CIAMIS (Aswajanews) – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Ciamis mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat kreatif untuk mengadu gagasan dalam Lomba Inovasi Daerah Tahun 2026. Kegiatan ini mengusung tema kolaborasi dan partisipasi dalam memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien demi pembangunan berkelanjutan.
Kepala Bapperida Kabupaten Ciamis, David Firdha, SH., MM., mengatakan bahwa lomba inovasi daerah rutin diselenggarakan setiap tahun sebagai upaya mendorong lahirnya ide-ide kreatif yang dapat diterapkan dalam pembangunan daerah.
“Lomba ini bukan sekadar kegiatan tahunan atau inovasi yang hanya sekali pakai. Tujuan utamanya adalah membangun semangat kolaborasi dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujar David, Kamis (15/1/2026).
Ia menambahkan, sinergi dan semangat kolaborasi harus menjadi dasar dalam menciptakan inovasi yang berkualitas. Menurutnya, inovasi yang lahir dari kerja sama berbagai pihak akan menghasilkan solusi yang lebih kuat dan bertahan lama.
“Kita ingin inovasi yang muncul bukan hanya sekadar gagasan di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diterapkan, berjalan secara berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Untuk memberi kesempatan lebih luas bagi para inovator, Bapperida memperpanjang masa pendaftaran hingga 15 Januari 2026. Strategi tersebut terbukti efektif, karena hingga Selasa (13/1/2026) tercatat sudah ada 144 peserta yang mendaftarkan berbagai ide inovatif.
Ide-ide yang masuk berasal dari berbagai bidang, mulai dari peningkatan pelayanan publik hingga penyederhanaan tata kelola pemerintahan.
Dalam proses penilaian, Bapperida juga menggandeng tim juri dari luar pemerintah agar penilaian berlangsung objektif dan berkualitas. Tim penilai tersebut berasal dari kalangan akademisi perguruan tinggi, tokoh masyarakat, serta pegiat sosial.
Menariknya, para pemenang lomba inovasi tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten. Bapperida juga telah menyiapkan jalur khusus bagi mereka untuk mengikuti kompetisi inovasi di tingkat provinsi.
“Harapannya, inovasi dari Ciamis bisa bersaing dan memberikan kontribusi lebih luas di tingkat provinsi bahkan nasional,” tegas David.
(Nana S)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.































