini merupakan ikhtiar untuk mengokohkan aqidah Islam, pengamalan syariat dengan baik, serta penanaman akhlak mulia. Ketiga hal tersebut merupakan makna dari kata santri. ‘San’ berarti cahaya dan ‘tri’ berarti tiga, yakni cahaya keimanan, cahaya syariat, dan cahaya akhlak. Ketiganya harus menyatu dalam diri seorang muslim,” jelasnya.

Ketua DPC FKDT Kabupaten Brebes itu menambahkan bahwa aqidah menjadi fondasi utama seorang muslim melalui pemahaman rukun iman. Sementara syariat atau fiqih menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah dan bermuamalah, serta akhlak menjadi perisai dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam berinteraksi dengan sesama teman.

“Kita berharap melalui Pesantren Ramadhan yang diselenggarakan di SMKN 1 Bulakamba ini, para siswa dapat belajar bersama untuk memperkuat aqidah, syariat, dan akhlak. Selama satu minggu para narasumber akan mendampingi kalian untuk belajar ilmu agama Islam,” imbuh Sururi yang juga menjabat Sekretaris PD DMI Kabupaten Brebes.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Bulakamba, Mas Rudiyanto, menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an 30 juz sebagai bagian dari pembukaan Pesantren Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat aqidah dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Kecintaan kepada Nabi Muhammad dibuktikan dengan kepatuhan terhadap ajaran-ajarannya. Dengan menjalankan perintah agama, kita berharap dapat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat,” ungkapnya.

Turut hadir dalam pembukaan Pesantren Ramadhan tersebut Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) yang juga Wakil Ketua Tim Pesantren Ramadhan Center, KH Mu’min Syafiq, Lc. Dalam kesempatan itu, ia memimpin doa penutup pada acara seremonial pembukaan kegiatan.

(Red/Nas)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.