BANDUNG (Aswajanews.id) – Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PKB Dapil I, Hadiat, S.Pd.I., menggelar reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Aula Desa Panyocokan, Kecamatan Ciwidey, Rabu (25/2/2026). Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian reses yang melibatkan tujuh desa di wilayah Dapil I.
Pada pelaksanaan di Panyocokan, perwakilan lima desa hadir secara langsung, yakni Lebakmuncang, Sukawenig, Rawaboga, Nengkelan, dan Panyocokan. Sementara dua desa lainnya mengikuti agenda lanjutan dalam reses yang digelar di Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.
Forum berlangsung dinamis dengan berbagai aspirasi yang mengemuka, mulai dari rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan infrastruktur, hingga penataan lingkungan. Camat Ciwidey Nardi Sunardi dan Kepala Desa Panyocokan Usep Komara turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Hadiat menegaskan, reses bukan sekadar agenda formal, melainkan instrumen konstitusional untuk memastikan suara masyarakat terakomodasi dalam perencanaan anggaran daerah.
“Alhamdulillah seluruh desa dalam rangkaian reses ini bisa hadir dan menyampaikan aspirasi secara langsung. Bagi yang belum sempat menyampaikan, kami siapkan kertas aspirasi dan akan kami pilah untuk menjadi program prioritas tahun 2027,” ujar Hadiat.
Ia menambahkan, setelah agenda di Kecamatan Ciwidey, dirinya langsung melanjutkan reses di Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, guna menjangkau konstituen di desa lainnya.
“Setelah dari Ciwidey, kami lanjut ke Sugihmukti, Pasirjambu. Prinsipnya, seluruh desa dalam dapil harus mendapatkan ruang yang sama untuk menyampaikan kebutuhan masyarakatnya,” katanya.

Dalam rangkaian tersebut, Fraksi PKB juga menggelar kegiatan Ramadhan PKB Berbagi dengan membagikan sembako dan sarung kepada peserta menjelang Idulfitri.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat. Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi dari ketulusan dan keberpihakan kami kepada konstituen,” ucapnya.
Salah satu aspirasi strategis yang mengemuka adalah permintaan pasar pangan murah, termasuk dari warga Rancabali. Menurut Hadiat, program tersebut telah direalisasikan di sejumlah titik.
“Pasar pangan murah sudah kami setujui dan laksanakan, khususnya di Patengan dan Sukaresmi. Sebelumnya warga Indragiri juga menerima kupon subsidi pangan murah dengan antusiasme tinggi. Aspirasi serupa datang dari masyarakat yang lokasinya cukup jauh dari akses pasar,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Panyocokan Usep Komara menyatakan sejumlah kebutuhan prioritas telah disampaikan secara langsung kepada anggota dewan.
“Aspirasi masyarakat hari ini sudah kami sampaikan kepada Pak Hadiat selaku Dewan Fraksi PKB Dapil I. Prioritasnya rutilahu, infrastruktur, dan lingkungan. Selain itu, peserta juga menerima sembako dalam kegiatan hari ini,” ujar Usep.
Ia mengapresiasi pelaksanaan reses yang dinilai memberi ruang komunikasi terbuka antara masyarakat desa dan legislatif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Hadiat yang telah melaksanakan reses di Desa Panyocokan, sehingga aspirasi masyarakat bisa tersampaikan secara langsung,” katanya.
Di penghujung kegiatan, Hadiat menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada masyarakat Kabupaten Bandung.
“Saya, Hadiat, S.Pd.I., Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kabupaten Bandung Dapil I, mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.
(Reporter: Uus)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































