Beranda Nasional Hukum Remaja Perempuan di Garut Tewas Usai Ditusuk Kakak Kandung, Pelaku Diduga ODGJ

Remaja Perempuan di Garut Tewas Usai Ditusuk Kakak Kandung, Pelaku Diduga ODGJ

4

GARUT (Aswajanews) – Peristiwa tragis terjadi di wilayah Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Seorang remaja perempuan berinisial Jihan Azhari Nurhakim (15) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh kakak kandungnya sendiri.

Pelaku berinisial RR (27) berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut tak lama setelah kejadian.

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto melalui Kasat Reskrim AKP Joko Prihatin mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 11 Maret 2026 sekitar pukul 14.10 WIB di Kampung Karikil Lebak RT 01/RW 13, Desa Sukatani, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.

Menurut keterangan pihak kepolisian, kejadian bermula ketika korban sedang beristirahat dan berbaring di ruang tengah rumahnya. Secara tiba-tiba, pelaku yang merupakan kakak kandung korban melakukan penusukan menggunakan sebilah pisau dapur dan mengenai dada sebelah kanan korban.

“Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar rumah sambil meminta pertolongan kepada warga,” ujar AKP Joko Prihatin.

Namun nahas, korban kemudian terjatuh sekitar 20 meter dari lokasi kejadian dan tergeletak di samping rumah.

Sejumlah warga yang mengetahui peristiwa tersebut, di antaranya Aday dan Riki, segera memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Klinik dr. Nolis yang berada di Jalan Raya Cidatar, Cisurupan.

Sayangnya, setibanya di klinik, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusukan di bagian dada sebelah kanan.

Sementara itu, pelaku berhasil diamankan oleh petugas kepolisian di rumah tempat kejadian perkara tanpa melakukan perlawanan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Meski demikian, pihak kepolisian masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku, kami akan melakukan pemeriksaan kejiwaan sebagai bagian dari proses penyelidikan,” jelasnya.

Saat ini kasus tersebut tengah ditangani Sat Reskrim Polres Garut guna dilakukan proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.