BREBES (Aswajanews) – Rois Syuriah MWC NU Wanasari, KH Sobarudin, secara simbolis melepas Kirab Bendera Merah Putih, Bendera NU, dan Badan Otonom NU di TPQ Muslimat NU Glonggong Dukuh, Desa Glonggong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Selasa (30/12/2025).
Pelepasan kirab ditandai dengan pembacaan Surat Al-Fatihah dan shalawat, yang diikuti oleh pengurus NU ranting, badan otonom NU, serta barisan santri TPQ Muslimat NU dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Glonggong Dukuh.
KH Sobarudin menjelaskan bahwa kirab bendera ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan oleh MWC NU Wanasari. Kegiatan kirab dilakukan secara estafet, dimulai dengan apel pelepasan pada Sabtu, 27 Desember 2025, dan akan berakhir pada acara puncak berupa pengajian umum di Desa Kertabesuki.

Pelaksanaan kirab di Glonggong Dukuh berlangsung meriah dengan iringan grup marching band GP Ansor Glonggong Dukuh, diikuti barisan Fatayat NU serta badan otonom NU lainnya yang berjalan tertib di belakang pasukan pembawa bendera.
Turut hadir dan memberikan sambutan pada acara pelepasan, Ketua Tanfidziyah MWC NU Wanasari, H. Takmuri, didampingi Sekretaris MWC NU Wanasari, Akhmad Sururi. Hadir pula jajaran pengurus NU Ranting Glonggong Dukuh, termasuk Rois Syuriah Kyai Masruri serta pengurus Tanfidziyah lainnya.
Dalam sambutannya, Akhmad Sururi menegaskan pentingnya warga NU untuk terus berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta menjaga semangat kebangsaan. Menurutnya, kirab bendera menjadi simbol kekompakan dan semangat khidmah warga Nahdliyyin, baik secara struktural maupun kultural, terhadap NU dan bangsa Indonesia.
“Semangat ber-NU dengan menjaga ukhuwah nahdliyah sangat penting. Melalui kirab bendera ini, seluruh elemen NU dan badan otonom bersatu dalam satu barisan. Inilah kekuatan kita dalam kehidupan beragama dan berbangsa,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pengurus NU harus terus memperkuat barisan dalam bingkai ukhuwah nahdliyah, ukhuwah islamiyah, dan ukhuwah wathaniyah sebagai wujud pengabdian kepada Republik Indonesia.
Kegiatan pelepasan kirab bendera ini turut dihadiri Hj. Tuti Nur Khayati, MA, pengurus PAC Muslimat NU Wanasari, yang bertindak sebagai protokoler. Ia memandu jalannya acara sejak pelepasan hingga prosesi penyebaran bendera di Gedung NU Ranting Desa Glonggong.
(Red/Nas)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































