Beranda Pendidikan Krisna: Simbol Kepemimpinan Bijaksana dalam Pandangan Presiden Joko Widodo

Krisna: Simbol Kepemimpinan Bijaksana dalam Pandangan Presiden Joko Widodo

115
Oleh : Kamas Wahyu Amboro, S.Ag, M.Pd

Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pernah mengungkapkan bahwa tokoh wayang favoritnya adalah Prabu Krisna. Pilihan ini bukan tanpa makna, karena dalam tradisi pewayangan Jawa, Krisna dipandang sebagai sosok yang memiliki kesempurnaan antara kesaktian, kekuatan, dan kebijaksanaan. Bagi Jokowi, Krisna adalah figur yang “sakti sekali”, namun tidak menggunakan kesaktiannya secara serampangan, melainkan selalu dilandasi oleh kebijaksanaan dan pertimbangan moral.

Dalam khazanah budaya Jawa, Krisna dikenal sebagai tokoh yang memiliki senjata ampuh bernama Cakra, simbol kekuatan absolut yang mampu menumpas kezaliman. Namun, yang membuat Krisna istimewa bukan semata kekuatan fisik atau kesaktiannya, melainkan kemampuannya mengendalikan kekuatan tersebut dengan kearifan dan kecerdasan spiritual. Krisna tidak tampil sebagai raja yang haus kekuasaan, tetapi sebagai penuntun, penasihat, dan penyeimbang dalam konflik besar Bharatayudha.

Pandangan Jokowi terhadap Krisna mencerminkan idealisme kepemimpinan yang mengutamakan kebijaksanaan di atas kekuasaan. Dalam konteks Indonesia, khususnya budaya Jawa, pemimpin ideal bukanlah yang paling kuat secara fisik atau paling keras dalam mengambil keputusan, melainkan yang mampu memadukan ketegasan dengan kebijaksanaan, serta kekuasaan dengan kerendahan hati. Krisna menjadi simbol pemimpin yang mampu melihat persoalan secara utuh dan bertindak demi kemaslahatan bersama.

Dengan menjadikan Krisna sebagai tokoh wayang favorit, Jokowi seolah menegaskan bahwa kepemimpinan sejati adalah seni mengelola kekuatan dengan kebijaksanaan. Nilai-nilai luhur yang melekat pada figur Krisna—sakti, kuat, tetapi bijaksana—menjadi cermin harapan masyarakat terhadap sosok pemimpin Indonesia: tegas dalam prinsip, kuat dalam menghadapi tantangan, dan arif dalam setiap keputusan yang diambil. ***


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.