Beranda Nasional Politik dan Pemerintahan Musrenbang Katapang Susun RKPD 2027, 150 Usulan Warga Mengemuka

Musrenbang Katapang Susun RKPD 2027, 150 Usulan Warga Mengemuka

19
Suasana Musrenbang Kecamatan Katapang penyusunan RKPD 2027

BANDUNG (Aswajanews.id) – Sekitar 150 usulan pembangunan mencuat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Katapang untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bandung Tahun 2027. Di tengah penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat, forum tersebut memfokuskan pembahasan pada program prioritas yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Katapang itu dihadiri unsur pemerintah daerah, perwakilan legislatif, tokoh masyarakat, serta perwakilan desa se-Kecamatan Katapang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, H. Marlan, S.Ip., M.Si., menegaskan bahwa penurunan anggaran tidak mengubah arah kebijakan pembangunan daerah.

“Program kesehatan, infrastruktur jalan, dan pendidikan tetap menjadi fokus. Selain itu, kami juga memprioritaskan perbaikan irigasi dan pembangunan embung guna mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, efisiensi anggaran dilakukan pada belanja yang tidak berdampak langsung terhadap masyarakat, seperti rapat, belanja makan-minum, perjalanan dinas, dan kegiatan sosialisasi. Langkah tersebut diambil agar alokasi anggaran tetap terarah pada program prioritas.

DB8F40D8 3E20 4D97 985C F818F40ED475
Peserta Musrenbang berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya

Sementara itu, Camat Katapang, H. Rahmat Hidayat, S.STP., M.AP., menyebutkan usulan yang masuk berkisar antara 100 hingga 150 kegiatan, dengan dominasi program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

“Selain program fisik, terdapat pula usulan non-fisik seperti pelatihan tenaga kerja, pelatihan ekonomi kreatif bagi pemandu wisata, serta pembinaan koperasi. Program-program ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Rahmat menambahkan, sejumlah program strategis nasional turut menjadi perhatian, termasuk penyediaan dapur umum. Saat ini telah tersedia 16 unit dapur dari kebutuhan 18 unit di tujuh desa. Program tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk menyuplai kebutuhan bahan pokok.

Di sisi lain, Ketua Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Bandung, Firmansyah Lesmana, S.IP., berharap Musrenbang tidak sekadar menjadi agenda formal tahunan.

“Kami berharap forum ini benar-benar mengakomodasi aspirasi para pemangku kepentingan. Dengan adanya penurunan anggaran dari pusat, pemerintah desa perlu meningkatkan peran dengan menggali potensi masing-masing desa demi kemajuan dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Musrenbang Kecamatan Katapang menjadi bagian dari tahapan penyusunan RKPD Kabupaten Bandung Tahun 2027 yang akan menentukan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.

(Reporter: Uus)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.