Beranda Pendidikan Masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan Selenggarakan Pesantren Ramadan 1447 H

Masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan Selenggarakan Pesantren Ramadan 1447 H

60

BREBES (Aswajanews) – Pengurus Masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, kembali menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang menjadi program rutin tahunan tersebut berlangsung selama sepuluh hari, mulai 20 hingga 29 Ramadan 1447 H, dengan peserta para murid tingkat SD dan MI di sekitar Jagalempeni Selatan.

Selaku inisiator kegiatan, Akhmad Sururi menjelaskan bahwa Pesantren Ramadan ini telah diselenggarakan sejak tahun 2016 dan terus berjalan hingga sekarang, meskipun sempat terhenti satu tahun saat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah program Pesantren Ramadan sampai sekarang masih berjalan. Kegiatan ini merupakan program unggulan Masjid Jami Baiturohim yang melibatkan seluruh pengurus mushalla se-Jagalempeni Selatan. Masyarakat juga ikut terlibat dalam kegiatan yang sudah berjalan hampir sepuluh tahun ini,” ujar Akhmad Sururi.

Sururi yang juga Sekretaris MWC NU Wanasari menuturkan, seluruh peserta Pesantren Ramadan mengikuti kegiatan dengan sistem menginap selama program berlangsung. Peserta putri menginap di Majelis Ta’lim Hj Nur Janah, sedangkan peserta putra menginap di MDT Hidayatul Mubtadiin Jagalempeni Selatan.

2DBF35B9 CF2C 4CE8 9148 3F87DF383EFC
Kedua lokasi tersebut tidak jauh dari masjid, sehingga para peserta dapat mengikuti salat berjamaah lima waktu di Masjid Jami Baiturohim.

Menurut Sururi yang merupakan alumni Pondok Pesantren Lirboyo angkatan 2000, materi pembelajaran selama Pesantren Ramadan meliputi Aqidah, Fiqih, Akhlak, serta Tadarus Al-Qur’an. Kegiatan belajar dilaksanakan di dua lokasi, yakni di masjid dan di aula Majelis Ta’lim Hj Nur Janah yang berjarak sekitar 70 meter dari masjid.

“Selain materi pembelajaran, peserta juga wajib mengikuti salat berjamaah lima waktu, termasuk salat tarawih serta mujahadah qiyamullail. Untuk mujahadah qiyamullail dimulai pukul 02.00 WIB hingga 03.00 WIB di Masjid Jami Baiturohim Jagalempeni Selatan,” jelas Ketua DPC FKDT Kabupaten Brebes tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak awal penyelenggaraan Pesantren Ramadan, seluruh kebutuhan konsumsi peserta seperti buka puasa dan sahur diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.

“Sumber dana kegiatan ini berasal dari infak gotong royong masjid dan mushalla se-Jagalempeni Selatan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sururi menilai keberadaan Pesantren Ramadan sangat penting dalam memperkuat pengalaman dan penghayatan ilmu agama bagi anak-anak.

“Di Pesantren Ramadan ini mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan ibadah di bawah bimbingan para tutor yang berlatar belakang pesantren,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya menghindari fenomena lost learning dalam pendidikan agama Islam, sekaligus mengisi waktu anak-anak selama Ramadan dengan kegiatan yang positif.

“Kalau tidak mengikuti Pesantren Ramadan, mereka mungkin akan lebih banyak bermain di rumah atau bahkan terlalu sering bersentuhan dengan handphone. Hal ini tentu kurang baik bagi perkembangan mereka. Karena itu kami berharap melalui Pesantren Ramadan ini akan lahir generasi Jagalempeni Selatan yang berakhlak baik dan memiliki sikap religius yang kuat,” pungkas Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah itu.
(Red/Nas)


Eksplorasi konten lain dari aswajanews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.