INDRAMAYU (Aswajanews) – MTsN 4 Indramayu melaksanakan kegiatan seminar dan simulasi mandi wajib dalam rangka kegiatan kokurikuler kelas VII pada Rabu (28/01/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula asrama MTsN 4 Indramayu ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dengan penuh antusias.
Seminar tersebut menghadirkan Drs. Hanafi sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia menjelaskan secara rinci mengenai pengertian mandi wajib, sebab-sebab diwajibkannya mandi besar, rukun dan sunnah mandi wajib, serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar bersuci sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Untuk memperkuat pemahaman peserta didik, kegiatan ini dilengkapi dengan simulasi praktik mandi wajib. Melalui simulasi tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mengetahui langkah-langkah mandi wajib yang benar dan sistematis sehingga dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antara siswa dan pemateri. Para siswa tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar thaharah dan tata cara bersuci yang benar.
Kegiatan kokurikuler ini bertujuan menanamkan pemahaman keagamaan sejak dini, khususnya dalam aspek thaharah sebagai dasar sahnya ibadah. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya madrasah dalam membentuk karakter religius serta meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan lahir dan batin.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala MTsN 4 Indramayu, Drs. H. Jalaluddin, M.A., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan kokurikuler yang bersifat aplikatif sangat dibutuhkan oleh peserta didik.
“Pemahaman tentang thaharah, termasuk mandi wajib, merupakan dasar penting dalam menjalankan ibadah. Melalui seminar dan simulasi ini, kami berharap siswa kelas VII mampu memahami dan mempraktikkan tata cara bersuci dengan benar dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, MTsN 4 Indramayu akan terus mendukung kegiatan kokurikuler yang berorientasi pada penguatan karakter religius dan pembentukan akhlak mulia peserta didik.
(Kontributor: Sigit/Dwi Wahyuni)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































