Beranda Aktual Kilas Balik Rilis Akhir Tahun BNN 2025

Kilas Balik Rilis Akhir Tahun BNN 2025

256

Teruskan Spirit Bentengi Masyarakat dari Bahaya Laten Narkotika

CIMAHI | Aswajanews – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus menegaskan komitmennya dalam membentengi masyarakat dari ancaman narkotika melalui keterbukaan informasi dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan. Hal tersebut menjadi poin utama dalam Rilis Akhir Tahun 2025 BNNK Kota Cimahi, yang digelar di Ruang Utama Kantor BNNK Cimahi, Jalan Daeng M. Ardiwinata No. 142, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (24/12/2025).

Ketua BNNK Kota Cimahi, Letkol CPM Yulius Amra, S.H., menyampaikan bahwa rilis akhir tahun ini bertujuan memberikan transparansi kepada publik sekaligus membuka ruang penilaian masyarakat terhadap kinerja BNN, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Kami secara konsisten menyampaikan informasi kinerja bidang pencegahan, pemberdayaan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkotika kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas,” ujar Yulius Amra dalam sambutan pembukaannya.

Tantangan Global Kejahatan Narkotika

Mengacu pada arahan Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, Yulius menjelaskan bahwa dinamika global, khususnya pesatnya arus pertukaran orang dan barang, telah memicu perubahan signifikan dalam pola kejahatan narkotika. Pergeseran sentra produksi, munculnya varian baru narkotika, hingga modus distribusi dan jaringan sindikat internasional menjadi tantangan serius, termasuk di kawasan Asia Tenggara dan Indonesia.

“Permasalahan narkotika bersifat kompleks dan multidimensional, menyentuh aspek kesehatan, sosial, ekonomi, budaya, hingga keamanan. Penanganannya harus dilakukan secara komprehensif, holistik, integratif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

bnn2

Capaian Nasional BNN Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025, BNN bersama aparat penegak hukum berhasil mengungkap 746 kasus tindak pidana narkotika dan prekursor, membongkar 42 jaringan terorganisir (33 jaringan nasional dan 9 internasional), serta mengamankan 1.174 tersangka.

Barang bukti yang disita meliputi:

  • Sabu: 4,01 ton
  • Ganja: 2,17 ton
  • Ganja sintetis: 2,06 kg
  • Ekstasi: 364.750 butir dan 142 butir
  • Kokain: 4,7 kg

BNN juga berhasil memutus mata rantai dari hulu dengan memusnahkan ladang ganja seluas 127.800 meter persegi di Aceh, setara 109,8 ton ganja. Selain itu, BNN mengungkap 6 kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan nilai aset sitaan mencapai Rp144,19 miliar, serta menangkap 16 DPO jaringan narkoba, termasuk buronan Interpol Dewi Astutik alias Mami di Kamboja.

Salah satu pengungkapan terbesar adalah penyelundupan hampir 2 ton sabu dari kapal Sea Dragon Tarawa di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Untuk pertama kalinya pula, BNN bersama Polri dan TNI melaksanakan operasi serentak pemberantasan dan pemulihan kampung narkoba di 53 titik pada 34 provinsi.

Kontribusi BNN Kota Cimahi

BNNK Kota Cimahi turut berperan aktif mewujudkan Cimahi Bersinar (Bersih Narkoba) melalui berbagai program unggulan. Ketua BNNK Yulius Amra didampingi jajaran, antara lain Plt Kasubag Umum Hana Gumiyarna, Katim P2M Yoni Ronald, S.E., Plt Katim Rehabilitasi Yusuf Muharam, AMK, dan Katim Pemberantasan Bagus Rampa, S.E., M.M., memaparkan capaian masing-masing bidang.

Pada bidang pemberantasan, BNNK Cimahi bersama Intelijen BNNP Jawa Barat mengamankan dua tersangka kurir sabu, masing-masing MF dengan barang bukti 0,57 gram dan MI dengan barang bukti 2,49 gram. Selain itu, dilakukan Asesmen Terpadu (TAT) terhadap 184 klien, dengan 178 klien direkomendasikan rawat jalan dan 6 klien rawat inap.

Melalui dukungan dana hibah Pemerintah Kota Cimahi, BNNK juga melaksanakan tiga kali razia kos-kosan, yang berhasil mengamankan satu orang terduga penyalahguna narkotika.

Pencegahan, Pemberdayaan, dan Rehabilitasi

Di bidang pencegahan, BNNK Cimahi melaksanakan advokasi ketahanan keluarga berbasis kelurahan, pendampingan keluarga anti narkotika, serta pengelolaan informasi edukasi melalui pendidik sebaya. Hasilnya, Indeks Ketahanan Diri Remaja 2025 mencapai skor 57,32 dengan kategori sangat tinggi.

Pada bidang pemberdayaan masyarakat, BNNK Cimahi mencatat Indeks Kota Tanggap Ancaman Narkoba dengan skor 3,52 (kategori sangat tanggap) melalui program pengembangan kapasitas dan bimbingan teknis penggiat P4GN.

Sementara pada bidang rehabilitasi, Klinik Pratama BNNK Cimahi memberikan layanan rawat jalan kepada 197 klien, didominasi penyalahguna stimulan, termasuk 8 klien di bawah usia 19 tahun. Sebanyak 87,31 persen klien mengalami peningkatan kualitas hidup pascarehabilitasi. Indeks Kepuasan Masyarakat tercatat 3,65 dengan kategori sangat baik.

BNNK Cimahi juga memiliki 1 unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Kelurahan Citeureup, serta didukung lembaga mitra seperti RSUD Cibabat, Puskesmas Cimahi Utara, Melong Asih, dan Citeureup.

Menutup rilis akhir tahun, Yulius Amra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bersih dari narkotika.

“Mari kita bentengi lingkungan yang kita cintai ini. War on Drugs for Humanity,” pungkasnya.

(Sinto)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.