Beranda Nasional Pelayanan Publik Pilwu Indramayu 2025: Babah Nomor Urut 2 Tawarkan Perubahan Nyata untuk Desa...

Pilwu Indramayu 2025: Babah Nomor Urut 2 Tawarkan Perubahan Nyata untuk Desa Tempel

78

INDRAMAYU (Aswajanews.id) – Calon Kuwu Nomor Urut 2, Lukmanul Hakim, atau yang akrab disapa Babah, menyatakan kesiapan penuh untuk maju dalam Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak Kabupaten Indramayu 2025 yang akan digelar pada 10 November 2025 mendatang. Ia maju sebagai calon Kuwu Desa Tempel, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Dengan tagline “Membangun dengan Hati, Merangkul Tanpa Memilih Sisi – Tempel Ceria (Cerdas, Empati, Ramah, Inovatif, Amanah)”, Babah menegaskan bahwa pencalonannya didorong oleh niat tulus dan komitmen untuk memajukan Desa Tempel.

Saat ditemui di kediamannya pada Minggu (30/11/2025), Babah menyampaikan visi dan misi yang akan menjadi landasan pengabdiannya.

Visi

“Membangun Desa Tempel yang Rukun, Maju, dan Bermartabat dengan Hati yang Tulus dan Niat Lillahi Ta’ala.”

Misi
  1. Melayani dengan Hati, Bukan untuk Dihormati
    Menjadikan jabatan kuwu sebagai ladang pengabdian. Babah berkomitmen menghadirkan pelayanan cepat, jujur, dan tanpa pandang bulu bagi seluruh warga.

  2. Membangun dari Dusun ke Dusun
    Pembangunan akan dilakukan merata hingga pelosok desa. Prioritas diarahkan pada perbaikan jalan, penerangan, dan saluran air demi kenyamanan dan kesejahteraan warga.

  3. Mengangkat Ekonomi Warga, Bukan Janji Semata
    Mendorong kemandirian ekonomi melalui dukungan terhadap usaha kecil, UMKM, sektor pertanian, dan nelayan lokal. Termasuk membuka akses permodalan dan pelatihan.

  4. Menanam Nilai Iman dan Gotong Royong
    Menghidupkan kegiatan keagamaan dan sosial. Masjid, mushola, dan balai desa akan dijadikan pusat pembinaan kebersamaan warga.

  5. Anak Muda Bangkit, Desa Kuat
    Memberi ruang bagi generasi muda untuk berkreasi, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi digital. Termasuk mempromosikan potensi desa melalui media sosial.

  6. Pemerintahan yang Amanah dan Terbuka
    Menjalankan pemerintahan yang jujur, transparan, dan berpihak pada masyarakat. Pengelolaan anggaran dilakukan secara terbuka dan setiap kebijakan diambil melalui musyawarah mufakat.

Dengan tekad kuat, Babah berharap dirinya dapat membawa perubahan nyata untuk Desa Tempel.
“Saya ingin membangun desa dengan hati, merangkul semua warga tanpa membeda-bedakan,” ujarnya mengakhiri perbincangan.

(Prapto/Herman Tongol)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.