BREBES (Aswajanews) – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, KH Musyaffa, yang akrab disapa Gus Syaffa, menghadiri penutupan kegiatan Pesantren Ramadan 1447 H di SMAN 1 Bulakamba, Kabupaten Brebes, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula KH Soleh Darat tersebut diikuti para peserta Pesantren Ramadan yang merupakan siswa-siswi sekolah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Gus Syaffa menyampaikan pentingnya mempelajari ilmu agama Islam sekaligus mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, tradisi Ramadan memiliki kekuatan spiritual yang dapat dirasakan oleh siapa pun.
“Tradisi Ramadan memiliki energi spiritual yang kuat. Bahkan bukan hanya dirasakan oleh umat Islam, tetapi juga bisa dirasakan oleh mereka yang nonmuslim,” ujarnya.
Gus Syaffa juga menceritakan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di SMA. Ia mengisahkan pernah memiliki teman nonmuslim yang ikut menjalankan puasa Ramadan.
“Saya memiliki teman nonmuslim yang saat Ramadan ikut berpuasa, berbuka, dan sahur. Dia merasakan energi spiritual dalam berpuasa. Dari situ dia mengakui kehebatan Islam melalui ritual puasa. Buka puasa pada waktu yang telah ditentukan juga melatih kedisiplinan,” ungkapnya.

Di hadapan para siswa, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa tersebut juga berpesan agar generasi muda terus belajar dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi informasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman.
“Hari ini kita bisa menyaksikan perkembangan teknologi yang begitu dahsyat, termasuk teknologi persenjataan di berbagai negara. Semua itu lahir dari penguasaan teknologi dan sumber daya manusia yang kompeten. Karena itu kita harus melek teknologi agar tidak tertinggal,” katanya.
Pada akhir acara, Gus Syaffa memberikan apresiasi berupa hadiah kepada peserta Pesantren Ramadan yang berhasil menjawab pertanyaan seputar materi kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan penjelasan tambahan terkait berbagai amaliah ibadah puasa.
Kegiatan penutupan tersebut turut dihadiri Kepala SMAN 1 Bulakamba, Indon Roidah, S.Pd., M.Pd., bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Indra Lesmana.
Dalam sambutannya, Indon Roidah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim Pesantren Ramadan yang telah berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut pada kegiatan-kegiatan berikutnya,” ujarnya.
Ketua Tim Pesantren Ramadan, Akhmad Sururi, juga hadir bersama jajaran panitia, termasuk anggota Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) dari Kecamatan Bulakamba, Wanasari, dan Brebes. Sejumlah santri serta alumni dari berbagai pesantren yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut turut hadir dalam acara penutupan.
Kegiatan diakhiri dengan muhasabah Ramadan. Doa penutup dipimpin oleh Ketua IPARI Kabupaten Brebes, KH Mu’min Syafiq, yang secara khusus mendoakan para siswa kelas XII agar diberikan kelancaran dalam menghadapi ujian. (Red/Nas)
Eksplorasi konten lain dari aswajanews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.































