BREBES (Aswajanews) – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) bersama warga Nahdliyyin Desa Kedawon menggelar Pawai Ta’aruf yang berlangsung semarak dan penuh khidmat, Senin sore (16/02). Kegiatan ini menjadi momentum syiar Islam sekaligus ajang mempererat ukhuwah antarwarga.
Ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, badan otonom (banom) NU, ibu-ibu Muslimat, Fatayat, lembaga pendidikan, serta masyarakat umum tampak antusias mengikuti pawai yang mengambil rute mengelilingi wilayah desa. Dengan membawa spanduk dan poster bertema Ramadhan, bendera NU, serta diiringi lantunan shalawat dan takbir, pawai berlangsung tertib dan penuh kegembiraan.
Ketua Tanfidziyah NU Kedawon, Sya’roni Ika, SH., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya PR Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kedawon yang menjadi motor penggerak terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pawai Ta’aruf merupakan tradisi tahunan warga Nahdliyyin Kedawon dalam menyambut bulan penuh berkah.
“Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana dakwah kultural yang ramah dan membumi, sesuai dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Mudah-mudahan kita semua yang hadir di sini tergolong orang-orang yang berbahagia menyambut bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW: “Man fariha bi dukhuli Ramadhan, harramallahu jasadahu ‘alan niran” yang bermakna bahwa barang siapa bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, maka Allah mengharamkan jasadnya dari api neraka. Rasulullah SAW juga menyampaikan kabar gembira bahwa Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan; pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.
“Pawai ini bukan sekadar arak-arakan. Kita tetap menjaga etika sebagai warga Nahdlatul Ulama. Ini adalah bentuk syiar Islam dan pengingat bagi kita semua agar mempersiapkan diri lahir dan batin menyambut Ramadhan,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari para kiai, pengurus ranting NU, serta tokoh pemuda desa. Kehadiran mereka menjadi penyemangat tersendiri bagi generasi muda untuk terus mencintai tradisi keagamaan yang diwariskan para ulama.
Doa bersama dipimpin oleh Rais Syuriah PRNU Kedawon, Kyai Abdul Mukhit.
Sebagai informasi, pawai dimeriahkan sejumlah grup drumband dari MI Miftahul Athfal 01 Kedawon, MI Miftahul Athfal 02 Kedawon, MI Al Umariyyah Kedawon, SDN Kedawon, rombongan MTs Miftahul Ulum, TK Mashitoh NU Al Hikam Kedawon, serta grup drumband Syubbanul Wathon PR GP Ansor Banser Dusun Kedawon.
Dengan mengusung semangat kebersamaan dan cinta Ramadhan, Pawai Ta’aruf warga Nahdliyyin Kedawon diharapkan mampu menumbuhkan semangat ibadah, memperkuat persaudaraan, serta menjaga tradisi keislaman khas Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.
(Pewarta: A’isy Hanif Firdaus)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































